cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Pemanfaatan Virtual Tour Indonesia dengan Pendekatan Joyfull Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Negeri Roworejo Anjarini, Titi; Primartadi, Aci
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1897

Abstract

Mitra dihadapkan dengan masalah: 1) akses terbatas ke tujuan wisata di Indonesia menghambat banyak siswa dari mengunjungi tempat -tempat wisata populer karena jarak, waktu, dan biaya. 2) Pembelajaran didominasi oleh pembelajaran yang bersifat konseptual, soal dan jawapan, tugasan (misalnya Matematika/Bahasa Inggris), gambar, dan video, yang tidak mempunyai teknologi yang diperlukan untuk memotivasi pelajar untuk mengikuti pelajaran. 3) Tidak adanya literasi budaya di sekolah-sekolah Indonesia menghasilkan siswa yang kurang akrab dengan budaya dan peluang pariwisata negara. 4) Mayoritas pendekatan pembelajaran yang digunakan masih konvensional. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Penggunaan Virtual Tour Indonesia dengan pendekatan Joyful Learning bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SD Negeri Roworejo. Kegiatan ini melibatkan 15 siswa kelas 3, 4, dan 5 yang diberikan pengalaman belajar menggunakan Virtual Tour. pemanfaatan Virtual Tour Indonesia diperoleh berdasarkan hasil kuisioner motivasi belajar Hasil menunjukkan bahwa mayoritas siswa memberikan respon 'Sangat Setuju' (skor 4) pada sebagian besar pernyataan dalam kuesioner motivasi belajar, dengan rata-rata skor berada pada kategori tinggi (3-4). Metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.
Penguatan Budaya Ilmiah melalui Riset Kesejarahan di Pondok Pesantren Mahasiswa Kota Semarang Baihaqi, Ahmad Fauzan; Rizal, Aslama Nanda; Meliala, Bryna Rizkinta Sembiring
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1901

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya ilmiah di kalangan santri dengan memberikan Pelatihan Penelitian dan Penulisan Sejarah di Pondok Pesantren Bina Insani dan Pondok Pesantren Al-Muhtada Kota Semarang. Para peserta, yang terdiri dari mahasiswa yang tinggal di pondok pesantren, berasal dari berbagai latar belakang akademis yang beragam dengan eksposur yang terbatas pada studi sejarah. Pelatihan ini berfokus pada penguatan kemampuan penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan interdisipliner, yang mencakup perspektif ekonomi, sosial-budaya, dan sosial-politik. Melalui lokakarya dan dialog yang menggunakan pembelajaran berbasis masalah dan tugas berbasis proyek, para dosen sejarah memperkenalkan berbagai metode penelitian sejarah dan mendorong pemikiran kritis dalam menganalisis realitas sosial. Meskipun ada tantangan dalam memahami fenomena sejarah melalui lensa multidisiplin, para peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menganalisis sumber-sumber lisan dan tulisan, motivasi yang lebih tinggi untuk menulis artikel ilmiah, dan pembentukan kelompok-kelompok penelitian sejarah di pesantren. Mengakses sumber-sumber digital terbukti membantu dalam mengatasi kesulitan dalam mengkaji peristiwa sejarah dari perspektif yang menyeluruh. Pengabdian masyarakat ini berhasil mempromosikan budaya ilmiah di antara para mahasantri dan merekomendasikan pengembangan lebih lanjut dari modul penelitian sejarah dan publikasi artikel penelitian peserta. Kegiatan ini merangsang pemikiran, keinginan, dan kemampuan para peserta untuk melakukan penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan interdisipliner, menumbuhkan pemahaman yang lebih dalam tentang masa lalu dan relevansinya dengan masa kini.
Pelatihan Peningkatan Literasi Keuangan Digital Masyarakat melalui Sosialisasi dan Survei Partisipatif di Kelurahan Kesiman, Denpasar, Bali Suidarma, I Made; Yasa, I Wayan Sugara; Lestari, Putu Nina Eka; Nuraga, I Ketut
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1905

