cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
imamsetyonugroho@lecture.utp.ac.id
Phone
+6282333848318
Journal Mail Official
proficio@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27753506     EISSN : 27753492     DOI : https://doi.org/10.36728/jpf.v2i2
Jurnal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat dipublikasikan 2 kali dalam satu volume (tahun) yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat berisi hasil pengabdian masyarakat sebagai implementasi pengembangan keilmuan kepada masyarakat dalam bidang: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Dasar, Keolahragaan (prestasi, pendidikan, rekreasi),Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
CANGKRUK SEBAGAI PRAKTIK SOSIAL DALAM PENGUATAN MANAJEMEN PUBLIK DI TINGKAT RUKUN WARGA DI SIDOARJO Juliyanto, Andra Pratama; Wibisono, Haryo Kunto; Yusroni, Ahmad; Rosa, Nabila Septia
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6132

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran budaya cangkruk dan kegiatan ngopi informal dalam memperkuat manajemen publik serta pelayanan masyarakat di tingkat komunitas, dengan fokus pada RW 06 Desa Sumput, Kabupaten Sidoarjo. Pengelolaan pelayanan publik di tingkat akar rumput kerap menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kapasitas kelembagaan, ketiadaan prosedur operasional baku, dan ketidakmerataan kualitas layanan antar lingkungan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan pendekatan manajerial yang lebih adaptif dan selaras dengan konteks sosial budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi praktik sosial sehari-hari, pola interaksi masyarakat, serta mekanisme pengelolaan pelayanan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengurus lingkungan, dan penelusuran dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya cangkruk dan kegiatan ngopi tidak sekadar menjadi aktivitas sosial, melainkan juga berfungsi sebagai ruang tata kelola informal yang memperkuat komunikasi antara warga dan pengurus. Praktik ini meningkatkan responsivitas, akuntabilitas, dan aksesibilitas layanan melalui partisipasi aktif masyarakat. Meskipun tingkat digitalisasi masih terbatas akibat rendahnya literasi digital, layanan tatap muka tetap berjalan efektif dan berkontribusi pada penguatan kepercayaan sosial. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa praktik budaya lokal dapat menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan manajemen pelayanan publik yang partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan di tingkat komunitas. Kata Kunci: Rukun Waga, Cangkruk, Egaliter, Manajemen Publik, Tata Kelola, Kolaborasi
SOLARISLIGHT : SISTEM PENERANGAN BERKELANJUTAN MENGGUNAKAN IOT DAN SOLAR CELL SYSTEM UNTUK EFISIENSI ENERGI PADA DESA WISATA CIASMARA Syifa Nurgaida Yutia; Aisyah Novfitri; Annisa Desianty; Alva Nurvina Sularso; Hakim Giraldi Saputra; Muhammad Nur Rizqi
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6134

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang diadakan di desa Ciasmara di kabupaten Bogor bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur berupa fasilitas umum penerangan lampu jalan sebagai bagian dari rencana desa Ciasmara sebagai desa wisata. Fasilitas penerangan lampu jalan berbasis IoT dan solar panel bertujuan untuk memberikan lingkungan yang aman, nyaman bagi para wisatawan, dan menciptakan energi bersih. Penerangan jalan menggunakan teknologi IoT dan Solar Panel menawarkan perawatan yang mudah dan tahan lama, dan tidak membebani biaya listrik desa. Sehingga teknologi ini menjadi solusi terbaik untuk alternatif di daerah terpencil. Tahapan implementasi program SolarisLight dimulai dengan kegiatan observasi untuk melakukan pemetaan titik penanaman tiang lampu. Proses perancangan dan pembuatan alat membutuhkan waktu satu minggu sebelum dilakukan pemasangan solar panel dan sistem IoT. Lima titik lampu penerangan ditenagai dengan kapasitas baterai sebesar 12V 300Ah dalam panel box mampu memberi ketahanan pencahayaan hingga 2 hari di malam hari. Sistem IoT yang diintegrasikan dengan panel surya memungkinkan adanya pemantauan parameter kelistrikan secara real time. Pemberian buku manual dan kegiatan sosialisasi penggunaan SolarisLight dilakukan agar masyarakat desa wisata Ciasmara dapat memonitoring sistem Solarislight melalui aplikasi yang diakses menggunakan smartphone. Hasil survei kepuasan mitra menunjukan adanya peningkatan jumlah wisatawan di desa Ciasmara setelah implementasi sitem SolarisLight. Dengan adanya hasil ini, diharapkan dapat menjadi program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan.
STRATEGI DESAIN RUANG KOMUNAL TERHADAP KETERBATASAN LAHAN PADA KAWASAN PERMUKIMAN Amar Rizqi Afdholy; Bayu Teguh Ujianto; Adhi Widyarthara; Hamka
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6135

Abstract

Urbanisasi yang pesat di kota-kota besar Indonesia, khususnya di kawasan perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi, menyebabkan keterbatasan lahan untuk pembangunan fasilitas komunal yang mendukung kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, dan rekreasi. Pengabdian ini bertujuan merancang Gedung Serbaguna di RW XII, Kelurahan Merjosari, Kota Malang, sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan ruang tersebut. Dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), pengabdian ini melibatkan masyarakat dalam proses perancangan untuk memastikan desain yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Desain Gedung Serbaguna mengintegrasikan konsep ruang multifungsi, modularitas, dan pemanfaatan ruang vertikal, memungkinkan pemakaian lahan yang lebih efisien dan fleksibel. Selain itu, penerapan zonasi aktivitas untuk memisahkan ruang sosial dan ruang privat, serta penggunaan material ekspos seperti beton dan batu alam, diusulkan untuk mengurangi biaya pembangunan dan pemeliharaan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa desain ini mampu meningkatkan efisiensi ruang, memperkuat interaksi sosial masyarakat, dan mengurangi biaya operasional jangka panjang. Pengabdian ini berkontribusi pada pengembangan desain ruang komunal yang adaptif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di kawasan permukiman padat penduduk.
INTEGRASI TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI DI SEKOLAH Andri Agustav Wirabudi; Alva Nurvina Sularso; Yus Natali; Ade Nuhayati; Eka Tiara Rosalya; Audy Sintia Anugraheni
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6137

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, khususnya Artificial Intelligence (AI), mendorong transformasi signifikan dalam dunia pendidikan dan menuntut guru memiliki kompetensi dalam pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pelatihan terstruktur dan pendampingan kepada guru Taman Kanak-kanak di Yayasan Pendidikan Islam Al Munawah Tangerang terkait integrasi AI dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian konsep dasar AI, workshop berbasis praktik, simulasi penerapan AI dalam kegiatan pembelajaran, serta evaluasi implementasi di kelas. Guru diperkenalkan pada berbagai platform AI yang mendukung perencanaan pembelajaran, asesmen, dan personalisasi pengalaman belajar peserta didik. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital dan kapasitas pedagogis guru dalam memanfaatkan AI secara efektif dan berkelanjutan, serta mendorong terbentuknya komunitas guru inovatif. Program ini berpotensi menjadikan Yayasan Pendidikan Islam Al Munawah Tangerang sebagai contoh penerapan AI di lingkungan pendidikan.
DARI DESA KITA CIPTAKAN GENERASI ISLAMI, MELALUI PENGABDIAN MASYARAKAT KITA BERKOLABORASI KEMBANGKAN PRESTASI DENGAN INOVASI “ KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT “ Barus, Rifki Bunayya; Farhan Shah Putra; Adil Fathi Nasution; Rifqu Haziq Al-jumar
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6154

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PeMa) merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada pengabdian dan pemberdayaan masyarakat melalui keterlibatan langsung mahasiswa di lingkungan sosial. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab 2 Stambuk 2022 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara yang berlangsung pada tanggal 15–22 Juli 2024 di Dusun Bangunan, Desa Tanjung Putus, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. Kegiatan PeMa mengusung tema “Dari Desa Kita Ciptakan Generasi Islami, Melalui Pengabdian Masyarakat Kita Berkolaborasi Kembangkan Prestasi Dengan Inovasi” sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keislaman, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, di mana mahasiswa berperan aktif bersama masyarakat dalam berbagai program yang telah dirancang. Bentuk kegiatan meliputi bidang pendidikan, keagamaan, kemasyarakatan, dan kebersihan lingkungan, seperti mengajar di madrasah dan sekolah, membimbing kegiatan mengaji di TPQ, kajian keagamaan, peringatan 10 Muharram, festival anak sholeh, serta kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan dan masjid. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya respons positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat terhadap keberadaan mahasiswa pengabdian. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, serta pengamalan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Dengan demikian, kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi mahasiswa maupun masyarakat setempat.
PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN TERNAK BERBAHAN LIMBAH ORGANIK UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT Cahyaningrum, Sari Edi; Nurhayati; Sri Abidah Suryaningsih; Isnawati; Muhammad Turhan Yani; Oce Wiriawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6155

Abstract

Desa Doudo semakin mengukuhkan dirinya sebagai destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam dan kekayaan budaya. Desa Wisata Doudo terus mengembangkan potensi wisatanya. Program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk lokal sekaligus melestarikan kearifan budaya dan lingkungan alam. Dalam upaya memaksimalkan potensi Desa Doudo, masyarakat memulai wujudkan ketahanan pangan mulai hulu sampai hilir. Pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku pakan pellet, budidaya peternakan sampai jadi olahan produk UMKM. Untuk membantu menyelesaikan masalah mitra maka tim pelaksana PKM Unesa memberikan solusi umum yang ditawarkan adalah pelatihan pemanfaatan limbah pertanian untuk pakan ternak. Hasil kegiatan PKM menunjukkan masyarakat sangat antusias dan mengaplikasikan hasil kegiatan ini untuk memproduksi pakan ternak
PELATIHAN MANAGEMEN USAHA DAN UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI DI UMKM ROTI DAN KUE Cahyaningrum, Sari Edi; Muhaimin, Fitriari Izzatunnisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6156

Abstract

Mitra UMKM Roti dan kue “DEJas Bakery” merupakan salah satu pelaku UMKM di bidang makanan khususnya roti dan Kue yang ada di Desa Sidokare, Rejoso, Nganjuk. Mitra mengalami permasalahan terkait pengelolaan managemen usaha dan peningkatan kapasitas produksi dari produk yang dihasilkan. Untuk membantu menyelesaikan masalah mitra maka tim pelaksana PKM Unesa memberikan solusi umum yang ditawarkan adalah pelatihan pembenahan managemen usaha dan pemasaran, bantuan teknologi pendukung untuk meningkatkan kapasitas produksi. Target luaran kegiatan adalah publikasi pada jurnal nasional, publikasi pada media online, KI, PKS dan video kegiatan. Sementara itu, dampak dari kegiatan PKM ini adalah: 1) mitra memiliki ketrampilan dalam managemen usaha; 2) mitra mampu meningkatkan kapasitas produksi produknya dengan memanfaatkan teknologi tepat guna yang diberikan tim pelaksana PKM. Hasil kegiatan yang telah dicapai yaitu tim telah melakukan koordinasi internal tim pelaksana terkait pelaksanaan PKM, materi dan evaluasinya; tim PKM telah koordinasi dengan mitra dan telah melakukan kegiatan PKM, yaitu pelatihan terkait produk halal, managemen usaha dan pemberian alat untuk meningkatkan produksi roti berupa mixer pengaduk adonan roti, oven dan gilingan pastel.
PELATIHAN WASIT SOCCA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PERWASITAN DI JAWA TIMUR Widodo, Achmad; Wismanadi, Himawan; Hakim, Abdul Aziz; Rusdiawan, Afif; Hartati, Tri Asih Wahyu; Irmawati, Fariza
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6159

Abstract

Perkembangan olahraga Socca di Jawa Timur menunjukkan peningkatan signifikan, namun belum diimbangi dengan ketersediaan wasit yang kompeten dan tersertifikasi. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kualitas pertandingan dan sportivitas kompetisi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi perwasitan Socca melalui pelatihan berbasis teori dan praktik lapangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan 30 peserta calon wasit dan praktisi olahraga, bekerja sama dengan Federasi Socca Indonesia Jawa Timur. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari melalui pembelajaran regulasi permainan, kode etik wasit, simulasi pertandingan, serta evaluasi teori dan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat kehadiran peserta mencapai 100% dan seluruh peserta dinyatakan lulus. Skor rata-rata pengetahuan perwasitan berada pada kategori baik (82,4%), sementara keterampilan praktik lapangan juga berada pada kategori baik (80,5%). Selain itu, tingkat kepuasan peserta terhadap materi, instruktur, dan metode pelatihan berada pada kategori sangat baik. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan wasit Socca berbasis teori dan praktik lapangan secara efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional peserta serta mendukung kesiapan mereka untuk berperan sebagai wasit pada pertandingan resmi di tingkat daerah.
OPTIMALISASI TATA KELOLA ORGANISASI CABANG OLAHRAGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELATIH DAN PRESTASI ATLET Khuddus, Lutfhi Abdil; Hapsari Shinta Citra Puspita Dewi; Nur Salsabila Rhesa Pandhadha; Suryanto Agung Prabowo; Catur Supriyanto; Bayu Ristiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6187

Abstract

Tata kelola organisasi cabang olahraga di tingkat daerah sering kali menghadapi kendala manajerial yang menghambat efektivitas pembinaan atlet dan profesionalisme pelatih. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi tata kelola organisasi cabang olahraga serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pelatih dan prestasi atlet. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah studi literatur dengan teknik analisis konten terhadap naskah publikasi ilmiah dan laporan empiris terkait manajemen olahraga prestasi. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa penerapan prinsip good governance—yang meliputi transparansi, akuntabilitas, dan perencanaan strategis—merupakan fondasi utama dalam meminimalisir tumpang tindih peran dan mengoptimalkan dukungan fasilitas latihan. Kolaborasi strategis antara organisasi olahraga dengan institusi akademik terbukti efektif dalam mentransformasi manajemen konvensional menjadi manajemen berbasis sport science yang terukur. Simpulan pengabdian masyarakat menegaskan bahwa perbaikan tata kelola organisasi secara sistemik tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis pelatih melalui program terstruktur, tetapi juga menjamin keberlanjutan capaian prestasi atlet di ajang kompetisi regional maupun nasional.
PELATIHAN MASTER OF CEREMONY DALAM BAHASA JAWA Aulia Kumala, Shofa
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6188

Abstract

Pelatihan Master of Ceremony (MC) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas komunikasi publik masyarakat, khususnya bagi ibu-ibu dan anggota Karang Taruna di lingkungan masyarakat. Dalam perspektif Komunikasi Penyiaran Islam, kemampuan menjadi MC tidak hanya sebatas teknis berbicara di depan umum, tetapi juga menyangkut penyampaian pesan-pesan yang bernilai edukatif, etis, dan islami. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelatihan MC yang dilakukan bagi ibu-ibu dan Karang Taruna serta menganalisis kontribusinya terhadap penguatan nilai-nilai komunikasi Islami dalam kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri peserta, kemampuan berbicara yang lebih sistematis, serta pemahaman tentang pentingnya menyisipkan pesan moral dan spiritual dalam setiap acara yang dipandu. Selain itu, pelatihan ini menjadi sarana dakwah bil hal yang efektif, di mana komunikasi Islami dapat terimplementasi secara aplikatif di tengah kehidupan masyarakat. Dengan demikian, pelatihan MC ini tidak hanya memperkuat soft skill peserta, tetapi juga menjadi media penyiaran nilai-nilai Islam secara kontemporer dan kontekstual.