cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PERBANDINGAN KUALITAS HASIL PEMERIKSAAN TELUR CACING STH MENGGUNAKAN REAGEN EOSIN 2% DAN PEWARNA ALAMI UBI JALAR UNGU (IPOMEA BATATAS POIRET) Vera, Vera Sukmawati; Solikah, Monika Putri; Mu’awanah, Isnin Aulia Ulfah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32939

Abstract

Soil Transmitted Helminths (STH) cacing yang ditularkan melalui tanah adalah yang menginfeksi manusia ketika mereka menelan makanan yang tercemar dan menetaskan telurnya. Kecacingan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus berlanjut di daerah tropis. Untuk mendiagnosis kecacingan, metode yang digunakan adalah metode slide atau langsung menggunakan pewarnaan eosin. Eosin, sebaliknya, mahal dan bersifat karsinogenik jika digunakan secara konsisten dari waktu ke waktu. Salah satu komponen alami yang dapat digunakan sebagai pengganti eosin adalah larutan ubi jalar ungu (Ipomea batatas poiret). Salah satu bentuk komponen flavonoid yang dikandung ubi jalar ungu adalah pigmen ungu. Warna ungu pada ubi jalar disebabkan oleh antosianin yang merupakan pigmen alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana 30 sediaan telur Soil Transmitted Helminth (STH) yang berbeda dipengaruhi oleh berbagai warna, larutan ubi jalar ungu (Ipomea batatas poiret), dan reagen eosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan ubi jalar ungu dengan perbandingan 1:5 memberikan sediaan pewarnaan yang berkualitas tinggi untuk mewarnai telur cacing. Hal ini dikonfirmasi dengan membandingkan bidang penglihatan, mengamati dengan seksama telur-telur yang menyerap warna, dan memeriksanya di bawah mikroskop. Larutan ubi jalar ungu (Ipomea batatas poiret) terbukti efektif dalam mewarnai telur cacing yang ditularkan melalui tanah (STH).
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PABRIK MAKARONI X KABUPATEN MALANG Wali, Even Elsandri; DEVITASARI, DEVITASARI; Susanto, Beni Hari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32943

Abstract

Produktivitas kerja karyawan adalah tolak ukur bagi setiap perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya baik dari segi kualitas maupun kuantitas produk. Seperti halnya di persaingan dagang saat ini dimana perusahaan harus mengupayakan mutu dan kesejahteraan karyawan yang menjadi daya saing perusahaan lain. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan pabrik Makaroni X di Kabupaten Malang. Desain penilitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.  Populasi pada penelitian ini yaitu karyawan di pabrik  Makaroni X Kabupaten Malang dengan jumlah 40 orang. Sampel yang di gunakan yaitu 17 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode random sampling dengan menggunakan kuesioner  dan lembar observasi. Analisis data hasil penelitian dengan menggunakan uji regresi logistik antara variabel lingkungan fisik, lingkungan non fisik, motivasi, pemberdayaan terhadap produktivitas kerja didapatkan hasil sebesar 10.775, yang menunjukan bahwa pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen adalah signifikan secara statistik. Hal ini didukung oleh nilai signifikan (Sig). sebesar 0.00, dimana itu jauh lebih kecil dari tingkat signifikan umum 0.05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa variabel lingkungan fisik, non fisik, pemberdayaan, dan motivasi kerja berpengaruh signifikat terhadap produktivitas kerja karyawan pabrik Makaroni X Kabupaten Malang. Peneliti selanjutnya diharapkan untuk mengidentifikasi hubungan langsung dan tidak langsung antara lingkungan fisik, lingkungan non-fisik, pemberdayaan, dan motivasi terhadap produktivitas. Menambahkan studi kasus atau wawancara mendalam dengan karyawan juga bisa memberikan wawasan kualitatif yang lebih baik tentang pengaruh variabel-variabel tersebut dalam konteks yang lebih spesifik.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN PATIENT SAFETY DI INSTALASI GAWAT DARURAT PUSKESMAS AIR SUGIHAN JALUR 27 ekami, ronald; Wiryansyah, Oscar Ari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32947

