cover
Contact Name
Minanton
Contact Email
Minanton@ikbis.ac.id
Phone
+6285256365693
Journal Mail Official
e-journal@ikbis.ac.id
Editorial Address
Jl. Medokan Semampir Indah No. 27, Kel. Medokan Semampir Kec. Sukolilo, Kota Surabaya, Jawa Timur 60119
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer (JPKK)
ISSN : -     EISSN : 27758958     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer (JPKK) is the official journal of the Nursing Study Program of the Institute of Health and business Surabaya (IKBIS Surabaya). This journal is an open-access journal, peer-reviewed, and published every 6 months (January and July) with a minimum of 5 articles per issue. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer aims to promote the research papers of clinical nurses, lecturers, and nursing students and contribute to the development of nursing science from the Indonesian perspective. Jurnal penelitian keperawatan kontemporer (JPKK) focuses on nursing fields (Medical Surgery, Emergency, Child, Maternity, Mental, Gerontic, Management, Family and Community) and specifically related to the learning process and curriculum development, complementary therapy, innovation, the current trends, and issues in nursing. Jurnal penelitian keperawatan kontemporer (JPKK) accepts research articles (quantitative, qualitative, and mix-method) as well as literature reviews. JPKK does not accept articles that have been or are being published in other journals.
Articles 156 Documents
Evaluasi Penggunaan Algoritma TB-MDR Sebagai Alat Diagnosis TB - MDR Pada Penderita TB Putri Hidayathillah, Ariska; Pamungkas, Putri; Raivi, Aan
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 4 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v4i2.963

Abstract

Latar Belakang: Kuman yang menyebabkan tuberkulosis dapat menjadi resisten terhadap obat antituberkulosis (OAT) yang digunakan untuk membunuh kuman TB. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Hidayathillah, 2016 yaitu indeks kejadian TB-MDR, dimana jika terdapat penderita TB maka penderita TB tersebut dapat diprediksi apakah mempunyai risiko tinggi atau risiko rendah untuk menjadi TB-MDR dengan menerapkan indeks tersebut. Dengan menggunakan indeks temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai alat skrining dalam menentukan populasi yang berisiko tinggi untuk terjadinya TB-MDR. Indeks kejadian TB-MDR yang dihasilkan dari penelitian ini mempunyai kesamaan tingkat pengukuran dengan metode Gen-Xpert yang telah dipakai selama ini. Tujuan : untuk mengevaluasi kemampuan indeks kejadian TB-MDR harus diuji terlebih dahulu untuk mengetahui kualitas dari alat ini untuk skrining TB-MDR pada penderita TB. Penilaian ini dapat dilakukan dengan menilai kesepakatan antara prediksi menggunakan indeks kejadian TB- MDR dan prediksi menggunakan metode Gen- Xpert yang telah dianggap sebagai sebagai standar baku emas. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah penderita tuberkulosis yang berada di wilayah kerja 30 Puskesmas Kota Surabaya. Hasil : Penilaian indeks dari 30 Puskesmas di Surabaya menunjukkan skoring yang berbeda antar responden. Penilai mengatakan dapat mengaplikasikan dengan mudah, tidak ada kendala yang ditemukan dalam menentukan skor masing- masing variabel indeks. Permasalah mulai timbul pada penjumlahan skoring, dikarenakan adanya hitungan koma dan angka yang lebih dari 2 digit. Penilai dapat mengatasi kendala tersebut dengan menggunakan alat bantu berupa kalkulator. Kesimpulan : Penggunaan indeks TB-MDR sebagai alat diagnosis TB MDR pada penderita TB dapat digunakan dengan mudah oleh petugas maupun masyarakat.
DAMPAK OSTEOMIELITIS TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA: PERAN DEBRIDEMEN BEDAH DAN DISRUPSI BIOFILM Zulkarnain, Octo; Nur Cahyanto, Heri; Farida, Denis
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i3.973

Abstract

Background: Increasing complaints about poor nursing care have prompted the investigation of possible reasons for this phenomenon. One of the factors that influence caring behavior is the practice environment, such as workload. Aim: To analyze the relationship between workload and nurse caring behavior. Method: This study was a correlational analytic study with a cross sectional approach. The sample in this study amounted to 73 people. The sample was taken by using purposive sampling technique. The results of the study were tested with the Pearson statistical test with a significance of α = <0.05 using the SPSS v.23 program. The research instrument used a workload questionnaire and the CBAS (Caring Behaviors Assessment Scale). This research was conducted at Bhayangkara Makassar Hospital. Results: The results of the Pearson correlation test with a level of error (α) = 0.05, obtained p value = 0.011. This means that there is a significant relationship between workload and caring behavior applied by nurses. Conclusion: The lower the workload, the more likely it is for nurses to show caring behavior in providing nursing care.
Pengaruh Rebusan Bawang Putih Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Bulangan Dukun Gresik Pamungkas, Putri; Mahyunidar; Ariska Putri Hidayathillah; Nur Mashita
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i3.974

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Bawang putih dapat menjadi pilihan tumbuhan dengan bahan yang alami yang mampu menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi, karena penggunaan obat dengan bahan alami mempunyai efek samping yang lebih minimal apabila dikonsumsi setiap hari, terdapat beberapa efek yang terkandung dalam bawang putih seperti antihipertensi karena terdapat kandungan zat alicin dan hydrogen sulfide. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan bawang putih terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Bulangan, Dukun Gresik. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi eksperimental dan desain penelitian yang digunakan adalah pre test - post test with control design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non porbality sampling dengan pendekatan purposive sampling dengan jumlah sampel 18 responden kelompok intervensi dan 18 responden kelompok kontrol. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil : Hasil dari uji statistik selisih Pre-Post Test pada kelompok eksperimen dan juga kelompok kontrol menggunakan uji Wilcoxon signed rang test diperoleh nilai p- value sebesar <,001, dimana jika p- value <0,05 maka terdapat pengaruh. Kesimpulan: kesimpulan pada penelitian ini bahwa terdapat pengaruh pemberian rebusan bawang putih terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Bulangan, Dukun Gresik.
PENGARUH PROGRAM AKTIVITAS FISIK BERKELOMPOK TERHADAP TINGKAT KESEPIAN LANSIA YANG TINGGAL SENDIRI Cahyanto, Heri Nur; Viana, Natalia
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i3.977

Abstract

Background: Loneliness is a significant psychosocial problem among older adults,particularly those living alone, leading to negative impacts on mental health and overall well-being. Interventions promoting social engagement are crucial. Aim: To evaluate theeffectiveness of a structured, group-based physical activity program in reducing the level ofloneliness among older adults living alone. Method: This study used a quasi-experimentaldesign with a pretest-posttest control group approach. The sample consisted of 32 older adultsliving alone, divided into an experimental group (n=16) and a control group (n=16), selectedusing purposive sampling. The experimental group participated in a weekly group physicalactivity (senam lansia) for one month. Loneliness was measured using the UCLA LonelinessScale Version 3 before and after the intervention. Data were analyzed using the Wilcoxonsigned-rank test (α = 0.05). This research was conducted in Kelurahan Semampir 5A,Surabaya. Results: The Wilcoxon test revealed a statistically significant reduction in lonelinessscores for the experimental group (p = 0.000), but no significant change was observed in thecontrol group (p = 0.083). Conclusion: The group-based physical activity program waseffective in reducing loneliness among older adults living alone.
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN RAMBUT JAGUNG (ZEA MAYS L) UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI PUSKESMAS GAMBIR BARU Rahmah, Fahnidar; Nur Fadhillah, Wilda
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i3.978

Abstract

Latar Belakang: Kasus hipertensi menurut Data WHO, menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi, yang berarti setiap 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis menderita hipertensi, hanya 36,8% di antaranya yang minum obat. Jumlah penderita hipertensi di dunia terus meningkat setiap tahunnya (Janu Purwono, 2020). Rambut jagung juga mengandung maysin, beta-sitosterol, geraniol, hordenin, limonen, mentol, dan viteksin, yang diantaranya berfungsi sebagai zat penurun tekanan darah (Devi Selindia dkk, 2021). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian Rebusan Rambut Jagung (Zea Mays L), Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia di Puskesmas Gambir Baru Kisaran tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode yaitu Pre-Experimental dengan desain One Grup Pretest-Postest. Penelitian ini dilakukan pada lansia dengan Tekanan Darah Tinggi usia 40-65 tahun yang akan diberi perlakuan teh rambut jagung dan akan di ukur Tekanan Darah sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil: Berdasarkan hasil analisis bivariat menunjukkan rata-rata penurunan tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian rebusan rambut jagung (Zea Mays L) yaitu sebesar 5,34 (tekanan darah dengan kategori normal). Hasil tersebut menunjukkan adanya penurunan tekanan darah dari yang tinggi ke tekanan darah dengan kategori normal setelah pemberian rebusan rambut jagung (Zea Mays L).Hasil uji beda pretest dan posttest dengan menggunakan Uji Wilcoxon diketahui bahwa nilai p (0,000) < α (0,05) artinya Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tekanan darah pada lansia sebelum dan sesudah pemberian rebusan rambut jagung (Zea Mays L). Kesimpulan: bahwa dalam pemberian rebusan rambut jagung (Zea Mays L) terbukti efektif untuk menurunkan tekandan darah pada lansia di Puskesmas Gambir Baru Kisaran Tahun 2024.
PENGARUH PELATIHAN KOMUNIKASI TRAUPETIK BIDAN TERHADAP KEPUASAN IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT PERMATA HATI KISARAN Yuliana Tambunan, Lili; Jahriani, Nani; Juliana
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i3.981

Abstract

Latar Belakang: Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan di Rumah Sakit Permata Hati Kisaran tahun 2025 adalah 68% dari hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti kepada 15 pasien yang ada di Ruang Rawat Inap Ibu Bersalin di Rumah Sakit Permata Hati Kisaran. Dari hasil wawancara tersebut maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Pengaruh Pelatihan Komunikasi Teraupetik Bidan Terhadap Kepuasan Ibu Bersalin Di Rumah Sakit Permata Hati Kisaran. Tujuan: : Untuk mengetahui pengaruh pelatihan komunikasi teraupetik bidan terhadap kepuasan ibu bersalin yang dirawat di Rumah Sakit Permata Hati Kisaran. Metode: Penlitian ini merupakan penelitian quasy eksperiment dengan desain pre and post test with conrol group. Populasi dalam penelitian ini adalah 75 orang ibu bersalin dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pada kelompok intervensi, Bidan yang memberikan asuhan kebidanan pada ibu bersalin diberikan pelatihan komunikasi teraupetik. Hasil: Didapatkan peningkatan kepuasan ibu bersalin yang bermakna terhadap pelayanan asuhan kebidanan yang diberikan Bidan yang telah mendapatkan pelatihan komunikasi teraupetik di Rumah Sakit Permata Hati Kisaran. Karakteristik yang mempengaruhi kepuasan ibu bersalin adalah Pendidikan terakhir ibu bersalin dan persepsi terhadap sakit. Karakteristik keluarga yang mempengaruhi kepuasan ibu bersalin adalah kelas ruangan pelayanan kebidanan yang dipilih. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kepuasan ibu bersalin akan meningkat setelah bidan mendapatkan pelatihan komunikasi teraupetik.
FORMULASI SALEP EKSTRAK KULIT PISANG AMBON (Musa paradisiaca var. Sapientum) sebagai PENYEMBUHAN LUKA SAYAT TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) Nur’aini , Nur’aini; Kumala Dewi, Ratih; Puspito Jannati, Arum
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i3.982

Abstract

Latar Belakang: Kulit pisang ambon menjadi sumber limbah yang tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Kulit pisang ambon memiliki kandungan metabolit sekunder yakni flavonoid, saponon dan tanin yang dapat menurunkan pertumbuhan bakteri serta dapat meregenerasi sel epidermis. Kemampuan lainnya dari senyawa flavonoid adalh untuk membantu mempercepat penyembuhan luka dan menutup luka, Tujuan: Untuk mengetahui efek penyembuhan luka syat dari ekstrak kulit pisang ambon (Musa paradisiaca var. Sapientum) pada tikut putih jantan (Rattus norvegicus), Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, meliputi pengumpulan sampel, pembuatan salep ekstrak kulit pisang ambon dengan konsentrasi 2%, 4% dan 6%, uji evaluasi salep dan aktivitas penyembuhan luka sayat terhadap tikus putih jantan yang dikelompokkan menjadi 5 dengan masing-masing kelompok terdiri dari 3 tikus. Analisis statistik dengan uji one way ANOVA untuk melihat ada tidaknya perbedaan yang signifikan dengan penyembuhan luka sayat pada tikus putih jantan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa F1 mengalami penyembuhan pada hari ke-13, F2 pada hari ke-9, F3 pada hari ke-8, kontrol positif pada hari ke-8 dan kontrol negatif pada hari ke-20. Kesimpulan: Sediaan salep dengan konsentrasi 6% (F3) ekstrak kulit pisang ambon lebih efektif dalam proses penyembuhan luka sayat dibandingkan dengan salep pada konsentrasi 2% (F1) dan 4% (F2).
COMBINATION OF FOOT EXERCISE AND DIABETES EXERCISE ON ANKLE BRACHIAL INDEX IN DIABETIC PATIENTS Muthmainnah; olsi Rahmi, Yuza; Nur Achriyana Arif, Rifda; Astilia; Islamiyah, Tsuwaibatul
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i3.983

Abstract

Abstrack Background: Diabetes mellitus has a negative impact on both the psychological and physical well-being of patients. Most amputations experienced by DM patients can be prevented by performing foot care and engaging in physical exercises such as diabetic gymnastics and foot exercises. Aim: to identify the influence of diabetic exercise and foot exercise on ABI in type 2 DM patients. Method: This quasi-experimental study with a one group pre-test-post-test design involved 36 respondents divided into two groups. The research sample was recruited through consecutive sampling at the Endocrinology Clinic of RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. The intervention group was given diabetic exercises and foot exercises 3 times a week for 45 minutes over 4 weeks. ABI measurements were taken using a sphygmomanometer and Doppler. Results: Data were analyzed using the Mann-Whitney test. The research results show a significant difference in blood glucose levels between the intervention group (p<0.05). Conclusion: This study recommends that type 2 DM patients are expected to utilize diabetic foot exercises as a natural exercise for the prevention of complications in type 2 DM patients, particularly in the foot area.
THE EFFECT OF SMALL GROUP DISCUSSION EDUCATION METHOD ON KNOWLEDGE OF SEXUAL VIOLENCE PREVENTION AMONG ADOLESCENT Arif, Rifda Nur Achriyana; Islamiyah, Tsuwaibatul; Saadah Ayu Lestari, Hayatus; Olsi Rahmi, Yuza; Muthmainnah
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i3.984

Abstract

Background: Sexual violence against teenage girls, especially those living in orphanages, has become a serious issue that impacts physical, psychological, and social aspects. The lack of education and supervision makes this group vulnerable to sexual violence. Aim: This study aims to analyze the impact of audiovisual lecture education methods combined with Small Group Discussion (SGD) on the improvement of knowledge among adolescent girls about the prevention of sexual violence. Method: The research used a quasi-experimental design with one group pre-test and post-test involving a total of 32 female adolescent respondents at the Muhammadiyah Orphanage in Banjar Regency. The intervention was conducted over two days through the delivery of educational material using audiovisual lectures and group discussions. Data analysis used the Wilcoxon Signed-Rank test. Results: The results showed a significant increase in knowledge scores after the intervention, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). Conclusion: The educational method combining audiovisual lectures and small group discussions has proven effective in increasing the knowledge of adolescent girls in preventing sexual violence. This study recommends the implementation of this method as a preventive educational program in orphanage environments.
HUBUNGAN TEKNIK MENERAN DENGAN KEJADIAN RUPTURE PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI PMB HERVIZA KOTA KISARAN TAHUN 2025 Bestari Sinaga, Eliza; Ria Ningsih Safari, Fifi
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i3.985

Abstract

Rupture perineum adalah robekan pada perineum, area antara vagina dan anus, yang terjadisaat persalinan. Kejadian Rupture perineum dapat bervariasi, tetapi umumnya lebih seringterjadi pada persalinan pertama (primipara) dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor sepertiukuran bayi yang besar, persalinan yang cepat, atau teknik meneran persalinan yang kurangtepat. Di Indonesia Rupture perineum dialami oleh 75% ibu melahirkan pervaginam. Daritotal 1951 kelahiran spontan pervaginam, 57% ibu mendapat jahitan perineum 8% karenaepisiotomy dan 29% karena robekan spontan.Tujuan pnelitian ini adalah untuk mengetahuihubungan teknik meneran dengan kejadian Rupture perineum pada ibu bersalin di praktekBidan Herviza Tahun 2025. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional.Penelitian di lakukan pada bulan Januari-april 2025 dengan jumlah sampel 30 orang ibubersalin dengan menggunakan teknik accidental sampling , pengumpulan data menggunakanlembar checklist. Analisa data meggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji statistic.Hasil uji statistic di dapatkan ada Hubungan Teknik Meneran Dengan Kejadian RupturePerineum Pada Ibu Bersalin di Praktek Bidan Herviza tahun 2025. Kesimpulan penelitian initerdapat hubungan teknik meneran dengan kejadian Rupture perineum pada ibu bersalin dipraktek Bidan Herviza kota Kisaran tahun 2025. Disarankan kepada praktek bidan Hervizadapat memberikan informasi dan konseling kepada ibu bersalin dalam mencegah terjadinyaRupture perenium dan dapat memberikan inpormasi semaksimal mungkin tentang bagaimanacara meneran yang baik saat persalinan. Dan untuk ibu bersalin harus bisa memberdayakandiri dengan banyak mencari informasi bagaimana Teknik meran yang baik dan benar sejaksaat hamil.

Page 11 of 16 | Total Record : 156