cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Seser Komplek Citra Mulia Residence Blok D. 14 Medan – 20229
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
ALACRITY : Journal Of Education
ISSN : -     EISSN : 27754138     DOI : https://doi.org/10.52121/alacrity.v1i3
Core Subject : Education,
ALACRITY : Journal Of Education is an interdisciplinary publication of original research and writings on education that publishes articles in journal form to an international audience of educational researchers. This journal aims to provide a forum for scientific understanding of the fields of education, social and management and play an important role in promoting the accumulation of knowledge, values, and skills that are transmitted from one generation to another; and to make the methods and content of evaluation and research in education available to teachers, administrators, students, faculty and research workers. This journal covers a wide range of topics,Learning, including, social, curriculum, management science, educational philosophy and educational approaches.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 620 Documents
Efektivitas Media Manipulatif dalam Meningkatkan Pemahaman Operasi Bilangan Pecahan Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Ariani, Rifa; Mahrus, Miftahul
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i1.708

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk menilai efektivitas media manipulatif dalam meningkatkan pemahaman operasi bilangan pecahan. pengkajian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis Quasi experimental design, dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Populasi terdiri dari semua peserta didik di kelas IV dari semester genap tahun akademik 2024/2025 di SDN 5 Kampung Baru dengan sampel 37 peserta didik menggunakan tes essay 10 butir. Dalam menyelidiki data studi ini digunakan uji hipotesis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas dilancarkan dengan uji shpiro-wilk disertai dengan uji homogenitas dengan uji levene. Setelah memastikan homogenitas dilanjutkan ke pengujian hipotesis. Uji paired sample t test dan Uji t sample independent t test yang dihitung menggunakan software SPSS 30 for Windows. Berdasarkan nilai sig. (2-tailed) pada taraf signifikansi 5% adalah sebesar 0,015 > 0,05 dapat dipastikan ada perbedaan rata-rata hasil posttest peserta didik antara menggunakan media manipulatif dan tanpa menggunakan media, demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (Ho) yang menyatakan ditolak, sementara itu alternatif (Ha) yang menyatakan bahwa penggunaan media manipulatif terhadap pemahaman operasi bilangan pecahan peserta didik kelas IV SDN 5 Kampung Baru dinyatakan diterima. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan media manipulatif efektif dalam meningkatkan pemahaman operasi bilangan pecahan peserta didik kelas IV sekolah dasar.
Efektivitas Penggunaan Alat Peraga Medan Magnet dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar Kelas VI Ariefka, Reza; Rosely, Annisa
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i1.710

Abstract

This study aims to measure the effectiveness of magnetic field teaching aids in improving the scientific literacy of sixth-grade elementary school students. The research method used is a true experiment with a pretest-posttest control group design. The research sample consisted of two classes, namely the experimental class that used magnetic field teaching aids and the control class that used conventional learning methods. Data were collected through pretest and posttest tests, then analyzed using normality tests, homogeneity tests, Independent Sample t-tests, and N-Gain tests with the help of the SPSS version 25 application. The results showed that the average pretest score in the experimental class was 69.20, while in the control class, it was 62.13. After being given treatment, the average posttest score in the experimental class increased to 84.67, while in the control class, it only increased to 75.20. The results of the hypothesis test showed a significance value of 0.013, which means that there was a significant difference between the experimental class and the control class. In addition, the results of the N-Gain effectiveness test with a value of 56.7% showed an increase in students' scientific literacy skills using magnetic field teaching aids.
Wirausaha Cookies Brownies Sebagai Alternatif Peningkatan Kualitas Hidup Tuna Rungu Widowati, Sri; Rofiah, Khofidotur; Firdausi, Yasmin
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 2 Juni 2025 | IN PRESS
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i2.740

Abstract

Deaf individuals face barriers in accessing formal employment due to limitations in communication and training, making brownies cookie entrepreneurship a viable alternative to improve their quality of life. This study aims to examine how brownies cookie entrepreneurship can enhance the quality of life for deaf individuals. The research uses a qualitative case study approach with techniques including interviews, participatory observation, and documentation involving three deaf subjects who run a brownies cookie business. The results show that brownies cookie entrepreneurship has a positive impact on the quality of life of deaf individuals across various dimensions physical, psychological, social, and environmental. All three subjects experienced increased productivity and independence, along with improved self-confidence and social recognition. They were able to interact with their surroundings through social media and used their earnings to support personal and family needs. Supporting factors such as family support, disability communities, and social media strengthened the success of their businesses, although challenges remained in the form of communication barriers, limited capital, and lack of inclusive training opportunities.
Strategi Guru Kelas dalam Memfasilitasi Kebutuhan Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus di MIN 9 Kota Banda Aceh Saadiya, Alisha Zahara; Khaira, Wanty
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i1.742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diimplementasikan oleh guru kelas yang merangkap sebagai guru bimbingan dan konseling di MIN 9 Kota Banda Aceh dalam memfasilitasi kebutuhan belajar pada kategori siswa berkebutuhan khusus. Dengan melihat strategi yang telah diterapkan oleh guru kelas sebagai guru bimbingan dan konseling ini akan menemukan penemuan baru dalam memberikan kebutuhan yang disesuaikan pada kategori siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kualitatif, dengan menggabungkan data yang didapatkan melalui observasi lapangan, wawancara terperinci dengan guru kelas sebagai guru bimbingan dan konseling, wali kelas, Ketua Tim Layanan Pendidikan Inklusif serta analisis dokumen terkait seperti profil siswa inklusi. Hasil penelitian menerangkan bahwa strategi yang diterapkan oleh guru kelas sebagai guru bimbingan dan konseling mencakup pendekatan permainan, individual, dan komunikasi yang dibangun dengan orang tua siswa. Pendekatan permainan yang dilakukan oleh guru seperti; mengajak siswa untuk bermain sambil bernyanyi dan guru turut aktif mendampingi terkhusus kepada siswa berkebutuhan khusus. Pendekatan individual yang dijalankan oleh guru, siswa didampingi untuk mempelajari pelajaran kurang mengerti dan membantu siswa yang mengalami hambatan pada proses pembelajaran. Selain itu, peran orang tua sangat penting dalam mendidik dan mendorong anaknya untuk mencapai keberhasilan proses belajar. Walaupun demikian, hambatan yang dialami dalam menerapkan strategi ini, guru harus mampu menyesuaikan dengan kebutuhan bagi setiap siswa berkebutuhan khusus.
Penerapan Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas VI B UPT SD Negeri 060913 Medan Simarmata, Kiki Mewani; Mushlihuddin, Rahmat; Agustina, Fitri
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 2 Juni 2025 | IN PRESS
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i2.744

Abstract

This study aims to improve the science learning outcomes of Grade VI B students at UPT SD Negeri 060913 Medan on the topic of the solar system through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model combined with the Teaching at the Right Level (TaRL) approach. The background of this study is the low learning outcomes and student participation, which are caused by the lack of variety in teaching methods and the failure to accommodate differences in levels of understanding. Students with varying abilities often do not receive learning treatment that suits their individual needs, resulting in difficulties in understanding the material. The subjects of this study consisted of 22 students. This research is a Classroom Action Research (PTK) conducted in two cycles, namely Cycle I and Cycle II. Each cycle consisted of the stages of planning, implementation of action, observation, and reflection. Data collection techniques were carried out using tests with question sheets and were analyzed by calculating the average scores and the percentage of classical completeness. The results of the study showed an improvement in learning outcomes from an average score of 74 with a completeness percentage of 64% in Cycle I to an average score of 89 with a completeness percentage of 91% in Cycle II. The findings indicate that the implementation of Problem Based Learning (PBL) with the Teaching at the Right Level (TaRL) approach is effective in improving students’ science learning outcomes and encouraging their active participation in the learning process.
Pengembangan Modul Elektronik Interaktif Dengan Web Sway pada Materi Larutan Penyangga untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMA Irmawati, Dian; Naswir, M.; Yusnidar, Yusnidar
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 2 Juni 2025 | IN PRESS
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i2.745

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat pada saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan. Tenaga pendidik maupun peserta didik dituntut cakap dalam memanfaatkan teknologi dan efektif dalam penggunaannya, jika kecakapan tersebut tidak dimiliki maka akan berdampak kepada ketidakmaksimalan proses pembelajaran yang berlangsung. Dengan adanya pengembangan bahan ajar, siswa dapat lebih mudah memahami materi yang diajarkan dan guru menjadi lebih inovatif dalam mengajar.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan secara konseptual dan prosedural, serta efektivitas e-modul interaktif dengan web sway pada materi larutan penyangga untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SMA. Prosedur pengembangan mengikuti langkah dari model pengembangan Lee & Owens yang terdiri dari lima tahap yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian yaitu dari validasi ahli materi sangat layak dengan skor 4,27 dan hasil validasi ahli media sangat layak dengan skor 4,53. Hasil penilaian guru sangat layak dengan skor 4,67. Hasil respon siswa sangat layak dengan persentase 95,24%, 89,14% dan 85,14%. Hasil motivasi belajar meningkat menjadi 73,67% yang artinya siswa termotivasi. Dan hasil belajar meningkat dengan rata-rata N-Gain 0,87. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa e-modul interaktif dengan web sway layak secara konseptual dan prosedural serta dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
Analisis Kemenarikan Media Pembelajaran Augmented Reality (AR) Berbasis Android pada Mata Kuliah Rias Pengantin Barat Lusiana, Mitra; Thaitami, Siti Hajar; Silvia, Febri
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 2 Juni 2025 | IN PRESS
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i2.748

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong inovasi dalam pendidikan, termasuk pemanfaatan Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemenarikan media pembelajaran AR berbasis Android pada mata kuliah Rias Pengantin Barat. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 20 mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Tata Rias dan Kecantikan yang telah menempuh mata kuliah tersebut. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dengan indikator: daya tarik visual, interaktivitas, kejelasan informasi, kemudahan penggunaan, dan relevansi materi. Hasil menunjukkan bahwa media AR dinilai sangat menarik dengan persentase skor antara 86% hingga 90% di semua indikator. Visualisasi 3D yang realistis, interaktivitas tinggi, serta kemudahan penggunaan membuat media ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar mahasiswa. Kesimpulannya, media AR berbasis Android memiliki potensi besar sebagai alat bantu pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan mendukung pembelajaran mandiri dalam pendidikan keterampilan seperti tata rias.
Boosting Speaking Proficiency Through Make-a-Match: an Experimental Study on Tenth Graders Taslim, Taslim; Ratnawati, Ratnawati; Muhdar, Fahriadi; Waris, Ahmad Mustamir
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 2 Juni 2025 | IN PRESS
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i2.750

Abstract

This study investigates the pedagogical effectiveness of the Make-a-Match cooperative learning technique in enhancing English speaking proficiency among tenth-grade students at SMK Negeri 7 Watampone, Indonesia. The research addresses persistent instructional challenges in EFL classrooms, such as speaking anxiety, limited vocabulary, and low student confidence. Employing a one-group pretest-posttest pre-experimental design, the study measures improvements in accuracy, fluency, and comprehensibility using CEFR-aligned performance-based assessments. Findings reveal statistically significant gains in all speaking components, with the greatest improvement in comprehensibility. These outcomes validate Make-a-Match as a student-centered, interactive pedagogical approach that fosters active engagement, peer collaboration, and contextual language use. Moreover, the study underscores the alignment of this technique with Kurikulum Merdeka and 21st-century educational goals, reinforcing its value in vocational education where communicative competence is vital for employability. It also contributes to the broader discourse on innovative learning strategies by highlighting Make-a-Match as a sustainable instructional model that enhances not only language proficiency but also students' psychological readiness and social interaction skills. The findings offer practical insights for educators, curriculum designers, and policy stakeholders aiming to improve the quality and inclusivity of language education.
Peran dan Tantangan Pendidikan Agama Islam Terhadap Era Globalisasi AS, Weli Tridayatna; Sinaga, Indah Permata; Siregar, Pani Akhiruddin
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 2 Juni 2025 | IN PRESS
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i2.751

Abstract

Pendidikan Agama Islam memainkan peran strategis dalam membentuk karakter, spiritualitas, dan integritas moral peserta didik di tengah dinamika era globalisasi. Penelitian ini mengkaji peran Pendidikan Agama Islam sebagai benteng moral dalam menghadapi tantangan global, termasuk arus sekularisasi, radikalisme, dan perkembangan teknologi informasi. Pendidikan Agama Islam tidak hanya menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, tetapi juga sebagai media untuk memperkuat moderasi beragama, membangun kompetensi global, dan menjaga identitas budaya bangsa. Namun demikian, Pendidikan Agama Islam juga menghadapi tantangan serius, seperti pemisahan antara pendidikan umum dan agama, penyebaran ideologi radikal melalui media digital, ketimpangan kualitas guru, serta kurangnya integrasi kurikulum dengan pelajaran lain. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini menawarkan berbagai strategi pembaharuan Pendidikan Agama Islam. Strategi tersebut meliputi reformasi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan pendidikan karakter moderat untuk menangkal ekstremisme, pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang adaptif, serta pengembangan kolaborasi multikultural dalam rangka memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan. Dengan pendekatan ini, diharapkan Pendidikan Agama Islam dapat menjadi instrumen pendidikan yang tidak hanya relevan secara spiritual, tetapi juga adaptif terhadap tuntutan zaman. Pembaharuan ini penting agar Pendidikan Agama Islam mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, berpikir kritis, melek teknologi, serta siap menghadapi tantangan kehidupan global secara bijaksana dan konstruktif.
Pengaruh Budaya Sekolah Terhadap Sikap Toleransi Peserta Didik di SMA Negeri 1 Kabupaten Tangerang Sakinah, Lulu; Legiani, Wika Hardika; Bahrudin, Febrian Alwan
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 2 Juni 2025 | IN PRESS
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i2.760

Abstract

Penelitian ini berdasarkan pada kondisi keberagaman yang terjadi di lingkungan sekolah SMA Negeri 1 Kabupaten Tangerang, dalam hal ini sikap toleransi peserta didik merupakan suatu hal yang penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan damai. Salah satu cara untuk membentuk sikap toleransi peserta didik adalah dengan menciptakan budaya sekolah yang mengandung nilai-nilai toleransi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei yang melibatkan 82 peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Kabupaten Tangerang yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Berdasarkan hasil uji normalitas menunjukkan nilai 0,155 lebih besar dari 0,05 yang berarti data berdistribusi normal. Uji linearitas menghasilkan nilai 0,220 yang juga lebih besar dari 0,05 yang menunjukkan adanya hubungan linier yang signifikan antara budaya sekolah dengan sikap toleransi. Uji signifikansi lebih lanjut menunjukkan nilai 0,000 untuk variabel budaya sekolah kurang dari 0,05 menunjukkan bahwa budaya sekolah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap sikap toleransi peserta didik. Uji t menunjukkan thitung sebesar 5,072 lebih besar dari ttabel sebesar 1,667, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini memperkuat temuan bahwa budaya sekolah yang mendukung dapat berperan penting dalam membentuk sikap toleransi peserta didik,  yang mendasari terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan menghargai keberagaman budaya, suku, agama, dan bahasa.