cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025)" : 43 Documents clear
ANALISIS PERSEPSI SISWA TERHADAP KEBUTUHAN MODUL PEMBELAJARAN IPA TERINTEGRASI AYAT AL-QUR’AN PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Iliyani, Shopiya; Aripin, Aripin; Mustofa, Romy Faisal; Hernawati, Diana; Badriah, Liah
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4509

Abstract

The science learning at MTs N 2 Ciamis still uses separate teaching materials, where religious education focuses on religious topics, while science is limited to scientific material without integrating Islamic values. The lack of learning resources that combine both aspects causes difficulties for teachers in designing lessons that link religious and scientific aspects. This study aims to analyze students' perceptions of the need for an IPA module integrated with Quranic verses on environmental pollution. This research uses a descriptive quantitative method with 20 students from class VIII-F Science at MTs Negeri 2 Ciamis in the 2024/2025 academic year, selected through purposive sampling. Data were collected using a questionnaire consisting of 10 statements across 3 indicators. The results of the study show that all indicators were rated positively: 1) students' views on environmental pollution material reached 81%, categorized as good; 2) students' views on the connection between science material and Quranic verses were also good, at 80%; and 3) students' views on the need for an IPA learning module reached 85%, categorized as good. The conclusion of this study is that students need a learning module integrated with Quranic verses because this integrated learning approach is considered to make the learning process more relevant, effective, and meaningful. Integrating Quranic verses into science learning can create a deeper and more effective learning experience, especially on the topic of environmental pollution. This approach helps students understand concepts holistically, encompassing both scientific and spiritual aspects. ABSTRAKPembelajaran IPA di MTs N 2 Ciamis masih menggunakan bahan ajar terpisah, dimana mata pelajaran agama fokus pada topik keagamaan, sedangkan IPA terbatas pada materi sains tanpa integrasi nilai-nilai Islam. Keterbatasan sumber belajar yang menggabungkan keduanya menyebabkan kesulitan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang menghubungkan aspek keagamaan dan ilmiah. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi siswa terhadap kebutuhan modul IPA terintegrasi ayat Al-Qur'an pada pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 20 siswa kelas VIII-F Sains di MTs Negeri 2 Ciamis tahun ajaran 2024/2025, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui pengisian angket yang berisi 10 pernyataan dalam 3 indikator. Hasil penelitian menunjukkan baik pada semua indikator, yaitu: 1) pandangan siswa terhadap materi pencemaran lingkungan sebesar 81% sehingga berkategori baik, 2) pandangan siswa terhadap keterkaitan materi IPA dengan ayat-ayat Al-Qur’an juga baik yaitu sebesar 80%, dan 3) pandangan siswa terhadap kebutuhan modul pembelajaran IPA sebesar 85% berkategori baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah siswa membutuhkan modul pembelajaran yang terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an, karena pembelajaran yang terintegrasi ini dinilai mampu membuat proses belajar lebih relevan, efektif, dan bermakna. Pengintegrasian ayat-ayat Al-Qur’an dalam pembelajaran IPA dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam dan efektif, khususnya pada materi pencemaran lingkungan. Pendekatan ini memudahkan siswa untuk memahami konsep secara holistik, yang meliputi aspek ilmiah dan spiritual.
PROFIL LITERASI SAINS PESERTA DIDIK DI SMAN 8 TASIKMALAYA PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN Fauziah, Nur; Surahman, Endang; Mustofa, Romy Faisal
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4510

