cover
Contact Name
Brina Oktafiana
Contact Email
brina@itats.ac.id
Phone
+6282257006656
Journal Mail Official
tekstur.journal@itats.ac.id
Editorial Address
Jurusan Arsitektur, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya Jl. Arief Rahman Hakim No. 100 Surabaya, Surabaya, Provinsi Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tekstur (Jurnal Arsitektur)
ISSN : -     EISSN : 27222756     DOI : -
Tekstur (Jurnal Arsitektur), diterbitkan secara online, dalam setahun 2 (dua) kali terbitan, yaitu April dan Oktober oleh Jurusan Arsitektur, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya. Jurnal ini merupakan media publikasi atau kumpulan artikel ilmiah, yang terkait dengan perancangan arsitektur, sejarah dan teori arsitektur, struktur dan sains bangunan serta permukiman dan perkotaan.
Articles 196 Documents
The Phenomenon of Sudden Tourism: Access Legibility of Tlocor Marine Tourism and Its Sustainability Avenzoar, Azkia; Mutia, Fairuz; Sunarya, Wendy
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 5, No 1 (2024): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2024.v5i1.5804

Abstract

Tourism potential is not only present because of the right planning but can also come suddenly (sudden tourism). This condition is what happened in the Jabon - Sidoarjo area. The Sidoarjo mud disaster that has occurred since 2006 has resulted in several regional tourism potentials, some of which have developed. The effort to develop tourism potential based on locality requires harmony between the residential environment that has been formed and the tourist attractions that have recently emerged. This research was conducted on the acces road heading to Tlocor Marine Tourism. The method used in this research is a descriptive analityc method with a focus on the access legibility. This method is used to observe and analyze district development patterns by local government regulations that are synchronized with access legibility theory. The results showed that tourism potential must be supported by physical and non-physical aspects. For this reason, a strategy is needed to elaborate between the tourism potential that emerged later with the settlements and cultural spaces that emerged later.
Re-Bond Place: Perancangan Pusat Penampungan Hewan dengan Pendekatan Rekreatif Edukatif di Jakarta Barat Hindradjaja, Tiffany; Sari, Marchelia Gupita; Kusuma, Adriyan
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 5, No 1 (2024): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2024.v5i1.4821

Abstract

Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, bertambah pula jumlah hewan peliharaan maupun hewan terlantar. Overpopulasi hewan domestik menjadi masalah tak terhindarkan yang dapat mengarah pada permasalahan di sekitar permukiman. Hewan-hewan terlantar seringkali ditampung dalam penampungan, namun jumlah hewan yang diadopsi tidak sebanding dengan hewan yang masuk. Di sisi lain, terdapat bisnis breeder yang menambah keturunan hewan domestik dengan cara yang tidak etis. Oleh karena itu, diperlukan bangunan untuk penampungan hewan yang mendorong minat masyarakat dalam mempelajari perilaku hewan dan menggalakkan adopsi. Lokasi perancangan yaitu Jakarta Barat yang merupakan daerah perkotaan padat namun belum memiliki penampungan hewan. Pendekatan yang diambil yaitu rekreatif edukatif, dengan harapan dapat mengundang pengunjung untuk datang serta mengedukasi masyarakat agar lebih memilih mengadopsi ketimbang membeli dari breeder. Untuk memenuhi pendekatan tersebut, bangunan perlu mendorong interaksi antara manusia dan hewan. Dengan demikian, persepsi masyarakat mengenai penampungan hewan yang suram/menyedihkan dapat berubah menjadi sebuah tempat rekreasi yang menarik dan mengedukasi.
Analisis Arsitektur Perilaku pada Interior Klinik Kecantikan di Medan Larasati, Gandra; Fitri, Rahmadhani
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 4, No 2 (2023): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2023.v4i2.4408

Abstract

Perkembangan zaman era modern saat ini, perawatan kulit sangat diperlukan untuk kaum wanita dan lelaki untuk menjaga kesehatan kulit serta dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam penampilan. Melakukan perawatan kulit dapat ditemukan diklinik kecantikan, pemeriksaan akan dilakukan oleh Dokter, dan adanya perawat yang siap membantu dalam perawatan. Klinik kecantikan terbuka umum untuk pasien dari kalangan orang tua, remaja, dan pekerja sehingga hal ini dapat mempengaruhi psikologis pasien yang lelah dalam bekerja, ataupun bersekolah terhadap tata ruang klinik yang sempit, pencahayaan klinik terlalu terang, dan warna ruang yang mencolok. Arsitektur perilaku adalah arsitektur yang membahas tentang hubungan antara tingkah laku manusia dengan lingkungannya, yang penerapannya selalu menyertakan pertimbangan-pertimbangan perilaku dalam perancangan. Untuk penyesuaian tata ruang klinik digunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode penelitian deskriptif kualitatif ini merupakan cara mengamati fakta-fakta maupun Gambaran situasi yang ada yang kemudian dianalisis dengan mendeskripsikan. Klinik perawatan yang nyaman menjadi kebutuhan bagi setiap orang yang menginginkan kulit sehat, bersih, dan cantik. Arsitektur Perilaku sebagai landasan dalam menciptakan ruang dan lingkungan dengan memandang faktor perilaku (manusia) yang tidak terlepas dari psikologis dengan penerapan warna pada ruangan, pencahayaan yang tidak terlalu terang dan gelap, serta tingkat kebisingan pada ruang perawatan. Perawatan dan pelayanan terhadap pengguna biasanya membutuhkan ruangan administrasi, ruang tunggu, ruang konsultasi, dan ruang perawatan. Untuk mendapatkan penataan ruangan yang nyaman bagi pengguna akan diterapkan dengan Arsitektur Perilaku.
Identifikasi Aspek-aspek Desain Interior Sebagai Daya Tarik Odunpazari Modern Art Museum Turki Dilla, Adinda Salsa; Avenzoar, Azkia
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 5, No 1 (2024): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2024.v5i1.5790

Abstract

Museum merupakan lembaga non profit terbuka bagi umum dengan tujuan edukatif maupun rekreatif. Ditengah era modernisasi saat ini museum seni mulai kembali diminati oleh masyarakat. Kian banyak museum seni baru yang bermunculan yang membuktikan bahwa makin tinggi minat dan apresiasi masyarakat terhadap karya seni. Berbeda dengan jenis museum lain yang terkesan kuno, museum seni biasanya mengusung tema modern dan memiliki koleksinya yang unik. Musueum seni juga memiliki ciri khas yang instagramable. Hal ini yang menjadi daya tarik museum seni sehingga ramai dikunjungi. Tidak hanya desain bentuk bangunan museum saja yang dapat menarik pengunjung, justru desain interior menjadi aspek penting pada museum. Maka, ruang dalam pada museum perlu diperhatikan demi mendukung kesuksesan pada museum. Aspek yang perlu diperhatikan yaitu, antara lain dalam hal ruang, sirkulasi, penataan koleksi, material, pencahayaan dan aspek lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa saja aspek-aspek desain interior pada Odunpazari Modern Art Museum di Turki sebagai penunjang dan daya tarik museum. Pada penelitian inimenggunakan metode analisis deskriptif. Sedangkan sumber data didapat melalui studi kepustakaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa aspek-aspek desain interior pada museum secara optimal dapat memunculkan pengalaman ruang yang lebih menarik dan menjadi daya tarik museum.
Bangunan Foodcourt Ber-Arsitektur Kontemporer Pada Kawasan Kuliner Di Kecamatan Rungkut Kota Surabaya Ratniarsih, Ika; Widjajanti, Wiwik Widyo; Pratama, Muhammad Antoni Dana
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 5, No 1 (2024): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2024.v5i1.4998

Abstract

Daerah Wonorejo Rungkut merupakan kawasan wisata mangrove di Surabaya. Sebagai kawasan wisata, daerah Wonorejo Surabaya belum memiliki bangunan Kawasan Kuliner. Rancangan desain bangunan Foodcourt pada Kawasan Kuliner untuk memenuhi fasilitas kuliner khas Surabaya dan memfasilitasi pada daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasar pada tinjauan dari studi kasus Kawasan Kuliner yang terletak di jalan Raya Wonorejo Timur Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut Surabaya termasuk daerah wisata mangrove dengan luas total lahan 1.4 hektar yang dibatasi oleh pertokoan dan pemukiman. Pada kawasan ini terdapat bangunan Foodcourt yang ruang-ruangnya terdiri dari zona publik yaitu area makan indoor, area makan outdoor, stan makanan, area wastafel, toilet umum; zona servis yaitu gudang, dapur, ruang cuci dan toilet. Arsitektur kontemporer pada desain Kawasan Kuliner di Kecamatan Rungkut Surabaya, meliputi aspek-aspek desain seperti bentuk; tatanan lahan; dan ruang menjadi suatu konsep desain yang memiliki ciri khas di masing-masing desainnya. Penerapan tema arsitektur kontemporer pada bentuk bangunan diwujudkan dalam ide desain bentuk kuliner martabak bihun pada fasad bangunan. Rancangan Bangunan Foodcourt pada Kawasan kuliner ini diharapkan agar pengunjung dapat mengetahui jenis kuliner dan menikmati view yang khas pada Kawasan Kuliner Surabaya.
Penerapan Arsitektur Ekologis Pada Desain Revitalisasi Kasawan Wisata Alam Gunung Beruk Ponorogo Elviana, Eva; Maharani, Rizka Tiara; lesmana, diyan
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 4, No 2 (2023): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2023.v4i2.4863

Abstract

Kawasan wisata alam Gunung Beruk Ponorogo, mengalami degradasi semenjak adanya pandemic Covid 19, yang mengharuskan kawasan ini ditutup sementara waktu untuk kunjungan wisata. Dengan tidak adanya kegiatan dalam kawasan, menjadikan beberapa fasilitas menjadi rusak, tanaman tumbuh liar tanpa pemeliharaan, sehingga menjadikan kawasan disini menurun kualitasnya. Arsitektur Ekologis merupakan arsitektur yang berwawasan lingkungan, sangat mempertimbangkan hubungan antara manusia dengan lingkungannya dengan meminimalisir kerusakan lingkungannya. Dengan mengandalkan unsur pokok pada udara, air, tanah (bumi) dan energy (api), akan digunakan sebagai pertimbangan dalam mendisain kembali kawasan wisatanya melalui upaya revitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan arsitektur ekologis dalam mendisain fasilitas dan merevitalisasi kawasan, agar tidak hanya diperoleh peningkatan ekonomi namun juga peningkatan kualitas visualnya. Metode penelitian digunakan teknik observasi lapangan pada kawasan Gunung Beruk, dan dianalisis secara kualitatif. Selanjutnya digunakan metode pragmatic dalam menghasilkan desain kawasannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penggunaan arsitektur ekologis dapat diselaraskan dengan alam sekitarnya, serta dapat mengurangi efek kerusakan lingkungannya.
Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan pada Perancangan Bangunan Rest Area di Jalan By Pass Krian Sidoarjo Al Haby, Aldi Azzam; Hendra, Failasuf Herman; Oktafiana, Brina
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 5, No 1 (2024): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2024.v5i1.5795

Abstract

Perancangan Rest Area yang mengusung tema Sustainable dengan konsep Bioclimatic. Pendekatan ini selain memperhatikan kondisi lingkungan juga mengedepankan pemanfaatan energi dari alam untuk digunakan menjadi energi alternatif.
Tatanan Lahan Rumah Susun untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah Melalui Pendekatan Sustainable Architecture Aprianto, Faisal Indra; Laksmiyanti, Dian P.E.; Poedjioetami, Esty; Laksono, Sigit Hadi
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 5, No 1 (2024): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2024.v5i1.5035

Abstract

Tingginya perpindahan penduduk akibat Urbanisasi, menjadi salah satu alasan krisis hunian bagi masyarakat kelas mengenah-bawah. Hal tersebut berpotensi menyebabkan banyaknya warga yang nekat mendirikan bangunan dan bermukim diatas lahan yang tidak seharusnya, dan ini nantinya akan berpotensi memberikan dampak buruk bagi manusia maupun lingkungan dimasa depan. Banyak kita temukan desain tatanan lahan yang digunakan pada rusunawa, biasanya hanya berfokus pada pemaksimalan penggunaan luasan lahan yang ada. Peletakan massa bangunan yang saling berhimpitan, orientasi bangunan yang kurang responsif terhadap isu-isu tapak, dan penyediaan area terbuka hijau yang masih belum terpenuhi, merupakan beberapa permasalahan yang bisa timbul akibat dari kurangnya perhatian kondisi tapak dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan solusi tatanan lahan rumah susun yang mengusung konsep sustainable architecture. Penelitian ini menggunakan metode modelling and simulation, dengan pendekatan problem solving atau pemecahan masalah yang ada dari hasil pengamatan yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam proses pengolahan tatanan lahan akan didasarkan pada usaha untuk meminimalkan pengaruh buruk yang diberikan dan ditimbulkan oleh kompleks rusunawa ini, tidak hanya bagi penghuni namun juga untuk lingkungan sekitarnya. Metode yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif, dengan menyajikan desain yang dihasilkan melalui studi literature dan studi kasus sebelumnya. Kegiatan kali ini menghasilkan desain tatanan lahan rusunawa yang mampu merespon dan memenuhi segala kebutuhan penghuni, serta desain yang juga mampu merespon isu-isu lingkungan yang berpotensi memberikan gangguan kepada bangunan dan penghuni pada masa kini maupun masa yang akan datang
Peningkatan Urban Health Resilience dengan Strategi Retrofitting Elemen Rancang Kota pada Permukiman Padat Dewi, Aurelia; Roychansyah, Muhammad Sani; Hadianti, Atrida
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 4, No 2 (2023): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2023.v4i2.4872

