cover
Contact Name
Muhammad Natsir Kholis
Contact Email
ojsumb101016@gmail.com
Phone
+6282382141222
Journal Mail Official
jurnalsemah@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan Universitas Muara Bungo, kampus I, Lintas Sumatera, Sungai Binjai. Muara Bungo, Jambi
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Semah : Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Peraira
ISSN : -     EISSN : 25800736     DOI : 10.36355
Jurnal Pengelolaan Pengelolaan Sumberdaya Perairan mencakup kajian Ekonomi Perikanan, Budidaya Perikanan dan Pemasaran Hasil Peikanan, Kajian Konservasi sumberdaya Perairan, Reservat, Kearifan Lokal Lubuk Laranagan, Kawasan Konservasi Perairan, Bioekologi Perairan, Kajian Pengolahan Hasil Perikanan, Mutu Produk Perikanan, Kajian Exploitasi Perikanan, Alat tangkap Ramah lingkungan, Kontruksi alat tangkap dan hasil Tangkap
Articles 126 Documents
OPTIMASI BUDIDAYA POLIKULTUR NILA DAN LELE DI TAMBAK TRADISIONAL KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK Rohman, Ahmad Chobaibur; Firmani, Ummul
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 9, No 1 (2025): SEMAH: Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v9i1.1744

Abstract

Potensi besar dalam budidaya ikan air tawar seperti nila (Oreochromis niloticus) dan lele (Clarias sp.) ada pada Kabupaten Gresik, khususnya Kecamatan Sidayu. Namun, budidaya ikan khususnya di kolam tanah tradisional masih menghadapi kendala seperti rendahnya efisiensi pakan, fluktuasi kualitas air, serta serangan penyakit. Salah satu solusi yang menjanjikan adalah sistem polikultur, yaitu membudidayakan kedua spesies secara bersamaan untuk menciptakan ekosistem yang lebih seimbang. Penelitian ini bertujuan menentukan rasio tebar ideal, pengelolaan kualitas air, serta pengaruh polikultur terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan variasi rasio tebar nila dan lele di tambak tradisional. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat ikan, survival rate, kualitas air, dan FCR. Data dianalisis secara deskriptif. Sistem polikultur memanfaatkan relung ekologis yang berbeda, mengurangi kompetisi sumber daya dan menjaga kualitas air secara alami. Hal ini meningkatkan produktivitas tambak serta ketahanan terhadap perubahan lingkungan. Penelitian ini membuktikan bahwa polikultur nila dan lele merupakan alternatif efektif dalam meningkatkan efisiensi produksi dan keberlanjutan budidaya ikan di kolam tanah tradisional. Kesimpulannya Sistem polikultur nila-lele di kolam tanah tradisional Sidayu, Gresik, berpotensi besar dikembangkan dengan rasio tebar optimal 100:0 (nila:lele). Hasilnya, pertumbuhan nila mencapai 692.000 gram dengan survival rate 88% dan FCR 1,8 yang memenuhi standar FAO. Polikultur ini meningkatkan produktivitas tambak, memanfaatkan relung ekologis berbeda, dan mengurangi kompetisi sumber daya dibanding monokultur.
PANTAUAN KUALITAS PERAIRAN DANAU BABEKO KECAMATAN BATHIN II KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI UNTUK USAHA BUDIDAYA KERAMBA JARING APUNG Hertati, Rini
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 1, No 1: Agustus 2017
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v1i1.102

