cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snip@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Jl. Kepodang No. 67 A Panjer Kebumen
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 23389400     EISSN : 28082621     DOI : https://doi.org/10.20961
Core Subject : Education,
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan diterbitkan oleh FKIP Universitas Sebelas Maret pada tahun 2013. Bertujuan menjadi salah satu pusat publikasi ilmiah artikel yang fokus pada pendidikan dan pengajaran yang meliputi: inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, teknologi pendidikan, evaluasi pendidikan, dan pendidikan guru.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
Peningkatan Kreativitas dan Hasil Belajar IPAS Materi Keragaman Budaya dan Kearifan Lokal pada Siswa Kelas IV SDN 1 Wonokromo dengan Menerapkan Model Project Based Learning (PjBL) Bunayya Nisa Rahma Fatikha; Muhammad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.105597

Abstract

Tujuan penelitian: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Project Based Learning (PjBL); (2) meningkatkan kreativitas; (3) meningkatkan hasil belajar IPAS materi keragaman budaya dan kearifan lokal; dan (4) mendeskripsikan kendala dan solusi. Penelitian menggunakan metode PTK mencakup tiga siklus. Subjek penelitian: guru dan siswa kelas IV SDN 1 Wonokromo. Data mencakup kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data dengan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian siklus I-III: (1) langkah-langkah PjBL terdiri dari 6 langkah meliputi, menentukan pertanyaan, membuat perencanaan, menyusun jadwal, memantau pembuatan proyek, membuktikan hasil, dan mengevaluasi proses dan hasil proyek; (2) peningkatan kreativitas siswa yang diasah melalui kegiatan proyek untuk menghasilkan suatu produk; (3) ketuntasan hasil belajar IPAS siswa meningkat melalui latihan soal dan soal evaluasi; (4) kendala yang mendominasi yakni siswa belum aktif dan belum percaya diri, solusinya guru membagi tugas dan memotivasi. Dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model PjBL dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar IPAS materi keragaman budaya dan kearifan lokal pada siswa kelas IV SDN 1 Wonokromo.
Implementasi STEAM untuk Meningkatkan Kreativitas pada Mata Pelajaran IPAS Sekolah Dasar Amaranggana Ujwalita; Kartika Chrysti Suryandari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.115180

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut pengembangan kreativitas sebagai bagian dari keterampilan 4C. Namun, berdasarkan hasil observasi pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih cenderung berpusat pada guru, kurang memanfaatkan teknologi, dan belum mendorong siswa menghasilkan produk yang kreatif sehingga kreativitas dalam pembelajaran IPAS masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui implementasi pendekatan STEAM dalam pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SD Negeri 2 Sidoharjo. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan penilaian produk kreatif siswa, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan STEAM terbukti dapat meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran IPAS pada siswa sekolah dasar. Selain itu, ketercapaian penerapan setiap aspek STEAM juga mengalami peningkatan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan STEAM terbukti dapat meningkatkan kreativitas pada pembelajaran IPAS dan dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis yaitu berkontribusi pada pengembangan kajian ilmiah mengenai pendekatan STEAM untuk meningkatkan kreativitas dan implikasi praktis yaitu menjadi pertimbangan guru untuk meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran IPAS dengan mengimplementasikan pendekatan STEAM serta pembelajaran menjadi lebih aktif, variatif, dan menyenangkan.
Penerapan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis IPAS pada Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Wonorejo Puspita, Ghany; Eko Wahyudi, Achmad Basari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.106744

Abstract

Keterampilan bepikir kritis sangat dibutuhkan di abad 21 karena mampu menciptakan sesuatu yang sangat diperlukan dalam pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model CTL, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, serta mendeskripsikan kendala dan solusi. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian penerapan model CTL yang dilaksanakan dengan tujuh langkah yaitu: (1) konstruktivisme; (2) Inkuiri; (3) bertanya jawab; (4) kelompok belajar; (5) pemodelan; (6) refleksi; dan (7) penilaian yang sebenarnya. Peningkatan keterampilan berpikir kritis IPAS pada siswa dengan menerapkan model CTL yaitu ketuntasan siswa pada siklus I sebesar 50%, siklus II sebesar 85,92%, siklus III sebesar 91,16%. Kendala yang dominan dalam penelitian ini adalah siswa kurang memperhatikan ketika kelompok lain melakukan presentasi. Solusinya adalah dengan diberikan arahan oleh guru agar fokus terhadap kelompok yang sedang presentasi. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model CTL dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Wonorejo tahun Ajaran 2024/2025.
Penerapan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas I SD Fitri Jumiyati; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.106047

