cover
Contact Name
DEWI YULIASARI
Contact Email
dewiys52@yahoo.co.id
Phone
+6285279526789
Journal Mail Official
dewiys52@yahoo.co.id
Editorial Address
http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/PERAKMALAHAYATI/about/editorialTeam
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2685547X     EISSN : 26848899     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
jurnal perak malahayati adalah jurnal pengabdian kesehatan masyarakat(PKM) Khusus untuk bidang kesehatan.
Articles 254 Documents
EDUKASI GIZI SEIMBANG IBU MENYUSUI DAN TANAMAN LACTAGOGUE PADA IBU MENYUSUI DAN KADER KESEHATAN Septiani, Ranny; Marlina, Marlina; Pranajaya, Raden
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, MEI 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i1.10250

Abstract

Seluruh bayi berhak mendapatkan ASI namun karena berbagai faktor seperti kurangnya  pengetahuan  ibu  tentang ASI  eksklusif  dan tidak mengetahui teknik menyusui yang  benar  akan  mengakibatkan  beberapa  masalah pada ibunya antara lain: puting susu lecet, panyudara bengkak, mastitis atau abses payudara. Tanaman lactagogue  dapat membantu   meningkatkan   laju   sekresi   dan produksi  ASI  adalah  dengan  secara  langsung merangsang aktivitas protoplasma pada sel-sel sekretoris   kelenjar   susu   dan   ujung saraf sehingga  bisa  mengakibatkan  sekresi  air  susu meningkat.Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi gizi ibu menyusui dan edukasi tentang tanaman serta makanan yang dapat memperlancar serta meningkatkan produksi ASI (Tanaman Lactagogue). Metode kegiatan yang dilakukan adalah ceramah, tanya jawab (diskusi), penanaman tanaman lactagogue di kebun Desa Rejomulyo. Hasil kegiatan telah dilaksanakan pada tanggal 2 September 2022 di Posyandu Melati 2 Desa Rejomulyo yang termasuk ke dalam Wilayah Kerja Puskesmas Karang Anyar. Peserta mendapatkan  penyuluhan tentang gizi pada ibu menyusui dan informasi tentang macam-macam tanaman lactagogue yang dapat memperlancar dan meningkatkan produksi ASI. Selain itu, peserta diberikan bibit tanaman lactagogue seperti bibit kelor, katuk dan kacang-kacangan dan langsung ditanam pada lahan kebun desa Rejomulyo. Diharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat dan dapat memberikan pengetahuan kepada ibu menyusui tentang gizi yang diperlukan bagi ibu menyusui dan dapat meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui dengan mengkonsumsi tanaman lactagogue yang dapat ditanam di halaman rumah.
Program Kreativitas Mahasiswa Dalam Inovasi pemberian KIE tentang Penting nya ASI Ekslusif serta Pijat Oksitosin (“KALI ASIEK” Keluarga Peduli ASI Eklusif) Yuviska, Ike Ate; Yuliasari, Dewi
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, MEI 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i1.10272

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif dikenal sebagai salah satu yang memberikan pengaruh paling kuat terhadap kelangsungan hidup anak, pertumbuhan dan perkembangan. Zat gizi yang berkualitas tinggi pada Air Susu Ibu (ASI). Dukungan pemberian ASI Eksklusif bentuk memberikan perlindungan kepada ibu dengan memberikan ASI eksklusif kepada bayinya dan meningkatkan peran dan dukungan keluarga, masyarakat, pemerintah daerah dan pemerintah terhadap ASI eksklusif. Tujuan melakukan inovasi ini untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terkhusus para ibu hamil serta ibu menyusui tentang pemahaman tentang pentingnya ASI Ekslusif. Inovasi ini  merupakan modifikasi dari Kelas Ibu Hamil yang sudah rutin diadakan di Puskesmas kelurahan Ogan Lima. Kegiatan ini berkolaborasi dengan kader untuk mengumpulkan ibu hamil dalam satu kelas ibu hamil yang berjumlah 10 ibu hamil dalam 1 kelas serta ibu yang mempunyai anak usia kurang dari 6 bulan berjumlah 10 orang. Kesimpulan nya pijat oksitosin memberikan banyak manfaat dalam proses menyusui, karena kinerjanya yang merangsang kinerja hormon oksitosin seperti meningkatkan kenyaman pada ibu setelah melahirkan, mengurangi stres pada ibu setelah melahirkan, mengurangi nyeri pada tulang belakang sehabis melahirkan, mengurangi sumbatan ASI, merangsang pelepasan hormon oksitosin dan memperlancar produksi ASI, dan mempercepat proses involusi uterus sehingga mengurangi pendarahan pasca melahirkan.Kata kunci : ASI eksklusif, pijat oksitosin
INOVASI OLAHAN DAUN KELOR UNTUK MEMBANTU MEMPERLANCAR PENGELUARAN ASI PADA IBU NIFAS DI DESA TANJUNG KERANJAN KECAMATAN SEPUTIH BANYAK LAMPUNG TENGAH Dewi, Dhayang Purbono; Lhatifah, Neneng siti
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, MEI 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i1.10271

