cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
putrapurniadi@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
putrapurniadi@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Studi Islam Lintas Negara (Journal of Cross-Border Islamic Studies)
ISSN : 26864460     EISSN : 26865580     DOI : 10.27567
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Studi Islam Lintas Negara, merupakan jurnal yang mengangkat tema-tema tentang berbagai isu yang menyangkut umat Islam di dunia internasional. Baik secara sosial, budaya, pendidikan, ekonomi, maupun politik. Jurnal yang terbit enam bulan sekali ini di kelola oleh Pascasarjana Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat. FOKUS DAN RUANG LINGKUP Journal of Cross Border Islamic Studies adalah jurnal peer-review dan open-access terkemuka, yang menerbitkan karya ilmiah, dan mengkhususkan diri dalam Pendidikan Islam dan Ekonomi Islam, mengkonsolidasikan kegiatan penelitian fundamental dan terapan dengan cakupan yang sangat luas. dan memiliki dampak yang signifikan dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas, dunia praktis dan akademisi. Ini termasuk studi dan tinjauan yang dilakukan oleh tim multidisiplin dan penelitian yang mengevaluasi atau melaporkan hasil atau implementasi tim atau proses ilmiah secara umum. Jurnal ini berusaha untuk menarik audiens interdisipliner dan penulis yang berfokus pada penelitian dunia nyata. Materi Pendidikan Agama Islam Pendidik dan Siswa Pendidikan Agama Islam Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kurikulum Politik Pendidikan Agama Islam Filsafat Pendidikan Agama Islam Sejarah Pendidikan Agama Islam Budaya Lokal dalam Pendidikan Islam Materi Ekonomi Syariah Ekonomi Syariah Transnasional Pengembangan Ekonomi Syariah di daerah perbatasan negara Ekonomi syariah dalam dan luar negeri Tujuan utama Journal of Cross Border Islamic Studies adalah untuk mempublikasikan karya ilmiah di bidang pendidikan agama Islam. Penelitian yang dipublikasikan dapat mengambil model teoretis atau spekulatif serta statistik dan matematika untuk mempromosikan pemikiran interdisipliner dan untuk menyediakan platform bagi para sarjana untuk bertukar pengetahuan dari berbagai perspektif dan lokasi. Kontribusi diterima dari semua bidang dengan komentar yang relevan dan berwawasan tentang pendidikan Islam dan ekonomi Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2025): Desember" : 35 Documents clear
Desain Kurikulum Pendidikan Agama Islam Multikultural Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTs Taruna Daharo Nusantara Kubu Raya Darsono; Syafrudin; Burhanudin
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4246

Abstract

Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh pentingnya penguatan nilai-nilai keislaman yang toleran dan inklusif dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk. Kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural menjadi strategi pendidikan yang mampu mengintegrasikan ajaran akidah dan akhlak Islam dengan prinsip-prinsip penghargaan terhadap perbedaan, toleransi, dan kerukunanPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis desain kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Taruna Daharo Nusantara Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan kepala madrasah, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kurikulum ini mencakup empat komponen utama: tujuan pembelajaran yang menekankan integrasi nilai Islam dan multikulturalisme, materi ajar yang relevan dengan konteks sosial siswa, metode pembelajaran yang partisipatif dan reflektif, serta evaluasi yang menilai aspek kognitif, afektif, dan sosial. Implementasi kurikulum ini berhasil menumbuhkan sikap toleran, menghargai perbedaan, serta memperkuat identitas keislaman yang moderat pada peserta didik. Kurikulum ini menunjukkan bahwa pendidikan agama di madrasah dapat berperan strategis dalam membentuk generasi yang religius sekaligus inklusif. Temuan ini merekomendasikan pentingnya replikasi kurikulum serupa pada madrasah lain sebagai bentuk kontribusi terhadap penguatan karakter bangsa yang multikultural.
Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Rumah Tangga Ditinjau Dari Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Faris Defasari Nasution; Nurhimmi Falahiyati; Sahbudi
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan hukum pekerja rumah tangga dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan di Indonesia, hak-hak dan perlindungan bagi pekerja rumah tangga berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga. Tujuannya jelas untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan yang mencederai maupun menghilangkan nyawa pekerja. Akan tetapi fakta lapangan menunjukkan bahwa banyak sekali persoalan terkait dengan perlindungan bagi para pekerja yang diabaikan oleh pemilik usaha maupun lembaga penyalurnya, termasuk didalamnya kelompok rentan mendapatkan tindak kekerasan yakni kaum wanita. Berdasaran hasil penelitian, ditemukan bahwa tingkat kekerasan yang dialami oleh PRT cukup tinggi dengan dampaknya seperti kehilangan nyawa, kehilangan anggota tubuh serta berbagai bentuk kekerasan fisik dan mental lainnya. Oleh sebab itu, Permenaker Nomor 2 Tahun 2015 hadir sebagai instrumen hukum yang mengatur hak dan kewajiban PRT, serta memberikan pedoman bagi pemberi kerja dalam menciptakan hubungan kerja yang adil dan manusiawi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif penelitian yang membahas tentang asas-asas hukum, sistematika hukum, taraf sinkronisasi hukum, sejarah hukum dan perbandingan hukum. Data diperoleh melalui studi pustaka berupa peraturan Perundang-Undangan, buku, jurnal, serta literatur terkait. Analisis dilakukan secara kualitatif untuk menilai sejauh mana regulasi tersebut mampu memberikan perlindungan hukum bagi PRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Permenaker Nomor 2 Tahun 2015 memberikan sejumlah hak bagi PRT, seperti hak atas perjanjian kerja, upah yang layak, waktu istirahat, perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja, serta kesempatan memperoleh pendidikan dan pelatihan. Banyak kasus juga menunjukkan bahwa hubungan kerja antara pemberi kerja dan PRT tidak memiliki ikatan hukum apapun, yang mengakibatkan pengabaian terhadap hak serta kewajiban kedua belah pihak tidak terjadi. Rendahnya pemahaman pemberi kerja dan PRT terhadap regulasi ini, minimnya pengawasan, serta ketiadaan sanksi tegas membuat perlindungan hukum yang dijanjikan sering kali hanya berhenti di atas kertas.
Komunikasi Dakwah Tokoh Agama Islam Dalam Membentuk Moderasi Beragama Di Desa Balun Aflachal Muthowah
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4433

Abstract

Moderasi beragama lahir dari upaya memahami dan menyikapi perbedaan, baik didalam umat dalam agama maupun antar agama, untuk mencegah konflik dan menyeimbangkan keyakinan. Dengan kata lain, moderasi beragama membantu menyeimbangkan pandangan dan keyakinan. Desa Balun, dikenal sebagai "Desa Pancasila" dengan penduduk beragama Islam, Hindu, dan Kristen yang hidup rukun. Dalam konteks ini, tokoh agama Islam berperan penting dalam menanamkan moderasi beragama melalui dakwah yang menekankan toleransi dan kebersamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, karena pendekatan ini bertujuan untuk memperoleh data yang mendalam dan bermakna mengenai komunikasi dakwah tokoh agama Islam dalam membentuk moderasi beragama di Desa Balun. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi oleh tokoh agama Islam dalam membentuk moderasi beragama di Desa Balun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dakwah yang dilakukan oleh tokoh agama Islam di Desa Balun memiliki kontribusi yang penting dalam membentuk moderasi beragama di masyarakat. Selain lewat ceramah, pengajian, ataupun diskusi, moderasi beragama juga diperkuat melalui interaksi sosial dan berbagai kegiatan bersama yang melibatkan masyarakat dari beragam latar belakang agama. Kebersamaan dalam aktivitas sehari-hari ini membantu membangun sikap saling menghormati dan mempererat hubungan antar umat beragama. Dalam membentuk moderasi beragama di Desa Balun.
Pendekatan Linguistik Dalam Tafsir Al-Qur’an: Kajian Konseptual Tentang Definisi, Lingkup, dan Urgensinya Ainita Nurusshoumi; Ahmad Syahni
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4411

Abstract

Penelitian ini memaparkan definisi, ruang lingkup, urgensi, sejarah, tokoh, dan perkembangan kajian tafsir linguistik sejak era Nuzul al-Qur’an hingga abad ke-20 M. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana peran dan kontribusi pendekatan linguistik dalam memahami makna Al-Qur’an serta menelusuri perkembangan historis dan metodologisnya dalam khazanah tafsir Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, yaitu dengan menelaah sumber-sumber kepustakaan klasik dan kontemporer yang berkaitan dengan tafsir linguistik, baik dari aspek teori kebahasaan maupun tafsir Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Al-Qur’an dengan pendekatan linguistik merupakan bentuk penafsiran yang menggunakan perangkat ilmu bahasa untuk menjelaskan makna lafaz, struktur kalimat, dan keindahan susunan bahasa Al-Qur’an. Kajian tafsir linguistik meliputi aspek nahwu, sharaf, balaghah, al-alfazh al-musykilah, judzūr al-kalimāt fī al-lughah al-‘arabiyyah, dan wujūh al-qirā’āt. Dalam perkembangannya, kajian ini menunjukkan kemajuan yang signifikan: pada masa Nuzūl al-Waḥy, penafsiran linguistik dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, kemudian dilanjutkan oleh para sahabat, tabi‘in, dan tabi‘ut tabi‘in. Hingga abad ke-19 dan 20, seiring dengan berkembangnya ilmu linguistik modern, tafsir linguistik mengalami perluasan kajian yang meliputi analisis fonologi, fonetik, sosiolinguistik, dan semantik terhadap bahasa Al-Qur’an
Manajemen Perpustakaan Berbasis Digital di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Muhammad Basiuni Imran Sambas Teguh Mudiarto
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen perpustakaan berbasis digital di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Muhammad Basiuni Imran (MAP PP MBI) Sambas serta mengidentifikasi hambatan dan strategi pengembangannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala madrasah, pustakawan, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen perpustakaan digital di MAP PP MBI Sambas masih berada pada tahap awal, dengan tantangan utama berupa keterbatasan infrastruktur teknologi, kompetensi sumber daya manusia, serta rendahnya budaya literasi digital. Meskipun demikian, pihak madrasah telah menunjukkan komitmen untuk mengembangkan layanan berbasis teknologi sebagai bagian dari transformasi pendidikan digital. Strategi penguatan yang direkomendasikan meliputi penyusunan rencana strategis digitalisasi, pelatihan pustakawan, penerapan aplikasi otomasi (SLiMS), pembentukan tim pengelola digital, integrasi layanan dengan sistem pembelajaran daring, serta evaluasi dan pengembangan koleksi digital kontekstual. Dengan penerapan manajemen yang terencana dan berkelanjutan, perpustakaan digital berpotensi menjadi pusat sumber belajar yang efektif dan relevan bagi penguatan literasi digital di lingkungan madrasah dan pesantren.
Internalisasi Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa di SMK Negeri 1 Jawai Feriansyah; Putra, Purniadi; Karman
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4527

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi kurang tertanamnya pengetahuan serta pembiasaan karakter religious pada siswa sehingga guru Pendidikan agama Islam melakukan pemberian internalisasi karakter religious kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang jelas tentang:1) Karakter religius siswa di SMK Negeri 1 Jawai. 2) Pelaksanaan internalisasi pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter religius siswa di SMK Negeri 1 Jawai. 3) Penerapan internalisasi pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter religius siswa di SMK Negeri 1 Jawai. Subyek dalam penelitian yaitu guru pendidikan agama Islam, kepala sekolah dan siswa SMK Negeri 1 Jawai. Untuk mendapatkan data yang berhubungan dengan fokus penelitian, peneliti mengadakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan yaitu: 1) Teknik Triangulasi, 2) Teknik Member Check. Hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) Karakter religius siswa di SMK Negeri 1 Jawai yang ditanamkan kepada siwa yaitu: komunikatif, kebersamaan, disiplin, tolong-menolong, intelek, pertemanan, kebersamaan, pertemanan, terampil, empati, sopan. 2) Pelaksanaan internalisasi pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter religius siswa di SMK Negeri 1 Jawai dilakukkan dengan cara: Membiasakan shalat berjamaah serta membiasakan akhlak yang baik di lingkungan sekolah dan di rumah, Mampu mengintegrasikan antara pendekatan, metode dan teknik belajar mengajar, Guru pendidikan agama Islam melaporkan hasil belajar kepada orangtua, Guru pendidikan agama Islam memberikan teladan yang baik terhadap siswa, Guru pendidikan agama Islam menjalankan program kepala sekolah. Guru pendidikan agama Islam saling memberikan pengawasan terhadap siswa dalam proses belajar mengajar. 3) Penerapan internalisasi pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter religius siswa dilaksanakam secara: Melaksanakan pembelajaran pendidikan agama Islam harus didasarkan pada pengetahuan siswa yang belajar dan lebih sering dikaitkan pada suatu materi mata pelajaran lain, Pembelajaran pendidikan agama Islam ini juga harus menjadi sesuatu yang direncanakan dari pada hanya sekedar asal jadi, Pembelajaran pendidikan agama Islam ini akan lebih membantu siswa dalam memaksimalkan kemampuan yang dimiliki siswa, menikmati kehidupan, serta kemampuan untuk berinteraksi secara fisik dan sosial terhadap lingkungan.
Hubungan Dukungan Teman Sebaya Dengan Percaya Diri Siswa Di Lingkungan Sekolah SMK Negeri 1 Driyorejo Siti Nur A’isyah; Dewi Ismayani Gendra Bawana; Zahrotun Fisabil Jannah; Silvia Dwi Nur Kamalia; Anas Afnani; Ayu Wulandari
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4528

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi secara empiris signifikansi korelatif antara konstruksi Dukungan Teman Sebaya (DTS) dan Percaya Diri Siswa (PDS) sebagai faktor psikososial krusial dalam dinamika pendidikan. Permasalahan utama yang diangkat adalah sejauh mana DTS berkontribusi pada pembentukan PDS dalam konteks sekolah menengah. Mengadopsi desain kuantitatif korelasional (eksploratif), sampel berjumlah 72 siswa diakumulasikan melalui teknik purposive sampling. Validitas instrumen (DTS: 14 item, PDS: 17 item) divalidasi dengan korelasi Pearson Product Moment dan terbukti memiliki reliabilitas internal yang kuat (DTS: alpha=0,721; PDS: alpha=0,732). Analisis statistik inferensial (uji korelasi Pearson) menunjukkan bahwa Dukungan Teman Sebaya berkorelasi positif dan signifikan secara statistik dengan Percaya Diri Siswa (r = 0,593; p = 0,000). Koefisien determinasi (R^2 = 0,351) mengindikasikan bahwa DTS secara unik menjelaskan 35,1% variabilitas PDS. Temuan ini menegaskan kembali peran sentral peer environment sebagai moderator penting dalam pengembangan atribut psikologis siswa. Implikasi penelitian secara praktis mendorong intervensi berbasis sekolah untuk memfasilitasi struktur dukungan sebaya yang positif guna mengoptimalkan kesehatan mental dan kinerja akademik siswa.
Pengaruh Reward dan Punishment Dalam Kurikulum Merdeka Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Muharini Nurul Auliah Karo; Flasindah Rizkiavi Purkowo; Dini Permana Sari
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan reward dan punishment dalam Kurikulum Merdeka terhadap motivasi belajar siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 414 siswa yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen, serta analisis regresi berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar dengan koefisien β = 0,417 (p < 0,001), sedangkan punishment juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien β = 0,545 (p < 0,001). Secara simultan, reward dan punishment mampu menjelaskan 51,4% variasi motivasi belajar siswa (R² = 0,514). Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan penguatan positif dan konsekuensi edukatif yang tepat dalam Kurikulum Merdeka memiliki nilai strategis dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dan sekolah dalam mengoptimalkan strategi pembelajaran yang berorientasi pada disiplin positif dan pembelajaran berpusat pada siswa.
Peran Ganda Bâlijjhâ Perempuan Madura Dalam Tafsir Gender Al-Qur’an Perspektif Amina Wadud Suyyinah
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4643

