cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Pendampingan Program Latihan Terstruktur dan Edukasi Gizi Seimbang pada Periodisasi Latihan Atlet Dance Sport Sulawesi Selatan Kasmad, Rahmat; Irma, Irma; Kartini, Kartini
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1989

Abstract

Dance sport adalah olahraga dansa yang kompetitif dan dipertandingkan secara beregu. Perpaduan gerakan dengan irama music menjadi intisari cabang olahraga yang kini sedang berkembang pesat di banyak daerah dan merupakan cabang olahraga andalan yang ada di Sulawesi Selatan. Dance sport merupakan cabang olahraga yang menuntut kekuatan, kelincahan, dan daya tahan tinggi. Asupan gizi yang tepat sangat dibutuhkan untuk mendukung performa atlet secara optimal. Namun, minimnya pengetahuan gizi dan penerapan pengaturan gizi yang sesuai dengan periodisasi latihan masih menjadi kendala utama dalam pembinaan atlet dance sport. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi dan mengoptimalkan program latihan serta pengaturan gizi pada periodisasi latihan Atlet Dance Sport Sulawesi Selatan. Pendampingan meliputi penyusunan program latihan yang terstruktur sesuai kebutuhan atlet dan penyediaan panduan gizi berdasarkan usia dan kondisi fisik. Evaluasi dilakukan melalui pre-post test pengetahuan, serta asesmen fisik dan gizi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal pengetahuan atlet sebesar 35%, memberikan kontribusi positif dalam peningkatan performa teknis, dan kepatuhan program latihan atlet dance sport di Sulawesi Selatan. Antusiasme peserta juga memperlihatkan bahwa topik ini sangat relevan untuk dibahas dan sangat dibutuhkan oleh peserta. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kegiatan ini menjadi awal dari perubahan perilaku makan yang lebih sehat dan berkelanjutan sesuai kebutuhan bagi atlet.
Optimalisasi Peran Kader Posyandu Lansia dan Kader Kesehatan Aisyiyah melalui Workshop Promosi Aktivitas Fisik Lansia di Yogyakarta Indriani, Indriani; Fatmawati, Veni; Ariyanto, Andry; Kaeni, Nor Faizah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1996

Abstract

Aktivitas fisik (Physical Activity/ PA) merupakan komponen penting dalam menjaga kesehatan dan kemandirian lansia. Namun, masih rendahnya angka PA dan menjadi tantangan utama dikalangan lansia berbagai negara termasuk Yogyakarta yang memiliki populasi lansia tertinggi di Indonesia. Jaringan sosial dan keterikatan komunitas terbukti sebagai faktor penting dalam mempromosikan program PA. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran kader kesehatan dalam mempromosikan gaya hidup aktif lansia melalui workshop kader Aisyiyah dan kader posyandu lansia di Kelurahan Balecatur, Sleman-Yogyakarta. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan kader organisasi Perempuan Aisyiyah (PRA), Kelurahan, tokoh masyarakat, dan kader posyandu lansia di kelurahan Balecatur, Nogotirto Sleman. Metode pelatihan mencakup edukasi interaktif, simulasi praktik senam lansia, serta penyusunan rencana aksi komunitas. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dan peningkatan kepercayaan diri dalam menginisiasi aktivitas fisik lansia di komunitas. Program ini juga mendorong terbentuknya kelompok senam mandiri di tingkat RT/RW. Intervensi ini penting untuk direplikasi sebagai bagian dari strategi promosi kesehatan berbasis masyarakat yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan program pemerintah, serta melibatkan berbagai pihak untuk memperkuat promosi PA lansia.  
Pelatihan Pengelolaan Toilet Berbasis Standar ASEAN di Destinasi Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai untuk Meningkatkan Kapasitas Pengelola Wisata Ayuningsih, Asti; Dai, Srilian Laxmiwaty
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2036

Abstract

Permasalahan kebersihan dan standar sanitasi toilet umum masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan destinasi wisata di Kabupaten Pulau Morotai sebagai Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional. Hal ini mempengaruhi kenyamanan dan kepuasan wisatawan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola destinasi wisata di Kabupaten Pulau Morotai dalam pengelolaan toilet umum yang sesuai dengan standar kebersihan dan kesehatan, khususnya mengacu pada ASEAN Public Toilet Standard. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari pada 11-12 Desember 2024 dengan melibatkan 40 peserta dari kalangan pengelola daya tarik wisata, kelompok sadar wisata, dan pengelola toilet umum. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi konsep standar toilet ASEAN, tutorial penggunaan alat pembersih dan sanitasi, diskusi kelompok, kuis evaluatif, serta praktik lapangan langsung di toilet destinasi wisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pengelolaan toilet bersih dan higienis, yang tercermin dalam partisipasi aktif dalam sesi praktikum dan kuis individu. Dampak langsung terhadap mitra mencakup peningkatan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sanitasi yang ramah wisatawan serta terbentuknya komitmen awal untuk menerapkan standar ASEAN secara bertahap di fasilitas toilet masing-masing. Program ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan kapasitas pengelola meskipun menghadapi beberapa kendala teknis. Pendampingan lanjutan secara berkala sangat direkomendasikan untuk menjamin keberlanjutan program.
Peningkatan Kesadaran Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan Sekolah melalui Penyuluhan di SMK Migas Bumi Melayu Pekanbaru, Provinsi Riau Dinata, Apriyan; Rashid, Mohd Fadzil Abdul; Wahyudi, Ade; Adriati, Yolly; Asteriani, Febby; Putri, Junisya; Luthfi, M. Daffa
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2038

Abstract

Lingkungan hidup merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk dapat terwujudnya pembangunan manusia yang seutuhnya, baik di pedesaan ataupun di perkotaan. Lingkungan hidup yang terjaga dengan baik dan lestari akan dapat menjamin kelangsungan kehidupan di jagad raya, tidak hanya untuk kepentingan umat manusia juga untuk makhluk hidup lainnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran lingkungan hidup khususnya berkenaan dengan kebersihan dan kesehatan lingkungan kepada para pelajar/siswa SMK Migas Bumi Melayu Kota Pekanbaru. Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan secara langsung kepada para pelajar/siswa tentang pentingya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah yang sehat dan bersih. Setelah mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini sebagian besar peserta merasa mendapat pengetahuan baru yang bermanfaat untuk mengembangkan pola dan gaya hidup yang bersih dan sehat, baik di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Sebagian besar peserta termotivasi untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dengan saling bekerjasama antar siswa, guru dan karyawan sekolah. Hal ini dapat dilihat dengan tertanamnya karakter  siswa yang peduli lingkungan, dimana siswa bersedia untuk melakukan gotong royong dalam membuang sampah, membersihkan ruangan dan halaman sekolah, toilet  serta  merawat bunga.
Edukasi Berbasis Komunitas dalam Penguatan Kapasitas Masyarakat Mengenai Pemberian Air Susu Ibu dan Makanan Pendamping Air Susu Ibu untuk Pencegahan Stunting di Kabupaten Bandung, Jawa Barat Putri, Delima Istio Prawiradhani; Reswari, Arnova; Sudjatmiko, Budi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2044

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan anak yang belum teratasi di Indonesia meskipun sudah menjadi perhatian khusus. Begitu pula di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Rendahnya praktik pemberian ASI eksklusif dan MPASI yang sesuai dengan usia, juga masih adanya anak dengan stunting merupakan faktor yang mendasari kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan edukasi berbasis komunitas bertajuk “BERAKSI” ditujukan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan kader posyandu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai pemberian ASI-MPASI yang ekonomis dan tepat. Metode pelaksanaan pengabdian ini meliputi edukasi langsung menggunakan media presentasi, leaflet, serta pre-test dan post-test. Hasil evaluasi dari edukasi tersebut menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta sebesar 3,75% pada ibu dan 0,6% pada kader hasil tersebut tidak naik secara signifikan namun, dengan interpretasi pemahaman yang baik. Edukasi yang dilakukan cukup meningkatkan pengetahuan dan retensi pemahaman peserta.
Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Desa dalam Mitigasi Risiko Stunting melalui Edukasi dan Aksi Kolaboratif di Desa Tambakrejo Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan Suparji, Suparji; Wahito Nugroho, Heru Santoso; Sunarto, Sunarto
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2049

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang kompleks di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan seperti Desa Tambakrejo, Magetan, yang mencatat prevalensi balita stunting sebesar 27,8% pada tahun 2024. Rendahnya literasi gizi, minimnya keterampilan kader, dan terbatasnya intervensi berbasis lokal menjadi pemicu utama. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas kader kesehatan melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan inovasi pemetaan risiko stunting berbasis manajemen risiko. Metode yang digunakan meliputi pelatihan interaktif, praktik pengukuran TB/BB bayi-balita dan LILA ibu hamil, serta penyusunan peta risiko berbasis ancaman, kerentanan, dan kapasitas desa. Kegiatan melibatkan pemerintah desa, Puskesmas Candirejo, serta kader posyandu, BKB, guru PAUD, dan tokoh lokal sebagai mitra kolaboratif. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan kader dari pretest (77,5) ke post-test (92,3), penguatan keterampilan KIE, serta partisipasi aktif dalam penyusunan peta risiko. Masyarakat mulai menunjukkan perubahan perilaku dalam pola gizi dan kunjungan posyandu. Kegiatan ini membuktikan efektivitas pendekatan komunitas dalam menurunkan risiko stunting. Disarankan agar model ini direplikasi di desa lain dengan menyesuaikan konteks lokal dan memperkuat dukungan lintas sektor.
Penguatan Kapasitas Masyarakat Desa Jajar, Kabupaten Magetan, Jawa Timur dalam Menghadapi Krisis Kesehatan Akibat Bencana melalui Pendekatan Participatory Action Research Sunarto, Sunarto; Suparji, Suparji; Nugroho, Heru Santoso Wahito; Rahayu, Teta Puji; Usnawati, Nana; Pertiwi, Nabila Putri; Prasetyo, Aries
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2052

Abstract

Desa Jajar di Kabupaten Magetan memiliki potensi bencana banjir yang tinggi, namun kapasitas masyarakat dalam merespons krisis kesehatan akibat bencana masih terbatas. Kondisi ini meningkatkan kerentanan, terutama bagi kelompok rentan di tingkat komunitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan krisis kesehatan berbasis komunitas. Sebanyak 40 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan lembaga desa, termasuk PKK, forum desa tangguh bencana (Destana), karang taruna, perlindungan pasyarakat (Linmas), tenaga kesehatan, TNI/Polri, dan perangkat desa mengikuti pelatihan selama enam hari (40 JPL). Materi meliputi analisis risiko krisis kesehatan, penyusunan peta risiko, struktur komando tanggap darurat, serta topik terkait kesehatan dasar, gizi, kesehatan reproduksi, pengendalian penyakit, dan penyehatan lingkungan di pengungsian. Pelatihan menghasilkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta, khususnya dalam penyusunan lima peta: peta ancaman, kerentanan, kapasitas, risiko krisis kesehatan, dan peta respon. Pemahaman peserta terhadap materi dasar penanggulangan krisis kesehatan juga meningkat. Dari delapan unsur peserta, empat unsur (Forum Destana, TNI/Polri, tenaga kesehatan, dan kader kesehatan) mencapai nilai post-test melebihi standar, sedangkan kelompok Linmas dan PKK masih di bawah standar. Partisipasi yang tinggi menunjukkan keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembelajaran. Ketangguhan Desa Jajar dalam menghadapi krisis kesehatan akibat bencana meningkat, dengan kategori akhir “Tangguh Utama”. Pendekatan PAR terbukti efektif dalam membangun kolaborasi dan memperkuat sistem kesiapsiagaan berbasis komunitas
Komputerisasi dan Menimbang Arah Baru Sistem Ketatanegaraan Indonesia Asyrofuddin, Muhammad Isa; Rosyid, Muhammad Ikhwanuddin Al; Salam, Shoffan Abdus; Syam, Alfad Haffan; Fitri, Anisa; Lestari, Fitha Dieni Puja; Fajar, Galih Sigit Al
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2053

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk sistem ketatanegaraan. Sayangnya, pemanfaatan teknologi dalam pemerintahan Indonesia, khususnya di tingkat lokal, masih menghadapi berbagai kendala. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peserta didik di MTs An-Nur Haurgeulis mengenai pentingnya komputerisasi dalam sistem pemerintahan modern. Metode kegiatan meliputi presentasi dan diskusi interaktif yang melibatkan sekitar 50 siswa kelas 7 hingga 9. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep e-Government, manfaat digitalisasi, serta tantangan sosial budaya yang mempengaruhi penerimaan teknologi dalam sistem pemerintahan. Kegiatan ini juga menghasilkan temuan terkait hambatan literasi digital dan infrastruktur, serta menawarkan solusi strategis berbasis edukasi dan kolaborasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran kritis generasi muda terhadap arah baru sistem ketatanegaraan Indonesia yang berbasis teknologi.
Pengamanan Jejak Digital Jejak Digital: Pelatihan dan Edukasi Keamanan Data Pribadi bagi Siswa SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Bate, Andi Pajolloi; Prasetyo, Kurniawan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2055

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah melahirkan peluang sekaligus tantangan baru, termasuk ancaman terhadap keamanan data pribadi. Remaja sebagai pengguna aktif media digital, rentan terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan data pribadi karena minimnya kesadaran dan keterampilan dalam mengelola privasi digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa sekolah menengah dalam menjaga jejak digital melalui edukasi keamanan data pribadi. Bertempat di SMAN 1 Cimarga, Lebak, kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk seminar interaktif dan praktik pengamanan akun digital yang melibatkan siswa kelas 10 sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya perlindungan data pribadi, serta keberhasilan dalam mengaplikasikan autentikasi tiga faktor dan pengaturan privasi akun media sosial.
Pelatihan Inovasi Pengolahan Pindang bagi Usaha Mikro untuk Meningkatkan Keterampilan Berbisnis Kuliner di Kabupaten Lahat Pratama, Melati; Zulfikar, Zulfikar
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2057

Abstract

Pelaku usaha mikro khususnya katering dan rumah makan menawarkan menu tradisional dan model citarasa yang sama setiap tahunnya yang berdampak kepada ketidakstabilan bisnis setiap bulannya. Padahal Kabupaten Lahat memiliki kuliner tradisional yang unik dan menarik untuk dimodifikasi sesuai kebutuhan konsumen. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan baika teori maupun praktik berbasis inovasi pengolahan Pindang kepada pelaku usaha kuliner di Kabupaten Lahat. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 25 orang yang berasal dari pelaku usaha mikro (catering, rumah makan dan lainnya) di Kabupaten Lahat dengan metode sosialisasi, bimbingan teknis dan evaluasi. Evaluasi dilakukan pada pemahaman peserta melalui pretest dan post-test, produk hasil praktik, narasumber dan penyelenggaraan kegiatan dengan memberikan penilaian dengan rentang 1 (sangat tidak baik) – 5 (sangat baik). Hasil penilaian dihitung rata-ratanya kemudian diperoleh hasil bahwa sebanyak 80% peserta mengalami peningkatan pengetahuan. Pelaku usaha kuliner dapat menggunakan teknik pengolahan lain untuk mendapatkan produk sesuai keinginan konsumen. Adapun kelemahan dalam kegiatan ini adalah adanya ketidaksesuaian latar belakang peserta dengan materi yang disampaikan, sehingga hal ini menjadi perbaikan untuk kegiatan selanjutnya bahwa peserta kegiatan harus dipilih dan disesuaikan dengan tema kegiatan.