cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
esafarmasia@esaunggul.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510 Telp : 021 5674223 ext 266
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Archives Pharmacia
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 26556073     EISSN : 27977145     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Archives Pharmacia mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu farmasi mencakup Farmasetika dan Teknologi Formulasi, Farmakologi dan Toksikologi, Biologi Farmasi, Kimia Farmasi, Farmasi Fisika, Neutrasetikal, Manajemen Farmasi, dan Farmasi Klinis. Diterbitkan setiap 2 (dua) kali dalam satu tahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 89 Documents
Analisis Yuridis Normatif terhadap Konsep Praktik Kefarmasian di Apotek Koperasi Merah Putih berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Pelaksananya Purnomo, Antonius Dewanto
Archives Pharmacia Vol 8, No 1 (2026): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v8i1.10732

Abstract

Perubahan regulasi kesehatan nasional melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan membawa implikasi besar terhadap tata kelola praktik kefarmasian di Indonesia. Salah satu fenomena baru yang muncul adalah pendirian Apotek Koperasi Merah Putih sebagai model integrasi antara pelayanan kefarmasian dan kegiatan usaha koperasi. Namun, implementasi model ini menimbulkan persoalan yuridis, terutama terkait batas kewenangan antara koperasi sebagai badan hukum dengan apoteker sebagai tenaga profesional yang bertanggung jawab atas praktik kefarmasian.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian praktik kefarmasian di Apotek Koperasi Merah Putih dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 beserta peraturan pelaksananya, serta mengidentifikasi implikasi yuridis yang timbul apabila terjadi ketidaksesuaian norma. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, melalui analisis terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier.Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi dapat menjadi pemegang izin apotek, namun pelaksanaan praktik kefarmasian tetap menjadi tanggung jawab penuh apoteker penanggung jawab apotek (APA). Ditemukan pula adanya legal gap akibat belum adanya aturan teknis yang secara eksplisit mengatur mekanisme kerja sama koperasi dan apoteker dalam konteks praktik kefarmasian. Implikasi yuridisnya, setiap pelanggaran terhadap ketentuan praktik kefarmasian dapat berujung pada sanksi administratif dan etik profesi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya harmonisasi regulasi antara sektor kesehatan dan koperasi agar praktik kefarmasian berbasis koperasi berjalan sesuai prinsip profesionalitas dan kepastian hukum.
Studi Etnobotani Keanekaragaman Tanaman Obat Dalam Menunjang Kesehatan Masyarakat Di Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya Faiz, Fajrin Nur; Abna, Inherni Marti; Utami, Tyas Putri
Archives Pharmacia Vol 8, No 1 (2026): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v8i1.10722

Abstract

Indonesia dikenal dengan kekayaan keanekaragaman hayatinya yang luar biasa, termasuk berbagai tanaman obat yang telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai alternatif pengobatan. Namun, seiring dengan perkembangan modernisasi, pengetahuan tradisional ini menghadapi ancaman kepunahan sehingga diperlukan penelitian untuk mendokumentasikan dan melestarikan pengetahuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keanekaragaman tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat di Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, serta menghitung nilai Species Use Value (SUV), Family Use Value (FUV), dan Plant Part Value (PPV). Metode yang digunakan adalah survei eksploratif dan participatory rural appraisal dengan pendekatan deskriptif-eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner dari 23 responden yang dipilih secara snawaball sampling dan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat 31 spesies tanaman obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Tanamana Patrawali (Tinospora crispa) memiliki nilai SUV tertinggi (0,22), sedangkan famili Zingiberaceae memperoleh nilai FUV tertinggi (0,26). Daun merupakan bagian tanaman yang paling sering digunakan (PPV 45,16%). Metode pengolahan yang paling umum adalah perebusan (64,5%), dengan cara penggunaan utama adalah diminum (67,7%). Sebagian besar tanaman diperoleh dari pekarangan rumah (45,16%).
STUDI IN-SILICO ANTI-ALZHEIMER SENYAWA DARI TANAMAN RAMAYANA (Senna spectabilis) SEBAGAI PENGHAMBAT ASETILKOLINESTERASE Rachmansyah, Muhamad Reza; Eden, Yonatan; Rahayu, Sri Teguh
Archives Pharmacia Vol 8, No 1 (2026): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v8i1.10720