Abstract

Fenomena Bâlijjhâ perempuan di Madura memperlihatkan kerumitan sosial yang berakar dalam struktur budaya patriarkal, di mana perempuan kerap ditempatkan pada posisi subordinat di tengah tuntutan ganda antara ranah domestik dan publik. Dalam realitas sosial tersebut, perempuan Madura tidak hanya diharapkan menjadi istri dan ibu yang taat terhadap norma keluarga, tetapi juga dituntut untuk menopang ekonomi rumah tangga melalui aktivitas berdagang keliling. Situasi ini memunculkan beban ganda (double burden) yang menuntut kekuatan fisik, ketahanan emosional, serta kedewasaan spiritual. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji konstruksi peran ganda perempuan Bâlijjhâ Madura dengan menggunakan perspektif tafsir gender Amina Wadud terhadap Al-Qur’an, khususnya dalam konteks pemahaman relasi suami-istri yang berlandaskan prinsip keadilan dan kesetaraan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Proses pengumpulan data melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta telaah dokumen. Analisis dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara berkesinambungan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa peran ganda perempuan Bâlijjhâ merupakan wujud adaptasi terhadap tekanan ekonomi sekaligus bentuk resistensi terhadap struktur budaya patriarkal. Di sisi lain, peran tersebut juga menjadi ruang negosiasi yang memungkinkan perempuan menampilkan kemandirian dan agensi sosialnya. Melalui tafsir progresif Amina Wadud, relasi gender dalam rumah tangga seharusnya dipahami sebagai kemitraan yang sejajar, bukan hubungan hierarkis yang timpang. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat wacana tafsir gender Al-Qur’an yang lebih kontekstual dengan realitas sosial masyarakat, sementara secara praktis memberikan landasan bagi rekonstruksi nilai keadilan dan kesetaraan gender dalam budaya Madura yang masih berorientasi patriarkal
Integrasi Ilmu Pengetahuan (Studi Kritis Tentang Konsep Islamisasi Ilmu Syed Muhammad Naquib Al-Attas Dan Ismail Raji Al-Faruqi) Alfan Nasrullah, Achmad Muzammil
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4646

Abstract

Integrasi ilmu pengetahuan merupakan salah satu wacana sentral dalam upaya rekonstruksi epistemologi Islam kontemporer, yang direspons secara kritis oleh dua pemikir terkemuka: Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan Ismail Raji Al-Faruqi. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis konsep integrasi ilmu dari kedua tokoh tersebut, dengan fokus pada persamaan, perbedaan, serta implikasi metodologisnya. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kepustakaan yang bersifat kualitatif, menganalisis karya-karya primer dan sekunder, serta pendekatan komparatif-kritis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun sama-sama merespons hegemoni epistemologi Barat sekuler dan berkomitmen pada pengilmuan yang berakar pada worldview Islam, kedua pemikir ini menawarkan metodologi yang berbeda secara fundamental. Al-Attas menekankan proses “Islamisasi Ilmu” yang bersifat dekonstruktif dan bersifat mendasar (radikal). Bagi Al-Attas, Islamisasi dimulai dari purifikasi akal dan jiwa dari sekularisme, dualisme, dan unsur-unsur lain yang bertentangan dengan Tauhid, diikuti oleh pengisian kembali (infusion) dengan unsur-unsur kunci Islam (seperti Tuhan, wahyu, manusia, ilmu, dan agama) ke dalam kerangka ilmu kontemporer. Titik tolaknya adalah masalah ta‘rif (definisi) yang benar dalam bahasa Arab klasik sebagai medium konseptual Islam. Sementara itu, Al-Faruqi mengusulkan “Islamisasi Ilmu Pengetahuan” melalui sebuah rencana kerja (Islamization of Knowledge: General Principles and Work Plan) yang lebih sistematis-operasional. Metodenya bersifat lima tahap: penguasaan disiplin ilmu modern, penguasaan warisan Islam, penentuan relevansi Islam bagi disiplin ilmu, analisis kreatif dan sintesis, serta penyebaran ilmu yang telah diislamisasi. Pendekatan Al-Faruqi lebih bersifat integratif-akomodatif terhadap ilmu modern, dengan tujuan mengarahkannya untuk mengabdi pada nilai-nilai dan tujuan Islam (maqashid syariah). Secara kritis, konsep Al-Attas dinilai lebih filosofis-metafisik dan menekankan aspek bahasa dan kebudayaan, sedangkan Al-Faruqi lebih sosiologis-pragmatis dengan kerangka yang lebih terstruktur. Keduanya saling melengkapi: Al-Attas memberikan fondasi filosofis yang kokoh, sementara Al-Faruqi menawarkan peta jalan aplikatif. Namun, keduanya juga menghadapi kritik, seperti tantangan implementasi praktis dalam struktur akademik yang mapan dan risiko simplifikasi dalam proses integrasi. Studi ini menyimpulkan bahwa dialektika antara pendekatan filosofis-fundamental Al-Attas dan metodologis-operasional Al-Faruqi terus menjadi pijakan penting bagi pengembangan proyek integrasi ilmu pengetahuan dalam peradaban Islam saat ini.

Page 2 of 4 | Total Record : 35