cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnalbimaabdi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27979407     EISSN : 27979423     DOI : https://doi.org/10.53299/bajpm.v1i1
Core Subject : Education,
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat terdaftar dengan e-ISSN: 2797-9423 dan p-ISSN: 2797-9407 menerbitkan artikel dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat maupun metode pengabdian yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan dapat diterapkan dalam mengembangkan dan membantu dosen, guru, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat meningkatkan keilmuan, inovasi, maupun kesejahteraan. Bima Abdi menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan dan panduan yang ada dalam template yang sudah disediakan oleh pengelola dalam website ini. Bima Abdi dibawah naungan Publisher Yayassan Pendidikan Bima Berilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 233 Documents
Upgrade Skill Siswa SMK Kadiri Kras dengan Aplikasi Accurate Rachma Agustina; Dwi Ari Pertiwi; Meta Ardiana
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v2i1.142

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ditujukan untuk peningkatan kemampuan siswa SMK dalam memanfaatkan aplikasi accurate untuk penyusunan laporan keuangan.  Semakin meningkatnya tuntutan dari dunia kerja, mau tidak mau harus diikuti dengan peningkatan kemampuan siswa selama menempuh proses pembelajaran. Hal ini agar siswa siap menghadapi persaingan dunia kerja dan juga menambah rasa percaya diri siswa dalam menghadapi masa depannya. Pelatihan diikuti oleh 25 siswa kelas XII SMK Kadiri Kras, dari jurusan Akuntansi. Metode pelaksanaan program dengan memberikan materi dan contoh kasus input transaksi pada akun-akun yang tersedia pada aplikasi Accurate, sedangkan siswa langsung mempraktekkan aplikasi tersebut pada komputer di laboratorium sekolah. Pelaksanaan berlangsung dengan lancar dan siswa yang merupakan peserta pelatihan tampak antusias selama proses pelaksanaan, hal ini bisa dilihat dari tanya jawab dan diskusi yang terus berjalan selama program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan.
Sosialisasi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Zat Aditif Pada Kader Posyandu Remaja di Lembaga Pembinaan Khusus Kelas 1 Medan Cut Masyithah Thaib; Jon Kennedy Marpaung; Monica Suryani
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v2i1.143

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah yang kompleks dan memiliki dimensi yang luas, baik dari sudut medik, psikiatrik, kesehatan jiwa, maupun psikososial. Penyalahgunaan Narkoba menimbulkan dampak antara lain, merusak hubungan kekeluargaan, menurunkan kemampuan belajar, ketidakmampuan untuk membedakan mana yang baik dan buruk, perubahan perilaku menjadi anti sosial, merosotnya produktivitas kerja, gangguan kesehatan, mempertinggi kecelakaan lalu lintas, kriminalitas dan tindak kekerasan lainnya, baik kuantitatif maupun kualitatif. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan informasi dan edukasi Bahaya Narkoba dan Zat Aditif Pada Kader Posyandu Remaja. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat dalam bentuk memberikan edukasi dan sosialisasi Bahaya Narkoba dan Zat Aditif Pada Kader Posyandu Remaja. Kesimpulan kegiatan ini membawa dampak dan pengaruh yang baik terhadap pengetahuan masyarakat untuk menyadari bahaya narkoba dan zat aktif yang hanya tidak merugikan diri sendiri tetapi dapat merugikan keluarga dan orang lain. Sosialisasi terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat   sambutan yang baik dari Lembaga Pembinaan Khusus Kelas 1 Medan.
Daur Ulang Limbah Kertas Menjadi Media Pembelajaran Literasi Peta pada KKG SD Kota Cirebon Iin Wariin Basyari; Iis Yeni Sugiarti; Nurul Ikhsan Karimah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v2i1.149

