cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025)" : 45 Documents clear
LITERATURE REVIEW: TIKTOK SEBAGAI RUANG KOLABORASI MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN MAHARAH KALAM JARAK JAUH SAYANG, INTAN; KODERI, KODERI; ZULHANNAN, ZULHANNAN; SODIQ, AHMAD
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4328

Abstract

Maharah kalam, as one of the core competencies in Arabic language education, requires the implementation of innovative approaches, particularly in the context of distance learning. This study seeks to examine the use of TikTok as a learning medium to enhance students' speaking skills. Adopting a qualitative approach through a literature review, the study evaluates TikTok's interactive features and visual appeal, assesses the benefits and challenges experienced by students, and provides recommendations for its effective application in teaching maharah kalam. Data were obtained through document analysis of various relevant sources, including journals, scientific articles, and research reports, and analyzed using content analysis techniques to derive systematic conclusions. The findings reveal that TikTok significantly enhances students’ motivation, confidence, and speaking proficiency through its interactive features, such as short videos, duets, and speaking challenges. Moreover, the platform supports dynamic and collaborative learning. Despite these advantages, certain challenges persist, including inconsistent internet quality, the diversity of content that may lack relevance, and potential distractions. To address these issues and maximize its potential, it is essential to develop curriculum-aligned content, provide digital literacy training, and integrate TikTok with traditional teaching methods. This study concludes that TikTok presents substantial opportunities as a creative and innovative learning platform for fostering students' speaking skills, provided its implementation is guided by well-planned strategies and continuous evaluation. ABSTRAKMaharah kalam merupakan salah satu kompetensi utama dalam pembelajaran bahasa Arab yang memerlukan pendekatan inovatif khususnya dalam pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan TikTok sebagai media pembelajaran dalam mengembangkan keterampilan berbicara mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis kemampuan interaktif dan daya tarik visual TikTok, kelebihan dan tantangan yang dihadapi mahasiswa, relevansi, dan rekomendasi penggunaan TikTok dalam pembelajaran maharah kalam secara lebih efektif. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen dari berbagai literatur yang relevan, seperti jurnal, artikel ilmiah, dan laporan penelitian yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk memperoleh kesimpulan yang sistematis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok efektif meningkatkan motivasi belajar, kepercayaan diri, dan keterampilan berbicara mahasiswa melalui fitur interaktif seperti video pendek, duet, dan tantangan berbicara. Ini juga memfasilitasi pembelajaran kolaboratif yang dinamis, namun terdapat kendala seperti kualitas internet yang tidak merata, konten yang beragam, dan potensi gangguan. Untuk mengoptimalkan pemanfaatannya, diperlukan pengembangan konten berbasis kurikulum, pelatihan literasi digital, dan integrasi dengan metode pembelajaran tradisional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok memiliki peluang yang besar untuk dimanfaatkan sebagai platform pembelajaran yang kreatif dan inovatif dalam mendukung pengembangan keterampilan berbicara mahasiswa, dengan syarat penerapannya didukung oleh strategi yang terencana dan evaluasi yang berkesinambungan.
INOVASI PEMBELAJARAN BAHASA DAN SATRA INDONESIA BERBASIS “WEBINAR SASTRA” DI SMAN 1 KRUCIL BUDI, IMANUEL SETYO; SUTAMA, I. MADE; DEWANTARA, PUTU MAS; WIRAHYUNI, KADEK
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4329