Abstract

Evaluasi Penyimpanan Obat LASA (Look Alike Sound Alike) Untuk Mencegah Medication Error di Instalasi Farmasi RSUD Kemayoran Jakarta Pusat Ismawan, Muh Dias; Karim, Nur Aisyah; Pertiwi, Ratih Dyah; Herlina, Herlina
Archives Pharmacia Vol 8, No 1 (2026): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v8i1.10779

Abstract

Penyimpanan adalah suatu kegiatan pengamanan untuk menghindari obat dari kerusakan baik fisik maupun kimia sehingga memastikan mutu obat tetap terjamin, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyimpanan obat LASA di Instalasi Farmasi RSUD Kemayoran. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif melalui pengumpulan data yang dilakukan secra observasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh obat-obatan yang terdapat di instalasi farmasi RSUD Kemayoran. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi langsung dengan sistem ceklist menggunakan tabel pengamatan, berdasarkan mekanisme penyimpanan obat LASA. Hasil penelitian menunjukkan dari sebelas (11) persyaratan sistem penyimpanan obat LASA, 9 persyaratan telah sesuai dan 11 persyaratan tidak sesuai sehingga didapatkan nilai kesesuaian sebesar 81,9% yang berarti tergolong sangat baik dalam proses penyimpanan obat.
Gambaran Pola Pengobatan Antibiotik Pada Pasien Ulkus Diabetikum di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Siringoringo, Zefany Brilian
Archives Pharmacia Vol 8, No 1 (2026): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v8i1.10165

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronis Diabetes Mellitus tipe 2 akibat neuropati perifer dan gangguan sirkulasi arteri. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola pengobatan antibiotik pada pasien ulkus diabetikum di RSUD Dr. Djatiwibowo Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode non-eksperimental dengan desain cross-sectional bersumber dari data rekam medik pasien rawat inap secara retrospektif sebanyak 36 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan (64%), dengan usia 46–55 tahun (47%), dan tidak bekerja (64%). Ulkus di diagnosa paling banyak terjadi pada Wagner 3 (33%) dan Wagner 2 (31%). Antibiotik yang paling banyak digunakan adalah ceftazidime (25%), ciprofloxacin-metronidazole (22,22%), dan ceftriaxone-metronidazole (19,44%). Pada terapi antidiabetik, kombinasi insulin Glargine (Sansulin Log-G Dispopen)® dan Levemir® Flexpen (27,78%).
Pengembangan Formulasi Micellar Water Ekstrak Etanol 70% Kulit Buah Melinjo Merah (Gnetum gnemon L ) Nufus, Anisa Tasfiatun; Sari, Kartika
Archives Pharmacia Vol 8, No 1 (2026): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v8i1.9949

Abstract

Micellar water merupakan pembersih wajah berbasis air yang mengandung partikel misel untuk mengangkat kotoran, minyak, dan sisa riasan tanpa perlu dibilas. Inovasi formulasi micellar water berbahan alami menjadi penting sebagai alternatif produk komersial berbahan sintetis. Kulit buah melinjo merah (Gnetum gnemon L.) banyak digunakan dalam bidang kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan micellar water menggunakan ekstrak etanol 70% kulit melinjo merah dengan variasi jenis surfaktan nonionik Tween 20 dan Lauryl Glucoside, serta mengevaluasi stabilitas dan karakteristik fisikokimia sediaan. Formula dibuat dalam tiga variasi konsentrasi ekstrak (1%, 1,5%, dan 2,5%) baik dengan maupun tanpa surfaktan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa formula terbaik adalah F3 dengan konsentrasi ekstrak 2,5% menggunakan kombinasi Tween 20 dan Lauryl Glucoside. Formula ini menunjukkan pH stabil 5,81 ± 0,02 , viskositas 4,34 ± 0,02 , homogenitas baik, serta daya bersih yang mendekati produk  pembanding. Uji stabilitas cycling test selama enam siklus menunjukkan bahwa sediaan tetap stabil secara fisik dan kimia.
Validasi Metode Spektrofotometri UV-Vis dalam Penetapan Kadar Deksametason Natrium Fosfat pada Sediaan Injeksi Sarina, Gemmy
Archives Pharmacia Vol 8, No 1 (2026): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v8i1.10782

