cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 437 Documents
Efektivitas Integrasi Problem-Based Learning dan Game Edukasi Digital pada Pembelajaran IPA: Systematic Literature Review Malihatin Malihatin; Wasino Wasino; Agung Tri Prasetya; Decky Avrilianda
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8545

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mengkaji integrasi Problem-Based Learning dan game edukasi digital dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, keterlibatan siswa, serta kemampuan berpikir kritis di era digital. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis efektivitas model Problem-Based Learning dan game edukasi digital terhadap hasil belajar dan minat belajar siswa sekolah dasar. Populasi dalam kajian ini mencakup seluruh artikel ilmiah yang membahas penerapan PBL dan/atau game edukasi digital pada siswa SD mata pelajaran IPA yang terpublikasi di basis data Scopus, CrossRef, Google Scholar, dan Semantic Scholar. Sampel penelitian ditetapkan melalui teknik purposive sampling berbasis kriteria menggunakan protokol PRISMA 2020. Strategi pencarian literatur menggunakan kombinasi kata kunci ("problem-based learning" OR "PBL") AND ("educational game" OR "digital game" OR "gamification") AND ("elementary school" OR "primary school" OR "sekolah dasar") AND ("science" OR "IPA"). Kriteria inklusi meliputi: artikel jurnal peer-reviewed, berbahasa Indonesia atau Inggris, terbit tahun 2021–2026, subjek siswa SD/MI, tersedia full text, memuat variabel PBL dan/atau game edukasi digital, mengukur hasil belajar dan/atau minat belajar IPA, serta menggunakan desain penelitian empiris. Proses seleksi melalui empat tahap: (1) identifikasi menghasilkan 1.589 artikel; (2) skrining dengan mengeliminasi duplikasi dan artikel tidak relevan, tersisa 123 artikel; (3) uji kelayakan melalui pembacaan full text mengeliminasi tersisa 63 artikel; serta (4) inklusi final sebanyak 63 artikel terdiri atas 25 artikel tentang PBL, 29 artikel tentang game edukasi digital, dan 9 artikel tentang integrasi keduanya. Hasil: (1) Problem-Based Learning meningkatkan hasil belajar IPA secara signifikan; (2) game edukasi meningkatkan minat belajar dan hasil belajar IPA; (3) Kombinasi Problem-Based Learning dengan game edukasi digital menghasilkan N-gain lebih tinggi dibandingkan Problem-Based Learning konvensional; (4) Gap utama: belum ada studi yang mengkaji integrasi Problem-Based Learning dengan game digital secara kolaboratif khusus IPA Sekolah Dasar.
Efektivitas Pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Maryani Maryani; Budiharti Budiharti
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8555

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan akan pendekatan pembelajaran inovatif yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar sebagai bekal menghadapi tantangan pembelajaran dan kehidupan pada era digital.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi operasi hitung kelas IV sekolah dasar. Riset tersebut mengadopsi perspektif kuantitatif lewat prosedur quasi eksperimen serta rancang bangun nonequivalent control group design. Partisipan riset merupakan segenap murid kelas empat sekolah dasar Muhammadiyah Ambarbinangun yang terbagi dari 50-60 orang dengan kelas eksperimen serta kelas kontrol. Protokol perolehan informasi dilaksanakan lewat evaluasi naratif berwujud pretest dan posttest sekaligus instrumen pemantauan guna memvalidasi realisasi edukasi. Pemeriksaan temuan dieksekusi melewati verifikasi kriteria mencakup verifikasi normalitas serta homogenitas, lantas diteruskan pada verifikasi dugaan memakai independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata posttest kelas eksperimen sebesar 81,27 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 49,73. Kelas eksperimen juga mengalami peningkatan rerata sebesar 17,30 poin setelah penerapan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001, lebih kecil dari 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, pendekatan STEM dinyatakan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi operasi hitung di sekolah dasar.
Peningkatan Pemahaman Pengukuran Berat melalui Aktivitas Praktis Berbasis Pendekatan Deep learning pada Siswa Sekolah Dasar Anan Dwi Cahyo; Latifah Nuraini; Irma Nur Afidah; Nila Dakiroh
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8565