Abstract

Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap literasi keuangan digital menjadi salah satu tantangan utama dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi di sektor keuangan. Masyarakat yang belum terbiasa dengan pemanfaatan layanan keuangan digital berisiko mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan secara efektif, serta rentan terhadap berbagai bentuk penipuan online. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Kesiman, dengan tujuan utama meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai literasi keuangan digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi seminar dan pelatihan interaktif yang mencakup sesi diskusi panel antara narasumber dan peserta. Materi yang disampaikan merujuk pada kerangka kerja perlindungan konsumen dari Bank Indonesia, yaitu “PeKA (Peduli, Kenali, Adukan)”. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep dan praktik literasi keuangan digital. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif dalam sosialisasi dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat literasi keuangan digital masyarakat, terutama di wilayah yang masih terbatas aksesnya terhadap teknologi keuangan.
Edukasi dan Pendampingan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Menurunkan Prevalensi Stunting di Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur Ngguwa, Maria Matildis Bei; Wea, Yosua Domosan Mere; Indriyati, Indriyati; Lamawuran, Yosep Dionisius; Kleden, Marianus; Sius, Karolus Tatu
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1908

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Rendahnya pengetahuan ibu balita tentang gizi dan kurangnya praktik pemberian makanan sehat menjadi penyebab utama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat melalui edukasi dan pendampingan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Metode yang digunakan mencakup penyuluhan gizi, demonstrasi pembuatan PMT berbahan lokal, dan pendampingan intensif selama tiga bulan. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 2 Mei, dengan melibatkan 50 peserta, terdiri atas ibu balita dan kader posyandu. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi ibu balita sebesar 40%, serta peningkatan kepatuhan dalam pemberian PMT setiap hari. Kasus stunting pada kelompok sasaran menurun sebesar 15%. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa perubahan perilaku pemberian makanan sehat dan meningkatnya kesadaran gizi masyarakat. Edukasi berkelanjutan dan keterlibatan lintas sektor sangat penting dalam menurunkan prevalensi stunting di wilayah pedesaan.
Peningkatan Keterampilan Pengelolaan Produk Olahan Pangan Lokal melalui Pelatihan di Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang Bara, Adventina Pranata; Kodo, Yohanes; Indriyati, Indriyati; Peten, Yasinta Palan; Ethelbert, Yohanes Kornelius; Kaha, Hendrikus Lukusina
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1910

Abstract

Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, memiliki potensi besar dalam pengembangan produk pangan lokal seperti singkong dan pisang. Namun, keterbatasan keterampilan pengolahan dan minimnya akses pasar menjadi hambatan utama dalam pemanfaatan potensi tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dan masyarakat melalui pelatihan teknis, pendampingan produksi, serta pengenalan strategi pemasaran berbasis digital. Program dilaksanakan dalam bentuk pelatihan langsung dan praktik produksi bersama, dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman, keterampilan teknis, dan motivasi peserta untuk berwirausaha. Sebanyak 15 peserta berhasil memproduksi olahan pangan berbasis singkong dan pisang serta menerapkan pemasaran secara daring melalui media sosial dan platform digital lainnya. Dampak langsung dari kegiatan ini meliputi bertambahnya variasi produk siap jual, peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi, dan tumbuhnya kesadaran terhadap potensi pangan lokal sebagai sumber penghasilan. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Ke depan, kolaborasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah dan peningkatan infrastruktur digital diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program.
Penerapan Pola Makan Seimbang Isi Piringku di SDN 145 Inpres Bayowa, Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan Nurfaidah, Nurfaidah; Alam, Nur; Putra, Guruh Amir; Alimuddin, Hadijah; Asikin, Abdul Malik; Wahyuni, Vebriayanti; Aspika, Andi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1911