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan keselamatan pasien merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang serius. Kesalahan medis dapat disebabkan oleh faktor sistem dan faktor manusia. Insiden keselamatan pasien yang merugikan adalah terkait dengan prosedur bedah (27%), kesalahan pengobatan (18,3%), dan kesehatan infeksi terkait perawatan (12,2%). Pelaksanaan keselamatan pasien dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap perawat.  Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan patient safety di Instalasi Gawat Darurat Puskesmas Air Sugihan Jalur 27 Tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross secitonal. Populasi dalam penelitian ini semua perawat yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat Puskesmas Air Sugihan Jalur 27 dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampel. Hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi sebagian besar pelaksanaan keselamatan pasien pada kategori baik sebanyak 21 responden (63,6%), sebagian besar berpengetahuan baik sebanyak 20 responden (60,6%), sebagian besar memiliki sikap positif sebanyak 23 responden (69,7%), sebagian besar memiliki masa kerjanya > 5 tahun sebanyak 21 responden (53,6%). Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan pengetahuan (pvalue = 0,027), sikap (pvalue = 0,015) dan masa kerja (p.value= 0,010) dengan pelaksanaan keselamatan pasien / patient safety di Instalasi Gawat Darurat Puskesmas Air Sugihan Jalur 27. Saran diharapkan dapat lebih meningkatkan lagi keterampilan perawat dalam pelaksanaan keselamatan pasien/patient safety seperti dengan memberikan pelatihan atau dengan mengikutsertakan perawat dalam acara seminar tentang pelaksanaan keselamatan pasien.
IDENTIFIKASI BKO NATRIUM DIKLOFENAK PADA JAMU PEGAL LINU DI KOTA SORONG manuputty, pocahontas; Muslihin, M.Si, A. M.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32950

Abstract

Jamu pegal linu adalah salah satu jenis jamu yang banyak dicari oleh Masyarakat untuk mengatasi kecapeaan atau kelelahan ketika usai bekerja seharian. Penggunaan jamu yang terus meningkat, membuat beberapa pembuat produk jamu mencampurkan Bahan Kimia Obat (BKO) kedalam formulasi produk mereka. Penambahan BKO dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan efek terapeutik sehingga produk jamu yang dihasilkan memiliki daya tarik lebih besar dipasaran. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi keberadaan BKO khususnya natrium diklofenak dan mengukur jumlah kadar BKO dalam jamu pegal linu yang beredar di Kota Sorong. Sampel yang diambil merupakan sebagian dari populasi termasuk jamu pegal linu yang sudah dilarang peredarannya namun masih dijual bebas dan jamu pegal linu yang belum diperiksa BPOM. Metode analisis yang digunakan adalah uji kualitatif dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan uji kuantitatif dengan Spektrofotometri UV-Visible. Pada hasil KLT didapatkan eluen terbaik untuk natrium diklofenak ialah etil asetat : etanol 96% (6:7). Ketiga sampel jamu positif memiliki kandungan BKO natrium diklofenak dengan hasil perhitungan nilai Rf mendekati standar natrium diklofenak yaitu 0,7 dan 0,8. Dan hasil uji Spektrofotometri UV-Vis diperoleh panjang gelombang maksimum 275 nm dan absorbansi 0,761. Persamaan garis linier y = 0,2144x + 0,0126 dengan nilai r = 0,9821. Presentase kadar natrium diklofenak yang diperoleh adalah 1,09% pada jamu A, 1,68% pada jamu B, dan 1,92% pada jamu C.  
PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN TELUR CACING STH (SOIL TRANSMITTED HELMINTH) MENGGUNAKAN RENDAMAN DAUN JATI (TECTONA GRANDIS LINN.F.) SEBAGAI PENGGANTI EOSIN 2% Rahmawaty Dako, Desy Natasya; Putri, Novita Eka; Rahmawati, Yeni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32954

Abstract

Helminthiasis atau kecacingan adalah penyebab gangguan kesehatan pada kalangan masyarakat umum di seluruh dunia. Parasit yang menyebabkan kecacingan adalah nematode usus golongan STH (Soil Transmitted Helminth). Diagnosis pemeriksaan kecacingan dilakukan dengan metode natif (direct slide) dengan pewarnaan Eosin 2%. Namun, eosin memiliki kelemahan yang penggunaan eosin yang sifatnya karsinogenik jika dipakai dalam periode yang lama dan relatif mahal. Penggunnaan salah satu flora yang bisa dipakai menjadi bahan pewarna alami sebagai pengganti eosin yaitu menggunakan rendaman daun jati (Tectona grandis Lin.f). Daun Jati mengandung senyawa flavonoid berupa pigmen berwarna antosianin. Senyawa antosianin pada daun jati memberi warna merah. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif memakai jenis penelitian eksperimental dan desain penelitian Static Group Comparison dengan jumlah sampel 24 yang ditentukan menggunakan Rumus Federer. Hasil data dianalisis melalui uji statitistik Kruskal-Wallis serta Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya perbandingan rendaman daun jati (Tectona grandis Lin.f) dalam konsentrasi 80% memberi mutu pemberian warna preparat yang bagus untuk mewarnai telur cacing, hal ini dapat dilihat  bahwa telur cacing melakukan penyerapan warna serta bagian telur cacing tampak jelas. walaupun hasil yang didapatkan tidak sebanding dengan eosin 2% yang lebih kontras. Dengan demikian, rendaman daun jati bisa dipergunakan menjadi alternatif dalam memberi warna pada telur cacing STH (Soil Transmitted Helminth).
HUBUNGAN KUALITAS LINGKUNGAN FISIK TERHADAP KEJADIAN TB PARU KAMBUH (RELAPS) DI PUSKESMAS SE-KABUPATEN MALANG Zustianingtyas, Dian; Yohanan, Agus; Yuniastuti, Tiwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32963

