cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 378 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEMEN GEOMETRI TOPIK LINGKARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA PADA SISTEM LODOK DI MASYARAKAT MANGGARAI Jehurung, Paulus; Dominikus, Wara Sabon; Wulakada, Hamza H.
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.6187

Abstract

This study stems from the challenges students face in understanding geometry concepts, particularly circles, due to abstract instruction and limited real-life context. To address this issue, mathematics teaching materials were developed based on ethnomathematics by integrating the Lodok system a traditional radial land division system practiced by the Manggarai people of East Nusa Tenggara as a culturally rich and geometrically relevant local context. The study aimed to identify geometric concepts embedded in the Lodok system and to develop teaching materials that integrate these local wisdom elements to enhance students’ conceptual understanding and character development. The research employed the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate) and a qualitative approach. The Define stage involved literature review, field observation, and interviews with traditional leaders to formulate learning objectives and develop the material framework. The Design stage produced an initial draft of the Lodok-based teaching material, validated by subject matter experts and education practitioners. The Develop stage included a trial with 32 eighth-grade students at SMP Negeri 12 Kupang to assess practicality and preliminary effectiveness, while the Disseminate stage was conducted with 28 students at SMP Negeri 1 Cibal, a culturally representative Lodok site, to evaluate final effectiveness. Validation results confirmed the teaching material was highly appropriate; practicality tests indicated it was user-friendly, engaging, and aided conceptual understanding; and effectiveness tests revealed that over 85% of students achieved mastery in circle-related concepts, which were linked to Lodok components such as langang, banta, cicing, and moso. Beyond cognitive gains, the integration of Lodok also strengthened student character, particularly in justice, cooperation, and cultural appreciation. The study concludes that the developed material is valid, practical, and effective, and recommends the adoption of ethnomathematics approaches in other culturally rich regions to bridge formal mathematics with students’ lived realities. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam memahami konsep geometri, khususnya lingkaran, akibat pembelajaran yang abstrak dan minim konteks nyata. Untuk menjawab tantangan ini, peneliti mengembangkan bahan ajar matematika berbasis etnomatematika dengan mengangkat sistem Lodok  (pembagian lahan khas masyarakat Manggarai, Nusa Tenggara Timur) sebagai konteks lokal yang sarat nilai geometris dan budaya. Fokus permasalahannya adalah bagaimana mengembangkan bahan ajar elemen Geometri Topik Lingkaran berbasis Etnomatematika pada sistem Lodok di masyarakat Manggarai. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar elemen Geometri Topik Lingkaran berbasis Etnomatematika pada sistem Lodok di masyarakat Manggarai guna meningkatkan pemahaman dan karakter siswa. Metode yang digunakan adalah model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) serta pendekatan kualitatif. Tahap define meliputi studi literatur, observasi, dan untuk merumuskan tujuan dan kisi-kisi bahan ajar. Tahap design menghasilkan draf awal bahan ajar yang divalidasi oleh ahli dan praktisi. Tahap develop dilakukan melalui uji coba pada 32 siswa SMP Negeri 12 Kupang, sedangkan tahap disseminate diterapkan pada 28 siswa SMP Negeri 1 Cibal untuk menilai efektivitas di lingkungan budaya Lodok. Hasil validasi menunjukkan bahan ajar sangat layak, uji kepraktisan menunjukkan bahan ajar praktis atau mudah digunakan dan membantu pemahaman konsep lingkaran yang diintegrasikan dengan unsur Lodok seperti langang, banta, cicing, dan moso, sementara uji efektivitas menunjukkan peningkatan pemahaman 96,87 %  pada tahap uji coba dan 100 % pada tahap diseminasi. Selain peningkatan kognitif, integrasi sistem Lodok juga menguatkan karakter siswa, terutama nilai keadilan, gotong royong, dan penghargaan budaya lokal. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis Etnomatematika yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif, serta merekomendasikan pendekatan Etnomatematika di daerah lain untuk menjembatani matematika formal dengan realitas budaya lokal.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN CRT UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA SMA MUHAMMADIYAH 03 JEMBER DENGAN MODEL PBL Sari, Cindi Septia; Ah, Nurul Imamah; F, Indah Dewi Saputri
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.6188