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran penting untuk melatih kemampuan berpikir logis dan kritis siswa sejak sekolah dasar. Hasil observasi di kelas I SD Negeri 1 Kalibagor menunjukkan sebagian besar siswa mengalami kesulitan dan kurang termotivasi dalam mempelajari materi penjumlahan dan pengurangan bilangan. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan langkah-langkah pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan media konkret; (2) meningkatkan motivasi belajar; (3) meningkatkan hasil belajar; serta (4) mendeskripsikan kendala solusi saat pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas I SD Negeri 1 Kalibagor. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) penerapan RME dilakukan melalui langkah-langkah: (a) memahami masalah kontekstual; (b) menjelaskan masalah; (c) menyelesaikan masalah; (d) membandingkan dan mendiskusikan jawaban; serta (e) menyimpulkan; (2) motivasi siswa meningkat pada setiap siklus; (3) hasil belajar penjumlahan dan pengurangan siswa meningkat pada setiap siklus; (4) kendalanya yaitu siswa kesulitan terhadap masalah kontekstual dan konsep matematika. Kesimpulan penelitian ini adalah pendekatan RME dengan media konkret dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar penjumlahan dan pengurangan bilangan pada siswa kelas I SD Negeri 1 Kalibagor.
Pengembangan Progenus: Media Berbasis SAC untuk Pembelajaran Menulis Teks Nonsastra Berdasarkan Pendekatan Proses Genre Erva Agus Rohmawati; Kastam Syamsi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.115892

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini bermula dari belum diterapkannya pendekatan menulis dan media pembelajaran interaktif di dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan kondisi awal pembelajaran menulis teks nonsastra di SMA/MA, (2) mengembangkan aplikasi Progenus berbasis Smart Apps Creator terintegrasi Google Docs dengan pendekatan proses genre, (3) menilai kelayakan, serta (4) menguji keefektifan aplikasi untuk pembelajaran menulis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Data dikumpulkan melalui angket dan tes. Uji kelayakan melibatkan ahli materi, ahli media, praktisi, dan siswa, sedangkan uji keefektifan menggunakan desain quasi experiment dengan kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menulis di SMA/MA belum didukung bahan ajar berbasis pendekatan tertentu dan media mobile learning. Produk yang dikembangkan berupa aplikasi Progenus yang menerapkan sintaks pendekatan proses genre. Uji kelayakan memperoleh kategori baik dan sangat baik dari ahli materi (92%), ahli media (75%), guru (92%), dan siswa (93%). Keefektifan ditunjukkan oleh selisih postes–pretes kelompok eksperimen dan kontrol sebesar 10,23, sehingga produk dinyatakan layak dan efektif digunakan.
Profil Kreativitas Siswa Sekolah Dasar Kelas Atas: Analisis berdasarkan Torrance Tests of Creative Thinking Lulu Noorkholisoh; Nandang Budiman; Yusi Riksa Yustiana; Sudaryat Nurdin Akhmad
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.113146

Abstract

Kreativitas merupakan keterampilan esensial abad ke-21, namun data empiris menunjukkan kreativitas siswa Indonesia masih rendah dengan hanya 5% mampu berpikir kreatif secara mahir pada PISA 2022. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil kreativitas siswa sekolah dasar kelas atas di Jawa Barat menggunakan instrumen standar. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan 771 siswa kelas 4-6 yang dipilih melalui purposive sampling. Torrance Tests of Creative Thinking (TTCT) mengukur empat dimensi: fluency, flexibility, originality, dan elaboration melalui tes verbal dan figural. Hasil menunjukkan kreativitas terdistribusi normal dengan 44,1% kategori sedang, 27,2% tinggi, dan 28,7% rendah. Aspek fluency tertinggi (77,8), sementara flexibility (62,7), originality (57,6), dan elaboration (53,3) berkategori sedang. Temuan mengindikasikan pembelajaran konvensional kurang memberikan ruang eksplorasi multi-perspektif sehingga menghambat pengembangan potensi kreatif optimal. Penelitian merekomendasikan implementasi pembelajaran berbasis proyek terintegrasi teknologi interaktif untuk mengembangkan seluruh dimensi kreativitas secara holistik.
Penerapan Model Quantum Learning Berbantuan Media Powerpoint Interaktif untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Milatun Hasanah; Dewi Indrapangastuti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.106810

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model pembelajaran Quantum Learning berbantuan media Powerpoint Interaktif; (2) meningkatkan keterampilan berpikir kritis; (3) meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas V SD; dan (4) mendeskripsikan kendala dan solusi. Penelitian ini merupakan PTK kolaboratif. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Sumber data pada penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas V SDN 1 Sidoharum. Data dikumpulkan dengan teknik nontes dan teknik tes. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) terdapat 6 langkah penerapan model Quantum Learning berbantuan media Powerpoint Interaktif (2) peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada siklus I = 67,48%, siklus II = 79,81%, dan siklus III = 87,16%; (3) peningkatan hasil belajar IPAS dengan persentase ketuntasan siklus I = 70,27%, Siklus II = 85,14%, dan siklus III = 91,89%; (4) kendala yang ditemui yaitu tidak tertib dalam mengikuti kegiatan diskusi kelompok serta aktivitas kelompok masih didominasi oleh beberapa siswa.  Solusi untuk mengatasi kendala yaitu guru mengarahkan siswa untuk saling berbagi tugas dengan adil pada setiap kelompok. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penerapan model Quantum Learning berbantaun media Powerpoint interaktif secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS. 
Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Multimedia untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Muatan Pelajaran IPAS Siswa Kelas III Annisa Rahmawati; Achmad Basari Eko Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.101203

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model discovery learning berbantuan multimedia, meningkatkan keterampilan berpikir kritis muatan pelajaran IPAS, mendeskripsikan kendala dan solusi dalam penerapannya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan subjek guru dan siswa kelas III. Data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning berbantuan multimedia dilaksanakan dengan langkah-langkah stimulasi, identifikasi masalah,  pengumpulan data, pengolahan data, pembuktian, dan penarikan kesimpulan, berbantuan multimedia. Penerapan discovery learning berbantuan multimedia berjalan baik, dibuktikan dengan hasil observasi terhadap guru dan siswa pada siklus I hingga III. Hasil observasi terhadap guru siklus I=80.27% II=85.27% III=90.00%, sementara terhadap siswa yaitu I=75.55%, II=81.66%, III=87.77%. Keterampilan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan, hal ini ditunjukkan dari rata-rata hasil tes tertulis pada siklus I=68.15, II=74.84, III=79.23. Persentase siswa tuntas memenuhi KKTP pada siklus III sebesar 88.46%. Kendala yang dialami diantaranya terdapat siswa yang pasif saat diskusi, solusi untuk mengatasi kendala tersebut yaitu guru membimbing siswa untuk melakukan pembagian peran saat diskusi. 
i-Saku: Buku Saku Digital Interaktif Penguatan Karakter Pelajar Pancasila untuk Mahasiswa Kampus Merdeka Hamzah Pagarra; Siti Raihan; Noer Intan Novitasari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.117277

Abstract

Program Kampus Merdeka menuntut mahasiswa menginternalisasi nilai karakter secara mandiri di luar kampus, namun sumber bacaan reflektif yang kontekstual masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan buku saku digital interaktif i-Saku untuk penguatan karakter Pelajar Pancasila. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Alessi & Trollip melalui tahap perencanaan, perancangan, dan pengembangan. Uji alpha melibatkan 2 ahli materi dan 2 ahli media, sedangkan uji beta melibatkan 30 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli materi dan ashli media mencapai kategori sangat baik dan respons mahasiswa mencapai rata-rata kategori kelayakan sangat baik. Penguatan karakter tertinggi terjadi pada indikator menumbuhkan kesadaran karakter dengan kategori sangat baik. Simpulan penelitian ini adalah i-Saku sangat layak digunakan sebagai sumber bacaan reflektif penguatan karakter Pelajar Pancasila bagi mahasiswa Kampus Merdeka.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Think Talk Write dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi dan Hasil Belajar IPAS Kelas IV SDN Jatimulyo Suci Elhawa; Murwani Dewi Wijayanti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.105817

Abstract

Pembelajaran di SD memerlukan strategi inovatif yang mengaktifkan siswa berpikir kritis, berkomunikasi, dan bekerja sama melalui kegiatan berpikir, berbicara, dan menulis melalui penggunaan media konkret. Tujuan penelitian ini yaitu (1) menganalisis langkah penerapan model kooperatif tipe Think Talk Write; (2) meningkatkan keterampilan komunikasi; (3) meningkatkan hasil belajar; (4) menganalisis kendala dan solusi. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan tiga siklus. Subjek penelitian adalah guru dan seluruh siswa kelas IV. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penerapan model kooperatif tipe Think Talk Write dapat meningkatkan keterampilan komunikasi dan hasil belajar IPAS dengan menerapkan langkah berikut: Penjelasan materi; Pembagian LKPD; Think, siswa mengerjakan LKPD; pembagian kelompok; Talk, siswa berdiskusi; Write; Presentasi; Refleksi. Rata-rata hasil observasi keterampilan komunikasi setiap siklusnya yaitu pada siklus I=81,52%, siklus II=88,6%, dan siklus III=92,2%. Persentase ketuntasan hasil belajar IPAS pada siklus I=77,63%, siklus II=90,74%, dan siklus III=92,59%. Simpulan dalam penelitian ini yaitu penerapan model kooperatif tipe Think Talk Write dengan media konkret dapat meningkatkan keterampilan komunikasi dan hasil belajar IPAS tentang Aku dan Kebutuhanku di kelas IV SDN Jatimulyo.