cover
Contact Name
Muhammad Natsir Kholis
Contact Email
ojsumb101016@gmail.com
Phone
+6282382141222
Journal Mail Official
jurnalsemah@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan Universitas Muara Bungo, kampus I, Lintas Sumatera, Sungai Binjai. Muara Bungo, Jambi
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Semah : Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Peraira
ISSN : -     EISSN : 25800736     DOI : 10.36355
Jurnal Pengelolaan Pengelolaan Sumberdaya Perairan mencakup kajian Ekonomi Perikanan, Budidaya Perikanan dan Pemasaran Hasil Peikanan, Kajian Konservasi sumberdaya Perairan, Reservat, Kearifan Lokal Lubuk Laranagan, Kawasan Konservasi Perairan, Bioekologi Perairan, Kajian Pengolahan Hasil Perikanan, Mutu Produk Perikanan, Kajian Exploitasi Perikanan, Alat tangkap Ramah lingkungan, Kontruksi alat tangkap dan hasil Tangkap
Articles 133 Documents
KONDISI IKAN KARANG FAMILI CHAETODONTIDAE KAWASAN KONSERVASI PULAU PIEH DAN LAUT SEKITARNYA PADA ZONA INTI DAN ZONA LAINYA Amrullah, Mohd. Yusuf; Rahmat, Fadhlan Basiluddin
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i1.1505

Abstract

Ikan famili Chaetodontidae merupakan ikan indikator terumbu karang. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan data mengenai ikan karang Famili Chaetodontidae di Kawasan Konservasi Pulau Pieh dan Laut Sekitarnya di area Zona Inti dan Zona Pemanfaatan. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Kawasan Konservasi Pulau Pieh dan Laut Sekitarnya di area Zona Inti dan Zona Pemanfaatan (Pulau Pandan dan Pulau Pieh). Penelitian berlangsung dari tanggal 13 – 23 Mei 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Underwater Visual Sensus (UVC). Jumlah individu ikan Chaetodontidae pada zona inti di dua lokasi penelitian didapatkan sebanyak 51 ekor di perairan Pulau Pieh dengan dengan jumlah jenis sebanyak 11jenis, sedangkan pada zona inti perairan Pulau Pandan ditemukan sebanyak 68 ekor dengan jumlah jenis sebanyak 9 jenis. Pada zona pemanfaatan ditemukan 7 jenis ikan Chaetodontidae dengan jumlah individu 21 ekor di kawasan pemanfaatan Pulau Pandan dan di zona pemanfaatan Pulau Pieh ditemukan 5 jenis Chaetodon dengan jumlah individu sebanyak 27 ekor
MONITORING RUMAH IKAN (RUMPON) LUBUK LARANGAN DI DESA TEBAT KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI Kholis, Muhammad Natsir; Maryeni, Sri; Fajri, Ahmad
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i1.1370

Abstract

Rumah ikan (rumpon) di lubuk larangan Desa Tebat sudah ada dan belum diketahui pengaruhnya terhadap hasil tangkapan. Rumpon diharapkan menjadi solusi dari keberadaan lubuk larangan sebagai habitat ikan agar tetap eksis. Tujuan penelitian adalah memonitoring jenis ikan dan keanekaragamannya di sekitar rumpon. Penelitian dilakukan di Desa Tebat Kecamatan Muko-Muko Bathin VII Kabupten Bungo Provinsi Jambi pada bulan September-Desember 2021. Metode penelitian adalah survei, dengan mengumpulkan data langsung di lapangan secara random sampling menggunakan 3 alat tangkap yaitu pancing tajur, pancing joran, dan pancing katrol. Hasil monitoring rumpon lubuk larangan didapatkan 9 jenis ikan dan 3 family. Keanekaragaman di sekitar rumpon kategori sedang (H’ = 1,53), indeks keseragaman (E) ikan kategori rendah (E = 0,17), dan indeks dominasi kategori dominan (Di = 11%).
TEKNIK PEMIJAHAN IKAN PATIN SIAM ( Pangasionodon hypophthalmus) PUSTINA DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR TAWAR (BPBAT) SUNGAI GELAM KABUPATEN MUARO JAMBI PROVINSI JAMBI Maryeni, Sri; Fitrini, Ella
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 7, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v7i2.1236

