cover
Contact Name
Suardi Laheng
Contact Email
suardiaseq@gmail.com
Phone
+6285240411818
Journal Mail Official
jagoku2020@gmail.com
Editorial Address
Jl. Madako No. 1 Kelurahan Tambun Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Indonesia.
Location
Kab. toli toli,
Sulawesi tengah
INDONESIA
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis
ISSN : -     EISSN : 27469638     DOI : -
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil penelitian di bidang Perikanan, Pertanian dan Peternakan serta Ilmu Biologi. JAGO TOLIS merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Budidaya Perairan, Universitas Madako Tolitoli. Jurnal terbit tiga kali dalam setahun yaitu Januari, Mei dan September.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2024): Mei" : 10 Documents clear
Antibakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dari Kombucha Rumput Laut Merah (Eucheuma spinosum) Karangantu Banten dan Antifungi Curvularia pseudorobusta Pada Ikan Mas Koki Rezaldi, Firman; Herjayanto, Muh.; Kolo, Yuliana; Mubarok, Syariful; Jubaedah, Dedeh
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i2.542

Abstract

Rumput laut merah (Eucheuma spinosum)dari kawasan Karangantu Provinsi Banten menjadi objek pada penelitian ini. Tujuan riset ini untuk memberikan informasi secara ilmiah kemampuan E. spinosum setelah difermentasi oleh kombucha untuk menghambat pertumbuhan bakteri gram positif Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, serta fungi penyebab penyakit ikan mas koki Curvularia pseudorobusta. Hasil penelitian membuktikan kombucha yang berbahan dasar rumput laut merah (E. spinosum)secara signifikan dapat menghambat pertumbuhan ketiga mikroba uji. Hasil uji ANOVA satu arah tiap nilai menunjukkan P <0,05 dengan hasil analisis pos hoc kombucha rumput laut merah konsentrasi gula 40% berbeda nyata dengan konsentrasi gula 20% dan 30%. Konsentrasi gula 40% menghasilkan diameter zona hambat sebesar 13,30 mm pada S. aureus dan E. coli sebesar 10,35 mm dengan kategori kuat. Pertumbuhan C. pseudorobusta menghasilkan zona hambat pada konsentrasi gula 40% sebesar 10,02 mm. Kesimpulannya bahwa kombucha berbahan dasar rumput laut merah (E. spinosum) berasal dari Karangantu mempunyai daya lebih peka terhadp S. aureus dibandingkan E. coli dan fungi patogen C. pseudorobusta.Kata kunci: antimikroba, karangantu, rumput laut
Pemberian Minyak Sereh Terhadap Transportasi Benih Ikan Patin (Pangasius sp.) Berkepadatan Tinggi Wulan, Wa Ode Sry; Budiatma, Abdul; Distanaya, Nyoman; Majid, Abdul; Lidya, Lidya
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i2.546

Abstract

Transportasi ikan merupakan salah satu penunjang kegiatan produksi dalam bidang perikanan. Faktor pembatas transportasi adalah adanya jarak waktu yang cukup jauh antara usaha pembenihan ikan dengan usaha kegiatan pendederan dan pembesaran sehingga menimbulkan peningkatan metabolisme tubuh ikan yang mengakibatkan tingginya mortalitas/kematian ikan selama transportasi. Minyak sereh memiliki zat aktif yang mampu menurunkan metabolisme di dalam tubuh ikan sehingga tubuh ikan menjadi lebih tenang. Tujuan penelitian transportasi ini adalah menganalisa pemberian minyak sereh dosis berbeda dengan penambahan garam, karbon aktif dan zeolit guna meningkatkan kelangsungan hidup benih ikan patin. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga ulangan yaitu: Perlakuan K: Tanpa dosis minyak sereh, garam, karbon aktif dan zeolit; Perlakuan A: Minyak sereh dosis 0 mg/L, garam dosis 6 g/L, karbon aktif dosis 10 g, dan zeolit dosis 20 g; Perlakuan B: Minyak sereh dosis 3,5 mg/L, garam dosis 6 g/L, karbon aktif dosis 10 g, dan zeolit dosis 20 g; Perlakuan C: Minyak sereh dosis 7 mg/L, garam dosis 6 g/L, karbon aktif dosis 10 g, dan zeolit dosis 20 g; Perlakuan D: Minyak sereh dosis 10,5 mg/L, garam dosis 6 g/L, karbon aktif dosis 10 g, dan zeolit dosis 20 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan minyak sereh dosis 7 mg/L, garam dosis 6 g/L, karbon aktif dosis 10 g, dan zeolit dosis 20 g memperoleh tingkat kelangsungan hidup benih ikan patin sebesar 86,67±1,33 %.Keywords: benih ikan patin, minyak sereh, tingkat kelangsungan hidup, transportasi tertutup
Teknik Perkecambahan Terhadap Jumlah Pertumbuhan Benih Kopi Robusta (Coffea Canephora) Gustian, Meko; Wulandari, Sri; Anggraini, Septiana; Yustina, Ita
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i2.562

Abstract

Penyedian benih yang bermutu, terjangkau dan tersedia dalam jumlah yang cukup merupakan tahap awal untuk meningkatkan produksi kopi. Tanaman kopi Robusta dapat diperbanyak dengan cara generatif untuk menyediakan bibit sebagai batang bawah. Pengujian daya perkecambahan benih kopi perlu dilakukan karena banyak teknik yang dapat digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat laju pertumbuhan perkecambahan benih kopi robusta dengan berbagai teknik. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari satu faktor yaitu teknik perkecambah yang terdiri dari 4 perlakuan (Diatas Pasir, Diatas Kertas, Plastik Antar Kertas dan Antar Kertas). Setiap perlakuan dilakukan Lima kali ulangan sehingga didapat 20 unit percobaan dengan masing-masing percobaan terdiri dari 30 biji kopi Robusta. Parameter yang diamati meliputi persentase daya tumbuh, jumlah benih yang tumbuh, kecepatan benih tumbuh dan persentase benih yang tumbuh berdasarkan media semai. Pengamatan dilakukan selama 11 minggu. Hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji F taraf 5% dan jika berpengaruh maka akan dilanjut menggunakan uji BNT. Laju pertumbuhan tertinggi setiap minggu yaitu pada perlakuan teknik diatas pasir (top of sand) sebesar 26.20 kecambah, dilanjutkan teknik plastik antar kertas (plastic between paper) yaitu, 23.20, kemudian teknik antar kertas (between papers) dan diatas kertas (top of paper) dengan persentase laju pertumbuhan kecambah sebesar 13.20 dan 12.20.Kata Kunci : Kopi Robusta, Teknik Kecambah, Jumlah Pertumbuhan
Business Model Canvas pada Pekarangan Pangan Lestari Ngongak Tanduran, Kota Madiun Negara, Santosa Pradana Putra Setya; Iswari, Dian Ardifah; Fauzi, Irfan Miftahul; Susila, Ihwan; Putri, Sherly Oktaviana; Aji, Kilau Mustika Bayu
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i2.572

Abstract

Permintaan sayuran di Kota Madiun terus meningkat. Faktor adanya peningkatan tersebut karena pemerintah telah mencanangkan program “Warung Stop Stunting” (WSS) dalam rangka untuk menekan angka kasus balita pendek (stunting). Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Ngongak Tanduran merupakan usaha budidaya tanaman sayuran yang ingin memenuhi permintaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi bisnis P2L Ngongak Tanduran dengan menggunakan Business Model Canvas (BMC). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis penelitian ini menggunakan 9 elemen BMC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Segmen Konsumen P2L Ngongak Tanduran adalah Pasar Massa (mass market); Nilai Proposisi P2L Ngongak Tanduran menggunakan pestisida nabati, harga bersaing dengan kelompok lain, serta kualitas sayuran yang baik; Saluran P2L Ngongak Tanduran berupa direct selling, festival, dan Sunday Market; Hubungan Pelanggan P2L Ngongak Tanduran dengan memberikan promosi berupa memajang produk sayuran saat kegiatan festival maupun Sunday Market maupun juga melakukan interaksi konsumen secara langsung; Alur Pendapatan P2L Ngongak Tanduran berasal dari penjualan produk sayur; Aktivitas Kunci P2L Ngongak Tanduran yaitu pengadaan bahan baku, produksi dan budidaya, pemasaran dan distribusi, serta pengembangan produk; Sumberdaya Kunci P2L Ngongak Tanduran adalah lokasinya yang strategis serta menggunakan bibit yang unggul; Mitra Kunci P2L Ngongak Tanduran adalah Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun serta HOREKA; serta Struktur Biaya yang dikeluarkan oleh P2L Ngongak Tanduran untuk menjalankan usahanya adalah pengadaan bibit, pengadaan pupuk, pengadaan pestisida, perluasan lahan, dan peningkatan infrastruktur lahan tanam.
Pengaruh Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap pertumbuhan Awal Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) Patty, Christian Willem
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i2.575

Abstract

Pengaruh Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Awal Rumput Gajah (Pennisetum purpureum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek  penggunaan pupuk kandang terhadap produksi awal rumput gajah (Pennisetum purpureum). di Desa Poka Kecamatan Teluk Ambon Baguala, Kota Ambon selama 90 hari. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai bulan Oktober  2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor  yaitu pemberian dosis kotoran ayam (R ) dengan empat taraf  perlakuan yaitu : Tampa pemberian kotoran ayam (R0), Pemberian dosis kotoran ayam 10 ton/Ha (R1), 20 ml/liter air (R2) dan 30 ml/liter air (R3). Setiap perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian dosis kotoran ayam 20 ml/liter air memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap jumlah tunas, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan berat kering, tidak berpengaruh terhadap luas daun, dibandingkan dengan pemberian dosis kotoran ayam lainnya. Kata Kunci : Pupuk Kandang, Rumput Gajah, Pertumbuhan
Kelimpahan Dan Keanekaragaman Hayati Plankton Di Pulau Umming Desa Mallawa Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru Sulawesi Selatan Radia, Radia; Malik, Andi Adam; Indahyani, Fitri; Sahabuddin, Sahabuddin; Yushra, Yushra; Rusdi, Rismawaty; Quraisyn, Muh. Iqbal
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i2.584

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari sampai Februari 2024 di Pulau Umming Desa Mallawa Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru Propinsi Sulawesi Selatan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengindentifikasi dan mengukur kelimpahan, keanekaragaman plankton dan mengukur kualitas air di Pulau Umming. Metode yang digunakan yaitu metode observasi dengan melakukan pengambilan sampel air pada empat stasiun dengan alat plankton net dan botol gelap kemudian dilakukan pengamatan di laboratorium Biologi Fapetrik UM Parepare. Komposisi jenis untuk fitoplankton didominasi dari kelas Bacillaryophyceae, yaitu 91,51 % dan untuk zooplankton  didominasi dari kelas Crustacea, yaitu 90,91 %. Kelimpahan terbanyak untuk fitoplankton yaitu Chaetoceros danicum sebanyak 73 spesies per liter per stasiun sedangkan untuk zooplankton yaitu Meganyctiphanes norvegica sebanyak 19,9 spesies per liter. Nilai indeks keanekaragaman yang diperoleh untuk fitoplankton sekitar 2,42-2,82 dan tertinggi pada stasiun II, yakni 2,82. Sedangkan untuk zooplankton didapatkan nilai indeks keanekaragaman sebesar 2,26. Nilai indeks keseragaman untuk fitoplankton didapatkan nilai sekitar 0,82-0,94 dan tertinggi terdapat pada stasiun II, yaitu 0,94. Sedangkan untuk zooplankton dengan nilai 0,94. Kesimpulan dari penelitian yaitu bahwa komposisi jenis fitoplankton yang ada di perairan pulau Umming adalah fitoplankton dari kelas diatom (Bacillaryophyceae) dan untuk Dynophyceae. Nilai indeks keseragaman dan indeks keragaman cenderung stabil pada semua stasiun.  Faktor-faktor kimia dan fisika perairan pulau Umming mendukung kehidupan fitoplankton dan zooplankton untuk dapat hidup dan berkembang biak pada perairan tersebut.
Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang Diberi Pakan Berbahan Baku Tepung Hasil Samping Pengolahan Ikan Patin Dosis Berbeda Safir, Muhammad; Syafiah, Zulhafifa; Serdiati, Novalina; Nasmia, Nasmia; Mangitung, Septina Fifi; Madinawati, Madinawati
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i2.585

Abstract

Pakan mandiri berbahan baku lokal menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi harga pakan dikalangan petani lokal. Hingga saat ini tepung ikan menjadi bahan utama sebagai sumber protein dalam pembuatan pakan. Selain sulit untuk didapatkan, harga tepung ikan juga semakin meningkat. Pemanfaatan hasil samping pengolahan ikan patin dalam bentuk tepung diharapkan dapat menekan penggunaan tepung ikan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung hasil samping pengolahan ikan patin sebagai pensubstitusi tepung ikan terhadap pertumbuhan ikan nila. Benih ikan nila (bobot 1,81±0,04 g) diperoleh dari Balai Benih Ikan Sentral Tulo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Perlakuan yang diujikan yakni penggunaan tepung hasil samping pengolahan ikan patin dengan dosis berbeda yakni 0% (A), 10% (B), 20% (C), 30% (D) dan 40% (E) dari penggunaan tepung ikan (28 g). Pemeliharaan dilakukan dalam wadah (berisi 20 L air) selama 42 hari. Pakan diberikan 5% dari bobot tubuh dengan frekuensi tiga kali sehari. Bobot tubuh ikan ditimbang sekali dalam seminggu. Kualitas air dikontrol pada kisaran yang sesuai untuk pemeliharaan ikan nila. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan (pertambahan bobot individu) ikan nila berkisar antara 2,79 g - 3,17 g, feed conversion ratio (FCR) berkisar antara 1,62-1,68, dan survival rate (SR) berkisar antara 75,0-77,5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan tepung hasil samping pengolahan ikan patin sebagai sumber protein hewani dalam mensubstitusi protein dari tepung ikan sebagai bahan baku pakan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan, FCR dan SR ikan nila (p>0,05). Dosis tepung hasil samping pengolahan ikan patin yang dapat digunakan yakni 40% dari tepung ikan.
Pengaruh Pemberian Pakan Buatan Lokal Terhadap Pertumbuhan, Sintasan, Feed Convertion Rate Benih Ikan Mas (Cyprinus carpio) Ilham, Batara; Malik, Andi Adam; Indahyani, Fitri; Sahabuddin, Sahabuddin; Yushra, Yushra; Yunus, Yusdalifah Eka Yanti; Mutmainnah, Nurul; Rusdi, Rismawaty
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i2.588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan buatan lokal  terhadap pertumbuhan, sintasan dan FCR benih ikan mas (Cyprinus carpio). Penelitian ini dilaksanakan dari bukan Juni sampai Juli 2023. di Balai Benih Ikan Passeno Kecamatan Baranti Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Data dianalisis dengan analisis sidik ragam ANOVA dan dilanjutkana Uji Lanjut Tukey. Hasil dari penelitian yaitu bahwa  laju pertumbuhan berat tertinggi didapatkan pada perlakuan D : 4,9 gram, perlakuan C : 4,5 gram, B : 4 gram dan A : 2,6 gram. Pertumbuhan panjang tertinggi diperoleh pada perlakuan D yakni 6,4 cm, perlakuan C : 6,2, perlakuan B : 5,8 cm dan perlakuan A : 5,1 cm. Sintasan yang didapatkan pada  A, C dan D yaitu 100%, sedangkan perlakuan  B yaitu  99%. Konversi pakan perlakuan A : 3,3, B : 2,5 C : 2,7%, dan D : 2,2%. Kesimpulan dari penelitian yaitu bahwa pemberian pakan buatan lokal pada ikan mas (Cyprinus carpio) berpengaruh terhadap pertumbuhan panjang, berat, sintasan dan konversi pakan. Perlakuan terbaik didapatkan pada perlakuan D
Pengaruh Pemberian Pupuk Kotoran Ayam Terhadap Rasio Batang Dan Daun Rumput Setaria (Setaria splendida) Serli, Serli; Darmawati, Darmawati; Arham, Muh.
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i2.589

Abstract

Penggunaan pupuk organik sudah sering digunakan dalam budidaya hijauan pakan, salah satu jenis pupuk organik yang dapat digunakan yaitu pupuk organik yang berasal dari kotoran ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kotoran ayam terhadap rasio batang dan daun rumput setaria (Setaria splendida). Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Madako Tolitoli yang berlokasi di Kelurahan Tambun Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode Rancang Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan pupuk kotoran ayam terdiri atas tanpa perlakuan (kontrol), 5 ton/ha (3 kg/petak), 10 ton/ha (6 kg/petak) dan 15 ton/ha (9 kg/petak). Data penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil  penelitian menunjukkan penggunaan pupuk kotoran ayam tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap rasio batang dan daun rumput setaria (Setaria splendida). Kata kunci : Pupuk Kotoran Ayam, Rasio Batang dan Daun, Rumput Setaria
Analisis Produksi Usahatani Kelapa Dalam (Cocos nucifera) Di Kecamatan Tolitoli Utara Hayatudin, Hayatudin; Maskur, Maskur
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i2.594

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi besaran biaya total, penerimaan, dan pendapatan, serta perbandingan biaya/pendapatan di Kecamatan Tolitoli Utara. Studi ini dilakukan di Kecamatan Tolitoli Utara dari Oktober 2022 hingga Desember 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei kasus di Kecamatan Tolitoli Utara. Sampel diambil dari 4 desa (Lakuan Tolitoli, Timbolo, Binontoan, dan Gio). Sampel terdiri dari 30 petani, dan metode sampel acak sederhana digunakan untuk menentukan responden. Data primer dan sekunder adalah jenis data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani kelapa di Kecamatan Tolitoli Utara rata-rata menghasilkan Rp1.810.323,33 per musim tanam, dengan penerimaan sebesar Rp2.893.333,33, sehingga mereka menghasilkan Rp1.083.010,00 pendapatan, dan usahatani tersebut layak untuk diusahakan berdasarkan rasio R/C sebesar 1,59 lebih dari 1.Kata Kunci :Kelapa Dalam, Analisis Usaha tani, R/C Ratio

Page 1 of 1 | Total Record : 10