cover
Contact Name
Muhammad ikram
Contact Email
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Phone
+6282140018810
Journal Mail Official
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika
ISSN : 27769984     EISSN : 27769704     DOI : 10.51574/kognitif
Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempublikasikan penelitian berkualitas tinggi di bidang pendidikan matematika yang berkaitan dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) termasuk berpikir kritis, berpikir kreatif, penalaran matematis, pemahaman matematis, dll. Kami juga meneima riset tentang pembelajaran dan pengajaran matematika di semua level, baik dalam pembelajaran formal maupun informal.
Articles 561 Documents
Pengembangan Modul Ajar Model Learning Cycle 5E Materi Operasi Aljabar Nada, Ana Fithrotun; Nisa', Roisatun
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2753

Abstract

Pembelajaran aljabar di tingkat SMP sering kali menjadi tantangan bagi peserta didik, sehingga dibutuhkan inovasi pembelajaran, misalkan melalui pengembangan modul ajar Learning Cycle 5E. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul ajar model Learning Cycle 5E yang valid, praktis, dan efektif. Kami menggunakan model pengembangan 4D dengan melibatkan siswa SMP YP Sunan Dalem Gumeno Manyar Gresik. Instrumen yang kami gunakan berupa lembar validasi, observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket respon guru dan siswa, serta asesmen sumatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui beberapa tahapan hingga menghasilkan modula ajar. Berdasarkan hasil penelitian, modul ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Dalam artian, modul ajar model Learning Cycle 5E dapat diimplementasikan dan disarankan agar guru menggunakan modul ini untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran aljabar.
Penggunaan Aplikasi Geogebra dalam Pembelajaran Matematika terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep dan Minat Belajar Siswa Aien, Nurul; Laswadi, Laswadi; Sari, Maila
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2755

Abstract

Penggunaan Geogebra dalam pembelajaran matematika memberikan dampak signifikan dalam pembelajaran, khususnya menumbuhkan pemahaman dan minat belajar siswa. Namun, masih sedikit penelitian yang membahas sejauhmana pemanfaatan Geogebra memberikan dampak pada pemahaman konsep dan minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan aplikasi Geogebra terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dan minat belajar siswa pada materi geometri transformasi. Penelitian kami menggunakan metode quasi experimental yang didesain dengan post test only control group design. Kami melibatkan siswa X MAN 1 Kerinci dengan teknik random sampling. Instrumen pengumpul data berupa tes pemahaman konsep matematika dan angket minat belajar siswa. Kami menggunakan pengujian independent sample t-test untuk menarik simpulan penelitian. Kami menemukan bahwa aplikasi Geogebra memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika dan minat belajar siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran TGT Berbantuan Media Wordwall untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Apriescha, Yolanda; Mariyam, Mariyam; Anitra, Rien
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2768

Abstract

Pemahaman konsep matematis yang kuat merupakan acuan bagi keberhasilan siswa dalam mempelajari matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran TGT berbantuan media wordwall untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa pada materi bilangan cacah, selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk: (1) menguji ada tidaknya perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa antara sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran TGT berbantuan media wordwall; (2) mengetahui besar pengaruh model pembelajaran TGT berbantuan media wordwall terhadap pemahaman konsep matematis siswa; (3) menguji ada tidaknya peningkatan pemahaman konsep matematis siswa melalui model pembelajaran TGT berbantuan media wordwall; (4) mengetahui motivasi siswa dengan diterapkannya model pembelajaran TGT berbantuan media wordwall. Kami menggunakan metode penelitian pre-experimental design dengan desain one group pretest-postest dengan melibatkan siswa kelas IV SDN 25 Singkawang berjumlah 21 siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji T Dependen, Uji Effect Size, Uji N-Gain dan perhitungan persentase angket. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa antara sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran TGT berbantuan media wordwall; (2) model pembelajaran TGT berbantuan media wordwall berpengaruh tinggi terhadap pemahaman konsep matematis siswa; (3) terdapat peningkatan pemahaman konsep matematis siswa melalui model pembelajaran TGT berbantuan media wordwall; dan (4) motivasi belajar siswa tergolong sangat tinggi dengan diterapkannya model pembelajaran TGT berbantuan media wordwall.
Penggunaan Augmented Reality untuk Meningkatan Pemahaman Mahasiswa pada Materi Sifat Kelengkapan Bilangan Real (R) Ambarita, Zefanya Tabita; Sinuhaji, Ribka Dameria Br; Hasibuan, Anisah Larasati; Simanullang, Michael Christian
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2786