Abstract

Pendahuluan: ASI sangat penting bagi bayi dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan, karena didalam ASI terdapat berbagai macam zat yang berperan penting dalam pertumuhan dan perkembangan bayi. Sehingga jika produksi ASI kurang maka dapat menimbulkan dampak yang kurang baik, Peningkatan produksi Asi dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalam memanfaatkan daun kelor karena di dalam daun kelor terdapat zat yang dapat meningkatkan produksi ASI.Tujuan: Untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam inovasi daun kelor  dalam berbagai olahan makanan sebagai upaya  peningkatan produksi asi di Desa Tanjung keranjan Kecamatan Seputih Banyak Lampung TengahMetode Penelitian: Metode yang digunakan penyuluhan dengan langkah yang dilakukan yaitu pendekatan tingkat desa, survei mawas diri, musyawarah masyarakat desa, dan kegiatan intervensi. Hasil: Berdasarkan prioritas masalah didapatkan prioritas pertama adalah melakukan peningkatan pengetahuan ibu tentang cara meningkatkan produksiASI yaitu dengan membuat olahan daun kelor. Hasil kegiatan menunjukkan masyarakat yang hadir memberi respon cukup baik dari permulaan penyuluhan sampai akhirnya masyarakat mengerti dan berusaha untuk melakukan seperti apa yang dijelaskan selama proses penyuluhan.Kesimpulan: Setelah di berikan asuhan kebidanan berbasis komunitas kepada ibu dengan masalah kesulitan dalam keberhasilan ASI ekslusif kepada bayinya disebabkan karena asi tidak keluar secara optimal sehingga ibu memberikan susu formula sebagai asupan tambahan untuk membantu memenuhi kebutuhan bayinya akan asupan makanan. Ada juga beberapa ibu yang berangapan bahwa susu formula lebih baik Kata kunci : produksi ASI, daun kelor, komunitas
Edukasi Tanda Bahaya pada Kehamilan, Pencegahan Anemia dan Persiapan Menyusui pada ibu hamil di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan Putriana, Yeyen; Risneni, Risneni; Sulistianingrum, Lely
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, MEI 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i1.10267

