cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 421 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI PADA MATA PELAJARAN IPA POKOK BAHASAN ORGAN TUBUH MANUSIA Chiko Yuardan Yudas; Hendra Nelva Saputra; Zila Razilu
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11717

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the suboptimal use of technology-based learning media in science education, particularly in teaching the topic of human body organs, which requires concrete visualization to facilitate students’ understanding. The study aimed to develop technology-based learning media for the topic of human body organs and to determine its feasibility and practicality based on evaluations from subject matter experts, media experts, and student responses. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects included three subject matter experts, three media experts, and fifteen fifth-grade students of SDN 7 Lasolo. The instruments used were subject matter expert validation sheets, media expert validation sheets, and student response questionnaires. Data were analyzed using quantitative and qualitative descriptive techniques through the calculation of mean scores and percentages. The results showed that the subject matter expert validation achieved a score of 82%, categorized as feasible, while the media expert validation achieved 86%, categorized as highly feasible. Student responses reached 89.56%, indicating that the media was highly practical. Based on these findings, the technology-based learning media on the topic of human body organs was deemed feasible and practical for use as an alternative science learning medium in elementary schools. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi organ tubuh manusia yang membutuhkan visualisasi konkret. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi pada materi organ tubuh manusia serta mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisannya berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan respon siswa. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 3 ahli materi, 3 ahli media, dan 15 siswa kelas V SDN 7 Lasolo. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, dan angket respon siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui perhitungan rata-rata skor dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi memperoleh persentase 82% dengan kategori layak, validasi ahli media memperoleh persentase 86% dengan kategori sangat layak, dan respon siswa memperoleh persentase 89,56% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran berbasis teknologi pada materi organ tubuh manusia dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPA di sekolah dasar.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: POTENSI MEDIA KOMIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA SMP Nabilah Aniqah Putri; Heni Pujiastuti; Ria Sudiana
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11718

Abstract

This research is motivated by the tendency of students to memorize procedures without understanding the essence of the material, as well as the low national basic mathematical competency based on the TIMSS report. The focus of this research problem is to map the potential for systematic use of comics media in boosting students' mathematical understanding abilities at the Junior High School (SMP) level. Using the Systematic Literature Review (SLR) method, a crucial step in the research was carried out by screening nationally accredited articles (SINTA 1–6) from the Ministry of Education and Culture database between 2021 and 2026. Based on strict inclusion criteria, 25 relevant articles were obtained, which were then analyzed using a thematic matrix approach. The research findings revealed that the integration of visual narratives in comics effectively transformed students' mathematics quality holistically through three main dimensions. In the basic cognitive cluster, comics were proven to significantly improve conceptual learning outcomes from the average pre-test to post-test scores evenly. In the advanced cognitive cluster, the combination of comics with PBL and STEM syntax successfully triggered the sharpness of critical thinking, creativity, and numeracy literacy. Affectively, the dominance of positive student responses exceeding 80 percent confirms that comics are able to reduce mathematical anxiety while simultaneously fostering enjoyable learning independence. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan siswa yang menghafal prosedur tanpa memahami esensi materi, serta rendahnya kompetensi dasar matematis nasional berdasarkan laporan TIMSS. Fokus masalah dalam riset ini adalah memetakan potensi penggunaan media komik secara sistematis dalam mendongkrak kemampuan pemahaman matematis siswa pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Melalui metode Systematic Literature Review (SLR), langkah penting penelitian dijalankan dengan menyaring artikel terakreditasi nasional (SINTA 1–6) dari basis data Kemendikbud dalam rentang waktu tahun 2021 hingga 2026. Berdasarkan kriteria inklusi yang ketat, diperoleh 25 artikel relevan yang kemudian dianalisis menggunakan pendekatan matriks tematik. Temuan riset mengungkapkan bahwa integrasi narasi visual dalam komik efektif mentransformasi kualitas matematika siswa secara holistik melalui tiga dimensi utama. Pada klaster kognitif dasar, komik terbukti signifikan meningkatkan hasil belajar konseptual dari rata-rata nilai prates menuju pascatest secara merata. Pada klaster kognitif tingkat lanjut, kombinasi komik dengan sintaks PBL dan STEM sukses memicu ketajaman berpikir kritis, kreatif, serta literasi numerasi. Secara afektif, dominasi respon positif siswa melampaui 80 persen mengonfirmasi bahwa komik mampu mereduksi kecemasan matematis (math anxiety) sekaligus menumbuhkan kemandirian belajar yang menyenangkan.    
PENGARUH MEDIA BERBASIS CANVA TERHADAP KEAKTIFAN & PEMAHAMAN SISWA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Febrianis Lailiyah Muslim; Ihwan Firmansyah
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11719