Abstract

This study aims to determine the profile of students' science literacy skills on environmental change material at SMA Negeri 8 Tasikmalaya. This research uses quantitative descriptive method. The population of this study was all X grade SMA Negeri 8 Tasikmalaya which amounted to 12 classes. The sampling technique used purposive sampling with a total sample of 2 classes consisting of 72 students. Science literacy skills used are based on indicators developed by Gormally. The results of research in the field show that in the sub-indicators of science literacy (1) understanding valid scientific arguments obtained a score of 53.88 included in the deficient category, (2) evaluation of validity sources obtained a score of 57.2. (3) evaluating the use and misuse of scientific information obtained a score of 40.8, including into the category of less, (4) understanding the elements of research villages and how they impact scientific findings / conclusions obtained a score of 46.8 including into the category of less, (5) making graphical representations of data obtained a score of 49.3 including into the category of less, (6) reading and interpreting graphical representations of data obtained a score of 54, (7) solving problems using quantitative skills, including probability and statistics obtained a score of 48.61 including into the deficient category, (8) understanding and interpreting basic statistics obtained a score of 53.47 including into the deficient category, (9) justifying conclusions, predictions and conclusions based on quantitative data obtained a score of 52.7 including into the deficient category. To improve students' science literacy skills, it is necessary to use an effective learning model. One of the models that can be used is problem-based learning based on socio-scientific issues. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kemampuan literasi sains peserta didik pada materi perubahan lingkungan di SMA Negeri 8 Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas X SMA Negeri 8 Tasikmalaya yang berjumlah 12 kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 2 kelas yang terdiri dari 72 orang peserta didik. Kemampuan literasi sains yang digunakan berdasarkan indikator yang dikembangkan oleh Gormally. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa pada sub indikator literasi sains  (1) memahami argumen ilmiah yang valid memperoleh skor 53,88 termasuk ke dalam kategori kurang, (2) evaluasi sumber validitas memperoleh skor 57,2. termasuk ke dalam kategori kurang, (3) mengevaluasi penggunaan dan penyalahgunaan informasi ilmiah memperoleh skor 40,8, termasuk ke dalam kategori kurang, (4) memahami unsur-unsur desaun penelitian dan bagaimana dampaknya terhadap temuan/kesimpulan ilmiah memperoleh skor 46,8 termasuk ke dalam kategori kurang, (5) membuat representasi grafis dari data memperoleh skor 49,3 termasuk ke dalam kategori kurang, (6) membaca dan menafsirkan representasi grafis dari data memperoleh skor 54,1 termasuk ke dalam kategori kurang, (7) memecahkan masalah dengan menggunakan keterampilan kuantitatif, termasuk probabilitas dan statistik memperoleh skor 48,61 termasuk ke dalam kategori kurang, (8) memahami dan menginterpretasikan statistik dasar memperoleh skor 53,47 termasuk ke dalam kategori kurang, (9) Membenarkan kesimpulan, prediksi dan kesimpulan berdasarkan data kuantitatif memperoleh skor 52,7 termasuk ke dalam kategori kurang. Untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik, di perlukan penggunaan model pembelajaran yang efektif. Salah satu model yang dapat di gunakan adalah problem based learning berbasis socio-scientific issue.
ETIKA DALAM PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN DI KELAS IX SMP Ikhsan, Ibnu; Artasoma, Putu; Karliani, Eli; Sunarno, Ali
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4518

Abstract

The aim of this study is to analyze the impact of artificial intelligence (AI) usage on student learning behavior and academic integrity at SMP Negeri 8 Palangka Raya. This research employs a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observations and structured interviews. Observations were made to understand how students use AI to complete tasks and the role of teachers in guiding ethical technology use. The findings show that AI facilitates task completion, but its misuse may undermine academic honesty and students' critical thinking skills. Teachers play a crucial role in teaching the ethics of technology use and maintaining academic integrity. One effective method found is asking students to explain their work and cross-check it with AI platforms to detect plagiarism. Research recommendations include improving digital ethics education for students and teachers, establishing clear policies on AI use in learning, and providing training for teachers. Future research is recommended to examine the long-term effects of AI on student development. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak penggunaan kecerdasan buatan terhadap perilaku belajar dan integritas akademik siswa di SMP Negeri 8 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terstruktur. Observasi dilakukan untuk memahami bagaimana kecerdasan buatan digunakan siswa dalam menyelesaikan tugas, serta peran guru dalam mengarahkan penggunaan teknologi secara etis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecerdasan buatan mempermudah penyelesaian tugas, namun penggunaannya yang tidak bijak berpotensi menurunkan kejujuran akademik dan kemampuan berpikir kritis siswa. Guru berperan penting dalam mengajarkan etika penggunaan teknologi dan menjaga integritas akademik. Salah satu metode efektif yang ditemukan adalah meminta siswa menjelaskan kembali tulisan mereka dan mencocokkannya dengan platform kecerdasan buatan untuk mendeteksi plagiarisme. Rekomendasi penelitian mencakup peningkatan pendidikan etika digital bagi siswa dan guru, penyusunan kebijakan penggunaan kecerdasan buatan dalam pembelajaran, serta pelatihan bagi guru. Peneliti lanjutan disarankan untuk mengkaji dampak jangka panjang kecerdasan buatan pada perkembangan siswa.
EFEKTIVITAS LUDO KIMIA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI BENTUK MOLEKUL TERHADAP HASILBELAJAR SISWA FASE F SMA/MA Wini Rahma Yuda; Iswendi, Iswendi
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4521

Abstract

This study is motivated by the chemical ludo game as a learning media on molecular form material that has been tested for validity and practicality, but has not been tested for its effectiveness on student cognitive learning outcomes. This study aims to reveal the level of effectiveness of chemical ludo games on cognitive learning outcomes of Class XI Phase F SMA/ MA students. This type of research uses Quasi Experimental Design (pseudo experiment) with a research design of nonequivalent control group design. The population of this study were students of Class XI Phase F SMA N 12 Padang. The sample was taken with purposive sampling technique so that class XI F10 was selected as the experimental class and class XI F8 as the control class. The research instruments used were pretest and posttest learning outcomes tests. Data analysis techniques used are N-Gain test, normality test, homogeneity test and t test. Based on data analysis, the experimental class N-Gain test results obtained 0.78 with high category while the control class N-Gain obtained 0.55 with moderate category. The t-test result at the real level of 0.05 is tcount (8.529) > ttable (1.67) which shows H0 is rejected and H1 is accepted so that the experimental class students' learning outcomes are higher than the control class. So it can be concluded that the chemical ludo game media as a learning media on molecular form material is effective in improving the cognitive learning outcomes of Class XI Phase F SMA/MA students. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permainan ludo kimia sebagai media pembelajaran pada materi bentuk molekul yang telah diuji validitas dan praktikalitasnya, namun belum dilakukan uji efektivitasnya terhadap hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas permainan ludo kimia terhadap hasil belajar kognitif siswa Kelas XI Fase F SMA/MA. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi Experimental Design (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa Kelas XI Fase F SMA N 12 Padang. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sehingga terpilih kelas XI F10 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI F8 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji N-Gain, uji normalitas, uji homogenitas dan uji t. Berdasarkan analisis data, hasil uji N-Gain kelas eksperimen diperoleh 0,78 dengan kategori tinggi sedangkan N-Gain kelas kontrol diperoleh 0,55 dengan kategori sedang. Hasil uji t pada taraf nyata 0,05 adalah thitung (8,529)>ttabel (1,67) yang menunjukkan H0 ditolak dan H1 diterima sehingga diperoleh hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Maka dapat disimpulkan bahwa media permainan ludo kimia sebagai media pembelajaran pada materi bentuk molekul efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa Kelas XI Fase F SMA/MA.
ANALISIS KANDUNGAN ELEKTOLIT DAN NON ELEKTROLIT PADA TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) Jahro, Iis Siti; Simanullang, Selafionita; Hutagalung, Tien Parsaulian; Simanjuntak, Putrina; Sati, Naffa; Pratama, Muhammad Rizky; Daeli, Dinastini
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4524

