cover
Contact Name
Gatut Setiadi
Contact Email
gatutxxx@gmail.com
Phone
+6281232252015
Journal Mail Official
iaiskjmalang.jurnal@gmail.com
Editorial Address
INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG Jl. Keramat Desa Sukolilo Kec. Jabung Kab. Malang No. Kode Pos 65155 Website : www.iaiskjmalang.ac.id, Email : iaiskjmalang@gmail.com Tel: (0341) 792669
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27219607     EISSN : 2721947X     DOI : https://doi.org/10.51339/khidmatuna
Khidmatuna merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah artikel penelitian ilmiah. Jurnal ini diterbitkan oleh Rumah jurnal Institut Agama Islam (IAI) Sunan Kalijogo Malang dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAI Sunan Kalijogo Malang dengan mencakup beberapa bidang, yakni Ekonomi, Komunikasi, dan pendidikan. Jurnal Khidmatuna memiliki ruang lingkup pengabdian Kepada Masyarakat dengan berbasis penelitian (Participatory Action Research). Jurnal ini diterbitkan setiap satu tahun dua kali yakni pada bulan Januari dan Juli. Jurnal Khidmatuna diawali volume 1 nomor 1 pada Bulan Januari 2020.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 103 Documents
Pengabdian Kepada Masyarakat Pencegahan Stunting Melalui Pembudidayaan Tanaman Buah dan Daun Kelor di Desa Sepakung Tarigan, Liyandri; Widodo, Suwarno; Gultom, Henry Casandra
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i1.4203

Abstract

Masalah stunting masih menjadi tantangan utama dalam bidang kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Desa Sepakung. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kekurangan gizi jangka panjang yang berdampak pada pertumbuhan anak. Salah satu solusi preventif yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan sumber daya lokal sebagai bahan pangan bergizi, seperti daun kelor dan buah-buahan yang kaya zat gizi. Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang nilai gizi tanaman lokal serta keterampilan budidaya dan pengelolaan ekonomi keluarga masih terbatas. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian dari Universitas PGRI Semarang melaksanakan program bertema “Pencegahan Stunting melalui Pembudidayaan Tanaman Buah dan Daun Kelor di Desa Sepakung.” Program ini menggabungkan pendekatan edukatif dan partisipatif, meliputi pendampingan teknis budidaya tanaman gizi, penyuluhan gizi keluarga, serta pelatihan pengelolaan keuangan rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap utama: pendampingan budidaya, pelatihan ekonomi keluarga, dan evaluasi keberlanjutan. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan pekarangan, peningkatan kesadaran gizi, serta munculnya potensi ekonomi dari hasil olahan. Program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting secara holistik dan berkesinambungan.
Edukasi Keungan Bagi Jama’ah Haji Ishlahul Ummah Kediri Sujianto, Agus Eko; Lukman; Mashudi; Mashuri; Ahmad Khudhory; Mirza Avicenna Asyifyan
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i1.4229

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk edukasi keuangan ini yaitu untuk memberi pemahaman kepada mitra kegiatan tentang pengelolaan keuangan (tujuan pengelolaan keuangan, pencatatan aset atau harta yang dimiliki, pencatatan pemasukan dan pengeluaran serta perencanaan keuangan masa depan). Metode yang digunakan yaitu sosialisasi sebagaimana Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/SEOJK.07/2017, kepada mitra kagiatan yaitu jama’ah haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Ishlahul Ummah Kediri pemberangkatan tahun 2023. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa mitra memiliki pemahaman yang sama tentang keuangan rumah tangga yang harus dikelola dengan baik. Pengelolaan keuangan ini penting mengingat uang merupakan salah satu faktor produksi yang digunakan memenuhi kebutuhan. Sementara kebutuhan manusia bersifat tidak terbatas sehingga diperlukan manajemen keuangan. Kemudian sebagai bentuk kehati-hatian dalam mengelola keuangan dirasa sangat perlu untuk melakukan pencatatan terhadap aset atau harta yang dimilikinya, pencatatan terhadap sumber pemasukan keuangan dan alokasi pengeluaran menjadi suatu keharusan dan menjadi aspek penting dalam membuat perencanaan keuangan masa depan.
Pendampingan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Kualitas Proses Pembelajaran Bagi Guru di SMPN 2 Takalar Ahmad Farham Majid; Baharuddin; Nur Yuliany; Sri Sulasteri; Mattoliang, Lisnasari Andi
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i2.3598

Abstract

Artificial Intelligence (AI) telah berkembang pesat dan banyak diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Penerapan AI di sektor pendidikan menawarkan berbagai peluang, seperti peningkatan kualitas pembelajaran, personalisasi proses belajar, dan kemudahan dalam pengelolaan tugas-tugas administratif. Pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pendampingan pemanfaatan AI bagi guru ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dengan mengintegrasikan teknologi AI. Kegiatan pendampingan dilaksanakan di SMPN 2 Takalar melalui tiga tahapan: tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi yang disampaikan mencakup peluang dan tantangan AI dalam pendidikan, serta simulasi penggunaan berbagai aplikasi berbasis AI, seperti ChatGPT, Canva, Dictation, Slidesgo, Curipod, dan Quizziz. Tingkat keberhasilan kegiatan ini diukur melalui angket respons guru setelah pendampingan. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwa guru memberikan respons sangat positif terhadap pelaksanaan pendampingan dan berencana mengimplementasikan AI dalam pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa pendampingan ini efektif dan layak digunakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah.
Meningkatkan Pemahaman Orang Tua Terhadap Pengasuhan Gen Z Melalui Seminar Parenting Duna Izfanna; Hasim Abdul; Nabiila; Mullia Ningsih
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i2.3731

Abstract

Generasi Z merupakan kelompok individu yang tumbuh dalam era digital dengan akses teknologi yang luas. Kondisi ini membawa tantangan tersendiri bagi orang tua dalam menerapkan pola asuh yang sesuai dengan perkembangan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai moral dan spiritual. Seminar parenting ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua di RW 07, Kelurahan Petukangan Selatan, Jakarta Selatan, mengenai strategi pengasuhan yang efektif untuk Generasi Z. Kegiatan ini dilaksanakan pada 21 Februari 2025 di Masjid Al-Amin dengan metode seminar yang menghadirkan Ustadzah Duna Izfanna, M.Ed., Ph.D., sebagai pemateri utama. Hasil seminar menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi dalam memahami konsep pola asuh yang sesuai dengan kebutuhan anak di era digital. Dari 25 peserta yang hadir, lebih dari 70% aktif dalam diskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan pengasuhan. Pemateri menekankan pentingnya menyamakan visi keluarga, membangun komunikasi yang positif, serta menerapkan aturan yang jelas guna membentuk anak yang mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. Selain itu, seminar ini juga menyoroti peran orang tua dalam mengelola penggunaan teknologi di rumah agar tetap memberikan dampak positif bagi perkembangan anak. Dengan adanya seminar ini, diharapkan para orang tua dapat menerapkan pola asuh yang lebih adaptif dan berorientasi pada pembentukan karakter anak yang seimbang antara aspek spiritual, emosional, dan intelektual. Rekomendasi dari seminar ini mencakup perlunya edukasi berkelanjutan bagi orang tua, pendampingan dalam pola asuh, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung perkembangan optimal bagi Generasi Z.
Pendekatan Pengabdian Masyarakat : Pentingnya Pembuatan Laporan Keuangan untuk Bisnis Puspitaningrum, Dika; Andaru, Fatah Mario; Syihabuddin, Muhammad
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i2.4343

Abstract

Artikel ini menguraikan mengenai program pendekatan melalui pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemilik usaha atau bisnis mengenai pentingnya pembuatan laporan keuangan. Program ini diselenggarakan untuk para pemilik bisnis dan berfokus pada penerapan software digital akuntansi dalam meningkatkan transparansi dan akurasi laporan keuangan serta kepatuhan terhadap wajib pajak. Melalui rangkaian pelatihan yang melibatkan praktik dengan platform digital akuntansi. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep dasar pelaporan keuangan dan memberikan manfaat dalam penggunaan platform digital pengelolaan keuangan bisnis. Selain itu, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memajukan keberlanjutan bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengurangi risiko ketidakpatuhan pajak di kalangan pelaku bisnis.
Pendampingan Belajar Iqro Sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Al-qur'an Siswa: Studi Kasus Pada Sekolah PNF KBRI Kuala Lumpu Malaysiar Alfin Syam Ilyas; Moch Mahsun; Nufhafid Ishari
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i2.4522

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan literasi Al-Qur’an sebagian siswa di PKBM PNF KBRI Kuala Lumpur, khususnya dalam mengenal huruf hijaiyah, ketepatan makhraj, serta kelancaran membaca. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan kemampuan awal siswa, serta belum optimalnya pendampingan belajar Iqro’ yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Permasalahan ini berdampak pada rendahnya kepercayaan diri siswa dan lambatnya perkembangan kemampuan membaca Al-Qur’an. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an siswa melalui pendampingan pembelajaran Iqro’ di PKBM PNF KBRI Kuala Lumpur. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah service learning, yaitu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan proses belajar mahasiswa dengan pelayanan kepada masyarakat melalui keterlibatan aktif mahasiswa, guru, dan siswa. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, perencanaan program, pelaksanaan pendampingan Iqro’ secara bertahap, serta evaluasi hasil belajar menggunakan kartu mengaji sebagai instrumen pemantauan perkembangan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca huruf hijaiyah, ketepatan pelafalan makhraj, serta meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam mempelajari Al-Qur’an. Dengan demikian, pendampingan Iqro’ melalui pendekatan service learning terbukti efektif dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an siswa dan memperkuat karakter religius di lingkungan sekolah.
Pendampingan Literasi Karakter Anti-Bullying Melalui Media Pop-Up Book Bagi Anak Migran Di PKBM PNF Kuala Lumpur Kurniawan, Rendi; A’yun, Qurroti; Ihwanul Muttaqin, Ahmad; Hafidz Lubis, Ahmad
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i2.4621

Abstract

Perundungan (bullying) merupakan masalah serius yang memengaruhi perkembangan psikososial anak-anak di sekolah. Anak-anak migran Indonesia di Malaysia menghadapi tantangan tambahan dalam memperoleh pendidikan, seperti keterbatasan akses, hambatan bahasa, stigma sosial, dan status hukum yang rentan. Penelitian pengabdian masyarakat ini mendeskripsikan program literasi karakter anti-bullying berbasis service learning di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) PNF KBRI Kuala Lumpur. Program dirancang interaktif melalui media pop-up book kontekstual sebagai alat belajar kreatif. Sebanyak 15 siswa kelas 4 (usia 11–13 tahun) terlibat aktif dalam proses perencanaan, pembuatan, dan pembelajaran media tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi berkelanjutan, wawancara mendalam, dokumentasi, serta ujian tertulis (pretest-posttest) tentang pengetahuan bullying dan nilai karakter. Hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan signifikan: nilai rata-rata pretest sekitar 40,7 meningkat menjadi 73,0 pada posttest, dengan semua peserta menunjukkan kemajuan pemahaman dan sikap positif terhadap karakter anti-bullying. Program ini juga berhasil menumbuhkan empati, toleransi, dan kepedulian sosial antar peserta. Observasi dan refleksi bersama guru menunjukkan perubahan perilaku, di mana peserta menjadi lebih aktif mendiskusikan bullying dan lebih peduli pada teman. Temuan selaras dengan studi sebelumnya yang menunjukkan penggunaan buku pop-up efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap bullying dan memperkuat nilai empati serta saling menghargai. Kesimpulannya, pendekatan pembelajaran partisipatif dengan media pop-up book efektif dalam membentuk karakter anti-bullying pada anak migran. Rekomendasi meliputi pengembangan program serupa yang lebih berkelanjutan dan penyebaran metode ini di lembaga pendidikan nonformal migran untuk memperkuat lingkungan belajar inklusif bebas perundungan.
Pendampingan Dalam Penguatan Moderasi Beragama Dan Kerukunan Antarumat Di Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan Moh. Mofid; Hufron; Gatut Setiadi; Zizi Nurhikmah; Mohammad Zainal Hamdy
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i2.4435

Abstract

Permasalahan masyarakat di Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan muncul dari keragaman agama Islam, Hindu, dan Kristen yang selama ini harmonis, namun menghadapi tantangan perubahan sosial, arus informasi digital, serta masuknya paham keagamaan transnasional yang berpotensi memicu kesalahpahaman jika tidak dikelola melalui komunikasi inklusif dan literasi keagamaan yang memadai. Tujuan pelaksanaan kegiatan adalah memperkuat pemahaman moderasi beragama melalui nilai tawasuth, tasamuh, tawazun, dan i’tidal, sekaligus membangun kesadaran kolektif bahwa perbedaan keyakinan merupakan kekayaan sosial yang perlu dirawat dengan dialog, empati, serta kolaborasi lintas komunitas demi ketahanan sosial desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan masyarakat sebagai subjek kegiatan. Tahapan meliputi identifikasi masalah bersama tokoh agama dan warga, perencanaan program edukasi, pelaksanaan sosialisasi dan dialog lintas agama, serta refleksi dan evaluasi partisipatif. Kegiatan diwujudkan melalui seminar interaktif, diskusi kelompok terarah, kerja bakti lintas iman, penanaman pohon, dan kegiatan budaya desa. Pendekatan komunikasi partisipatif dipilih agar warga terlibat aktif, berbagi pengalaman, membangun kepercayaan, serta merumuskan komitmen bersama menjaga kerukunan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran hidup damai, keterbukaan terhadap perbedaan, serta partisipasi warga dalam aktivitas sosial lintas agama. Muncul pula inisiatif pembentukan forum komunikasi antarumat beragama tingkat desa sebagai wadah berkelanjutan untuk memelihara dialog, mencegah konflik, dan menguatkan solidaritas masyarakat, sekaligus mendorong tokoh lokal menjadi agen moderasi yang konsisten menanamkan nilai harmoni sosial.
Bakti Sosial Dalam Kegiatan Bersih Sungai Untuk Pencegahan Banjir Di Dusun Gedangan Desa Sukolilo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang Rindra Risdiantoro; Meyla Nur Vitasari; Sholihun
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i2.4504

Abstract

Kegiatan bakti sosial dalam bentuk bersih sungai merupakan upaya nyata yang dilakukan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah risiko bencana banjir. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Gedangan, Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, dengan fokus pada pembersihan bantaran sungai, aliran sungai, dan Daerah Aliran Sungai (DAS) serta pemasangan papan peringatan dan lampu penerangan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Partisipatori (PTP), yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh proses kegiatan mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Dalam pelaksanaan program ini, mahasiswa KKN bersama dosen pembimbing bekerja sama dengan pemerintah desa, masyarakat lokal, dan perangkat dusun untuk menyelesaikan persoalan kebersihan sungai yang selama ini menjadi penyebab tersumbatnya aliran air dan meningkatnya risiko banjir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kerja sama lintas sektor mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai dan pengelolaan sampah secara lebih baik. Pembersihan bantaran sungai, pembersihan DAS, serta edukasi lingkungan memberikan dampak langsung terhadap kelancaran aliran sungai dan kualitas lingkungan. Selain itu, pemasangan lampu penerangan serta plakat peringatan memperkuat aspek keberlanjutan program. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan perubahan fisik pada lingkungan, tetapi juga memperkuat rasa kepemilikan masyarakat serta mendorong kemandirian desa dalam menjaga kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan. Dengan demikian, kegiatan bakti sosial ini terbukti efektif dalam membangun kolaborasi, meningkatkan kepedulian, dan menciptakan solusi berkelanjutan bagi masyarakat.
Revitalisasi Nilai-Nilai Islam Rahmatan Lil ‘Alamin Melalui Forum Inspiratif Di Komunitas Lintas Budaya Desa Jabung M. Hadi Sutiyo
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i2.4508

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin melalui penyelenggaraan forum inspiratif yang melibatkan pemuda di komunitas lintas budaya Desa Jabung. Desa Jabung merupakan wilayah dengan keberagaman budaya dan sosial yang tinggi, sehingga membutuhkan pendekatan keagamaan yang inklusif dan transformatif. Forum inspiratif ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka dan partisipatif bagi para pemuda, untuk mendiskusikan nilai-nilai Islam yang menekankan kasih sayang, keadilan, dan toleransi. Metode yang digunakan meliputi diskusi tematik, studi kasus, simulasi peran, serta workshop narasi damai. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip Islam moderat dan lahirnya forum pemuda "Jabung Harmoni" sebagai wadah keberlanjutan. Selain itu, peserta juga menghasilkan produk narasi damai yang disebarkan di media sosial. Kegiatan ini menunjukkan bahwa forum edukatif berbasis nilai Islam yang inklusif mampu memperkuat kohesi sosial dan memberdayakan pemuda sebagai agen perdamaian dalam masyarakat multikultural.

Page 10 of 11 | Total Record : 103