cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH TERBENTUKNYA HOLDING SEKTORAL MIND ID TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PERTAMBANGAN DI INDONESIA Akbar, Syarif Sutan; Syahrudin, Syahrudin; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.90717

Abstract

Pembentukan holding MIND ID bertujuan menciptakan sinergi dan efisiensi pengelolaan manajemen perusahaan tambang dibawah naungan pemerintah, namun berdasarkan penelitian yang ada menunjukkan hasil yang kontradiktif, sehingga mendorong dilakukannya kajian ini yang bermaksud untuk menganalisis dampak holding terhadap kinerja keuangan dengan mengidentifikasi rasio yang paling dominan mempengaruhi nilai perusahaan. Penelitian ini terbagi menjadi data sebelum holding (2012-2017) dan data sesudah holding (2018-2023). Variabel independen yang digunakan adalah rasio TATO, DAR, dan GPM, sementara variabel dependennya yaitu nilai perusahaan (Tobin"™s Q). Pengolahan statistik dilakukan melalui aplikasi SPSS dengan serangkaian pengujian yang mencakup uji kelayakan data dan uji hipotesis. Hasil pengujian pada PT. Aneka Tambang Tbk menunjukkan sebelum holding ketiga rasio tersebut tidak berpengaruh, kemudian sesudah holding terjadi perbaikan rasio GPM yang berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Pengujian pada PT. Bukit Asam Tbk, memberikan hasil yang konsisten tidak ada rasio yang berpengaruh secara parsial baik sebelum maupun sesudah holding. Perbedaan hasil ini disebabkan oleh perbedaan komoditas/produk yang dimiliki oleh kedua perusahaan, dikarenakan PT. Aneka Tambang Tbk memiliki komoditas yang lebih beragam membuat perusahaan lebih mampu menjaga stabilitas usahanya dibandingkan PT. Bukit Asam Tbk yang hanya mengandalkan satu jenis komoditas saja yang penjualannya akan sangat bergantung kepada tren permintaan pasar.
ANALISIS LOKASI RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS (STUDI KASUS: JALAN TRANS KALIMANTAN KABUPATEN KUBU RAYA STA 40+000 "“ STA 50+000) Syughanda, Heryawan; Mayuni, Siti; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.92272

Abstract

Kecelakaan lalu lintas pada ruas Jalan Trans Kalimantan STA 40+000-STA 50+000, Kabupaten Kubu Raya, merupakan permasalahan signifikan yang berdampak pada keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keselamatan jalan dengan mengidentifikasi karakteristik kecelakaan, menentukan lokasi rawan kecelakaan, dan mengevaluasi kesesuaian infrastruktur jalan terhadap standar teknis yang berlaku. Data sekunder dari Polres Kubu Raya dan Polresta Pontianak (2019-2023) dianalisis menggunakan metode Equivalent Property Damage Only (EPDO) dan Equivalent Accident Number (EAN) untuk menilai tingkat keparahan kecelakaan. Selain itu, data primer diperoleh melalui survei lapangan, yang meliputi inspeksi geometrik jalan dan evaluasi fasilitas jalan seperti rambu, marka, dan penerangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan paling sering terjadi pada pagi hari antara pukul 18.00 hingga 24.00, dengan sepeda motor sebagai kendaraan paling banyak terlibat. Segmen 3, 9, dan 10 teridentifikasi sebagai lokasi rawan kecelakaan (black spot) dengan tingkat risiko tinggi. Rekomendasi perbaikan mencakup pemasangan rambu peringatan, penambahan zebra cross dan ZOSS di kawasan sekolah, serta peningkatan visibilitas pada tikungan dan pemangkasan pohon perindang jalan untuk mengurangi kecelakaan.Kata Kunci : Analisis Infrastruktur jalan, Black Spot, Keselamatan lalu lintas, Lokasi Rawan Kecelakaan, , Metode EPDO, Metode EAN
PEMETAAN KARAKTERISTIK OBJEK WISATA PEMANDIAN BATU ANCAU DI DESA SUNGAI ABAU KECAMATAN BATANG LUPAR KABUPATEN KAPUAS HULU putri, Meisya Zurika Kurnia; Yuniarti, Erni; Pratiwi, Nana Novita
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.87855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mengidentifikasi karakteristik dari objek wisata pemandian Batu Ancau yang terletak di Desa Sungai Abau, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu. Objek wisata ini dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau, termasuk bebatuan besar, air sungai yang jernih dan dingin, serta lingkungan yang asri dan dikelilingi pepohonan hijau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai kondisi objek wisata tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batu Ancau memiliki daya tarik utama berupa keindahan alam dan berbagai aktivitas wisata alam, seperti berenang, berfoto, bermain air, serta mengikuti acara adat. Namun, terdapat beberapa tantangan terkait aksesibilitas, seperti jalan yang licin akibat lumut, serta fasilitas yang masih perlu perbaikan, termasuk toilet dan area parkir. Meskipun demikian, objek wisata ini memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menarik. Oleh karena itu, pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas, aksesibilitas, dan layanan pendukung di Batu Ancau dengan tetap menjaga kelestarian alam sekitar.
ANALISIS KARAKTERISTIK LOKASI COFFEE SHOP DI KOTA PONTIANAK ( STUDI KASUS: KECAMATAN PONTIANAK KOTA) Hartanto, Sherene Mutiara Salsabila; Pratiwi, Nana Novita; Nurhidayati, Ely
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.85430