Abstract

Pertambahan penduduk perkotaan seringkali terjadi tanpa perencanaan yang memadai, terutama di kawasan pemukiman. Ini menyoroti kebutuhan untuk memikirkan kembali ruang perkotaan untuk meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim, bencana alam, kerusuhan sosial, dan wabah penyakit menular. COVID-19 telah menimbulkan pertanyaan tentang kerentanan kota terhadap masalah kesehatan, menyoroti perlunya langkah-langkah responsif dan adaptif. Konsep kota berbasis ketahanan kesehatan (Health Resilience) dapat menciptakan sistem kesehatan yang dapat merespon dan beradaptasi dengan tantangan baru, meningkatkan kesehatan. Strategi perkuatan diterapkan untuk meningkatkan ketahanan kesehatan perkotaan (Urban Health Resilience) di permukiman padat penduduk, dengan fokus pada indikator seperti keragaman penggunaan lahan, kepadatan bentuk lingkungan, kualitas bentuk lingkungan, infrastruktur transportasi, konektivitas jalan, taman, rekreasi, serta akomodasi dan layanan darurat. Dengan meningkatkan perancangan kota melalui elemen rancang kota yang secara tidak langsung juga akan mengubah dan mendukung perilaku individu dan masyarakat untuk memiliki hidup yang lebih sehat. Berdasarkan penyelesaian dan penilaian yang diberikan diketahui bahwa penerapan tipe-tipe model retrofitting dapat diletakkan secara menyeluruh tidak memiliki perbedaan pada desain hanya saja terdapat perbedaan pada intensitas penerapan yang perlu untuk didahulukan dan menyesuaikan kebutuhan sesuai dengan konteks lingkungan yang ada untuk mencapai nilai tingkat ketahanan kesehatan kota (Urban Health Resilience) yang baik dan ideal.
Penerapan Konsep Green Architecture Pada Katamama Hotel dan Citadines Berawa Beach di Bali Lukito, Linggar; Harmunisa, Yusvika Ratri
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 5, No 1 (2024): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2024.v5i1.5778

Abstract

Pada era globalisasi ini salah satu isu hangat yang menjadi perbincangan yaitu terkait perubahan iklim global. Salah satu penyebab dari perubahan iklim global ini yaitu penggunaan energi yang berlebihan tanpa memperhitungkan factor lingkungan. salah satu solusi desain yang dapat dilakukan untuk mengatasi perubahan iklim global yaitu menerapkan Green architecture dalam proses desain sebuah hotel. Hal ini bisa menjadi cara untuk mengurangi penggunaan energi pada sebuah hotel, namun tetap menjaga tingkat kenyamanan dari hotel itu sendiri. Adapun studi kasus yang diambil yaitu Katamama Hotel dan Citadines Berawa Beach yang berlokasi di Bali karena berada dikawasan dengan temperatur yang cukup tinggi. Kedua bangunan ini dipilih menjadi bahan penelitian dikarenakan telah menerapkan prinsip Green architecture dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prinsip green architecture dari desain sebuah hotel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan mencari data-data terkait melalui studi literatur mengenai prinsip-prinsip green architecture pada kedua bangunan tersebut. Adapun variable yang menjadi fokus utama yaitu hemat energi, pemanfaatan iklim, meminimalkan sumberdaya baru, memperhatikan pengguna, memperhatikan tapak, dan holism. Dengan adanya penerapan green architecture pada sebuah bangunan dapat diketahui berdampak pada system bangunan seperti system penghawaan, pencahayaan, utilitas, dan pengguna bangunan. Selain berdampak pada proses sebuah perancangan bangunan, penerapan green architecture juga memberikan pembaharuan ilmu baru terkait dengan kenyamanan termal suatu bangunan tanpa harus mengeluarkan energi berlebih.