cover
Contact Name
Radimin
Contact Email
radimin19@gmail.com
Phone
+62562-6303087
Journal Mail Official
jurnal.sebi@iaisambas.ac.id
Editorial Address
http://journal.iaisambas.ac.id/index.php/Sebi/tim_editor
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
ISSN : 2656811X     EISSN : 27760707     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Sebi adalah sebuah jurnal ilmiah dengan fokus pada Studi Ekonomi dan Bisnis Islam telah diterbitkan sejak tahun 2019 oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas. Jurnal Sebi menjadi artikel dalam publikasi ilmiah dan sangat mengapresiasi pemikiran kreatif. Jurnal Sebi Diterbitkan setiap semester pada bulan Januari-Juni, dan Juli - Desember. Jurnal Sebi ini dibuat untuk para peneliti dan akademisi, serta khalayak umum dan yang memiliki minat pada khasanah ilmiah Ekonomi Islam, Perbankan dan Keuangan Islam, Akuntansi Islam, Bisnis Islam
Articles 89 Documents
Wawasan Tentang Konsep Ekonomi Abu Yusuf Ayu, Vera; Ambo Masse, Rahman; Kara, Muslimin
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i1.3394

Abstract

This paper studies on the islamic economic thought of Abu Yusuf. Broadly speaking there are four things that made Abu Yusuf in the country restructure its economic system in Baghdad during the reign of Caliph Harun al-Rashid. First, replacing the system with a system wazīfah, muqassamah. Second, building the understanding of social flexibility. Third, build political and economic system that is transparent. Fourth, create an autonomous economic system.
JUAL BELI ALL YOU CAN EAT PERSPEKTIF TAFSIR TEMATIK Syahila Sukmana, Ahyana; Abu Bakar, Achmad; Galib, Muhammad
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i1.3522

Abstract

Jual beli dengan konsep All You Can Eat salah satu bentul jual beli modern, dalam islam kensep seperti ini diperbolehkan sesuai dengan prinsip syariah islam. Peneliti bertujuan untuk menganalis konsep jual beli All You Can Eat pesrpektif tafsir tematik. Al-Baqarah ayat 275, QS. An-Nisa’ ayat 29, Ar-Rahman ayat 9 mengandung makna jual beli dalam islam Al-Qur'an menghalalkan jual beli yang dilakukan dengan kejujuran dan keadilan. Dapat diterima dalam Islam selama memenuhi syarat dan rukun jual beli, transparan dalam penerapan aturan, serta tidak merugikan salah satu pihak.
BUDAYA ORGANISASI SYCHOPANCY TERHADAP MODEL POLITIK ORGANISASI CLIENTELISME PNS NAGAN RAYA Ranti; Rahmat Hidayat, Muhammad; Rusdi
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i1.3525

Abstract

This study focuses on investigating the relationship between the organizational culture of sycophancy and the organizational political model of clientelism among civil servants (PNS) in Nagan Raya. The sampling method applied in this research is stratified random sampling, with a total sample size of 257 civil servants from Nagan Raya. Data collection was conducted through a survey technique using a questionnaire as the data collection instrument. Data analysis was performed using a simple regression model calculated through the SPSS 24 software. The findings reveal that the organizational culture of sycophancy influences the organizational political model of clientelism among civil servants in Nagan Raya, as evidenced by a calculated t-value (t-count) of 12.020, which is greater than the critical t-value (t-table) of 1.650. The independent variable in this study explains 35.9% of its influence on the dependent variable.
KEBEBASAN DALAM EKONOMI ISLAM Kartini; Wahab, Abdul; Ayu Oktoviasari, Vera
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i1.3583

Abstract

Islam has economic principles, one of which is the principle of freedom. Freedom in liberal and Islamic economic systems is interesting to study. This research aims to explore the meaning of freedom in the principles of freedom in Islamic economics and how it differs from freedom in the context of liberal economics. This research is library research using a qualitative paradigm. The data comes from various literature such as books, scientific journals and relevant articles. The result of the study in this paper is that freedom in the Islamic view is the freedom for every human being to take all actions necessary to obtain the highest benefit. In its implementation, the principle of freedom can be practiced in various ways, both individually and in groups, in thought and action, and theologically or ushul fiqh.
KONSEP KONSUMSI DALAM EKONOMI ISLAM Ananda, Iva Ashari; Wahab, Abdul; Juliasti, Evin
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i1.3610

Abstract

In Islamic Economics, the goal of consumption is to maximize maslahah. According to Imam Syatibi, the term maslahah has a broader meaning than just utility or satisfaction in conventional economic terminology. Maslahah is the most important goal of Sharia law. Maslahah is the nature or ability of goods and services that support the basic elements and goals of human life on this earth. Meanwhile, this research uses qualitative research with the type of Library Research research. The results of this research are that in Islam, a Muslim when consuming goods or services should pay attention to ethics and principles in consuming so that consumption goals can be achieved, namely: maintaining religion (al-din), maintaining life or soul (al-nafs), maintaining property or property (al-mal), intellectual maintenance (al-aql), and maintenance of family or descendants (al-nasl). In other words, maslahah includes the integration of physical benefits and elements of blessing
VALUASI PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENILAIAN RELATIF: STUDI KASUS BRAND SAJIAN NEGERI Irsyad Kamal
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i1.3631

Abstract

Penelitian ini menganalisis valuasi perusahaan menggunakan metode Relative Valuation dengan studi kasus pada merek Sajian Negeri. Industri makanan dan minuman di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat, dengan meningkatnya preferensi konsumen terhadap pengalaman bersantap premium. Penelitian ini membandingkan valuasi Sajian Negeri dengan lima perusahaan restoran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, menggunakan metrik Price-to-Earnings (P/E) Ratio, Enterprise Value-to-EBIT (EV/EBIT), dan Enterprise Value-to-Sales (EV/Sales). Hasil penelitian menunjukkan bahwa valuasi Sajian Negeri berkisar antara Rp5,1 miliar hingga Rp21,5 miliar, dengan indikasi undervaluation pada rasio EV/Sales (0,5x) yang lebih rendah dibandingkan rata-rata industri. Posisi unik sebagai merek "Santapan Warisan Modern" serta keselarasan dengan tren keberlanjutan memperkuat prospek pertumbuhan di masa depan.
Pengaruh Brand Wonderfull Indonesia dan Persepsi Wisatawan terhadap Minat Berkunjung Kembali pada Objek Wisata Istana Maimun Medan Syahira, Raissa; Meutia, Riza Fanny; Khairunnisak; Putra, Irwansyah
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i1.3672

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh brand wonderfull Indonesia dan persepsi wisatawan terhadap minat berkunjung kembali pada objek wisata Istana Maimun Medan. Banyaknya responden dalam penelitian ini yaitu 71 responden yang diperoleh dengan Rumus Slovin, sedangkan Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Accidental Sampling. Jenis data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah data primer dalam bentuk cross section data yang diperoleh dengan menggunakan kuisioner. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan bantuan Software SPSS. Hasil penelitian menemukan bahwa brand wonderfull Indonesia berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali, sehingga H1 diterima dan persepsi wisatawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali, sehingga H2 diterima. Hasil pengujian secara simultan membuktikan bahwa brand wonderfull Indonesia dan persepsi wisatawan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali, sehingga H3 diterima.
MEMBANGUN EKONOMI SYARIAH MELALUI NILAI EKOLOGI DAN MODERASI BERAGAMA: SEBUAH PENDEKATAN MAQASHID SYARIAH Sumar'in
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i2.4459

Abstract

This study aims to construct a model of just Islamic economics through the integration of ecological values and religious moderation based on the framework of maqashid al-sharia. The research is motivated by the urgent need to develop an Islamic economic paradigm that is not only growth-oriented but also emphasizes sustainability and universal well-being. Theoretically, this study employs a qualitative-descriptive approach with a normative analysis of relevant literature on fiqh al-bi’ah (Islamic environmental jurisprudence), maqashid al-sharia, and religious moderation. The findings reveal that maqashid al-sharia serves as the normative foundation guiding the direction and objectives of Islamic economics; ecological values act as the pillar of sustainability, ensuring harmony between economic activity and environmental preservation; while religious moderation provides the ethical framework to guarantee that economic practices remain just, balanced, and free from extremities. The integration of these three components produces a humanistic and ecological Islamic economic model, in which maslahah (public good) is understood not only as human welfare but also as the cosmic balance encompassing all of God’s creation. This study highlights the necessity for Islamic economics to evolve beyond a merely halal financial system toward a morally grounded, socially just, and ecologically sustainable economic paradigm
KONSEP RAHN DALAM EKONOMI SYARIAH: TELAAH HUKUM, RUKUN, DAN PENERAPANNYA DI PEGADAIAN SYARIAH: Pengertian dan dasar hukum rahn, Rukun rahn, Syarat-syarat rahn, Hikmah dan tujuan rahn, Praktik rahn di lembaga keuangan syariah, Perbedaan rahn syariah dan gadai konvensional Marlisa dwi wijaya gresiska; Rivalina Sintia; Nafila Nur Afidah; Marshanda Sinta Devi; Nur Khasanah; Khalimatur Rosida; taufiq Kurniawan
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i2.4497

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep rahn (gadai) dalam perspektif hukum Islam dengan menitikberatkan pada landasan normatif, rukun, syarat, serta penerapannya dalam lembaga keuangan syariah kontemporer. Rahn merupakan akad penyerahan barang bernilai sebagai jaminan atas utang, yang berfungsi menjaga keamanan transaksi serta melindungi hak para pihak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan sumber primer berupa Al-Qur’an, hadis, dan fatwa Dewan Syariah Nasional, serta sumber sekunder berupa literatur akademik dan penelitian terdahulu. Temuan menunjukkan bahwa dasar hukum rahn bersumber dari Surah Al-Baqarah ayat 283 dan praktik Rasulullah SAW ketika menggadaikan baju besinya kepada seorang Yahudi. Rukun rahn meliputi rahin, murtahin, marhun, marhun bih, serta ijab qabul. Syarat utama keabsahan rahn mencakup kejelasan objek, kepemilikan sah, serta kesepakatan para pihak. Dalam praktik modern, lembaga seperti Pegadaian Syariah menerapkan rahn melalui kombinasi akad rahn dan ijarah, di mana biaya yang dikenakan berupa ujrah penyimpanan, bukan bunga. Kajian ini menyimpulkan bahwa rahn berperan sebagai instrumen keuangan yang adil, bebas riba, serta mendukung nilai tolong-menolong dalam sistem ekonomi Islam