Abstract

Kematian ibu di Indonesia sebagian besar terjadi pada saat kehamilan, persalinan dan nifas sebesar 90% pada tahun 2009. Penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan sebesar 28%, eklamsia sebesar 24%, infeksi sebesar 11%. Penyebab tidak langsung adalah kurang energi kronik selama kehamilan sebesar 37% dan anemia kehamilan sebesar 40% (Depkes RI, 2014). Angka Kematian Ibu (AKI masih di kisaran 305 per 100.000 Kelahiran Hidup, belum mencapai target yang ditentukan yaitu 183 per 100.000 KH di tahun 2024.Defisiensi zat besi merupakan masalah nutrisi utama di negara-negara berkembang dan penyebab utama anemia di dunia. Hemoglobin merupakan indikator yang paling sering digunakan untuk skrining anemia defisiensi zat besi. Wanita usia subur adalah golongan yang paling rentan terkena anemia. Pemberian tablet tambah darah merupakan salah satu upaya pemerintah dalam pencegahan anemia defisiensi besi. Upaya tersebut masih belum maksimal karena berbagai hambatan diantaranya kurangnya kesadaran masyarakat untuk pencegahan dan pengendalian anemia terutama untuk melakukan cek kadar hemoglobin, status ekonomi juga memengaruhi pemenuhan kebutuhan makanan tinggi zat besi.Pemberian ASI eksklusif sangat penting diberikan pada bayi bagi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak dini. Sesuai dengan tujuan SDGs tahun 2030 yaitu dengan pemberian ASI eksklusif dapat meningkatkan kesehatan ibu anak, menyumbang 302 Milyar USD tiap tahunnya pada pemasukan ekonomi dunia, dan dapat menekan pengeluaran untuk membeli susu formula sehingga lebih hemat dan ramah lingkungan. Selain itu juga, pemberian ASI dapat menurunkan risiko kematian bayi sekitar 13%. Mengingat Angka Kematian Neonatal  (AKN) di Indonesia pada tahun 2012  masih tinggi sebesar 19 per 1.000 kelahiran hidup, angka tersebut berkontribusi 59% terhadap kematian bayi. Di negara berkembang pemberian ASI telah berhasil menyelamatkan sekitar 1,5 juta bayi per tahun dari kematian dan kesakitan, atas dasar tersebut World Health Organization (WHO) merekomendasikan untuk hanya memberikan ASI sampai bayi berusia 6 bulan.Puskesmas Karang Anyar merupakan salah satu puskesmas yang menjadi mitra Pusat unggulan (Center of Excellence) Jurusan Kebidanan di bidang manajemen laktasi. Wilayah kerja Puskesmas Karang Anyar meliputi 12 Desa. Tingginya angka kehamilan dan angka menyusui di desa tersebut memerlukan upaya pengelolaan kesehatan yang baik agar derajat kesehatan ibu dan anak dapat tercapai dengan maksimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan edukasi kepada ibu hamil.Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil, dan kader tentang tanda bahaya kehamilan, pencegahan anemia dan persiapan menyusui serta pentingnya ASI eksklusif. Kegiatan berjalan dengan baik dan telah dilaksanakan Pada Tanggal 20 Maret 2023 di Posyandu Melati Desa Marga Agung. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 35 orang. Peserta mendapatkan Edukasi pentingnya mengenal tanda bahaya kehamilan, anemia dan persiapan pemberian ASI bagi ibu hamil. Diharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi ibu hamil dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang tanda bahaya pada periode kehamilan sangat penting. Hal ini dikarenakan ibu dapat lebih cepat mengetahui apabila ada masalah kesehatan dalam dirinya dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kata kunci : Tanda Bahaya Kehamilan, Anemia, Persiapan Pemberian ASI
PENYULUHAN PERSONAL HIGIENE DAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI Ridwan, M; Widiyanti, Septi; Yuliawati, Yuliawati; Aghniya, Rofana
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, MEI 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i1.10167

Abstract

Masalah kesehatan yang dialami siswa remaja di sekolah sangat bervariasi yang paling sering dijumpai berhubungan dengan perilaku berisiko, seperti kebiasaan merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol dan melakukan hubungan seksual di luar nikah. Selain itu empat masalah kesehatan yang dinilai paling sering dialami dan mengancam masa depan remaja Indonesia antara lain kekurangan zat besi (anemia), kurang tinggi badan (stunting), kurang energi kronis (kurus), dan kegemukan atau obesitas. Kondisi ini menyebabkan mobilitas remaja juga sangat pesat, ditambah dengan pengaruh penggunaan Gadget menyebabkan derasnya informasi melalui media sosial yang tak tebatas, termasuk informasi dan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi yang sehat. Walaupun sudah tersedianya guru Bimbingan Konseling (BP) dan program UKS yang dilaksanakan oleh UPT Puskesmas setempat, tetap masih perlu ditingkatkan terutama pada siswa baru. Tujuan kegiatan pengabmas untuk memberikan pemahaman pada remaja mengenai personal higiene dan kesehatan reproduksi remaja putri di SMK Muhammadiyah 3 Kota Metro sebanyak 60 orang. Keberhasilan kegiatan ini dievaluasi melalui kegiatan pre dan post tes. Secara kuantitatif nilai rata-rata peserta sebelum dilaksanakan kegiatan adalah 66,44 dan mengalami kenaikan menjadi 66,7 dengan perbedaan mean 25,8. Demikian terjadi peningkatan   pengetahuan  tentang personal higiene dan kesehatan reproduksi remaja putri.
INOVASI “BUNA CERIA” (BUAH NAGA CEGAH TERJADINYA ANEMIA). “KASIH” (KELUARGA SADAR ASI EKSLUSIF) DENGAN KONSUMSI JUS BUAH NAGA DAN DI KELURAHAN SRIMULYO KABUPATEN LAMPUNG BARAT 2023 Fauziah, Nikmatul; Utami, Vida Wira
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, MEI 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i1.10169

Abstract

Anemia secara umum memiliki pengertian tidak cukupnya sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Ketika jaringan tubuh kita tidak mendapatkan cukup oksigen, maka fungsinya akan terganggu. Anemia pada ibu hamil, menjadi perhatian yang lebih, karena ini akan mempengaruhi janin yaitu berat badan lahir rendah, kelahiran prematur dan kematian ibu. Ibu hamil memang rentan terkena anemia, karena meningkatnya kebutuhan nutrisi guna memproduksi sel darah merah yang lebih banyak yaitu untuk dirinya sendiri dan janin yang dikandungnya. Menurut WHO mengategorikan anemia pada kehamilan bila kadar hemoglobin darah kurang dari 11g%, 9-10 g% sebagai anemia ringan, 7-8 g% anemia sedang dan 5-6 g% anemia berat .World. Health Organization (2019) prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 41,8%, pada tahun (2020) 4,5%.Kegiatan dimulai dengan terlebih dahulu memberikan soal pre test guna menggali pemahaman ibu hamil tentang manfaat jus buah naga untuk mencegah anemia. Selanjutnya memberikan edukasi/penyuluhan dan demonstrasi cara pembuatan jus buah naga yang ditujukan kepada ibu hamil selama 50 menit dan selanjutnya melakukan evaluasi terhadap pemahaman ibu hamil setelah diberikan penyuluhan dengan memberikan soal post test. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan edukasi akan manfaat dari konsumsi jus buah naga. Diharapkan kader dapat melaksanakan dan melanjutkan kegiatan penyuluhan tentang pencegahan anemia pada ibu hamil dengan pemanfaatan jus buah naga.Kata Kunci: Ibu hamil ,buah naga, anemia
PROGRAM KREATIFITAS MAHASAISWA DALAM PEMBUATAN OLAHAN SARI KURMA DAN BUAH NAGA UNTUK MENINGKATKAN KADAR HB IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI DESA SUKAJAYA Neni, Neni; Mariza, Ana
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, MEI 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i1.10276

Abstract

Sari kurma merupakan buah kurma yang dihaluskan dan diambil sarinya. Sari kurma biasanya bertekstur kental, berwarna hitam, terasa manis, dan memiliki manfaat yang tidak kalah dari buah kurma. Kandungan dalam sari kurma antara lain; Terdapat kalium, magnesium, tembaga, besi, vitamin A, vitamin K, vitamin B6, folat, riboflavin, dan niasin yang berkumpul di dalamnya. Tidak heran jika sari kurma juga memiliki manfaat kesehatan yang diperlukan tubuh.  Buah naga ( Ing gris : Pitaya) adalah buah dari beberapa jenis  kaktu s  dari  genus   Hyloc ereus  dan  S elenice reus  . Buah ini berasal  dari    Meksiko  ,    Amerika   Tengah   dan   Amerika   S elatan  .  Tujuan melakukan inovasi ini untuk pembuatan olahan Sari Kurma dan Buah Naga Untuk  Meningkatkan  Kadar  HB  ibu  hamil  anemia  di  Desa  Sukajaya Kecamatan Sumberjaya kabupaten Lampung Barat. Pengabdian ini pada ibu hamil yang berjumlah 14 orang yang dilakukan di Desa Sukajaya pada tanggal 12 Maret 2023. Hasil dari pengabdian pengolahan Sari Kurma dan Buah Naga didapatan untuk mengatasi Anemia pada ibu hamil.  Kesimpulannya pada olahan Sari Kurma dan Buah Naga yang dikonsumsi ibu hamil dapat mencegah anemia pada ibu hamil. Kata kunci : Sari Kurma, Buah Naga, Anemia, Hamil
KEGIATAN KOMUNITAS DENGAN INOVASI “KELUARGA BERAKSI (KELUARGA ASI EKSLUSIF)” DI DESA PANCA KARSA PURNA JAYA TAHUN 2023 Sari, Devi Kurnia; Iqmy, Ledy Octaviani
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, MEI 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i1.10274

Abstract

ASI Ekslusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama enam bulan, tanpa menambahkan dan/atau mengganti dengan makanan atau minuman lain (kecuali obat, vitamin, dan mineral). Pemberian ASI Eksklusif dikenal sebagai salah satu yang memberikan pengaruh paling kuat terhadap kelangsungan hidup anak, pertumbuhan dan perkembangan. Dukungan pemberian ASI Eksklusif bentuk memberikan perlindungan kepada ibu dengan memberikan ASI eksklusif kepada bayinya dan meningkatkan peran dan dukungan keluarga, masyarakat, pemerintah daerah dan pemerintah terhadap ASI eksklusif. Tujuan melakukan inovasi ini untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat khususnya para ibu hamil serta ibu menyusui tentang pemahaman pentingnya ASI Ekslusif. Inovasi ini  merupakan salah satu kegiatan penyuluhan yang berkolaborasi dengan kader untuk mengumpulkan ibu hamil dan ibu menyusui, jumlah ibu yang mengikuti penyuluhan sebanyak 10 ibu hamil dan 10 ibu menyusui. Metode yang digunakan adalah pemberian kuesioner sebelum di lakukan kegiatan presentasi pemaparan materi dan sesudah dilakukan presentasi. Kesimpulan nya Hasil inovasi yang di lakukan di dapatkan pengetahuan ibu meningkat setelah di berikan pendidikan kesehatan. Setelah di lakukan penyuluhan pada setiap sasaran sesuai permasalahan di dapatkan hasil masayarakat dapat lebih memahami tentang masalah yang di sampaikan. Dari hasil diskusi yang dilakukan terlihat masyarakat antusias dalam Tanya jawab yang dilakukan antar audience dan pemateri. Kata Kunci : ASI Ekslusif, Inovasi, Pendidikan Kesehatan
PENYULUHAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA DI DESA WIYONO KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2023 Yanti, Yulistiana Eva; Putri, Ratna Dewi; Maternity, Dainty; Hatta, Muhammad
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, MEI 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i1.10266

Abstract

ABSTRAKAngka kejadian anemia di Indonesia masih tinggi. Berbagai alasan dikemukakan oleh para remaja mengapa tidak mengkonsumsi gizi seimbang karena diet ketat dan belum memahamidampak buruknya anemia. Tujuan kegiatan diharapkan remaja dapat mengerti tentang anemia pada remaja dan dampak anemia.Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 06 Februari 2023. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kepada para remaja tentang anemia dan cara mengatasinya di Desa Wiyono Kabupaten Pesawaran dengan metode penyuluhan menggunakan power point. Terdapat pengaruh signifikan Pada pengetahuan remaja sebelum dan sesudah penyuluhan anemia pada remaja. Dengan demiklan, pemberian edukasi dapat memberikan peningkatan pengetahuan, khususnya yang berkaitan dengan anemia saat remaja.Kata kunci : anemla remaja, tingkat pengetahuan, penyuluhan.
POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA Suriadi, Ghulam Muharam; Pratama, Rihiantoro Bagas; Lestari, Sri Maria Puji; Sahara, Nita
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, MEI 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i1.8687

Abstract

Keluhan dispepsia merupakan keadaan klinis yang sering dijumpai dalam praktik sehari-hari. Diperkirakan hampir 30% kasus pada praktik umum dan 60% pada praktik gatroenterologis merupakan kasus dispepsia ini. Dispepsia berada pada peringkat ke-10 dengan proporsi 1,5% untuk kategori 10 penyakit terbesar pada pasien rawat jalan di seluruh rumah sakit di Indonesia (Djojoningrat, 2016). Berdasarkan data kunjungan di berbagai pelayanan kesehatan di Provinsi Jawa Barat didapatkan sekitar 35.422 orang (5,49%) mengalami dispepsia pada tahun 2020, pada tahun 2021 mengalami peningkatan menjadi 71.034 orang (11,01%). Sedangkan kejadian dispepsia di Kabupaten Sukabumi pada tahun 2020 sebanyak 8.148 orang (4,36%) dan tahun 2021 sebanyak 9.024 orang (4,97%) (Dinkes, 2021).  Oleh   karena itu, untuk menghindari kejadian  dispepsia  pada  pada  usia  muda maka yang harus dilakukan yaitu dengan menjaga gaya hidup yang lebih baik.( Menurut  Muya 2015). Pentingnya pengetahuan bagi siswa-siswi untuk pentingnya pengaturan pola makan, sehingga dapat menurunkan angka terjadinya dyspepsia pada usia muda. Perlu diberikan pemahaman mengenai pola makan remaja terhadap kejadian dyspepsia kepada Siswa-Siswi MA Ashabul Yamin Cikembar Sukabumi. Dengan terbangunnya pemahaman Siswa-Siswi terhadap pola makan remaja terhadap kejadian dyspepsia sejak dini diharapkan para Siswa-Siswi secara mandiri  bisa mengatur pola makan guna untuk mencegah terjadinya dyspepsia pada usia muda, hal ini di harapkan dapat membantu agar tidak terjadinya peningkatan dyspepsia yang terjadi di Kabupaten Sukabumi maupun di Indonesia yang disebabkan oleh pola makan tidak teratur.

Page 10 of 26 | Total Record : 254