Abstract

Deksametason natrium fosfat merupakan glukokortikoid sintetik yang banyak digunakan sebagai antiinflamasi dalam sediaan injeksi sehingga memerlukan standar mutu yang ketat. Oleh karena itu, untuk analisisnya telah dikembangkan dan divalidasi metode spektrofotometri UV-Vis yang sederhana, tepat, akurat, cepat, dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi metode spektrofotometri UV-Vis untuk penetapan kadar deksametason natrium fosfat. Penelitian meliputi optimasi kondisi analisis, validasi metode (linearitas, akurasi, presisi, LOD, dan LOQ), serta penetapan kadar. Hasil menunjukkan bahwa panjang gelombang maksimum diperoleh pada 242 nm dengan pelarut dapar fosfat pH 6. Metode menunjukkan linearitas yang sangat baik (R² = 0,999), recovery yang dapat diterima, dan %RSD <2%. Kadar deksametason natrium fosfat berada dalam rentang yang dipersyaratkan (90,0–115% dari kadar etiket), sehingga metode UV-Vis dinyatakan valid dan dapat digunakan untuk analisis sediaan injeksi.
PENGEMBANGAN FORMULASI SEDIAAN GEL FACIAL WASH EKSTRAK ETANOL 70% KULIT BUAH MELINJO MERAH (Gnetum gnemon L.) Rizkiyah, Annisa; Sari, kartika; Bachri, Nurjannah
Archives Pharmacia Vol 8, No 1 (2026): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v8i1.9898

Abstract

Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Deodoran Spray Fraksi Etil Asetat Daun Jamblang (Syzygium Cumini) Terhadap Staphylococcus epidermidis Nurhikmah, Nurhikmah; SR, Muhammad Asri; Wahid, Hilmiati; Suryanita, Suryanita; Auliah, Nielma
Archives Pharmacia Vol 8, No 1 (2026): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v8i1.9874

Abstract

Masalah bau badan merupakan hal umum yang disebabkan oleh aktivitas bakteri pada tubuh, khususnya Staphylococcus epidermidis, dan dapat mengganggu kenyamanan. Deodoran adalah salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini. Namun, sebagian besar deodoran di pasaran mengandung bahan kimia seperti aluminium, paraben, dan triclosan yang dapat menimbulkan risiko kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif deodoran berbahan alami yang aman dan efektif, salah satunya dari daun jamblang (Syzygium cumini) yang diketahui mengandung senyawa flavonoid dengan potensi antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah fraksi etil asetat daun jamblang dapat diformulasikan menjadi sediaan deodoran spray yang stabil secara fisika dan kimia, serta untuk mengetahui konsentrasi yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan empat formula (F0, FI, FII, dan FIII), yang kemudian dievaluasi stabilitas fisikokimianya serta diuji aktivitas antibakterinya menggunakan metode difusi cakram. Hasil menunjukkan bahwa semua formula stabil secara fisika dan kimia. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan F0 tidak aktif, FI menghasilkan zona hambat 8,8 mm (sedang), FII sebesar 11,4 mm, dan FIII sebesar 13,88 mm (kuat). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat daun jamblang dapat diformulasikan sebagai deodoran spray alami yang stabil dan memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis.