cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnal.diksi01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
ISSN : 28093585     EISSN : 28093593     DOI : https://doi.org/10.53299/diksi.v2i1
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial dengan e-ISSN: 2809-3593 dan p-ISSN: 2809-3585 merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dan pemikiran pada bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Kajian dibidang pendidikan antara lain, kebijakan-kebijakan pendidikan, implementasi pendidikan di satuan pendidikan, proses pembelajaran, dan kajian lainnya keterkaitannya dengan pendidikan. Kemudian kajian dibidang sosial kemasyarakatan diantaranya, kehidupan masayarakat lokal suatu daerah, perkembangan jaman terhadap perubahan tingkah laku masayarakat, dan kajian-kajian lainnya terkait kehidupan sosial masyarakat. Jurnal Diksi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu dan terbit 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
A Survey on Students' Confidence in Reading Physics Research in English Putri, Nabila Trijanuary; Wahyuni, Dini Nur Indah; Wulandhary, Putri; Wahyunengsih, Wahyunengsih
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.3436

Abstract

By assessing the reading confidence levels of physics students, this study investigates the primary obstacles influencing their understanding of English-language research publications. A structured questionnaire measuring four aspects of reading confidence scientific vocabulary and terminology, comprehension of research article structure, application of reading strategies, and critical reading and interpretation was used to gather data from 64 physics students using a quantitative descriptive approach. The findings show that students had a moderate level of trust in their ability to understand scientific terminology (M = 3.32–3.34), indicating that comprehension is nevertheless hampered by new technical jargon. Meanwhile, students reported a high level of confidence in identifying research structures, applying reading strategies, and performing critical interpretation (M = 3.4 However, this confidence was not always accompanied by a thorough understanding of scientific material. These results suggest that limited mastery of scientific terminology and the complexity of academic language significantly contribute to students’ reading difficulties. In order to boost discipline-specific vocabulary, enhance students' comprehension of English-language physics research articles, and improve reading skills, this study suggests implementing more focused English for Specific Purposes (ESP) education.
Pengaruh Video Podcast Interaktif Bahasa Inggris dalam Meningkatkan Kemampuan Speaking Mahasiswa Puspita, Bella; Suryani, Suryani; Prayogo, Lego
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.3482

Abstract

Kemampuan speaking merupakan salah satu keterampilan utama yang harus dikuasai mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, namun pada kenyataannya masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam aspek kelancaran, ketepatan bahasa, dan kepercayaan diri. Pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital yang interaktif dipandang sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video podcast interaktif pada pembelajaran Bahasa Inggris terhadap peningkatan kemampuan speaking mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 35 mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Al Amin Dompu yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes lisan (oral test) speaking yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kemampuan speaking mahasiswa sebesar 54,60, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 87,51 setelah penerapan video podcast interaktif. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05), dengan nilai N-Gain sebesar 0,7270 pada kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan video podcast interaktif efektif dalam meningkatkan kemampuan speaking mahasiswa. Dengan demikian, video podcast interaktif dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif, relevan, dan efektif dalam pembelajaran speaking di perguruan tinggi.
Perceptions of the Importance of English in Physics Teaching Careers: A Survey Sarah, Siti; Maghfirah, Nurul Azri; Wahyunengsih, Wahyunengsih
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.3484

Abstract

Since English improves academic communication, facilitates access to worldwide scientific sources, and supports professional development in international contexts, it has become an essential skill in physics education. Finding out how physics instructors and students perceive the importance of English in physics education and professional growth is the aim of this study. Forty-eight physics education students and 27 physics teachers participated in a quantitative survey. A validated survey with 50 Likert-scale items (Cronbach's Alpha = 0.84) was used to gather the results. Statistical methods that were both descriptive and inferential were used. The findings show that both groups had favorable opinions of English's involvement, with physics teachers indicating greater levels of perceived importance (M = 4.38) than students (M = 3.98). Professional communication, career advancement, and access to global scientific information were among the main perceived advantages. However, problems with qualified English language training and institutional assistance continued. The study concludes that, while taking local contexts into consideration, institutional strategies should support English literacy as a critical component of physics education.
Desain RPM (Rekon, Puisi, Musikalisasi) Dengan Metode Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Menulis Teks Rekon Berbantuan Media Gambar Hakim, Lukman; Darni, Darni; Fanani, Urip Zaenal
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.3518

