cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
GAMBARAN KELUHAN SUBJEKTIF KELELAHAN MATA PADA PEGAWAI PENGGUNA KOMPUTER DI KPU KABUPATEN SABU RAIJUA Bunga, Yunanda Alesandra; Setyobudi, Agus; Oematan, Grouse T.S
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47162

Abstract

Perkembangan teknologi digital menjadikan komputer sebagai alat utama dalam menunjang aktivitas kerja di berbagai sektor, termasuk instansi pemerintahan. Penggunaan komputer dalam durasi panjang dapat menimbulkan gangguan kesehatan, salah satunya adalah kelelahan mata. Kondisi ini sering diabaikan meskipun berdampak pada kenyamanan dan produktivitas kerja. Fenomena ini perlu menjadi perhatian, khususnya di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Sabu Raijua yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan mata dan masih minim penelitian sejenis. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 31 orang yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Visual fatigue Index (VFI) dan dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 19 responden (61%) mengalami kelelahan mata. Keluhan lebih banyak dialami oleh responden berusia ≥45 tahun (38,7%), laki-laki (41,9%), masa kerja >4 tahun (41,9%), penggunaan handphone >2 jam/hari (45,2%), tidak melakukan istirahat mata (16,1%), memiliki kelainan refraksi (41,9%), serta bekerja menggunakan komputer >4 jam/hari (25,8%) dan tanpa komputer <2 jam/hari (38,7%). Sebagian besar responden juga tidak menggunakan anti-glare screen (54,8%), kacamata anti radiasi (48,4%), dan bekerja dengan jarak monitor <50 cm (61,3%). Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa kelelahan mata umum terjadi pada pegawai pengguna komputer dengan durasi kerja visual tinggi dan kebiasaan kerja yang belum ergonomis. Diperlukan perhatian khusus pada aspek ergonomi dan edukasi perlindungan mata untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap penglihatan.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI STATUS GIZI BALITA STUNTING DI WILAYAH LAYANAN KLINIK TURANGGA BIDDOKES POLDA NTT Umbu Nay, Dian Nofitasari; Winarti, Eko; Sunardi, Sunardi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47165

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi serius di Indonesia, terutama di Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan prevalensi mencapai 35,3%. Kondisi ini memiliki dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Klinik Turangga Biddokkes Polda NTT dari 10 November hingga 19 Desember 2024, melibatkan 150 subjek yang terdiri dari 75 balita stunting dan 75 balita sehat. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, serta pengukuran antropometri untuk menentukan status gizi. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square dan independent t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor pendidikan ibu berpengaruh signifikan terhadap status gizi balita stunting dengan p-value < 0,05. Status pekerjaan ibu, yang sebagian besar adalah petani dan tidak bekerja, juga berkontribusi pada kejadian stunting dengan odds ratio (OR) sebesar 2.662. Faktor pendapatan keluarga menunjukkan hubungan yang sangat signifikan terhadap status gizi balita dengan OR sebesar 58.39. Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama memiliki nilai OR tertinggi yaitu 127.58, menunjukkan dampak besar terhadap pencegahan stunting. Selain itu, berat lahir yang rendah juga berhubungan signifikan dengan kejadian stunting (p-value < 0,05). Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya intervensi gizi pada ibu hamil dan balita untuk mengurangi prevalensi stunting. Diperlukan upaya lebih lanjut dalam meningkatkan pengetahuan gizi ibu dan akses terhadap makanan bergizi. Dengan memahami faktor-faktor yang berkontribusi pada stunting, diharapkan program intervensi dapat lebih efektif diterapkan untuk meningkatkan status gizi balita di NTT. Penelitian ini juga memberikan dasar bagi pengembangan kebijakan kesehatan di daerah yang memiliki prevalensi stunting tinggi.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT X KEDIRI Zuliana, Nimatu; Cahyani, Rosita Gita; Pangestuti, Ayu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47174