Abstract

The objectives of this study include to determine the content of electrolytes and non-electrolytes and determine the current strength in the solution of family medicinal plants. Electrolyte solutions have important benefits in human daily life, especially in foods consumed by humans that contain electrolytes and non-electrolytes. Electrolyte solutions are needed by the body so that organs can function such as the brain, nerves and muscles. The benefits of electrolytes are that they help maintain water balance and cell turgor pressure which is important for cell growth, electrolytes such as potassium, sodium, and calcium play a role in the transformation of nutrients and enzymes in plants. The benefits of non-electrolytes in plants as energy metabolism such as sugars and amino acids that play a role in the storage and use of energy, affecting the internal pH of cells and the environment. The tools used in this experiment include: multimeter, multitester prop cable, 1 9V battery, 1 small 2.5V lamp, 11 plastic cups, iron, chopper, cable, light fittings, scissors / cutter, tablespoon, sieve, grater, cardboard. Materials used are water, avocado fruit, pineapple fruit, banana fruit, lemongrass, turmeric, lemon fruit, pandan leaves, betel leaves, ginger, tomatoes, lime, and tissue. ABSTRAKTujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui kandungan elektrolit dan non-elektrolit serta mengetahui kuat arus pada larutan tanaman obat keluarga. Larutan elektrolit memiliki manfaat penting dalam kehidupan sehari-hari manusia terutama pada makanan yang dikonsumsi manusia yang mengadung elektrolit dan non elektrolit. Larutan elektolit dibutuhkan tubuh agar organ tubuh bisa berfungsi seperti otak, saraf dan otot. Adapun manfaat elektrolit yaitu membantu dalam menjaga keseimbangan air dan tekanan turgor sel yang penting untuk pertumbuhan sel, elektrolit seperti kalium, natrium,dan kalsium berperan dalam tranformasi nutrisi dan enzim dalam tanaman. Manfaat non- elektrolit pada tanaman sebagai metabolisme energi seperti gula dan amino yang berperan dalam penyimpanan dan penggunaan energi, mempengaruhi pH internal sel dan lingkungan. Alat yang digunakan dalam percobaan ini antara lain: multimeter,kabel prop multitester, 1 baterai 9V, 1 buah lampu kecil 2,5V, 11 buah cup plastik, besi, chopper, kabel, fitting lampu, gunting/cutter, sendok makan, saringan, parutan, kardus. Bahan yang digunakan air, buah alpukat, buah nenas, buah pisang, sereh, kunyit, buah lemon, daun pandan, daun sirih, jahe, tomat, jeruk nipis, dan tissue.
ANALISIS KOMPREHENSIF SENYAWA KOVALEN POLAR DAN NONPOLAR PADA TANAMAN OBAT KELUARGA: IDENTIFIKASI DAN POTENSI PENGGUNAANNYA Sihombing, Cindy Monalisa; Jahro, Iis Siti; Gurning, Mita Agresia; Aulianti, Dita; Situmorang, Elsa Hasri Novensa; Simaremare, Happy G. Maritoma; Syafitri, Amelia
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4525

Abstract

This article presents an in-depth analysis of the polarity properties of polar and nonpolar covalent compounds found in various family medicinal plants, and explores their potential applications in health and the food industry. Covalent compounds, which are formed through the shared use of electron pairs between atoms, play an important role in determining the chemical and physical properties of a substance. This study used solubility and filter paper testing methods to identify the polarity of compounds in plant samples such as orange, lemon, tomato, spinach, and chili, which were found to be polar, and cinnamon, ginger, turmeric, galangal, and kencur, which showed nonpolar properties. These results suggest that polar compounds have the potential to be applied in products that require interaction with water, such as herbal drinks, while nonpolar compounds are more suitable for use in oil-based formulations, such as ointments or essential oils. A deeper understanding of the polarity characteristics of these compounds not only broadens scientific insights into medicinal plants, but also opens up opportunities for the development of innovative products in the pharmaceutical and food fields ABSTRAKArtikel ini menyajikan analisis mendalam terhadap sifat polaritas senyawa kovalen polar dan nonpolar yang terdapat pada berbagai jenis tanaman obat keluarga, serta mengeksplorasi potensi aplikasinya dalam bidang kesehatan dan industri pangan. Senyawa kovalen, yang terbentuk melalui penggunaan bersama pasangan elektron antar atom, memainkan peran penting dalam menentukan sifat kimia dan fisika suatu zat. Penelitian ini menggunakan metode uji kelarutan dan pengujian kertas saring untuk mengidentifikasi polaritas senyawa pada sampel tanaman seperti jeruk, lemon, tomat, bayam, dan cabai yang ditemukan bersifat polar, serta kayu manis, jahe, kunyit, lengkuas, dan kencur yang menunjukkan sifat nonpolar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa senyawa polar memiliki potensi untuk diaplikasikan dalam produk yang memerlukan interaksi dengan air, seperti minuman herbal, sementara senyawa nonpolar lebih cocok digunakan dalam formulasi berbasis minyak, seperti salep atau minyak atsiri. Pemahaman yang lebih mendalam mengenai karakteristik polaritas senyawa ini tidak hanya memperluas wawasan ilmiah tentang tanaman obat, tetapi juga membuka peluang untuk pengembangan produk inovatif di bidang farmasi dan makanan berbasis bahan alami, yang semakin diminati oleh konsumen modern.
DESAIN VIDEO BASED LEARNING PADA MATA KULIAH AERONAUTICAL INFORMATION SERVICE Arti, Endang Sugih; Amir , Elfi; Endrawijaya, Ika; Anggraini , Dian; Wagini , Dini; Sadiatmi , Rini; Sinaga , Togi A. Maruli; Muzaki , Mochamad Faisal
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4560

