cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL-QUR'AN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE DAN POST OPERASI : STUDY CASE Khusnul Rohadi, Dickta Annafi; Maliya, Arina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43839

Abstract

Kecemasan perioperatif merupakan perasaan cemas saat akan menjalani operasi, digambarkan  sebagai sensasi samar dan tidak nyaman yang seringkali tidak disadari oleh penderitanya karena sebab yang pasti. Prosedur operasi beresiko timbulnya ketegangan dan ketakutan serta dapat menimbulkan gangguan emosional. kecemasan pre operasi digambarkan sebagai salah satu faktor negatif yang dapat mempengaruhi prosedur operasi. Kecemasan ini dapat menimbulkan gejala-gejala fisiologis meliputi hipertensi, takikardia, dan bahkan aritmia. Penelitian ini menggunakan desain uji pra-pasca dan metodologi eksperimental. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana Terapi Murottal Al-Qur'an mempengaruhi tingkatan kecemasan pasien sebelum dan sesudah operasi. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Populasi yang di gunakan sejumlah 5 pasien yang dipilih memakai purposive sampling. Untuk memperoleh data penelitian ini, lima pasien yang melaporkan kecemasan sebelum dan sesudah operasi diberikan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan Terapi Murottal Al-Qur'an (surat Al-Falaq) selama lima menit. Perolehan riset memperlihatkan dampak setelah diberikan Terapi Murrottal saat pre dan post operasi tampak perubahan yang signifikan. Penelitian ini menunjukkan efektivitas Terapi Murottal Al-Qur’an dalam meminimalisir tingkatan kecemasan pasien operasi. Kesimpulan yang diambil dari beberapa riset ialah bahwa pasien harus menerima intervensi Murottal Al-Qur'an untuk membantu mereka merasa lebih baik. Perawat di rumah sakit dapat memberikan pasien bedah sebuah intervensi alternatif dengan menggunakan terapi Murottal Al-Qur'an non-farmakologis.
SYSTEMATIC REVIEW DAN META ANALYSIS : DAMPAK KEPADATAN HUNIAN DAN PAPARAN ASAP ROKOK TERHADAP KEJADIAN TB PARU PADA ANAK paradiba, anggia; Kalsum, Ummi; Butar, Marta Butar; Nasution, Helmi Suryani; Ibnu, Ismi Nurwaqiah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43857

Abstract

Permasalahan TB paru pada anak masih tinggi. Sejumlah studi telah menemukan berbagai faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian TB Paru. Tujuan penelitian adalah menganalisis hasil studi terkait proporsi dan faktor risiko TB paru pada anak serta memperoleh efek gabung dari variabel yang berpengaruh dengan kejadian TB paru pada anak. Rancangan penelitian adalah Systematic review dengan meta analisis dilakukan pada bulan Oktober 2024-Maret 2025. Sumber database adalah Google Scholar, Pubmed dan Scopus menggunakan Software Publish or Perish. Kata kunci yang digunakan adalah faktor risiko, TB paru dan anak. Artikel yang telah di publish 2019-2023. Diperoleh 4 artikel yang dianalisis dari pencarian awal berjumlah 114731 artikel. Analisis data dengan aplikasi RevMan 5.4. Proporsi TB paru adalah 14,20% (95% CI: 4,34-24,52). Faktor risiko TB adalah kepadatan hunian (SMD=2,42; CI 95%=1,00-5,86; P-value= 0,05) terbukti signifikan sedangkan  sedangkan paparan asap rokok (SMD=1,42; 95% CI=0,89 hingga 2,25; nilai P-value=0,25) belum terbukti signifikan secara statistik. Tidak ada bias publikasi pada setiap variabel yang dianalisis. Tinggal di hunian yang tidak memenuhi syarat berpengaruh terhadap kejadian TB Paru pada anak. Orang tua disarankan lebih waspada terhadap gejala-gejala TB, dan memiliki hunian yang memenuhi syarat agar anak terhindar dari penularan bakteri TB.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MODOINDING Mamahit, Filia Sisilia; Mandagi, Chreisye K. F; Kolibu, Febi K.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43870