Abstract

The development of digital technology has changed the educational landscape significantly, including learning Indonesian language and literature. Webinars, as a form of online learning, offer greater flexibility and accessibility for students. This article aims to examine the role of literary webinars as a means of learning Indonesian language and literature in the digital era. This research will analyze various aspects of literary webinars, starting from the design of interesting and interactive learning materials, the use of innovative technology, to the impact on student motivation and learning achievement. Apart from that, this study will also identify the challenges faced in organizing literary webinars as well as solutions that can be implemented to overcome these challenges. It is hoped that the research results can contribute to the development of effective and efficient Indonesian language and literature learning models in the digital era. The findings in this research can be used as a reference for educators, learning material developers, and policy makers in designing quality literature webinar programs that are relevant to the needs of students. ABSTRAKPerkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap pendidikan secara signifikan, termasuk dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Webinar, sebagai salah satu bentuk pembelajaran daring, menawarkan fleksibilitas dan aksesibilitas yang lebih luas bagi peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran webinar sastra sebagai sarana pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di era digital. Penelitian ini akan menganalisis berbagai aspek webinar sastra, mulai dari desain materi pembelajaran yang menarik dan interaktif, penggunaan teknologi yang inovatif, hingga dampaknya terhadap motivasi dan prestasi belajar peserta didik. Selain itu, studi ini juga akan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan webinar sastra serta solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan tersebut. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan model pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang efektif dan efisien di era digital. Temuan-temuan dalam penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi pendidik, pengembang materi pembelajaran, dan pembuat kebijakan dalam merancang program webinar sastra yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
KEGIATAN DHUHA DALAM MENANAMKAN KARAKTER ISLAMI PADA SISWA DI SD AULIA CENDEKIA ISLAMIC SCHOOL PEKANBARU MULIYADI, MULIYADI; AMIN , MUHAMMAD; ARIFIN, ZUHAIRANSYAH
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4330

Abstract

The purpose of this study was to examine and analyze the role of the implementation of Dhuha prayer in forming Islamic character in students at SD Aulia Cendekia Islamic School Pekanbaru. This study was conducted with a qualitative approach, using data collection methods through interviews, observations, and documentation. The subjects of the study included the Principal, Vice Principal for Curriculum, class teachers, and students. Meanwhile, the object of the study was SD Aulia Cendekia Islamic School Pekanbaru. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results of the study revealed that the deepening of Islamic values ??through Dhuha prayer activities at SD Aulia Cendekia Islamic School Pekanbaru contributed significantly to the formation of students' Islamic character. With the routine implementation of activities such as Dhuha prayer, dhikr, and reading the Qur'an in the school environment, students can gain a better understanding of Islamic religious values. In addition, the practice of worship that is carried out consistently at school has a positive impact on forming good habits that are in line with Islamic values. The activity is designed to help students develop better character, including in terms of attitude, speech, politeness, independence, discipline, and responsibility towards themselves and their surroundings. Thus, students are expected to be able to reflect a positive personality and have noble morals. The habits applied in the formation of this Islamic character include main activities such as Dhuha prayer, reading the Qur'an, and dhikr regularly. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis peran pelaksanaan salat Dhuha dalam membentuk karakter Islami pada siswa di SD Aulia Cendekia Islamic School Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.. Subjek penelitian meliputi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bagian Kurikulum, guru kelas, serta siswa. Sementara itu, objek penelitian adalah SD Aulia Cendekia Islamic School Pekanbaru. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pendalaman nilai-nilai Islam melalui kegiatan salat Dhuha di SD Aulia Cendekia Islamic School Pekanbaru memberikan kontribusi signifikan dalam pembentukan karakter Islami siswa. Dengan pelaksanaan rutin kegiatan seperti salat Dhuha, dzikir, dan membaca Al-Qur'an di lingkungan sekolah, siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai nilai-nilai agama Islam. Selain itu, praktik ibadah yang dilakukan secara konsisten di sekolah memberikan dampak positif dalam membentuk kebiasaan baik yang selaras dengan nilai-nilai Islami. Kegiatan tersebut dirancang untuk membantu siswa mengembangkan karakter yang lebih baik, termasuk dalam hal sikap, tutur kata, kesopanan, kemandirian, disiplin, dan tanggung jawab terhadap diri sendiri serta lingkungan sekitar. Dengan demikian, siswa diharapkan mampu mencerminkan kepribadian yang positif dan memiliki akhlak mulia. Kebiasaan yang diterapkan dalam pembentukan karakter Islami ini mencakup aktivitas utama seperti salat Dhuha, membaca Al-Qur'an, dan berdzikir secara rutin.
DISIPLIN POSITIF PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA SEBAGAI STRATEGI DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER DISIPLIN PESERTA DIDIK MIFTAHUSALIMAH, PINGKAN LUTHFIYYAH; YULIZAH, YENY; ROSMALINA, EEN; SARI, FATMA; SAMITRA, DIAN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4331