Abstract

Desain RPM (Rekon, Puisi, Musikalisasi) merupakan inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia yang mengintegrasikan metode Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dan media gambar untuk meningkatkan kemampuan menulis Teks Rekon (cerita ulang). Teks rekon, yang berfungsi menceritakan kembali peristiwa masa lalu secara kronologis, seringkali sulit disusun secara sistematis oleh murid. Desain RPM bertujuan merevitalisasi pembelajaran yang didominasi metode ceramah dan pasif dengan menyediakan konteks autentik dan ruang eksplorasi. PjBL fokus pada pengembangan keterampilan murid melalui proyek nyata, di mana mereka tidak hanya belajar konsep teoritis tetapi juga menerapkannya. Kombinasi dengan media gambar berfungsi sebagai stimulus visual yang efektif untuk memvisualisasikan ide, membantu murid menata alur tulisan, dan mengekspresikan emosi. Tiga gagasan proyek utama dalam desain RPM adalah: (1) Rekon Berbasis Fotografi (Proyek 1): Murid memilih dan menyusun 5 hingga 7 foto pengalaman pribadi secara kronologis, kemudian menulis deskripsi naratif terpadu untuk setiap gambar, yang secara kolektif membentuk teks rekon lengkap. (2) Puisi atau Lagu dari Parafrase Gambar (Proyek 2): Murid memparafrasekan teks rekon menjadi larik puisi atau lirik lagu, berfokus pada interpretasi makna dan konstruksi irama/diksi. (3) Musikalisasi Puisi atau Lagu (Proyek 3): Murid menafsirkan naskah puisi/lagu, mengaransemennya, dan menampilkannya (langsung atau video) dengan gambar sebagai latar visual, mengembangkan kepekaan terhadap harmoni bahasa dan bunyi. Secara keseluruhan, desain RPM ini terbukti mampu meningkatkan kualitas teks rekon, menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, literasi visual dan verbal, serta mengubah pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan relevan.
Investigating the Effect of Exploration Game within a Contextual Learning Setting on Pupils’ Vocabulary Mastery Zega, Multi Krisna; Zamago, Dirman Yanto; Gulo, Hubertus Kristofan; Mendrofa, Kelvin Rahmana Jaya; Zebua, Percis; Telaumbanua, Yasminar Amaerita
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.3544

Abstract

Vocabulary mastery is a crucial aspect of English learning in elementary schools, but classroom teaching often relies heavily on mechanical memorization methods that do not provide meaningful context. These methods typically do not keep students interested or help them retain vocabulary over time. This study explores the effectiveness of using exploration games within the Contextual Teaching and Learning framework to improve vocabulary mastery among fifth grade students. The need for this research comes from the desire to develop learning methods that actively involve students and link vocabulary learning to real-life situations. The study aimed to determine if exploration game-based contextual learning significantly improves students' vocabulary mastery. The research used a quantitative approach with a one-group pretest-posttest quasi-experimental design. The participants were 18 fifth grade students from an elementary school, chosen through total sampling. Data were gathered using vocabulary tests given before and after three sessions of exploration game-based instruction. The data were analyzed using descriptive analysis and the Wilcoxon Signed Rank test. The results showed a significant improvement in vocabulary mastery for all participants, with notable score increases following the intervention. Statistical analysis confirmed that the improvement was significant and had a large practical impact. In conclusion, integrating exploration games with Contextual Teaching and Learning is effective in enhancing vocabulary mastery for elementary students and presents a meaningful alternative to traditional vocabulary teaching methods.
Speaking Difficulties in Presenting Physics Experiments: A Survey Study Alviana, Gina; Al Fath, Kilaz Munjin Mu’afi; Wahyunengsih, Wahyunengsih
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.3590

Abstract

Speaking difficulties in English-medium physics experiment presentations remain an underexplored issue, as they involve linguistic, psychological, and discipline-specific factors. This study aims to identify the types and levels of speaking difficulties experienced by physics students during experiment presentations. A descriptive quantitative survey design was employed involving 61 respondents, consisting of 56 physics students and five physics teachers or lecturers. Data were collected using a validated questionnaire measuring several domains of speaking difficulty, including pronunciation, fluency and delivery, vocabulary and grammar, interaction and question-and-answer sessions, and content organisation. The data were analysed using descriptive statistics. The results indicate that pronunciation, fluency, and delivery constitute the most dominant challenges (M = 3.10), followed by interaction and Q&A (M = 3.05) and vocabulary grammar issues (M = 3.04), while content organisation is the least problematic aspect (M = 2.90). Speaking anxiety is at a moderate level (M = 3.20), mainly characterised by physical symptoms and fear of negative evaluation. Furthermore, 87% of respondents reported insufficient oral proficiency despite having conceptual understanding of physics content. These findings highlight the need for structured speaking training in physics courses, particularly focusing on technical vocabulary mastery, guided oral explanations, and simulated Q&A practice to support clearer and more confident scientific communication.
EFektivitas Metode Relevansi dalam Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar PPKN di SMK Ma’arif Rahman, Abd.; Latief, Abdul; Zuhra, Siti; Rasyid, Rafida
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana metode relevansi mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa serta prestasi pengajaran mereka dalam mapel Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN). Pendekatan yang dipakai adalah riset Tindakan Kelas (PTK) karena relevan dengan permasalahan pada penelitian dan dilaksankan selama dua siklus. masing-masing siklus meliputi bagian perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta gambaran. Subjek dalam riset ini ialah 17 mujrid kelas X TKR di SMK Ma’arif Husnul Khatimah tahun pengajaran 2024/2025. Data dihimpun melalui instrumen lembar observasi dan tes hasil belajar. Siklus pertama menunjukkan bahwa rata-rata nilai murid sampai 69,41 lewat jenjang kelengkapan belajar sebesar 47,05% dan keaktifan siswa sebesar 50%. Setelah dilakukan penyempurnaan strategi pembelajaran di Siklus kedua, terdapat peningkatan nilai rata-rata menjadi 85,88, lewat kelengkapan belajar sebesar 76,47%, serta partisipasi aktif siswa meningkat menjadi 83,33%. Temuan ini mengindikasikan bahwasanya model relevansi efektif pada menumbuhkan keaktifan serta prestasi pengajaran murid, karena memungkinkan mereka menghubungkan bahan pengajaran lewat situasi kehidupan nyata, yang mendorong keterlibatan lebih dalam selama proses belajar.
Analisis Makna Simbolik pada Penerapan Kebijakan Lima Hari Belajar di SMA Negeri 1 Tanjung Pura Ningrum, Dwi Kesuma; Inganah, Siti
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.3618

Abstract

penerapan kebijakan lima hari belajar merupakan sebuah upaya pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membentuk karakter siswa. Namun pada kebijakan baru ini tentunya impelementasi ini tidak terlepas dari berbagai respons serta tantangan pada tingkat satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait makna simbolik kebijakan lima hari belajar serta perubahan dinamika interaksi dan beban belajar yang dialami guru dan siswa di SMA Negeri 1 Tanjung Pura. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode fenomenologis yang berdasarkan dari pengalaman guru dan siswa. Subjek penelitian ini terdiri atas guru dan  siswa yang memiliki keterlibatan langsung dalam penerapan kebijakan ini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pelaksanaan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kebijakan lima hari belajar dimaknai dalam bentuk yang bervariasi oleh guru dan siswa. Guru memaknai kebijakan ini sebagai upaya peningkatan efektivitas pembelajaran, penguatan pengawasan siswa, serta strategi pencegahan kenakalan remaja. Sedangkan siswa memaknai kebijakan ini sebagai bentuk pembiasaan disiplin dan pemanfaatan waktu belajar yang optimal, meskipun tanggapan disisi lain siswa mengalami peningkayan kelelahan dan penurunan konsentrasi. Kebijakan ini juga berdampak pada perubahan interaksi serta tantangan pada sosial ekonomi sebagian siswa.
Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia di Ruang Publik Jawa Timur Rohmah, Nur; Hamdiah, Magfirotul; Nadiyah N, Afifah; Mahaputri, Matrix Erga; Saputri, Sharlah Fadilah Ayu; Nadiya, Fia; Islami, Sylvira Putri; Pingkan, Alfia
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia dalam ruang publik di Jawa Timur melalui analisis linguistik pada tiga media utama, yaitu papan nama usaha, surat resmi, dan media pengumuman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi visual, dan analisis teks berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Data dianalisis melalui reduksi, kategorisasi kesalahan, interpretasi konteks penggunaan bahasa, dan klasifikasi ke dalam ranah pembinaan atau pengembangan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan bahasa Indonesia di ruang publik masih menghadapi sejumlah tantangan. Berbagai kesalahan kebahasaan ditemukan, antara lain penggunaan huruf kapital yang tidak tepat, penulisan kata depan di yang tidak dipisah, kesalahan tanda baca, penggunaan istilah asing yang tidak diserap, dan inkonsistensi akronim pada dokumen formal. Fenomena ini mengindikasikan kurangnya pemahaman pelaku bahasa terhadap kaidah kebahasaan dan lemahnya pengawasan penggunaan bahasa dalam konteks publik. Sebaliknya, aspek pengembangan bahasa terlihat pada papan nama usaha UMKM yang memanfaatkan variasi linguistik secara kreatif. Penggunaan ejaan arkais seperti Djadoel dan Sjahdoe serta kosakata nonbaku seperti Gress menunjukkan adanya strategi branding yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga simbolik dan estetik. Bahasa digunakan sebagai sarana pembentukan identitas, penciptaan citra nostalgia, serta diferensiasi komersial dalam persaingan pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ruang publik menjadi arena pertemuan antara norma bahasa baku dan kreativitas linguistik masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan bahasa perlu dilakukan secara adaptif agar dapat menjaga standar kebahasaan tanpa menghambat dinamika inovasi bahasa yang berkembang di ruang publik.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Negeri 2 Ntonggu pada Materi Koordinat dan Grafik Persamaan Fathurrahman, Fathurrahman
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematika siswa SMP Negeri 2 Ntonggu khususnya pada materi koordinat dan grafik persamaan. Literasi matematika mencakup kemampuan siswa dalam memformulasikan, mengaplikasikan, menafsirkan, dan mengevaluasi konsep matematika dalam konteks yang bermakna, bukan sekadar keterampilan hitung mekanistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan instrumen berupa tes literasi matematika berbasis soal uraian dan wawancara mendalam untuk mengungkap proses berpikir serta strategi penyelesaian siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar siswa mampu menyelesaikan aspek teknis seperti membaca titik koordinat dan menggambar grafik sederhana, kemampuan mereka dalam menginterpretasikan grafik dalam konteks nyata dan menghubungkan grafik dengan model matematis yang sesuai masih rendah hingga sedang. Temuan ini memperlihatkan bahwa penguasaan literasi matematika siswa pada topik tersebut masih perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang lebih kontekstual dan interaktif. Rekomendasi strategis diberikan untuk memperkuat keterampilan literasi matematika siswa pada materi koordinat dan grafik persamaan.