Abstract

Limbah kertas bekas dapat dimanfaatkan menjadi barang yang memiliki nilai guna. Salah satunya pemanfaatan limbah kertas bekas menjadi bubur kertas yang dijadikan media pembelajaran literasi peta. Sasaran dalam kegiatan pelatihan ini yaitu Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 04 Kecamatan Kesambi. Dalam kegiatan pelatihan tersebut dihadiri oleh guru dan siswa dari empat sekolah dasar yaitu SD Negeri Bima, SD Negeri Karang Yudha, SD Negeri Karyamulya 01 dan SD Negeri Karyamulya 02. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu metode ceramah, metode demonstrasi atau simulasi, metode tanya jawab dan pendampingan. Dari hasil pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan guru dan siswa merasa senang dan antusias belajar membuat peta timbul (tiga dimensi). Karena siswa dan guru diajak untuk mengkonstruksi pengetahuan tentang peta melalui proyek membuat peta timbul (tiga dimensi). Adapun kendala dalam membuat peta diantaranya yaitu durasi pengerjaan yang lama karena dibutuhan cahaya matahari untuk proses pengeringan media peta timbul (tiga dimensi) yang dibuat siswa dan guru. Implikasi dari kegiatan pengabdian ini siswa didorong untuk menemukan pengetahuannya sendiri berdasarkan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari agar informasi yang diterima mudah diserap.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Pemuda Desa Ciijagamulya Kabupaten Kuningan dalam Pemanfaatan Barang Bekas menjadi Studiobox Neneng Aminah; Wendi Kusriandi; Nurani Hartini; Herlina Herlina
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v2i1.158

Abstract

Kewirausahaan sosial semakin dikenal sebagai mekanisme untuk menciptakan nilai sosial dan ekonomi. Dengan menerapkan ekologi populasi, ketergantungan sumber daya dan perspektif pandangan berbasis sumber daya, makalah ini mengembangkan model konseptual untuk memberikan wawasan yang lebih besar tentang bagaimana usaha kewirausahaan sosial berkolaborasi dengan organisasi lain dalam jaringan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya. Melalui proses ini, usaha sosial menangani kebutuhan sosial yang tidak terpenuhi untuk menciptakan nilai yang mengarah pada perkembangan dan pertumbuhan individu, komunitas, dan wilayah. Menggunakan pelaku pembangunan ekonomi kota besar yang terlibat dalam promosi usaha kecil sebagai kasus uji, studi eksplorasi ini menggambarkan bahwa usaha sosial secara efektif memperoleh sumber daya dari pelaku jaringan keterlibatan sosial utama: perusahaan, pemerintah, dan usaha sosial lainnya sehingga terciptanya kesejahteraan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pelatihan pembuatan studio box untuk foto produk guna meningkatkan pemasaran online shop. Metode yang dilakukan adalah persiapan, pelaksanaan, dan pendampingan. Sesi pelaksanan melakukan sosialisasi, edukasi, kemudian memberikan contoh langkah-langkah pembuatan produk sedangkan peserta langsung mempraktekkan. Setelah diberi pelatihan, selanjutnya tim pelaksana menjelaskan manfaat studio box guna untuk melakukan pemasaran secara online. Kemudian tim pelaksana melakukan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan pelatihan pembuatan studiobox dari barang bekas sebagai media foto produk guna meningkatkan pemasaran online shop. Hasil kegiatan pengetahuan photograpy laki-laki meningkat sebesar 1,5 sedangkan perempuan meningkat sebesar 2 score. Pengetahuan media sosial laki-laki meningkat sebesar 2 score, sedangkan perempuan meningkat sebesar 2,5 score. Pengetahuan marketing online laki-laki meningkat sebesar 2 score, sedangkan perempuan meningkat sebesar 2 score. Pengetahuan photoproduk laki-laki meningkat sebesar 2 score sedangkan perempuan meningkat sebesar 2 score.
Pendampingan Proyek Kemanusiaan di Wilayah Kota Bima melalui Program Pejuang Muda Kementerian Sosial Ade Fitri Fauziah; Syarifuddin Syarifuddin; Aida Nabilah Army Husna; Muhamad Sahlaludin; Finariyah Finariyah; Haritsah Shofiyah Yasmin; Jhordi Hendarwan; Marzela Tricilia; Mukhlash Muzaki; Pardi Pardi; Shania Putri Navassa
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v2i1.161