Abstract

Masalah gizi pada anak usia sekolah dasar masih menjadi tantangan serius di wilayah semi-perdesaan, termasuk di Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Rendahnya pemahaman terhadap pola makan seimbang menjadi penyebab utama gangguan status gizi dan konsentrasi belajar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku makan sehat siswa melalui penerapan konsep edukatif “Isi Piringku”. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pre-test, edukasi gizi interaktif berbasis media visual dan praktik langsung, post-test, serta monitoring perilaku membawa bekal sehat. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sebesar 35% dan perubahan perilaku positif, di mana lebih dari 75% siswa membawa bekal sesuai prinsip Isi Piringku. Dampak bagi mitra, yakni pihak sekolah, mencakup peningkatan kapasitas guru dalam edukasi gizi, ketersediaan media pembelajaran, serta terciptanya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung pola makan sehat anak. Kegiatan ini membuktikan efektivitas pendekatan partisipatif dalam membentuk kebiasaan makan sehat berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.
Pembinaan Literasi Bahasa Inggris dalam Konteks Sains melalui Kegiatan Fun Chemistry Club di SMA Negeri 3 Malinau, Kalimantan Utara Agustina, Ni Putu Rahma; Oktovianus, Oktovianus
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1912

Abstract

Pengembangan literasi bahasa Inggris dalam konteks sains merupakan tantangan di wilayah perbatasan, termasuk di SMA Negeri 3 Malinau. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa anggota Fun Chemistry Club (FCC) dalam memahami dan mengkomunikasikan konsep kimia berbahasa Inggris. Metode yang digunakan adalah pembinaan hybrid selama dua bulan (Oktober–November 2024), melibatkan praktisi dari Universitas Lampung secara daring dan guru pembina serta siswa secara luring. Evaluasi dilakukan dengan pre-test, post-test, observasi, dan angket refleksi. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata siswa dari 62,5 pada pre-test menjadi 81,3 pada post-test, serta peningkatan partisipasi dan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris. Kendala utama adalah keterbatasan akses teknologi dan jaringan internet, namun dapat diatasi melalui peran aktif guru pembina. Hasil pengabdian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkuat literasi bahasa Inggris sains di sekolah perbatasan, sekaligus membuka peluang pengembangan pembelajaran berbasis hybrid di masa depan. Mitra, dalam hal ini pihak sekolah dan guru pendamping, merasakan dampak positif berupa peningkatan motivasi belajar siswa, peningkatan kualitas pembelajaran kimia berbasis bilingual, serta terbukanya wawasan baru bagi guru dalam mengintegrasikan bahasa Inggris dalam pembelajaran sains.
Pelatihan Metode Suggestopedia untuk Peningkatan Kreativitas dalam Pengajaran Bahasa Inggris di Sekolah Kristen YPKPM Ambon Harsono, Debora
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1925

