cover
Contact Name
Rasmawati
Contact Email
asjn@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285340721249
Journal Mail Official
asjn@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jln. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN)
ISSN : 27745333     EISSN : 27471225     DOI : -
Core Subject : Health,
Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) is an academic journal published and organized by the Nurse Professional Study Program, Faculty of Medicine and Health Sciences, Alauddin State Islamic University, Makassar. ASJN Journal is intended for all academics, researchers, and students who want to develop comprehensive and quality nursing science.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER" : 9 Documents clear
HUBUNGAN KEJADIAN KEKERASAN BULLYING DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA ANAK PONDOK PESANTREN MODERN: Hubungan Kejadian Kekerasan Bullying Dengan Kesehatan Mental Pada Anak Pondok Pesantren Modern irfan; Yuliana, Yuliana; Damayanti, Risna
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.58051

Abstract

Bullying merupakan perilaku menggertak seseorang yang dianggap lemah dengan cara meremehkan, mengejek atau menghina, serta mengucilkan yang berdampak negative terhadap Kesehatan mental anak terutama di lingkungan pesantren. Tujua penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kejadian bullying dengan Kesehatan mental pada anak di Pondok Pesantren Modern Darul Mahfudz Lekopadis. Metode penelitian ini menggunakan Jenis penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 104 sampel. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar kuisioner untuk kejadian bullying menggunakan victim questionnaire dan kesehatan mental menggunakan Self reporting questionnaire (SRQ). Hasil menunjukkan tidak terdapat responden yang tidak mengalami masalah bullying yang artinya seluruh responden mengalami bullying dengan dua kategori bullying yaitu korban bullying rendah dengan persentase di atas 80%, dan korban bullying sedang dengan persentase 19.2%. Sebanyak 62 responden terindikasi adanya gangguan kesehatan mental.  Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai P value 0,005. Kesimpulannya terdapat hubungan antara kejadian bullying dengan kesehatan mental pada anak Pondok Pesantren Modern Darul Mahfudz Lekopadis. Saran diharapkan untuk Kementrian agama Menyusun kebijakan bullying yang lebih terstruktur dan terstandarisasi untuk diterapkan diseluruh pesantren, kebijakan ini hendaknya mencakup definisi yang jelas mengenai berbagai bentuk bullying, mekanisme pencegahan, prosedur pelaporan yang aman dan mudah diakses serta sanksi yang tegas bagi pelaku. Kementrian agama juga perlu memfasilitasi pelatihan dan edukasi bagi pengurus dan tenaga pendidik di pondok pesantren mengenai bullying berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan. Dinas Kesehatan dapat memfasilitasi penanganan kejadian bullying dan penanganan terjadinya indikasi adanya gangguan Kesehatan mental
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri di Kota Depok: Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri di Kota Depok Bening Fitria Dewi; Widyatuti, Widyatuti
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.59102

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Pencegahan dini melalui suplementasi tablet tambah darah (TTD) penting, namun kepatuhan konsumsi seringkali belum optimal. Salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya kepatuhan adalah kurangnya pengawasan dan dukungan keluarga, yang memiliki peran sentral dalam membentuk perilaku kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian cross sectional untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan konsumsi TTD. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, yaitu penentuan sampel mempertimbangkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian, terdiri dari 111 remaja putri berusia 13–18 tahun di Kota Depok, pernah mendapatkan kunjungan puskesmas di sekolah, serta bersedia mengisi kuesioner. Responden yang mengalami gangguan kognitif atau tidak tinggal bersama keluarga (seperti tinggal di panti asuhan atau hidup sendiri) dieksklusikan dari penelitian. Instrumen yang digunakan adalah instrumen dukungan keluarga dan instrumen kepatuhan konsumsi TTD. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri (p=0,019; α=0,05), dengan odds ratio sebesar 2,478. Keterlibatan keluarga dan edukasi berkelanjutan penting untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD
Intervensi Keperawatan yang Sensitif Budaya Menggunakan Terapi Perilaku Kognitif Islam untuk Halusinasi Auditori pada Mahasiswa Tingkat Akhir: Laporan Kasus Amanah, Nuraini Khoirotun; Arfianto, Muhammad Ari
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.60792

Abstract

Laporan kasus eksploratif ini menelaah feasibility (kelayakan penerapan) Islamic Cognitive Behavioral Therapy (ICBT) sebagai intervensi keperawatan berbasis budaya untuk seorang mahasiswa Muslim yang mengalami halusinasi auditorik. Seorang laki-laki berusia 22 tahun dengan diagnosis skizofrenia menjalani enam sesi terstruktur ICBT yang difasilitasi oleh perawat jiwa bersertifikat, bersamaan dengan pengobatan farmakologis standar (risperidone dan olanzapine). Intervensi mengintegrasikan tawakkul (percaya kepada Allah), dzikir (mengingat Allah), serta refleksi Al-Qur’an dalam kerangka CBT. Penilaian menggunakan PSYRATS-AH, Dysfunctional Attitude Scale, WHOQOL-BREF, dan Spiritual Well-Being Scale, dilengkapi pemantauan rutinitas harian dan jurnal reflektif. Setelah intervensi, pasien menunjukkan perbaikan yang tampak secara klinis: berkurangnya distres akibat halusinasi, menurunnya keyakinan disfungsional, meningkatnya refleksi diri, serta kembalinya keterlibatan dalam ibadah, interaksi sosial, dan perencanaan akademik. Namun, perubahan ini tidak dapat semata-mata dikaitkan dengan ICBT, mengingat adanya terapi antipsikotik bersamaan dan durasi intervensi yang singkat. Laporan ini menegaskan potensi ICBT sebagai pendekatan keperawatan berbasis budaya yang dapat meningkatkan keterlibatan terapeutik dan reframing spiritual pada pasien Muslim. Penelitian lebih lanjut dengan desain terkontrol diperlukan untuk menilai efektivitas, menjaga kesetiaan intervensi, serta memperjelas batas kompetensi praktik keperawatan dalam pemberian terapi berbasis CBT
FAKTOR PSIKOLOGIS DAN SOSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN LAYANAN KESEHATAN: STUDI KASUS KECAMATAN LABANG: Faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Dalam Pemilihan Layanan Kesehatan Menggunakan Pendekatan Theory Of Planned Behavior Afifah, Hanifatul; Kurniawan, Afif; Iswati, Iswati; Hardiyanti, Siti
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.60918

Abstract

Pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan masih menjadi tantangan di daerah dengan keterbatasan akses sejumlah wilayah yang secara geografis kurang terjangkau. Salah satu pendekatan teoritis yang dapat menjelaskan perilaku masyarakat dalam memilih fasyankes adalah Theory of Planned Behavior (TPB), dapat digunakan sebagai kerangka konseptual untuk menganalisis perilaku masyarakat dalam memilih fasilitas pelayanan kesehatan. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Responden merupakan anggota masyarakat yang memenuhi kriteria inklusi terkait pengalaman dalam mengakses layanan kesehatan. Data dianalisis dengan regresi logistik untuk mengevaluasi pengaruh variabel-variabel independen terhadap kecenderungan pemilihan fasilitas kesehatan formal. Sampel sebanyak 96 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dengan nilai r tabel 0,514 dan reliabilitasnya Attitude Toward The Behavior menunjukkan nilai sebesar 0,883, variabel Subjective Norm menunjukkan nilai sebesar 0,866, variabel Perceived Behavior Control menujukkan nilai sebesar 0,775. Analisis data menggunakan regresi logistik biner. Hasil uji regresi logistik biner penelitian menunjukkan bahwa attitude toward behavior (0,000).  subjective norms (0,000), dan perceived behavioral control  (0,000) berhubungan yang signifikan  terhadap intention dengan sikap positif, dukungan sosial yang tinggi dan persepsi bahwa mengakses layanan kesehatan adalah hal yang mudah dan terjangkau. Kesimpulan attitude toward behavior, subjective norms, dan perceived behavioral control secara signifikan memengaruhi niat masyarakat untuk menggunakan fasyankes. Hal ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis psikososial perlu dijadikan dasar dalam intervensi promosi kesehatan, khususnya di wilayah pedesaan
PERSEPSI DAN KEMAMPUAN INFORMATIKA KEPERAWATAN PADA MAHASISWA SARJANA KEPERAWATAN: Persepsi Dan Kompetensi Informatika Keperawatan Pada Mahasiswa Sarjana Keperawatan Yusuf, Saldi; Amal, Andi adriana
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.60899

Abstract

Pemanfaatan teknologi di berbagai bidang, termasuk pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian, merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam era transformasi digital. Mahasiswa keperawatan perlu memiliki kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi, terutama dalam bidang informatika keperawatan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi dan kompetensi informatika keperawatan pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan 152 responden dari 215 mahasiswa keperawatan. Sampel diambil secara stratified random berdasarkan tahun akademik. Instrumen diadaptasi dari penelitian terdahulu dan telah teruji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Chi-Square, Kruskal-Wallis dengan post-hoc Dwass-Steel-Critchlow-Fligner, dan One-Way ANOVA. Hasil: Sebanyak 52.6% mahasiswa memiliki kompetensi baik dan 47.4% memiliki kompetensi cukup. Selain itu, 61.8% mahasiswa menunjukkan persepsi positif terhadap informatika keperawatan, sedangkan 38.2% memiliki persepsi negatif. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara persepsi dan kompetensi informatika keperawatan (p = 0.012). Hasil uji Kruskal-Wallis memperlihatkan bahwa mahasiswa tahun kedua dan ketiga tidak memiliki perbedaan persepsi (p = 0.332), sedangkan mahasiswa tahun kedua dan keempat menunjukkan perbedaan bermakna (p < 0.0001). Uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan kompetensi antar jenjang tahun akademik (p = 0.020). Terdapat hubungan antara persepsi dan kompetensi informatika keperawatan pada mahasiswa. Perbedaan persepsi dan kompetensi antar jenjang tahun akademik menegaskan perlunya penguatan kurikulum serta penerapan pembelajaran berbasis teknologi di institusi pendidikan keperawatan untuk meningkatkan kesiapan digital mahasiswa
Effectiveness of Kinesiotaping in Knee Osteoarthritis: A Scoping Review: Efektivitas Pemberian Kinesio Taping Pada Osteoartritis Lutut: Scoping Review Chairunisa, Ratu; Wahdini, Rizqa; Sibualamu, Khalida Ziah; Suryo Pratama, Alfia
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.61577

Abstract

Osteoartritis merupakan salah satu penyebab utama nyeri dan gangguan gerak pada populasi usia lanjut. Kinesio taping (KT) merupakan intervensi fisioterapi non-invasif yang dirancang menyerupai elastisitas kulit, digunakan untuk berbagi keperluan di dalam penanganan cidera ataupun gangguan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bukti ilmiah mengenai efektivitas kinesio taping dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsi lutut pada pasien dengan osteoartritis. Kajian ini menggunakan pendekatan scoping review berdasarkan panduan PRISMA-ScR (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses Extension for Scoping Reviews), dengan penilaian kualitas artikel menggunakan The Joanna Briggs Institute Checklist. Dari 120 artikel yang diidentifikasi, lima studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Studi-studi tersebut diterbitkan antara tahun 2015–2022, melibatkan lebih dari 350 partisipan dari berbagai negara seperti Meksiko, Australia, India, Italia, dan Jerman. Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa KT dapat menurunkan nyeri dan meningkatkan fungsi lutut, terutama bila dikombinasikan dengan latihan penguatan otot atau terapi manual. Bukti yang tersedia menunjukkan bahwa kinesio taping berpotensi memberikan manfaat terhadap pengurangan nyeri dan perbaikan fungsi pada penderita osteoartritis lutut, meskipun hasil antar penelitian masih bervariasi. Kajian ini juga mengidentifikasi perlunya penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih homogen dan analisis kuantitatif untuk memahami efektivitas KT secara lebih mendalam dalam konteks rehabilitasi osteoartritis lutut
KESIAPAN POLISI SEBAGAI FIRST RESPONDER: HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI DALAM PEMBERIAN P3K DI WILAYAH PERKOTAAN Ilhamsyah, Ilhamsyah; Yustilawati, Eva; Budiyanto, Andi; Aryani, Nita
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.61538

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan fenomena nasional  yang membutuhkan penanganan segera di lapangan. Salah satu intervensi yang dilakukan menekan risiko kematian adalah Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), yakni tindakan darurat berupa pemberian bantuan sementara kepada korban sebelum dibawa ke rumah sakit. Polisi lalu lintas berperan sebagai garda terdepan dalam penanganan kegawat daruratan di jalanan, terutama pada kecelakaan lalu lintas. Oleh sebab itu, pemahaman dan sikap sangat menentukan keberhasilan pemberian P3K. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi polisi dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel non-probability sampling dengan teknik purposive sampling sebanyak 113 sampel kepolisian. Data dikumpulkan melalui kuisioner baku oleh peneliti sebelumnya yaitu kuisioner tentang pengetahuan dan motivasi yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil: Sebanyak 89 responden pengetahuan P3K responden berada pada kategori baik. Dan terdapat 38 responden memiliki motivasi P3K berada pada kategori baik. Temuan penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dan motivasi polisi lalu lintas dalam memberikan P3K  alu lintas di polrestabes Makassar signifikansi nilai p 0,0001 (p<0,05). Kesimpulan: semakin baik pengetahuan maka semakin baik pula motivasi dalam memberikan bantuan Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K)Penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam meningkatkan kapasitas Polisi dalam melakukan pelayanan lalu lintas, sehingga dapat menigkatkan penatalaksanaan korban kecelakaan Lalu Lintas.
FAKTOR-FAKTOR RISIKO TERJADINYA PENYAKIT JANTUNG KORONER DI AREA LAHAN BASAH Pashar, Imran; Nasution, Tina Handayani; Ayu Lestari, Hayatus Sa’adah
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.61670

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian secara global sesuai data menurut World Health Organization (WHO) . Kondisi ini menjadi tantangan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah lahan basah Indonesia, di mana faktor lingkungan, sosial, dan gaya hidup berperan dalam meningkatkan risiko PJK. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko terjadinya PJK pada masyarakat yang tinggal di wilayah lahan basah. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectoional analitik dengan populasi sebanyak 100 responden dengan perhitungan rumus slovin didapatkan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang dipilih melalui teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan analisis untuk menganalisis faktor-faktor risiko terjadinya penyakit jantung coroner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan jenis kelamin dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,002, terdapat hubungan riwayat keluarga dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,004, terdapat hubungan kebiasaan merokok dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,001, terdapat hubungan riwayat hipertensi dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,005, terdapat hubungan riwayat DM dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,006.. Temuan ini menegaskan bahwa diperlukan edukasi kesehatan dan upaya promotif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di wilayah lahan basah terhadap faktor risiko PJK serta pentingnya pengendalian tekanan darah dan perubahan gaya hidup sehat
Pain management in preterm infant: Systematic Review Tane, Reisy; Rizky Safitri Matondang, Elsa
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.61790

Abstract

Nyeri pada bayi prematur merupakan masalah klinis yang sering terjadi di unit perawatan neonatus. Nyeri pada usia dini dapat mempengaruhi perkembangan neurobehavioral jangka panjang. Intervensi manajemen nyeri terdiri dari pendekatan farmakologis dan non-farmakologis oleh karena itu diperlukan manajemen nyeri yang tepat untuk mengatasi nyeri pada bayi prematur. Tujuan dari tinjauan sistematik ini adalah untuk mengidentifikasi manajemen nyeri paling efektif pada bayi prematur. Metode penulisan yang digunakan oleh peneliti merupakan bentuk systemtic review dengan menggunakan analisis deksriptif dari beberapa hasil temuan utama dari artikel penelitian yang membahas tentang manajemen nyeri pada bayi prematur. Penulis menggunakan PRISMA sebagai standar dalam meninjau dan melakukan seleksi artikel penelitian. Kriteria Inklusi: Populasi berfokus pada pada bayi prematur, konteks berfokus pada manajemen nyeri pada bayi prematur, artikel yang diterbitkan melaporkan data asli, artikel terbit dalam rentang tahun 2020-2025 dan full text dan artikel dalam bahasa Inggris. Hasil penelusuran artikel tahap eligibility dilakukan review terhadap artikel full-text sebanyak 12 artikel dan setelah direview 7 artikel dikeluarkan karna tidak memenuhi kriteria inklusi. Pada tahap keempat yaitu tahap included diperoleh 5 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan dimasukkan ke dalam systematic review. Artikel yang dianalisis menjelaskan bahwa bayi prematur yang mendapatkan kombinasi terapi non farmakologi non nutritive sucking dan sucrose, mencium aroma ASI dan white noise mengalami nyeri yang lebih rendah dan fungsi fisiologis yang stabil secara bermaka. Sehingga dapat disimpulkan metode tersebut efektif diterapkan dalam melakukan asuhan keperawatan terkait manajemen nyeri pada bayi prematur

Page 1 of 1 | Total Record : 9