cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 MAESAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Mandagi, Jordan Efraim; Rahman, Asep; Korompis, Grace E. C.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43796

Abstract

Kesehatan reproduksi merujuk pada keadaan sehat secara keseluruhan yang melibatkan aspek fisik, mental, dan sosial, serta berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi, bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang semakin baik dapat membuat seseorang memiliki perilaku yang sehat. Kurangnya pemahaman yang utuh tidak hanya mendorong remaja untuk bereksperimen, tetapi juga dapat menyebabkan kesalahpahaman. Karena itu, peran aktif dari berbagai pihak yang berkompeten sangat dibutuhkan untuk memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk memahami perilaku siswa dalam kaitannya dengan kesehatan reproduksi. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Maesaan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner yang mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan. Menurut hasil penelitian, mayoritas peserta didik memiliki pemahaman yang cukup baik tentang perilaku kesehatan reproduksi, sikap peserta didik mayoritas bersikap positif dan tindakan peserta didik sudah ada pada kategori baik.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA BURUH ANGKUT DI PASAR KOTA JAMBI Triana, Winda; Halim, Rd.; Rini, Willia Novita Eka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43803

Abstract

Keluhan pada sistem musculoskeletal adalah keluhan pada bagian-bagian otot skeletal yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan sangat ringan sampai sangat sakit. Buruh angkut yang mengandalkan kekuatan fisiknya untuk bekerja sangat rentan terhadap gangguan muskuloskeletal (MSDs), yaitu gangguan pada otot, ligamen, dan sendi yang diakibatkan oleh posisi tubuh yang tidak normal dan mengeluarkan banyak energi. Gangguan ini akan menyebabkan kelelahan dan ketidaknyamanan. Sikap ergonomis memiliki korelasi dengan kelelahan dan nyeri yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada buruh angkut di Pasar Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, Rapid Entire Body Assessment (REBA) worksheet, dan Nordic Body Map (NBM) kepaada 40 responden. Analisis data menggunakan uji statistik korelasi pearson. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara keluhan MSDs dengan Masa kerja (p value = 0,050), Berat beban (p value = 0,020), dan Postur kerja (p value = 0,022). Dan faktor yang tidak berhubungan dengan Musculoskeletal Disorders yaitu Usia (p value = 0,255), Indeks masa tubuh (p value = 0,661), Durasi kerja (p value = 0,339), Frekuensi angkut (p value = 0,261),  Jarak angkut (p value = 0,434), dan Gerakan repitisi (p value = 0,416). Terdapat hubungan antara masa kerja, berat beban, dan postur kerja terhadap keluhan MSDs pada buruh angkut maka disarankan kepada buruh angkut untuk dapat memperbaiki sikap kerja, diberikan pengurangan beban kerja, dan dapat memanajemen waktu dalam bekerja dengan baik.
EVALUASI PROGRAM PENANGANAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG PINANG KOTA JAMBI Khairani, Nabila; Solida, Adila; Wardiah, Rizalia; Guspianto, Guspianto; Mekarisce, Arnild Augina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43806

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Data dari Dinas Kesehatan Kota Jambi kasus stunting pada tahun 2022 sebesar 14%, tahun 2023 sebesar 13,5% namun belum mencapai target Provinsi Jambi sebesar 12%. Angka kasus stunting tertinggi pada tahun 2023 terdapat di Puskesmas Tanjung Pinang dengan angka kasus sebanyak 67 anak atau sebesar 4,4%. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program penanganan stunting di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi analitik. Data diperoleh dari 11 informan dengan melakukan wawancara mendalam dan observasi yang menjadi penguat dari hasil wawancara di Puskesmas Tanjung Pinang pada bulan Oktober-November 2024. Analisis data kualitatif menggunakan software NVivo 12 dan triangulasi sumber dan metode untuk keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari aspek input SDM tenaga gizi masih kurang, sumber dana berasal dari dana BOK dan Dinas, sarana masi kurang karena 6 posyandu belum memiliki antropometri digital. Dari aspek proses perencenaan sudah cukup baik, pada pelaksanaan kegiatan dari 5 kegiatan 4 diantaranya masi terdapat hambatan atau kendala dalam pelaksanaannya yaitu kegiatan mengidentifikasi kasus stunting, konseling gizi, pendistribusian PMT, dan rujukan balita stunting ke dokter spesialis. Pencatatan dan pelaporan sudah cukup baik karena menggunakan aplikasi e-PPGBM. Pelaksanaan program penanganan stunting di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Pinang sudah cukup baik, namun dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala dan hambatan dari aspek input SDM, sarana dan aspek proses pelaksanaan.
TINJAUAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) DI PT. TRANSPORTASI GAS INDONESIA REGIONAL OFFICE 1 JAMBI Putri, Nadindha Wulandari; Hubaybah, Hubaybah; Aswin, Budi; Rini, Willia Novita Eka; Rahmat, Andree Aulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43808

Abstract

Terhitung sejak tahun 2019 hingga 2023, PT. Transportasi Gas Indonesia Regional Office 1 Jambi berhasil meraih penghargaan zero accident dan telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan SMK3, khususnya pada aspek input dan process. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan dari 6 informan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan di PT. Transportasi Gas Indonesia Regional Office 1 Jambi. Fokus penelitian mencakup aspek input, yaitu penetapan kebijakan K3, perencanaan K3, serta pelaksanaan rencana K3, serta aspek process, yang meliputi pemantauan dan evaluasi kinerja K3, serta peninjauan ulang dan peningkatan kinerja SMK3. Analisis data dilakukan menggunakan software Nvivo, kemudian diuji dengan triangulasi untuk memastikan keabsahan data yang diperoleh. Aspek input (1) Penetapan kebijakan K3 ditetapkan melalui komitmen HSSE yang disahkan oleh direksi untuk mencegah insiden serta mencapai zero accident, Perencanaan K3 dilakukan melalui HSSE Plan yang disampaikan dalam rapat P2K3, Pelaksanaan rencana K3 didukung SDM K3, sarana dan prasarasana serta pendanaan program K3 yang memadai. Aspek process (2) Pemantauan dan evaluasi kinerja K3 melalui Audit Internal dan Eksternal SMK3, Peninjauan ulang dan peningkatan kinerja SMK3 melalui tinjauan manajemen pusat serta evaluasi prosedur yang digunakan sebagai dasar evaluasi dari hasil audit sebelumnya. Penerapan SMK3 di PT. Transportasi Gas Indonesia Regional Office 1 Jambi, khususnya dalam aspek input dan process, telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012.
DETERMINAN PERILAKU IBU YANG TIDAK MEMBERIKAN VITAMIN A PADA ANAK USIA 6-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENALI BESAR KOTA JAMBI TAHUN 2024 cahnia, Mutiara rezky; Guspianto, Guspianto; Sari, Rumita Ena; Amir, Andy; Perdana, Silvia Mawarti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43813

Abstract

Vitamin A adalah zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Kurangnya vitamin A pada tubuh meningkatkan masalah penglihatan serius seperti rabun senja, kerusakan pada kornea mata, bahkan kebutaan. Puskesmas Kenali Besar merupakan salah satu puskesmas yang cakupan pemberian vitamin A nya ditahun 2024 belum mencapai target indikator cakupan pemberian Vitamin A pada balita, adapun kelurahan yang belum mencapai target yaitu Kenali Besar dan Pinang Merah Kota Jambi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan pemberian vitamin A pada anak usia 6-59 bulan di Kelurahan Kenali Besar dan Pinang Merah Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain case control, dengan sampel sebanyak 111 responden yang dipilih melalui Teknik purposive proportional random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, dan analisis data menggunakan uji chi square dan ukuran asosiasi odd ratio. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan (p-value <0,05) antara pengetahuan, sikap, peran tenaga kesehatan, dan peran kader, tidak terdapat hubungan antara jarak (p-value 0.946) dan pendidikan (p-value 0.785). Kesimpulan dari penelitian ini ialah Pengetahuan, Sikap, Peran Tenaga Kesehatan dan Peran Kader memiliki hubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian vitamin A pada anak usia 6-59 bulan di Kelurahan Kenali Besar dan Pinang Merah wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi.
INTERVENSI NIPPLE STIMULATION TERHADAP PENINGKATKAN KONTRAKSI UTERUS PADA KASUS INERSIA UTERI : CASE REPORT Ulfiana, Iva; Oktafia, Riski; Herningsih, Herningsih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43819

Abstract

Salah satu komplikasi yang dapat menghambat jalannya persalinan secara normal adalah inersia uteri, yaitu suatu kondisi di mana kontraksi rahim (his) tidak memiliki kekuatan yang cukup atau tidak adekuat untuk membuka serviks maupun untuk mendorong janin keluar dari rahim ibu. Sebagai salah satu upaya non-farmakologis dalam mengatasi kontraksi yang tidak efektif atau dalam merangsang proses persalinan, stimulasi puting payudara telah dikenal sebagai metode alami yang dapat meningkatkan produksi oksitosin endogen secara signifikan. Metode dalam penelitian ini yaitu menggunakan case report dengan pre post intervensi kepada ibu bersalin dengan inersia uteri di kamar bersalin Rumah Sakit X. Sampel penelitian ini sebanyak 1 responden pada kala 1 diruang bersalin. Teknik ini dilakukan dengan memijat lembut puting secara bergantian selama 1-3 menit, diikuti dengan evaluasi frekuensi dan durasi kontraksi uterus serta kemajuan persalinan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada frekuensi dan durasi kontraksi uterus setelah dilakukan nipple stimulation. Kontraksi yang lebih adekuat mendukung penipisan dan pembukaan serviks serta mempersingkat waktu persalinan kala dua. Teknik ini terbukti sebagai metode alami yang efektif, murah, dan sederhana untuk meningkatkan kontraksi uterus. Berdasarkan dari hasil pemberian niple stimulation terbukti efektif digunakan pada ibu dengan inersia uteri dalam meningkatkan kontraksi uterus serta mempersingkat waktu persalinan kala dua. Perubahan tersebut dapat terlihat setelah dilakukan penilaian sebelum dan sesudah dilakukan teknik nipple stimulation. Teknik nipple stimulation dapat digunakan untuk ibu dengan masalah kontraksi uterus tidak adekuat untuk meningkatkan kontraksi uterus sehingga kemajuan persalinan menjadi optimal.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI DISEASE FREE SURVIVAL 5 TAHUN PASIEN KANKER PAYUDARA DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI Amanta, Shakira Zahra; Fitri, Adelina; Nasution, Helmi Suryani; Halim, Rd.; Sitanggang, Hendra Dhermawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43820

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker paling umum di dunia dan penyebab utama kematian global, dengan angka kekambuhan yang tinggi dan prognosis yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Disease Free Survival (DFS) selama 5 tahun pada pasien kanker payudara berdasarkan faktor penderita dan klinis di RSUD Raden Mattaher Jambi. Penelitian ini menggunakan desain kohort retrospektif dengan analisis data sekunder dari rekam medis pasien yang didiagnosis pada tahun 2017–2019. Sebanyak 96 pasien dari populasi kohort dinamis dianalisis menggunakan metode Kaplan-Meier dan uji log-rank dengan STATA 14, dengan nilai p < 0,05 dianggap signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa probabilitas kesintasan bebas kekambuhan selama 5 tahun adalah 61,85%. Kesintasan lebih rendah ditemukan pada pasien berusia <40 tahun (41,30%), dengan IMT ≥23 kg/m² (45,92%), stadium III (5,03%), grade buruk (30,25%), status nodal positif (23,86%), ukuran tumor >50 mm (10,70%), subtipe non-luminal (28,56%), invasi limfovaskular (27,08%), serta pasien yang hanya menjalani pembedahan atau kemoterapi (33,33%). Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan dalam rata-rata DFS berdasarkan usia, IMT, stadium, grade, status nodal, ukuran tumor, subtipe molekuler, invasi limfovaskular, dan jenis terapi (p<0,05). Meskipun telah menjalani pengobatan utama, risiko kekambuhan tetap tinggi, sehingga diperlukan kontrol rutin dan edukasi pasien mengenai gejala kekambuhan. Rumah sakit juga perlu memastikan pemantauan dan perawatan yang optimal untuk meningkatkan prognosis pasien kanker payudara. 
EVALUASI STANDAR RUANGAN RADIOLOGI DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH BANTUL BERDASARKAN PERMENKES NO. 24 TAHUN 2020 Endari, Mareta Noor; Liscyaningsih, Ike Ade Nur; Utami, Asih Puji; Mahanani, Ayu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43826

Abstract

Menurut laporan Bapeten 2023, 282 fasilitas kesehatan telah menjalani inspeksi, dengan hasil penilaian IKK FRZR: 53,7% "Baik Sekali", 35,3% "Baik", 8,0% "Cukup", dan 3,0% "Kurang". Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul, standar ruang radiologi belum pernah dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standar ruangan pelayanan radiologi dan prasarana pelayanan radiologi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan obverasional deskriptif, Objek penelitian ruang dan sistem prasarana pelayanan radiologi. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data mencakup reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul memiliki ruang administrasi, ruang tunggu, ruang X-ray, CT-Scan, panoramic-cephalometri, CR dan PACS, dan ruang konsultasi dokter yang digabung dengan ruang USG. Material lantai tidak menggunakan hospital plint, dinding berwarna cerah, pintu timbal dan plafon kuat. Alat proteksi radiasi ada 6 jenis. Sistem tata udara suhu rata-rata 23,9 °C dan kelembaban rata-rata 56,8%. Sistem pencahyaan memiliki rata-rata 89,7 lux. Sistem sanitasi, air berasal dari PDAM. Sistem kelistrikan, bersumber dari PLN. Sistem pembumian diterapkan di ruang DR dan ruang USG. Sistem gas medik dan vakum medik terdapat diruangan tertentu. Sistem proteksi kebakaran ada 3 APAR dan sistem detektor kebakaran. Sistem evakuasi, memiliki jalur evakuasi yang tidak terkunci, dengan titik kumpul di halaman luar rumah sakit. ruang dam sistem prasarana yang belum memenuhi standar ada, ruang penyinaran X-Ray, ruang Panoramic-cephalometri, ruang PACS, dan ruang konsultasi dokter, lantai, dan pencahayaan.
PENGARUH LATIHAN ROM PASIF PADA PASIEN DENGAN STROKE NON HEMORAGIK nisa, Anisa Shahratul Jannah; Azhari, Ahmad; Ismail, Ismail; Ayu .H, Sendi Sandra; Milkhatun, Milkhatun; Rosyid A.A, Achmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43832

Abstract

Stroke merupakan salah satu permasalahan kesehatan global yang serius, menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan di berbagai negara. Stroke non-hemoragik, yang terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah otak, merupakan tipe stroke yang paling sering dijumpai. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai gangguan neurologis, termasuk kelemahan otot dan penurunan kemampuan mobilitas yang berdampak pada penurunan kualitas hidup pasien. Penanganan pasca-stroke sangat penting, khususnya dalam fase rehabilitasi untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Salah satu intervensi yang umum digunakan adalah latihan Range of Motion (ROM) pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh latihan ROM pasif terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke non-hemoragik melalui studi literatur. Metode yang digunakan meliputi penelusuran artikel ilmiah dari database seperti Google Scholar dan PubMed, dengan kriteria artikel yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025. Dari total 20 artikel yang ditemukan, sebanyak 12 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis menunjukkan bahwa latihan ROM pasif memiliki efek positif yang signifikan dalam meningkatkan kekuatan otot pasien stroke, meskipun efektivitasnya dapat bervariasi tergantung pada durasi pelaksanaan, frekuensi, dan kondisi klinis masing-masing pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan ROM pasif dapat menjadi bagian penting dalam program rehabilitasi stroke sebagai intervensi non-farmakologis yang efektif. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan landasan ilmiah bagi tenaga kesehatan dalam menyusun strategi rehabilitasi yang optimal guna meningkatkan mobilitas dan kualitas hidup pasien stroke non-hemoragik.
HUBUNGAN MOTIVASI DAN PERAN KELUARGA TERHADAP SELF CARE MANAGEMENT PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS GIRIMAYA KOTA PANGKALPINANG 2024 juliana, juliana; Ardiansyah, Ardiansyah; Arjuna, Arjuna
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43836

Abstract

Diabetes adalah penyakit metabolik kronis ditandai dengan kenaikan kadar glukosa darah (atau gula darah), yang dapat menyebabkan komplikasi. Diabetes dapat mempengaruhi hampir seluruh organ tubuh, dari otak hingga jari kaki. Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung pada tahun 2023 kasus diabetes mencapai 43.204 kasus. Data pravelensi jumlah kasus diabetes tahun 2023 di Puskesmas Girimaya yaitu 492 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dan peran keluarga terhadap self care management terhadap pasien diabetes melitus di Puskesmas Girimaya Kota Pangkal Pinang Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain pendekatan cross sectional dan rank spearman dengan hasil berupa Analisa univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini semua pasien diabetes melitus yang ada di Puskesmas Girimaya Kota Pangkal Pinang Tahun 2024. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes yang berjumlah 91 orang. Hasil penelitian ini didapatkan hubungan motivasi dan peran keluarga terhadap self care management pada pasien diabetes melitus diantaranya motivasi (p=0,000, Koefisien Korelasi=0,873), peran keluarga (p=0,000, Koefisien Korelasi=0,694). Saran dari penelitian ini adalah diharapkan mengembangkan program self care management tentang pentingnya menjaga pola makan, beraktivitas fisik seperti olahraga untuk mencegah diabetes mellitus.