Abstract

Upaya untuk meningkatkan produktivitas induk ikan patin yaitu salah satunya dengan teknik pemijahan semi buatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui 1.Teknik pemijahan ikan patin siam (Pangasionodon hypopthalmus) Strain Pustina, 2.Mengetahui jumlah rata-rata fekunditas, 3.Perhitungan persentase jumlah total telur yang terbuahi % (FR), dan 4.Perhitungan persentase jumlah telur yang menetas % (HR). Metode yang digunakan yaitu semi eksperimen (uji coba langsung). Hasil penelitian didapatkan bahwa teknik pemijahan ikan patin siam di BPBAT Sei. Gelam yang dilakukan meliputi pemeliharaan induk, seleksi induk, penyuntikan, dan penyalinan induk, penetasan telur, panen larva dan sampling. Rata-rata fekunditas dari ketiga induk adalah 227,333 butir telur. Hasil perhitungan persentase jumlah total telur yang terbuahi % (FR) yaitu 62,38% dan perhitungan persentase jumlah telur yang menetas % (HR) 59,86%, dengan hasil panen larva ± 316.000 ekor.
KOMPARASI HASIL ANALISIS PROKSIMAT PAKAN IKAN BUATAN PRODUKSI PEMBUDIDAYA IKAN DI KOTA PADANG PADA PROGRAM PAKAN MANDIRI DENGAN STANDAR KADAR NUTRISI PAKAN BUATAN UNTUK IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) SNI 01-4087-2006 Putri, Riska Eka; Yusra, Yusra
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i1.1375

Abstract

Program Pakan Mandiri (GERPARI) adalah program yang diprakarsai oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sejak tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang kandungan protein, lemak, abu, air dan serat kasar pada pakan yang dibuat oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Sinagri dan POKDAKAN Lubuk Tempurung Indah di Kota Padang Sumatera Barat. Pengambilan sampel pakan buatan dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali ulangan kemudian pengujian dilakukan di Balai Riset dan Standardisasi Jasa Industri Padang. Analisa kandungan protein menggunakan  Metode Semimikro Kjeldahl  SNI 01-2891-1992 butir 7.1,  analisis kandungan lemak menggunakan Metode Hidrolisis (Weibull) SNI  01-2891-1992 butir 8.2, analisis kandungan abu menggunakan  SNI 01-2891-1992 butir 6.1, analisis kadar air menggunakan Metode Oven SNI 01-2891-1992 butir 5.1, analisa serat kasar  SNI 01-2891-1992 butir 11. Metode yang digunakan adalah deskriptif eksploratif yang menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian selanjutnya disandingkan dengan Standar Nutrisi dari Pakan Buatan untuk Ikan Lele  SNI 01-4087-2006. Hasil penelitian didapatkan bahwa pakan yang diproduksi oleh POKDAKAN Sinagri (A) dan POKDAKAN Lubuk Tempurung Indah (B) memiliki kadar persentase protein, lemak dan air yang telah sesuai dengan syarat mutu pakan ikan lele SNI 01-4087-2006, sehingga dapat digunakan pada budidaya ikan lele. Sedangkan dari hasil pengujian kadar abu dan serat kasar didapatkan bahwa persentase kadar abu dan serat kasar tidak sesuai dengan syarat mutu pakan ikan lele SNI 01-4087-2006.
PENGARUH PERBEDAAN PAKAN ALAMI JENTIK NYAMUK, DAN CACING DARAH (LARVA CHIRONOMUS SP.) TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN IKAN CUPANG (BETTA SPLENDES) Sulaeman, Muh. Agung; Putri, Rini Sahni; Surianti, Surianti
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 7, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v7i2.1241