Abstract

Pendahuluan : Rumah sakit merupakan tempat dengan risiko tinggi kecelakaan kerja dan infeksi, terutama bagi perawat yang paling banyak terlibat langsung dalam pelayanan pasien. Data dari International Labour Organization (ILO) menunjukkan tingginya angka kematian dan penyakit akibat kerja secara global, termasuk di sektor kesehatan yang memiliki risiko kecelakaan kerja 41% lebih tinggi dibandingkan industri lain, dengan perawat sebagai kelompok tenaga kesehatan yang paling rentan mengalami cedera seperti tertusuk jarum dan terpeleset. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap perawat terhadap penggunaan APD di ruang rawat inap Rumah Sakit X. Kediri sebagai upaya meningkatkan keselamatan kerja dan pencegahan infeksi. Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi sebanyak 50 orang dan sampel yang digunakan adalah keseluruhan populasi dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi, analisis menggunakan uji chi square. Hasil : Tidak adanya hubungan antara karakteristik individu terhadap penggunaan APD di ruang rawat inap dengan nilai p-value usia 0, 223, p-value pendidikan 0,460 dan p-value masa kerja 0,451. Terdapat hubungan sikap perawat terhadap penggunaan APD di ruang rawat inap dengan nilai p-value 0,016. Simpulan : Sikap perawat di ruang rawat inap RS X. Kediri berhubungan signifikan dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan mayoritas perawat memiliki sikap baik dan menggunakan APD secara tepat.
PENGARUH BIRTHBALL TERHADAP LAMA KALA 1 FASE AKTIF PERSALINAN DI TPMB MARIJAM ZUBAIDA LUMAJANG Alfianita, Nufen; Retnaningsih, Reny
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47185

Abstract

Kala 1 persalinan merupakan tahap awal dimulai sejak awal kontraksi hingga pembukaan lengkap. Lama kala 1 sangat bervariasi antar individu, namun jika berlangsung terlalu lama dapat menimbulkan risiko bagi ibu dan bayi. Upaya non farmakologis yang efektif untuk mempercepat pembukaan dengan penggunaan birthball. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh intervensi birthball terhadap lama kala 1 persalinan di TPMB Marijam Zubaida Lumajang. Jenis penelitian pre eksperimental dengan desain pretest posttest design. Populasi seluruh ibu bersalin normal dengan tafsiran persalinan pad abulan Maret-April 2025. Sebanyak 30 partisipan ditetapkan sebagai sampel melalui metode purposive sampling. pengolahan data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon sign rank test. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi birthball diberikan, mayoritas ibu bersalin berada dalam kategori durasi normal sebanyak 18 orang (60%), sementasa normal sebanyak 24 ibu bersalin (80%). Hasil analisis menggunakan uji wilcoxon sign rank menunjukkan nilai p-value 0,000 < α = 0,05, berarti signifikan. Ada pengaruh birthball terhadap lama kala 1 fase aktif persalinan di TPMB Marijam Zubaida Lumajang.
PENGARUH LATIHAN LUNGES TERHADAP TEKANAN DARAH, GULA DARAH SEWAKTU DAN BERAT BADAN PADA MAHASISWA KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI UNIVERSITAS 'AISYIYAH YOGYAKARTA Ferdiansyah, Ferdiansyah; Dewi, Ratih Kusuma; Muhaji, Muhaji
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47248

Abstract

Pendahuluan: Mahasiswa Keperawatan Anestesiologi memiliki aktivitas perkuliahan yang padat sehingga cenderung kurang aktif secara fisik. Perilaku sedentari ini berisiko meningkatkan tekanan darah, gula darah, dan berat badan. Latihan Lunges merupakan bentuk aktivitas fisik sederhana yang dapat meningkatkan kebugaran dan menurunkan risiko penyakit tidak menular. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode desain pre-experimental menggunakan rancangan one group pre-posttest design. Populasi dalam penelitian 200 orang dengan teknik simple random sampling menggunakan rumus slovin. Sampel pada penelitian berjumlah 60 responden. Intrumen yang digunakan meliputi spghymomanometer, glucometer, timbangan digital dan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil: Hasil penelitian rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik responden masing-masing sebesar 120/85 mmHg. Rata-rata kadar gula darah sewaktu sebesar 85 mg/dL. Berat badan responden berkisar antara 40–84 kg, dengan rata-rata 53 kg. Seluruh responden menunjukkan tekanan darah dan kadar gula darah dalam batas normal pasca intervensi, serta 25% responden mengalami penurunan berat badan sebesar 1–2 kg. Uji bivariat Wilcoxon signed rank test menunjukkan nilai p = 0.000 (p < 0.05), menandakan adanya pengaruh yang signifikan dari latihan Lunges terhadap ketiga variabel. Simpulan: Latihan Lunges berpengaruh positif dalam menjaga kesehatan kardiovaskular dan metabolik. Latihan ini direkomendasikan sebagai bentuk aktivitas fisik rutin bagi mahasiswa dengan gaya hidup sedentari
IMPLEMENTASI SENAM KUSTA TERHADAP KESIAPAN PENINGKATAN MANAJEMEN KESEHATAN DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PADANG : STUDI KASUS Pebriyanti, Dwi Ochta; Sulistyono, R Endro; Suhari, Suhari; Rahmawati, Primasari Mahardhika; Parwati, Lia; Setyawan, Handhi Agung
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47281

