cover
Contact Name
Hasrul Rahman
Contact Email
hasrul.rahman@pbsi.uad.ac.id
Phone
+6285725773388
Journal Mail Official
jurnal.genre@pbsi.uad.ac.id
Editorial Address
Jalan Kolektor Ring Road Selatan, Tamanan Banguntapan Bantul Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
ISSN : -     EISSN : 27162613     DOI : https://doi.org/10.26555/jg.v2i2.3918
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) merupakan jurnal ilmiah mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Satra Indonesia, Universitas Ahmad Dahlan. Jurnal ini menerbitkan hasil penelitian mahasiswa yang berhubungan dengan pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, kajian linguistik dan pengajarannya, serta kajian sastra dan pengajarannya. Jurnal ini terbit 2 kali setahun, Agustus, dan Februari. E-ISSN = 2716-2613. Jurnal ini bertujuan untuk menampung hasil penelitian mahasiswa Prodi PBSI, UAD dan di luar UAD yang memiliki jalinan kerja sama. Ruang lingkup jurnal ini adalah mahasiswa perguruan tinggi pada prodi PBSI yang berkerja sama dengan UAD. Fokus jurnal ini adalah pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, kajian linguistik dan pengajarannya, serta kajian sastra dan pengajarannya.
Articles 176 Documents
Dampak psikologi perjodohan lelaki autis dengan wanita normal dalam novel My Autism Husband karya Ardila Yulianisa Ferdiansyah, Muhammad Agustian; Andalas, Eggy Fajar
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i1.7910

Abstract

Pada tahun 2021 Romancious menerbitkan sebuah novel yang berjudul My Autism Husband karya Ardila Yulianisa. Novel ini menceritakan kehidupan keluarga antara seorang laki-laki penyandang autis dengan wanita normal. Pembaca akan menemukan berbagai masalah yang berkaitan dengan psikilogi dari antar tokoh. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dampak psikologi yang terjadi karena perjodohan laki-laki autis dengan wanita normal. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan jenis penelitian deskriptif kualifatif. Untuk menemukan data dilakukan dengan Teknik close reading digunakan untuk menemukan data dengan tepat. Data yang digunakan berupa kutipan dan narasi yang ada pada novel My autism Husband, kemudian diidentifikasi, diklasifikasikan berdasarkan dampak psikologis setelah itu dianalisis. Temuan dari penelitian ini yakni menemukan tiga dampak psikologi yaitu depresi seperti rasa bersalah, stress positif dan cemas (khawatir dan takut). Dampak psikologis yang dialami tokoh memiliki berbagai reaksi baik yang menyenangkan atau menyedihkan, Adapun reaksi yang tidak biasa karena salah satu tokoh adalah seorang penyandang autis. Hasil temuan memberikan gambaran psikologi pada seseorang normal dan penyandang autis dalam rumah tangga. Memberikan wawasan pada bidang psikologi sastra, terkait dampak psikologi pada seorang penyandang autis.
Tunjuk ajar Melayu terhadap pemimpin dalam cerita rakyat Mambang Linau dan legenda Ketobong Keramat sebagai kearifan budaya Melayu Afrilla, Tika; Mulyati, Yeti
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i1.8160