Abstract

Imunisasi dasar lengkap penting untuk diberikan agar tubuh membentuk kekebalan dan terhindar dari penyakit menular karena. Indonesia diperkirakan setiap tahun terjadi 5% (1,7 juta) kematian pada anak balita akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).  Pengetahuan merupakan faktor predisposisi yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kelengkapan imunisasi dasar balita di Wilayah Kerja Puskesmas Modoinding. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional study.  Waktu penelitian dilakukan pada bulan Desember 2024- Febuari 2025. Dengan populasi 173 ibu yang memiliki balita berusia 12-24 bulan per bulan Deseber 2024 yang berdomisili di Wilayah kerja Puskesmas Modoinding. Sampel didapati sebanyak 62 responden dengan menggunakan rumus Lemeshow. Dalam penelitian ini didapati mayoritas ibu berpengetahuan baik dengan presentase 88,7% dan yang memiliki pengetahuan cukup 11,3%. Kelelengkapan imunisasi dasar mayoritas responden memiliki anak dengan status imunisasi dasar lengkap dengan presentase 90,3% dan tidak lengkap 9,7%. Hasil penelitian dengan uji chi square ditemukan adanya hubungan antara pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kelengkapan imunisasi dasar balita di wilayah kerja puskesmas Modoinding (p = 0.001). Lewat penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan atau kader posyandu dapat lebih meningkatkan pemberian informasi serta edukasi kepada ibu terkait imunisasi dasar anak.
PENGARUH DUKUNGAN DAN SIKAP SUAMI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KECAMATAN TANJUNGBALAI SELATAN Siregar, None Atika Fatra; Paninsari, Debora
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43872

Abstract

Pemberian air susu ibu (ASI) secara eksklusif merupakan aspek penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan optimal bayi. Namun, cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu faktor yang turut menentukan keberhasilan program ini adalah dukungan dari suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh dukungan dan perilaku suami terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif di Kecamatan Tanjungbalai Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 30 ibu menyusui sebagai responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang mendapatkan dukungan dari suami memiliki tingkat keberhasilan ASI eksklusif sebesar 90%, sedangkan ibu yang tidak mendapatkan dukungan hanya sebesar 60%. Hasil analisis chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan suami dan keberhasilan pemberian ASI eksklusif (p = 0,046). Temuan ini menegaskan bahwa dukungan suami, baik secara emosional maupun dalam bentuk tindakan nyata, memainkan peran penting dalam keberhasilan menyusui eksklusif. Oleh karena itu, intervensi yang melibatkan suami dalam edukasi menyusui perlu ditingkatkan untuk mendukung keberhasilan program ASI eksklusif secara menyeluruh.
ANALISIS PERILAKU MEROKOK DI PUSKESMAS KOTA JAMBI : STUDI KUALITATIF Sianturi, Ronauly; Ridwan, M.; Azhary, Muhammad Rifqi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43876

Abstract

Perilaku merokok telah meluas di berbagai lapisan sosial di seluruh dunia dan cenderung terus meningkat. Untuk mengendalikan perilaku merokok serta mengurangi paparan asap rokok terdapat, pemerintah, melalui Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, menetapkan bahwa pemerintah daerah wajib menentukan dan menerapkan KTR di wilayahnya masing-masing. Kota Jambi telah menerapkan kebijakan kawasan tanpa rokok sebagai langkah pencegahan untuk melindungi kesehatan masyarakat melalui Perda Kota Jambi No.3 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok.Puskesmas di Kota Jambi telah menerapkan Peraturan Daerah KTR, namun masih terdapat individu yang merokok di lingkungan puskesmas, yang disebabkan oleh minimnya pengetahuan, penerapan peraturan KTR serta pengawasan yang belum berjalan secara optimal.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku merokok di Puskesmas Kota Jambi.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan  pendekatan deskriftif.Informan penelitian terdiri dari 29 orang yang dilakukan di 3 Instansi yakni  Puskesmas, Dinas Kesehatan dan Satpol PP Kota Jambi. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan software Nvivo.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang bahaya merokok sudah baik, namun pemahaman mengenai Perda tentang KTR masih kurang. Puskesmas dan Dinas Kesehatan bekerja sama dalam upaya berhenti merokok melalui berbagai kegiatan pembinaan dan penyebaran informasi serta pengawasan oleh Satpol PP dan Puskesmas belum berjalan optimal.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, PERAN ORANG TUA DAN PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU MEROKOK SISWA DI SMP NEGERI KECAMATAN KOTA BARU Derniati, Neris; Ridwan, M.; Perdana, Silvia Mawarti; Sari, Puspita; Azhary, Muhammad Rifqi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43877