Abstract

The selection of instructional methods implemented by educators can influence students’ learning activities. This study aims to examine the application of the Culturally Responsive Teaching (CRT) method through the Problem-Based Learning (PBL) model in fostering mathematics learning engagement among Grade X students at SMA Muhammadiyah 03 Jember. The subjects of this study were 31 students from class X.D at SMA Muhammadiyah 03 Jember in the 2024/2025 academic year. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach consisting of two cycles. Each cycle included four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Data collection methods involved tests, observations, and documentation. The study's findings showed that students' learning activity in the pre-cycle was still in the low category, with a percentage of 51.01%. In the first cycle, it increased to a moderate level of activity with a percentage of 67.74%, and in the second cycle, it further rose to a high activity level with a percentage of 79.54%. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of Culturally Responsive Teaching (CRT) combined with the Problem-Based Learning (PBL) model can enhance the engagement of students in class X.D, particularly in the topic of presenting single and grouped data in mathematics. ABSTRAKPemilihan metode pembelajaran yang dilaksanakan oleh pendidik bisa mempengaruhi kegiatan belajar peserta didik. Studi ini bertujuan guna mengetahui pengaplikasian metode Cultutally Responsive Teaching (CRT) melalui model Problem Based Learning (PBL) dalam menumbuhkan aktivitas belajar matematika peserta didik kelas X SMA Muhammadiyah 03 Jember. Subjek dalam studi ini merupakan murid kelas X.D SMA Muhammadiyah 03 Jember tahun pelajaran 2024/2025 yang totalnya 31 siswa. Studi ini menerapkan metode PTK (Penelitian tindakan kelas) beserta dua siklus. Masing-masing siklusnya berisikan empat tahapan yakni pelaksanaan, penyusunan, pengamatan, serta kontemplasi. Metode penghimpunan datanya memanfaatkan teknik tes, pengamatan, serta pendataan. Temuan studi memperlihatkan bahwasanya aktivitas belajar siswa dalam pra-siklus masih ada dalam kategori aktivitas rendah yaitu dengan persentase 51,01%, kemudian dalam siklus I meningkat kedalam kategori aktivitas cukup dengan persentase 67,74%, serta di siklus kedua kembali naik jadi golongan aktivitas tinggi beserta persentase 79,54%. Menurut temuannya tersebut bisa ditarik kesimpulan bahwasanya pengaplikasian metode pembelajaran Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) bisa menumbuhkan keaktifan siswa kelas X.D dalam materi penyajian data tunggal dan kelompok.
DENTURE STOMATITIS: AN OVERVIEW OF EPIDEMIOLOGY, ETIOLOGY, AND CURRENT THERAPEUTIC STRATEGIES Sumitro, Sumitro; Cuan, How Kim; Halim, Susanna
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.6189

