cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
bajangjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Permas Indah Perumahan Royal Zam-zam F17 Labuapi Lombok Barat NTB
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by bajang Institute
ISSN : 27979210     EISSN : 27982912     DOI : -
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, with registered number ISSN: 2797-9210 (Print), ISSN: 2798-2912 (Online) is a scientific multidisciplinary journal published by bajang Institute. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. Particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas both of which are published each month. The scope of the journal studies broadly includes:Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development; Economics; Tourism, Health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PEMBANGUNAN KEMARITIMAN UNTUK MASYARAKAT PERUMAHAN PONDOK ASRI MANGGAR Putri, Destyariani Liana; Luh Putri Adnyani; Samsu Dlukha Nurcholik; Dian Aulia Hidayati Chardiwan; Atha Alfarrasi; Mohammad Alifiyan Hakiki; Jeriko Silalahi; Muhammad Alif Muhaimin; Riza Abdillah; Fahmi Ramadhan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9154

Abstract

Perumahan Pondok Asri merupakan salah satu perumahan di wilayah pesisir Kota Balikpapan. Pada perumahan ini diidentifikasi membutuhkan beberapa penguatan dan pengembangan sumber daya diantaranya adalah edukasi bagi anak-anak terutama terkait kemaritiman. Adapun lingkup bagian dari pengenalan kemaritiman ini meliputi bidang Teknik Kelautan dan Teknik Perkapalan. Kegiatan edukasi ini dilakukan dalam beberapa modul dan pertemuan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan peserta dalam memahami materi yang diberikan. Tidak hanya itu, untuk mengukur pemahaman peserta, kegiatan ini juga diberikan tes sebelum dan sesudah kegiatan. Peserta diberikan tes yang berfungsi untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta baik sesudah maupun sebelum diberikannya modul. Dari peserta yang mengikuti kegiatan ini, diketahui bahwa 80% dari peserta memahami materi yang diberikan pada akhir sesi.
PEMBERDAYAAN ORANG TUA BALITA STUNTING MELALUI PENGGUNAAN KARTU MENUJU GIGI SEHATAN (KMGS) DAN PMT BAGI BALITA STUNTING DI DESA BAUMATA Wali, Agusthinus; Mery Novaria Pay; Antonius Radja Ratu; Melkisedek O. Nubatonis
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9169

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah hal penting yang harus diperhatikan, terutama pada anak stunting yang memerlukan perhatian lebih karena rentan terhadap penyakit yang menyebabkan pertumbuhan terhambat. Gigi dan mulut adalah gerbang pertama munculnya tanda tubuh tidak sehat, karena segala sesuatu masuk melalui mulut. Penyakit gigi dan mulut dapat mengakibatkan keterbatasan fungsional seperti bicara dan pengunyahan, serta dampak psikologis tidak percaya diri. Oleh karena itu, menjaga kesehatan gigi dan mulut harus dilakukan sejak dini. Penyakit gigi dan mulut tidak terkecuali juga dapat menyerang anak-anak, terutama balita yang beresiko mengalami karies. Prevalensi karies anak balita di Indonesia diperkirakan 50-70%. Pemasalahan: Intervensi perilaku dan peran ibu tentang pemeliharaan kesehatan gigi serta pemberian makanan tambahan bagi balita stunting. Metode Pelaksanaan: Pengukuran perilaku ibu, edukasi pencegahan stunting melalui pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, melatih cara penggunaan KMGS dan pemberian makanan tambahan bagi balita stunting. Hasil Kegiatan: perilaku ibu-ibu balita stunting tentang cara pemeliharaan kesehatan gigi balita stunting termasuk kategori baik (88,9%). Ibu-ibu mampu memahami penjelasan yang disampaiakan tentang cara pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, ibu-ibu mampu mendemontrasikan cara membersihkan gigi balita stunting serta ibu-ibu mampu menggunakan KMGS untuk menilai faktor resiko karies gigi.
SEKOLAH TANGGUH PANGAN DAN PERTANIAN: EDUKASI PERTANIAN TERPADU DAN KEAMANAN PANGAN DI SEKOLAH SEMAI KABUPATEN JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH Rici Tri Harpin Pranata; Tri Budiarto; Firman Muhammad Basar; Willy Bachtiar; Vivien Febri Astuti; Ika Sartika; Bayu Suriaatmaja Suwanda
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9178