Abstract

Program Pejuang Muda merupakan program kampus merdeka yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kementerian Agama, dengan melibatkan mahasiswa sebagai pelaksana kegiatan dilapangan. Tujuan dari program Pejuang Muda adalah menverifikasi dan validitas data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), membentuk team based project, dan membangun kewirausahaan sosial guna membangkitkan ekonomi kreatif. Team Pejuang Muda Kota Bima sebanyak 10 orang, yang berasal dari beberapa perguruan tinggi, dan hasilnya adalah dengan mengonversi hasil kegiatan program Pejuang Muda ke dalam 20 sks matakuliah. Sasaran program Pejuang Muda ini adalah masyarakat Kota Bima yang terdata dalam DTKS. Pelaksanaan Program Pejuang Muda di Kota Bima berlangsung setelah proses pembelakalan. Kegiatan verivikasi dan validasi DTKS yang terealisasi adalah sebanyak 6.053 data, Kemudian team based project melakukan pemetaan masalah melalui observasi yang dilakukan pada saat melakukan verifikasi dan validasi data, kemudian berkoordinasi dengan BAPPEDA Kota Bima, melakukan penyusunan proposal, dan konsultasi dan meeting online serta offline dengan mentor, serta sosialisasi program Bank Sampah Sarae Maraso.
Pelatihan Komunikasi Krisis Masyarakat Lokal dalam Mengelola Keluhan Wisatawan saat Pandemi Covid19 untuk Pengembangan Destinasi Wisata Kampung Lama Paluh Naga di Desa Denai Lama Kecamatan Pantai Labu Faustyna Faustyna; Rudianto Rudianto; Puji Santoso
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v1i2.41

Abstract

Pengabdian Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan komunikasi krisis terkait menangani keluhan wisatawan kuliner Paluh Naga saat pandemic covid19 sebagai edukasi dan berdampak pada ekonomi masyarakat Desa Denai Lama Kecamatan Pantai Labu. Tahapan-tahapan dalam kegiatan ini adalah (1) pemberian materi; (2) Pendampingan komunikasi krisis pokus pada saat pelaksanaan menangani keluhan pelanggan;(3) Evaluasi saat kegiatan dilakukan.  Kegiatan ini dilakukan untuk membantu dan mengenalkan komunikasi krisis masyarakat dalam menangani keluhan para wisatawan yang berkunjung di lokasi wisata kuliner Paluh Naga Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deliserdang agar para pelaku usaha wisata di lokasi wisata kuliner Paluh Naga memiliki ketrampilan dalam hal menangani keluhan wisatawan sehingga dapat berkontribusi untuk pengembangan destinasi wisata kuliner Paluh Naga yang dapat meningkatkan reputasi desawisata Denai Lama Paluh Naga. Luaran yang didapat dalam Pengabdian Kemitraan Masyarakat ini adalah menghasilkan suatu pola Teknik menangani keluhan wisatawan secara effectively.
Workshop Pengolahan Sampah dan Pendirian Bank Sampah bagi Ibu Rumah Tangga Desa Bolo Kecamatan Madapangga Ratnah Ratnah; Ibnu Khaldun Sudirman; Suratman Suratman; Rizalul Fiqry
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v1i2.66

Abstract

Desa Bolo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat (NTB). Masyarakat desa Bolo pada umumnya berlatar belakang petani. Selama ini, masyarakat banyak mendapatkan masalah yang antara lain yaitu masalah limbah lingkungan, banyak sampah yang berserakan yang membuat desa kelihatan tidak indah, minimnya pengetahuan masyarakat dalam hal ini ibu-ibu rumah tangga yang menjadi mitra kegiatan dalam mengolah sampah menjadi bahan produktif yang bernilai ekonomis, rendahnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan, banyaknya ibu-ibu rumah tangga yang menjadi pengangguran, tidak adanya program pelatihan, pendampingan dri pemerintah, LSM, dan Organisasi-Organisasi Kemasyarakatan dalam membantu masyarakat mitra dalam memberi pengetahuan bagaimana mengolah sampah menjadi bahan produktif, bagaimana cara mendirikan Bank Sampah, bagaimana cara berhubungan dengan pihak Bank Sampah. Melihat permasalahan yang dihadapi para ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok tani mitra di atas, maka sangat diperlukan pelatihan pengolahan sampah menjadi bahan produktif dan pelatihan pendirian Bank Sampah yang bisa menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh kelompok mitra. Pelaksanaan kegiatan PKM ini direncakan selama 3 bulan dengan sasaran dan target yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan anggota mitra yang ada di desa Bolo dalam mengolah sampah menjadi bahan produktif yang bernilai ekonomis sehingga terciptanya lapangan pekerjaan baru bagi kelompok mitra. Adapun tahapan pelaksanaan kegiatan Pengabdian ini adalah sebagai berikut: 1.) Tahap Observasi Lapngan, 2.) Tahap Sosialisasi Kegiatan, 3.) Tahap Peningkatan Kesadaran (Awarness Level), 4.) Tahap Pemantapan (Maturity Level), 5.) Tahap Pendampingan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan kemitraan kepada masyarakat ini adalah terlaksananya luaran yang ingin dicapai yaitu: 1. Adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran mitra dalam mengolah sampah rumah tangga menjadi bahan produktif yang bernilai Ekonomis, 2. Adanya peningkatan pengetahuan anggota mitra dalam mengolah sampah organik dan an organik, 3. Terciptanya kelompok usaha baru bagi anggota Mitra di bidang pengolahan sampah, 4. Adanya pengetahuan mitra dalam membangun hubungan dengan pihak Bank Sampah. 5. Dokumentasi Kegiatan berupa Photo dan Video Kegiatan. Adapun kesimpulan kegiatan ini adalah workshop pengolahan dan pendirian bank sampah ini mendapat respon dan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu rumah tangga akan manfaat sampah bagi kehidupan masyarakat.
Pendampingan Gerakan Reading Corner di SDN Inpres Samili 2 untuk Menumbuhkan Minat dan Budaya Literasi Husnul Khatimah; Nunung Fatimah; Surya Ningsih
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v1i2.67

Abstract

Perkembangan zaman yang semakin pesat membuat kegiatan membaca menjadi sangat memprihatinkan. Seperti masalah yang terjadi di SDN Inpres Samili 2 yaitu banyak siswa yang belum mempunyai kesadaran akan pentingnya membaca, tidak adanya perpustakaan serta kurangnya buku-buku sehingga siswa jarang sekali membaca di sekolah. Siswa hanya membaca buku teks pelajaran saat pembelajaran berlangsung. Sehingga kegiatan literasi menjadi hal yang tabu. Maka dari itu butuh perhatian khusus supaya dapat menumbuhkan budaya literasi di sekolah tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya literasi siswa SDN Inpres Samili 2 melalui pendampingan pembuatan pojok baca “reading corner”, pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran berlangsung, menciptakan lingkungan yang kaya teks sehingga siswa terbiasa dengan membaca. Adapun tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah sebagai berikut: (1) Tahap observasi lapangan, (2) Tahap sosialisasi kegiatan, (3) Tahap pendampingan. Hasil dan laporan kegiatan pengabdian ini akan diterbitkan pada media massa serta publikasi pada jurnal lokal. Kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa pendampingan dalam pembuatan reading corner ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dalam meningkatkan minat dan budaya literasi di sekolah SDN Inpres Samili 2 yang berada di Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Hal tersebut menunjukan bahwa keterampilan membaca Indonesia masih sangat rendah. Minat baca di SDN Inpres Samili 2 masih sangat rendah. Fakta tersebut didapatkan berdasarkan hasil obeservasi awal. Peningkatan budaya literasi dapat di mulai dari sekolahsekolah melalui buku-buku di perpustakaan. Untuk mendukung budaya literasi, maka sekolah harus memiliki sarana dan prasana yang memadai khususnya pengadaan buku di perpustakaan. Permasalahan yang ada di SDN Inpres Samili 2, tidak adanya perpustakaan serta kurangnya buku-buku sehingga siswa jarang sekali membaca di sekolah. Siswa hanya membaca buku teks pelajaran saat pembelajaran berlangsung. Sehingga kegiatan literasi menjadi hal yang tabu. Maka dari itu butuh perhatian khusus supaya dapat menumbuhkan budaya literasi di sekolah tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya literasi siswa SDN Inpres Samili 2 melalui pengadaan pojok baca “reading corner” , pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran berlangsung, menciptakan lingkungan yang kaya teks, serta menata kelas yang kaya teks sehingga siswa terbiasa dengan membaca.
Implementasi Teknik Latihan Asertif bagi Aktualisasi Diri Konselor Ayong Lianawati; Cindy Pravesti; Sutijono Sutijono; Jahju Hartanti; Nur Indah Jayanti; Noer Vita Isnaeni
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v1i2.79

Abstract

Keberanian mengungkapkan pendapat menjadi capaian dalam mencapai aktualisasi diri konselor. Wujud dari keberanian dalam ungkapan pendapat tersebut adalah sikap asertif. Konselor yang berisikap asertif memiliki harga diri yang kuat dalam melindungi peraturan dan haknya. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini mengimplementasikan teknik latihan asertif dalam rangka mencapai aktualisasi diri konselor. Implementasi latihan asertif dilaksanakan melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat. Adapun metode kegiatan yang digunakan ialah workshop (webinar) secara online (daring) dengan langkah-langkah, pertama langkah awal (observasi), tahap perencanaan, tahap sosialisasi, dan tahap evaluasi berkelanjutan program. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diikuti oleh 158 peserta. Hasil yang diperoleh sebesar 54,8% sangat setuju, 43,2% setuju, 2% kurang setuju, 0% tidak setuju terkait kepuasan manfaat latihan asertif bagi aktualisasi diri konselor. Tercapainya aktualiasasi diri melalui latihan asertif ini telah memberikan kontribusi bagi individu dalam memiliki sikap asertif. Ini dimaksudkan bahwa individu yang memiliki sikap asertif menjadi sikap bagi seorang pemerhati bimbingan dan konseling atau konselor, guna mencapai keberhasilan komprehensif dalam proses pemberian layanan bimbingan dan konseling.
Pelatihan Akuaponik dengan BUDIKDAMBER upaya Memenuhi Kebutuhan Protein Nabati dan Hewani di Lahan Terbatas Masyarakat Desa Kedunglosari Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh; Dhini Romadoni; Denok Fitri Lestari; Robithotul Ummah; Dungo Abid Alfatah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v2i1.145

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam skema progrm penerapan teknologi tepat guna kepada masyarakat (PPTTG) yaitu (1) melatih masyarakat dalam penggunaan lahan yang terbatas; (2) menambah penghasilan tambahan bagi pemasukan keluarga; dan (3) menambah kesibukan bagi masyarakat yang tidak mempunyai kegiatan di rumah. Asset Based Community Delelopment (ABCD) digunakan sebgai metode dalam pelaksanan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada skema progra penerapan teknologi tepat guna (PPTTG). Metode ini sebagai  alternatif pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan asset. Asset dalam konteks ini diberikan makna potensi yang dimiliki oleh masyarakat sendiri, dengan menggunakan potensi atau kekayaan yang dimiliki masyarakat dapat digunakan sebagai senjata pamungkas untuk melakukan program pemberdayaan. Hasil pelaksanan kegiatan dapat disimpulkan bahwa prosedur pembuatan BUDIKDAMBER dan dalam pemeliharaannya juga sangatlah mudah dari alat dan bahannya tidak sulit untuk dicari, sehingga dalam pembuatan BUDIKDAMBER dapat dilaksanakan tanpa ada hambatan. Dan dalam pemeliharaannya juga dapat dikontrol dengan baik. Diadakannya alat untuk menjadi alternatif kebutuhan pangan keluarga menggunakan BUDIKDAMBER. Dengan ini mampu memberikan manfaat di lahan yang terbatas, memenuhi kebutuhan protein nabati dan protein hewani di masyarakat.

Page 3 of 24 | Total Record : 233