Abstract

Perilaku merokok berdampak negatif bagi remaja. Berdasarkan data Global Youth Tobacco Survey (GYTS) tahun 2019, sebanyak 40,6% siswa di Indonesia berusia 13 hingga 15 tahun telah merokok.  Dari jumlah tersebut, dua dari tiga anak laki-laki serta hampir satu dari lima anak perempuan dilaporkan sebagai perokok, menunjukkan tingginya prevalensi merokok di kalangan remaja. Sebanyak 19,2% pelajar dikategorikan sebagai perokok aktif, di mana 60,6% di antaranya tidak mengalami kesulitan saat membeli rokok meskipun masih di bawah umur, dan dua pertiga dari mereka memperoleh rokok secara eceran. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 272 siswa dari total populasi sebanyak 2.911 yang berada di enam SMP Negeri di Kecamatan Kota Baru. Siswa yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah perilaku merokok, sementara variabel independennya mencakup pengetahuan, peran orang tua, dan pengaruh teman sebaya. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku merokok siswa (p-value < 0,001), peran orang tua dengan perilaku merokok siswa (p-value < 0,001), serta pengaruh teman sebaya dengan perilaku merokok siswa (p-value < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat pengetahuan, keterlibatan orang tua, dan faktor teman sebaya memiliki keterkaitan dengan perilaku merokok siswa.
DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG PINANG KOTA JAMBI Hutahaean, Artika; Perdana, Silvia Mawarti; Butar, Marta Butar; Guspianto, Guspianto; Asparian, Asparian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43888

Abstract

Stunting adalah kejadian balita pendek yang menjadi salah satu permasalahan balita di dunia khususnya di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Pinang. Kondisi balita stunting dapat diukur melalui panjang dan tinggi badannya berdasarkan ketentuan, yaitu minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desai studi case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi. Jumalah sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 responden yang meliputi 40 kelompok kasus dan 40 kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data sekunder (buku KIA) kepada 80 responden. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (p value = 0,006) OR 4,210, status gizi ibu saat hamil (p value = 0,016) OR 3,357, Asi eksklusif (p value 0,001) OR 9,471. Dan faktor yang tidak berhubungan dengan kejadia stunting yaitu usia ibu saat hamil (p = 0,069) OR 2,579, jarak kelahiran (p = value 0,293) OR 2,020, berat badan lahir (p = 0,095) OR 2,546.  Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu, status gizi ibu saat hamil, dan asi eksklusif dengan kejadian stunting disarankan ibu harus meningkatkan pengetahuan tentang stunting, memastikan asupan gizi yang cukup sejak masa kehamilan dan mengetahui praktik pemberian Asi eksklusif yang tepat.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) DI DESA TANJUNG GENTING TAHUN 2024 Tetrianti, Lia; Nasution, Helmi Suryani; Hidayati, Fajrina; Rini, Willia Novita Eka; Lesmana S, Oka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43899

Abstract

Buang air besar sembarangan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Desa Tanjung Genting, dengan angka kejadian BABS yaitu 58 kasus di tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan di Desa Tanjung genting pada bulan oktober 2024- maret 2025 dengan 232 populasi yaitu Kepala (KK) dan 92 sampel. Teknik pengambilan sampel ialah simple random sampling. Variabel penelitian yaitu perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS), pengetahuan, sikap, nilai-nilai budaya, tingkat pendapatan dan kepemilikan jamban sehat. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner dan observasi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square di aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan proporsi masyarakat perilaku BABS sebesar (58,7%). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku BABS yaitu pengetahuan (PR= 2,6 (95% CI: 1,6 –4,2); P-value= 0,000), sikap (PR = 4,5 (95% CI: 2,2 – 8,8; P-value= 0,000), Nilai- nilai budaya (PR = 6,6 (95% CI: 2,6 – 16,7 ; P-value= 0,000), tingkat pendapatan (PR = 5,4 (95% CI: 1,4 – 20,2 ; P-value= 0,000) dan kepemilikkan jamban sehat  (PR = 3,5 (95%) CI: 1,6 – 7,2, P-value= 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) berhubungan dengan,pengetahuan kurang, sikap negatif, nilai-nilai budaya negative, pendapatan yang rendah dan tidak memiliki jamban sehat.
PEMANFAATAN CONTINUOUS GLUCOSE MONITORING (CGM) UNTUK MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN DIABETES DAN KUALITAS HIDUP PASIEN: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Intsani, Risma Tiara; Setiawan, Ivana Eugenia; Zahrani, Fadhila Aridinda; Sulastri, Afianti; Wahdini, Ridha; Dharmansyah, Dhika; Perdani, Agni Laili
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43903