Abstract

This study aims to determine the effect of using Canva-based learning media on students’ activeness and understanding in Indonesian language subjects for fourth-grade students at SDN Pejagan 1 Bangkalan. This research employs a quantitative approach using a one-group pretest-posttest design. Data collection techniques include questionnaires and tests. Instrument validity and reliability were examined using validity and reliability tests, while data analysis methods included normality tests and paired sample t-tests. Based on the paired sample t-test results for students’ activeness, the mean score in the pretest was 26.50, while the posttest mean score was 84.63, with a significance value of 0.000 < 0.05. This indicates that there is an effect of using Canva-based media on students’ activeness. Furthermore, based on the paired sample t-test results for students’ understanding, the mean pretest score was 25.62 and the mean posttest score was 80.12, with a significance value of 0.000 < 0.05. Therefore, it can be concluded that the use of Canva-based learning media also has a significant effect on students’ understanding. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan media pembelajaran berbasis canva terhadap keaktifan dan pemahaman siswa pada mata pelajaran bahasa indonesia kelas 4 di SDN Pejagan 1 Bangkalan. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan metode one grup pretest posttest design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan soal. Untuk menguji kevalidan instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, sedangkan metode analisis data yang digunakan yaitu menggunakan uji normalitas dan uji paired sampel t-test. Berdasarkan uji paired sampel t-test minat belajar yang sudah diuji diperoleh data rata-rata mean pada pretest keaktifan sebesar 26.50 dan nilai posttest keaktifan sebesar 84.63 serta data nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media berbasis canva terhadap keaktifan. Selanjutnya berdasarkan uji paired sampe t-test pemahaman diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 25.62 dan nilai rata-rata posttest sebesar 80.12 nilai signifikan 0,000 < 0,05 sehingga peneliti dapat menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media berbasis canva terhadap pemahaman siswa.     
PENGARUH PENGGUNAAN SMARTPHONE DAN GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Fadila K Djaini; Melizubaida Mahmud; Imam Prawiranegara Gani; Agil Bahsoan; Yulianti Toralawe
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11720

Abstract

This research is motivated by the phenomenon of a decline in the Cumulative Grade Point Average (GPA) in some students due to less productive use of devices and inappropriate learning strategies. The focus of this research problem is directed at analyzing the influence of smartphone use and learning style characteristics on the academic achievement of students in the Department of Economics Education, Class of 2023, at Gorontalo State University. Using a descriptive quantitative approach, the important stage of this research was carried out by collecting real data in the field by distributing closed-ended Likert-scale questionnaires to 38 respondents selected using a simple random sampling technique. The collected primary data were then processed using inferential multiple linear regression statistics using the IBM SPSS program version 21.0. The research findings indicate that the level of smartphone use among students is in the fairly high category, while the learning style modality is classified as good. The results of simultaneous hypothesis testing prove that there is a positive and significant influence between smartphone use and learning style on academic achievement with a calculated F value of 56.415. The quantitative determination coefficient value of 76.3 percent confirms the strong contribution of the two independent variables in explaining variations in the subjects' academic achievement. The main conclusion proves that the integration of smartphone technology that is targeted and adaptive to the tendency of independent learning styles is effective in boosting students' academic success. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penurunan Indeks Prestasi Kumulatif pada sebagian mahasiswa akibat penggunaan gawai yang kurang produktif serta ketidaksesuaian pemilihan strategi belajar. Fokus masalah dalam riset ini diarahkan pada analisis pengaruh penggunaan smartphone dan karakteristik gaya belajar terhadap capaian prestasi akademik mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Angkatan 2023 di Universitas Negeri Gorontalo. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, tahapan penting penelitian ini dilaksanakan dengan mengumpulkan data riil di lapangan melalui penyebaran kuesioner skala Likert tertutup kepada 38 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data primer yang terkumpul selanjutnya diolah secara statistik inferensial regresi linear berganda menggunakan bantuan program IBM SPSS versi 21.0. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan smartphone mahasiswa berada pada kategori cukup tinggi, sementara modalitas gaya belajar diklasifikasikan berkategori baik. Hasil pengujian hipotesis secara simultan membuktikan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan smartphone dan gaya belajar terhadap prestasi akademik dengan raihan nilai F hitung sebesar 56,415. Nilai koefisien determinasi kuantitatif sebesar 76,3 persen menegaskan kontribusi kuat kedua variabel bebas tersebut dalam menjelaskan variasi prestasi akademik subjek. Simpulan utama membuktikan bahwa integrasi teknologi smartphone yang terarah dan adaptif terhadap kecenderungan gaya belajar mandiri efektif mendongkrak keberhasilan akademis mahasiswa.    
THE EFFECTIVENESS OF WORDWALL BASED LEARNING TO STUDENTS READING SKILLS AT FOURTH GRADE IN PRIMARY SCHOOL Ikhwan Dzikrullah
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11722