Abstract

Kusta merupakan penyakit infeksi kronik akibat Mycobacterium leprae yang menyerang kulit dan saraf tepi, serta berisiko menyebabkan kecacatan permanen jika tidak ditangani secara tepat. Untuk mencegah komplikasi penyakit dan mencapai kondisi kesehatan yang optimal, diperlukan kesiapan peningkatan manajemen kesehatan untuk meningkatakan kualitas hidup penderita yang lebih baik. Salah satu intervensi yang dapat diterapkan yaitu senam kusta. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi senam kusta sebagai upaya peningkatan manajemen kesehatan dan pencegahan komplikasi pada penderita kusta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada satu partisipan berinisial Tn. M di wilayah kerja UPT Puskesmas Padang Kabupaten Lumajang. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara tematik berdasarkan proses asuhan keperawatan. Hasil: Setelah dilakukan implementasi selama tiga kali kunjungan, partisipan menunjukkan peningkatan kemampuan dalam melakukan gerakan senam, penurunan frekuensi kram, peningkatan motivasi menjaga kesehatan, serta adanya keterlibatan keluarga dalam mendampingi. Selain itu, dukungan keluarga terbukti berperan penting dalam meningkatkan motivasi partisipan dan keberhasilan terapi. Simpulan: Implementasi senam kusta efektif sebagai terapi nonfarmakologis yang mudah diterapkan, mampu mencegah kontraktur, meningkatkan fungsi motorik, serta memperkuat dukungan keluarga dalam proses pemulihan. Oleh karena itu, senam kusta dapat menjadi rekomendasi dari intervensi untuk meningkatkan kualitas hidup penderita kusta.
PENGARUH EDUKASI VIDEO ANIMASI ANESTESI SPINAL TERHADAP KECEMASAN PASIEN PREOPERASI DI RS PKU MUHAMMADIYAH BANTUL Mayasari, Dwi Novita Siska; Handayani, Nia; Setyowati, Anita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47301

Abstract

Kecemasan preoperasi merupkan respon emosional yang umum terjadi pada pasien yang akan menjalani operasi atau pembedahan, khususnya pasien yang akan menjalani pembedahan dengan anestesi spinal. Kecemasan yang tidak ditangani dengan tepat dapat berdampak negatif pada kondisi fisiologi dan psikologi pasien serta menghambat jalannya operasi. Edukasi preoperasi menggunakan media video animasi merupakan metode non-farmakologis yang diyakini mampu menurunkan kecemasan pasien secara efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi video animasi anestesi spinal terhadap kecemasan pasien preoperasi di RS PKU Muhammadiyah Bantul. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan menggunakan pre-eksperimental one group pretest-postest. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan sampel sebanyak 30 responden. Instrumen pengukuran kecemasan menggunakan kuesioner Amsterdam Preoperatuve Anxiety and Information Scale (APAIS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Berdasarkan analisis statistik, didapatkam hasil bahwa sebelum diberikan edukasi mayoritas 14 responden (46,7%) berkategorikan cemas sedang dan setelah diberikan edukasi didapatkan hasil mayoritas 19 responden (63,3%) cemas ringan. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 dimana nilai signifikansi lebih rendah dari 0,05 (sig. 0,000 < 0,05). Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi video animasi anestesi spinal terhadap kecemasan pasien preoperasi
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON TERHADAP PENURUNAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI DESA SUKORENO KECAMATAN UMBULSARI, JEMBER Rini, Dewi Kartika; Alfitri, Rosyida
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47309

