cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jpmijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
ISSN : 27753034     EISSN : 27753026     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. JPMI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2775-3034 dan E-ISSN : 2775-3026
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 550 Documents
Bimbingan Teknis Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender Online Bagi Anak di Kabupaten Sleman, Yogyakarta Syafrizal, Melwin; Kuswanto, Jeki; Dimas Pratama, Rifqi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 2 (2025): JPMI - April 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3404

Abstract

Era digital membawa dampak positif dan negatif, termasuk meningkatnya Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang mempengaruhi anak-anak sebagai kelompok rentan. Pengetahuan tentang KBGO bagi guru-guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan siswa-siswa termasuk pendampingan bagi korban sangatlah diperlukan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis bagi guru-guru, dan staff sekolah ramah anak, serta orang tua, dan siswa-siswa SD, SMP, SMA sederajat untuk mencegah dan mengurangi dampak KBGO di Kabupaten Sleman. Kegiatan ini melibatkan 180 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk guru-guru, staff, orang tua, siswa-siswa, dan narasumber dari beberapa lembaga terkait. Metode penyampaian materi melalui ceramah dan permainan, serta melakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari skor rata-rata 46% menjadi 85%, mencerminkan efektivitas pendekatan yang digunakan. Peserta mengapresiasi materi terkait perlindungan data pribadi dan pengenalan ancaman di media sosial sebagai langkah preventif yang aplikatif. Kendala yang dihadapi mencakup literasi digital yang rendah dan keterbatasan infrastruktur, yang memerlukan perhatian lebih pada program serupa di masa depan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat, diharapkan ekosistem digital yang aman bagi anak-anak dapat terwujud.
Penguatan Kompetensi Guru TK ABA dalam Penyusunan Rapor Integratif Melalui Lokakarya di Kabupaten Jember Amilia, Fitri; Fadlillah, Anam; Unedia Rachman, Angraeny
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 2 (2025): JPMI - April 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3405

Abstract

Kegiatan ini didasari analisis kebutuhan guru TK ABA dalam pelaporan hasil belajar dan perkembangan peserta diri. Untuk memberikan layanan pengabdian pada guru, kegiatan ini dilakukan dalam bentuk lokakarya. Materi kegiatan merupakan produk hasil penelitian pengembangan rapor integratif untuk TK ABA. Penggunaan rapor integratif dalam pelaporan hasil belajar menunjukkan kompetensi guru. Kompetensi yang dimaksud adalah pemenuhan kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan, dan melaporkan hasil pembelajaran. Rapor integratif akan menjadi media dalam penyusunan rapor hasil belajar. Rapor integratif memuat hasil belajar intrakurikuler, projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5), dan pencapaian Alislam dan kemuhamamdiyahan. Kegiatan dilakukan dengan metode lokakarya dan pendampingan. Lokakasya dilakukan dengan memberikan penjelasan penggunaan rapor integratif. Setelah penjelasan, semua peserta mempraktikkan penggunaannya. Untuk menyusun rapor integratif secara riil, pelaksana memberikan pendampingan untuk kesulitan dan kendala Teknik guru. Berdasarkan kegiatan, guru TK ABA memberikan respon sangat baik atas kegiatan pengabdian masyarakat ini. Beberapa respon adalah 1) rapor integratif sangat sesuai dengan kebutuhan mereka, 2) rapor integratif yang tersistem menunjukkan kualitas pembelajaran di sekolah, 3) rapor integratif dapat meningkatkan kompetensi guru dalam proses pelaporan hasil belajar. Sebagai dampak kegiatan, rapor integratif ini akan digunakan di seluruh TK ABA di Jember. Para peserta lokakarya sebesar 85% merekomendasikan rapor integratif TK ABA untuk disebarluaskan ke seluruh TK ABA, tidak terbatas hanya di Jember. Berdasarkan hasil kegiatan, rapor integratif ini bermanfaat dalam peningkatan kompetensi guru dan meningkatkan kualitas layanan sekolah.
Penerapan Dashboard Persediaan dengan Mempertimbangkan Umur Hidup Produk dalam Optimalisasi Biaya Persediaan pada UMKM Produk Olahan Labu di Kota Bandung Novitasari, Nia; Muttaqin, Prafajar Suksessanno; Setyawan, Erlangga Bayu; Wiradharma, Adam; Rizki, Hasbi Aditya Affa; Diana, Nala Lalita Dwi Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3408