Abstract

Kabupaten Malang merupakan salah satu wilayah prioritas Tuberkulosis di Indonesia. Salah satu kasus TB Paru di Kabupaten Malang adalah TB Paru Kambuh (Relap). Kasus TB Paru Kambuh (Relap) Kabupaten Malang tahun 2022 (61 orang) dan tahun 2023 (69 orang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas lingkungan fisik dengan kejadian TB. Paru Kambuh (relaps) di Puskesmas se-Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 60 orang yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi menggunakan Teknik Sistem Purposive Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi, kuesioner, alat tulis, alat ukur dan kamera.Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara lantai rumah (sig. 0,655) dan jendela ruang keluarga (sig. 0,028) terhadap kejadian TB paru kambuh (relaps). Tidak ada hubungan bermakna antara langit-langit (sig. 0,655), dinding (sig. 0,534), jendela kamar tidur (sig. 0,989), pencahayaan (sig. 0,293), ventilasi (sig. 0,798), lubang asap dapur (sig. 0,735), kelembaban (sig. 0,834), padatan hunian (sig. 0,221), kualitas lingkungan fisik (sig. 0,395) terhadap kejadian TB paru kambuh (relaps). Penyebab adanya kejadian TB paru kambuh (Relap) di Kabupaten Malang dikarenakan pola hidup masyarakat, ketaatan pengobatan sebelumnya, serta lingkungan yang tidak sehat yang mana tidak sesuai kriteria rumah sehat. Oleh karena itu diharapkan masyarakat mempunyai kesadaran untuk memperhatikan pola hidup, kondisi lingkungan fisik rumah serta menambah informasi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan tuberkulosis paru (penyebab, bahaya,dan cara pencegahan) sehingga dapat meminimalisir kemungkinan terjadi tuberkulosis paru baik kasus kambuh maupun kasus baru.
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DI SN N 101826 TUNTUNGAN Tanjung, Nurdiana; Gurning, Fitriani Pramita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32973

Abstract

UKS adalah program pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah. Program UKS sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak yang harmonis dan optimal agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan program UKS di SD N 101826 Tuntungan, Kab. Deli Serdang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan mendapatkan data yang mendalam dari informan. Total informan dalam penelitian ini yaitu 3 informan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi dari bulan 26 – 27 Maret 2024. Hasil penelitian didapatkan bahwa penyusunan rencana UKS di SD N 101826 sudah berjalan dengan baik, serta sesuai dengan pedoman pembinaan, melakukan Kerjasama dengan pihak puskesmas terdekat dan pengembangan UKS, program UKS dilaksanakan sesuai dengan tiga program pokok UKS yaitu, pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat, akan tetapi masih ada kekurangan di sarana dan prasarana ruangan UKS yang masih belum terpenuhi. Kata kunci: pelaksanaan, program, UKS
FAKTOR RESIKO KONDISI SANITASI RUMAH, KEAKTIFAN KADER JUMANTIK DAN TINGKAT KEPADATAN RUMAH TERHADAP KEJADIAN DBD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARJOWINANGUN KOTA MALANG Priyo Santoso, Fany Dwi; Joegijantoro, Rudy; Wahyuni, Ike Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32975

