cover
Contact Name
Nilma Zola
Contact Email
zola@konselor.org
Phone
-
Journal Mail Official
zola@konselor.org
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Education and Social Sciences Review
ISSN : 27208915     EISSN : 27208923     DOI : https://doi.org/10.29210/07essr
Core Subject : Education, Social,
Education and Social Sciences Review ISSN 2720-8915 (Print), ISSN 2720-8923 (Electronic) is an international, peer-reviewed journal and scientific journal publish by Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy. Educational Opinion and Social Sciences Review a multi-disciplinary, peer-refereed open-access international journal which has been established for the dissemination of state-of-the-art knowledge in the field of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning and social sciences. Papers for publication in this journal are selected through precise peer-review to ensure quality, originality, appropriateness, significance and readability. The journal encompasses a variety of topics of education and learning, including but not limited to child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education, STEM education, instructional technology, technology education, inquiry-based learning, project-based learning, problem-based learning, simulation-based learning, pedagogic and educational approaches, learning management, language teaching researches, teaching and learning at all levels of schooling and institutions of higher learning, the education of special groups, gender and education, theories of education, educational research and methodologies, educational psychology (emotional, social, and cognitive learning processes), e-learning, Computer supported collaborative Work, emerging technologies in education, educational software & serious games, e-content management and development, general issues in education and learning, contributions to current debates in teacher education throughout the world, generally or on specific issues, and Social Sciences.
Articles 128 Documents
Mengurai faktor kunci literasi membaca: perspektif teoritis dan empiris ARTAMA, MADE; Suwindia, I Gede; Ari Winangun, I Made
Education and Social Sciences Review Vol 5, No 2 (2024): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr500000

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor kunci yang memengaruhi literasi membaca siswa melalui pendekatan teoritis dan empiris. Dengan menggunakan metode kajian literatur, penelitian ini mengkaji berbagai aspek literasi membaca, termasuk faktor internal seperti kemampuan linguistik, motivasi, dan persepsi, serta faktor eksternal seperti lingkungan sosial, keterlibatan keluarga, dan kualitas pengajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi membaca dipengaruhi secara kompleks oleh interaksi antara faktor-faktor internal dan eksternal. Selain itu, teknologi digital memiliki dampak yang signifikan, baik sebagai peluang untuk meningkatkan akses informasi maupun tantangan dalam mengelola distraksi digital. Penelitian ini menyarankan perlunya pendekatan holistik yang mengintegrasikan strategi pedagogis efektif, teknologi digital, dan nilai budaya lokal untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa.
Kebakaran hutan dan deforestasi: menggali solusi berbasis teknologi dan komunitas Meivinia, Alifda Putri; Despitri, Era; S, Rayhanna Fadillah; Putri, Resti Hidayati; Sulman, Gina; Megawati, Megawati; vauzia, vauzia; Razak, Abdul
Education and Social Sciences Review Vol 5, No 2 (2024): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr509300

Abstract

Kebakaran hutan dan deforestasi telah menjadi ancaman signifikan terhadap keberlanjutan ekosistem global, mengakibatkan kerugian ekologi, sosial, dan ekonomi. Fenomena ini dipicu oleh faktor seperti aktivitas manusia, perubahan iklim, dan kebijakan tata kelola hutan yang kurang efektif. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi solusi berbasis teknologi dan komunitas yang dapat mengurangi dampak kebakaran hutan dan deforestasi. Metodologi yang digunakan mencakup tinjauan literatur, analisis studi kasus dari wilayah yang terdampak parah, serta wawancara dengan pakar lingkungan dan praktisi komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi seperti citra satelit, kecerdasan buatan, dan sistem pemantauan berbasis sensor efektif dalam mendeteksi kebakaran hutan secara dini dan mengurangi intensitas kerusakan. Sementara itu, keterlibatan komunitas lokal melalui program edukasi, pemberdayaan ekonomi alternatif, dan inisiatif pengelolaan hutan berbasis masyarakat terbukti meningkatkan keberlanjutan konservasi hutan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan integratif, yang menggabungkan teknologi canggih dan partisipasi aktif masyarakat, merupakan langkah strategis dalam memitigasi risiko kebakaran hutan dan deforestasi. Implikasi penelitian ini mencakup rekomendasi kebijakan untuk mengadopsi teknologi modern dan memperkuat kapasitas komunitas lokal dalam pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan, guna menjaga keseimbangan ekosistem dan mendorong keberlanjutan jangka panjang.
Persepsi siswa terhadap penggunaan media gambar dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar Siagian, Rima Cesara Debora; Susanto, Ratnawati
Education and Social Sciences Review Vol 5, No 2 (2024): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr482300

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media gambar sebagai alat pembelajaran pada pelajaran IPA di kelas V SDN Tanjung Duren Selatan 05 Pagi. Penelitian ini ditujukan untuk menelaah persepsi pelajar atas penggunaan media gambar pada pembelajaran IPA kelas V di sekolah tersebut. Subjek penelitian ini adalah 28 siswa kelas V SDN Tanjung Duren Selatan 05 Pagi. Teknik pengumpulan data yang diaplikasikan meliputi observasi serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas V memiliki persepsi positif terhadap penggunaan media gambar dalam pembelajaran IPA. Sebanyak 15 siswa memberikan persepsi positif terhadap pemakaian media gambar dalam mekanisme pembelajaran yang meliputi: 1) pembelajaran menjadi menyenangkan, 2) materi lebih mudah dipahami, 3) pembelajaran tidak monoton, 4) siswa lebih bersemangat mengikuti proses belajar, dan 5) adanya contoh konkrit dari materi yang diajarkan oleh guru. Berdasarkan latar belakang ini, penggunaan media gambar berdampak positif pada keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran IPA.
Literasi sains pada generasi z: sebuah tinjauan literatur Budianti, Ni Made; Suwindia, I Gede; Ari Winangun, I Made
Education and Social Sciences Review Vol 5, No 2 (2024): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr500100

Abstract

Generasi Z yang tumbuh di era digital, menghadapi tantangan besar dalam memahami dan menerapkan konsep-konsep ilmiah di tengah derasnya arus informasi era post-truth. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji literasi sains pada Generasi Z melalui tinjauan literatur guna mengeksplorasi peluang dan strategi peningkatan keterampilan ini. Literasi sains, sebagai keterampilan esensial abad ke-21, tidak hanya membantu individu memahami isu global seperti perubahan iklim dan pandemi, tetapi juga mendorong berpikir kritis dan inovasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital, seperti augmented reality dan aplikasi interaktif, dapat menjadi alat efektif untuk meningkatkan pemahaman sains Generasi Z. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital dan pengaruh disinformasi masih menjadi penghambat utama. Artikel ini menawarkan rekomendasi strategis berupa integrasi teknologi digital dalam pembelajaran, pengembangan kurikulum berbasis proyek, dan penyesuaian metode pengajaran dengan karakteristik digital-native Generasi Z. Dengan pendekatan adaptif dan kolaboratif, literasi sains dapat menjadi fondasi bagi Generasi Z untuk menghadapi tantangan global secara lebih kritis dan inovatif
Validasi Instrumen Illinois Bully Scale (IBS) Untuk Mendeteksi Tingkat Bullying di SMAN 3 Malang Bariyyah, Khairul; Very Andriyas, Ardi Nurwanda; Hotimah, Chusnil; Ansorullah, Evan Falyakun; Lathifa, Fatimah Rahmaniar; Nisa, Ica Sidatun; Kholifah, Siti; Laili Budiyono, Alief; Maizura, Nining
Education and Social Sciences Review Vol 5, No 2 (2024): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr491600

Abstract

Bullying is a common issue in the school environment, with negative impacts on the mental health of individuals who become victims. To provide appropriate intervention, an instrument is needed to understand the initial conditions in the field. This step is taken to identify the level of bullying occurring in schools. Counselors require an initial assessment using an instrument to determine the level of bullying in schools. Therefore, the purpose of this study is to develop the Illinois Bully Scale (IBS) instrument to detect the initial level of bullying in high schools.This study involves several steps. First, content validity was assessed by three guidance and counseling experts who evaluated the suitability and relevance of the instrument items to the measurement objectives. Expert assessments indicated that the instrument was deemed appropriate with suggestions and improvements. Second, construct validity was tested using Confirmatory Factor Analysis (CFA) to verify whether the instrument items correspond to the expected factors. Criterion validity was also measured by examining the correlation between the IBS results and other relevant scales. Reliability testing was conducted by calculating Cronbach's Alpha.The study subjects were students from SMA Negeri 3 Malang, with a sample of 109 students from grades 10, 11, and 12. The study results indicate that this instrument is valid and reliable, with each statement item scoring above 0.8 in the analysis. Future researchers are encouraged to design interventions to address the issue of bullying in schools.
Model integratif kepuasan pengguna: pendekatan psikologis dan sosial dalam optimalisasi layanan perpustakaan Makdis, Nasrul; Jendri, Jendri; Ismail, Lusi
Education and Social Sciences Review Vol 5, No 2 (2024): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr484800

Abstract

Perpustakaan di era digital tidak hanya berfungsi sebagai penyedia literatur ilmiah, tetapi juga sebagai pusat akses informasi elektronik yang berperan penting dalam pembelajaran dan penelitian. Dengan melakukan wawancara mendalam kepada 15 partisipan, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor psikologis dan sosial yang mempengaruhi kepuasan pengguna, seperti kualitas fasilitas, akses koleksi, interaksi dengan staf, dan harapan peningkatan layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengguna merasa puas dengan beberapa aspek, ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan fasilitas fisik dan memperbarui koleksi. Temuan ini diintegrasikan dalam model peningkatan kepuasan yang mempertimbangkan aspek psikologis dan sosial, dengan rekomendasi pengembangan lebih lanjut untuk perpustakaan di perguruan tinggi lainnya.
Gamifikasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di era digital SUPARMINI, KOMANG; Suwindia, I Gede; Ari Winangun, I Made
Education and Social Sciences Review Vol 5, No 2 (2024): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr500200

Abstract

Gamifikasi telah menjadi salah satu pendekatan inovatif dalam dunia pendidikan untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa di era digital. Penerapan elemen permainan dalam konteks pendidikan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan motivasi belajar dan kinerja akademik siswa. Studi ini melakukan tinjauan pustaka sistematis untuk mengevaluasi efektivitas gamifikasi dalam meningkatkan motivasi siswa di berbagai konteks pembelajaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamifikasi memiliki dampak positif pada motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa, serta memberikan peluang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan generasi digital. Namun, tantangan dalam implementasi, seperti keseimbangan antara elemen permainan dan edukasi, masih menjadi perhatian utama. Tinjauan ini juga mengungkapkan perlunya penyesuaian berkelanjutan agar gamifikasi dapat secara efektif mempertahankan motivasi siswa.
Quizizz-assisted case and team-based project: a pathway to enhance problem-solving and digital literacy Situmorang, Prima Lestari; Arianti, Juli; Sinambela, Krisanty Mey
Education and Social Sciences Review Vol 6, No 1 (2025): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr524400

Abstract

The study aims to improve students' problem- solving skills and digital literacy by implementing the case method assisted by Quizizz. This research was conducted on fifth-semester economic education students. This research is a qualitative Classroom Action Research (PTK). The research instruments used tests, observations, and interviews. The population in this study were 20 people. The sampling technique used Purposive- Sampling so that the research sample amounted to 30 people. The results of the study were that there was an increase in the Student Learning Completeness Score (KPM) at 3 meetings. Learning completeness has an average of 74% with an average increase of 14%. There are 4 aspects assessed in problem-solving skills. 100% have been able to find problems in the case, in aspect 2, 83.33% of students mastered the aspect of transforming information. 50% of students have been able to develop a problem-solving plan, and 26.67% of students are able to conclude a solution to the problem. Meanwhile, through the application of the Quizizz application, 60% of students who experienced an increase in digital literacy and the rest could not connect to the internet network.
Pengaruh kemampuan komunikasi interaktif dan motivasi intrinsik terhadap kinerja guru prakarya Wismawati, Kurnia Tri; Mashar, Riana; Zuhairi, Aminuddin
Education and Social Sciences Review Vol 5, No 2 (2024): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr491300

Abstract

Kinerja optimal guru prakarya penting untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kreativitas dan keterampilan siswa. Penelitian ini menganalisis pengaruh kemampuan komunikasi interaktif dan motivasi intrinsik terhadap kinerja guru prakarya di Kabupaten Temanggung. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan survei terhadap 47 guru prakarya. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa variabel Komunikasi Interaktif memiliki rata-rata skor sebesar 71,30 dengan standar deviasi 4,69, sedangkan Motivasi Intrinsik memiliki rata-rata 68,75 dan standar deviasi 5,12. Data dianalisis lebih lanjut dengan regresi linier berganda melalui SPSS versi 25. Hasil menunjukkan bahwa Komunikasi Interaktif dan Motivasi Intrinsik berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru prakarya, dengan nilai R Square 0,615 yang mengindikasikan kontribusi sebesar 61,5% dari kedua variabel ini terhadap kinerja guru, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain. Uji t menunjukkan bahwa Komunikasi Interaktif memiliki pengaruh lebih kuat dibanding Motivasi Intrinsik. Implikasi penelitian ini adalah perlunya pengembangan program pelatihan yang berfokus pada keterampilan komunikasi dan penguatan motivasi guru guna mengoptimalkan kinerja mereka. Studi lanjutan disarankan untuk mempertimbangkan variabel lain guna mendapatkan gambaran lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi kinerja guru.
Komunikasi pimpinan dalam meningkatkan motivasi performa guru di pondok pesantren prof. dr. hamka Maninjau Agustin, Sonia; Chatra, Emeraldy; Miko, Alfan
Education and Social Sciences Review Vol 6, No 1 (2025): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr544600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi pimpinan dalam meningkatkan motivasi dan performa guru di Pondok Pesantren Prof. Dr. Hamka Maninjau, serta mengidentifikasi dampak hambatan komunikasi terhadap motivasi kerja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang mencakup pimpinan pondok pesantren, guru senior, serta guru junior, guna memperoleh perspektif yang beragam dan representatif. Objek penelitian meliputi gaya komunikasi pimpinan, bentuk apresiasi yang diberikan, serta kendala komunikasi yang dihadapi dalam lingkungan kerja. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pimpinan yang efektif mencakup aspek komunikasi pemahaman, perubahan sikap, hubungan sosial dan tindakan. Hambatan utama adalah kurangnya intensitas komunikais langsung dengan pimpinan,  minimnya keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan, penugasan diluar bidang kemampuan guru serta reward yang tidak sesuai ekspektasi guru. Analisis menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dapat meningkatkan motivasi guru, sementara komunikasi yang kurang efektif justru menurunkan semangat kerja. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan komunikasi pimpinan menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan harmonis.

Page 7 of 13 | Total Record : 128