cover
Contact Name
Arie Hardian
Contact Email
arie.hardian@lecture.unjani.ac.id
Phone
+6285720197346
Journal Mail Official
jurnal-abdimas-kwk@unjani.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Jl. Terusan Jenderal Sudirman, Cimahi, 40531 Telp. (022) 663 1858
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
ISSN : 27210367     EISSN : 27163512     DOI : https://doi.org/10.26874/jakw.v1i1.9
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma merupakan jurnal ilmiah yang berisi kumpulan artikel yang berasal dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Lingkup Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma mencakup seluruh kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang sains, teknologi, sosiohumaniora, atau kombinasi dari bidang-bidang tersebut. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Cimahi. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma menerbitkan 2 nomor per tahun di bulan Maret dan Oktober. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma dapat diakses melalui versi cetak (ISSN 2721-0367) dan elektronik (ISSN 2716-3512).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 404 Documents
Penerapan Pangan Fungsional Protein Broth Bersama Kader PKK Kelurahan Baru Dalam Pencegahan Stunting Wijinindyah, Ayutha; Marda, Alexander Burhani; Nurfrizal, Risca Permasatasari; Saputro, Wisnu Kurnia Ari; Yusuf, Ahmad; Febrianor, Gusti Muhammad Juriansyah; Saputra, Sandy Indra; Hasanah, Laila Uswatun; Agustina, Dela; Jasmin, Muhammad; Yuliana, Yuliana
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.1102

Abstract

Stunting menjadi salah satu masalah gizi kronis yang terjadi di Indonesia khususnya Kalimantan Tengah. Salah satu upaya mengatasi stunting adalah dengan pemberian makanan tambahan (PMT) sumber protein hewani. Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Antakusuma bersama Kader PKK Kelurahan Baru menginisiasi penggunaan pangan fungsional protein broth sebagai alternatif PMT. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, pelatihan, dan praktik pembuatan protein broth dengan melibatkan kader PKK dan Posyandu. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 bekerjasama dengan Posyandu Damai dan Anggrek. Tahapan kegiatan meliputi survey pendahuluan, penentuan masalah prioritas, perumusan solusi, pelatihan, mentoring dan evaluasi. Hasil pada kegiatan ini adalah kader PKK mampu melakukan transfer ilmu, membuat dan mendistribusikan protein broth kepada balita berisiko stunting dan ibu hamil KEK. Produk ini disukai karena mudah diaplikasikan pada makanan sehari-hari, bergizi tinggi dan membantu memenuhi kebutuhan protein hewani. Dengan demikian, hasil kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader PKK serta memberi manfaat bagi balita dan ibu hamil. Saran bagi kegiatan ini adalah terdapat dukungan pemerintah daerah agar keberlanjutan program dan cakupan lebih luas dapat tercapai.
Pengembangan Produk Olahan Jambu Kristal Menjadi Selai sebagai Upaya Pemberdayaan dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Bantarsari, Kabupaten Bogor Zakaria, Muhammad; Rully, Tutus; Gandhy, Abel
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.1134

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Bantarsari, Kabupaten Bogor, melalui inovasi produk olahan jambu kristal menjadi selai sebagai solusi terhadap rendahnyan hasil pemanfaatan hasil panen nonstandar. Metode yang digunakan adalah Participatory Action and Learning System PALS dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan petani, Kelompok Wanita Tani KWT, UMKM, dan ibu-ibu PKK. Kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi, Focus Group Discussion FGD, uji coba formulasi, pelatihan produksi, hingga evaluasi produk. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dan pemahaman masyarakat dalam mengolah jambu kristal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Produk yang dihasilkan telah melalui uji proksimat di laboratorium untuk memastikan kualitas dan kandungan nutrisinya. Selain itu, pemasaran dilakukan secara daring dan luring guna menjangkau pasar yang lebih luas. Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani dan pelaku UMKM, tetapi juga menumbuhkan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Kegiatan ini mendapat respon positif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, dan direkomendasikan untuk terus dilanjutkan melalui pendampingan usaha dan pelatihan lanjutan di bidang kewirausahaan dan pemasaran digital.
Strategi Penurunan Angka Stunting Melalui Peningkatan Ketahanan Pangan di Dusun Pengalusan Desa Ban Karangasem Masyeni, Sri; Permatananda, Pande Ayu Nayakasih; Mangku, I Gede Pasek; Dinar, I Gusti Ayu Agung Gita Pritayanti; Rajistha, I Gusti Ngurah Adi; Dewi, Saraswati Laksmi; Miyazawa, Naori
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.723

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan global yang perlu mendapat perhatian serius. Kondisi ini dapat bermula sejak masa kehamilan, berlanjut pada periode pertumbuhan anak, khususnya dalam 1000 hari pertama kehidupan. Penanggulangan stunting memerlukan pendekatan komprehensif yang menyasar berbagai faktor penyebabnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menekan prevalensi stunting di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali. Metode yang diterapkan meliputi edukasi mengenai pencegahan dan penanganan stunting, praktik penyusunan menu bergizi seimbang melalui konsep “Isi Piringku”, serta penyaluran bantuan pangan berupa ayam buras, telur ayam, dan beras organik. Selain aspek kesehatan, kegiatan ini juga mencakup penyuluhan terkait perlindungan hukum bagi perempuan, pelatihan singkat Bahasa Inggris, serta pelatihan pembuatan pakan ternak ayam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan ibu dalam menyiapkan makanan bergizi seimbang berbasis “Isi Piringku” sebesar 49,8%. Oleh karena itu, dukungan dan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan sangat diperlukan untuk menurunkan angka kejadian stunting.
Edukasi Pemberian Teh Celup Rimpang Jahe Merah (Zingiber Officinale Rosc. Var. Rubrum) dan Daun Kemangi (Ocimum Sanctum L) untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Masyarakat di Kelurahan Laweyan Mursiany, Anita; Anggraeni, Devina Inggrid; Semartini, Atur
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.890

Abstract

Hipertensi termasuk salah satu penyakit terbanyak di Kelurahan Laweyan berada di urutan nomor 2 yang mempunyai kunjungan pasien terbanyak di Puskesmas Pajang. Salah satu yang menjadi alasan ketidakpatuhan minum obat pada pasien hipertensi adalah penggunaan obat jangka panjang sehingga menyebabkan efek samping obat. Untuk itu terapi non farmakologi menggunakan bahan obat alam dianjurkan untuk membantu kestabilan tekanan darah. Obat alam dinilai memiliki efek samping relatif lebih sedikit dan lebih murah, sehingga banyak masyarakat yang beralih menggunakan obat tradisional. Jahe merah mengandung senyawa flavonoid, saponin dan fenol. Flavonoid memiliki efek penghambatan terhadap aktivitas angiotensin-converting enzyme (ACE) yang dapat menurunkan tekanan darah. Jahe merah juga mengandung senyawa fenol, seperti gingerol. Gingerol dapat berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mengurangi radikal bebas. Daun kemangi mengandung senyawa flavonoid dan magnesium yang dapat melebarkan pembuluh darah dan melancarkan sirkulasi darah. Penerapan teknologi tepat guna dengan membuat sediaan dalam bentuk teh celup. Pemilihan sediaan teh celup berdasarkan efektivitas jahe dikonsumsi sebelum makan pagi sehingga lebih mudah dikonsumsi oleh masyarakat. Proses pembuatannya melibatkan produksi simplisia kering dari rimpang jahe merah dan daun kemangi, yang kemudian dicampur dan dikemas ke dalam kantong teh. Kemasan yang menarik dikembangkan, dan brosur informatif juga dibuat untuk memberikan pengetahuan tambahan tentang produk tersebut.
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada Anggota Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia Provinsi Jawa Barat Anwar, Tezza Adriansyah; Suhud, Ridono Cesar; Indriyana, Sri Quintina; Trimurtini, Indarti; Sajati, Fitriardi; Cahyani, Syabila Gita Putri; Permatasari, Devina Putri; Devano, Farrel Akheyla
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.903

Abstract

Para anggota Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Provinsi Jawa Barat, yang mayoritas bergerak dalam usaha katering, memiliki tingkat risiko tinggi terhadap cedera seperti luka bakar dan penyakit kardiovaskuler. Untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam menangani situasi darurat, pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) diselenggarakan dengan metode pendekatan pengembangan komunitas. Kegiatan dilaksanakan pada 13 September 2023 di Aula Lantai 4 Fakultas Psikologi Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), dihadiri oleh sekitar 200 peserta dari Cimahi dan sekitarnya. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan dasar untuk memberikan pertolongan pertama sebelum mendapatkan bantuan medis lanjutan. Kerjasama antara Fakultas Kedokteran Unjani dan APJI diharapkan dapat terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan komunitas secara berkelanjutan.
Pendampingan Pembuatan Desain Banner untuk Meningkatkan Visibilitas BUMDes Mitra Sejahtera Desa Cibogo Salsabila, Putri Patricia; Kanahaya, Kimmi Desta; Wulandari, Wulandari; Widyaningsih, Aristanti; Nurrizkiana, Rika
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.905

Abstract

Salah satu unit usaha BUMDes Desa Cibogo adalah Gelanggang Olahraga Bulu Tangkis yang memiliki kendala berupa tidak adanya tanda pengenal. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan visibilitas salah satu unit usaha BUMDes Mitra Sejahtera Desa Cibogo, yakni Gelanggang Olahraga Bulu Tangkis tersebut yang mengalami kendala dalam hal promosi dan pengenalan kepada masyarakat luar desa. Permasalahan tersebut direspons melalui program pendampingan pembuatan desain banner yang bertujuan memperkuat identitas dan daya tarik unit usaha tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan secara aktif pihak pengelola BUMDes dalamseluruh tahapan kegiatan mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi hasil. Proses pendampingan dimulai dengan diskusi dan observasi, dilanjutkan dengan perencanaan kolaboratif, serta pembuatan banner yang informatif dan menarik. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa desain visual yang strategis dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam memperluas jangkauan promosi unit usaha desa. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah penyewa dari luar desa serta mendorong BUMDes menuju strategi promosi digital yang lebih modern di masa mendatang.
Peningkatan Pemahaman UMKM dalam Menentukan Harga Pokok Produksi (HPP) Melalui Pelatihan Akuntansi Sederhana Jonardi, Klara Felicia; Wijaya, Marsya Lilyan; Swisman, Panayichea E. E; Salsabilah, Syifa Annisa Nur; Djurnaedy, Anastasya Sandy; Marwah, Marwah; Sharon, St Salmah
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.918