Abstract

Persebaran Coffee Shop di Kota Pontianak sudah banyak tersebar di penjuru kota khususnya di Kecamatan Pontianak kota. Coffee Shop di Kecamatan Pontianak kota memiliki jumlah lebih banyak dibandingkan dengan kecamatan lainnya di Kota Pontianak. Menganalisis pola sebaran Coffee Shop di Kecamatan Pontianak Kota untuk mengidentifikasi bentuk sebarannya dan mengetahui karakteristik lokasi Coffee Shop. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini observasi dan wawancara yang selanjutnya dianalisis menggunakan Nearest neighbor. Dalam melakukan analisis persebaran pusat pelayanan sering digunakan pendekatan geografi dalam permodelan Analisis Tetangga Terdekat/nearest neighbor analysis (NNA). Berdasarkan hasil dari analisis nilai NNR = 0.8 menunjukkan bahwa titik-titik berkelompok/ cluster; Observed Mean Distance (227 meters) lebih kecil daripada Expected Mean Distance (274 meters), mengonfirmasi clustering; z-Score = -2.4 lebih kecil dari -1.96, menunjukkan bahwa hasilnya signifikan secara statistik; p-Value = 0.01 lebih kecil dari 0.05, memperkuat bahwa clustering ini signifikan dan tidak terjadi secara kebetulan. Disimpulkan bahwa coffee shop di Kecamatan Pontianak Kota cenderung berkelompok di area tengah dan utara kecamatan. Mean center dan standard distance menunjukkan bahwa sebagian besar coffee shop terdistribusi dalam jarak yang relatif dekat dari pusat distribusi, mengindikasikan pola clustering.Kata kunci: Coffee Shop, Nearest neighbor, pola sebaran, Pontianak.
KAJIAN BIAYA PENGOPERASIAN ALAT GALI-MUAT PADA KEGIATAN PENAMBANGAN BATU GRANIT DALAM MEMENUHI TARGET PRODUKSI DI PT HANSINDO MINERAL PERSADA Hidayah, Tiara Nurul; -, Murad; -, Syahrudin
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.90739

Abstract

PT. Hansindo Mineral Persada menggunakan dua alat gali-muat dengan merk/type yang berbeda untuk memenuhi target produksi namun tidak ada kajian tentang biaya operasional yang dikeluarkan perjam untuk alat gali-muat. Penelitian ini ditujukan untuk menghitung produktivitas alat gali-muat dan biaya pengoperasian yang dikeluarkan perjam serta upaya dalam memperkecil biaya pengoperasian dengan memenuhi target produksi. Hasil produktivitas didapatkan untuk alat gali-muat merk/type Komatsu PC-210 10M0 sebesar 70,46 LCM/jam hingga 101,88 LCM/jam dengan biaya operasional sebesar Rp1.009.107,14/jam dan excavator Caterpillar 330D-2L 107,04 LCM/jam hingga 137,51 LCM/jam dengan biaya operasional sebesar Rp1.330.667,14/jam, total produktivitas kedua alat adalah 177,86 LCM/jam hingga 245,39 LCM/jam dengan biaya pengoperasian sebesar Rp2.339.774,14. Setelah dilakukan   perbaikan waktu kerja efektif, produksi perusahaan naik menjadi 73,65 LCM/jam hingga 101,88 LCM/jam untuk merk/type Komatsu PC-210 10M0 dan untuk merk/type alat gali-muat Caterpillar 330D2L yaitu sebesar 110,78 LCM/jam hingga 143,51 LCM/jam dengan target produksi perusahaan adalah 165,90 LCM/jam. Alternatif lain yaitu dengan pengoptimalan waktu edar dan efisiensi kerja dengan demikian produktivitas merk/type Komatsu PC-210 10M0 menjadi 99,37 LCM/jam hingga 104,37 LCM/jam dan untuk excavator Caterpillar 330D-2L 172,63 LCM/jam hingga 179,84 LCM/jam sehingga hanya diperlukan satu alat gali-muat untuk mencapai target produksi dan biaya operasional dapat ditekan menjadi Rp.1.330.667,14.
ANALISIS KETAHANAN MASYARAKAT TEPI SUNGAI DI KELURAHAN SIANTAN TENGAH KOTA PONTIANAK Michelle, Michelle; Nurhidayati, Ely; Sophia Lubis, Mira
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i3.82213