Abstract

Diabetes merupakan masalah kesehatan yang banyak terjadi pada masyarakat Indonesia. Oleh karena itu perlu penanganan secara efektif untuk menghindari komplikasi lebih lanjut. Teknologi Continuous Glucose Monitoring (CGM) memungkinkan untuk memantau kadar gula darah secara real time, sehingga membantu pasien mengelola diabetes dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan manfaat CGM dalam mengoptimalkan manajemen diabetes serta kualitas hidup pasien. Metode yang digunakan yaitu Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA. Artikel diperoleh dari database PubMed, Sciencedirect, dan Semantic Scholar yang relevan dalam rentang waktu 2020-2025. Dari 6428 artikel yang teridentifikasi, setelah penyaringan terdapat 10 jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi. Tinjauan sistematis ini mengungkapkan bahwa CGM dapat memperbaiki manajemen glukosa, menurunkan hipoglikemia, dan meningkatkan efektivitas terapi. CGM juga bermanfaat bagi ibu hamil dengan diabetes gestasional dan pasien dengan gangguan penglihatan. Selain itu, CGM lebih efektif dibandingkan dengan SMBG dalam kontrol glikemik dan kenyamanan pasien, meskipun biayanya lebih tinggi. Namun, dalam kasus tertentu seperti diabetes gestasional ringan, SMBG masih menjadi alternatif dengan biaya lebih rendah. Terdapat hambatan dalam penggunaan professional Continuous Glucose Monitoring (pCGM) yaitu risiko hipoglikemia yang tidak berkurang drastis, serta kesulitan mengunduh data berbasis cloud, sehingga diperlukan kolaborasi dengan tim IT. Teknologi CGM terbukti efektif dalam mengelola kadar glukosa dan kualitas hidup pasien diabetes. Meskipun masih terdapat tantangan dalam implementasi teknologi ini yang perlu mendapat dukungan dan integrasi sistem layanan kesehatan.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN LANSIA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KEMBARAN 1 BANYUMAS Fuddin, Mokhamad Ari; Maryoto, Madyo; Kurniawan, Wasis Eko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kunjungan lansia penderita hipertensi dalam program Prolanis di Puskesmas Kembaran 1 Banyumas. Prevalensi hipertensi pada lansia di Kabupaten Banyumas mencapai 68%, mengindikasikan hampir 7 dari 10 lansia berisiko mengalami komplikasi serius jika tidak mendapatkan pengelolaan yang adekuat. Masalah kepatuhan dalam mengikuti program kesehatan masih menjadi tantangan, dengan rata-rata kepatuhan di Indonesia hanya mencapai 65%. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 41 lansia hipertensi peserta Prolanis yang dipilih melalui simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan dokumen registrasi kehadiran Prolanis selama periode Oktober 2023 hingga September 2024. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank Correlation. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 60-74 tahun (73,2%), berjenis kelamin perempuan (85,4%), dan berpendidikan SD (85,4%). Sebanyak 90,2% lansia mendapatkan dukungan keluarga baik dan 92,7% lansia patuh mengikuti Prolanis (≥8 kali/tahun). Terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kunjungan lansia hipertensi (p=0,001). Dukungan keluarga holistik yang mencakup aspek emosional, instrumental, dan informasional terbukti meningkatkan kepatuhan hingga 3 kali lipat, menurunkan risiko komplikasi kardiovaskular (stroke 42%, serangan jantung 37%), meningkatkan kualitas hidup lansia, dan menurunkan angka rawat inap sebesar 47%. Disarankan untuk mengembangkan strategi penguatan dukungan keluarga melalui edukasi terstruktur, integrasi keluarga dalam program Prolanis, dan pengembangan model keberlanjutan dukungan berbasis komunitas dan teknologi.