cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 499 Documents
Eksplorasi Potensi dan Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Raja Ampat di Sekolah Dasar Andi Maryam; Irfandi Idris; Ainun Mardiah; Abdul Mu’thy; Rizky Ekawaty Ahmad
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8359

Abstract

Urgensi ini didasari oleh belum optimalnya pemanfaatan potensi lingkungan pesisir sebagai sumber belajar, padahal kearifan lokal memiliki relevansi tinggi dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan menegaskan urgensi pengembangan media pembelajaran berbasis kearifan lokal di SDN 01 Saonek, Raja Ampat.. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan triangulasi data melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru, dan analisis dokumen pembelajaran. Data dianalisis menggunakan reduksi tematik dan penyajian naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh guru mengakui potensi kearifan lokal seperti cangkang kerang, rumput laut, dan tradisi nelayan sebagai sumber belajar kontekstual. Namun, implementasinya masih bersifat insidental dan belum terintegrasi dalam perencanaan pembelajaran. Observasi menunjukkan peningkatan antusiasme siswa ketika pembelajaran dikaitkan dengan konteks pesisir, tetapi tidak didukung oleh media pembelajaran yang sistematis. Selain itu, tidak ditemukan integrasi kearifan lokal dalam dokumen rencana pembelajaran. Temuan ini menegaskan adanya kesenjangan antara potensi dan praktik, sehingga diperlukan pengembangan panduan praktis dan prototipe media pembelajaran berbasis kearifan lokal. Pengembangan tersebut diharapkan dapat mendukung pembelajaran yang lebih relevan, kontekstual, dan berkelanjutan di sekolah dasar wilayah pesisir.
Pengembangan Media Pembelajaran Digital Berbasis Google Sites untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Khamilatunnisa Khamilatunnisa; Tri Astuti
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8404

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan pengembangan media pembelajaran digital berbasis Google Sites yang interaktif dan mudah diakses untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar di era transformasi digital Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital berbasis Google Sites pada muatan pelajaran IPAS materi Warisan Budaya untuk siswa kelas V sekolah dasar yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Urgensi penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran digital yang interaktif serta kurang optimalnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran IPAS, sehingga berdampak pada rendahnya keterlibatan dan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian ini adalah 26 siswa kelas V sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar. Seluruh instrumen divalidasi melalui uji ahli (expert judgment), uji validitas, dan uji reliabilitas untuk memastikan ketepatan alat ukur. Setelah instrumen dinyatakan valid dan reliabel, data dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui analisis persentase kelayakan, uji N-gain, dan analisis respons pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran memperoleh skor sebesar 98% dari ahli materi dan 93% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan hasil belajar dengan nilai N-gain sebesar 0,66 yang termasuk kategori sedang. Respons siswa sebesar 89,2% dan respons guru sebesar 96% menunjukkan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Google Sites dinyatakan layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Genially untuk Meningkatkan Hasil dan Motivasi Belajar pada Materi Perkalian Kelas 3 Sekolah Dasar Fatwayoga Falla Izza; Akhmad Junaedi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8421

Abstract

Materi perkalian yang bersifat abstrak membuat pembelajaran matematika di sekolah dasar menjadi sulit dipahami oleh siswa, sedangkan media yang digunakan guru cenderung konvensional dan kurang interaktif sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar serta motivasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif berbasis Genially pada materi perkalian bilangan cacah serta menguji kelayakan dan efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, melibatkan 31 siswa kelas III SD Negeri Karangtengah, Kabupaten Kendal. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, paired samples t-test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia yang dikembangkan sangat layak, dengan validasi ahli media sebesar 96% dan ahli materi sebesar 89,3%. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 45,27 pada pretest menjadi 79,81 pada posttest, dengan nilai signifikansi 0,000 dan N-Gain 0,6489 yang termasuk kategori sedang. Hasil observasi menunjukkan skor 91,2 yang berarti tingginya motivasi belajar siswa saat pembelajaran menggunakan multimedia interaktif. Respons guru dan siswa juga sangat positif. Dengan demikian, multimedia interaktif berbasis Genially dinyatakan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan multimedia interaktif berbasis Genially yang secara khusus dirancang untuk materi perkalian bilangan cacah pada siswa kelas III sekolah dasar, dengan mengintegrasikan berbagai fitur interaktif seperti bahan ajar, PPT, kuis, tes, video, dan games edukatif dalam satu media yang utuh.
Implementasi Metode Game-Based Learning dalam Meningkatkan Motivasi Belajar PAI pada Siswa Sekolah Dasar Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando; Selfa Afia; Ayu Janianti Yusuf; Qurrata A’yun Anwar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8426

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siswa sekolah dasar sehingga diperlukan penerapan metode Game-Based Learning untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan efektif. Rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar masih menjadi permasalahan yang cukup krusial, terutama akibat dominannya pendekatan pembelajaran konvensional yang kurang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa. Kondisi ini menuntut adanya inovasi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, salah satunya melalui penerapan metode Game-Based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode Game-Based Learning terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu menggunakan pola one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas siswa sekolah dasar yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta didukung oleh observasi selama proses pembelajaran berlangsung. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji inferensial berupa paired sample t-test setelah memenuhi uji prasyarat normalitas. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Game-Based Learning efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di UPT SD 44 Sarappo Keke, Kabupaten Pangkep
Peran Media Kartu Kata Bergambar dalam Meningkatkan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar Amalia Amalia; Yane Hardiyanti Mahmud; Andi Nur Syarif Hidayatullah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8492

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar sehingga diperlukan media kartu kata bergambar untuk membantu meningkatkan minat, pemahaman, dan keterampilan membaca sejak dini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar, khususnya dalam mengenali huruf, membaca suku kata, dan membaca kata sederhana. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut ialah terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang menarik, konkret, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas awal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran media kartu kata bergambar dalam pembelajaran membaca permulaan siswa di SDN 13 Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu kata bergambar membantu siswa mengenali huruf, membaca suku kata, dan membaca kata sederhana dengan lebih mudah karena adanya dukungan visual yang memperjelas hubungan antara tulisan, bunyi, dan makna. Selain itu, penggunaan media ini mendorong meningkatnya minat belajar, antusiasme, keaktifan, dan keberanian siswa dalam mengikuti pembelajaran. Bagi guru, media kartu kata bergambar mempermudah penyampaian materi sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan bermakna. Dengan demikian, media kartu kata bergambar berperan positif sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk mendukung kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar.
Peran Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Siswa Kelas Rendah melalui Pendekatan Picture Writing di SD Muhammadiyah 1 Limboto Irna Mooduto; Thamrin A. Kum; Andi Nur Syarif Hidayatullah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8501

Abstract

. Urgensi penelitian ini adalah kemampuan menulis permulaan sebagai fondasi literasi siswa kelas rendah masih perlu ditingkatkan melalui peran guru dan penerapan pendekatan Picture Writing yang dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan menulis secara lebih efektif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan siswa kelas rendah melalui pendekatan picture writing. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Partisipan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas rendah, dan siswa kelas I, II, dan III yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan langsung dalam pembelajaran menulis permulaan. Instrumen penelitian meliputi pedoman observasi, pedoman wawancara semi terstruktur, dan format dokumentasi. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara, serta dokumentasi hasil tulisan siswa dan kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai sumber belajar, fasilitator, pengelola kelas, demonstrator, pembimbing, dan motivator dalam pembelajaran menulis berbasis gambar. Pendekatan picture writing membantu siswa memahami hubungan gambar, huruf, bunyi, kata, dan kalimat secara lebih konkret. Kesimpulannya, peran guru melalui pendekatan picture writing mendukung peningkatan kemampuan menulis permulaan, keaktifan, dan kepercayaan diri siswa kelas rendah.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Sistem Peredaran Darah dalam Pembelajaran IPA Sekolah Dasar Chesya Rahmadani Fitriyanto; Tri Sutrisno
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8524

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality yang dapat meningkatkan pemahaman konsep sistem peredaran darah pada siswa sekolah dasar secara lebih interaktif dan efektif. Materi sistem peredaran darah manusia merupakan salah satu materi IPA di sekolah dasar yang bersifat abstrak sehingga peserta didik sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep apabila pembelajaran hanya menggunakan media dua dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis augmented reality pada materi sistem peredaran darah guna meningkatkan pemahaman konsep siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian Adalah 27 siswa kelas V SD Negeri Jombor 01. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket, dan tes pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media augmented reality yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi, dengan hasil validasi ahli media sebesar 94% dan ahli materi sebesar 100%. Hasil kepraktisan menunjukkan respons guru sebesar 100% dan observasi penggunaan media oleh siswa sebesar 90,66% yang keduanya termasuk kategori sangat praktis. Keefektifan media ditunjukan oleh peningkatan rata-rata nilai pretest dari 39,62 menjadi 87,03 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,7882 kategori tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media augmented reality dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran IPA untuk membantu siswa memahami materi yang bersifat abstrak secara lebih konkret dan interaktif.  Dengan demikian, media pembelajaran berbasis augmented reality yang dikembangkan dinyatakan sangat layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep sistem peredaran darah pada pembelajaran IPA di sekolah dasar.
Pengembangan Media Pembelajaran Flashcard Digital Berbasis Fonik terhadap Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar Viola Happy Putri Khazanah; Tri Sutrisno
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8525