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, khususnya melalui kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Meskipun demikian, masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki pemahaman memadai mengenai perhitungan harga pokok produksi (HPP), sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan dalam penetapan harga jual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terkait perhitungan HPP melalui pelatihan akuntansi sederhana dengan pendekatan Service Learning. Metode ini memungkinkan mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan akademik secara langsung dalam konteks nyata. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu pelatihan internal mahasiswa, identifikasi dan sosialisasi kepada UMKM mitra, persiapan teknis, pelaksanaan pelatihan perhitungan HPP, serta evaluasi pascakegiatan. Mitra UMKM dalam kegiatan ini adalah Warung Yosua yang berlokasi di Kota Makassar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM dalam menghitung harga pokok produksi (HPP) dan break-even point (BEP). Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis praktik lapangan efektif dalam membantu UMKM meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan usaha.
Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut di TK Kancil Bandung Tammama, Tichvy; Nasroen, Saskia L.; Khamylya, Siti S.
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.919

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu komponen penting bagi kesehatan tubuh serta pertumbuhan dan perkembangan anak. Angka kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak dapat dikatakan masih rendah dikarenakan kurangnya pengetahuan orang dewasa mengenai hal tersebut. Salah satu penyebabnya karena masih tingginya anggapan masyarakat bahwa gigi susu hanya bersifat sementara dan akan diganti oleh gigi dewasa sehingga tidak perlu terlalu dirawat. Kerusakan dini gigi dapat menyebabkan anak menjadi sulit makan sehingga kurang mendapatkan asupan gizi bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Atas dasar tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan mengenai kesehatan gigi dan mulut diberikan kepada guru dan murid di TK Kancil Bandung. Tujuan dari penyuluhan ini untuk meningkatkan pengetahuan mereka mengenai kesehatan gigi dan mulut serta pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini. Hasil dari penyuluhan ini diharapkan pengetahuan dan kesadaran dari para guru dan murid mengenai kesehatan gigi dan mulut dapat meningkat, sehingga dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari.
Penyuluhan dan Pemeriksaan Gigi Gratis di Kampung Teluk Ketapang Kuala Terengganu Malaysia Himawati, Marlin Himawati; Nurfadillah, Diffa Nisa
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.923

Abstract

Kondisi oral hygiene yang buruk dapat menyebabkan karies dan oral disease lainnya, karena rongga mulut merupakan habitat bagi sekitar 500-700 spesies mikroorganisme, salah satunya yaitu bakteri. Bakteri merupakan flora normal rongga mulut yang dapat berubah menjadi patogen. Hal tersebut disebabkan oleh kondisi oral hygiene yang buruk. Terdapat faktor lain yang juga dapat menyebabkan terjadinya oral disease yaitu kebiasaan merokok. Kesehatan rongga mulut dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dari setiap individu. Semakin tinggi pengetahuan dan tingkatan edukasi seseorang maka akan semakin tinggi pula kondisi kesehatan rongga mulut dari seseorang. Metode pengabdian yang dilakukan pada kegiatan ini yaitu melakukan kegiatan edukasi dengan menggunakan alat peraga dan poster untuk membantu masyarakat memahami teori yang disampaikan. Selain itu juga terdapat kegiatan pemeriksaan gratis yang diberikan kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Masyarakat yang datang mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan rongga mulut dengan cara menjaga oral hygiene dan masyarakat menjadi tahu bagaimana cara membersihkan gigi dan mulut dengan baik dan benar. Tingkat kebersihan dan kesehatan rongga mulut dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan tingkatan edukasi yang dimiliki oleh seseorang.
Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui Survei Jentik dan Edukasi Lingkungan di Dusun Kemusuk Kidul, Argomulyo, Sedayu Hayati, Hayati; Putri, Imram Radne Rimba
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.953

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit endemik yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan yang paling efektif adalah melalui program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan survei jentik nyamuk di lingkungan rumah. Program pengabdian ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKNT Universitas Alma Ata di Dusun Kemusuk Kidul, Kalurahan Argomulyo, Kecamatan Sedayu. Kegiatan dilakukan secara door-to-door ke 17 rumah warga untuk memeriksa tempat-tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Hasil survei menunjukkan bahwa 7 rumah ditemukan jentik dan 10 rumah dinyatakan bebas jentik, dengan nilai Angka Bebas Jentik (ABJ) sebesar 58,82%. Nilai ini masih jauh di bawah standar nasional yaitu ≥ 95%, yang menunjukkan bahwa lingkungan tersebut berisiko tinggi terhadap penyebaran DBD. Program ini memberikan gambaran nyata tentang kondisi lingkungan warga dan diharapkan dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam pencegahan penyakit berbasis vektor.