Abstract

ABSTRAKBeranekaragam aktivitas manusia di sekitar Danau Babeko secara langsung maupun tidak langsung membuat perairan tercemar sehingga dapat menyebabkan kualitas lingkungan perairan Danau Babeko mengalami perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perairan Danau Babeko Kecamatan Bathin II Kabupten Bungo Propinsi Jambi untuk usaha budidaya Keramba Jaring Apung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling untuk menentukan stasiun penelitian dan pengamatan parameter perairan yang dilakukan sebanyak dua kali ulangan  diantaranya. Faktor  Fisika, Kimia, biologi, Ph, Suhu, Zat padat terlarut  TDS, TSS, DO, BOD5, COD,  Besi (Fe), Fospat, Amonia (NH3-N). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini digunakan Metode STORET  atau metode Indek Pencemaran  (Dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan hidup Nomor 115 Tahun 2003). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran : PH: 5,8-6. Suhu: 25 – 27 ⁰ C  Kecerahan: 68cm – 71cm. TDS:  34.89 – 103.42mg/l  TSS: 4.65 – 26.81mg/l  DO: 4.21-6.44mg/l  BOD5: 2.5-2.96 mg/l  COD: 14.20-46.70 mg/l  Fe: 0.126- 0.34mg/l  PO4-P: 0.107-0.258mg/l  NH3-N: 0.116-0.605mg/l  NO₃: 2.646-2.440mg/l  NO₂: 0.0078- 0.0097mg/l   Deterjen: 6.5- 12.8mg/l.  Hasil uji STORET  Danau Babeko  sudah tercemar  Sedang  karena  parameter Amonia  sudah melewati ambang batas Baku Mutu Air KelasTiga dengan skor -20 pada setiap Stasiun. Dari Hasil uji  STORET  Danau Babeko di golongkan masih layak untuk usaha budidaya perikanan. Kata kunci  : Kualitas Air, Danau Babeko, Budidaya, Keramba Jaring Apung
KERAGAMAN HASIL TANGKAPAN PURSE SEINE DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) SIBOLGA Rosano, Zalmi; Syamson, Indra; Tashwir, Tashwir
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 9, No 1 (2025): SEMAH: Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v9i1.1726

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga merupakan salah satu pelabuhan strategis di wilayah barat Indonesia yang menjadi pusat aktivitas pendaratan ikan pelagis, terutama dari kapal penangkap jenis purse seine. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keragaman hasil tangkapan kapal purse seine di PPN Sibolga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2024 di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga, yang terletak di Kota Sibolga, Provinsi Sumatra Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan fokus pada pengukuran dan analisis keragaman hasil tangkapan. Analisis data yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah deskriptif data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh jenis ikan tangkapan utama, yaitu layang (Decapterus koheru), kuwe (Caranx ignobilis), kembung (Rastrelliger sp.), tongkol (Euthynnus affinis), lemuru (Sardinella lemuru), layur (Trichiurus lepturus), dan selar (Selaroides leptolepis), serta dua jenis hasil tangkapan sampingan, yaitu cumi-cumi (Loligo sp.) dan tenggiri (Scomberomorus sp.). Terjadi perbedaan mencolok antara hasil tangkapan Trip 1 dan Trip 2, di mana Trip 1 didominasi oleh layang dan lemuru, sedangkan Trip 2 oleh selar dan kembung. Hasil ini menunjukkan adanya dinamika sumber daya ikan yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan musim. Informasi ini penting untuk mendukung pengelolaan perikanan pelagis secara berkelanjutan di wilayah perairan Sibolga.
ANALISIS PERTUMBUHAN UDANG VANNAMEI (LITOPENAEUS VANNAMEI) PADA TAMBAK TANAH TRADISIONAL DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK Assidqi, Mohammad Rais; Firmani, Ummul
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 9, No 1 (2025): SEMAH: Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v9i1.1788

Abstract

Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu subsektor perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, Budidaya udang  merupakan salah satu kegiatan perikanan budidaya yang banyak dikembangkan di Indonesia, Di antara berbagai sistem budidaya, tambak tradisional masih menjadi pilihan utama bagi sebagian besar petambak, terutama mereka yang memiliki keterbatasan modal dan teknologi. Sistem tradisional umumnya dilakukan dengan input rendah, memanfaatkan kondisi lingkungan alami tanpa pengelolaan intensif, sehingga memiliki biaya operasional yang relatif murah namun dengan produktivitas yang terbatas, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan bobot dan laju pertumbuhan bobot harian dari udang vanname yang dibudidayakan ditambak tanah secara tradisional, Penelitian ini dilakukan pada dua tambak yang menjadi sentra budidaya udang tambak tanah tradisional, Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan, dari bulan Maret - April 2025, variabel dari penelitian ini mencakup bobot mutlak dan panjang mutlak dari udang yang dibudidayakan, Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Microsoft Excel 2016, yang kemudian dianalisis, Penelitian ini menunjukan hasil bahwa tambak udang II menunjukkan hasil yang lebih baik, dimana memiliki bobot mutlak udang sebesar 3.8 gram dengan laju pertumbuhan harian sebesar 0,12,67% bb/hari, Nilai ini lebih besar jika dibandingkan dengan udang yang dipelihara pada tambak udang I, yang memiliki bobot mutlak udang sebesar 3.6 gram, dan laju pertumbuhan harian sebesar 0,12%bb/hari, Terdapat perbedaan perlakuan yang berbeda pada kedua  tambak. Kepadatan serta pemberian pakan yang tidak optimal menjadi salah satu penyebab pertumbuhan yang lambat, sebaliknya luas lahan dan kepadatan yg optimal lebih mengguntungkan untuk udang dalam memperoleh pakan alami.
PROSES PENANGANAN DAN KUALITAS HASIL TANGKAPAN PURSE SEINE PADA KM. JAYA KUSUMA YANG BEROPERASI DI PERAIRAN SAMUDERA HINDIA Rejeki, Sri Untari Puji; Ghasandika, Absal; Djunaidi, Djunaidi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 9, No 1 (2025): SEMAH: Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v9i1.1838

Abstract

Proses penanganan dan penyimpanan hasil tangkapan di atas kapal merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kualitas hasil tangkapan.Penyebab menurunnya kualitas hasil tangkapan tidak hanya dilihat dari proses penanganan diatas kapal saja, tetapi juga dilihat dari lingkungan dan sumberdaya manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis ikan yang tertangkap, proses penaganan dan penyimpanan ikan hasil tangkapan pada KM. Jaya Kusuma, mengetahui kualitas hasil tangkapan berdasarkan uji organoleptik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai bulan Juni 2024 bertempat di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaradja, Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara, observasi dan uji laboratorium. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis-jenis ikan yang tertangkap oleh purse seine KM. Jaya Kusuma adalah ikan tongkol (euthynnus affinis), ikan lemuru (Sardina pilchardus) dan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis).  Proses penanganan hasil tangkapan purese seine pada KM. Jaya Kusuma, adalah Penaikan ikan ke atas kapal, Pencucian ikan, penyimpanan ikan dalam palka, pemberian es pada ikan dan pembongkaran ikan hasil tangkapan. Hasil uji organoleptik terhadap 4 (empat) sampel ikan dimasing-masing perlakuan terdapat perbedaan, hal ini berarti bahwa lama waktu penyimpanan berpengaruh terhadap kualitas hasil tangkapan. Semakin lama masa penyimpanan dengan pendinginan sistem bulking, maka kulaitas ikan semakin menurun
PENGGUNAAN SISTEM DIGITAL AGRIBISNIS (SIDIA) UNTUK MENILAI KELAYAKAN USAHA PERIKANAN TANGKAP Fajriah, Fajriah; Isamu, Kobajashi Togo; Nur, Muhammad
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i1.1391