Abstract

ABSTRACT Denture stomatitis (DS) is a prevalent inflammatory condition of the oral mucosa, frequently observed in individuals wearing removable dentures. The condition is primarily initiated by the colonization of Candida species, though its development is often accelerated by other predisposing factors, making it a multifactorial clinical challenge. This article provides a comprehensive overview of the condition by focusing on a systematic review of the most recent scientific literature published from 2020 onward. The research methodology involved a systematic search across multiple scientific databases to gather current data on the epidemiology, etiology, risk factors, and contemporary therapeutic approaches for DS. The results from this review indicate a high prevalence of the condition, with a notable incidence among elderly patients and individuals with specific systemic health issues. The findings confirm that effective management necessitates a multifaceted strategy, combining conventional antifungal agents, innovative approaches like photodynamic therapy, and strict adherence to enhanced denture hygiene protocols. In conclusion, the successful treatment of denture stomatitis is not a one-size-fits-all solution; it requires an individualized therapeutic plan that is carefully tailored to each patient's specific risk factors and the underlying etiology of their condition. ABSTRAK Stomatitis gigi tiruan (DS) merupakan kondisi peradangan yang umum terjadi pada mukosa mulut, yang sering terjadi pada orang yang memakai gigi tiruan lepasan. Kondisi ini terutama dipicu oleh kolonisasi spesies Candida, meskipun perkembangannya sering kali dipercepat oleh faktor predisposisi lain, sehingga menjadikannya tantangan klinis multifaktorial. Artikel ini memberikan gambaran umum yang komprehensif tentang kondisi tersebut dengan berfokus pada tinjauan sistematis literatur ilmiah terbaru yang diterbitkan sejak tahun 2020 dan seterusnya. Metodologi penelitian melibatkan pencarian sistematis di berbagai basis data ilmiah untuk mengumpulkan data terkini tentang epidemiologi, etiologi, faktor risiko, dan pendekatan terapi kontemporer untuk DS. Hasil dari tinjauan ini menunjukkan prevalensi kondisi yang tinggi, dengan insidensi yang menonjol di antara pasien lanjut usia dan individu dengan masalah kesehatan sistemik tertentu. Temuan tersebut menegaskan bahwa manajemen yang efektif memerlukan strategi multifaset, yang menggabungkan agen antijamur konvensional, pendekatan inovatif seperti terapi fotodinamik, dan kepatuhan ketat terhadap protokol kebersihan gigi tiruan yang ditingkatkan. Sebagai kesimpulan, pengobatan stomatitis gigi tiruan yang berhasil bukanlah solusi yang cocok untuk semua orang; Hal ini memerlukan rencana terapi individual yang disesuaikan dengan faktor risiko spesifik setiap pasien dan etiologi yang mendasari kondisi mereka.
STUDI LITERATUR KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) SLOW LEARNER DI KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR Nurjana, Herlinda; Rahayuningsih, Sri
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i3.6661

Abstract

This research is motivated by the significant challenges faced by slow learners in mathematics learning in lower grades, where difficulties understanding abstract concepts and processing information often hinder their academic progress. The focus of this research is to review and synthesize various literature on the types of mathematics learning difficulties experienced by slow learners and to identify the most effective intervention strategies. As a crucial step, this research uses a systematic literature review method with a descriptive qualitative approach, analyzing various relevant journals and scientific articles. The main findings of this literature review confirm that the main difficulties of slow learners include understanding number concepts, arithmetic operations, and solving word problems. The literature consistently recommends intervention through the use of concrete and visual learning media and an individualized approach. In conclusion, addressing mathematics learning difficulties in slow learners requires an adaptive approach. This study recommends the importance of early identification of student capacity, teacher training in inclusive pedagogy, and curriculum adaptation to maximize each child's potential. ABSTRAKSPenelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan signifikan yang dihadapi anak berkebutuhan khusus (ABK) kategori slow learner dalam pembelajaran matematika di kelas rendah, di mana kesulitan memahami konsep abstrak dan memproses informasi seringkali menghambat kemajuan akademis mereka. Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mensintesiskan berbagai literatur mengenai jenis kesulitan belajar matematika yang dialami siswa slow learner serta mengidentifikasi strategi intervensi yang paling efektif. Sebagai langkah penting, penelitian ini menggunakan metode studi literatur sistematis (Systematic Literature Review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menganalisis berbagai jurnal dan artikel ilmiah yang relevan. Temuan utama dari telaah pustaka ini menegaskan bahwa kesulitan utama siswa slow learner mencakup pemahaman konsep bilangan, operasi hitung, dan pemecahan soal cerita. Literatur secara konsisten merekomendasikan intervensi melalui penggunaan media pembelajaran konkret dan visual serta pendekatan individual. Kesimpulannya, penanganan kesulitan belajar matematika pada siswa slow learner memerlukan pendekatan yang adaptif. Studi ini merekomendasikan pentingnya identifikasi dini kapasitas siswa, pelatihan guru dalam pedagogi inklusif, dan adaptasi kurikulum untuk memaksimalkan potensi setiap anak.
TEKNOLOGI DALAM PEMASANGAN IMPLAN GIGI DENGAN HYDROXYAPATITE DAN MATERIAL Halim, Susanna; Susanto, Susanto; Lumbansiantar, Ruben Tutamana; Panjaitan, Angeline Fransisca; Zaharani, Cut Asy Syifa
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.6827