Abstract

The purpose of this research is to describe the positive discipline approach in the implementation of the Kurikulum Merdeka as a strategy to cultivate the character value of discipline, which is one of the universal virtues. The research method used is qualitative descriptive. The researcher used data collection techniques that involved observation, interviews, and documentation. The informants of this study are the vice principal and 3 class teachers from each school. The research results show that the implementation of positive discipline in the Kurikulum Merdeka can help foster a disciplined character in students without punishment. This is done, among other ways, through habituation, building positive relationships between teachers and students, and creating class agreements. The conclusion of this study shows that the positive discipline approach implemented at SMA Negeri 1 Lubuklinggau and SMA Negeri 8 Lubuklinggau can serve as a foundation for the formation of students' disciplined character. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pendekatan disiplin positif dalam implementasi kurikulum merdeka sebagai strategi dalam menumbuhkan nilai karakter disiplin yang merupakan salah satu nilai-nilai kebajikan universal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah wakil kepala sekolah dan 3 guru kelas dari masing-masing sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan disiplin positif dalam Kurikulum Merdeka dapat membantu menumbuhkan karakter disiplin pada peserta didik tanpa hukuman. Hal ini dilakukan di antaranya dengan cara pembiasaan, membangun hubungan positif antar guru dan peserta didik, serta membuat kesepakatan kelas. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan disiplin positif yang diterapkan di SMA Negeri 1 Lubuklinggau dan SMA Negeri 8 Lubuklinggau dapat menjadi landasan terbentuknya karakter disiplin peserta didik.
EVALUASI PERILAKU BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XII DITINJAU DARI SUDUT PANDANG TEORI BEHAVIORISME CAHYO, RIYAN DWI; ALLISSANTHI, MITHA PUTRI; SATHIA, MOHAMAD RASYA; WICAKSANA, MUHAMMAD AGUNG; RAYHAN, RAYHAN; SETIAWAN, BUDI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4332

Abstract

This study aims to analyze the learning behavior of students in Senior High School class XII using the behaviorism theory approach, in the context of implementing the Merdeka Curriculum, which has been going on for more than three years. The background of the problem includes the phenomenon of less than optimal preparation and participation of students in learning activities, which can affect the quality of learning and academic achievement. The research method used is quantitative with a CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation approach, involving 65 students as a randomly selected sample. Data were collected through observation and questionnaires measuring five indicators of learning behavior based on behaviorism theory. The results showed that learners' learning behavior was good, with an average score of 3.82 and a percentage of 76%, and showed a positive influence of the learning environment on motivation and learning outcomes. The main conclusion confirms the importance of understanding learning behavior in the context of the implemented curriculum to improve the quality of education at the secondary level. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku belajar peserta didik di Sekolah Menengah Atas kelas XII dengan menggunakan pendekatan teori behaviorisme, dalam konteks penerapan Kurikulum Merdeka yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun. Latar belakang masalah mencakup fenomena kurang optimalnya persiapan dan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar, yang dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran dan prestasi akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product), melibatkan 65 peserta didik sebagai sampel yang dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kuesioner yang mengukur lima indikator perilaku belajar berdasarkan teori behaviorisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku belajar peserta didik tergolong baik, dengan rata-rata skor 3.82 dan persentase 76%, serta menunjukkan pengaruh positif dari lingkungan belajar terhadap motivasi dan hasil belajar. Kesimpulan utama menegaskan pentingnya pemahaman tentang perilaku belajar dalam konteks kurikulum yang diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat menengah.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATERI PEMULASARAN JENAZAH DALAM PEMBELAJARAN FIKIH DI MA AL-HIDAYAH RAWADENOK DEPOK HALIZA, USMAYANTI NUR
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4334