Abstract

Ikan hias merupakan komoditas potensial karena memiliki daya tarik tersendiri. Salah satu dari ikan hias yang saat ini banyak diminati adalah ikan Cupang (Betta Sp.). Ikan Cupang di tahap pembenihan sangat membutuhkan pakan yang baik dan berkualitas untuk menunjang keberhasilan selama budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan alami yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan Cupang (Betta Sp.)  dan juga menentukan jenis pakan alami yang terbaik untuk kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan cupang (Betta Sp.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan 1 yaitu menggunakan pakan alami jentik nyamuk dan perlakuan kedua menggunakan pakan alami cacing darah (Chironomus Sp.) Adapun Parameter yang diamati adalah laju pertumbuhan spesifik, efisien pakan dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan alami yang berbeda berpengaruh nyata untuk laju pertumbuhan spesifik terhadap ikan cupang (Betta Sp.). Pemberian pakan alami yang terbaik bagi pertumbuhan ikan cupang (Betta Sp.) yaitu pemberian pakan alami jentik nyamuk. 
PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) PADA PROSES PENGOLAHAN STEAK TUNA (Thunnus albacares) BEKU di PT. TRIDAYA ERAMINA BAHARI Jannah, Nurul; Yusra, Yusra
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i1.1523

Abstract

Ikan tuna (Thunnus albacares) adalah jenis ikan pelagis dan merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Ikan tuna biasanya menjadi bahan baku industri yang diekspor ke luar negeri dan sebagian kecil di pasar lokal. PT. Tridaya Eramina Bahari merupakan satu perusahaan yang mengolah ikan tuna beku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengolahan steak tuna beku (Thunnus albacares) di PT. Tridaya Eramina Bahari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Data primer dikumpulkan di lapangan dengan cara melihat langsung proses pengolahan steak tuna (Thunnus albacares) beku serta wawancara dengan pimpinan dan karyawan PT. Tridaya Eramina Bahari.  Berdasarkan penelitian diketahui proses pengolahan steak tuna (Thunnus albacares) beku pada PT. Tridaya Eramina Bahari meliputi penerimaan bahan baku, penyimpanan sementara, penimbangan 1, pemotongan, boneless, trimming, penimbangan 2, skinning, penimbangan 3, pencucian, panning, ABF, pembuatan steak, penimbangan 4, panning, penimbangan 5, ABF, glazing, pengemasan, vacuum, packing, labelling, metal detecting, penyimpanan dan stuffing. Pengolahan steak tuna beku (Thunnus albacares) di PT. Tridaya Eramina Bahari sudah sesuai dengan standar good manufacturing practices (GMP). 
INTERPRETASI HASIL TANGKAPAN DENGAN DUA TRIP PENANGKAPAN KAPAL PURSE SEINE DI TANJUNG BALAI PROVINSI SUMATERA UTARA Ikhsan, Suci Asrina; Krisnafi, Yaser; Fernanda, M. Alfikhry; Mardiah, Ratu Sari; Tiku, Mathius; Hutapea, Roma Yuli F.
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i1.1371

Abstract

Kota Tanjung Balai merupakan salah satu kota potensial perikanan laut yang ada di Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Berbagai perusahaan perikanan terdapat di kota Tanjung Balai, salah satunya adalah PT. Selamat Abadi. KM. Malindo Indah merupakan armada penangkapan yang dimiliki PT. Selamat Abadi. KM. Malindo Indah mengoperasikan alat tangkap purse seine di perairan 711, dengan potensi utamanya adalah ikan pelagis kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah menginterpretasikan komposisi hasil tangkapan KM. Malindo Indah dan mengidentifikasi hasil tangkapan utama dan hasil tangkpan sampingan KM. Malindo Indah. Penelitian dilaksanakan dengan kapal purse seine KM. Malindo Indah yang dilaksanakan mulai tanggal 1 Januari sampai dengan 30 April 2023. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis deskriptif. Purse seine merupakan alat tangkap yang bersifat multi species. Hasil tangkapan KM Malindo Indah didominasi oleh ikan pelagis kecil, dengan total hasil tangkapan trip pertama sebanyak 73.425 kg dan trip kedua sebanyak 44.421 kg. Persentase hasil tangkapan KM. Malindo Indah sebanyak 62% trip pertama, sedangkan trip kedua sebanyak 38%. Hasil tangkapan KM. Malindo Indah 99% adalah hasil tangkapan utama, sedangkan 1% nya adalah hasil tangkapan sampingan. Hasil tangkapan utama KM. Malindo Indah yaitu Layang (93%), Kembung (3%), Selar (2%), Tongkol (1%) dan Mata Besar (1%), sedangkan hasil tangkapan sampingan KM. Malindo Indah adalah Caru dan Bawal.
ANALISIS KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN BELANAK (Moolgarda Seheli) DI KALI REMU KOTA SORONG PAPUA BARAT Ula, Khumairotul; Rossarie, Dheni; Rahim, Nurfitri; Firman, Sri Wahyuni; Risfany, Risfany; Rahmi, Rahmi; Kasim, Muh
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 7, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v7i2.1237