Abstract

This research is motivated by the crucial role of dental implants as a rehabilitation solution for tooth loss, yet they still face challenges related to bone integration, material durability, and procedure optimization. The use of materials such as hydroxyapatite (HA) and modern technologies continues to be developed to address these issues. Therefore, this study focuses on conducting a literature review of recent developments in dental implant materials and procedures. The method used was a descriptive analytical literature review of three relevant primary articles discussing HA/MWCNT synthesis, implant interaction with saliva, and immediate implant placement procedures. Findings from the first article demonstrated that the combination of HA with multiwalled carbon nanotubes (MWCNT) through electrophoretic deposition improved coating uniformity and corrosion resistance. The second article confirmed the safety of the implant material through artificial saliva analysis, which detected no harmful elements after corrosion. The third article demonstrated that immediate implant placement after extraction, with the support of bone graft and antibiotics, effectively maintained tissue structure and improved aesthetics. It was concluded that the selection of innovative materials such as HA/MWCNT and procedural approaches, such as immediate implant placement, significantly contribute to improving the clinical success, aesthetics, and safety of dental implants. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh peran krusial implan gigi sebagai solusi rehabilitasi kehilangan gigi, namun masih menghadapi tantangan terkait integrasi tulang, ketahanan material, dan optimalisasi prosedur. Penggunaan material seperti hidroksiapatit (HA) dan teknologi modern terus dikembangkan untuk mengatasi masalah ini. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk melakukan tinjauan literatur terhadap perkembangan terkini dalam material dan prosedur pemasangan implan gigi. Metode yang digunakan adalah literature review deskriptif analitis terhadap tiga artikel utama yang relevan, membahas sintesis HA/MWCNT, interaksi implan dengan saliva, dan prosedur pemasangan implan segera. Temuan dari artikel pertama menunjukkan bahwa kombinasi HA dengan multiwalled carbon nanotubes (MWCNT) melalui deposisi elektroforetik meningkatkan keseragaman lapisan dan ketahanan korosi. Artikel kedua mengonfirmasi keamanan material implan melalui analisis saliva buatan yang tidak mendeteksi unsur berbahaya pasca korosi. Artikel ketiga membuktikan bahwa pemasangan implan segera setelah pencabutan, dengan dukungan graft tulang dan antibiotik, efektif mempertahankan struktur jaringan dan meningkatkan estetika. Disimpulkan bahwa pemilihan material inovatif seperti HA/MWCNT dan pendekatan prosedural seperti pemasangan implan segera secara signifikan berkontribusi pada peningkatan keberhasilan klinis, estetika, dan keamanan implan gigi.
MODEL MATEMATIKA SVEIQHR–SEI UNTUK PENYEBARAN PENYAKIT CACAR MONYET: INTEGRASI STRATEGI VAKSINASI DAN INTERAKSI MANUSIA–HEWAN Lusiana, Vina; Saputra, Banyu
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i3.6834

Abstract

Monkeypox is a zoonotic disease with the potential to cause outbreaks in humans, especially in areas with close interaction between humans and rodents as reservoirs. The developed model involves two main populations, namely humans and rodents, and is a modification of the Bolaji model by adding a vaccination compartment to the human population. This research is a quantitative study based on deterministic mathematical modeling that aims to develop a monkeypox spread model using a compartmental approach. The structure of the human model consists of seven compartments: susceptible, vaccinated, exposed, infectious, isolated, treated, and recovered, while the animal population is divided into four compartments: susceptible, exposed, infectious, and recovered. The methods used include the formulation of a system of ordinary differential equations (ODEs) to describe population dynamics over time, stability analysis of disease-free and endemic equilibrium points, calculation of the basic reproduction number Ro, sensitivity analysis of key parameters using elasticity indices, and numerical simulations to evaluate the effectiveness of intervention strategies. The results show that parameters such as contact rate, isolation level, treatment, and early diagnosis significantly influence the Ro value. Although the vaccination parameter is not explicitly stated in the Ro formula, vaccination has been shown to significantly reduce the number of susceptible individuals through partial protection that depends on vaccine efficacy. Numerical simulations indicate that the presence of a vaccination compartment can reduce the overall number of infectious cases and play a significant role in curbing the spread of the disease. Therefore, combining vaccination with other interventions such as case isolation and contact reduction is an effective strategy for sustainable monkeypox control. ABSTRAKCacar monyet (monkeypox) merupakan penyakit zoonosis yang berpotensi menimbulkan wabah pada manusia, terutama di wilayah dengan interaksi erat antara manusia dan hewan rodensia sebagai reservoir. Model yang dikembangkan melibatkan dua populasi utama, yaitu manusia dan hewan rodensia, dan merupakan modifikasi dari model Bolaji dengan menambahkan kompartemen vaksinasi pada populasi manusia. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif berbasis pemodelan matematika deterministik yang bertujuan mengembangkan model penyebaran cacar monyet melalui pendekatan kompartemen. Struktur model manusia terdiri atas tujuh kompartemen: rentan, divaksinasi, terpapar, infeksius, terisolasi, dirawat, dan sembuh, sementara populasi hewan dibagi menjadi empat kompartemen: rentan, terpapar, infeksius, dan sembuh. Metode yang digunakan meliputi formulasi sistem persamaan diferensial biasa (ODE) untuk mendeskripsikan dinamika populasi terhadap waktu, analisis kestabilan titik kesetimbangan bebas penyakit dan endemik, perhitungan bilangan reproduksi dasar Ro?, analisis sensitivitas terhadap parameter-parameter kunci menggunakan indeks elastisitas, serta simulasi numerik untuk mengevaluasi efektivitas strategi intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter seperti laju kontak, tingkat isolasi, perawatan, dan diagnosis dini sangat memengaruhi nilai Ro?. Meskipun parameter vaksinasi tidak secara eksplisit muncul dalam rumusan Ro?, vaksinasi terbukti secara signifikan mengurangi jumlah individu yang rentan melalui perlindungan parsial yang bergantung pada efikasi vaksin. Simulasi numerik menunjukkan bahwa keberadaan kompartemen vaksinasi dapat menurunkan jumlah kasus infeksius secara keseluruhan dan berperan penting dalam menahan laju penyebaran penyakit. Dengan demikian, penggabungan vaksinasi bersama intervensi lainnya seperti isolasi kasus dan pengurangan kontak menjadi strategi efektif untuk mengendalikan cacar monyet secara berkelanjutan
DESAIN PEMBELAJARAN MATERI MATRIKS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP Aulia, Rubayyi; Gunandi, Farid; Nandang, Nandang; Surono, Nono
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.4788

Abstract

This research was motivated by students' difficulties in understanding the concept of matrices, leading to the development of a learning design aimed at improving this understanding. The focus of this research was the development of a learning design for matrices using the Problem-Based Learning (PBL) model. The research method adopted was the 4D development model, which includes four important stages. The Define stage was conducted through interviews with mathematics teachers to analyze learning needs. The Design stage focused on designing PBL-based learning modules and supporting tools. The Develop stage involved a series of tests, including a feasibility test by experts, a practical test in the classroom, and an effectiveness test through a post-test to measure conceptual understanding. The final stage, Disseminate, was conducted by publishing the module online. The results of the study indicated that the developed learning module was deemed feasible for use (Sig. <0.05). Furthermore, the module proved practical, supported by 88% of students and 100% of observers, and significantly effective in improving students' conceptual understanding (Sig. <0.05). In conclusion, these findings confirm that implementing PBL in matrix learning can be a solution to address student learning difficulties, enabling deeper and more meaningful understanding. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam memahami konsep materi matriks, sehingga dikembangkan sebuah desain pembelajaran yang bertujuan meningkatkan pemahaman tersebut. Fokus penelitian ini adalah pengembangan desain pembelajaran materi matriks dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang diadaptasi adalah model pengembangan 4D, yang mencakup empat tahapan penting. Tahap Define dilaksanakan melalui wawancara dengan guru matematika untuk menganalisis kebutuhan pembelajaran. Tahap Design berfokus pada perancangan modul ajar dan perangkat pendukung berbasis PBL. Tahap Develop melibatkan serangkaian pengujian, meliputi uji kelayakan oleh para pakar, uji kepraktisan di kelas, serta uji efektivitas melalui post-test untuk mengukur pemahaman konsep. Tahap akhir, Disseminate, dilakukan dengan mempublikasikan modul secara daring. Hasil penelitian menunjukkan temuan utama bahwa modul ajar yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan (Sig. < 0,05). Selain itu, modul terbukti praktis, didukung oleh 88% siswa dan 100% observer, serta efektif secara signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa (Sig. < 0,05). Kesimpulannya, temuan ini mengkonfirmasi bahwa penerapan PBL dalam pembelajaran matriks dapat menjadi solusi untuk mengatasi kesulitan belajar siswa, memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam dan bermakna.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASISI PBL UNTUK MENDUKUNG KETERAMPILAN ABAD KE-21 MATERI REVOLUSI BUMI Sa'diyah, Halimatus; Raida, Sulasfiana Alfi
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.6986

Abstract

Science instruction in junior high schools often faces challenges in explaining abstract topics such as the Earth's Revolution, while failing to meet the demands of 21st-century skills due to conventional media. This problem was addressed through research focused on developing innovative Problem-Based Learning (PBL)-based instructional videos for the Earth's Revolution, specifically designed to support the 4C skills. This research applied the ADDIE Research and Development (R&D) model, but its key stages were limited to the development stage. This process included analyzing student needs and the curriculum, designing video scenarios that adopted the PBL flow, and producing media that was then validated by material and media experts. The main findings showed that the resulting instructional video was declared "very feasible" with an average validation score of 85%. This finding indicates that the video excels in visualizing abstract concepts and encouraging active learning. It was concluded that this video product is a valid and potentially innovative learning resource to support 21st-century skills, although its empirical effectiveness cannot be confirmed because the research did not reach the implementation stage in a real classroom. ABSTRAKPembelajaran IPA di SMP sering menghadapi kendala dalam menjelaskan materi abstrak seperti Revolusi Bumi, sekaligus gagal memenuhi tuntutan keterampilan abad ke-21 akibat media yang konvensional. Latar belakang masalah ini diatasi melalui penelitian yang berfokus pada pengembangan video pembelajaran inovatif berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk materi Revolusi Bumi, yang dirancang khusus untuk mendukung keterampilan 4C. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) model ADDIE, namun tahapan pentingnya dibatasi hanya sampai tahap pengembangan. Proses ini meliputi analisis kebutuhan siswa dan kurikulum, perancangan skenario video yang mengadopsi alur PBL, serta produksi media yang kemudian divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Temuan utama menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dihasilkan dinyatakan "sangat layak" dengan skor validasi rata-rata 85%. Temuan ini mengindikasikan video unggul dalam memvisualisasikan konsep abstrak dan mendorong pembelajaran aktif. Disimpulkan bahwa produk video ini merupakan sumber belajar yang valid dan berpotensi inovatif untuk mendukung keterampilan abad ke-21, meskipun temuan efektivitas empirisnya belum dapat dipastikan karena penelitian tidak sampai pada tahap implementasi di kelas nyata.
KELAYAKAN BAHAN AJAR INTERAKTIF E-MODUL PEMBELAJARAN KIMIA PADA MATERI KOLOID BERBASIS KEARIFAN LOKAL PAPUA Kelana, Ardian Hangga; Irawan, Sakka; Karubaba, Marice; Sahar, Adnan
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7110

Abstract

This study aims to determine the feasibility of interactive e-module chemistry teaching materials on colloid material based on Papuan local wisdom. The research method used is Research and Development (R and D). The research sample was conducted in class XI IPA 1 SMA YPK Diaspora Kotaraja Jayapura with a total of 30 students. The results of the study indicate that: the feasibility of interactive e-module chemistry teaching materials on colloid material based on Papuan local wisdom based on material validators obtained an average of 88% with the category "Very Valid/Very Practical", media validators obtained an average of 89% with the category "Very Valid/Very Practical", student responses in limited scale trials obtained an average of 90% with the category "Very Feasible", student responses in large scale trials obtained an average of 87% with the category "Very Feasible", and chemistry subject teacher responses obtained an average of 83% with the category "Very Feasible". The recapitulation of the value of the feasibility aspect of interactive e-module chemistry teaching materials on colloid material based on Papuan local wisdom is 87% with the category "Very Feasible" for use in schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan bahan ajar interaktif e-modul pembelajaran kimia pada materi koloid berbasis kearifan lokal Papua. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R and D). Sampel penelitian dilaksanakan di kelas XI IPA 1 SMA YPK Diaspora Kotaraja Jayapura dengan jumlah 30 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: kelayakan bahan ajar interaktif e-modul pembelajaran kimia pada materi koloid berbasis kearifan lokal Papua berdasarkan validator materi memperoleh rerata sebesar 88% dengan kategori “Sangat Valid/Sangat Praktis”, validator media memperoleh rerata sebesar 89% dengan kategori “Sangat Valid/Sangat Praktis”, respons peserta didik uji skala terbatas memperoleh rerata sebesar 90% dengan kategori “Sangat Layak”, respons peserta didik uji skala luas memperoleh rerata sebesar 87% dengan kategori “Sangat Layak”, dan respons guru mata pelajaran kimia memperoleh rerata sebesar 83% dengan kategori “Sangat Layak”. Hasil rekapitulasi nilai aspek kelayakan bahan ajar interaktif e-modul pembelajaran kimia pada materi koloid berbasis kearifan lokal Papua sebesar 87% dengan kategori “Sangat Layak” digunakan di sekolah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESSMENT, SATISFACTION DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TRIGONOMETRI Isran, Isran; Wibowo, Edy; Laruli, Lakilo
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7217

Abstract

The problem faced by students is the achievement of mathematics learning outcomes, particularly in trigonometry; therefore, an innovative learning model is needed to improve trigonometry learning outcomes. One innovative learning model is the Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction (ARIAS) model. This study aims to determine the effectiveness of the Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction learning model on trigonometry learning outcomes in grade X at SMKS Kristen Padang Sappa. The research employed a pre-experimental study design with a one-group pretest-posttest design. The population in this study consisted of all students at SMKS Kristen Padang Sappa. The sample comprised 21 male and female students in grade X at SMKS Kristen Padang Sappa. The Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction learning model was implemented over two sessions with trigonometry material instruction. Evaluation was conducted by examining trigonometry learning outcomes. The instrument used was an achievement test consisting of 10 essay questions. Validity testing results indicated that all 10 items were valid, with a Cronbach's alpha coefficient of 0.86, indicating high reliability. The data analysis technique employed a paired sample t-test. The findings regarding trigonometry learning outcomes showed hypothesis test results with a significance value of 0.000. Thus, there is effectiveness of the Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction learning model on trigonometry learning outcomes in grade X at SMKS Kristen Padang Sappa. ABSTRAKMasalah yang dihadapi oleh siswa adalah pencapaian hasil belajar matematika diantaranya trigonometri, maka dibutuhkan model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan hasil pembelajaran trigonometri. Salah satu model pembelajaran yang inovativ adalah model pembelajaran assurance, relevance, interest, assessment, satisfaction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran assurance, relevance, interest, assessment, satisfaction terhadap hasil belajar trigonometri di kelas X SMKS Kristen Padang Sappa. Penelitian menggunakan jenis penelitian Pre Experimen study dengan desain penelitian one group pre test and post test design. Pupulasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik di SMKS Kristen Padang Sappa. Sampel dalam penelitian ini adalah  siswa dan siswi  di kelas  X  SMKS Kristen Padang Sappa yang berjumlah 21 orang. Pemberian model pembelajaran assurance, relevance, interest, assessment, satisfaction selama dua kali pertemuan dengan pemberian materi trigonometri. Evaluasi dilakukan dengan melihat hasil belajar trigonometri. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar yang terdiri dari 10 butir soal essay. Hasil uji validitas yang dilakukan menunjukan 10 item pertanyaan dinyatakan valid, dengan koefisien alpha sebesar 0,86 artinya reliabilitasnya tinggi. Teknik analisis datanya menggunakan uji statistik paired sample t test. Dari hasil temuan  hasil belajar trigonometri diperoleh hasil uji hipotesis dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Dengan demikian terdapat Efektivitas model pembelajaran assurance, relevance, interest, assessment, satisfaction terhadap hasil belajar trigonometri di kelas X SMKS Kristen Padang Sappa.