cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnal.diksi01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
ISSN : 28093585     EISSN : 28093593     DOI : https://doi.org/10.53299/diksi.v2i1
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial dengan e-ISSN: 2809-3593 dan p-ISSN: 2809-3585 merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dan pemikiran pada bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Kajian dibidang pendidikan antara lain, kebijakan-kebijakan pendidikan, implementasi pendidikan di satuan pendidikan, proses pembelajaran, dan kajian lainnya keterkaitannya dengan pendidikan. Kemudian kajian dibidang sosial kemasyarakatan diantaranya, kehidupan masayarakat lokal suatu daerah, perkembangan jaman terhadap perubahan tingkah laku masayarakat, dan kajian-kajian lainnya terkait kehidupan sosial masyarakat. Jurnal Diksi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu dan terbit 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Efektivitas Program Pendidikan Karakter dalam Membangun Sikap Positif Siswa di SMP Negeri 1 Telaga Biru Nopo, Rini; Panigoro, Meyko; Koniyo, Rierind; Sudirman, Sudirman; Ardiansyah, Ardiansyah
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.3058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pendidikan karakter dalam membentuk sikap positif siswa di SMP Negeri 1 Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena rendahnya karakter positif siswa seperti kurang disiplin, perilaku tidak jujur, rendahnya kesadaran beribadah, serta kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan terdiri dari guru kesiswaan, guru BK, guru mata pelajaran, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah telah berjalan melalui kegiatan rutin, pembiasaan, keteladanan guru, serta penegakan tata tertib sekolah, namun efektivitasnya belum maksimal. Beberapa hambatan ditemukan seperti rendahnya motivasi siswa, kurangnya dukungan lingkungan keluarga, pengaruh pergaulan, serta inkonsistensi dalam pelaksanaan aturan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan karakter membutuhkan sinergi antara sekolah, guru, orang tua, dan lingkungan sosial. Penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi pembiasaan, peningkatan peran guru sebagai teladan, serta kolaborasi lebih intensif antara sekolah dan orang tua dalam membentuk sikap positif siswa.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah dalam Menyelesaikan Soal Non Rutin Ditinjau dari Disposisi Matematis dan Kecemasan Matematis Yati, Kasi; Syafri, Fatrima Santri
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.3158

Abstract

Penelitian ini membahas kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP pada soal non-rutin dengan menyoroti peran disposisi matematis dan kecemasan matematis. Penelitian dilakukan pada 30 siswa kelas VIII SMP Negeri 24 Kota Bengkulu tahun ajaran 2024/2025 dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dipilih melalui teknik purposive sampling karena dianggap relevan dengan materi Teorema Pythagoras dan proses pemecahan masalah. Data dikumpulkan melalui tes pemecahan masalah berbasis langkah Polya, angket disposisi matematis, dan angket kecemasan matematis. Analisis dilakukan dengan mengelompokkan skor ke dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah menggunakan rata-rata dan standar deviasi sebagai acuan. Hasil kategorisasi disposisi dan kecemasan kemudian dipadukan untuk membentuk beberapa profil siswa sehingga pola hubungan keduanya terhadap kemampuan pemecahan masalah dapat terlihat lebih jelas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori pemecahan masalah sedang. Siswa dengan disposisi matematis tinggi cenderung lebih percaya diri, fleksibel, dan mampu mencoba berbagai strategi, sedangkan siswa dengan disposisi rendah tampak lebih pasif dan mudah kehilangan arah. Di sisi lain, kecemasan matematis yang tinggi membuat siswa kurang teliti, terburu-buru, dan kesulitan berpikir jernih. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa disposisi matematis yang positif dapat membantu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, sementara kecemasan yang berlebihan menjadi faktor yang menghambat proses berpikir siswa.
Analisis Kesulitan Membaca pada Siswa Kelas IV SD IT Ridhotullah Nurfazira, Nurfazira; Arnez, Gaby
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.3162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis jenis kesulitan membaca spesifik yang dialami siswa kelas IV di SD IT Ridhotullah dengan fokus pada pola kesalahan dominan dalam aspek fonologis, struktur kata, kelancaran, dan pemahaman bacaan. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini memilih subjek melalui teknik purposive sampling berdasarkan rekomendasi guru kelas. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, asesmen diagnosis membaca komprehensif, analisis hasil karya siswa (portofolio), dan wawancara mendalam dengan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami hambatan serius terutama pada aspek fonologis dengan pola kesalahan dominan berupa substitusi huruf, omisi, dan distorsi. Kecenderungan ini terjadi karena siswa kesulitan memetakan hubungan huruf-bunyi dan mengenali struktur suku kata majemuk. Sementara itu, kemampuan menulis dan berhitung siswa berada pada level cukup hingga baik, menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami bersifat spesifik pada kemampuan membaca saja. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya dilakukan asesmen diagnosis komprehensif untuk mendeteksi kesulitan membaca sejak dini, serta perlunya intervensi yang tepat seperti pendekatan fonik sistematis atau metode multisensori untuk meningkatkan literasi dasar siswa.