Abstract

Teknologi Augmented Reality (AR) dapat membantu mahasiswa memahami konsep abstrak dalam bilangan real, seperti batas atas, batas bawah, supremum, infimum, dan aksioma kelengkapan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengeksplorasi efektivitas penggunaan AR dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep tersebut. Kami menggunakan pendekatan studi kasus dengan melibatkan tiga mahasiswa yang telah mengikuti perkuliahan. Data dikumpulkan melalui tes esai sebelum dan sesudah penggunaan AR serta wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola perubahan pemahaman mahasiswa setelah menggunakan AR.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa AR membantu mahasiswa memahami materi dengan lebih baik dibandingkan metode konvensional, karena memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan memungkinkan visualisasi konsep secara dinamis. Mahasiswa merasa lebih mudah memahami hubungan antar elemen dalam bilangan real dan lebih tertarik dalam proses pembelajaran. Namun, kami masih menemukan tantangan dalam menjelaskan konsep supremum dan infimum pada himpunan tak terhingga serta kebutuhan akan desain AR yang lebih optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa AR memiliki potensi besar dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika abstrak. Dengan pengembangan lebih lanjut dan integrasi ke dalam kurikulum, AR dapat menjadi alat pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam pendidikan matematika, terutama dalam memahami sifat kelengkapan bilangan real.
Penerapan Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Panggabean, Theresia; Rahman, Arief Aulia; Simanullang, Lauder
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.1952

Abstract

Kejenuhan yang dialami siswa memberikan dampak terhadap hasil belajar siswa itu sendiri. Sehingga diperlukan alternative melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran PBL dengan pendekatan saintifik untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kami melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan dua siklus pembelajaran. Setiap pertemuan terdiri dari 4 tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan(observasi), analisis dan refleksi. Subjek penelitian ini siswa kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 10 Medan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa penerapan model pembelajaran PBL dengan pendekatan saintifik untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Lase, Lisa Desi Mawati; Lase, Sadiana; Mendrofa, Ratna Natalia; Mendrofa, Netti Kariani
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2243

Abstract

Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa dan sumber belajar yang kurang mendukung siswa dalam proses pembelajaran.  Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran LKPD berbasis PBL dan untuk mengetahui bagaimana kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan ditinjau dari aspek kemampuan komunikasi matematis siswa. Kami menggunakan pengembangan model ADDIE dengan instrumen tes kemampuan komunikasi matematis, angket validasi ahli materi, ahli bahasa, ahli desain, angket respon guru dan siswa. Data yang dikumpulkan berupa data saran dan kritik yang diberikan terhadap lembar kerja peserta didik yang dikembangkan, serta data hasil angket dari validator, angket respon siswa, angket respon guru dan tes hasil belajar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik yang dikembangkan telah teruji dan dinyatakan valid baik dari segi validitas materi, validitas bahasa dan validitas media. Selanjutnya, lembar kerja peserta didik juga sangat praktis digunakan oleh siswa dengan persentase kepraktisan 90.33% dan hasil persentase kepraktisan dari guru sebesar 90%. Lembar kerja peserta didik yang dikembangan juga efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan nilai rata-rata 81.52 dan tingkat kriteria ketuntasan klasikal > 60. Hal ini menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik yang dikembangkan sudah memenuhi harapan atau tujuan penelitian.
Pengaruh Read, Answer, Discuss, Explain, dan Create (RADEC) terhadap Keterampilan Pemecahan Masalah Matematika dan Pemahaman Matematika berdasarkan Gaya Belajar Siswa Riska, Hadya; Nasution, Sri Purwanti; Andriani, Siska
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2403

