cover
Contact Name
Akhyarnis Febrialdi
Contact Email
febrialdi1@gmail.com
Phone
+628117408799
Journal Mail Official
jurnalstockpeternakan@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo, Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec.Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211.
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Stock Peternakan
ISSN : -     EISSN : 25993119     DOI : 10.36355
Core Subject : Health, Agriculture,
Stock Peternakan Merupakan Jurnal Yang menerbitkan artikel dengan kajian benih, bibit, bakalan, ternak ruminansia indukan, pakan, alat dan mesin, budi daya ternak, panen, pasca panen, pengolahan, pemasaran, pengusahaan, pembiayaan dan sarana dan prasarana
Articles 129 Documents
POTENSI PENGEMBANGAN SAPI POTONG DENGAN ANALISIS LOCATION QUATION DI KECAMATAN TUGUMULYO, KABUPATEN MUSI RAWAS Bagus Dimas Setiawan; Hayatun Nofrida; Putri Zulia Jati; Zulhapi Utama Adlan; Syintia Dwi Agustina
STOCK Peternakan Vol 5, No 1 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan sapi potong dengan menggunakan analisis LQ (Location Quotient) untuk mendukung pengembangan peternakan yang berkelanjutan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data yang digunakan data sekunder dimana untuk dapat mengidentifikasi daerah basis pengembangan dengan analisis LQ (Location Quotient). Data yang diperoleh ditabulasi dan ditampilkan dalam bentuk tabel serta gambar kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan untuk daerah basis pengembangan ternak sapi potong ada di tiga Desa di Kecamatan Tugu Mulyo yaitu Desa Y Ngadirejo (3,81), Q2. Wonorejo (3,26) dan V. Surodadi (1,65). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi perbaikan untuk populasi sapi potong serta melakukan introduksi sistem pengembangan sapi potong pada daerah basis dimana untuk mendukung peternakan yang berkelanjutan.
Kualitas Fisik Pelet Berbasis Limbah Sawit Fermentasi Dengan Phanarochaeta chrysosporium dan Neurospora crassa dengan Jenis Perekat Yang berbeda Muhammad Amran; Muhammad Firdaus; Mustafa Kamal; Zulkifli Zulkifli
STOCK Peternakan Vol 5, No 1 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i1.1012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis perekat terhadap kualitas fisik pelet ransum broiler finisher berbasis limbah sawit fermentasi dengan Phanerochaeta chrysosporium dan Neurospora crassa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu: perlakuan A: ransum tanpa perekat (kontrol), B: ransum + perekat tepung tapioka, C: ransum + perekat tepung gaplek, D: ransum + perekat tepung sagu, E: ransum + perekat tepung ubi ungu, F: ransum + perekat bentonit dan G: ransum + perekat gelatin. Peubah yang diamati adalah kadar air, kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan, sudut tumpukan, berat jenis dan ketahanan benturan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan perekat yang berbeda berpengaruh nyata (P0.05) terhadap kadar air pelet, kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan dan sudut tumpukan, tetapi tidak berpengaruh nyata (P0,05) terhadap berat jenis dan ketahanan benturan. Kesimpulan dari penelitian ini jenis perekat tepung tapioka, tepung gaplek, tepung sagu, tepung ubi ungu dan bentonit dapat meningkatkan kualitas fisik pelet ransum berbasis campuran limbah sawit dan dedak fermentasi dengan Phanerochaeta crysosporium dan Neurospora crassa. Pada kondisi ini diperoleh kadar air: 9,36-9,93%, kerapatan tumpukan: 479,11-503,05 kg/m3, kerapatan pemadatan tumpukan: 507,77-551,99 kg/m3.
ANALISIS BREAK EVEN POINT DAN MARGIN OF SAFETY PADA USAHA TERNAK AYAM PETELUR JANTAN POLA MANDIRI DI KABUPATEN BUNGO (Studi Kasus Usaha Ternak Ayam Petelur Jantan Pak Aripin) Bopalyon Pedi Utama; Yeni Karmila
STOCK Peternakan Vol 5, No 1 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i1.980

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Ternak Ayam Petelur Jantan milik Bapak Aripin di Dusun Sungai Buluh Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo. Penelitian dilaksankan pada tanggal 26 Desember 2022 sampai dengan 05 Januari 2023.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pendapatan peternak dalam satu periode, menganalisa nilai Break Event Point dan mengetauhi Margin Of Safety.Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pengamatan dan wawancara langsung dengan pemilik usaha ternak ayam petelur jantan milik Bapak Aripin dengan daftar pertanyaan yang telah disiapkan terlebih dahulu. Lokasi ini dipilih dengan pertimbangan bahwa usaha tersebut merupakan ternak pola mandiri dan memelihara ternak ayam petelur jantan yang berpopulasi kurang dari 1000 ekor yang sudah berjalan selama 3 tahun.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ternak Ayam Petelur Jantan milik Bapak Aripin per periode berada pada titik keuntungan yang melebihi batas titik impas, dinilai dari pendapatan sebesar Rp.4.468.720, BEP Produksi sebesar Rp.74,742 Kg, BEP Harga sebesar Rp.29.939 dan BEP Penerimaan sebesar Rp.2.670.706, sedangkan nilai MOS yaitu sebesar 79,23%. Kata Kunci  : Pendapatan, Break Even Point dan Margin Of Safety  
HAMBATAN PETERNAK DALAM PENERAPAN SISTEM INTEGRASI TANAMAN JAGUNG DENGAN SAPI BALI DI KECAMATAN POLONGBANGKENG UTARA KABUPATEN TAKALAR Ayu Lestari
STOCK Peternakan Vol 5, No 1 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i1.1005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan peternak dalam penerapan sistem integrasi tanaman jagung dengan sapi bali di Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar. Penelitian dilakukan di Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar. Populasi peternak di Kecamatan Polongbangkeng Utara sebanyak 100 peternak dengan pengambilan sampel secara acak sederhana. Maka diterapkan rumus Slovin dengan sampel yang diperoleh sebesar 80 peternak menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, yaitu jenis penelitian yang menjelaskan mengenai lahan, teknologi dan tingkat pengetahuan peternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor hambatan penerapan sistem integrasi tanaman jagung dengan sapi bali di Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar yaitu menunjukkan bahwa lahan mempunyai pengaruh signifikan (nyata) terhadap hambatan dalam penerapan sistem integrasi tanaman jagung dengan sapi bali hal ini disebabkan pemanfaatan lahan tanaman jagung menjadi tanaman pertanian lainnya seperti padi dan cabai sehingga dalam hal ini lahan yang digunakan untuk tanaman jagung menjadi rendah. Di sisi lain, teknologi dan tingkat pengetahuan peternak tidak mempunyai pengaruh signifikan (tidak nyata) terhadap hambatan dalam penerapan sistem integrasi tanaman jagung dengan sapi bali hal ini di sebabkan karena peternak telah mengetahui penerapan sistem integrasi melalui teknologi dalam pemberian limbah tanaman jagung sebagai pakan ternak.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG MAGGOT BLACK SOLDIER FLY (Hermentia illucens) SEBAGAI PENGGANTI KONSENTRAT TERHADAP PERFORMA PUYUH PETELUR (Coturnix coturnix japonica) Muhammad Amran
STOCK Peternakan Vol 5, No 1 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i1.996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung maggot Black Soldier Fly (Hermetia illucens) sebagai pengganti konsentrat terhadap performa puyuh petelur (Coturnix coturnix japonica). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5x4. Perlakuan A adalah pemberian 14% konsentrat + 0% tepung maggot, perlakuan B adalah pemberian 10,5% konsentrat + 3,5% tepung maggot, perlakuan C adalah pemberian 7% konsentrat + 7% tepung maggot, perlakuan D adalah pemberian 3,5% konsentrat + 10,5% tepung maggot, perlakuan E adalah pemberian 0%konsentrat + 14% tepung maggot. Peubah yang diamati adalah konsumsi ransum (g/ekor/hari), produksi telur harian (%), berat telur (g/butir), massa telur (g/ekor/hari) dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung maggot Black Soldier Fly (Hermentia illucens) berbeda tidak nyata (P0,05) terhadap konsumsi ransum (g/ekor/hari), produksi telur harian (%), berat telur (g/butir), massa telur (g/ekor/hari) dan konversi ransum. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tepung maggot dapat digunakan sebagai pengganti konsentrat sampai 14% (perlakuan E) dengan tidak mengganggu performa puyuh petelur (Coturnix coturnix japonica), didapatkan hasil konsumsi ransum 22,35 g/ekor/hari, produksi telur harian 71,13%, berat telur 10,36 g/butir, massa telur 7,37 g/ekor/hari dan konversi ransum 3,03.
ANALISIS FINANSIAL PENGEMBANGAN USAHA PUPUK ORGANIK ASAL LIMBAH FESES SAPI DI DESA SUMBER MULYA KABUPATEN LAMANDAU Firdaus Husein
STOCK Peternakan Vol 5, No 1 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i1.1010

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan finansial pengolahan pupuk organik berbasis limbah feses sapi di desa Sumber Mulya Kabupaten Lamandau. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan yaitu pada bulan juni 2023. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus (case study) yaitu penelitian yang dilakukan dengan melihat langsung kelapangan. Data diperoleh dari wawancara mendalam dan angket. Untuk mengetahui layak tidaknya usaha pupuk organik digunakan analisis R/C ratio. Hasil penelitian diketahui bahwa total biaya produksi yang dikeluarkan pada pengolahan pupuk organik di Desa Sumber Mulya yakni sebesar Rp. 40.369.948. Sementara penerimaan (revenue) sebesar Rp. 295.000.000 dan pendapatan (benefit) sebesar Rp. 253.630.052. Berdasarkan hasil perhitungan R/C Ratio diperoleh nilai sebesar 7,13. Dengan demikian usaha pupuk organik tersebut dinyatakan layak untuk diusahakan (R/C ratio 1).
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN TEPUNG MAGGOT (Hermetia illucens) TERHADAP KARKAS AYAM BROILER (Gallus dommesticus) Purnama, Satria Adi; supriyono, supriyono; putra, bela
STOCK Peternakan Vol 5, No 2 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i2.1057

Abstract

This study aimed to determine the effect of partial replacement of commercial rations with maggot flour (Hermetia illucens) on the carcass of broiler chickens (Gallus dommesticus). This research was conducted from March 29, 2022 to April 27, 2022 on Jl Kenari Rt 04 Sapta Mulya Village, Rimbo Bujang District, Tebo Regency. The cattle used in this study were 100 DOCs. This study consisted of 5 treatments, namely M0 (without maggot flour), M1 (5% maggot flour + 30% fine bran + 65% commercial ration), M2 (10% maggot flour + 30% fine bran + 60% commercial ration), M3 (15% maggot flour + 30% fine bran + 55% commercial ration), M4 (20% maggot flour + 30% fine bran + 50% commercial rations). The experimental design used in this study was Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 4 replications. The parameters observed were absolute carcass weight, breast slice weight, thigh slice weight, back slice weight, and wing slice weight. This study can be concluded that the provision of maggot flour had no significant effect on absolute carcass, breast percentage, thigh percentage, back percentage, and percentage of broiler chicken wings (P0.05). However, it significantly affected the carcass percentage (P0.05) and M4 treatment was the best treatment.
Penggunaan Tepung Maggot (Hermetia illucens) dalam Ransum yang Mengandung Fitobiotik Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Kualitas Daging Ayam KUB (Kampung Unggul Balitnak) Herlina, Betty; Ibrahim, Wasir; Setiawan, Bagus Dimas; Sari, Selfi Yunita
STOCK Peternakan Vol 5, No 2 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i2.1118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan tepung maggot (Hermetia illucens) dalam ransum yang mangandung fitobiotik tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kualitas daging ayam Kampung Unggul Balitnak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Non Faktorial dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan tersebut terdiri dari: M0= 0% maggot + 2% tepung daun kelor dalam 1kg ransum; M1= 2% maggot + 2% tepung daun kelor dalam 1kg ransum; M2= 4% maggot + 2% tepung daun kelor dalam 1kg ransum; M3= 6% maggot + 2% tepung daun kelor dalam 1kg ransum; M4= 8% maggot + 2% tepung daun kelor dalam 1kg ransum; M5= 10% maggot + 2% tepung daun kelor dalam 1kg ransum. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi bobot karkas, lemak abdomen, lemak subkutan, lemak daging dan kolesterol daging. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan penggunaan tepung maggot (Hermetia illucens) pada ayam Kampung Unggul Balitnak berpengaruh sangat nyata (P0.01) terhadap bobot karkas dan lemak daging, berpengaruh nyata (P0.05) terhadap lemak abdomen dan tidak berpengaruh nyata (P0.05) terhadap lemak subkutan dan kolesterol daging. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Tepung Maggot (Hermetia illucens) pada taraf 10% memberikan pengaruh yang terbaik terhadap bobot karkas, lemak abdomen, lemak subkutan, kadar lemak daging dan kolesterol daging ayam Kampung Unggul Balitnak
OPTIMASI LAMA WAKTU PEREBUSAN DENGAN PENAMBAHAN CUKA APEL TERHADAP KUALITAS FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK KALDU TULANG KAMBING Maharani, Nadia; Arinda, Nila; Ton, Sefri; Amaniyah, Maghfirotul; Khirzin, Muhammad Habbib
STOCK Peternakan Vol 5, No 2 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i2.1086

Abstract

This study aims to determine the effect of the length of boiling goat bone broth with the addition of apple vinegar based on physicochemical tests (viscosity, pH value and protein content) and organoleptic tests (color, taste, aroma and level of preference). This study used natural vinegar to avoid the use of synthetic vinegar acid and used apple vinegar to help the process of removing minerals and collagen found in goat bones. The research design used was a non-factorial Complete Random Design (RAL) and a non-factorial Group Random Design (RAK) including 4 treatments and 4 repeats, namely P1 = boiling time 6 hours, P2 = boiling time 12 hours, P3 = boiling time 18 hours and P4 = boiling time 24 hours. The results showed that the length of boiling time of goat bone broth had a real effect (P0.05) on viscosity with the highest value of 46.50 cP, pH value with the highest value of 5.42, and protein content with the highest value of 6.2% and organoleptic tests (color, aroma, taste and preference) of goat bone broth had a very real effect (P0.01). The best average result of the organoleptik test value of goat bone broth was at P4 (boiling time 24 hours).
Karakteristik Fisik Ransum Pelet Broiler berbasis Biji Sorgum Manis (Sorghum bicolor L. Moench) Amizar, Robi; Ratna, Aulia; Rusli, Ridho Kurniawan; Sriagtula, Riesi; Montesqrit, Montesqrit
STOCK Peternakan Vol 5, No 2 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i2.1130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas fisik (berat jenis, sudut tumpukan, kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan, kadar air, dan ketahanan benturan) dari ransum pelet broiler berbasis sorgum manis (Sorghum bicolor L. Moench). Metode Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah penggantian jagung dengan sorgum dalam ransum pelet broiler. Perlakuan tersebut adalah P1 (ransum tanpa mengandung sorgum), P2 (ransum dengan imbangan jagung dan sorgum 4 : 1), P3 (ransum dengan imbangan 1 : 1), P4 (ransum dengan imbangan 1 : 4), dan P5 (ransum menggantikan 100% jagung dengan sorgum). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penggunaan sorgum dengan imbangan yang berbeda dalam ransum pelet ayam pedaging berpengaruh nyata (P0,05) dan berpengaruh tidak nyata (P0,05) terhadap berat jenis, sudut tumpukan, kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan, kadar air dan ketahanan benturan. Dari penelitian ini didapatkan pengaruh formulasi ransum yang berbeda berbasis biji sorgum manis terbaik terdapat pada perlakuan P2, yakni ransum dengan imbangan jagung  dan sorgum 4 : 1. Perlakuan P2 termasuk kategori pelet yang baik dengan kadar air 10,88%, berat jenis 0,359 kg/liter, sudut tumpukan 35,790, kerapatan tumpukan 515,25 gram/liter, kerapatan pemadatan tumpukan 586,69 gram/ml, serta ketahanan benturan 98,52%.

Page 7 of 13 | Total Record : 129