Abstract

Lembaga pendidikan seperti sekolah memiliki lahan pekarangan yang masih belum dimanfaatkan dengan baik. Padahal dapat dimanfaatkan secara optimal dengan kegiatan pertanian. Selain itu, setiap sekolah memiliki kantin yang menyediakan makanan atau minuman untuk peserta didik/siswa. Namun selama ini tidak terintegrasi antara pengelolaan pekarangan yang bisa menghasilkan produk pertanin dengan pengelolaan kantin sekolah. Sekolah Semai telah menginisiasi pembelajaran berbasis alam melalui pengembangan kebun sekolah. Namun, pengembangan kebun sekolah masih menjumpai beberapa hambatan, mencakup keterbatasan pengetahuan, SDM, dan modal kapital. Metode kegiatan pengabdian Masyarakat dosen pulang kampung ini menggunakan metode penyuluhan, FGD dan kuesioner. Responden dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan guru, pengelola kebun dan pengelola kantin sekolah. Hasil dari kegiatan ini berupa pelatihan tentang sekolah tangguh pangan dan pertanian, pelatihan pertanian terpadu, dan pelatihan penerapan GMP, SSOP dan HACCP. Hasil lainnya terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta dari keseluruhan pelatihan sebesar 20%.
PENDAMPINGAN PENYAMAAN PERSEPSI DESA WISATA PADA PENGELOLA DESA WISATA SANEO KABUPATEN DOMPU Muhammad Sultan Hali; Ramdah Radjab; Firman Koma Febdilan; Ayu Gardenia Lantang; Muhammad Adieb Hidayatullah; Muhammad Amar; Krismon Nusantara Saksi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 10: Maret 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i10.9184

Abstract

The management of Saneo Tourism Village, perception alignment activities aim to create a harmonious understanding among the community, tourism village managers, and the local government. A participatory approach is used at every step of the process: identifying needs and potentials, conducting observations, holding focus group discussions (FGDs), and socializing. Evaluation methods are used to determine the effectiveness of the activities, ensure that perceptions are aligned, and create strategic follow-ups. As a result of the activities, participants gained a better understanding of the vision, mission, roles, and community-based management strategies. To achieve the village's vision as a sustainable community-based destination, capacity building for the community, environmental and cultural preservation, digital promotion, and the formulation of a joint action plan, the evaluation shows that the strategies used are very effective, and recommendations for enhancing cooperation and further training
STRATEGI PENCEGAHAN STUNTING DI MASA PERIODE EMAS (GOLDEN PERIODE) MELALUI PERAN DASA WISMA DAN TOKOH AGAMA DI KELURAHAN LEKOBALO KOTA GORONTALO Mohamad Anas Anasiru; Indra Domili; Magdalena Tompunu; Pepi S Umar
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9189

Abstract

The current health problem in Indonesia is stunting. Stunting or often called stunting or shortness, is a condition of failure to grow in aged children under five years (toddlers) due to chronic malnutrition and recurrent infections especially in the First 1,000 Days of Life (HPK), namely from fetus to child 23 months. Stunting originates from health problems and nutritional status of pre-pregnant, pregnant and pregnant women The breastfeeding period will determine the growth of the fetus and toddler. Pregnant mother Nutritional and health problems will put you at risk of giving birth to a low birth weight baby be a risk factor for stunting. Assistance for pregnant women and mothers who have Children aged 2 years are expected to be able to prevent and overcome stunting during this period 1000 HPK. The role of the community by involving the village community and religious leaders (mosque imams and recitation teachers) is considered quite important for increasing knowledge about Exclusive breastfeeding in preventing stunting
PENINGKATAN LITERASI INVESTASI DIGITAL PADA GENERASI MUDA Ratna Damayanti; Dimas Ilham Nur Rois; Ega Nanda
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9192

Abstract

Saat ini populasi di Indonesia didominasi oleh generasi Z. Sebagai generasi digital native, generasi Z memiliki akses luas terhadap teknologi informasi. Karakteristik Generasi Z yang suka mencoba hal-hal baru dan gaya hidup konsumtif membuat generasi Z perlu mengelola keuangan dengan baik. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan literasi investasi digital terhadap generasi muda agar mereka dapat memahami dan memiliki pengetahuan di bidang investasi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMA Batik 2 Surakarta dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Materi disampaikan oleh 2 narasumber yang berasal dari Universitas Islam Batik Surakarta dan dari Bursa Efek Indonesia. Hasil dari kegiatan mengindikasikan bahwa para siswa/siswi masih banyak yang belum memahami jenis-jenis investasi terutama investasi yang menggunakan platform digital, namun setelah mendapatkan penjelasan mereka menjadi lebih paham dan waspada terhadap tawaran investasi bodong.
PENGENALAN AERO SPORT BESERTA WAHANANYA DI SMA NEGERI 1 TEMON YOGYAKARTA Dwi Hartini; Dwi Nugraheny; Prattiwi, Elisabeth Anna
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i8.9215

Abstract

Aero Sport adalah sebuah istilah yang digunakan untuk permainan olahraga dirgantara. Terdapat banyak jenis olahraga aero sport ini, antara lain aeromodelling (olahraga dengan cara menerbangkan pesawat model), paralayang, terjun payung, gantole, dll. ITD Adisutjipto merupakan salah satu perguruan tinggi di bawah Yayasan TNI Angkatan Udara (AU) Adi Upaya (YASAU) yang Ketua Pembinanya adalah Kepala Staff TNI AU (KASAU). ITD Adisutjipto memiliki visi yaitu Menjadi Perguruan Tinggi yang berkualitas dalam mengembangkan Teknologi, Sains dan Kedirgantaraan serta mampu bersaing di Asia Tenggara. Salah satu tujuan yang ingin dicapainya adalah terwujudnya peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat secara berkesinambungan. Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) adalah sebuah organisasi olahraga dirgantara di Indonesia. FASI didirikan oleh pemerintah Indonesia pada 17 Januari 1972 untuk membina, mengembangkan, mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan olahraga dirgantara segenap warga negara Indonesia di manapun berada, serta segenap olahragawan dirgantara di seluruh wilayah Republik Indonesia apapun kewarganegaraannya. Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan aero sport beserta wahananya kepada para siswa di SMA Negeri 1 Temon. Adapun pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Dosen ITD Adisutjipto dan peserta pengabdian adalah siswa-siswi SMA Negeri 1 Temon.
PENGELOLAAN SAMPAH SAYURAN MENJADI PUPUK KOMPOS DI SMA MUHAMMADIYAH KOTA JAYAPURA Midah Nurhidayah; Ardian Hangga Kelana; Sittin Masawoy; Febri Listianingrum
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9217

Abstract

Community Service Activities (PKM) aim to empower students in managing vegetable waste into compost at SMA Muhammadiyah Kota Jayapura. The results of community service activities (PKM) include: (1) students know the benefits of utilizing compost from vegetable waste that can help the economy and overcome environmental pollution. (2) through socialization and training, students can process vegetable waste into compost independently. The tools used in making compost include plastic buckets and lids, cloth, gloves, shovels, brooms, and rakes. The materials needed to make compost are organic waste (vegetables and fruit peels that have been chopped), sawdust, brown sugar solution, water, a solution containing microbes (EM-4), and mature compost. This composting process takes 2 weeks and after that the compost is ready to use. The management of vegetable waste into compost has been proven to be able to increase the use of waste in everyday life and is one of the solutions to environmental problems
PROMOSI KESEHATAN MATA MELALUI KEGIATAN EDUKASI DAN SKRINING MATA SANTRI/WATI DI PONDOK PESANTREN SANTRI PERBATASAN TIMUR MERAUKE DALAM RANGKA PERINGATAN WORLD SIGHT DAY OKTOBER 2024 Nila Sari; Didiek Reza Mawardi Waris; Nurul Sabilla P. Amin; Widya Ayu; Ardya Eka Prameswari; Abdul Basyir Mangun; Zulkifli, Zulkifli; Devi Anggraeni; Doni Hartono; San San Gutawa
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9218

Abstract

Mata sebagai indera penglihatan memiliki peranan penting dalam kegiatan belajar. Buta warna dan gangguan penglihatan/refraksi seringkali tidak disadari oleh santri/wati, dikarenakan santri/wati sudah terbiasa dengan kondisi tersebut. Dalam rangka World Sight Day 2024, dengan tema kesehatan mata anak, Klinik Atria Waris bekerjasama dengan Ikatan Refraksionis (IROPIN) Papua memanfaatkan momentum ini untuk melakukan pengabdian masyarakat berupa edukasi dan skrining kesehatan mata kepada santri/wati Madrasah Tsanawiyah (MTS) di Pondok Pesantren (Pontren) Santri Perbatasan Timur Merauke. Kegiatan edukasi terkait pentingnya menjaga kesehatan mata, pengukuran tajam penglihatan (visus) dengan snellen chart dan pemeriksaan buta warna menggunakan ishihara test. Sebanyak 74 santri/wati, yang terdiri dari kelas VII dan kelas VIII, 16 diantaranya mengalami penurunan tajam penglihatan, dan 1 santri mengalami buta warna partial. Kegiatan diawali dengan edukasi dan sesi tanya jawab terkait kesehatan mata serta cara menjaga kesehatan mata. Pada santri/wati dengan penurunan tajam penglihatan, dilakukan penggalian faktor risiko. Metode pengumpulan data yaitu mendata hasil pemeriksaan visus dan anamnesa singkat setelah pemeriksaan. Hasil pemeriksaan visus dianalisis dengan metode kuantitatif deskriptif, sedangkan wawancara dianalisis menggunakan metode kualitatif. Skrining kesehatan mata pada santri/wati diharapkan menjadi media promosi kesehatan yang tepat. Bagi santri/wati dengan kelainan refraksi, selanjutnya diberikan koreksi kacamata yang tepat agar dapat dipakai dalam kegiatan belajar sehari-hari. Bagi santri/wati dengan buta warna, diberikan informasi dan edukasi agar dapat dijadikan pertimbangan dalam menentukan tujuan sekolah dan karir selanjutnya
EDUKASI DIGITAL MARKETING MENUJU UMKM KREATIF DI DESA TAMAN KECAMATAN GRUJUGAN Aji Ahmad Amrozi; Agus Afandi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9222

Abstract

The role of Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) in national economic growth and job creation is crucial, especially in areas with limited access to information technology. In Desa Taman, Kecamatan Grujugan, significant challenges exist in the adoption of digital technology by UMKM operators, leading to limitations in product marketing and business management. Observations by the Kuliah Kerja Nyata (KKN) Persemakmuran Eks. IAIN Sunan Ampel identified two primary issues: a low level of understanding of UMKM concepts and regulations according to Law No. 20 of 2008, and educational limitations that affect managerial skills and the adoption of digital technology. To address these issues, a digital marketing socialization activity was conducted to enhance UMKM owners' knowledge about digital-based marketing. The methods employed included presenting material on digital marketing, covering definitions, objectives, and benefits, as well as a question-and-answer session to assess participants' understanding

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 11 (2026): April 2026 Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026 Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026 Vol. 5 No. 8 (2025): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: February 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: Nopember 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 2: Juli 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue