cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Pelatihan Pemeliharaan Taman di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru Ade Wahyudi; Faizan Dalilla; Firman Syarif; Muhammad Sofwan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JAMSI - Januari 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.595

Abstract

Kampung Bandar merupakan salah satu kampung di Kota Pekanbaru yang mendapatkan bantuan program kota tanpa kumuh, tepatnya pembangunan ruang terbuka hijau dan taman di Tahun 2020. Namun, saat ini kondisi fasilitas ruang terbuka hijau dan taman tidak dirawat dan dijaga dengan baik oleh masyarakat. Sehingga, masih banyak terdapat fasilitas taman yang dicoret-coret, dirusak, dijual dan beberapa komponen fasilitas taman yang hilang. Kegiatan pelatihan pemeliharaan taman ini dilakukan agar masyarakat setempat mampu menjaga, merawat, dan melaksanakan pemeliharaan taman dengan cara yang tepat. Sehingga, taman sebagai ruang terbuka hijau mampu mencerminkan keindahan dan keharmonisan antara struktur bangunan dengan lingkungannya, dan berfungsi memberikan kenyamanan, wahana bermain bagi anak-anak dan kesenangan bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan melalui (1) sosialisasi dan praktek pemeliharaan softscape dan (2) pemeliharaan hardscape taman. Sebelum adanya pelatihan, masyarakat kampung tidak mengetahui teknik dasar pemeliharaan taman, dimulai dari pembersihan tanaman, kultur teknis dan kultur mekanis, serta perawatan khusus untuk fasilitas taman. Dalam kegiatan ini, terlihat antusiasme masyarakat kampung dalam mempraktekkan teknik pemeliharaan tanaman hingga merawat fasilitas taman. Manfaat dari pelatihan ini ialah masyarakat kampung menjadi paham dan mengerti cara merawat tanaman dan menjaga fasilitas taman dengan teknik hardscape dan softscape.
Upaya Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Asam Urat Menggunakan Tanaman Sirih Cina (Peperomia pellucida L Kunth) di RT 28 Kelurahan Lebak Bandung Kecamatan Jelutung, Kota Jambi Ani Marlina; Fadillah Salsabilla; Ruri Putri Mariska
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JAMSI - Januari 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.603

Abstract

Dalam upaya pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit, dan perawatan kesehatan, sudah sejak zaman dahulu masyarakat Indonesia memanfaatkan tanaman herbal sebagai obat tradisional untuk menunjang kesehatan. Dewasa ini seiring dengan perkembangan zaman penggunaan obat tradisonal mulai ditinggalkan dan beralih ke penggunaan obat konvensional karena efek yang diberikan lebih cepat dan juga praktis. Untuk itu perlu adanya kegiatan penyuluhan mengenai pemanfaatan tanaman herbal untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional dalam rangka pencegahan dan pengobatan penyakit untuk menciptakan peningkatan kualitas kesehatan di RT 28 Kelurahan Lebak Bandung Kecamatan Jelutung Kota Jambi. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah (presentasi) secara langsung terhadap 30 orang warga setempat, juga tanya jawab diikuti dengan kegiatan demonstrasi pemanfaatan tanaman sirih cina untuk menurunkan kadar asam urat. Target dari kegiatan ini adalah warga sekitar mendapat tambahan ilmu pengetahuan dan juga memperoleh manfaat dari pemanfaatan tanaman sirih cina untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah. Hasil dari kegiatan ini masyarakat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dan berperan aktif dalam kegiatan pengabdian.
Pemanfaatan Google Form untuk Pelaporan Kegiatan bagi Organisasi Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Ciledug Kota Tangerang Wulan Dari; Endang Pujiastuti; Yuyun Yuningsih; Lusa Indah Prahartiwi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JAMSI - Januari 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.606

Abstract

Memasuki new normal setelah adanya pandemi Covid-19 ini, bekerja tetap dapat dilakukan dimanapun. Biarpun pandemi sudah berakhir, masyarakat tetap harus menjaga protokol kesehatan dan menghindari perkumpulan yang akan menciptakan kerumunan. Begitu pula dengan kegiatan yang dilakukan oleh Organisasi Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Ciledug. Masyarakat Indonesia sangat adaptif terhadap kemajuan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, saat ini sudah banyak fasilitas modern yang tersedia untuk memudahkan akses informasi, termasuk hadirnya google form sebagai sebuah inovasi pengumpul data dan informasi. Organisasi IPNU Ciledug juga harus beradaptasi dengan perkembangan saat ini pada pembuatan laporan kegiatan, karena harus melaporkan kegiatan secara online untuk mengurangi kerumunan saat penyusunan laporan kegiatan dan aplikasi apa yang dapat digunakan untuk membuat laporan kegiatan yang mudah digunakan dan dipahami oleh anggota IPNU. Berdasarkan alasan tersebut maka Universitas Nusa Mandiri mengadakan sosialisasi tentang Pemanfaatan Google Form Untuk Pelaporan Kegiatan Bagi Organisasi Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU). Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan pengajaran yang dilakukan secara Online menggunakan aplikasi Zoom Meeting dengan peserta anggota IPNU yang berjumlah 20 orang. Manfaat yang dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peserta kegiatan memperolah knowledge yang baru dalam menggunakan Google Form.
Bimtek Pengembangan Kinerja MGMP/KKG Bermutu pada Guru SMK Se-Kabupaten Pekalongan Desyarini Dewi; Ariesma Setyarum; Dina Nurmlisa; Afrinar Pramitasari; Hanindya Aulia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JAMSI - Januari 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.617

Abstract

Kompetensi professional diperlukan guru untuk mengasah dan mengembangkan kemampuan dalam meningkatkan kualifikasi pendidikan. Terdapat kendala pada guru SMK di Kabupaten Pekalongan yaitu belum seragamnya kemampuan dalam menyusun soal HOTS. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, Guru SMK se-Kabupaten Pekalongan dapat mengikuti bimtek terkait pengertian, karakteristik, jenis, tahap penyusunan soal, hingga penyusunan soal HOTS (Higher Order Thingking Skills). Soal HOTS dapat dikatakan sebagai soal yang menuntut kemampuan berpikir tinggi untuk mengukur kemampuan bernalar. Metode yang diberikan selama pelatihan yaitu pemaparan materi hingga praktik Menyusun soal. Peserta melakukan diskusi dan pendampingan dalam proses menyusunan soal HOTS. Pelatihan yang diberikan kepada 78 guru yang tergabung dalam MGMP/KKG SMK se-Kabupaten Pekalongan mendapat antusias dari para peserta yang merasa bertambah ilmu dan pengalaman selama mengikuti kegiatan. Peserta makin memahami karakteristik berupa mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, meminimalkan aspek mengingat dan memahami, berbasis permasalahan kontekstual, stimulus menarik, tidak familiar dan kebaruan Jenis soal HOTS berupa pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, uraian, isian singkat, dan jawaban singkat. Tahap penyusunan soal HOTS meliputi menganalisis KD yang dapat dibuat soal-soal HOTS, menyusun kisi-kisi soal, memilih stimulus yang menarik dan kontekstual, menulis butir pertanyaan sesuai dengan kisi-kisi soal, dan membuat pedoman penskoran.
Pendidikan Kesehatan Stigma Gangguan Jiwa dan Upaya Destigmatisasinya di Wilayah Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru Sekani Niriyah; Dewi Kurnia Putri; Eka Wisanti; Rezky Pradessetia; Mike Ayu Wulandari; Yecy Anggreny; Endang Dwi Rukmini
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JAMSI - Januari 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.625

Abstract

Masalah kesehatan jiwa telah menjadi masalah kesehatan yang belum terselesaikan di tengah-tengah masyarakat, baik di tingkat global maupun nasional. Masalah kesehatan jiwa dapat membuat penderita menjadi tidak produktif dan bergantung pada orang lain, sehingga menyebabkan penderitaan berkepanjangan baik bagi penderita, keluarga, dan masyarakat. Penderita gangguan jiwa biasanya dihadapkan dengan stigma, diskriminasi dan marginalisasi di mastyarakat. Berbagai istilah yang banyak digunakan misalnya orang gila, sakit gila, sakit jiwa. Stigma yang melekat pada penderita dan keluarga menjadi salah satu alasan menyebabkan mereka tidak mencari pengobatan yang sangat mereka butuhkan, bahkan sebagian diantara mereka dipasung. Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru merupakan salah satu Puskesmas yang belum terbentuk Kader Kesehatan Jiwa dan masyarakat belum mengetahui tentang gangguan jiwa. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tahu tentang gangguan jiwa, dampak dari stigma dan cara menghadapi penderita gangguan jiwa. Metode pelaksanaan kegiatan ini berupa pemberian penyuluhan Kesehatan sebagai upaya dalam peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gangguan jiwa, stigma dan upaya destigmatisasinya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait gangguan jiwa, stigma dan upaya destigmatisasinya. Kegiatan ini sangat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya stigma dan diskriminasi pada penderita gangguan jiwa sehingga penderita gangguan jiwa mendapat dukungan positif dalam proses penyembuhannya.
Peningkatan Pengetahuan Teknologi Informasi untuk masyarakat Kelurahan Mariana Ilir Kecamatan Banyuasin Ilir Kabuaten Banyuasin Sumatra Selatan Ali Ibrahim; Ermatita Ermatita; Ahmad Fali Oklilas; Purwita Sari; Yadi Utama; Rizka Dhini Kurnia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JAMSI - Januari 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.571

Abstract

Kegiatan pelaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan Peningkatan Pengetahuan Teknologi Informasi Untuk Masyakarat di Kelurahan Mariana Ilir Kecamatan Banyuasin Ilir, Kabuaten Banyuasin Sumatra Selatan dapat dilaksanakan sesuai dengan agenda dan jadwal, yang sudah disepakati antara tim pengabdian kepada masyarakat dan tim dari kelurahan, dalam hal ini diwakilkan oleh kepala dan sekretaris lurah. Dari hasil evaluasi selama pelaksanaan kegiatan, didapat bahwa sangat tinggi antusias peserta dalam menerima apa yang disampaikan oleh narasumber. Selain itu, hasil kumunikasi dengan tim kelurahan sungai pinang, diharapkan ada pelatihan lanjut dari tim pengabdian masyarakat untuk tahun 2023. Sehingga ada keberlanjutan kegiatan. Berdasarakan hasil wawancara dan observasi tim dengan peserta maka tingkat keberhasilan pada kegiatan ini sekitar 75%. Metode kegiatan yaitu pendampingan, penyuluhan dan demostrasi aplikasi TIK. Peserta kegiatan ini adalah staf kelurahan berjumlah lebih dari 6 orang dan 24 orang perwakilan dari masyarakat desa. Perwakilan desa terdiri dari karang taruna, RT, RW dan masyarakat.
Optimalisasi Website Museum Tani Jawa Indonesia berbasis QR Code dan Bilingual Website Guna Perluasan Pangsa Pasar Wisatawan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Sutirman Sutirman; Rullyana Puspitaningrum Mamengko; Ariadie Chandra Nugraha
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JAMSI - Januari 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.587

Abstract

Museum Tani Jawa Indonesia yang terletak di Desa Wisata Kebonagung, Provinsi D.I. Yogyakarta memiliki banyak koleksi bersejarah yang sarat dengan nilai-nilai kejuangan petani. Potensi yang dimiliki oleh museum ini beserta desa wisata Kebonagung masih belum optimal. Pemasarannya masih belum terintegrasi, jangkauan pangsa pasarnya masih terbatas, dan belum memanfaatkan teknologi informasi secara optimal. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini adalah: (1) untuk memudahkan wisatawan dalam mengakses informasi pada setiap benda koleksi di dalam museum melalui media yang aplikatif dan user friendly sesuai dengan perkembangan teknologi masa kini; (2) membantu Museum Tani Jawa Indonesia dan desa wisata Kebonagung mengembangkan jangkauan pangsa pasarnya melalui website bilingual, pengoptimalan content dalam website, kreatifitas paket wisata, dan perluasan kerjasama dengan online travel agent. Kegiatan ini dilengkapi dengan pelatihan pembuatan paket wisata yang menarik dan kreatif serta pelatihan pembuatan akun OTA (Online Travel Agent) beserta pengelolaannya, kemudian diakhiri dengan penyelenggaraan Forum Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh seluruh pengelola museum dan desa wisata. Tahapan dari kegiatan ini yaitu: kerjasama, persiapan, pelaksanaan pengabdian, dan evaluasi. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat memperluas pangsa pasar wisatawan, meningkatkan minat berkunjung wisatawan, memperbanyak jumlah kunjungan wisatawan, yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan masyarakat lokal Kebonagung dan pemerintah daerah setempat.
Peningkatan Pengetahuan tentang Cara Mengetahui Susu yang Dipalsukan di Perum Tanjung Elok Purwokerto Selatan Banyumas Siti Rahmawati Zulaikhah; Restuti Fitria; Dewi Puspita Candrasari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JAMSI - Januari 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.588

Abstract

Produk hewani yang sudah memasyarakat, disukai semua kalangan baik itu anak kecil maupun dewasa, harga terjangkau dan bernilai gizi tinggi salah satunya adalah susu. Susu merupakan hasil dari ternak perah baik itu sapi, kerbau maupun kambing. Namun air susu yang banyak beredar dan dikenal di pasaran adalah air susu sapi. Warga di Perum Tanjung Elok, Purwokerto Selatan memiliki kebiasaan mengkonsumsi susu dari susu segar yang diolah sendiri. Masalah yang biasanya sering dihadapi oleh warga adalah kekhawatiran terkait adanya pemalsuan susu dan kurangnya pengetahuan warga mengenai ciri-ciri susu yang berkualitas baik. Kegiatan sosialisasi bertujuan memberikan informasi tentang cara pengujian pemalsuan susu. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui susu yang berkualitas baik. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi dan dilanjutkan dengan demonstrasi yaitu praktik langsung untuk uji organoleptik. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan warga khususnya anggota PKK Dasa Wisma (DAWIS) Aster 1 RT 02 RW 08 Kelurahan Tanjung mengenai pengujian pemalsuan susu dan susu berkualitas baik. Selain itu, adanya kegiatan ini juga dapat meningkatkan konsumsi susu terutama oleh warga di Perum Tanjung Elok, Purwokerto Selatan, Banyumas.
Sistem Pengering Vanili Menggunakan Metode Kendali Fuzzy Logic Berbasis Internet of Things di Kelompok Tani Vanilla Organik Desa Gintangan Provinsi Jawa Timur Subono Subono; Alfin Hidayat; Vivien Arief Wardhany; Refita Dinda Cahyani Putri; Eka Listiyaningsih Ayu Wardani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JAMSI - Januari 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.589

Abstract

Saat ini para petani vanili masih menerapkan tahapan pengolahan secara konvensional serta sedikit menggunakan perangkat pengering otomatis. Pengolahan vanili melalui tahapan proses diantaranya pelayuan kemudian fermentasi serta proses pengeringan untuk mengurangi kadar air menjadi 30% - 40%. Proses ini harus didukung dengan cuaca cerah agar proses pengeringan bisa mendapatkan hasil sesuai dengan kualitas yang telah ditentukan yaitu tidak mudah hancur, elastis serta memiliki warna coklat kehitaman serta bebas jamur dan cendawan. Apabila kondisi cuaca sering hujan maka kondisi vanili akan memerlukan waktu lebih lama dalam proses pengeringan, hal ini bisa menyebabkan penurunan kualitas vanili karena banyak ditumbuhi jamur dan cendawan. Perencanaan strategi yang dilakukan yaitu meningkatkan kualitas pengolahan buah vanili yang dihasilkan serta efisiensi waktu yang digunakan dalam proses pengeringan dengan diterapkannya teknologi alat pengering vanili terintegrasi yang dapat mempermudah petani dalam proses pengeringan. Metode yang digunakan dalam program pengabdian meliputi identifikasi lapangan, perencanaan, pembuatan alat, implementasi serta penyuluhan dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan petani vanili dapat mengoperasikan sistem pengering vanili otomatis. Hasil uji pengeringan yang dilakukan bersama mitra didapatkan waktu pengeringan selama 6 jam dengan kadar air sekitar 36%, dibandingkan dengan konvensional cuaca baik membutuhkan 6 sampai dengan 7 hari proses pengeringan.
“Sekolah Tanpa Bullying Membudayakan Asertivitas (Stand by Me)” untuk Menciptakan Lingkungan Sekolah Anti-Bullying di SMPN 6 Padang Zulian Fikry; Gumi Langerya Rizal; Muhammad Rayyan Ramadhan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JAMSI - Januari 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.596

Abstract

Pelaksanaan program ini bertujuan untuk mengubah perilaku siswa melalui internalisasi nilai anti-bullying pada siswa SMPN 6 Padang yang akhirnya juga akan mengubah pola perilaku mereka ketika berada di tengah-tengah masyarakat di lingkungan tempat tinggal mereka. Pengabdian ini juga ditujukan untuk menciptakan sistem pencegahan dan pengaduan yang efektif dan aman bagi siswa SMPN 6 Padang. Permasalahan bullying yang terjadi di SMPN 6 Padang meliputi beberapa hal, pertama, para siswa tidak mengetahui perilaku apa saja yang termasuk. Kedua, siswa takut melaporkan perilaku bullying yang dialami. Ketiga, penanganan pelaku dan korban bullying perlu perbaikan. Keempat, belum adanya sistem pencegahan yang efektif dan aman agar perilaku bullying tidak terjadi di sekolah. Melalui “Sekolah Tanpa Bullying Membudayakan Asertivitas (Stand By Me)” permasalahan dapat diatasi melalui tiga langkah, yaitu: 1) Memberikan Psikoedukasi tentang perilaku bullying kepada siswa dan guru di sekolah; 2) Pemaparan materi tentang lingkungan sosial sekolah yang bebas diskriminasi, dan sistem Bullying Whistle Blowing (BWB); 3) Memberikan pengetahuan bagi pihak sekolah tentang pentingnya komunikasi asertif. Hasil kegiatan ini adalah pengetahuan baru bagi pihak guru dan siswa tentang bullying dan pencegahannya melalui perilaku asertif, media informasi tentang bullying dan komunikasi asertif di sekolah, dan terbentuknya sistem penanganan bullying yang lebih aman bagi korban.