Abstract

Usaha perikanan tangkap sebagaimana usaha pada umumnya memerlukan peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha setiap waktu. Namun dalam operasionalnya usaha perikanan tangkap sering menghadapi banyak kendala dan persoalan, salah satunya resiko kerugian akibat fluktuasi stok ikan, musim penangkapan dan fluktuasi harga pasar. Informasi dini terkait besarnya pendapatan dan layak atau tidaknya usaha perikanan tangkap menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui oleh pelaku usaha agar gambaran terkait untung rugi menjalankan usaha telah diperoleh. Dengan memanfaatkan teknologi sistem informasi melalui aplikasi SIDIA (Sistem Digital Agribisnis) maka informasi pendapatan atau keuntungan termasuk layak tidaknya usaha untuk dilanjutkan dapat diperoleh dengan mudah, cepat dan tepat.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut tentang konsep SIDIA dan bagaimana penggunaannya dapat menilai kelayakan usaha perikanan tangkap. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2023. Metode yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan data dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan pada metode analisis kelayakan dapat diimplementasikan pada aplikasi SIDIA penilaian kelayakan usaha perikanan tangkap bagan perahu dan usaha lainnya, dengan nilai kelayakan usaha antara lain; nilai (R/C) sebesar 21,37, nilai NPV Rp. 1.267.660.121, IRR 111%, BEP Produksi 1.538 kg/bulan, dan BEP Harga Rp. 6.830/kg, maka usaha dinyatakan Layak atau efisien pada sistem kelayakan usaha atau finansial usaha perikanan bagan perahu.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELARANGAN PENGGUNAAN ALAT TANGKAP TRAWL DI KECAMATAN TALISAYAN KABUPATEN BERAU Yuliana, Irma; Fitriyana, Fitriyana
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 7, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v7i2.1268

Abstract

Kebijakan pelarangan penggunaan alat tangkap trawl bertujuan demi mewujudkan perikanan yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi pelarangan penggunaan alat tangkap trawl dan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi pelarangan penggunaan alat tangkap trawl di kampung Talisayan Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pelarangan penggunaan alat tangkap trawl di Kampung Talisayan telah terimplementasikan dengan baik dan sebagian besar nelayan telah beralih dari alat tangkap trawl menjadi alat tangkap lain yang lebih aman bagi lingkungan perairan seperti trammel net, gill net, rawai dan lain-lain. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi larangan ini yaitu kejelasan informasi, adanya komunikasi, dukungan bagi kebijakan, pengawasan dan konsistensi. 
APLIKASI BERBAGAI JENIS PROBIOTIK DAN IMUNOSTIMULAN KOMERSIAL PADA BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) SECARA INTENSIF DI TAMBAK PLASTIK Usman, Zainal; Kurniaji, Ardana; Anton, Anton; Yunarty, Yunarty; Supryady, Supryady; Hamka, Muhammad Subhan; Saputra, Henry Kasmanhadi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 7, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v7i2.1235

Abstract

Penelitian ini merupakan aplikasi berbagai jenis probiotik dan imunostimulan komersial pada budidaya udang vaname secara intensif menggunakan tambak plastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kombinasi penggunaan berbagai jenis probiotik komersial terhadap performa produksi udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang dipelihara secara intensif di tambak plastik. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif mengamati beberapa parameter pertumbuhan, produksi dan kualitas air. Tambak yang digunakan adalah tambak plastic HDPE dengan ukuran 1.275 m2 yang dipasang instalasi listrik dan kincir. Udang dipelihara selama 107 hari dengan pemberian pakan secara terprogram berdasarkan feeding rate dengan kepadatan 145 ekor/m2. Pemberian probiotik berupa Super NB™, Biklin™, Vanna Pro™ dan imunostimulan Pond Guard™, dan Vitamin C™ dilakukan secara terjadwal baik dosis dan frekuensi pemberian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa udang yang dipelihara dengan pemberian probiotik dan imunostimulan memperoleh ABW akhir 25,64 g/ekor, ADG 0,32 g/hari, biomassa akhir 3,995 Kg, produktivitas 31,33 Ton/Ha, SR 94,34% dengan jumlah pakan yang digunakan 6.027 Kg dan menghasilkan FCR 1,50, efisiensi pakan 66,28%. Populasi bakteri Vibrio sp. yang ditemukan berkisar antara 1,8×102-5,9×103 CFU/mL. Beberapa jenis hama ditemukan yakni kepiting, ikan glodok, burung dan teritip. Kualitas air selama pemeliharaan masih dalam kategori optimal untuk pertumbuhan. Pemberian probiotik dan imunostimulan berpotensi untuk meningkatkan produktivitas budidaya udang vaname di tambak plastik
TINGKAT KEMATANGAN GONAD (TKG) DAN POLA SEBARAN POPULASI KERANG LOKAN Batissa violacea Lamarck (1818) DI MUARA ANAI KOTA PADANG Putri, Riska Eka; Suparno, Suparno; Ryan, Monica; Nazar, Fatrina
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i1.1374