Abstract

Fakta menunjukkan, bahwa permasalahan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Inggris sangatlah kompleks. Pertama, Materi Pelajaran Bahasa Inggris cukup sulit untuk sebagian siswa. Seperti kita ketahui, Bahasa Inggris bukanlah bahasa yang kita ucapkan sejak balita. Secara pribadi, kita belajar Bahasa Inggris sebagai bahasa ketiga dalam kehidupan ini. Ketika batita kita memperoleh bahasa pertama dari ibu, kemudian kita mempelajari Bahasa Indonesia secara formal di bangku TK. Selanjutnya, kita mulai belajar bahasa Inggris di bangku SD atau SMP. Kedua, pengajaran Bahasa Inggris sangatlah membosankan bagi sejumlah para siswa. Data menunjukkan 50% dari jumlah siswa per kelasnya dari kelas I—III telah menyatakan hal tersebut. Artinya aspek membosankan meliputi pengajaran tata bahasa yang sangat rumit, hal ini diperburuk oleh guru Bahasa Inggris yang mengajar para siswa dengan menerapkan metode mengajar yang lama. Mengajar Tata Bahasa dengan banyak mengerjakan latihan tanpa penjelasan materi yang ringkas dan jelas. Belajar dengan menganalisa kesalahan dalam pengerjaan latihan soal tata bahasa. Ketiga, para guru Bahasa Inggris di Sekolah YPKPM cukup sibuk untuk mempersiapkan materi pengajaran yang tepat. Ringkasnya, semua realitas inilah yang menyebabkan permasalahan di dalam pengajaran Bahasa Inggris sebagai suatu subyek mata pelajaran. Di tambah lagi, kebanyakan guru guru pada tingkatan Sekolah Menengah Pertama dan Atas di Ambon cenderung menerapkan metode yang lama daripada yang baru. Karena menerapkan metode yang terbaik, berarti kita harus meluangkan lebih banyak waktu, perhatian dan energi untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Berdasarkan hal itu, maka penulis telah menyampaikan Seminar tentang Metode Suggestopedia bagi Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris untuk Sekolah Kristen YPKPM Ambon pada hari Sabtu, tanggal 10 Mei 2025. Akhirnya, pemateri menyimpulkan bahwa melalui penerapan Metode Suggestopedia bagi Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris maka tentunya terdapat refreshment / penyegaran di dalam mempersiapkan materi pengajaran yang tepat sehingga materi pelajaran Bahasa Inggris menjadi suatu materi yang menarik sekaligus menyenangkan serta sangat penting untuk diterapkan bagi anak didik kita.
Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Implementasi Teknologi Arang Kompos Bioaktif (Arkoba) dan Penguatan Usahatani Edamame di Desa Rasau Jaya Tiga, Kabupaten Kubu Raya Suyanto, Agus; Setiawan, Setiawan; Youlla, Donna
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1928

Abstract

Lahan pertanian di Desa Rasau Jaya Tiga didominasi oleh lahan pasang surut seluas 357,34 ha, yang tergolong lahan sulfat masam dan memiliki produktivitas rendah. Salah satu upaya peningkatan produktivitas dilakukan melalui pemanfaatan arang kompos bioaktif (Arkoba), pupuk organik dari limbah pertanian yang berfungsi sebagai amandemen tanah. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan anggota Kelompok Tani Maju dalam memproduksi dan mengaplikasikan Arkoba serta memperkuat manajemen usahatani edamame yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kegiatan dilaksanakan selama Agustus hingga Desember 2024 dan meliputi observasi, perencanaan, pelatihan teknis, serta evaluasi berbasis kuesioner dan demonstrasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembuatan Arkoba dan pengelolaan budidaya edamame. Sebanyak 85% peserta berhasil menerapkan teknologi Arkoba secara mandiri. Kegiatan ini berkontribusi terhadap diversifikasi usahatani dan peningkatan potensi ekonomi petani pada lahan marginal.
Edukasi Label Halal Produk Kecantikan bagi Ibu-Ibu Perwiridan Nurul Huda, Lubuk Pakam, Deli Serdang (Berdasarkan UU No. 33/2014) Husna, Muhammad Faisal; Novita, Tri Reni; Pratiwi, Adinda Handayani; Padang, Putri Farida Hanum; Wahyuni, Sri; Arab, Nurhayani; Ramadhani, Nova; Ndruru, Ernita; Suriani, Nining
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1930

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman ibu-ibu perwiridan di Masjid Nurul Huda, Lubuk Pakam, tentang pentingnya label halal dalam pemilihan produk kecantikan untuk kesehatan kulit. Kegiatan berlangsung pada 5 Mei 2025 dan diikuti oleh 70 peserta. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan diskusi langsung, disampaikan oleh tim mahasiswa PPKn dengan bimbingan dosen. Materi mencakup risiko produk tanpa sertifikasi BPOM, pentingnya kandungan halal, dan rekomendasi produk aman. Evaluasi dilakukan melalui diskusi dan umpan balik langsung. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran peserta terhadap keamanan dan kehalalan produk kosmetik, yang sebelumnya banyak dipengaruhi oleh tren dan harga murah. Dampaknya, peserta menjadi lebih selektif dalam memilih produk perawatan kulit yang tidak hanya aman tetapi juga sesuai syariat Islam. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam membentuk perilaku konsumen Muslim yang lebih sadar dan bertanggung jawab.