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep pengukuran berat pada siswa sekolah dasar melalui pembelajaran berbasis aktivitas praktis dengan pendekatan deep learning yang lebih bermakna dan kontekstual. Pemahaman konsep pengukuran berat merupakan kemampuan penting yang harus dikuasai siswa sekolah dasar karena menjadi dasar dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas praktis berbasis pendekatan deep learning terhadap pemahaman konsep pengukuran berat dengan satuan baku pada siswa kelas III MI Salafiyah Kajen. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan di MI Salafiyah Kajen dengan subjek 20 siswa kelas III. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian berupa tes tertulis, lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dengan statistik deskriptif. Indikator keberhasilan PTK ditetapkan apabila ≥80% siswa mencapai nilai ketuntasan serta terdapat peningkatan nilai rata-rata pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan persentase ketuntasan meningkat dari 40% pada pra-siklus menjadi 65% pada siklus I dan 90% pada siklus II, sedangkan nilai rata-rata meningkat dari 66,7 menjadi 80. Dengan demikian, aktivitas praktis berbasis pendekatan deep learning efektif meningkatkan pemahaman konsep pengukuran berat dan mendorong keaktifan siswa dalam pembelajaran.
Pengembangan Media Dadura terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Yulianti Karim; Candra Cuga; Reska Putri Ismail; Nurainun Nurainun; Muhammad Sarlin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8579

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah dasar sehingga diperlukan pengembangan media Dadura sebagai inovasi pembelajaran yang menarik, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Dadura (Dadu Edukatif Responsibilitas dan Akses) serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) materi hak dan kewajiban di kelas III sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini adalah dominannya metode pembelajaran berpusat pada guru dan terbatasnya penggunaan media interaktif, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi murid yang berada pada tahap operasional konkret. belarPenelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation), dilaksanakan di SDN 80 Kota Tengah Kota Gorontalo dengan subjek murid kelas III. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli materi, media, bahasa, dan pengguna, lembar observasi, serta pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan perhitungan persentase skor untuk menentukan tingkat kelayakan dan kepraktisan, serta N-Gain untuk mengukur keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan media Dadura memperoleh skor kelayakan 92,7% (sangat layak) dan kepraktisan 100% (sangat praktis). Dari sisi keefektifan, nilai rata-rata meningkat dari 48,00 pada pre-test menjadi 86,67 pada post-test, dengan N-Gain sebesar 0,76 (kategori tinggi) dan tingkat keefektifan 76,11% (efektif). Temuan ini menegaskan bahwa media berbasis permainan konkret mampu menjembatani kesenjangan antara karakteristik berpikir operasional konkret murid dengan tuntutan pemahaman konsep abstrak, sekaligus memperkuat keterlibatan kognitif dan emosional secara bermakna.
Pengembangan Media Diorama Minikultur pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Nuraini Nuraini; Candra Cuga; Reska Putri Ismail; Muhammad Sarlin; Nurainun Nurainun
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8588

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan akan media pembelajaran inovatif, interaktif, dan kontekstual untuk mendukung keterlibatan aktif siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), khususnya pada materi keberagaman budaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep keberagaman yang bersifat abstrak, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang konkret dan interaktif dalam proses pembelajaran PKn di kelas II sekolah dasar, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran PKn belum sepenuhnya mengakomodasi karakteristik siswa yang berada pada tahap operasional konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Diorama Minikultur pada materi “Kita Beragam Tetapi Tetap Satu” serta menguji tingkat kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam mendukung pembelajaran PKn yang lebih aktif dan bermakna. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SDN 2 Tabongo dengan subjek penelitian siswa kelas II. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli pengguna, serta tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Teknik analisis data menggunakan skala Likert untuk mengukur kelayakan dan kepraktisan, serta analisis N-Gain untuk mengukur keefektifan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Diorama Minikultur memperoleh tingkat kelayakan sebesar 94,5% dengan kategori sangat layak, serta tingkat kepraktisan sebesar 100% dengan kategori sangat praktis. Media Diorama Minikultur juga terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa, ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar sebesar 69,38% dengan skor N-Gain sebesar 0,92 berkategori tinggi dan tafsiran efektivitas 91,74% berkategori efektif. Dengan demikian, media Diorama Minikultur layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif dan interaktif dalam pembelajaran PKn di sekolah dasar.
Pengembangan Media Interaktif Smartbox Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Pada Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Rebecca Amellya Widyasepti; Sri Sami Asih
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8595

Abstract

Rendahnya keterlibatan siswa dan kurangnya penggunaan media pembelajaran inovatif pada materi norma dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil belajar siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan media pembelajaran Smartbox yang berlandaskan konstruktivisme, khususnya pada pembahasan norma dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila bagi siswa kelas V di tingkat sekolah dasar. Selain itu, penelitian ini akan menilai sejauh mana kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas media tersebut dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan mengikuti model ADDIE yang mencakup tahap-tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas V di SD Negeri Kalirejo 01, yang terletak di Kabupaten Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui berbagai pengujian seperti uji normalitas, t-test berpasangan, dan uji N-Gain. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media Smartbox mendapatkan tingkat kelayakan 87,5% dari ahli materi dan 87,5% dari ahli media, termasuk dalam kategori sangat layak. Tanggapan dari guru dan siswa mengenai penggunaan media juga menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan persentase masing-masing sebesar 100% dan 96,6%. Di samping itu, hasil dari uji N-Gain pada percobaan skala kecil menunjukkan nilai 0,7097, yang termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan pada percobaan skala besar, diperoleh nilai 0,5240 yang masuk dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran Smartbox berbasis konstruktivisme dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Pengaruh Evaluasi Pembelajaran terhadap Peningkatan Kompetensi Siswa Sekolah Dasar Maulana Agung Syaifie; Ilham Fahmi; Saprialman Lubis
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8599

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya evaluasi pembelajaran yang efektif sebagai dasar pengambilan keputusan pendidikan guna meningkatkan kualitas kompetensi siswa sekolah dasar secara menyeluruh, baik pada aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik di era pembelajaran yang menuntut peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat hubungan antara evaluasi pembelajaran dan kompetensi siswa melalui analisis korelasi serta besarnya kontribusi evaluasi pembelajaran dalam meningkatkan kompetensi siswa melalui analisis regresi linear sederhana. Pendekatan kuantitatif diaplikasikan dalam riset ini, dengan metode survei sebagai pilihan. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling, yang mana siswa menjadi objek pengamatan. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta didukung oleh dokumentasi. Uji validitas instrumen menggunakan korelasi product moment menunjukkan bahwa seluruh item memiliki nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,361), sehingga seluruh butir pernyataan dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,87 untuk variabel evaluasi pembelajaran dan 0,89 untuk variabel kompetensi siswa, sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Untuk menganalisis data, digunakan teknik regresi linear sederhana guna menelaah korelasi serta efek antara variabel penilaian pembelajaran dan kompetensi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara evaluasi pembelajaran dengan kompetensi siswa dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,743 yang termasuk kategori kuat, serta nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,552. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 5,876 lebih besar dari t tabel 2,048 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menyiratkan bahwa penerapan penilaian pembelajaran yang terstruktur dan berkesinambungan mampu menaikkan mutu luaran pembelajaran siswa. Dapat disimpulkan bahwa semakin optimal pelaksanaan penilaian pembelajaran, semakin tinggi pula tingkat kompetensi siswa yang diraih. Oleh karena itu, para pendidik disarankan untuk merancang dan mengeksekusi penilaian pembelajaran secara efisien demi memaksimalkan peningkatan kompetensi peserta didik.