cover
Contact Name
Rizky Saputra
Contact Email
rizkysaputra@uinsu.ac.id
Phone
+6282257366060
Journal Mail Official
jurnalpsga.uinsu@gmail.com
Editorial Address
Center of Gender and Child Study Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies
ISSN : 26851520     EISSN : 27163733     DOI : -
Focus and Scope of JGSIMS: Study of Gender and Children in the Indonesian Context both from an Islamic perspective and gender study in general. Sub Themes Related to Gender and Children with the characteristics of crosscutting issues in various aspects such as Education, Law, Politics, Psychology, Religion, Literature, Sociology, Anthropology, Culture, and Religion.
Articles 73 Documents
IMPLEMENTATION CLEAN AND HEALTHY LIVING BEHAVIOR AT ELEMENTARY SCHOOL LEVEL IN MEDAN CITY Zahra, Nabila Isma; Tumangger, Suro Rahmadhona; Aulia, Dinda Zalfa; Siregar, Putra Apriadi; Siregar, Prima Yanti
Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jgsims.v5i2.19357

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior Program in schools push students, teachers, and society environment school For do pattern life Healthy For create healthy school. This program reach objective For give experience Study or create condition for individual, family, group and society with open track communication, giving information, and doing improving education knowledge , attitudes , and behavior. Many diseases are caused Because behavior life clean and healthy still not enough implemented in schools like Diarrhea , worms , filariasis, dengue fever and vomiting. Research result show that application Clean and Healthy Living Behavior at the elementary school level in the Medan City Health Center working area in October-December 2023 experienced fluctuations (fluctuating) or the value was not constant. Indicators that influence Clean and Healthy Living Behavior in schools Already appropriately improved Again For child conscious school will importance doing Clean and Healthy Living Behavior at school. Based on research use Time Series analysis using the Sequence Charts method can be concluded that elementary school level Clean and Healthy Living Behavior activities in the Medan City Health Center work area in October-December 2023 experienced fluctuations (up and down) or their values were not constant. Indicators that influence clean and healthy living behavior in schools Already appropriately improved Again For child conscious school will importance doing clean and healthy living behavior at school.
PENGARUH KETIMPANGAN GENDER DALAM KEPEMILIKAN TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA: TINJAUAN TERHADAP PERSPEKTIF HUKUM PERTANAHAN Meiliawati, Indri; Zulfikar, Zulfikar; Windani, Sri; Ayu, Rizky
Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jgsims.v4i2.19013

Abstract

Abstrak Perlindungan anak merupakan landasan penting bagi keberlanjutan bangsa dan negara. Anak-anak membutuhkan kesempatan yang sama untuk tumbuh secara fisik, mental, dan sosial demi kesejahteraan yang optimal. Hal ini membutuhkan perlindungan hak-hak anak tanpa diskriminasi.Pendidikan formal memiliki peran utama dalam membentuk kesadaran hukum dan pencegahan kekerasan seksual terhadap anak. Namun, implementasi aspek hukum di lingkungan pendidikan sering menghadapi tantangan. Terdapat hambatan seperti kurangnya pelatihan atau kesadaran hukum di kalangan tenaga pendidik, keterbatasan sumber daya, dan kekurangan kerangka kerja yang jelas dalam mengintegrasikan hukum dalam kurikulum pendidikan.Pentingnya pemahaman hukum dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak di lingkungan pendidikan tercermin dalam aspek norma sosial dan agama. Pendidikan Indonesia yang selaras dengan konsep Islam menekankan pentingnya membentuk akhlak yang mulia, termasuk pendidikan seksual bagi anak.Kasus kekerasan terhadap anak memiliki dampak serius pada kesehatan fisik dan psikologis. Trauma psikologis yang disebabkan oleh kekerasan seksual dapat menghambat perkembangan anak dan menurunkan kualitas hidupnya. Kolaborasi antara keluarga, pemerintah, masyarakat, dan lingkungan sekolah sangat penting dalam melindungi anak-anak dari kekerasan seksual. Perlu adanya penerapan undang-undang yang tepat guna, serta penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi hambatan dan solusi efektif dalam pencegahan kekerasan seksual terhadap anak. 
Peran Pemerintah Desa Sengon Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten dalam Implementasi Kebijakan Penanganan Stunting Nurhadi, Nurhadi; Syamsudin, Syamsudin; Angelia, Febriyanti
Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jgsims.v5i1.21089