Abstract

Kawasan tepi sungai yang merupakan mula-mula sebuah kota sering menghadapi permasalahan perkotaan seperti kerentanan masyarakat terhadap risiko bencana banjir dan kebakaran. Penelitian ini berlokasi di tepi sungai Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara dengan masyarakat yang mengalami permasalahan fisik dan non fisik. Meskipun rentan terhadap risiko bencana banjir dan kebakaran serta masalah fisik dan non fisik, masyarakat tepi sungai di Kelurahan Siantan Tengah masih bertahan dan tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketahanan masyarakat di tepi sungai Kelurahan Siantan Tengah. Penelitian menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif dan resilience radar. Lokasi penelitian dibagi menjadi dua segmen berdasarkan oleh jumlah bangunan. Hasil penelitian tingkat ketahanan masyarakat tepi sungai terdiri dari variabel sosial, variabel ekonomi, variabel kesiapsiagaan, dan variabel fisik. Hasil kajian menemukan bahwa variabel yang berketahanan tinggi untuk Segmen A adalah variabel fisik dengan skor 0,74 sedangkan variabel yang berketahanan rendah adalah variabel ekonomi dengan skor 0,52. Variabel yang berketahanan tinggi untuk Segmen B adalah variabel kesiapsiagaan dengan skor 0,69 sedangkan variabel yang berketahanan rendah adalah variabel ekonomi dengan skor 0,49. Hasil kajian secara keseluruhan menunjukkan bahwa lokasi penelitian berada pada tingkat ketahanan tinggi dengan skor ketahanan 0,62 bahwa masyarakat mampu pulih dengan baik pasca bencana.
DAYA TARIK OBJEK WISATA BISA CAMPING KECAMATAN SINGKAWANG SELATAN Kusumawardhani, Salsabilla; Hernovianty, Firsta Rekayasa; Yuniarti, Erni
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.94751

Abstract

Bisa Camping merupakan objek wisata yang memiliki potensi dengan menawarkan berbagai macam atraksi yang dapat dilakukan oleh pengunjung. Objek wisata yang tergolong baru di Kota Singkawang ini menarik perhatian untuk wisatawan melakukan aktivitas wisata. Wisatawan yang tertarik akan sebuah destinasi tentunya akan dipengaruhi oleh daya tarik objek wisata tersebut. Tingginya kunjungan wisata menjadi sebuah objek wisata harus memiliki daya tariknya tersendiri sama halnya dengan objek wisata Bisa Camping. Penelitian ini mengidentifikasi daya tarik objek wisata Bisa Camping di Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, berdasarkan elemen citra destinasi yang meliputi atraksi, fasilitas, dan aksesibilitas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata ini memiliki daya tarik unik melalui pemandangan alam, aktivitas berkemah, dan area piknik, serta fasilitas pendukung seperti kafe, area pemancingan, dan kolam renang. Aksesibilitas yang memadai serta citra positif berdasarkan persepsi pengunjung mendukung daya tarik wisata ini, menjadikannya destinasi yang potensial untuk dikunjungi wisatawan. Kesimpulannya, daya tarik Bisa Camping dipengaruhi secara signifikan oleh keindahan alam, fasilitas lengkap, dan aksesibilitas yang baik.
DAYA TARIK WISATA KAWASAN TUGU KHATULISTIWA KOTA PONTIANAK Alhazmi, Muhammad Ghaza; Hernovianty, Firsta Rekayasa; Fitriani, Meta Indah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.87792