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan masih menjadi permasalahan kesehatan baik di wilayah perkotaan maupun wilayah semi- perkotaan. Provinsi Jawa Timur merupakan daerah endemik DBD,salah satunya di Puskesmas Arjowinangun wilayah Kota Malang,tahun 2023 di temukan sebanyak 48 Kasus DBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko sanitasi rumah, keaktifan kader dan tingkat kepadatan rumah terhadap kejadian DBD. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian retropektif  dengan menggunakan case control. Sampel yang digunakan sebanyak 56 responden  terdiri dari kelompok kasus dan kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan adalah Total sampling dan analisa hasil penelitian menggunakan Odd Ratio (OR) dengan tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan analisis Odds Ratio (OR) diperoleh sebesar 0,756 dengan CI = 95% yang artinya sanitasi rumah yang buruk memiliki kecenderungan untuk terjangkit DBD sebesar 0,756 atau 0,7 kali lebih kecil dibandingkan dengan sanitasi rumah yang baik. Ketidakaktifan kader Jumantik memiliki kecenderungan untuk terjangkit DBD sebesar  2,000 atau 2 kali lebih besar dibandingkan dengan keaktifan kader Jumantik. Kepadatan rumah yang tidak memenuhi sarat kesehatan memiliki kecenderungan untuk terjangkit DBD sebesar  3,000 atau 3 kali lebih besar dibandingkan dengan kepadatan rumah yang memenuhi.Dapat disimpulkan bahwa kondisi sanitasi rumah, keaktifan kader Jumantik,tingkat kepadatan rumah memiliki faktor resiko terhadap kejadian DBD.
PERBEDAAN KADAR KOLESTEROL TOTAL SETELAH PEMBERIAN JUS WORTEL (Daucus carrota) SELAMA 14 HARI PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) HIPERKOLESTEROLEMIA Sya’ban, Asna Ainur; Murdiyanto, Joko; Solikhah, Monika Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32987

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan salah satu faktor risiko utama jantung koroner. Hiperkolesterolemia ini penyebab terbentuknya plak-plak pada dinding pembuluh darah arteri yang disebut arterosklerosis. Pengobatan hiperkolesterolemia dapat dilakukan dengan terapi farmakologi dan terapi non farmakologis, yakni modifikasi diet rendah lemak dengan mengonsumsi jus wortel (Daucus carrota). Serat pektin yang terdapat pada wortel berpotensi menurunkan kolesterol dengan mengikat asam empedu, produk akhir metabolisme kolesterol. Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaan kadar kolesterol total setelah pemberian jus wortel (Daucus carrota) dengan variasi dosis 3,6 gr/kgBB, 7,2 gr/kgBB, 10,8 gr/kgBB selama 14 hari pada tikus putih yang dibuat hiperkolesterolemia. Metode penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif berjenis pre-eksperiment dengan desain penelitian one group pre-test and post-test.  Sampel yang digunakan sebanyak 27 ekor yang ditentukan menggunakan rumus federer. Hasil data dianalisis melalui uji statistik Paired Sample T-Test dan Anova yang dilanjutkan uji turkey HSD. Hasil penelitian ini memperlihatkan adanya rata-rata perbedaan tiap kelompok intervensi dengan nilai sig. Hasil analisis Anova menunjukkan terdapat perbedaan signifikan terhadap kadar kolesterol total pada tiga kelompok perlakuan intervensi jus wortel (Daucus carrota) dengan nilai sig 0,030 . Diantara tiga kombinasi dosis, dosis 10,8 gr/kgBB termasuk dosis paling efektif terhadap penurunan kadar kolesterol dengan nilai sig 0,045 disimpulkan bahwa semakin tinggi kandungan pektin  yang diserap maka semakin maksimal dalam penurunan kadar kolesterol.
GAMBARAN JUMLAH TROMBOSIT PADA PASIEN MALARIA Plasmodium falciparum DI RUMAH SAKIT KASIH HERLINA TIMIKA PAPUA Sari, Mesi Puspita; Putri, Novita Eka; Solikah, Monika Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32998

Abstract

Malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit dari genus Plasmodium yang menyerang sel eritrosit. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah trombosit pasien berdasarkan jenis Plasmodium falciparum, karakteristik berdasarkan usia, dan jenis kelamin di Rumah Sakit Kasih Herlina Timika Papua. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif non-eksperimen dengan jenis deskriptif observasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Purposive Sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah trombosit pada pasien malaria Plasmodium falciparum 59,1% orang trombositopenia (<150.000/mm3) sedangkan 40,9% orang lainnya masuk dalam kategori normal (150.000 - 450.000/mm3). Berdasarkan umur jumlah trombosit normal yaitu terbanyak pada rentang usia dewasa 19-59 tahun dengan jumlah 27 orang (30,7%). Sedangkan dengan jumlah trombosit < normal terbanyak pada rentang usia dewasa 19-59 tahun dengan jumlah 38 orang (43,2%). Berdasarkan jenis kelamin pada pasien laki-laki lebih tinggi yaitu sejumlah 54,5%, sedangkan pada Perempuan 45,5%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah jumlah trombosit pada pasien malaria Plasmodium falciparum terbanyak trombositopenia (<150.000/mm3). Umur jumlah terbanyak pada rentang usia dewasa 19-59 tahun. Jenis kelamin laki-laki terbanyak menderita Plasmodium falciparum 54,5% orang.