Abstract

bertujuan untuk menganalisis jumlah mikroplastik dan jenis sampah mikroplastik pada saluran pencernaan ikan belanak (Moolgarda Seheli) di perairan Kali Remu Kota Sorong, Papua Barat.Organ diekstraksi menggunakan KOH 20% dan pengamatan karakteristik mikroplastik dilakukan secara visual menggunakan mikroskop stereo. Penelitian ini menggunakan data primer (pengumpulan langsung di lapangan) dengan sampel ikan belanak (Moolgarda Seheli) yang dikumpulkan dari penduduk kawasan Kali Remu di tiga titik yaitu bagian hulu, tengah dan muara/hilir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik ditemukan di saluran pencernaan yaitu tipe fiber, film dan fragmen total jumlah mikroplastik 66 partikel. Berdasarkan hasil temuan bahwa persentase mikroplastik tertinggi dalam saluran pencernaan belanak adalah mikroplastik tipe fiber sebesar 53%, film 32%, dan mikroplastik tipe fragmen terendah yaitu 15%.
ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA PRODUK DIVERSIFIKASI OLAHAN IKAN LELE (Clarias gariepenus) Suosa Putra, Pandhu Rochman; Karina, Indira; Imtihan, Imtihan
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i1.1389

Abstract

Budidaya ikan lele yang mulai banyak dikembangkan oleh masyarakat menjadikan ikan lele sebagai salah satu sumber protein yang mulai banyak digemari. Salah satu produk olahan ikan lele yang sangat populer dan diminati oleh masyarakat adalah bakso, bakso merupakan makanan khas dari Indonesia yang digemari oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Produk diversifikasi olahan lele menjadi bakso ini juga dapat memberikan nilai tambah apabila dibandingkan dengan penjualan ikan lele mentah. Akan tetapi masih banyak juga masyarakat yang masih ragu dengan kandungan gizi bakso ikan lele, sehingga perlu dilakukan kajian terhadap kandungan gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi bakso ikan lele. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Hasil yang diperoleh pada studi ini adalah proses pembuatan bakso ikan lele meliputi proses pemfilletan, penggilingan daging ikan, pencampuran bahan, pencetakan, perebusan, pendinginan, pengemasan, dan penyimpanan produk. Kandungan gizi pada bakso ikan lele meliputi kandungan protein kasar 21,57%; lemak kasar 12,19%; karbohidrat 24,14%; serat kasar 1,673%; kadar air 30,30%; dan kadar abu 11,59%. 
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK BUDIDAYA IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) DI WILAYAH DARATAN TINGGI DESA LEPPANGENG H, Marwan; Damis, Damis; Putri, A.Rini Sahni
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 7, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v7i2.1242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuain lahan untuk budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) di Wilayah Daratan Tinggi Desa Leppangeng. Penilaian kelayakan pengembangan budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) dan identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan ikan nila (Oreochromis niloticus). Selama ini kelas kesesuaian lahan yang dihasilkan hanya didasarkan pada data yang tersedia, belum mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, finansial, dan aspek lainnya. Metode penelitian menggunakan penarikan sampel non probabilitas yang didasarkan kriteria-kriteria tertentu, yaitu karakteristik tanah, sumber air dan kegiatan budidaya. Pengambilan sampel air dan tanah dilakukan pada 10 titik di Desa Leppangeng. Data primer yang diukur secara langsung di lapangan antara lain parameter suhu, pH, kecerahan, pH tanah, DO, nitrat, dan nitrit. Penentuan kesesuaian lahan diketahui dengan menghitung persentase dari perbandingan skor total variabel yang didapatkan kelas kesesuaian. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat kesesuaian lahan  untuk budidaya ikan nila  (Oreochromis niloticus) di Kawasan Dataran Tinggi Desa Leppangeng Kecamatan Pitu Riase tergolong pada kesesuaian kelas sesuai (S) dengan nilai rata-rata 81,09 % . Hambatan yang dialami adalah keterbatasan modal, kurangnya pengetahuan, dan keterbatasan mengakses pasar, serta kurangnya peran pemerintah