Abstract

Tugu Khatulistiwa Pontianak merupakan monumen yang menandai titik di mana garis khatulistiwa membelah bumi menjadi dua bagian sama besar, yaitu belahan bumi utara dan selatan, sebagai ikon unik pariwisata yang menandai garis khatulistiwa yang menawarkan daya tarik geografis khas dan fenomena alam menarik, seperti peristiwa kulminasi. Dengan meningkatkan promosi dan memperbaiki akses, potensi wisata Tugu Khatulistiwa yang sangat besar dapat terealisasi, menarik minat wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai daya tarik wisata Tugu Khatulitiwa, baik itu alam, budaya, sejarah, atau kegiatan khusus yang dapat menarik minat wisatawan. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi   lapangan melalui unsur atraksi, amenitas, dan aksesibilitas. Hasil observasi menunjukkan bahwa unsur atraksi, amenitas, dan aksesibilitas secara keseluruhan berada dalam kategori baik, meskipun terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Tugu Khatulistiwa memiliki potensi sebagai   pariwisata yang menarik, dengan nilai sejarah dan budaya yang kaya. Penambahan fasilitas seperti area istirahat, pusat informasi, dan kegiatan interaktif dapat secara signifikan meningkatkan pengalaman wisatawan.
ANALISIS KESELAMATAN JALAN TRANS KALIMANTAN KM 30 - 40, SUNGAI AMBAWANG Wijaya, Adib; Mayuni, Siti; Sumiyattinah, Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.96450

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu permasalahan utama pada ruas jalan Trans Kalimantan KM 30 "“ 40, Sungai Ambawang, yang berfungsi sebagai jalan penghubung di Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keselamatan suatu ruas jalan dengan mengidentifikasi karakteristik kecelakaan, menentukan lokasi rawan kecelakaan, menganalisis kesesuaian infrastruktur jalan dengan standar teknis, serta memberikan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan keselamatan lalu lintas di ruas jalan tersebut. Data kecelakaan lalu lintas dianalisis menggunakan metode Equivalent Property Damage Only (EPDO) dan Equivalent Accident Number (EAN), kemudian dikontrol dengan nilai Batas Kontrol Atas (BKA) untuk menentukan lokasi rawan kecelakaan. Dilakukan inspeksi terhadap kecepatan pengguna jalan, kondisi perkerasan, serta kelengkapan fasilitas jalan guna memahami faktor-faktor penyebab kecelakaan dan memberikan solusi yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua segmen jalan yang tergolong sebagai lokasi rawan kecelakaan (black spot), yaitu segmen 3 (KM 32 "“ 33), dan segmen 4 (KM 33 "“ 34). Analisis terhadap kedua segmen ini mengungkapkan adanya kondisi kerusakan jalan, serta ketidaksesuaian fasilitas keselamatan jalan dengan standar teknis yang berlaku. Oleh karena itu, direkomendasikan perbaikan meliputi pemasangan rambu dan marka jalan yang lebih jelas, peningkatan penerangan jalan, serta rehabilitasi perkerasan untuk meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan.
KAJIAN KARAKTERISTIK GENANGAN BANJIR KOTA PONTIANAK (STUDI KASUS KECAMATAN PONTIANAK BARAT DAN PONTIANAK KOTA) Lusiana, Vira; Umar, Umar; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.95895

Abstract

Di wilayah Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Kota sering terjadi genangan banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, pasang surut air laut, kondisi topografi wilayah yang rendah dan kondisi saluran drainase yang tidak terpelihara dengan baik. Oleh Karena itu, perlu dilakukan kajian mengenai karakteristik genangan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran genangan, karakteristik genangan, dan sistem drainase di Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Kota. Metode penelitian yang dilakukan yaitu pengamatan langsung di lapangan dan menganalisis data yang telah diperoleh untuk menghasilkan peta sebaran genangan serta mengidentifikasi karakteristik dari genangan tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan analisis tinggi genangan yang terjadi akibat hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Pontianak Barat, genangan banjir umumnya terjadi di bantaran Sungai Kapuas saat pasang tinggi. Sedangkan di Kecamatan Pontianak Kota, genangan terjadi di wilayah bertopografi rendah (1"“3 meter) yang disebabkan oleh curah hujan yang melebihi kapasitas drainase. Berdasarkan analisis tinggi genangan akibat hujan, saluran drainase Sungai Jawi masih mampu menampung air hujan. Sedangkan di Sungai Bangkong terjadi genangan setinggi 0,418 m, dengan selisih 1,8 cm dari hasil pengamatan. Sehingga dapat dinyatakan bahwa hasil perhitungan dan pengamatan langsung di lapangan memiliki hasil yang sesuai. Kata Kunci: banjir, genangan, karakteristik genangan.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue