cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Berbasis Partisipatif di Masyarakat Kelurahan Palmeriam, Jakarta Timur Fransiska, Fransiska; Leasfita, Ade; Vanie, Adevy; Megawati, Eka
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1933

Abstract

Tingginya angka kekerasan seksual di Indonesia serta rendahnya pemahaman masyarakat menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini. Minimnya edukasi seksual serta anggapan tabu dalam membicarakan isu kekerasan seksual menyebabkan korban sering kali tidak menyadari posisinya sebagai korban dan enggan melapor karena stigma dan ketakutan akan victim blaming. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, serta mendorong sikap peduli masyarakat terhadap isu kekerasan seksual. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dalam bentuk ceramah oleh empat narasumber, kuis interaktif, dan sesi tanya jawab. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan kekerasan seksual, bentuk dan dampaknya, mekanisme pelaporan, serta hak-hak korban dan pelaku. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta yang berjumlah 40 orang terhadap isu kekerasan seksual. Antusiasme peserta juga memperlihatkan bahwa topik ini sangat relevan untuk dibahas secara terbuka di tengah masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih aktif dalam upaya pencegahan, penanganan, dan pendampingan korban kekerasan seksual serta terbentuk komunitas dan memunculkan agen perubahan sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman dan peduli terhadap sesama.
Sosialisasi Etika Dunia Maya bagi Remaja sebagai Langkah Pencegahan Dampak Negatif Media Sosial di Perguruan Surya Pematang Siantar Hutabarat, Purnama Helena; Sakban, Muhammad; Hita, Hotma
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1935

Abstract

Dalam era digital saat ini, remaja dihadapkan pada berbagai permasalahan yang muncul akibat pesatnya perkembangan teknologi informasi, khususnya penggunaan internet. Salah satu tantangan yang signifikan adalah kurangnya pemahaman serta penerapan etika digital dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi hal ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan di Perguruan Surya Pematang Siantar dengan tujuan mensosialisasikan pentingnya etika dunia maya kepada para remaja. Kegiatan ini menggunakan metode edukatif berupa seminar, diskusi interaktif, dan studi kasus yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran serta pemahaman peserta terhadap etika berinternet dan potensi dampak negatif dari perilaku menyimpang di dunia maya. Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari siswa SMP dan SMA di lingkungan Perguruan Surya. Output dari kegiatan ini berupa peningkatan pengetahuan peserta yang diukur melalui sesi evaluasi akhir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif dalam sikap dan pemahaman remaja mengenai pentingnya bertindak secara etis, bertanggung jawab, serta menghargai sesama dalam interaksi digital. Secara keseluruhan, kegiatan ini berdampak pada terbentuknya karakter remaja yang lebih bijak dan memiliki kesadaran sosial tinggi dalam memanfaatkan teknologi secara sehat dan positif.
Implementasi Program “Bekal Sehat Sekolah” sebagai Upaya Peningkatan Edukasi Gizi pada Anak Usia Dini di TK ABA 37 Malang, Jawa Timur Pratiwi, Indah Dwi; Purwanto, Edi; Anggraeni, Ni Ketut Putri; Rahmawati, Frizka Fauzia; Nuriyah, Fakihatun; Fahril, Imam; Robbi, Mohammad Jefri Ali
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1936

Abstract

Keterbatasan bekal sehat dan literasi gizi seimbang bagi anak sekolah pada orangtua masih merupakan tantangan bagi guru, dan orang tua. Permasalahan kesehatan yang sering muncul meliputi obesitas, konsumsi jajanan tidak sehat, serta asupan gula berlebihan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak prasekolah melalui intervensi bekal sehat sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan melakukan implementasi program bekal sehat yang mencakup brainstorming untuk mengidentifikasi masalah, diskusi interaktif guna meningkatkan pemahaman gizi, serta cooking class sebagai pelatihan praktis menyiapkan makanan sehat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman orang tua, dengan dibuktikan dengan adanya perubahan jenis bekal sekolah yang dibawa oleh siswa setelah program ini dijalankan, serta kesadaran guru akan pentingnya screening kesehatan berkala. Partisipasi aktif dan antusiasme peserta terlihat selama seluruh rangkaian kegiatan, termasuk seminar, diskusi, dan sesi praktik. Dampak jangka panjang adalah perbaikan status kesehatan siswa melalui pemenuhan gizi optimal dan implementasi pemeriksaan kesehatan rutin di sekolah. Program ini sekaligus menjadi model intervensi berbasis komunitas yang dapat diadopsi untuk pencegahan masalah gizi anak usia dini.
Peningkatan Kompetensi Digital UMKM Fesyen melalui Coaching Clinic Literasi Digital di Pasar Modern Sinpasa Bandung Pringgabayu, Dematria; Alamsyah, Muhammad Iqbal; Yunita, Irni; Yusoff, Yusliza Mohd
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1939

Abstract

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor fesyen menghadapi tantangan dalam mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pasar Modern SINPASA dengan tujuan meningkatkan kompetensi digital UMKM fesyen melalui pendekatan terpadu. Metode yang digunakan ialah coaching clinic partisipatif, workshop interaktif, sesi coaching bersama mentor digital sebagai pendamingan mingguan, serta simulasi langsung penggunaan teknologi dalam bisnis sehari-hari dan troubleshooting langsung di kios peserta. Proses pelaksanaan diawali dengan identifikasi kebutuhan, pre-test, penyampaian materi oleh narasumber, praktik lapangan dan pendampingan mingguan, serta evaluasi akhir melalui post-test. Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi multipihak yang terdiri dari unsur perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, Dekranasda, pengelola pasar, dan komunitas UMKM lokal (CWS). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan media sosial, pemanfaatan QRIS, dan pengelolaan operasional berbasis digital. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis kebutuhan dan berorientasi praktik mampu mendorong transformasi digital UMKM secara nyata. Oleh karena itu, program ini memiliki potensi besar untuk direplikasi dan dikembangkan secara berkelanjutan sebagai model pemberdayaan UMKM di era ekonomi digital.
Optimalisasi Lahan Pekarangan melalui Pengolahan Pupuk Organik dari Sampah Rumah Tangga pada KWT Mentari di Kota Pontianak Reswari, Rianti Ardana; Ekawati, Ekawati; Rizieq, Rahmatullah; Suryani, Rini
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1943

Abstract

Sampah rumah tangga merupakan penyumbang utama sampah di Kota Pontianak yang belum dikelola secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Mentari dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas lahan pekarangan. Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan teknik pembuatan pupuk organik secara sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT mengenai pengolahan pupuk organik, dengan seluruh peserta mencapai tingkat pemahaman 100% setelah pelatihan. Kegiatan ini berdampak pada pengurangan volume sampah rumah tangga, peningkatan kesuburan lahan pekarangan, serta pemberdayaan ekonomi anggota KWT secara mandiri.
Pelatihan Mewarnai Ilustrasi Wayang sebagai Upaya untuk Mengenalkan Kearifan Lokal kepada Anak Sekolah Dasar di Madrasah Al Miftah, Denpasar, Bali Novitasari, Dwi; Darma Yasa, Ngakan Putu; Ratnaningrum, Luh Putu Rara Ayu; Alufillaily, Wildan; Paramartha, I Gusti Ngurah Made Gita
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1956

Abstract

Setiap daerah di Indonesia memiliki kearifan lokal masing-masing. Kearifan lokal adalah suatu prinsip dan cara yang dianut oleh masyarakat lokal untuk berinteraksi dengan lingkungannya serta diwariskan secara turun temurun. Kearifan lokal bisa berbentuk bahasa, benda, kegiatan dan wayang. Wayang adalah salah satu bentuk kearifan lokal yang sangat banyak mengandung nilai-nilai kehidupan dalam bermasyarakat. Namun saat ini, wayang semakin tidak populer karena dampak globalisasi yang terus berkembang pesat. Maka, perlu pemahaman terkait budaya lokal dengan cara-cara yang sederhana mulai dari sekolah dasar. Salah satu kegiatannya adalah mewarnai ilustrasi wayang dengan tidak langsung sudah mengenalkan budaya lokal Nusantara. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman terhadap budaya lokal Nusantara, salah satunya wayang. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah praktek secara langsung mewarnai ilustrasi tokoh-tokoh wayang di dalam ruangan kelas. Metode pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Luaran pengabdian ini adalah wayang dari kertas karton yang sudah diwarnai. Hasilnya, peserta mengikuti dengan antusias sehingga terwujud wayang yang sudah diwarnai. Kegiatan ini menunjukkan efektivitas pendekatan praktis dalam pendidikan seni dan budaya, dan direkomendasikan untuk direplikasi di sekolah-sekolah dasar lain guna menanamkan nilai-nilai budaya lokal sejak dini.
Edukasi Jalur Molekuler Paparan Logam Berat Penyebab Stunting melalui Penyuluhan dan Pembuatan Camilan Kaya Gizi di Desa Banaran, Grogol, Sukoharjo Lestari, Mastuti Widi; Sitohang, Dahlan; Ariyanti, Lilik; Darmawan, Erika Melvyona Satya; Tunabenany, Gerardiana Selyn; Aprilia, Ima; Nurhidayah, Intan Dwi; Devi, Ledya Martha; Shelomita, Maysa Putri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1907

Abstract

Stunting secara umum disebabkan oleh malnutrisi, kekurangan nutrisi mikro dan infeksi. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara paparan logam berat dengan risiko stunting pada anak di bawah lima tahun. Desa Banaran merupakan salah satu desa di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo dengan banyak industri batik rumah tangga. Industri batik merupakan salah satu industri penyumbang logam berat di perairan. Pengolahan limbah batik yang belum optimal dapat menjadi sumber logam berat dalam perairan warga, khususnya bagi warga yang menggunakan sumur air resapan. Paparan logam berat dari air resapan berisiko menjadi penyebab stunting di desa Banaran. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan edukasi tentang jalur molekuler logam berat penyebab stunting. Metode kegiatan berupa penyuluhan langsung dan pembuatan cemilan kaya gizi seperti dimsum buah bit untuk mencegah stunting. Kegiatan ini berhasil memberikan pengetahuan kepada warga dilihat dari hasil uji T yang menunjukkan perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Setelah kegiatan ini, masyarakat lebih menyadari dampak logam berat bagi pertumbuhan anak, dan pentingnya menyediakan makanan kaya gizi pada anak untuk mencegah stunting.
Upaya Meningkatkan Peran Guru dalam Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa Sekolah Dasar di Galesong, Sulawesi Selatan dalam Perspektif Islam melalui Metode Wilcoxon Aldilawati, Sari; Abdi, Muhammad Jayadi; Chotimah, Chusnul; Kennedi, Sri Wahyuni; Swastika, Wa Ode Dana Ayu
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1980

Abstract

Kesehatan gigi anak usia dini memerlukan perhatian khusus, termasuk melalui penyuluhan yang berkesinambungan mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut. Guru sebagai figur sentral dalam perkembangan anak di lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi dan membentuk kebiasaan positif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh guru terhadap kebersihan gigi dan mulut siswa di SDN No. 99 Kampung Beru, Galesong, Takalar. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat dengan pendekatan kuantitatif menggunakan rancangan pre-test dan post-test design, serta analisis data melalui uji Wilcoxon. Sampel terdiri dari 30 guru yang dipilih secara acak. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Peningkatan nilai setelah intervensi menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut. Peran ini tidak hanya terbatas pada aspek edukatif, tetapi juga sebagai motivator spiritual yang mendorong siswa menjaga kebersihan gigi dan mulut sebagai bagian dari ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT.
Pembentukan Generasi Berakhlak melalui Sosialisasi Karakter Positif di Kalangan Pelajar STMK Harapan Bangsa Desa Sungai Rengas Dami, Dami; Reswari, Rianti Ardana; Faisal, Muhammad
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1982

Abstract

Karakter generasi muda pada suatu bangsa mencerminkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Salah satu polemik dalam dunia pendidikan adalah penurunan moralitas pada kaum pelajar yang terpapar dengan budaya dan gaya hidup yang negatif dari media sosial. Isu moralitas yang tersebar pada berita kriminal di era digital terutama pada generasi muda telah menjadi sorotan publik. Sekolah Menengah Teologi Kristen (STMK) Harapan Bangsa berada di area yang aksesibilitasnya cukup baik yang dikelilingi oleh masyarakat yang memiliki minat terhadap pendidikan. Namun, tantangan sosial seperti kemiskinan dan pengaruh negatif dari lingkungan masih ditemukan sehingga membutuhkan dukungan untuk membina karakter pelajar. Solusi yang ditawarkan dalam permasalahan ini adalah melakukan edukasi seputar pendidikan karakter dalam lingkungan sekolah untuk membina moralitas generasi muda. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk membekali pelajar dengan sikap positif yang akan membentuk karakter positif sebagai warga negara yang bertanggung jawab dan berkontribusi positif terhadap masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi dan penyuluhan interaktif mengenai nilai-nilai karakter positif dengan melibatkan sejumlah 44 pelajar di STMK Harapan Bangsa. Hasil kegiatan penyuluhan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran pelajar mengenai karakter positif di kalangan pelajar sehingga dapat berkontribusi positif untuk dapat menginternalisasi nilai- nilai tersebut dalam lingkungan sekolah hingga masyarakat.
Penguatan Jiwa Kewirausahaan melalui Green School Movement bagi Siswa SMK Muhammadiyah 11 Sibuluan, Tapanuli Tengah Simamora, Fauziah Nur; Baroroh, Riski; Simamora, Mukti; Hutagalung, Heriyawan; Prayoga, Angga; Fadilah, Nia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1986

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dengan berwawasan lingkungan (green entrepreneurship) di kalangan siswa SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan. SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan berada di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah yang memiliki potensi sumber daya alam yang belum dimanfaatkan secara optimal dan berpeluang besar untuk dapat dikembangkan melalui pendekatan wirausaha hijau. Program wirausaha hijau dapat berangkat dari tantangan utama di sekolah, yaitu rendahnya kesadaran lingkungan serta terbatasnya peluang usaha kreatif bagi siswa. Padahal, siswa SMK memiliki potensi untuk diarahkan menjadi wirausahawan muda yang inovatif dan peduli lingkungan. Melalui pendekatan Green School Movement, pengabdian tidak hanya mengedukasi tentang lingkungan, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai kewirausahaan seperti kreativitas, tanggung jawab, kerja sama, dan inovasi. Selain itu, siswa tidak hanya belajar teori dan bahkan langsung praktek dengan mengikuti pelatihan, workshop, dan proyek kewirausahaan kecil yang menghasilkan produk ramah lingkungan. Pendampingan yang dilakukan secara intensif siswa dapat menumbuhkan berpikir kreatif dalam memanfaatkan limbah menjadi barang bernilai ekonomis, membangun brand sederhana, dan memasarkan produk dalam skala sekolah. Proses pengabdian ditutup dengan melakukan pameran mini sebagai bentuk apresiasi dan evaluasi hasil kerja siswa, sekaligus membangun kepercayaan diri siswa sebagai calon pelaku usaha. Setelah dilakukan pengabdian, program diharapkan menjadi model inspiratif bagi sekolah lain di wilayah Tapanuli Tengah dan mampu memicu tumbuhnya budaya sekolah hijau yang mandiri secara ekonomi dan ramah lingkungan.