Abstract

Saat ini kemampuan Abad-21 sangat dibutuhkan bagi peserta didik salah satunya pada kemampuan pemecahan masalah dan pemahaman matematis. Meskipun, pendidik sudah menggunakan model pembelajaran problem based learning namun, masih belum bisa memaksimalkan kemampuan pemecahan masalah dan pemahaman matematis peserta didik. Sehingga, untuk menyelesaikan masalah tersebut perlu inovasi yaitu penerapan model pembelajaran read, answer, discuss, explain dan create (RADEC). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui keaktifan model pembelajaran RADEC dalam meningkatkan pemecahan masalah dan pemahaman matematis peserta didik pada sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dan bersifat kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu 115 siswa kelas VII SMP Negeri 23 Bandar Lampung yang terdiri dari empat kelas. Kelas VIII C kelompok kontrol dalam penelitian ini dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning, sedangkan kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dengan menerapkan model pembelajaran RADEC. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini merupakan tes dan angket. Uji hipotesis yang digunakan merupakan uji Two-Way Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan model pembelajaran RADEC memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis dan pemahaman matematis yang lebih kuat dibandingkan dengan siswa yang menggunakan  model pembelajaran  problem  based  learning.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Ditinjau dari Self-Confidence dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Safitri, Fina Nur; Rohati, Rohati; Kumalasari, Ade
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2513

Abstract

Penelitian ini berfokus pada rendahnya kemampuan penalaran matematis yang berkaitan dengan rasa percaya diri siswa saat menghadapi soal cerita. Salah satu elemen yang berdampak pada kemampuan penalaran matematis adalah tingkat kepercayaan diri yang dimiliki siswa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa, dengan fokus pada pengaruh kepercayaan diri mereka dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan instrumen utamanya adalah peneliti dan instrumen pendukung berupa angket self-confidence, lembar tes soal cerita kemampuan penalaran matematis materi SPLDV dan lembar pedoman wawancara. Data yang dikumpulkan berupa data kualitatif. Proses analisis data yang dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil angket dan tes soal cerita penalaran matematis yang telah dilakukan, penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang memiliki self-confidence tingkat tinggi maka siswa tersebut mempunyai kemampuan penalaran matematis yang baik dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Siswa dengan tingkat kepercayaan diri yang sedang menunjukkan kemampuan penalaran matematis yang cukup baik dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Di sisi lain, siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah cenderung menunjukkan kemampuan penalaran matematis yang kurang memadai saat menghadapi soal cerita tersebut.
Systematic Literature Review (SLR): Penerapan Model Pembelajaran Generatif terhadap Pemecahan Masalah Matematika Siswa Nun, Lulu Ilmaq; Suhendri, Huri
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2614

Abstract

Penerapan model pembelajaran generatif mendorong siswa untuk partisipasi aktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Tujuan dari penelitian ini untuk meninjau hasil penerapan model pembelajaran generatif terhadap pemecahan masalah matematika siswa. Artikel ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber data berbagai artikel dalam jurnal terkait penerapan model pembelajaran generatif pada google scholar yang diterbitkan pada tahun 2020-2025. Klasifikasi artikel berdasarkan tahun, jenjang pendidikan dan metode penelitian. Hasil Systematic Literature Review (SLR) pada penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran generatif untuk menyelesaikan masalah matematika banyak dilaksanakan pada tahun 2024, dan banyak penelitian dengan metode eksperimen kelas VIII SMP. Disimpulkan bahwa penerapan dengan model pembelajaran generatif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Hour Hero Berbasis Aplikasi Android pada Materi Satuan Waktu Salshabila, Zaskya Nazwa; Maulana, Maulana; Irawati, Riana
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2620

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media pembelajaran inovatif berbasis teknologi untuk membantu peserta didik memahami konsep satuan waktu yang masih menjadi tantangan dalam pembelajaran Matematika di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengembangan media pembelajaran Hour Hero yang menggunakan metode R&D dengan desain ADDIE dengan melibatkan peserta didik kelas II di SD Negeri Situraja Kabupaten Sumedang, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, lembar validasi media dan materi, tes tertulis, serta angket respons peserta didik dengan analisis kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa media Hour Hero valid dan layak digunakan dengan persentase rata-rata penilaian media sebesar 90,1% serta materi sebesar 93%, yang dikategorikan sangat baik. Media ini juga mampu meningkatkan pemahaman matematis peserta didik dengan skor N-Gain sebesar 0,49 yang termasuk dalam kategori peningkatan sedang, sehingga efektif digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, Hour Hero mendapatkan respons positif dari peserta didik, yang menunjukkan potensi media ini dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi satuan waktu. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi guru untuk mengintegrasikan media pembelajaran berbasis teknologi dalam proses belajar mengajar serta menjadi dasar pengembangan media digital interaktif lainnya untuk pembelajaran matematika sekolah dasar.