Abstract

Permintaan pasar yang tinggi akan kerang lokan segar di Kota Padang, menyebabkan tingginya eksploitasi (penangkapan) terhadap kerang ini di alam. Penangkapan yang biasa dilakukan oleh masyarakat adalah dengan cara menyelam dan menggali substrat di muara sungai atau mengutip dengan menggunakan tangan, sehingga kadangkala tidak memperhatikan ukuran dan kondisi reproduksi kerang yang tertangkap. Kerap kali kerang yang telah siap untuk bereproduksi ditangkap oleh pengumpul kerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi dan kematangan gonad kerang lokan Batissa violacea Lamarck (1818) di muara batang anai Kota Padang. Penelitian ini dilaksanakan di muara sungai Batang Anai di daerah kandang asam Kecamatan Koto Tangah Kota Padang pada bulan Oktober -November Tahun 2022. Sampel kerang diambil di 5 (lima) stasiun dan dianalisis di Laboratorium Biologi Perikanan SUPM Negeri Pariaman. Total sampel kerang yang terkumpul adalah sebanyak 111 ekor. Diantara sampel yang terambil tersebut 74 ekor memiliki kelamin betina dan 37 ekor memiliki kelamin jantan. Kerang lokan jantan memiliki tingkat kematangan gonad (TKG) III dan IV. Sedangkan kerang betina memiliki TKG I dan II. Kerang lokan disinyalir mengalami pergantian kelamin pada fase dewasa dari betina ke jantan (Hermaprodit protogini). Sedangkan pola pemencaran populasi kerang lokan hampir sama pada semua stasiun merata (acak) kecuali pada pada ST 2 bulan Oktober yaitu 1,24 dan ST 1 bulan November, yaitu 1,06. Dengan demikian pola penyebaran kerang lokan adalah pada ST 2 bulan Oktober dan ST 1 bulan November mengelompok, dimana indeks morisita (Id) 1. Intensifnya pengambilan kerang di alam untuk diperjual belikan, dengan mengambil ukuran yang besar menyebabkan populasi kerang semakin berkurang, karena dikhawatirkan kerang yang diambil adalah kerang yang siap untuk memijah. Sehingga kelestarian kerang lokan di alam tidak berjalan secara berkesinambungan. 
DISTRIBUSI JENIS TERIPANG DI HAMPARAN LAMUN PERAIRAN PANTAI GUNUANG CINDAKIR DAN PANTAI NIRWANA KOTA PADANG SUMATRA BARAT Wati, Siska Agustina; Hertati, Rini; Syafrialdi, Syafrialdi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 7, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v7i2.1240

Abstract

Teripang atau yang dikenal dengan mentimun laut atau Sea cucumber termasuk hewan laut berbadan lunak berbentuk memanjang seperti mentimun. Hewan ini termasuk dalam kelas Holothuroidea dari filum Echinodermata yang merupakan hewan tidak bertulang belakang dan bertubuh lunak.  Penelitian ini di lakukan di daerah hamparan lamun yang ada di Pantai Gunuang Cindakir dan Pantai Nirwana. Ekosistem padang lamun memiliki produktivitas sekunder dan berkontribusi besar dalam mendukung keragaman dan kelimpahan teripang Pentingnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi jenis teripang di perairan tersebut. Metode penelitian ini melakukan survei langsung ke lokasi penelitian dan pengambilan data dengan metode transek tegak lurus. Distribusi teripang terjadi pada jarak 40 -80 m dan teripang yang di temukan hanya satu jenis yaitu Holothuria atra atau yang sering di sebut teripang hitam.

Page 11 of 13 | Total Record : 126