Abstract

Angka pravalensi stunting di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan toleransi maksimal angka stunting yang ditetapkan World Health Organization (WHO). Untuk itu, perlu percepatan penurunan angka stunting. Strategi nasional percepatan penurunan Stunting melalui peran pemerintah desa/kelurahan dalam implementasi kebijakan pemerintah terkait penanganan Stunting perlu dikaji agar efektif dan berdampak pada penurunan Stunting secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah desa dan faktor - faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan penanganan Stunting di tingkat desa agar dapat untuk meningkatkan kinerja kebijakan dan program. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara kepada 8 informan. Adapun informan telah ditentukan sebelum penelitian dilakukan sehingga pada penelitian ini menggunakan teknik purposive. Teknik analisis data mengunakan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Sengon Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten telah menjalankan peran dalam penanganan Stunting sebagaimana yang dimandatkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 6 Tahun 2020 yaitu menyangkut aspek perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan/penggerakan. Selain itu, Pemerintah Desa Sengon juga menjalankan monitoring dan evaluasi untuk mengefektifkan implementasi kebijakan. Adapun faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan agar program semakin optimal yaitu mengatasi masalah ketersediaan sumber daya khususnya menyangkut aspek keterbatasan dana dan aspek disposisi khususnya daya dukung pihak terkait seperti media, perguruan tinggi, organisasi non pemerintah dan swasta serta masyarakat.
PANCASILA AND MORAL VALUES IN EARLY CHILDHOOD WITHIN THE FAMILY Aminuddin, Aminuddin; Kumalasari, Intan
Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jgsims.v4i2.18476

Abstract

Abstrak Tugas membentuk generasi bangsa yang bermoral dan berkualitas tentunya memerlukan beberapa proses dalam penciptaannya. Salah satunya dengan membekali mereka dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila sebab Pancasila merupakan Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa dalam menjalankan kehidupannya. Mereka harus memahami, memaknai dan mengamalkan keseluruhan nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila karena nilai-nilai itu dapat menjadi fondasi dan benteng bagi mereka dari berbagai pengaruh yang dapat merusak moral mereka. Keluarga sebagai satu dari Tripusat pendidikan dan awal mula pendidikan memiliki tanggungjawab penuh dalam menanamkan nilai pancasila dan moral kepada anak sejak usia dini agar mereka memiliki karakter sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia. Abstract Creating a moral and high-quality generation requires several processes. One of them is equipping them with noble values from Pancasila, the basis of the State and the Nation's Way of Life. Understanding, interpreting, and practicing all values contained in Pancasila can provide a solid foundation against influences that can damage their morals. The family, as basic and an educational tricentre, has full responsibility for instilling Pancasila and moral values in children from an early age to help them develop a character that reflects the identity of the Indonesian nation
PENGARUH KONSEP BOBATH TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PASIEN PEREMPUAN DAN LAKI-LAKI PASCA STROKE DI RSU HAJI MEDAN Sari, Putri Harum; Susilo, Trisno; Vera, Yeni
Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jgsims.v5i2.22694

Abstract

Stroke will result in impaired functional ability and decreased quality of life. The Bobath concept aims to optimize function by improving postural control and selective movement through facilitation to improve functional ability. Several studies have shown the effectiveness of the Bobath concept as a rehabilitation program for post-stroke patients. This study aims to see the effect of the Bobath concept on improving post-stroke functional abilities. This study is a quasi-experimental with a one group pretest and posttest design. The functional ability of patients was measured using the Barthel Index before and after training. There was 1 treatment group without a control group, with a sample in this study of 18 respondents. The results showed that there were differences in measurement results using the Barthel Index before and after exercise with the Bobath Concept. Based on the results of the Wilcoxon Signed Rank Test calculation, the Z value obtained is - 3.162 with a p value (Asymp. Sig 2 tailed) of 0.002. This shows that there is a positive effect of the Bobath concept on improving the functional abilities of post-stroke patients at RSU Haji Medan, North Sumatra Province. Based on the results of this study, it is recommended that the Bobath concept be applied more frequently in rehabilitation programs for post-stroke patients, given its effectiveness in improving functional abilities. Further training for health workers is also needed to better understand and master the techniques in the Bobath approach.
PEMANFAATAN PANGAN LOKAL DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK DI DESA LORONG PISANG Novi, Salwa Luthfiyyah; Mahira, Clarissa Bunga; Suraya, Rani; Br Said, Nurhazizah
Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jgsims.v5i2.20876

Abstract

Stunting pada anak merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, termasuk di Kecamatan Belawan yang kaya akan potensi perikanan. Stunting terjadi akibat kekurangan gizi sejak pra-konsepsi hingga masa anak-anak, ditambah dengan sanitasi yang buruk dan kurangnya akses terhadap sumber daya gizi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi lokal, khususnya ikan tongkol, dalam mencegah stunting melalui inovasi produk pangan sehat berupa "Dimsum Kantong" yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan subjek penelitian meliputi 20 ibu rumah tangga dan nelayan di Kelurahan Belawan I. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara untuk mengetahui potensi lokal dan kebiasaan konsumsi pangan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimsum ikan tongkol dengan tambahan jamur tiram, labu siam, dan wortel tidak hanya lezat tetapi juga kaya gizi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga mampu mencegah stunting.
DINAMIKA KESETARAAN GENDER RANAH DOMESTIK: PERSPEKTIF KYAI PESANTREN TRADISIONAL DAN MODERN DI KALIMANTAN SELATAN Huda, Nuril; Dahliana, Difi; Anwary, Ahmad Zacky
Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jgsims.v5i2.22618

Abstract

Kyai berperan sebagai agen perubahan sosial dalam mempromosikan kesetaraan gender di masyarakat, namun pandangan kyai pondok pesantren di Kalimantan Selatan belum diketahui dengan jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan kyai pondok pesantren di Kalimantan Selatan terkait pembagian peran domestik antara laki-laki dan perempuan dalam konteks kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada dua kyai pesantren modern dan dua pesantren tradisional. Temuan penelitian ini adalah para kyai sepakat bahwa tugas domestik yang didentikkan kepada istri merupakan konstruksi sosial bukan ajaran agama. Kyai pesantren tradisional menempatkan suami sebagai penanggung jawab utama dalam tugas domestik, sedangkan kyai dari pesantren modern menekankan kerjasama antara suami dan istri. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman kesetaraan gender di pesantren dan menegaskan pentingnya peran kyai sebagai agen perubahan sosial dalam mempromosikan kesetaraan gender di masyarakat.
BIMBINGAN PERKAWINAN UNTUK MENCEGAH STUNTING: PERSPEKTIF MASLAHAH MURSALAH Aminuddin, Aminuddin; Pagar, Pagar
Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jgsims.v5i2.21295

Abstract

This study focuses on marriage guidance to reduce stunting. One of the biggest nutrition problems in the world is stunting, and Indonesia still faces this problem today. Stunting is when babies do not grow properly due to infections and nutritional deficiencies during their first thousand days of life. The purpose of marriage guidance is to reduce the prevalence of stunting, increase the education needed to prepare for family life, and improve how to care for children. Primary and secondary data were used as sources in a qualitative research method. The findings of this study are that marriage guidance to Muslim brides and grooms can help them adopt a healthy lifestyle and improve their nutrition. Thus, this study has the potential to reduce the prevalence of stunted generations. Marriage guidance aims to let the bride-to-be know whether she will have healthy offspring after her marriage, as stunting can occur as a result of an unhealthy couple. Thus, marriage in Islam aims to build a family that is peaceful, peaceful.
WOMEN, EDUCATION, AND EMPLOYMENT: CHALLENGES AND OPPORTUNITIES IN ISLAMIC HIGHER EDUCATION Sahliah, Sahliah; Marpaung, Watni
Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jgsims.v3i2.23004

Abstract

The findings indicate that many alumni are employed in fields not directly related to their academic specialization. Contributing factors to this trend include limited job market opportunities that align with the program's focus and inadequate integration of practical training throughout their studies. Stakeholders recognize strengths among alumni, such as adaptability and commitment, but they also emphasize the necessity for curriculum enhancements aimed at improving job readiness. This research investigates the alumni tracking of the Muamalah Study Program within the Faculty of Sharia and Law at Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. The primary objective is to analyze employment patterns among alumni and their correspondence with the academic outcomes of the program. Data were collected through in-depth interviews, observations, and content analysis of stakeholders' perceptions and alumni experiences. The results reveal a significant number of alumni securing employment outside their academic fields. Factors contributing to this situation include a scarcity of job market opportunities that align with the program's focus and insufficient practical training during their academic tenure. Stakeholders highlighted alumni strengths, including adaptability and commitment, while stressing the need for curriculum improvements to enhance job readiness. This study underscores the importance of strengthening the alumni network and establishing institutional partnerships to bridge the gap between academic training and employment opportunities. Based on our findings, we offer recommendations aimed at improving alumni outcomes and better aligning them with the objectives of the Muamalah Study Program
ADOPSI TANPA PENGADILAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM Rahmadani, Gema; Pagar, Pagar
Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jgsims.v5i2.21296

Abstract

Child adoption in Indonesia is governed by two main legal systems, namely positive law and Islamic law, which have different legal principles and consequences. In positive law, child adoption must go through the courts as stipulated in Article 1 Paragraph 9 of the Child Protection Law No. 23 of 2002, to provide legal protection and certainty of rights for both adopted children and adoptive parents. Meanwhile, Islamic law does not recognise a nasab relationship between the adopted child and the adoptive parents. Adopted children do not have inheritance rights from adoptive parents and remain connected to their biological lineage. The practice of adoption without a court order has various adverse legal implications. In the perspective of positive law, the absence of legal ratification can eliminate the rights and obligations between the adopted child and the adoptive parents, as stated in Article 45 Paragraph (1) and Article 46 Paragraphs (1 and 2) of Law Number 1 Year 1974. This also has the potential to trigger legal disputes that cannot be resolved formally. This research uses a qualitative method based on literature review with a focus on analysing the regulation and concept of adoption according to both legal perspectives. The results show that adopting a child without going through a court process not only violates positive legal rules but also has the potential to ignore the principles of Islamic law related to child welfare and justice. Therefore, it is important for the community to understand the applicable legal rules so that adoption can be carried out correctly and in accordance with applicable legal provisions.