Abstract

CV XYZ merupakan UMKM yang bergerak dibidang makanan dan minuman yang memiliki tiga produk andalan yaitu brownies labu, stik labu, dan kerupuk labu. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM ini yaitu jumlah persediaan yang melebihi kebutuhan persediaan yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan yang masuk. Tingginya jumlah persediaan menunjukkan bahwa perusahaan mengalami overstock yang mengakibatkan banyaknya jumlah produk yang rusak. Adanya overstock dan kerugian akibat produk outdate berdampak terhadap biaya persediaan yang dikeluarkan oleh CV XYZ. Biaya persediaan yang dikeluarkan melebihi 45% dari batas anggaran yang sudah ditetapkan. Solusi dari permasalahan tersebut adalah perancangan dashboard pengelolaan persediaan dengan mempertimbangkan umur hidup produk. Pada pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu UMKM dalam perancangan kebijakan persediaan untuk menentukan jumlah pemesanan optimal serta menentukan reorder point melalui implementasi dashboard pengelolaan persediaan. Solusi tersebut dipilih karena dapat menyelesaikan akar masalah yang menjadi penyebab tingginya biaya persediaan. Metode pelaksanaan yaitu perancangan dashboard dalam rangka menciptakan solusi berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta memberikan pelatihan dalam penggunaan dashboard. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukan adanya penyelesaian solusi atas permasalahan pengelolaan persediaan produk labu yang ditunjukan dengan kuesioner evaluasi secara rata-rata menunjukan 82% peserta merasakan dampak positif dari penerapan dashboard persediaan. Pelaksanaan kegiatan berikutnya dapat dilanjutkan dengan mempertimbangkan aspek pengiriman produk olahan labu kepada konsumen.
Edukasi Gizi Konsumsi Sayur dan Buah Untuk Pencegahan Obesitas Remaja Kelurahan Pedurungan Tengah Semarang Jaelani, Mohammad; Larasati, Meirina Dwi; Muninggar, Dian Luthfita Prasetya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 2 (2025): JPMI - April 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3421

Abstract

Konsumsi 5 porsi sayur dan buah menjadi salah satu rekomendasi penerapan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular dan risiko obesitas. Sayangnya, hanya 2,5% remaja Indonesia konsumsi 5 porsi sayur dan buah setiap hari. Hanya 30% remaja Kelurahan Pedurungan Tengah yang mengonsumsi sayur dan buah setiap hari dan cenderung memilih makanan cepat saji. Upaya pencegahan obesitas melalui edukasi gizi pada remaja menjadi salah satu alternatif metode pencegahan risiko penyakit tidak menular sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kebiasaan konsumsi sayur dan buah sebagai pencegahan obesitas remaja melalui kegiatan edukasi gizi dan pendampingan penerapan konsumsi sayur dan buah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukasi, demonstrasi dan praktik isi piring. Peserta kegiatan sejumlah 24 orang remaja yang didampingi oleh kader kesehatan di wilayah Kelurahan Pedurungan Tengah Kota Semarang. Hasil evaluasi pemahaman menunjukkan hasil yang sangat memuaskan sebesar 92% memiliki pengetahuan baik tentang konsumsi sayur dan buah. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta dapat mendemonstrasikan model isi piring makan harian. Edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan penerapan porsi konsumsi sayur dan buah. Program edukasi gizi ini sangat penting untuk mendukung kebiasaan pola makan seimbang sebagai upaya pencegahan obesitas.
Pendampingan Pengelolaan Laboratorium Sains untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dan Santri di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo, Jawa Timur Nikmah, Ainun; Subadra, ST. Ulfawanti Intan; Witjoro, Agung; Susanto, Hendra; Suwono, Hadi; Muslihati, Muslihati; Taufiq, Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3422

Abstract

Baru-baru ini, Kementerian Agama telah merancang kurikulum berbasis riset untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di sekolah-sekolah berbasis keagamaan termasuk pesantren. Namun, dalam implmentasinya banyak pesantren yang mengalami kendala terutama terkait dengan keterbatasan sarana laboratorium sains dan minimnya keterampilan tenaga pendidik dalam pengelolannya. Berdasarkan hasil observasi awal di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong menunjukkan bahwa 70% guru belum memiliki pelatihan formal dalam pengelolaan laboratorium, dan hanya 40% dari peralatan laboratorium yang tersedia dalam kondisi layak pakai. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian Universitas Negeri Malang melakukan pendampingan pengelolaan laboratorium sains dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan tenaga pendidik serta mendukung tersedianya sarana laboratorium yang memadai. Kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu analisis situasi awal, pelaksanaan pengabdian, serta evaluasi dan monitoring. Adapun pelaksanaan program terdiri dari pemberian materi terkait dengan trik penulisan karya tulis ilmiah kepada santri kelas XI dan XII, penyerahan enam alat praktikum baru yang meliputi Elastisitas Hukum Hooke, Resonator, Fluida Hidrostatis, Hukum Archimedes, Hukum Pascal, dan Hukum Ohm, dan praktik penggunaannya. Sesi ketiga dilanjutkan dengan penyusunan modul prakitkum oleh tenaga pendidik. Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta survei kepuasan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait pengelolaan laboratorium dan penelitian ilmiah yang ditandai dengan adanya peningkatan score post-test. Hasil survei juga menunjukkan bahwa 80% peserta merasa sangat puas dengan kegiatan ini karena metode penyampaian yang efektif dan materi yang relevan. Program ini memberikan dampak positif bagi mitra dengan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam mengelola laboratorium serta menyediakan sarana yang lebih memadai untuk pembelajaran berbasis eksperimen
Pelatihan Terintegrasi bagi Pendamping Remaja dalam Pencegahan Pernikahan Dini dan Kesehatan Reproduksi di Kota Jayapura, Papua Pamangin, Lisda O. M.; Medyati, Novita; Toding Padang, John
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 2 (2025): JPMI - April 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3430

Abstract

Pernikahan dini di kalangan usia remaja telah memberikan dampak yang merugikan baik untuk kesehatan maupun masa depan seorang remaja. Peran pendamping menjadi hal yang sangat penting dikaitkan dengan edukasi yang dapat diberikan kepada seorang remaja agar pengetahuanya menjadi lebih permanen dalam daya ingat seorang remaja. Oleh sebab itu maka dilakukan kegiatan pendampingan begi pendamping yaitu guru sekolah minggu dan kader kesehatan tentang pencegahan pernikahan dini dan kesehatan reproduksi pada remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat masyarakat dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2024 yang diikuti 17 peserta, dengan metode ceramah dan diskusi serta menilai tingkat keberhasilan kegiatan dengan melakukan pre test dan post test. Hasil kegiatan ToT menunjukkan antusias yang besar dari para peserta ToT melalui sesi diskusi. Para peserta memberikan pertanyaan terkait dampak pernikahan dini di usia remaja dan tindakan pencegahan penyakit pada kesehatan reproduksi. Untuk mengukur pencapaian ToT pada peserta maka dilakukan pre test dan post test. Hasil pengukuran menunjukkan terjadi meningkatkan pengetahuan pada pengasuh dan kader kesehatan tentang upaya pencegahan pernikahan dini yaitu rata – rata sebesar 57,64%, dan kesehatan reproduksi sebesar 37,64%. Kata Kunci: ToT., Pernikahan Dini., Remaja., Reproduksi.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Mengenai PHBS Di Lingkungan Sekolah Dasar Negeri Rancamedalwangi, Sumedang, Jawa Barat Inriyana, Ria; Shalawati, Shally; Catleya Hadi, Jesica; Julia Putri, Eznelda; Alfiani, Reggyna; Sarah; Kusuma Dewi, Endang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3431

Abstract

Kurangnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah dapat berdampak pada meningkatnya prevalensi penyakit seperti diare dan cacingan pada anak usia sekolah dasar. Tujuan dari PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai PHBS di SD Negeri Rancamedalwangi dengan melakukan pendidikan kesehatan berbasis metode ceramah, demonstrasi, dan media slide show. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah desain pre-post test dengan pemberian materi menggunakan media slide show, poster dan demonstrasi praktik cuci tangan enam langkah. Tingginya angka penyakit diare dan cacingan di kalangan anak-anak menjadi latar belakang pentingnya dilakukan PkM ini. Hasil PkM menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa mengenai PHBS, yang dibuktikan dengan perbedaan skor rata-rata pretest (82,333) dan posttest (90,333).  Analisis statistik dengan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,01 (<0,05), yang mengindikasikan perbedaan signifikan dalam pemahaman siswa sebelum dan setelah pendidikan kesehatan. Dengan demikian, pendidikan kesehatan berbasis demonstrasi dan media interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan penerapan PHBS di kalangan siswa sekolah dasar.
Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk Mewujudkan Lingkungan Sehat di Pondok Pesantren Nashihudin, Kota Bandar Lampung Perdana, Ryzal; Lusmeilia Afriani; Novita Nurdiana; Gde Satya Yudha Tama; Muhammad Malik Purnama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3432

Abstract

Permasalahan lingkungan hidup mempengaruhi setiap aspek kehidupan, termasuk dampaknya terhadap kesehatan, perekonomian, dan pendidikan. Bahkan pesantren pun tidak luput dari pengaruh tersebut. Sanitasi yang buruk dan kurangnya kesadaran PHBS di pesantren berisiko menyebabkan penyakit. Kegiatan ini dengan asumsi santri yang tergabung dalam pondok pesantren mempunyai pengetahuan dan kemampuan dalam menerapkan PHBS di lingkungan pondok pesantren untuk mencegah penyebaran penyakit. Sosialisasi dan pelatihan PHBS kepada santri, ustaz, dan staf pesantren. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang praktik pola hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menciptakan lingkungan sehat di lingkungan Pondok Pesantren Nashihudin Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat dengan Ceramah, diskusi, simulasi, pembagian materi informasi, dan evaluasi melalui kuesioner. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan peningkatan pemahaman PHBS sebesar 40%, perubahan kebiasaan santri dalam menjaga kebersihan. Pola hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi faktor utama penentu derajat kesehatan warga pesantren (pengurus pesantren, ushtaz/ustaza, santri, dan staf pesantren lainnya). Pesantren mulai menerapkan standar kebersihan lebih baik, santri lebih sadar akan pentingnya PHBS. PHBS di pesantren merupakan serangkaian tindakan yang diamalkan berdasarkan ilmu yang diperoleh melalui pembelajaran, dimana para civitas pesantren secara sukarela melakukan pencegahan penyakit, meningkatkan kesehatan, dan menjaga kesehatan tubuh lingkungan positif.
Pemberdayaan Literasi Digital untuk Guru dan Murid di SD-SMP Satu Atap Desa Seraya Marannu, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur Maulana El-Haq, Muhammad Harits; Muizu, Wa Ode Zusnita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3433

Abstract

Program literasi digital yang dilaksanakan di SD-SMP Satu Atap Desa Seraya Marannu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital guru dan murid melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya Google Workspace dan kecerdasan buatan (AI). Program ini terdiri dari empat sesi pelatihan yang mencakup pengenalan aplikasi Google Docs, Google Sheets, Google Classroom, dan penggunaan ChatGPT sebagai alat bantu pembelajaran. Pelatihan ini dirancang untuk memperkenalkan teknologi digital kepada peserta yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam menggunakan aplikasi berbasis teknologi. Evaluasi dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan digital peserta, meskipun tantangan terkait keterbatasan perangkat dan konektivitas internet tetap menjadi kendala utama. Dampak positif dari program ini diharapkan dapat menjadi model untuk pengembangan literasi digital di wilayah terpencil lainnya dan mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi di Indonesia.
Penerapan Budaya Mutu Melalui Pendekatan QCC untuk Pengembangan SDM Tim Medis dan Non Medis Guna Meningkatkan Inovasi di Rumah Sakit dan Klinik Charitas Group Sumatera Selatan Setiawan, Setiawan; Seysna Putra , Alfandias; Nasihardani, Dana; Rahmawati, Puput; Kurnia, Hibarkah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 2 (2025): JPMI - April 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3435

Abstract

Charitas Group merupakan jaringan penyedia layanan kesehatan yang berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Sumatera Selatan dan sekitarnya. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah pencapaian Key Performance Indicator (KPI) terkait nilai inovatif, di mana setiap rumah sakit diharapkan menghasilkan minimal empat inovasi per tahun dan setiap klinik satu inovasi per tahun. Untuk mengatasi tantangan ini, Charitas Group menerapkan metode Kaizen atau perbaikan berkelanjutan melalui pengembangan program Quality Control Circle (QCC) yang melibatkan seluruh karyawan, atau yang dikenal sebagai Insan Charitas. Program ini dilakukan secara hibrid, dengan pelatihan Kaizen dan QCC secara luring yang mencakup delapan langkah pemecahan masalah, serta evaluasi penerapan QCC secara daring. Hasil dari implementasi program ini menunjukkan peningkatan kualitas inovasi di seluruh rumah sakit dan klinik dalam jaringan Charitas Group sebanyak 41%. Dengan demikian, penerapan QCC terbukti efektif dalam meningkatkan budaya inovasi dan mutu layanan kesehatan di Charitas Group.