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca kalimat bahasa Inggris serta penggunaan metode mengajar guru yang masih monoton di tingkat sekolah dasar. Fokus masalah dalam riset ini diarahkan pada pengujian efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis gim digital Wordwall terhadap peningkatan keterampilan membaca (reading skills) peserta didik. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu berbentuk one-group pretest-posttest, tahapan penting penelitian dijalankan tanpa kelompok kontrol melainkan membandingkan kondisi subjek sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Data dihimpun dari 24 siswa kelas IV A UPTD Lajing 2 Bangkalan sebagai sampel jenuh melalui instrumen tes kemampuan membaca yang telah teruji validitas serta reliabilitasnya. Hasil analisis data inferensial berbantuan program SPSS menunjukkan lompatan performa yang signifikan, di mana nilai rata-rata mean siswa meningkat dari 58,67 pada sesi pra-tindakan menjadi 80,50 pada sesi pasca-tindakan. Pengujian hipotesis melalui paired-sample t-test menghasilkan angka signifikansi sebesar 0,000 kurang dari 0,05 yang menandakan penolakan terhadap hipotesis nol. Simpulan utama riset menegaskan bahwa pemanfaatan Wordwall terbukti efektif memberikan pengaruh positif yang nyata terhadap kemampuan literasi visual siswa. Media interaktif ini sukses mendongkrak ketepatan pelafalan, perluasan kosakata, serta pemahaman struktur kalimat asing secara adaptif dan menyenangkan. ABSTRACT This research is motivated by the low English sentence reading skills and the use of monotonous teaching methods by teachers at the elementary school level. The focus of this research problem is directed at testing the effectiveness of the use of digital game-based learning media Wordwall on improving students' reading skills. Using a quantitative approach with a quasi-experimental design in the form of a one-group pretest-posttest, the important stages of the research were carried out without a control group but rather comparing the conditions of the subjects before and after being given treatment. Data were collected from 24 students of grade IV A UPTD Lajing 2 Bangkalan as a saturated sample through a reading ability test instrument that has been tested for validity and reliability. The results of inferential data analysis assisted by the SPSS program showed a significant jump in performance, where the average student score increased from 58.67 in the pre-action session to 80.50 in the post-action session. Hypothesis testing through a paired-sample t-test produced a significance figure of 0.000 less than 0.05, indicating rejection of the null hypothesis. The research's main conclusion confirms that the use of Wordwalls has proven effective and has a significant positive impact on students' visual literacy skills. This interactive medium successfully boosted pronunciation accuracy, vocabulary expansion, and understanding of foreign sentence structures in an adaptive and enjoyable way.  
DAMPAK PENGGUNAAN SOFTWARE AKUNTANSI MYOB TERHADAP KETERAMPILAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN Sri Delviyanti Yusuf; Melizubaida Mahmud; Fatmawaty Damiti; Roy Hasiru; Rierind Koniyo
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11724