Abstract

Penelitian ini mengkaji cerita Mambang Linau dari Bengkalis dan Legenda Ketobong Keramat yang berasal dari Pelalawan. Kedua cerita ini muncul dan hidup dalam lingkungan masyarakat Melayu. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan 1) perbandingan sinopsis cerita rakyat Mambang Linau dan Legenda Ketobong Keramat, 2) perbandingan penggambaran ketaatan kepada pemimpin dalam cerita rakyat Mambang Linau dan Legenda Ketobong Keramat, dan 3) tunjuk ajar Melayu terhadap pemimpin sebagai kearifan budaya Melayu. Jenis penelitian ini deskriptif komparatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, sedangkan teknik analisis data yang dilakukan dengan metode deskriptif komparatif. Adapun hasil yang diperoleh kedua cerita ini memiliki kesamaan terutama dalam menaati perintah pemimpin atau raja. Perbedaannya yaitu: 1) taat kepada pemimpin dalam cerita rakyat Mambang Linau dilakukan dengan sukarela demi menjunjung titah raja dan tuah atau kemakmuran negeri sehingga patuh kepada pemimpin merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt., sedangkan dalam Legenda Ketobong Keramat taat kepada pemimpin memiliki motif karena terpaksa dan takut akan ancaman yang diberikan raja jika tidak taat. 2) Cerita Mambang Linau tentang kisah perjalanan hidup Bujang Enok dan Mambang Linau yang akhirnya berpisah karena melanggar amanah demi menaati perintah pemimpin untuk menari, sedangkan dalam Legenda Ketobong Keramat mengisahkan kehidupan Bomo Sakti yang melanggar syarat dan amanah dari gurunya karena ancaman raja. Kedua cerita ini merupakan khazanah dari kearifan lokal Melayu, berisi tentang tunjuk ajar yang dapat diwariskan kepada generasi bangsa untuk memupuk nilai karakter yang sudah ada. Tunjuk ajar Melayu juga perlu digali manfaatnya untuk menyampaikan nasihat, petuah, dalam syair, pantun, ungkapan, dan pepatah sehingga diharapkan dapat mewujudkan manusia bertuah.
Profil bahan ajar Bahasa Indonesia SMA ditinjau berdasarkan pidana hukuman Lilis, Lilis; Mulyati, Yeti
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i1.8286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi buku teks yang berpotensi sebagai pidana hukum. Data dalam penelitian ini adalah teks, kalimat, paragraf ataupun gambar yang terindikasi pidana hukum. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku teks kelas X SMA di Kota Makassar yang berjudul “Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia”. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik baca dan tenik catat. Hasil penelitian ditemukan tindak pidana berita bohong atau hoaks sebanyak 2 data, berita bohong berupa olok-olokan sebanyak 3 data. Tindak pidana berupa pencemaran nama baik berupa gambar sebanyak 1 data Tindak pidana ujaran kebencian antargolongan sebanyak 3 data.  
Strategi meminta oleh mahasiswa multikultural di IKIP Budi Utomo Fasha Pratama, Heri; Puput Kinanti, Kingkin; Susandi, Susandi
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i1.8598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kalimat meminta, strategi meminta, dan hubungan latar belakang budaya dengan tindak tutur meminta mahasiswa multikultural IKIP Budi Utomo. Penentuan subjek dalam penelitian ini tidak menggunakan teknik statistik, tetapi lebih bersifat selektif dengan menggunakan pertimbangan berdasarkan pada konsep teoretik yang digunakan, keinginan pribadi, dan karakteristik empiris. Berdasarkan hal tersebut, penentuan subjek yang digunakan dalam penelitian ini bersifat purposive sampling karena sangat erat kaitannya dengan faktor-faktor kontekstual. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model interaktif. Analisis data dengan metode ini mencakup empat tahap, yaitu (a) pengelompokan data, (b) reduksi data, (c) penyajian data, dan (d) verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bentuk-bentuk kalimat tuturan meminta terdiri atas 20 tuturan menggunakan bentuk kalimat perintah, 15 tuturan menggunakan bentuk kalimat tanya, dan 11 tuturan menggunakan kalimat perintah. Strategi yang digunakan mahasiswa multikultural dalam meminta di antaranya adalah strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi, bertutur dengan kesantunan negatif, bertutur samar-samar, dan bertutur dalam hati. Latar belakang budaya mahasiswa memengaruhi bentuk-bentuk tuturan meminta dari setiap mahasiswa meskipun di beberapa mahasiswa ditemukan faktor-faktor ekstralingual lain yang memengaruhi bentuk tuturan meminta.
Etika Masyarakat Jawa dalam Serat Panitisastra: Suatu Kajian Hermeneutika Paul Ricoeur Nashruddin, Muhammad Khoirun; Rahmah, Annisa Fatati; Faridah , Nafisatul; Wardana, Reki Kusuma; Wulandari , Yosi; Duerawee, Abdulkarim
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i1.9019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hermeneutika paul ricoeur dalam Serat Panitisastra, sedangkan secara khusus bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbol dan kata yang terdapat dalam Serat Panitisastra sebagai etika masyaraka Jawa. Data pada penelitian ini bersumber dari Serat Panitisastra. Data dikumpulkan dengan teknik studi pustaka. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kata-kata dalam Serat Panitisastra mengandung banyak simbol. Simbol-simbol tersebut meliputi Pupuh I Dhandanggula: Maklum, subasita, midha, punggung, silakrama, basakrama. Pupuh II Sinom: Kasih sayang, kukuh. Pupuh VI Kinanthi: Tembang I: Kemulyaan Tembang II: Pekerti baik, teladan, keluhuran sebagai makhluk. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan jika simbol makna dan kata dalam Serat Panitisastra sebagai etika masyarakat Jawa dapat menjadi sebuah jawaban dalam menghadapi krisis moralitas di era revolusi industri.
Emansipasi perjuangan Retna Pembayun dalam kisah heroik Mataram Islam di Kampung Purbayan Al Mardhiah, Neissaroh; Fadzira, Era; Suryadi, Anhar; Ifada, Arina; Gamaradikae, Afdri Jiyaris; Suwartini, Iis; Lixian, Xiao
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i1.9109

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui bentuk emansipasi cerita rakyat  Retno Pembayun yang terbit di koran Merapi dengan judul Perjalanan Cinta Sejati Roro Pembayun pada tanggal 8 November 2022 karya Anis Surya Trisanti. Retno Pembayun menjadi citra perempuan yang mampu tampil pada ranah publik. Pada masa itu masyarakat menganggap perempuan tidak setara dengan laki-laki. Retno Pembayun bahkan bisa menjalankan misi mengelabuhi musuh kerajaan sehingga memiliki peranan penting kejayaan Mataram Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan feminisme. Pengumpulan data dilakukan menggunakan  studi pustaka serta menggunakan teknik baca dan catat. Teknik analisis data terdiri atas reduksi data,  penyajian data, verifikasi, dan simpulan. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa ada  empat bentuk  emansipasi yaitu: (1) perempuan dan diplomasi politik, (2) perempuan dan keahlian, (3) perempuan dan perjuangan, dan (4) perempuan dan pernikahan. Keempat bentuk emansimasi tersebut berkaitan dengan nasionalisme. Retno Pembayun yang berupaya mensejajarkan perempuan dengan laki-laki dalam ranah publik, memiliki peranan dalam bidang politik. Hal tersebut menjadikan Retno Pembayun dikenal sebagai perempuan yang gigih mengorbankan jiwa dan raganya demi kepentingan bangsa.  
Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila tema kearifan lokal di SMAN 1 Ile Ape Kabupaten Lembata Lenga, Klemens Maksianus; Pristiwati, Rahayu; Subyantoro, Subyantoro
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i1.9189

Abstract

Salah satu dimensi Profil Pelajar Pancasila yang merupakan  implementasi tujuan Kurikulum Merdeka adalah Kebhinekaan Global. Dimensi ini dijabarkan dalam 4 elemen yaitu mengenal dan menghargai budaya, komunikasi dan interaksi antar budaya,  refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebhinekaan, dan berkeadilan sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan  Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang berfokus pada elemen mengenal dan menghargai budaya pada SMAN 1 Ile Ape. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yakni observasi dan dokumentasi, serta analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, perencanaan tahapan implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila di SMAN 1 Ile Ape dilakukan dalam 5 tahap yakni tahap pengenalan, tahap kontekstualisasi, tahap aksi, tahap refleksi, dan tahap tindaklanjut.  Pelaksanaan program P5 pada tahap pertama mengangkat dimensi Kebhinekaan Global, elemen mengenal dan menghargai budaya dengan tema Kearifan Lokal. Evaluasi projek ini dilaksanakan dalam bentuk refleksi dan penilaian capaian projek dengan mendeskripsikan hasil yang dicapai siswa melalui pemberian predikat berkembang, mulai berkembang, berkembang sesuai harapan, dan sangat berkembang. Pelaksanaan Projek profil pelajar pancasila ini diharapkan memberikan pengalaman holistik bagi peserta didik untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini berkontribusi untuk menambah wawasan dan menjadi rujukan dalam perencanaan implementasi projek  di sekolah.
Tren dan dampak penggunaan Kahoot!! dalam pembelajaran bahasa Indonesia: A systematic literature review Sukarismanti, Sukarismanti; Subyantoro, Subyantoro; Pristiwati, Rahayu; Samsudin, Samsudin
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i1.9281

Abstract

Penggunaan Kahoot!! dalam konteks pembelajaran telah mendapatkan popularitas yang signifikan. Namun, penelitian mengenai penggunaan Kahoot! dalam pembelajaran bahasa Indonesia masih terbatas. Mayoritas penelitian belum berfokus pada keterampilan berbahasa, khususnya keterampilan menulis, mendengarkan, dan membaca. Tinjauan literatur sistematis ini mengumpulkan temuan dari 15 jurnal yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga Oktober 2023 untuk menggambarkan tren dan dampak penggunaan Kahoot! dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Kahoot! dalam pembelajaran bahasa Indonesia masih jarang, khususnya pada keterampilan menulis, mendengarkan, dan membaca. Meskipun kurangnya publisitas selama beberapa tahun terakhir, penggunaan Kahoot! secara umum memberikan dampak positif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan Kahoot! dalam konteks bahasa Indonesia, khususnya dalam keterampilan mendengarkan, membaca, dan menulis, berpotensi untuk mengembangkan literatur dan pengetahuan yang ada. Penelitian selanjutnya perlu mempertimbangkan pandangan guru, respon siswa, interaksi kelas, dan model pengembangan yang efektif untuk mengintegrasikan Kahoot! ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan tujuan meningkatkan kemahiran siswa dalam keterampilan berbahasa. Tinjauan literatur ini menjadi dasar bagi peneliti selanjutnya dan memberikan kontribusi berharga dalam melihat titik masuk untuk melakukan penelitian lebih dalam.
Analisis tindak tutur ekspresif dalam podcast Denny Sumargo “Gw bukan cerminan anak ustadz, selalu salah dan dihujat netizen” ni-kentyas, Ni-kentyasmara Hasanah; Alber, Alber
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i1.9742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fungsi tindak tutur ekspresif dalam podcast Denny Sumargo “Gw Bukan Cerminan Anak Ustadz, Selalu Salah dan Dihujat Netizen”. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode analisis isi atau content analysis. Sumber data dalam penelitian ini berupa podcast Denny Sumargo “Gw Bukan Cerminan Anak Ustadz, Selalu Salah dan Dihujat Netizen”. Adapun data penelitian ini seluruh tuturan ekspresif dalam podcast tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah teknik simak, teknik catat, dan teknik dokumentasi. Berdasarkan analisis data tindak tutur ekspresif dalam podcast Denny Sumargo “Gw Bukan Cerminan Anak Ustadz, Selalu Salah dan Dihujat Netizen” terdapat 56 data yang terbagi menjadi 7 fungsi yaitu tindak tutur ekspresif berterima kasih, tindak tutur ekspresif selamat, tindak tutur ekspresif memaafkan, tindak tutur ekspresif mengampuni, tindak tutur ekspresif menyalahkan, tindak tutur ekspresif memuji, dan tindak tutur ekspresif belasungkawa. Adapun data dari seluruh tuturan Abidzar dan Denny Sumargo “Gw Bukan Cerminan Anak Ustadz, Selalu Salah dan Dihujat Netizen” menunjukkan mengapa fungsi tindak tutur ekspresif yang paling terbanyak digunakan yaitu tindak tutur ekspresif selamat, karena tuturan pernyataan selamat dari penutur dapat diperoleh dari mitra tutur dengan maksud mengekspresikan ucapan selamat kepada mitra tutur, sedangkan fungsi tindak tutur ekspresif yang paling sedikit digunakan yaitu tindak tutur ekspresif terima kasih, karena beberapa tuturan dengan alasan bahwa lawan tutur atau mitra tutur akan melakukan apa yang diminta oleh penutur atau dapat disebabkan oleh penutur yang telah memberikan sesuatu atau penutur yang menyukai mitra tutur.
Pemerolehan semantik pada anak usia 4 tahun dan kaitannya dengan bahan ajar psikolinguistik (studi kasus Abizar) Labibah, Aisyah; Rahayu, Triwati
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i1.9804

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pemerolehan semantik pada anak usia 4 tahun dan kaitannya dengan bahan ajar psikolinguistik. Penelitian ini bertujuan 1) mendiskripsikan bentuk fitur pemerolehan semantik pada anak umur 4 tahun; 2) mendiskripsikan faktor yang mempengaruhi pemerolehan semantik pada anak umur 4 tahun; 3) mendiskripsikan keterkaitan pemerolehan semantik dan kaitannya dengan bahan ajar psikolinguistik yang disajikan oleh guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Fokus penelitian ini yaitu pemerolehan semantik pada anak usia 4 tahun. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus mendalam (intrinsik Case study). Menggunakan teknik pengambilan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut; 1) terdapat dua fitur pemerolehan semantik yang terkandung dalam ucapan Abizar yaitu penciutan makna dan penggelembungan makna. Pemerolehan data pada penciutan makna sebanya  3 data dan penggelembungan makna ada 18 data; 2) terdapat dua faktor yang mempengaruhi  pemerolehan bahasa pada Abizar yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang mempengaruhi Abizar adalah faktor jenis kelamin, lalu faktor eksternal yang mempengaruhi Abizar ialah tontonan kesukaan.