Abstract

. Urgensi penelitian ini adalah pengembangan media pembelajaran flashcard digital berbasis metode fonik penting untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar secara lebih efektif dan menarik. Dalam membaca pemulaan, masih banyak siswa di kelas rendah yang mengalami kesulitan dalam membedakan huruf yang memiliki bentuk huruf yang hampir serupa, sehingga berdampak pada rendahnya kemampuan membaca kata maupun kalimat sederhana. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karateristik siswa kelas rendah di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran flashcard digital dengan metode fonik untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar terutama di kelas I. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Data kualitatif diperoleh dari wawancara dan observasi pada saat pembelajaran membaca, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari angket validitas ahli materi dan media, serta melalui hasil pretest dan posttest. Penelitian dilakukan pada siswa kelas I di SDN 1 Baleharjo dengan jumlah siswa 11. Hasil validitas media pembelajaran memperoleh 95% dari ahli media dengan kategori “sangat layak” dan 82.5% dari ahli materi dengan kategori “sangat layak”. Media pembelajaran flashcard digital dengan metode fonik dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa yang terukur melalui analisis pretest dan posttest mempergunakan N-gain yang menghasilkan skor 0.8 dengan kategori “sangat tinggi” dan 81% dengan kategori “sangat efektif”. Dengan demikian, media pembelajaran flashcard digital dengan metode fonik dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SDN 1 Baleharjo.
Implementasi Pembelajaran Bahasa Jawa terhadap Pendidikan Karakter melalui Berbicara Siswa Sekolah Dasar Penabur Kebumen Windhi Purwoko; Eliyanto Eliyanto; Sardjijo Sardjijo
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8529

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya implementasi pembelajaran Bahasa Jawa untuk menanamkan pendidikan karakter melalui keterampilan berbicara siswa sekolah dasar di tengah menurunnya penggunaan bahasa daerah dan nilai-nilai budaya lokal.Pembelajaran bahasa daerah, khususnya bahasa Jawa, memiliki peran penting dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola pembelajaran bahasa Jawa, menganalisis efektivitas keterampilan berbicara bahasa Jawa dalam pembentukan karakter, serta mengungkap hasil implementasi pembelajaran bahasa Jawa melalui kegiatan berbicara pada siswa Sekolah Dasar Penabur Kebumen. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian keterampilan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Jawa dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terstruktur, dengan penekanan pada penggunaan unggah-ungguh basa. Kegiatan berbicara terbukti efektif meningkatkan karakter sopan santun, rasa hormat, tanggung jawab, dan sikap religius siswa. Implementasi pembelajaran melalui dialog, role playing, dan pembiasaan komunikasi krama mampu membentuk perilaku siswa yang lebih santun dalam interaksi sehari-hari baik di sekolah maupun lingkungan keluarga. Dengan demikian, pembelajaran bahasa Jawa berperan signifikan sebagai wahana internalisasi nilai karakter melalui praktik berbahasa yang kontekstual dan berkelanjutan.
Hubungan Digital Distraction terhadap Konsentrasi Belajar Siswa Kelas V di SDN Genuksari 01 Siti Amsiyah; Nuhyal Ulia
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8536

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan digital distraction terhadap konsentrasi belajar siswa kelas V di SDN Genuksari 01 yang semakin dipengaruhi oleh penggunaan perangkat digital dalam pembelajaran maupun aktivitas sehari-hari. Penelitian ini didorong oleh kemajuan era digital, yang memudahkan siswa untuk mendapatkan informasi dan sumber belajar sekaligus berpotensi menimbulkan digital distraction yang mengganggu konsentrasi belajar siswa. Digital distraction terjadi ketika perhatian siswa dialihkan dari kegiatan belajar dan menuju penggunaan perangkat digital untuk tujuan non-akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti hubungan dan pengaruh digital distraction terhadap fokus belajar siswa kelas lima di SDN Genuksari 01. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan strategi korelasional ex post facto. Populasi penelitian terdiri dari 83 siswa kelas lima di SDN Genuksari 01, dan sampel penelitian terdiri dari 52 siswa yang dipilih menggunakan prosedur seleksi acak sederhana. Penelitian ini menggunakan kuesioner skala Likert untuk menilai digital distraction dan konsentrasi belajar siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, pengujian normalitas, pengujian linearitas, pengujian korelasi Rank Spearman, dan regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan bahwa digital distraction dan konsentrasi belajar siswa memiliki pengaruh yang sedang. Temuan pengujian korelasi mengungkapkan nilai koefisien -0,194 dengan tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05, menunjukkan asosiasi negatif yang sangat lemah antara kedua variabel yang dapat diabaikan. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa digital distraction tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap konsentrasi belajar siswa (nilai p = 0,092, kontribusi = 5,6%). Temuan penelitian menunjukkan bahwa digital distraction bukanlah faktor utama yang memengaruhi perhatian belajar siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, manajemen teknologi yang efektif dan bantuan untuk lingkungan belajar yang sesuai diperlukan agar siswa tetap fokus belajar.