Abstract

This study is to design video-based learning in the Aeronautical Information Services (AIS) course, because according to the survey results, among others, the need for AIS visualization in order to improve students' understanding of AIS, while the purpose of this study is to improve the effectiveness, involvement and understanding of students in the AIS course whose material can be more interesting, practical and accessible according to students' needs. This study uses the Research & Development (R & D) research method, and the results of the study are based on the provisions that the AIS course in 1 semester has 16 meetings consisting of 14 theory meetings and 1 meeting for the Mid-Semester Exam (UTS) and 1 meeting for the Final Semester Exam (UAS). This learning video is very important to improve students' understanding which can be accessed anytime, anywhere and repeatedly according to students' needs, both online and offline. ABSTRAKPenelitian ini adalah mendesain pembelajaran berbasis video pada mata kuliah Aeronautical Information Services (AIS), karena menurut hasil survey diantaranya adalah perlunya visualisasi AIS agar dapat meningkatkan pemahaman AIS bagi peserta didik, sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan efektifitas, keterlibatan dan pemahaman peserta didik pada mata kuliah AIS yang materinya dapat menjadi lebih menarik, praktis dan dapat diakses  sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian  Research & Development (R & D), dan hasil penelitian berdasarkan ketentuan bahwa mata kuliah AIS dalam 1 semester ada 16 pertemuan yang terdiri dari 14 pertemuan teori dan 1 pertemuan untuk Ujian Tengah Semester (UTS) dan 1 pertemuan untuk Ujian Akhir Semester (UAS). Video pembelajaran ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman siswa yang dapat diakses kapanpun, dimanapun dan berulang kali sesuai kebutuhan siswa, baik online maupun offline.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS 5 MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PALAM PADA PEMBELAJARAN IPAS Fitriani, Vida Amalia; Al-‘Adawiyah, Rabi’ah; Anggreani, Selvi Dewi Nur; Ningrum, Sansan Hastuti; Estiyani , Weny; Utomo , Yudhi
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4561

Abstract

Creative thinking skills are one of the 21st century skills that today's students must have. The purpose of this study was to examine the effect of PALAM learning media on the creative thinking skills of 5th grade students of MIN 2 Pasuruan, focusing on the aspects of originality, fluency, flexibility, and elaboration. Using a quantitative descriptive research design, this study involved 15 students as research subjects. The instruments used were creative thinking test questions in the form of essay questions and interview guidelines as supporting instruments. The results showed that the average creative thinking ability of students included in the obtained value of 65 with a good category and a pretest value of 60. The results of the analysis on each aspect stated that the average creative thinking ability of students in the original aspect obtained a value of 70% and was classified as a good category. The fluency aspect has an overall average score of 78% in the good category. The flexibility aspect has a value of 70% with a good category. The elaboration aspect has a value of 94% with a very good category. The results showed that the average creative thinking ability of students after using PALAM media was in the good category. ABSTRAKKemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu kemampuan pada abad ke-21 yang harus dimiliki siswa saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media pembelajaran PALAM terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas 5 MIN 2 Pasuruan, dengan fokus pada aspek originalitas, fluency, fleksibilitas, dan elaborasi. Menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif, penelitian ini melibatkan 15 siswa sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan adalah soal tes berpikir kreatif yang berbentuk soal essay dan pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa termasuk kedalam diperoleh nilai 65 dengan kategori baik dan nilai pretest sebesar 60. Hasil analisis pada tiap aspek menyatakan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa pada aspek original diperoleh nilai 70% dan tergolong kategori baik. Aspek fluency memiliki rata-rata nilai keseluruhan sebesar 78% dengan kategori baik. Aspek flexibility memiliki nilai sebesar 70% dengan kategori baik. Aspek elaboration memiliki nilai 94% dengan kategori sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa setelah menggunakan media PALAM berada dalam kategori baik.
PENINGKATAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PROSES BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TRAINING PADA KELAS VIII SMP NASIONAL MAKASSAR Bahar, Irnayanti; Jelinda, Elisabet Gorita
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4562

Abstract

This research aims to improve creativity and student learning outcomes in the science teaching and learning process in class VIII of SMP Nasional Makassar through the implementation of the inquiry training learning model and individual learning approach. The inquiry training learning model is a series of learning activities that emphasize critical and analytical thinking processes to independently search for and find answers to questioned problems. It teaches students the process of investigation and seeking explanations about rare phenomena. The subjects in this study were 22 students of class VIII. Research data for science learning outcomes were obtained through evaluation tests from learning cycles 1 and II. The results showed that implementing the inquiry training learning model and individual learning approach can improve science learning outcomes in class VIII. This is indicated by the increase in student scores from cycle 1 to cycle II. In cycle 1, there were 9 students who achieved the Minimum Competency Criteria (KKM) or 40.9%, and 13 students who had not yet achieved it or 59.1%, while in cycle II, there were 20 students who achieved the KKM or 90.9%, and 2 students who had not yet achieved it or 9.1%. From this data analysis, it can be concluded that the implementation of the inquiry training learning model and individual learning approach can improve science learning outcomes in class VIII of SMP Nasional Makassar. ABSTRAKPenelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa dalam proses belajar mengajar IPA pada kelas VIII SMP Nasional Makassar melalui penerapan model pembelajaran inquiri training dan pendekatan belajar individual. Model pembelajaran inquiry training adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan. Mengajarkan siswa proses penyelidikan dan mencari penjelasan tentang fenomena yang jarang terjadi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 22 siswa. Data penelitian untuk hasil belajar IPA diperoleh melalui tes evaluasi dari pembelajaran siklus 1 dan II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran inquiri traning dan pendekatan belajar individual dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada kelas VIII. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai siswa dari siklus 1 dan siklus II. Pada siklus 1 terdapat 9 siswa yang tuntas dalam KKM atau sebesar 40,9% dan yang belum tuntas terdapat 13 siswa atau sebesar 59.1%, sedangkan pada siklus II terdapat 20 siswa yang tuntas dalam KKM atau sebesar 90,9% dan yang belum tuntas dalam belajar terdapat 2 siswa atau sebesar 9,1%. Dari analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inquiri training dan pendekatan belajar individual dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada kelas VIII SMP Nasional Makassar.
PENERAPAN TEORI BELAJAR KOGNITIF UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA SD BERBASIS DIMENSI BERNALAR KRITIS DENGAN MEMANFAATKAN APLIKASI QUIZIZZ Pramularsih, Mariano Satya; Puspita , Ryan Dwi
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4584

Abstract

Researchers carried out this research with the aim of describing the application of cognitive learning theory to develop the character of elementary school students in the critical reasoning dimension by using the Quizizz application in Indonesian language lessons. The method used is a qualitative method using a questionnaire. The research was carried out in the first semester of the 2024/2025 academic year in class V (five) of SDN 4 Bajur, Labuapi District, West Lombok Regency. The results of the numerical analysis show that students have experienced an increase in learning. Before using the Quizizz Application, students showed low interest in reading and analyzing reading. After using the Quizizz Application, students showed improvement in reading and analyzing reading. From this it can be interpreted that using the Quizizz application can increase the activeness and learning outcomes of Indonesian language for class V students at SDN 4 Bajur, Labuapi, West Lombok. ABSTRAKPeneliti melaksanakan penelitian ini dengan tujuan untuk mendeskripsikan penerapan teori belajar kognitif untuk mengembangkan karakter siswa SD dalam dimensi bernalar kritis dengan menggunakan aplikasi Quizizz dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan angket. Penelitian  dilaksanakan  pada semester  satu  Tahun Ajaran 2024/2025  di  kelas  V (lima) SDN 4 Bajur, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Hasil analisa angkaet menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan dalam belajar. Sebelum menggunakan Aplikasi Quizizz, siswa menunjukkan minat yang rendah dalam membaca dan menganalisis bacaan. Setelah menggunakan Aplikasi Quizizz, siswa menunjukkan peningkatan dalam membaca dan menganalisis bacaan. Dari sini dapat diartikan bahwa penggunaan Aplikasi Quizizz dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 4 Bajur, Labuapi, Lombok Barat.