cover
Contact Name
Mohammad Salehudin
Contact Email
jider@iel-education.org
Phone
+628113212014
Journal Mail Official
sarthi339@gmail.com
Editorial Address
Wage Asri 2, Taman, Sidoarjo West Java Province, Indonesia 61257
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Instructional and Development Researches
ISSN : 2807548X     EISSN : 28075471     DOI : https://doi.org/10.53621/jider
Core Subject : Education,
Journal of Instructional and Development Researches (JIDeR) is a scientific journal published by Indonesia Emerging Literacy Education. This journal publishes related research papers and covers a wide range of topics in the field of knowledge: learning research, educational development research. Articles are original research results with a maximum plagiarism of 25%. Articles submitted to JIDeR will be reviewed by at least 2 (two) reviewers. Articles submitted must meet the assessment criteria and comply with the instructions and templates provided by JIDeR.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 192 Documents
Moralitas Digital dalam Pendidikan: Mengintegrasikan Nilai-Nilai Al-Qur'an di Era Teknologi Iwani, Fatimah Nurlala; Abubakar, Achmad; Ilyas, Hamka
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.419

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memberi penjelasan secara mendalam hubungan antara moralitas digital dengan nilai-nilai Al-Qur’an dalam konteks penggunaan teknologi di bidang pendidikan. Dengan mempertimbangkan tantangan moral yang dihadapi oleh umat islam di era digital, kita akan mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai yang terkandung al-Qur’an memberikan pedoman etika serta prinsip-prinsip moral yang mampu membantu generasi penerus menghadapi tantangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan ialah dengan pendekatan studi pustaka/library research, yaitu pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Adapun hasil dari penelitian ini adalah al-Qur’an mengajarkan prinsip-prinsip moral yang dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk penggunaan teknologi. Nilai-nilai al-Qur’an tetap relevan dan dapat digunakan dalam menghadapi tantangan yang ada di kehidupan modern, meskipun wahyu al-Qur’an diturunkan jauh sebelum munculnya era teknologi dan media sosial ini. Dengan memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai al-Qur’an peserta didik dapat mengembangkan karakter yang kokoh dan beretika.
Comparative Study of Levels and Curriculum in Education Systems of Indonesia and Australia Bahri, Saiful; Salut Muhidin; Warta, Waska; Rahman, M. Abd.; Hayaturrohman, Hayaturrohman
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.421

Abstract

This study compares the education systems in Indonesia and Australia, focusing on educational levels and curriculum. In Indonesia, the system is regulated by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, with a 12-year compulsory education policy (from primary to secondary education) and the implementation of the latest curriculum, the Merdeka Curriculum, which emphasizes project-based learning and 21st-century skills. Religious education, however, is regulated by the Ministry of Religious Affairs. In Australia, with national standards from the Australian Curriculum, Assessment, and Reporting Authority, the education levels include Primary School, Junior Secondary School, and Senior High School, and the curriculum emphasizes general capabilities and cross-curriculum priorities. There is a significant difference: in Indonesia, at the primary and secondary levels, students are taught general national standard materials according to their level, whereas in Australia, at the senior high school level, students are taught according to their interests and expertise. However, both countries are committed to improving the quality of education. Indonesia focuses on access and technology, while Australia focuses on inclusivity and the professional development of teachers, with the aim of achieving high-quality education for all students.
Analisis Konsep Rahmatan Lil Alamin Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Munawir, Munawir; Zuhriah, Amillatuz; Nur'aini, Hepy Dwi; Azizah, Ilma Nur
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.422

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep dan nilai-nilai rahmatan lil alamin yang saat ini wajib diterapkan pada pembelajaran karena bagian dari kurikulum Merdeka (PPRA) bersama dengan P5. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yakni studi literatur. Tahapan penelitian dilakukan mulai dari pengumpulan data, reduksi artikel, display artikel, pembahasan dan Kesimpulan. Sumber data penelitian berupa artikel-artikel jurnal nasional dalam 5 tahun terakhir (2019-2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 artikel yang ditemukan, terdapat 9 artikel yang sesuai dengan topik judul. Konsep Islam Rahmatan Lil Alamin dalam pendidikan bertujuan untuk membangun hubungan yang baik, toleran, dan penuh kasih antara manusia serta menjaga alam dengan penuh perhatian. Pendidikan Islam harus didasarkan pada iman kepada Allah dan mengajarkan tanggung jawab individu sebagai bagian dari masyarakat dan alam. Pendidikan ini berusaha membentuk siswa yang peduli dan siap menciptakan keharmonisan di tengah keragaman dengan mengintegrasikan nilai-nilai kasih sayang dan toleransi dalam kurikulum. Hal ini dapat mengurangi munculnya masalah kenakalan remaja karena adanya pendidikan karakter siswa. Hasil penelitian ini dapat dijadikan wawasan tambahan untuk pembaca atau guru terkait konsep islam rahmatan lil alamin dalam Pendidikan Agama Islam dan guru senantiasa menerapkan konsep ini pada pembelajaran agama islam.
Analisis Pengembangan Kurikulum pada Pendidikan Agama Islam Khasanah, Safiratul; Yahya, Maula Devina; Rindihastuti, Arifa; Fauziyah, Agustina Nur; Arzaqi, Muhammad Yusril; Zaman, Badrus
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.424

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam merespons permasalahan moral dan sikap remaja di era modern yang terpapar oleh arus budaya global. Tujuan utama penelitian adalah mengeksplorasi bagaimana integrasi antara pendidikan umum dan pendidikan agama diterapkan untuk membentuk siswa yang unggul baik secara intelektual maupun spiritual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi model non partisipan, serta dokumentasi, sementara keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi sumber untuk memastikan validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA IT Abu Bakar telah berhasil mengembangkan kurikulum yang bersifat holistik. Kurikulum tersebut menggabungkan pembelajaran berbasis kasus (case-based learning) dengan model praktik langsung yang memanfaatkan media dan teknologi modern, serta lingkungan sekitar. Para guru juga menerapkan inovasi dan teknik pengajaran yang memperhatikan kebutuhan siswa secara individual, sehingga pembelajaran tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter dan internalisasi nilai-nilai keislaman.
Penerapan Implementasi Bilingual Class System di MAN 2 Kudus: Meningkatkan Kualitas Pendidikan Berbasis Bahasa dan Agama Zumaruddin, Muhammad; Thohir, Muhammad Mujib; Luthfinda, Muhammad; Fadhila, Alfina Naila; Maulana, Shiva Amadea; Zaman, Badrus
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Bilingual Class System (BCS) di MAN 2 Kudus sebagai pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan pengajaran bahasa asing dengan nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber terkait penerapan BCS dalam konteks pendidikan di Indonesia dan internasional. BCS dirancang untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing siswa, terutama bahasa Inggris dan Arab, sambil memperdalam pemahaman mereka terhadap ajaran Islam. Hasil studi menunjukkan bahwa BCS memiliki dampak positif terhadap penguasaan bahasa asing siswa, baik dalam kemampuan lisan maupun tulisan, serta pada pembentukan karakter religius dan toleran. Selain itu, BCS berperan dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global. Meskipun demikian, beberapa kendala ditemukan, seperti keterbatasan jumlah guru yang kompeten dalam bilingualisme dan kesulitan adaptasi siswa terhadap pembelajaran bilingual. Secara keseluruhan, BCS di MAN 2 Kudus memiliki potensi besar sebagai model pendidikan yang menggabungkan kompetensi akademik dan nilai-nilai spiritual, dengan kemungkinan untuk diimplementasikan lebih luas di tingkat nasional maupun internasional. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan bilingual berbasis nilai keislaman.
Strategi Pembelajaran PAI berbasis Multimadzhab untuk Meningkatkan Perilaku Moderat Siswa di SMA Putri, Syifa Fitri Hestianita; Fakhruddin, Agus; Nugraha, Risris Hari
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.429

Abstract

Pemahaman keagamaan siswa sejatinya memiliki latar belakang yang beragam seperti berlatar belakang mazhab Imam Hanafi, madzhab Imam Syafi’i, madzhab Imam Maliki, atau madzhab Imam Hambali. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Guru Pendidikan Agama Islam. Strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru harus mampu mengayomi berbagai perbedaan pemahaman keagamaan siswa untuk membangun pembelajaran yang toleran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis strategi pembelajaran PAI berbasis multi madzhab untuk meningkatkan perilaku moderat siswa di lembaga sekolah menengah, khususnya di SMAN 15 Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen utama pada penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan sumber data yang diperoleh dari guru PAI, siswa, serta kegiatan pembelajaran melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Analisis hasil penelitian menggunakan teori interaksi simbolik dari George Herbert Mead yang menekankan pada konsep manusia sebagai makhluk sosial. Pada akhirnya penelitian ini menemukan bahwa strategi pembelajaran PAI berbasis multi madzhab di SMAN 15 Bandung menekankan inklusivitas dan toleransi terhadap perbedaan pandangan fikih. Materi ajar dikembangkan dari berbagai sumber untuk memperluas pemahaman, dan metode Problem-Based Learning (PBL) digunakan untuk mendorong diskusi kritis. Evaluasi dilakukan secara berkala menggunakan media interaktif seperti Quizizz, dengan fokus pada kemampuan berpikir kritis dan analisis dalil agama, sehingga mendukung suasana belajar yang inklusif dan toleran serta berhasil meningkatkan perilaku moderat siswa.
Peran TIK pada Pembelajaran Abad 21 dalam keterampilan Kritis, Kreatif dan Kolaboratif Anak Usia Dini Hilmiah, Hilmiah; Salehudin, Mohammad
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam mendukung pengembangan keterampilan abad 21 terutama berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara mendalam, serta analisis dokumen di tiga lembaga PAUD dengan pendekatan berbeda: penggunaan media audiovisual, proyektor berbasis TPACK, dan perangkat Smart Table. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TIK mendukung perkembangan anak melalui penyampaian materi interaktif, penciptaan lingkungan belajar yang menarik, dan stimulasi kolaborasi. Media audiovisual membantu anak memahami konsep abstrak secara visual, sedangkan proyektor berbasis TPACK memadukan teknologi dengan metode pembelajaran yang relevan. Perangkat Smart Table mendukung pembelajaran interaktif dan keterampilan motorik halus. Namun, tantangan utama meliputi keterbatasan kompetensi guru, kendala teknis, dan kesenjangan fasilitas antar sekolah. Studi ini menegaskan pentingnya pelatihan guru dalam mengintegrasikan TIK secara efektif, pengembangan kurikulum berbasis teknologi, dan pemerataan infrastruktur pendidikan. Dengan optimalisasi penggunaan TIK, PAUD dapat menjadi pondasi penting dalam membekali anak-anak dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan era digital. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi implementasi TIK yang efektif di PAUD, sekaligus berkontribusi pada pengembangan teori pembelajaran berbasis teknologi.
Keterbatasan dalam Kebebasan: Evaluasi Implementasi Kurikulum MBKM PTKIN Fajri, Namira Choirani; Mintarsih, Widayat; Hidayanti, Ema; Juaniati, Riyani
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 4 (2024): August
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i4.319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kurikulum MBKM yang telah dilaksanakan di Prodi BPI/BKI PTKIN di Jawa Tengah. Berjalannya kurikulum MBKM di PTKIN tentu tidak bebas dari tantangan serta harapan. Oleh karena itu, sebagai upaya mengoptimalisasikan program MBKM maka diperlukan evaluasi untuk menentukan rekomendasi langkah yang tepat. Data penelitian diperoleh dari in depth interview, Focus Group Discussion, dan dokumentasi catatan serta laporan pelaksanaan MBKM. Pengambilan data dilakukan pada Prodi BPI/BKI di tiga PTKIN, yaitu UIN Walisongo Semarang, UIN Saizu Purwokerto, dan IAIN Kudus sebagai sampel PTKIN yang ada di Jawa Tengah. Analisis data dalam penelitian kualitatif ini menggunakan interaction analysis model Miles dan Huberman dengan tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari delapan kegiatan yang ditawarkan oleh program MBKM, hanya empat kegiatan yang sudah dan akan dijalankan oleh PTKIN. Empat kegiatan itu adalah pertukaran pelajar, magang, penelitian atau riset, dan KKN tematik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan MBKM di PTKIN belum optimal. Pelaksanaan kurikulum MBKM yang harusnya menawarkan banyak kebebasan masih harus menemui tantangan dan hambatan yang kompleks. Kebebasan yang ditawarkan oleh kurikulum MBKM pun pada akhirnya masih terkungkung keterbatasan-keterbatasan sehingga implementasinya belum maksimal.
Penerapan Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Dan Hasil Belajar Peserta Didik Saputro, Adella Chelomita Virgie; Istiyanti, Nurini; Hermanto, Fredy
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 4 (2024): August
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i4.325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model problem based learning terhadap peningkatan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar peserta didik pada kelas IX B SMP Negeri 1 Semarang dengan menggunakan teknik pengumpulan data adalah tes dan observasi. Tes diambil sebelum dan setelah selesai siklus I maupun siklus II. Nilai tes digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan kolaborasi peserta didik menggunakan Model PBL (Problem Based Learning). Nilai tes juga digunakan untuk mengetahui ketuntasan klasikal. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasannya penerapan model problem based learning dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Keterampilan kolaborasi peserta didik telah mengalami peningkatan dari pra siklus sampai dengan siklus 2
Strategi Pembelajaran Diferensiasi Berbasis Aktivitas Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SD Rohmah, Ainur; Zulfitria, Zulfitria
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 4 (2024): August
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i4.330

Abstract

Pembelajaran diferensiasi berbasis aktivitas telah diterapkan dalam berbagai konteks pendidikan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi pembelajaran diferensiasi berbasis aktivitas dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini menggunakan desain eksperimen non-equivalent control group dan melibatkan 30 siswa kelas V SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran diferensiasi berbasis aktivitas dapat meningkatkan motivasi belajar siswa SD. Hasil belajar siswa di kelompok eksperimen meningkat secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Selain itu, hasil respon siswa menunjukkan bahwa mereka sangat tertarik terhadap strategi pembelajaran diferensiasi berbasis aktivitas yang diketahui melalui persentase rata-rata sebesar 87,68%. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran diferensiasi berbasis aktivitas dapat menjadi salah satu alternatif efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SD.