Abstract

This research is motivated by the demands of digitalization in the workplace, which has shifted financial reporting from manual to software-based systems, while students' initial skills are still diverse and dominated by the lower-middle class. The focus of this research is directed at examining the impact of using MYOB accounting software on students' skill levels in preparing financial reports systematically. This quantitative study applies an associative approach design with primary data collection steps through distributing questionnaires, interviews, and structured documentation in the field. A total of 63 students from the Department of Economic Education, Class of 2023, at Gorontalo State University were involved as the research sample, whose data were then analyzed using simple linear regression techniques assisted by the SPSS program. The research findings indicate that the use of MYOB significantly has a positive impact on students' practical skills with a t-test result of 6.652, which exceeds the t-table of 1.670. Based on the quantitative determination coefficient analysis, a value of 42 percent was obtained, confirming the software's significant contribution in minimizing transaction recording errors and accelerating operational time efficiency. The main conclusion of the research concludes that the integration of MYOB-based accounting technology has proven effective in boosting students' conceptual and technical skills in preparing structured, neat, and applicable financial reports. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan digitalisasi dunia kerja yang mengubah penyusunan laporan keuangan dari sistem manual menjadi berbasis perangkat lunak, sementara keterampilan awal mahasiswa masih beragam dan didominasi kategori menengah ke bawah. Fokus masalah dalam riset ini diarahkan pada pengujian dampak penggunaan software akuntansi MYOB terhadap tingkat keterampilan mahasiswa dalam menyusun laporan keuangan secara sistematis. Studi kuantitatif ini menerapkan desain pendekatan asosiatif dengan langkah-langkah pengumpulan data primer melalui penyebaran kuesioner, wawancara, serta dokumentasi terstruktur di lapangan. Sebanyak 63 mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Angkatan 2023 di Universitas Negeri Gorontalo dilibatkan sebagai sampel penelitian yang kemudian datanya dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana berbantuan program SPSS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan MYOB secara signifikan memberikan dampak positif terhadap kecakapan praktis mahasiswa dengan hasil uji t-hitung sebesar 6,652 yang melampaui t-tabel sebesar 1,670. Berdasarkan analisis koefisien determinasi kuantitatif, diperoleh nilai sebesar 42 persen yang menegaskan kontribusi nyata software tersebut dalam meminimalkan kesalahan pencatatan transaksi serta mempercepat efisiensi waktu operasional. Simpulan utama riset menyimpulkan bahwa integrasi teknologi akuntansi berbasis MYOB terbukti efektif mendongkrak keterampilan konseptual maupun teknis penyusunan laporan keuangan mahasiswa secara terstruktur, rapi, dan aplikatif.    
PENGARUH PENGGUNAAN AI PRESENTASI TERHADAP KUALITAS PRESENTASI DAN KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWA DI ERA DIGITAL Andi Yasir Amsal; Hartini Ramli
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11817

Abstract

ABSTRACT The increasing use of Artificial Intelligence (AI) in higher education has transformed the way students prepare academic presentations. However, empirical evidence explaining the relationship between AI-assisted presentation tools, presentation quality, and students' self-confidence, particularly through a mediating mechanism, remains limited. This study aimed to examine the influence of AI-assisted presentation tools on presentation quality and students' self-confidence, while also investigating the mediating role of presentation quality. A quantitative approach was employed involving 200 undergraduate students selected through quota sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4. The findings indicate that the use of AI-assisted presentation tools has a positive and significant effect on both presentation quality and students' self-confidence. Furthermore, presentation quality positively influences self-confidence and serves as a significant mediator in the relationship between AI-assisted presentation tools and students' self-confidence. These findings suggest that the educational value of AI extends beyond improving presentation preparation by fostering better academic readiness and greater self-confidence through enhanced presentation quality. This study contributes to the growing body of research on AI in higher education by highlighting presentation quality as a key mechanism linking AI-assisted presentation tools to students' self-confidence. ABSTRAK Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan tinggi semakin mengubah cara mahasiswa mempersiapkan presentasi akademik. Namun, hubungan antara penggunaan AI, kualitas presentasi, dan kepercayaan diri mahasiswa, khususnya melalui mekanisme mediasi, masih relatif terbatas untuk dijelaskan secara empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan AI presentasi terhadap kualitas presentasi dan kepercayaan diri mahasiswa, sekaligus menguji peran mediasi kualitas presentasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 200 mahasiswa aktif yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling–Partial Least Square (SEM-PLS) berbantuan SmartPLS 4. Analisis menunjukkan bahwa penggunaan AI presentasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas presentasi maupun kepercayaan diri mahasiswa, sementara kualitas presentasi juga berpengaruh positif terhadap kepercayaan diri serta terbukti memediasi hubungan antara penggunaan AI dan kepercayaan diri. Temuan ini menunjukkan bahwa manfaat AI dalam pembelajaran tidak hanya terletak pada kemampuannya membantu penyusunan presentasi, tetapi juga pada perannya dalam meningkatkan kesiapan akademik dan kepercayaan diri mahasiswa melalui kualitas presentasi yang lebih baik. Penelitian ini memperkaya kajian mengenai pemanfaatan AI di pendidikan tinggi dengan menegaskan peran kualitas presentasi sebagai mekanisme yang menjelaskan hubungan antara penggunaan AI dan kepercayaan diri mahasiswa.
ANALISIS TREN INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH: STUDI LITERATUR M. Saddam Al Husein; Zila Razilu; Alfiah Fajriani
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11889

Abstract

ABSTRACT The development of digital technology has become an important component in the implementation of the Merdeka Curriculum; however, studies that systematically map trends in technology integration within its implementation remain limited. This study aims to analyze trends in technology integration in the implementation of the Merdeka Curriculum in schools through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The study reviewed scientific articles published between 2020 and 2025 that discussed the use of technology in teaching and learning at the primary and secondary education levels. Article searches were conducted through national and international databases using the keywords technology integration, digital learning, Merdeka Curriculum, e-learning, and blended learning. The article selection process followed the PRISMA procedure, including identification, screening, eligibility, and inclusion stages, resulting in 20 relevant articles for analysis. The findings indicate that technology integration in the implementation of the Merdeka Curriculum generally contributes positively to the quality of learning, particularly by enhancing student engagement and supporting more flexible, student-centered learning. The success of technology integration is influenced by teachers’ digital competence, students’ readiness, and support from the school environment. However, its implementation still faces challenges related to infrastructure readiness and digital literacy. These findings emphasize that the effective use of technology must be accompanied by appropriate pedagogical strategies to optimally support the implementation of the Merdeka Curriculum. Therefore, strengthening teachers’ digital competencies and developing innovative learning practices are necessary to support adaptive and effective 21st-century learning. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital menjadi bagian penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka, namun kajian yang secara sistematis memetakan tren integrasi teknologi dalam implementasinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren integrasi teknologi dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dilakukan dengan menelaah artikel ilmiah yang terbit pada rentang tahun 2020–2025 dan membahas penggunaan teknologi dalam pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Proses pencarian artikel dilakukan melalui basis data nasional dan internasional menggunakan kata kunci technology integration, digital learning, Kurikulum Merdeka, e-learning, dan blended learning. Seleksi artikel dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi berdasarkan prosedur PRISMA sehingga diperoleh sebanyak 20 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam implementasi Kurikulum Merdeka secara umum memberikan kontribusi positif terhadap kualitas pembelajaran, terutama dalam meningkatkan keterlibatan peserta didik dan mendukung pembelajaran yang lebih fleksibel serta berpusat pada peserta didik. Keberhasilan integrasi teknologi dipengaruhi oleh kompetensi digital guru, kesiapan peserta didik, dan dukungan lingkungan sekolah. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan kesiapan infrastruktur dan literasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi perlu diimbangi dengan strategi pedagogik yang tepat agar dapat mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara optimal.. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi digital guru dan pengembangan pembelajaran inovatif untuk mendukung pembelajaran abad ke-21 yang adaptif dan efektif.
EFEKTIVITAS MODEL STAD BERPENDEKATAN SOSIAL EMOSIONAL BERBANTUAN AUGMENTED REALITY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Dwi Mardhatillah Yolistiani; Baharudin Baharudin; Yuli Yanti
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11995

Abstract

Low levels of students’ mathematical concept understanding are influenced not only by cognitive factors but also by social-emotional aspects and the use of learning media that support engagement in the learning process. This study aimed to analyze the effectiveness of the Student Teams Achievement Division (STAD) cooperative learning model integrated with a social-emotional approach and supported by Augmented Reality in improving elementary school students’ mathematical concept understanding. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Non-Equivalent Control Group Design. The sample consisted of 71 fifth-grade students of SD Negeri 5 Jatimulyo, South Lampung, divided into an experimental group and a control group. Data were collected through a mathematical concept understanding test and analyzed using normality testing, homogeneity testing, an Independent Sample t-test, and N-Gain analysis. The findings revealed that students who participated in STAD learning integrated with a social-emotional approach and Augmented Reality achieved better improvement in mathematical concept understanding than those who received conventional instruction. The integration of cooperative learning, social-emotional competencies, and interactive visualization through Augmented Reality created a more active, collaborative, and meaningful learning environment. These findings suggest that the proposed learning model has strong potential as an innovative alternative for enhancing mathematical concept understanding at the elementary school level. ABSTRAK Rendahnya pemahaman konsep matematika peserta didik tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kognitif, tetapi juga oleh aspek sosial-emosional dan penggunaan media pembelajaran yang mendukung keterlibatan belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berpendekatan sosial-emosional berbantuan Augmented Reality terhadap pemahaman konsep matematika peserta didik sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 71 peserta didik kelas V SD Negeri 5 Jatimulyo Lampung Selatan yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematika dan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, Independent Sample t-test, serta N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan model STAD berpendekatan sosial-emosional berbantuan Augmented Reality memperoleh peningkatan pemahaman konsep matematika yang lebih baik dibandingkan peserta didik yang mengikuti pembelajaran konvensional. Integrasi pembelajaran kooperatif, penguatan kompetensi sosial-emosional, dan visualisasi interaktif melalui Augmented Reality mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan bermakna. Temuan ini menunjukkan bahwa model tersebut berpotensi menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika pada jenjang sekolah dasar.
PENGARUH PENGGUNAAN SMART TV TERHADAP KOMUNIKASI DAN KOLABORASI SISWA MADRASAH ALIYAH Ikbar Rasyid; Christian Arief Jaya
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.12003

Abstract

Two of the four core competencies of the 21st century that students must possess are the ability to communicate and collaborate. However, there has been little in-depth research on the development of these two skills in schools that use learning technologies such as Smart TVs. As stipulated in Presidential Instruction Number 7 of 2025, the national learning digitalization program has encouraged the presence of Smart TVs in educational environments, including at the State Islamic Senior High School (MAN) in Demak Regency. However, the number of studies specifically examining the effect of Smart TV use on students' ability to communicate and collaborate in Islamic educational institutions is still very limited. Thus, the interaction dynamics generated by the characteristics of the madrasah learning culture may be very different. Therefore, this study attempts to explain how Smart TV use impacts students' ability to communicate and collaborate at the State Islamic Senior High School (MAN) in Demak Regency. This study uses a qualitative descriptive approach. Data were collected through active participation, in-depth interviews with four informants from grades XI and XII, and documentation of various classroom learning activities. Next, the collected data were analyzed using an interactive analysis model developed by Miles, Huberman, and Saldana. This model consists of three main stages: data condensation, data presentation, and drawing and verifying conclusions. The results of the study indicate that the use of smart TVs benefits the development of students' communication skills. Seven interrelated thematic concepts reflect these findings: Smart TVs serve as a shared center of attention in the learning process, media increases students' courage to communicate, media functions as a visual scaffold that supports presentation tasks, creates collective accountability based on display targets to be achieved, media operators emerge as new collaborative roles in groups, and the development of collaboration in these groups. These findings indicate that the presence of smart TVs does not automatically change the way students learn in the classroom. On the other hand, planned and organized pedagogical strategies are needed to maximize media collaboration in madrasah education. ABSTRAK Dua dari empat kompetensi inti abad ke-21 yang harus dimiliki siswa adalah kemampuan berkomunikasi dan kolaborasi. Namun, belum banyak penelitian mendalam tentang pengembangan kedua keterampilan ini di sekolah yang menggunakan teknologi pembelajaran seperti Smart TV. Sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, program digitalisasi pembelajaran nasional telah mendorong kehadiran Smart TV di lingkungan pendidikan, termasuk di MAN Kabupaten Demak. Namun, jumlah studi yang secara khusus meneliti pengaruh penggunaan Smart TV terhadap kemampuan siswa untuk berkomunikasi dan berkolaborasi di institusi pendidikan Islam masih sangat terbatas. Dengan demikian, dinamika interaksi yang dihasilkan oleh karakteristik budaya pembelajaran madrasah mungkin sangat berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba menjelaskan bagaimana penggunaan Smart TV berdampak pada kemampuan siswa untuk berkomunikasi dan berkolaborasi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabupaten Demak. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui partisipasi aktif, wawancara mendalam dengan empat informan dari kelas XI dan XII, dan dokumentasi berbagai kegiatan pembelajaran di kelas. Selanjutnya, data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles, Huberman, dan Saldana. Model ini terdiri dari tiga tahap utama: kondensasi data, presentasi data, dan penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Smart TV menguntungkan perkembangan kemampuan komunikasi siswa. Tujuh konsep tematik yang saling terkait mencerminkan temuan ini: Smart TV berfungsi sebagai pusat perhatian bersama dalam proses pembelajaran, media meningkatkan keberanian siswa untuk berkomunikasi, media berfungsi sebagai perancah visual yang mendukung tugas presentasi, menciptakan akuntabilitas kolektif berdasarkan target tampilan yang harus dicapai, operator media muncul sebagai peran kolaboratif baru dalam kelompok, dan pengembangan kolaborasi dia Temuan ini menunjukkan bahwa kehadiran Smart TV tidak secara otomatis mengubah cara siswa belajar di kelas. Di sisi lain, strategi pedagogis yang direncanakan dan terorganisir diperlukan untuk memaksimalkan kolaborasi media dalam pendidikan madrasah.