Abstract

This study analyzes the implementation of the Merdeka Curriculum in Fiqh learning, specifically focusing on the subject of funeral rites at MA Al-Hidayah. Employing a qualitative research method with a case study approach, data was collected through interviews, documentation, and observation. The research revealed that Project-Based Learning (PBL) is crucial for improving students' understanding and practical skills. Students actively participated in simulated practice sessions covering the procedures for bathing, shrouding, praying over, and burying the deceased. The integration of digital media, such as video tutorials, e-modules, and PowerPoint presentations, effectively supported learning by providing flexible access to materials and enhancing communication skills through presentation tasks. Furthermore, the integration of the Strengthening of the Rahmatan lil Alamin Student Profile Project (P5RA) with a sustainability theme enriched the learning experience by instilling values of cleanliness and environmental responsibility through activities like creating recycled waste bins. A comprehensive learning evaluation approach, focusing on cognitive, affective, and psychomotor competencies, ensured that students not only grasped the theoretical concepts but also could apply them in real-life contexts. Constructive feedback from teachers further facilitated students' continuous competency development. The study concludes that implementing the Merdeka Curriculum, supported by innovative learning methods and the integration of sustainability values, successfully created a meaningful, contextual, and holistic learning environment. These findings offer valuable recommendations for other madrasas seeking to adopt similar strategies for enhancing competency-based learning. ABSTRAKPenelitian ini menganalisis penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Fiqih, khususnya pada mata kuliah tata cara kematian di MA Al-Hidayah. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL) sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktik siswa. Siswa secara aktif mengikuti sesi simulasi praktik yang mencakup tata cara memandikan, mengkafani, mendoakan, dan menguburkan jenazah. Integrasi media digital, seperti video tutorial, e-modul, dan presentasi PowerPoint, secara efektif mendukung pembelajaran dengan menyediakan akses materi yang fleksibel dan meningkatkan keterampilan komunikasi melalui tugas presentasi. Lebih lanjut, integrasi Proyek Penguatan Profil Siswa Rahmatan lil Alamin (P5RA) dengan tema keberlanjutan memperkaya pengalaman belajar dengan menanamkan nilai-nilai kebersihan dan tanggung jawab lingkungan melalui kegiatan seperti membuat tempat sampah daur ulang. Pendekatan evaluasi pembelajaran yang komprehensif, dengan fokus pada kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotorik, memastikan bahwa siswa tidak hanya memahami konsep teoritis tetapi juga dapat menerapkannya dalam konteks kehidupan nyata. Umpan balik yang membangun dari guru semakin memfasilitasi pengembangan kompetensi berkelanjutan siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka, didukung oleh metode pembelajaran yang inovatif dan integrasi nilai-nilai keberlanjutan, berhasil menciptakan lingkungan belajar yang bermakna, kontekstual, dan holistik. Temuan ini menawarkan rekomendasi yang berharga bagi madrasah lain yang ingin mengadopsi strategi serupa untuk meningkatkan pembelajaran berbasis kompetensi.
PERAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MUTU PEMBELAJARAN DI SD NEGERI TONJONG 01 KECAMATAN TONJONG KABUPATEN BREES PURWANTI, SRI; MIYONO, NOOR; WURYANDINI, ENDANG
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4335

Abstract

This study aims to analyze the managerial role of the principal in the quality of learning at SD Negeri Tonjong 01, Tonjong District, Brebes Regency. This study uses a qualitative approach method. The subjects of the study were the principal and teachers of SD Negeri Tonjong 01, Tonjong District, Brebes Regency. The data collection method used interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used qualitative data analysis from Miles and Huberman. The results of this study explain the managerial role of the principal, namely the role in planning the quality of learning at SD Negeri Tonjong 01, namely the principal makes a comfortable school environment plan, fosters and assists in the preparation of learning tools, and prepares teacher competency development programs. The role in organizing includes: forming a school environment management team, forming a learning tool development team, and forming a learning community. The role in implementation includes: the principal is responsible for creating a comfortable and conducive school environment, both physically and psychologically, and managing the school ecosystem to be harmonious. Implementation of learning, class management, assessment The role in supervision includes supervising the school environment, supervising teaching and learning activities (KBM), and supervising the sustainability of the learning community. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajerial kepala sekolah dalam mutu pembelajaran di SD Negeri Tonjong 01 Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah kepala sekolah dan guru SD Negeri Tonjong 01 Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, obeservasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dari Miles dan Huberman Hasil penelitian ini menjelaskan peran manajerial kepala sekolah yaitu peran dalam perencanaan mutu pembelajaran di SD Negeri Tonjong 01 yaitu kepala sekolah  membuat perencanaan lingkungan sekolah yang nyaman, membina dan mendampingi penyusunan perangkat pembelajaran, dan menyusun program  pengembangan kompetensi guru. Peran dalam pengorganisasian meliputi: membentuk Tim pengelola lingkungan sekolah, membentuk  tim pengembang perangkat pembelajaran, dan membentuk komunitas belajar. Peran dalam pelaksanaan meliputi: kepala sekolah bertanggung jawab menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan kondusif, baik secara fisik maupun psikologis, serta mengelola ekosistem sekolah agar harmonis. Pelaksanaan pembelajaran, pengelolaan kelas, penilaian Peran dalam pengawasan meliputi pengawaan lingkungan sekolah, pengawasan kegiatan belajar mengajar (KBM), dan pengawasan keberlanjutan komunitas belajar.
MANAJEMEN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DAN MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG KONDUSIF WULANDARI, YENNY NURUL; ASLAMIAH, ASLAMIAH; NOORHAFIZAH, NOORHAFIZAH; NOVITAWATI, NOVITAWATI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4336

Abstract

This study examines the significant impact of effective instructional leadership and management by school principals on classroom learning climate and teacher performance, which in turn supports effective teaching practices.  Instructional leadership encompasses not only coordinating learning aspects, including management processes, direction, and empowering teachers as human resources, but also leveraging other resources to achieve learning objectives. As instructional leaders, principals are challenged to continuously enhance their effectiveness to improve educational quality and achieve school and educational goals, while staying abreast of evolving information to conduct visionary leadership aligned with current needs. The study explores the components of instructional leadership, encompassing curriculum management, teaching and learning processes, assessment, and the coordination of school learning communities, all of which influence teacher performance. Given the intricate relationship between effective instructional leadership and productive teacher performance in the classroom, this study investigates the correlation between strong instructional leadership and teacher productivity in implementing effective instruction.   ABSTRAK Penelitian ini meneliti dampak signifikan kepemimpinan dan manajemen instruksional yang efektif oleh kepala sekolah terhadap iklim pembelajaran di kelas dan kinerja guru, yang pada gilirannya mendukung praktik pengajaran yang efektif. Kepemimpinan instruksional tidak hanya mencakup koordinasi aspek pembelajaran, termasuk proses manajemen, arahan, dan pemberdayaan guru sebagai sumber daya manusia, tetapi juga memanfaatkan sumber daya lain untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sebagai pemimpin instruksional, kepala sekolah ditantang untuk terus meningkatkan efektivitas mereka untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencapai tujuan sekolah dan pendidikan, sambil tetap mengikuti perkembangan informasi untuk melakukan kepemimpinan visioner yang selaras dengan kebutuhan saat ini. Penelitian ini mengeksplorasi komponen kepemimpinan instruksional, yang mencakup manajemen kurikulum, proses belajar mengajar, penilaian, dan koordinasi komunitas pembelajaran sekolah, yang semuanya memengaruhi kinerja guru. Mengingat hubungan yang rumit antara kepemimpinan instruksional yang efektif dan kinerja guru yang produktif di kelas, penelitian ini menyelidiki korelasi antara kepemimpinan instruksional yang kuat dan produktivitas guru dalam menerapkan instruksi yang efektif.
IMPLEMENTASI PROGRAM SUPERVISI PENDIDIKAN UNTUK PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU DI SEKOLAH DASAR: SEBUAH KAJIAN LITERATUR SUPARTI, SRI; ZAHRO, NURUL HIDAYATI; SUTOPO, ANAM; NARIMO, SABAR
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4337

Abstract

This research examines the implementation of educational supervision programs to enhance teacher professionalism in primary schools through a literature review. The background of the issue raised is the importance of developing teacher professionalism to improve the quality of primary education, where educational supervision plays a central role in supporting this. The methodology used is a systematic analysis of various studies that discuss the effectiveness of educational supervision in the context of primary schools. The findings indicate that structured and collaborative supervision can improve pedagogical skills, curriculum understanding, and teacher motivation. However, its implementation faces challenges such as resource shortages and differing perceptions between supervisors and teachers. The discussion highlights the importance of adequate training for both supervisors and teachers, as well as the need for policies that support resource allocation for more effective supervision. The conclusion of this research states that appropriate educational supervision can significantly contribute to improving teacher professionalism, and it is important for educational policies to support the implementation of more effective supervision programs in primary schools. ABSTRAKPenelitian ini mengkaji implementasi program supervisi pendidikan dalam meningkatkan profesionalisme guru di sekolah dasar melalui kajian literatur. Latar belakang masalah yang diangkat adalah pentingnya pengembangan profesionalisme guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar, di mana supervisi pendidikan memainkan peran sentral dalam mendukung hal tersebut. Metodologi yang digunakan adalah analisis sistematis dari berbagai studi yang membahas efektivitas supervisi pendidikan dalam konteks sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi yang terstruktur dan berbasis kolaboratif dapat meningkatkan keterampilan pedagogik, pemahaman kurikulum, serta motivasi guru, namun pelaksanaannya dihadapkan pada tantangan seperti kekurangan sumber daya dan perbedaan persepsi antara pengawas dan guru. Pembahasan menyoroti pentingnya pelatihan yang memadai bagi pengawas dan guru, serta perlunya kebijakan yang mendukung pengalokasian sumber daya untuk supervisi yang lebih efektif. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa supervisi pendidikan yang tepat dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan profesionalisme guru, dan penting bagi kebijakan pendidikan untuk mendukung implementasi program supervisi yang lebih efektif di sekolah dasar.
STUDI LITERATURE REVIEW PERAN KEPEMIMPINAN DAN STRATEGI MANAJEMAN MUTU UNTUK KINERJA DAN KUALITAS PENDIDIKAN YANG LEBIH BAIK HARTINI, YAYUK; NOORHAFIZAH, NOORHAFIZAH; NOVITAWATI, NOVITAWATI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4339

Abstract

Educational quality management is a sustainable system that aims to improve the capacity and ability of educational institutions to meet the demands of students and society in the era of globalization. Principals and teachers are required to improve the effectiveness of their performance in order to improve the quality of education and achieve school goals. Continuous information updates are needed so that visionary and adaptive leadership functions to changes in the times can be realized. The functions of school management and leadership have a significant impact on the learning climate in the classroom, so that it is expected to create a positive and productive learning environment. This study examines in depth the role of principal leadership and quality management strategies in improving the quality of education. A comprehensive literature study from various sources, including scientific journals and books, was used to analyze and synthesize related findings. The results of the study indicate that transformational leadership and total quality management are two key factors that are interrelated and equally important in achieving optimal education quality. Strong and visionary leadership can inspire and motivate all members of the school community to actively participate in quality improvement efforts. Quality management, with a focus on customers and continuous improvement, provides the framework and tools needed to achieve these goals. ABSTRAKManajemen mutu pendidikan merupakan sistem berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemampuan lembaga pendidikan agar mampu memenuhi tuntutan peserta didik dan masyarakat di era globalisasi. Kepala sekolah dan guru dituntut untuk meningkatkan efektivitas kinerja mereka demi peningkatan mutu pendidikan dan pencapaian tujuan sekolah. Pembaruan informasi secara terus-menerus diperlukan agar fungsi kepemimpinan yang visioner dan adaptif terhadap perubahan zaman dapat diwujudkan. Fungsi manajemen dan kepemimpinan sekolah memiliki dampak signifikan pada iklim pembelajaran di kelas, sehingga diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif dan produktif. Penelitian ini mengkaji secara mendalam peran kepemimpinan kepala sekolah dan strategi manajemen mutu dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Studi literatur yang komprehensif dari berbagai sumber, termasuk jurnal ilmiah dan buku, digunakan untuk menganalisis dan mensintesis temuan-temuan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan manajemen mutu total merupakan dua faktor kunci yang saling terkait dan sama-sama penting dalam mencapai mutu pendidikan yang optimal. Kepemimpinan yang kuat dan visioner mampu menginspirasi dan memotivasi seluruh anggota komunitas sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam upaya perbaikan mutu. Manajemen mutu, dengan fokus pada pelanggan dan perbaikan berkelanjutan, menyediakan kerangka kerja dan alat yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut.