cover
Contact Name
Zaedun Na'im
Contact Email
leadershipjurnal@gmail.com
Phone
+6282330512288
Journal Mail Official
zaedunnaim82@gmail.com
Editorial Address
https://e-journal.staima-alhikam.ac.id/index.php/mpi/pages/view/Editorial%20Team
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 27217108     EISSN : 27150399     DOI : https:/doi.org/10.32478/leadership
Core Subject : Education,
Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam adalah jurnal ilmiah yang terbit berkala dan diterbitkan oleh STAI Ma`had Aly Al-Hikam Malang. Jurnal ini dikhususkan untuk mengkaji seputar ilmu Manajemen Pendidikan Islam. Pengelola sangat mengapresiasi atas kontribusi dalam bentuk artikel dari kalangan akademisi dalam disiplin ilmu manajemen pendidikan Islam untuk dipublikasikan dan disebarluaskan melalui mekanisme seleksi naskah, telaah dan penyuntingan. Seluruh artikel yang dipublikasikan merupakan pandangan dan gagasan yang bersifat individu dari para penulis tidak mewakili jurnal ini ataupun lembaga afiliasi penulis. LEADERSHIP: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember Fokus telaah di Jurnal Leadership sebagai berikut: 1. ilmu manajemen pendidikan Islam 2. Issue manajemen pendidikan di sekolah, madrasah atau pesantren 3. Peningkatan mutu pendidikan di sekolah, madrasah atau pesantren
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 123 Documents
STRATEGIC MANAGEMENT MODEL BASED ON ISLAMIC VALUES IN ISLAMIC BOARDING SCHOOL EDUCATION Rahmatullah, Rahmatullah; Maisyarah; Mutamakin
Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2025): Juni
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/leadership.v6i2.3760

Abstract

This study aims to design a strategic management model integrated with Islamic values ​​in the context of Islamic boarding school education. The literature review method is used to analyze principles such as amanah, shiddiq, ihsan, musyawarah, tawazun, and hikmah which are the philosophical foundations of institutional management. The results of the study indicate that the vision and mission of Islamic boarding schools rooted in the value of tauhid are able to guide strategic planning, implementation, and evaluation consistently. This model emphasizes an adaptive organizational structure based on syura, human resource development through Islamic managerial training, and curriculum integration that balances religious and general knowledge. Information technology is also optimized for monitoring and evaluation, while external collaboration (taawun) strengthens resource support. The implementation of Islamic values ​​in budget policies and the leadership of visionary kiai are key factors in the effectiveness and sustainability of the institution. This finding is expected to be an applicable blueprint for Islamic boarding schools in improving the quality of education and competitiveness without sacrificing Islamic values. Keywords: Strategic Management; Islamic Values; Islamic Boarding Schools; Islamic Education; Institutional Management   Abstrak Penelitian ini bertujuan merancang model manajemen strategis yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam dalam konteks pendidikan pesantren. Metode kajian pustaka digunakan untuk menganalisis prinsip-prinsip seperti amanah, shiddiq, ihsan, musyawarah, tawazun, dan hikmah yang menjadi landasan filosofi pengelolaan lembaga. Hasil kajian menunjukkan bahwa visi-misi pesantren yang berakar pada nilai tauhid mampu memandu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi strategis secara konsisten. Model ini menekankan struktur organisasi adaptif berbasis syura, pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan manajerial Islami, serta integrasi kurikulum yang menyeimbangkan ilmu agama dan umum. Teknologi informasi juga dioptimalkan untuk monitoring-evaluasi, sementara kolaborasi eksternal (taawun) memperkuat dukungan sumber daya. Implementasi nilai-nilai Islam dalam kebijakan anggaran dan kepemimpinan kiai yang visioner menjadi faktor kunci efektivitas dan keberlanjutan lembaga. Temuan ini diharapkan menjadi blueprint aplikatif bagi pesantren dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing tanpa mengorbankan nilai keislaman. Kata Kunci: Manajemen Strategis; Nilai-Nilai Islam; Pesantren; Pendidikan Islam; Pengelolaan Lembaga
KIAI LEADERSHIP IN FORMING DISCIPLINE FOR STUDENTS IN ISLAMIC BOARDING SCHOOL almada, sirin; Abdullah Aminuddin Aziz; Arini Elya Nura Hanun
Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2025): Juni
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/leadership.v6i2.3610