Abstract

Kehamilan trimester 1 merupakan masa adaptasi tubuh terhadap perubahan hormonal dan fisiologis. Salah satu keluhan yang umum dirasakan ibu hamil yaitu mual muntah. Salah satu upaya non farmakologis yang dapat dilakukan dengan pemberian aromaterapi lemon. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari, Jember. Jenis penelitian ini pre eksperimental dengan desain one group pretest posttest design. Populasi yaitu seluruh ibu hamil trimester I dengan keluhan mual muntah, jumlah sampel sebanyak 32 orang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukoreno Kecamat Umbulsari pada bulan April 2025. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuisioner PUQE dan SOP pemberian aromaterapi lemon. Analisis data menggunakan uji wilcoxon sign rank test. Hasil penelitian menunjukkan Ibu hamil trimester 1 sebelum diberikan aromaterapi lemon menunjukkan sebagian besar kategori sedang sebanyak 20 orang (62,5%). Sesudah dierikan aromaterapi lemon menunjukkan sebagian besar kategori ringan sebanyak 17 orang (56,2%). Hasil analisis menggunakan uji wilcoxon sign rank test menunjukkan nilai p-value 0,000 < α = 0,05, berarti signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari, Jember. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam memberikan asuhan kebidanan pada kehamilan khususnya ibu hamil trimester 1 dengan mual muntah.
MONITORING KELENGKAPAN PENGISIAN RME RAWAT INAP MELALUI GOOGLE SPREADSHEET DAN WHATSAPP DI RUMAH SAKIT SITI MIRIAM LAWANG Suhairi, Ariski Yantika; Ikawati, Fita Rusdian; Ansyori, Anis; Maisaroh, Fitri Sari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47394

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat kelengkapan pengisian dokumen rekam medis elektronik (RME) pasien yang dirawat inap di rumah sakit.Siti Miriam Lawang. Pendahuluan : Dalam era digitalisasi, pemanfaatan RME menjadi sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan mutu pelayanan kesehatan. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan, seperti sistem hybrid dan belum optimalnya pengisian data oleh tenaga medis. Metode : Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik simple random sampling terhadap 56 dokumen RME periode Maret–Mei 2025. Hasil : Hasil menunjukkan bahwa rata-rata kelengkapan pengisian dokumen RME adalah 70%, masih di bawah standar 100% sesuai permenkes No. 129/Menkes/SK/II/2008. Komponen dengan tingkat ketidaklengkapan tertinggi adalah CPPT rawat inap (52%), skrining gizi (56%), dan resume medis (54%). Faktor penyebab utama ketidaklengkapan antara lain tingginya beban kerja dokter, kurangnya pengingat dari perawat, dan belum tersedianya SOP pengisian RME. Simpulan : Solusi yang diusulkan adalah pemanfaatan google spreadsheet dan aplikasi whatsApp sebagai pengingat serta pendukung monitoring. Diharapkan hasil ini menjadi dasar dalam perbaikan sistem pencatatan rekam medis di rumah sakit.
PENGARUH SISTEM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN SISTEM EMR (ELECTRONIC MEDICAL RECORD) TERHADAP PENINGKATAN PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT Anggraini, Dian; Diel, M. Martono; Faridah, Ida
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47423

Abstract

Rekam medis memiliki manfaat penting bagi rumah sakit diantaranya dapat meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, mempermudah dalam pengumpulan informasi kesehatan dan menurunkan biaya operasional. Fasilitas pelayanan kesehatan dituntut untuk dapat menjalankan sistem pencatatan pasien secara elektronik termasuk pelaksanaan dokumentasi keperawatan elektronik . Sistem pendokumentasian tersebut dinamakan dengan sistem “paperless”. Dengan kata lain disebut electronic medical record (EMR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan menganalisa pengaruh sistem pendokumentasian asuhan keperawatan dengan sistem EMR (Electronic Medical Record) terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan desain studi Pre Experimental design. Penelitian ini menggunakan pre experimental dengan jenis desain penelitian one group pretest posttest design. Dengan non randomized sampling (total sampling). Dengan jumlah sampel yang diambil adalah 100 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan melalui link google form atau QR Code yang diberikan melalui whatsapp massenger. Menggunakan analisa data univariat dan bivariat (uji normalitas). Karena hasil uji normalitas data tidak normal, menggunakan non parametric wilcoxon (menggunakan spss 22.0). Dari hasil penghitungan statistik bahwa hasil penelitian ini adalah ada pengaruh antara sistem pendokumentasian asuhan keperawatan dengan sistem EMR terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di salah satu rumah sakit di Jakarta.