cover
Contact Name
Rachmad Surya Muhandy
Contact Email
muhandy.rachmads@gmail.com
Phone
+6281248733789
Journal Mail Official
journal.porosonim@gmail.com
Editorial Address
Jalan Merah Putih Buper Waena, Jayapura, Provinsi Papua, 99351
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Poros Onim
ISSN : 27980073     EISSN : 27764532     DOI : https://doi.org/10.53491/porosonim
POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan merupakan jurnal akademis yang berfokus pada kajian ilmu sosial, agama, dan kearifan lokal, yang mengelaborasi perdebatan dan perselisihan tentang keragaman agama dan kearifan lokal dalam kehidupan nyata masyarakat modern dan tradisional. Jurnal ini dimaksudkan untuk mengkomunikasikan hasil penelitian dan isu-isu terkini tentang subjek tersebut, yang meliputi bidang-bidang seperti filsafat, budaya, sejarah, politik, pendidikan, hukum, seni, teologi, tasawuf, ekologi, bahasa, kesehatan, dan lain sebagainya. Hadir perdana di tahun 2020, diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) IAIN Fattahul Muluk Papua, Indonesia. Dengan frekuensi terbitan 2 kali issues pertahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Articles 58 Documents
PERAN KHOTBAH JUMAT DALAM MENDORONG KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI KOTA BAUBAU Rahim, Abdul; Zubair, Zubair; Iye, Risman; Yusnan, Muhammad; Risman, Kadar
POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 5 No 1 (2024): Poros Onim: Jurnal Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53491/porosonim.v5i1.1340

Abstract

Penelitian ini menganalisis kontribusi khotbah Jumat dalam memelihara kerukunan antar umat beragama di Kota Baubau, daerah dengan keragaman agama tinggi. Dengan metode kualitatif deskriptif, wawancara mendalam dilakukan terhadap lima imam masjid dan sepuluh jemaah untuk mengeksplorasi peran khotbah Jumat dalam memupuk toleransi, menghormati perbedaan, dan meningkatkan dialog lintas agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa khotbah Jumat berkontribusi pada tiga ranah utama: (a) keluarga, melalui penguatan nilai toleransi antar anggota keluarga; (b) sesama Muslim, dengan menekankan persatuan dan solidaritas; dan (c) antar umat beragama, melalui promosi dialog konstruktif dan kerja sama lintas agama. Temuan ini menegaskan peran strategis khotbah Jumat sebagai media dalam membangun kesadaran pluralisme dan harmoni sosial di masyarakat multireligius seperti Kota Baubau. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi para khatib dalam menyusun khotbah yang relevan dan mendukung perdamaian antar umat beragama.
Dampak Toxic Relationship terhadap Self-Esteem Korban Kekerasan dalam Pacaran pada Mahasiswa Azaria, Ihda A`yunil; Aliza, Novia Fetri
POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 5 No 2 (2024): Poros Onim: Jurnal Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53491/porosonim.v5i2.1353

Abstract

This study examines the impact of toxic relationships on the self-esteem of students who are victims of dating violence. This study is important to conduct because our society is mostly only concerned with violence that is within the scope of legitimate bonds such as domestic violence but is still unfamiliar with violence against in dating relationships. Students were chosen by researchers to be the objects of this study because students are considered educated people, but in fact not many students know about the forms of violence in dating, even unknowingly becoming victims of such violence. Therefore, violence in dating relationships is very important to study as a form of concern and to provide information to young couples (students) so that they do not get caught in toxic relationships. With a qualitative-descriptive approach based on case studies, data were obtained through semi-structured interviews, unstructured observations, and documentation. Subjects experienced toxic relationships in the form of emotional violence (verbal abuse, dominance, possessiveness) and psychological manipulation (gaslighting, guilt-tripping, love-bombing). The impacts include loss of self-control, low self-acceptance, self-harming behavior, and doubt in decision making. These findings indicate the importance of psychological interventions to restore the self-esteem of victims of dating violence and to increase awareness of the dangers of toxic relationships among students.
PERAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN ISLAM TERHADAP RETENSI KARYAWAN PERSPEKTIF SOSIOLOGI AGAMA Pusvita, Djulya Eka
POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 5 No 1 (2024): Poros Onim: Jurnal Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53491/porosonim.v5i1.1411

Abstract

Nilai-nilai keagamaan Islam memiliki peran signifikan dalam membentuk perilaku individu, termasuk di tempat kerja. Artikel ini mengkaji pengaruh nilai-nilai keagamaan Islam terhadap retensi karyawan dari perspektif sosiologi agama. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan wawancara sebagai metode utama. Hasil menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai seperti keadilan, amanah, dan kebersamaan dapat meningkatkan kepuasan kerja dan loyalitas karyawan, sehingga memperkuat retensi. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam budaya organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, meningkatkan solidaritas, dan memotivasi karyawan untuk tetap berkomitmen terhadap organisasi. Nilai-nilai ini juga membantu organisasi dalam mengurangi konflik dan meningkatkan produktivitas. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bagaimana nilai-nilai ini menjadi bagian integral dari budaya organisasi dan menciptakan harmoni di tempat kerja. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi organisasi untuk mengadopsi pendekatan berbasis nilai keagamaan dalam strategi retensi karyawan.
Spiritualitas dan Kompensasi dalam Meningkatkan Produktivitas Guru Madrasah: Studi di Konteks Sosial-Keagamaan Tana Toraja Tanal, Ali Nahruddin; Junita; Suryani, Lilis
POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 5 No 2 (2024): Poros Onim: Jurnal Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53491/porosonim.v5i2.1412

Abstract

This study emphasizes spirituality and compensation in improving madrasah teacher productivity in Tana Toraja, a region with strong religious traditions. This study seeks to understand (1) the impact of spirituality on teacher performance and (2) the impact of compensation on teacher productivity in Tana Toraja. This study used ex post facto quantitative methods in a Kabupaten Tana Toraja madrasah. Select 51 teachers from 104 using proportional stratified random sampling. SPSS is used for simple regression analysis of kuesioner data. Spirituality positively affects madrasah teacher productivity by 21,9%, whereas compensation positively affects it by 35,5%. This shows that spirituality and compensation can significantly improve madrasah teacher productivity. This study contributes to multicultural religious education by showing the importance of spirituality and compensation on teacher productivity and social harmony in Tana Toraja.
TANTANGAN MEMBANGUN KARAKTER DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DI MAN TANA TORAJA Sukmawaty, Sukmawaty; Tanal, Ali Nahruddin; Rahmayanti, Evi; Kaso, Nurdin
POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 5 No 1 (2024): Poros Onim: Jurnal Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53491/porosonim.v5i1.1432

Abstract

Pendidikan karakter di madrasah, khususnya melalui program ekstrakurikuler keagamaan, memiliki peran penting dalam membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan pemahaman agama yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program ekstrakurikuler keagamaan di MAN Tana Toraja dalam mengembangkan karakter, moral, etika, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala madrasah dan pembina ekstrakurikuler keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ekstrakurikuler seperti Rohis, Tilawah, Keputrian, Literasi Al-Qur'an, dan Hadro/Kasidah berhasil mencapai sekitar 80% dari tujuan yang ditetapkan, terutama dalam peningkatan pemahaman agama dan pengembangan karakter siswa. Namun, terdapat tantangan dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam program literasi Al-Qur'an dan pelatihan dai, serta pengaruh negatif dari media sosial. Kerjasama yang lebih erat antara madrasah, keluarga, dan masyarakat diperlukan untuk memaksimalkan dampak program ekstrakurikuler dalam membentuk karakter siswa.
KALIMATIN SAWA’ SEBAGAI TITIK TEMU AGAMA-AGAMA Nadzifah, Ainun; Zuhrupatul Jannah; Maulidi; Fasjud Syukroni; Muhammad Ulinnuha
POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 6 No 1 (2025): Poros Onim: Jurnal Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53491/porosonim.v6i1.1682

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep Kalimatin Sawa' sebagai titik temu dialog antaragama, dengan fokus pada kesamaan prinsip antar agama yang ada di Indonesia. Islam dan Kristen utamanya. Kalimatin Sawa' merupakan ungkapan yang ditemukan dalam Al-Qur'an QS. Ali Imran: 64, yang mengajak berbicara tentang kesamaan prinsip dalam agama-agama berbeda. Dalam konteks Indonesia, Pancasila merupakan diantara ekspresi Kalimatin Sawa’. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana konsep Kalimatin Sawa' dapat digunakan menjembatani perbedaan dan memperkuat hubungan antar pemeluk agama berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi teks (textual analysis) terhadap penafsiran Al-Qur'an serta literatur dari sumber agama lain dan sumber terkait. Data yang digunakan terdiri dari teks kitab suci dan literatur agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kalimatin Sawa' menawarkan sebuah fondasi dialog antaragama yang tidak hanya memperhatikan perbedaan, tetapi juga mengutamakan kesamaan dalam ajaran moral dan etika. Dengan demikian, Kalimatin Sawa' berfungsi sebagai dasar pembentukan hubungan harmonis saling menghormati antarumat beragama. Kesimpulannya, Kalimatin Sawa' memiliki potensi besar sebagai titik temu memperkuat toleransi dan kerjasama antaragama, serta mendukung perdamaian global dalam konteks multikulturalisme.
IMPLEMENTASI PROGRAM SHALAT FARDHU SESUAI PUTUSAN TARJIH MUHAMMADIYAH BAGI SANTRI BARU DI PESANTREN DARUL ARQAM MUHAMMADIYAH GOMBARA Ula, Mutammimul; Nashir, Ahmad; Miro, Abbas Baco
POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 6 No 2 (2025): Poros Onim: Jurnal Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53491/porosonim.v6i2.1660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program pembinaan ibadah shalat fardhu berdasarkan Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah bagi santri baru di Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara. Latar belakang kajian ini berangkat dari tantangan keberagaman latar belakang keagamaan santri yang datang dari berbagai tradisi Islam non-Muhammadiyah, sehingga menuntut pesantren untuk menanamkan keseragaman praktik ibadah sesuai standar tarjih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan dilaksanakan secara sistematis melalui kegiatan teori, praktik, dan pembiasaan ibadah berjamaah. Para guru menggunakan strategi keteladanan, dialog, dan evaluasi rutin dalam membimbing santri. Adapun faktor pendukung pelaksanaan program mencakup komitmen kelembagaan, kurikulum berbasis tarjih, dan peran aktif pengajar, sementara hambatannya meliputi keberagaman latar belakang pemahaman santri, keterbatasan waktu, serta adaptasi terhadap kebiasaan baru. Temuan ini menegaskan bahwa implementasi ibadah shalat sesuai tarjih di pesantren tidak hanya mencerminkan dimensi normatif, tetapi juga menjadi ruang dialektika sosial dalam pembentukan identitas keagamaan santri secara kontekstual dan moderat.
STRATEGY OF RELIGIOUS MODERATION THROUGH INTERFAITH DIALOGUE AT THE CENTER FOR INTERDISCIPLINARY RELIGIOUS AND CULTURAL STUDIES (PSIAB) SEMARANG: STRATEGI MODERASI BERAGAMA MELALUI DIALOG LINTAS IMAN DI PUSAT STUDI INTERDISIPLINER AGAMA DAN BUDAYA (PSIAB) SEMARANG Dini Rahmawati; Sibawaihi, Sibawaihi; Ichsan, Ichsan
POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 6 No 2 (2025): Poros Onim: Jurnal Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53491/porosonim.v6i2.1691

Abstract

Interfaith dialogue is one of the programs at the Center for Interdisciplinary Studies of Religion and Culture (PSIAB) Semarang, which in its activities involves participants with different faith backgrounds, this program aims to understand how to understand other religions and what their perspectives are, so that harmony is created between religious communities. The researcher used a qualitative approach with a case study method to explore the process of strengthening religious moderation through interfaith dialogue, then in data collection, data collection techniques were used which were carried out through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies. The results of the study showed that the interfaith dialogue activities organized by PSIAB made a real contribution to strengthening the religious moderation program initiated by the Ministry of Religion. Through thematic discussions and interfaith scripture studies, this activity encouraged participants to think critically and reflectively about differences in beliefs, while maintaining a balance between the steadfastness of personal faith and respect for diversity. Moderation in this case is understood as an inclusive and peaceful way of practicing religion. This study aims to emphasize the importance of an empirical approach in understanding religious moderation, by making dialogue practices at PSIAB a concrete example of openness-based education that strengthens social cohesion in a multi-cultural society through scriptural reasoning, thematic approaches, and curriculum integration.