Abstract

This study discusses the role of kiai leadership in shaping the character of santri discipline. Kiai as a charismatic figure is not only a spiritual leader, but also a role model that is emulated in everyday life. Exemplary behavior is the main strategy in instilling discipline without coercion. The application of discipline is carried out through rules, educational sanctions, and the habituation of spiritual activities such as dhikr and tawassul. This effort not only regulates external behavior, but also forms an inner attitude that is voluntarily obedient. Challenges such as laziness and differences in the background of students are overcome through a consistent and humanistic approach. The case study research method is used in this study, so that several research steps ranging from interviews, documentation, and observations are carried out so that researchers conduct interactive analysis by Miles and Huberman, conclusions are drawn by researchers carefully and in accordance with applicable scientific principles. The results of the study show that the combination of inspiring leadership, a clear rule system, and intensive spiritual guidance can create the character of students who are disciplined, responsible, and independent. Keywords: Kiai leadership; role model; discipline; character; spirituality   Abstrak Penelitian ini membahas peran kepemimpinan kiai dalam membentuk karakter disiplin santri. Kiai sebagai sosok kharismatik tidak hanya menjadi pemimpin spiritual, tetapi juga panutan yang dicontoh dalam keseharian. Keteladanan menjadi strategi utama dalam menanamkan kedisiplinan tanpa paksaan. Penerapan disiplin dilakukan melalui aturan, sanksi yang bersifat mendidik, dan pembiasaan kegiatan spiritual seperti dzikir dan tawassul. Upaya ini tidak hanya mengatur perilaku lahiriah, tetapi juga membentuk sikap batiniah yang patuh secara sukarela. Tantangan seperti rasa malas dan perbedaan latar belakang santri diatasi melalui pendekatan yang konsisten dan humanis. Metode penelitian studi kasus digunakan dalam penelitian ini, sehingga beberapa langkah penelitian mulai dari wawancara, dokumentasi, dan observasi dilakukan sehingga peneliti melakukan analisis secara interaktif milik Miles dan Huberman, kesimpulan ditarik oleh peneliti secara seksama dan sesuai dengan kaidah ilmiah yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi antara kepemimpinan yang inspiratif, sistem aturan yang jelas, dan pembinaan spiritual yang intensif mampu menciptakan karakter santri yang disiplin, bertanggung jawab, dan mandiri. Kata Kunci: Kepemimpinan kiai; keteladanan; disiplin santri; karakter; spiritualitas
THE INTEGRATION OF SPIRITUALITY AND SOCIAL TRANSFORMATION IN PESANTREN LEADERSHIP: AN ANALYSIS OF NYAI HJ. MASRIYAH AMVA’S LEADERSHIP MODEL Alwiyah, Lulu; Farihin; Yani, Ahmad
Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2025): Juni
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/leadership.v6i2.3766

Abstract

This study explores the leadership model of Nyai Hj. Masriyah Amva, a female Islamic scholar and leader of the Kebon Jambu al-Islamy Islamic Boarding School in Cirebon, Indonesia. Positioned within the historically patriarchal structure of pesantren leadership, her role represents a transformative shift. The research aims to analyze the Islamic spirituality that underpins her leadership, identify the social transformations resulting from her leadership style, and formulate a model of transformational leadership based on the integration of spirituality and social change. Using a qualitative approach and intrinsic case study method, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The findings show that Nyai Masriyah's leadership is grounded in ethical and prophetic spirituality, which functions both vertically (relation to God) and horizontally (social ethics). Her leadership has initiated significant structural and cultural changes in the pesantren environment, such as the inclusion of women in decision-making, gender-sensitive curriculum development, and broader engagement with social issues. The study proposes a conceptual model of Islamic Transformational Leadership rooted in spiritual values, social justice, and gender equality. It offers a contextual and replicable framework that contributes both theoretically to Islamic leadership discourse and practically to the empowerment of women in Islamic educational institutions. Keywords: Islamic Leadership; Spirituality; Social Transformation; Gender; Pesantren       Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi model kepemimpinan Nyai Hj. Masriyah Amva, seorang ulama perempuan dan pengasuh Pondok Pesantren Kebon Jambu al-Islamy di Cirebon, Indonesia. Dalam struktur kepemimpinan pesantren yang secara historis bersifat patriarkal, peran beliau merepresentasikan pergeseran yang transformatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis spiritualitas Islam yang melandasi kepemimpinannya, mengidentifikasi transformasi sosial yang muncul sebagai dampak dari gaya kepemimpinannya, serta merumuskan model kepemimpinan transformasional berbasis integrasi antara spiritualitas dan perubahan sosial. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus intrinsik, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan Nyai Masriyah berakar pada spiritualitas etis dan profetik yang berfungsi secara vertikal (hubungan dengan Tuhan) dan horizontal (etika sosial). Kepemimpinan beliau telah memicu perubahan struktural dan kultural yang signifikan di lingkungan pesantren, seperti pelibatan perempuan dalam pengambilan keputusan, pengembangan kurikulum yang sensitif gender, dan keterlibatan luas dalam isu-isu sosial. Studi ini mengusulkan model konseptual Kepemimpinan Transformasional Islam yang berakar pada nilai spiritualitas, keadilan sosial, dan kesetaraan gender. Model ini menawarkan kerangka yang kontekstual dan dapat direplikasi, yang berkontribusi secara teoretis pada wacana kepemimpinan Islam dan secara praktis pada pemberdayaan perempuan di institusi pendidikan Islam. Kata kunci: Kepemimpinan Islam; Spiritualitas; Transformasi Sosial; Gender; Pesantren
E-CERTIFICATES IN SCHOOLS TO IMPROVE ADMINISTRATIVE EFFECIENCY IN THE SOCIETY 5.0 ERA Muhtar, Arista Nur Azizah
Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2025): Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/leadership.v7i1.4089

Abstract

The era of Society 5.0 has brought many changes in various aspects of life, including in the management of educational administration, namely certificate. E-certificate or electronic certificate are digital documents that serve as proof of graduation. This study uses a literature review method, where the researcher collects information from sources such as books, articles, the internet, and other sources related to the title. Through his study, it can be seen that the use of technology in e-certificate management is supported by several technologies, such as blockchain, QR codes, the web, electronic signatures, and cloud storage. E-ijazah as a form of administrative digitization presents several important benefits, including, 1) operational efficiency, 2) security and accountability, and 3) accountability. In addition, the implementation of e-certificates has advantages as well as challenges that must be faced. The advantages are security and authenticity, transparency and accountability, and process efficiency. Meanwhile, the challenges faced are a) infrastructure readiness, b) compliance with regulations, and c) adoption by stakeholders. Keywords: E-certificate; Administrative Efficiency; Society 5.0   Abstrak Era Society 5.0 membawa banyak perubahan dalam berbagai aspek kehidupan termasuk dalam pengelolaan administrasi pendidikan yaitu ijazah. E-ijazah atau ijazah elektronik merupakan dokumen bukti kelulusan yang disajikan secara digital. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dimana peneliti mengumpulkan informasi dari sumber bacaan seperti buku, artikel, internet, maupun sumber informasi lainnya yang berkaitan dengan judul. Melalui penelitian ini dapat diketahui bahwa, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan e-ijazah didukung oleh beberapa teknologi seperti blockchain, QR code, web, tanda tangan elektronik, maupun penyimpanan cloud. E-ijazah sebagai bentuk digitalisasi administrasi menawarkan beberapa manfaat penting, yaitu 1) efisiensi operasional, 2) keamanan dan akuntabilitas, dan 3) akuntabilitas. Selain itu, implementasi e-ijazah memiliki keunggulan sekaligus tantangan yang harus dihadapi. Keunggulan tersebut yaitu, keamanan dan keaslian, transparansi dan akuntabilitas, serta efisiensi proses. Sedangkan tantangan yang dihadapi yaitu, a) kesiapan infrastruktur, b) kepatuhan terhadap regulasi, dan c) adopsi dari stakeholder. Keywords: E-ijazah; Efisiensi Administrasi; Society 5.0
HUMAN RESOURCE MANAGEMENT IN EDUCATIONAL INSTITUTIONS: CONCEPTS AND ITS URGENCY Zikra Maulana; Musyarapah
Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2025): Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/leadership.v7i1.4094

Abstract

Human resource management (HRM) plays a strategic role in determining the success of educational institutions since educational quality is highly influenced by the performance and competence of teachers and educational staff. This article aims to analyze the concept, implementation, and urgency of human resource management in improving educational quality, particularly in Islamic educational institutions. The study employs a qualitative approach through a literature review of relevant national and international sources. The results reveal that HRM in education functions not only administratively but also encompasses professional and spiritual dimensions. Its implementation includes workforce planning, competency-based recruitment, continuous training, objective performance appraisal, and fair reward systems. In the context of Islamic education, HRM should be grounded in the values of sincerity, trustworthiness, responsibility, and cooperation (ta‘awun). Current challenges in HRM involve teachers’ readiness for the digital era, inadequate welfare, and weak career development systems. This study concludes that strengthening HRM through professionalism, welfare, and work spirituality is crucial in building excellent and character-based educational institutions. An effective and value-oriented HRM system can produce competent, loyal, and highly ethical educators, which in turn contributes significantly to the enhancement of national education quality. Keywords: Human resource management, Islamic education, education quality, professionalism, work spirituality. Abstrak Manajemen sumber daya manusia (MSDM) memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan lembaga pendidikan, karena kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh kinerja dan kompetensi tenaga pendidik serta tenaga kependidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep, implementasi, dan urgensi manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pada lembaga pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan terhadap berbagai buku dan jurnal nasional maupun internasional yang relevan Hasil kajian menunjukkan bahwa MSDM dalam pendidikan tidak hanya berfungsi secara administratif, tetapi juga mencakup dimensi profesional dan spiritual. Implementasi MSDM mencakup perencanaan tenaga kerja, rekrutmen berbasis kompetensi, pelatihan berkelanjutan, penilaian kinerja objektif, dan pemberian penghargaan yang adil. Dalam konteks pendidikan Islam, MSDM harus berlandaskan nilai-nilai keikhlasan, amanah, tanggung jawab, dan kerja sama (ta‘awun). Tantangan utama MSDM saat ini terletak pada kesiapan tenaga pendidik menghadapi era digital, rendahnya kesejahteraan, serta lemahnya sistem pengembangan karier. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan MSDM melalui profesionalitas, kesejahteraan, dan spiritualitas kerja menjadi kunci dalam membangun lembaga pendidikan yang unggul dan berkarakter. MSDM yang efektif dan berbasis nilai mampu menghasilkan tenaga pendidik yang kompeten, loyal, serta berintegritas tinggi, sehingga berdampak signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan nasional. Kata Kunci: Manajemen sumber daya manusia, pendidikan Islam, mutu pendidikan, profesionalitas, spiritualitas kerja.
FACILITIES AND INFRASTRUCTURE AS SUPPORTING FACTORS FOR LEARNING QUALITY irwandi, hendra; Zulhimma
Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2025): Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/leadership.v7i1.4122

Abstract

The rapid transformation of education in the 21st century, characterized by globalization, digitalization, and complex sociocultural shifts, demands a paradigm shift in Islamic educational institutions. This study explores the implementation of Personalized Education in an Islamic boarding school (Islamic boarding school) context through a reflective field study conducted at Darul Mursyid Modern Integrated Islamic Boarding School in South Tapanuli, Indonesia. The research focuses on the Project Roadmap of Santri Aspirations, a structured mentoring program designed to guide students (santri) in discovering their potential, setting personal goals, and aligning their aspirations with Islamic moral and spiritual values. Using a qualitative reflective methodology that combines field observation, participatory workshops, and community engagement, the study investigates how educators, mentors, and parents collaborate to integrate academic, spiritual, and personal development. Findings reveal that the Roadmap Project promotes self-awareness, motivation, and goal orientation among students, transforming teachers into reflective mentors and fostering strong partnerships between the pesantren and families. The program demonstrates the adaptability of Islamic education to modern pedagogical approaches without compromising its spiritual essence. This article argues that personalized, reflective, and value-based education can serve as a model for Islamic boarding schools seeking to balance tradition with innovation in the era of global educational reform. Keywords: Personalized Education, Islamic Boarding School, Reflective Learning, Humanistic Education, Educational Transformation, Character Formation     Abstrac Transformasi pendidikan yang pesat di abad ke-21, yang ditandai dengan globalisasi, digitalisasi, dan pergeseran sosio-kultural yang kompleks, menuntut pergeseran paradigma di lembaga pendidikan Islam. Studi ini mengeksplorasi implementasi Pendidikan Personalisasi dalam konteks pesantren (pesantren) melalui studi lapangan reflektif yang dilakukan di Darul Mursyid Modern Integrated Islamic Boarding Madinah di Tapanuli Selatan, Indonesia. Penelitian ini berfokus pada Proyek Peta Jalan Aspirasi Santri, sebuah program pendampingan terstruktur yang dirancang untuk membimbing santri dalam menemukan potensi mereka, menetapkan tujuan pribadi, dan menyelaraskan aspirasi mereka dengan nilai-nilai moral dan spiritual Islam. Dengan menggunakan metodologi reflektif kualitatif yang menggabungkan observasi lapangan, lokakarya partisipatif, dan keterlibatan masyarakat, studi ini menyelidiki bagaimana pendidik, mentor, dan orang tua berkolaborasi untuk mengintegrasikan perkembangan akademik, spiritual, dan pribadi. Temuan menunjukkan bahwa Proyek Peta Jalan mendorong kesadaran diri, motivasi, dan orientasi tujuan di antara siswa, mengubah guru menjadi mentor reflektif dan membina kemitraan yang kuat antara pesantren dan keluarga. Program ini menunjukkan kemampuan pendidikan Islam untuk beradaptasi dengan pendekatan pedagogis modern tanpa mengorbankan esensi spiritualnya. Artikel ini berpendapat bahwa pendidikan yang personal, reflektif, dan berbasis nilai dapat berfungsi sebagai model bagi sekolah berasrama Islam yang berupaya menyeimbangkan tradisi dengan inovasi di era reformasi pendidikan global. Kata kunci: Pendidikan Personal, Sekolah Berasrama Islam, Pembelajaran Reflektif, Pendidikan Humanistik, Transformasi Pendidikan, Pembentukan Karakter
TEACHER HUMAN RESOURCE MANAGEMENT BASED ON ISLAMIC EDUCATIONAL PRINCIPLES -, Findi Alexsandy; Mulyawan Safwandy Nugraha
Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2025): Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/leadership.v7i1.4215

Abstract

This study aims to analyze the management of teacher human resources based on the core principles of Islamic Educational Management at Madrasah Ibtidaiyah Maarif Daarut Taqwa, Cibatu Garut. The research focuses on six key components of human resource management: planning, recruitment and selection, teacher development, performance appraisal, reward systems, and work discipline and ethics. A qualitative case study approach was employed, using interviews, observations, document analysis, and Likert-scale questionnaires to obtain comprehensive empirical data. The findings indicate that all aspects of teacher human resource management fall within the good to very good categories. Islamic work culture, the exemplary leadership of the principal, and the integration of amanah and ihsan values emerge as the most influential factors supporting the effectiveness of the management system. Nevertheless, several areas still require improvement, particularly the consistency of annual teacher workforce planning and the development of a competency-based promotion system. This study highlights that Islamic spiritual values function not only as ethical foundations but also as strategic frameworks in managing teachers within Islamic educational institutions. The results contribute to strengthening theoretical perspectives in Islamic Educational Management and offer practical recommendations for madrasahs to build a more integrated, value-based, and sustainable human resource management model. Keywords: Islamic Educational Management; Teachers; Human Resources; Madrasah; Islamic Values. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sumber daya manusia guru berbasis prinsip Manajemen Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Maarif Daarut Taqwa Cibatu Garut. Fokus penelitian diarahkan pada enam komponen inti pengelolaan SDM, yaitu perencanaan, rekrutmen dan seleksi, pembinaan dan pengembangan, penilaian kinerja, sistem penghargaan, serta disiplin dan etika kerja guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner skala Likert sebagai instrumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek pengelolaan SDM guru berada pada kategori baik hingga sangat baik. Budaya kerja Islami, keteladanan kepala madrasah, dan integrasi nilai amanah serta ihsan menjadi faktor dominan yang memperkuat kualitas manajerial madrasah. Namun, beberapa aspek masih memerlukan penguatan, terutama dalam perencanaan kebutuhan guru secara rutin dan pengembangan sistem promosi berbasis kompetensi. Penelitian ini menegaskan bahwa nilai-nilai spiritual Islam tidak hanya menjadi landasan etik, tetapi juga kerangka kerja strategis dalam pengelolaan SDM guru. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi penguatan teori Manajemen Pendidikan Islam sekaligus menyediakan rekomendasi praktis bagi madrasah untuk mengembangkan model pengelolaan SDM yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Kata Kunci: Manajemen Pendidikan Islam; Guru; Sumber Daya Manusia; Madrasah; Nilai Islam.
DEVELOPING GROWTH MINDSET IN SENIOR PAUD LEADERSHIP: ADAPTATION STRATEGIES FOR DEEP LEARNING CURRICULUM IN DIGITAL ERA Bunayyah, Siti; Zhafirah, Anisah; Rohma, Naili; Hasibuan, Rahma
Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2025): Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/leadership.v7i1.4226

Abstract

The digital era has brought fundamental transformations to early childhood education (PAUD), demanding responsive curriculum adaptation and leadership. This study aims to analyze the role of the growth mindset in senior PAUD leadership in adapting the deep learning curriculum in the digital era through a systematic literature review. The findings indicate that a growth mindset serves as a crucial catalyst enabling PAUD leaders to implement transformational leadership and managerial functions effectively to address digital challenges, such as teachers’ low digital literacy, limited technological infrastructure, and policy gaps. The resulting adaptation strategies include enhancing teachers’ digital competencies, providing adequate infrastructure, and integrating holistic, play-based learning principles into the deep learning curriculum. The implications offer practical guidance for developing PAUD leadership and theoretical contributions to aligning growth mindset, transformational leadership, and curriculum innovation within PAUD settings. Keywordl: growth mindset; curriculum; leadership   Abstrak Era digital telah membawa transformasi mendasar pada pendidikan anak usia dini (PAUD), yang menuntut adaptasi kurikulum dan kepemimpinan yang responsif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran pola pikir pertumbuhan (growth mindset) dalam kepemimpinan senior PAUD dalam mengadaptasi kurikulum pembelajaran mendalam di era digital melalui tinjauan literatur sistematis. Temuan menunjukkan bahwa pola pikir pertumbuhan berfungsi sebagai katalis penting yang memungkinkan para pemimpin PAUD untuk menerapkan kepemimpinan transformasional dan fungsi manajerial secara efektif untuk mengatasi tantangan digital, seperti rendahnya literasi digital guru, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan kesenjangan kebijakan. Strategi adaptasi yang dihasilkan meliputi peningkatan kompetensi digital guru, penyediaan infrastruktur yang memadai, dan pengintegrasian prinsip-prinsip pembelajaran holistik berbasis permainan ke dalam kurikulum pembelajaran mendalam. Implikasinya menawarkan panduan praktis untuk mengembangkan kepemimpinan PAUD dan kontribusi teoritis untuk menyelaraskan pola pikir pertumbuhan, kepemimpinan transformasional, dan inovasi kurikulum dalam lingkungan PAUD. Kata kunci: Kata kunci: pola pikir berkembang; kurikulum; kepemimpinan
BRANDING STRATEGY FOR DARUL ISLAH TAHFIDZ HOUSE THROUGH SOCIAL MEDIA AND PRINT MEDIA Irfan Maulana Adnan; Mohamad Joko Susilo
Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2025): Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/leadership.v7i1.4267

Abstract

This study aims to analyze the branding strategy implemented by Rumah Tahfidz Darul Islah in building its institutional image in the digital era. Amidst limitations in resources and underutilization of both social and printed media, the institution must design an effective and relevant approach to become more widely recognized by the public. This research employs a descriptive qualitative method using a case study approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that although the institution has a well-structured tahfidz program and a supportive environment, the absence of social media presence and printed promotional materials remains a major barrier to public outreach. Community involvement, alumni participation, and enhancement of visual communication play a significant role in the branding process. An effective branding strategy not only boosts the institution’s appeal but also contributes to character development, learning motivation, and the long-term reputation. Keywords: Branding, Tahfidz House, Social Media, Educational Institution, Print Media.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding yang diterapkan oleh Rumah Tahfidz Darul Islah dalam membangun citra kelembagaan di era digital. Di tengah tantangan keterbatasan sumber daya dan belum optimalnya pemanfaatan media sosial maupun cetak, lembaga ini perlu merancang pendekatan yang efektif dan relevan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun memiliki program tahfidz yang terstruktur dan lingkungan yang mendukung, belum tersedianya media sosial dan brosur promosi menjadi hambatan utama dalam menjangkau publik. Pelibatan masyarakat, alumni, dan penguatan peran komunikasi visual menjadi poin penting dalam strategi branding. Branding yang efektif bukan hanya meningkatkan daya tarik lembaga, tetapi juga mendorong pertumbuhan karakter, semangat belajar, dan reputasi jangka panjang. Kata Kunci: Branding, Rumah Tahfidz, Media Sosial, Lembaga Pendidikan, Media Cetak
FREE NUTRITIOUS MEAL POLICY FROM THE PERSPECTIVE OF FOOD SECURITY, EDUCATION, AND SOCIAL JUSTICE Rasyid, Hilman; Ginanjar Masruri; Heru Nugraha; Ara Hidayat
Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2025): Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/leadership.v7i1.43177

Abstract

Abstract This study examines the implementation of the Free Nutritious Meal (MBG) policy in schools as a strategy to strengthen food security, improve education, and realize social justice. The study is motivated by high levels of nutritional vulnerability among school-age children, which affect learning concentration, attendance, and academic achievement. This research employs a library research and qualitative-critical analysis approach, reviewing relevant scientific journals from the last five years on MBG, food policy, education, and social development. Results indicate that MBG significantly enhances children’s access to nutritious food, promotes educational participation, and reduces social inequality through equitable and inclusive benefit distribution. Additionally, MBG supports local economic empowerment by involving local food producers and contributes to sustainable development by integrating social, economic, and environmental aspects. In conclusion, MBG is a multidimensional public policy effectively addressing nutritional, educational, and social inequality issues while supporting sustainable national development goals. Keywords: Free Nutritious Meal, Food Security, Education, Social Justice, Sustainable Development   Abstrak Penelitian ini membahas implementasi kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah sebagai strategi untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan pendidikan, dan mewujudkan keadilan sosial. Latar belakang penelitian ini adalah tingginya angka kerawanan gizi pada anak usia sekolah yang berdampak pada konsentrasi belajar, kehadiran, dan prestasi akademik. Penelitian menggunakan pendekatan studi pustaka dan analisis kualitatif-kritis, dengan telaah literatur jurnal ilmiah lima tahun terakhir yang relevan mengenai MBG, kebijakan pangan, pendidikan, dan pembangunan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBG secara signifikan meningkatkan akses anak-anak terhadap makanan bergizi, mendorong partisipasi pendidikan, serta mengurangi ketimpangan sosial melalui distribusi manfaat yang merata dan inklusif. Selain itu, MBG mendukung pemberdayaan ekonomi lokal melalui keterlibatan produsen pangan setempat dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan melalui integrasi aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kesimpulannya, MBG merupakan kebijakan publik multidimensi yang efektif mengatasi isu gizi, pendidikan, dan ketimpangan sosial sekaligus mendukung tujuan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Kata kunci: Makanan Bergizi Gratis, Ketahanan Pangan, Pendidikan, Keadilan Sosial, Pembangunan Berkelanjutan

Page 12 of 13 | Total Record : 123