cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT GUNA OPTIMALISASI KEGIATAN PRODUKSI PADA TAMBANG PASIR KUARSA DI PT GAJAH KECAMATAN KENDAWANGAN KABUPATEN KETAPANG KALIMANTAN BARAT Rabbiola, Safira Putri; Syafrianto, Khalid; Setiawati, Septami
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.96440

Abstract

. PT Gajah adalah perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang eksplorasi, penggalian dan pengolahan sumber daya pasir kuarsa. Berdasarkan data aktual di PT. Gajah, produksi material yang didapat untuk 1 unit alat gali muat sebesar 15.000 bcm/bulan atau 24.000 ton/bulan. Dimana hal ini belum memenuhi target produksi yang ditetapkan perusahaan yaitu sebesar 25.000 bcm/bulan atau 40.000 ton/bulan. Oleh karena itu perlu diadakan analisis terhadap kebutuhan alat gali muat dan alat angkut pada kegiatan penambangan untuk memenuhi target produksi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan studi lapangan dan perhitungan teknis melalui pengambilan data berupa data cycle time, waktu hambatan, efisiensi kerja dan match factor serta pengolahan data analisis perbaikan berupa pengurangan waktu hambatan, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian setelah perbaikan menunjukkan bahwa nilai fill factor alat gali muat adalah 1,1 dan swell factor pasir kuarsa sebesar 89%. Total waktu kerja selama Februari 2024 adalah 11.520 menit, dengan waktu hambatan sebesar 2.977 menit sehingga diperoleh waktu kerja efektif sebesar 8.543 menit dan efisiensi kerja sebesar 75% dengan jumlah produksi sebesar 28.265 bcm/bulan sehingga target produksi sudah tercapai.
KAJIAN KARAKTERISTIK GENANGAN BANJIR KOTA PONTIANAK (STUDI KASUS PONTIANAK UTARA) Pertiwi, Nadia; Herawati, Henny; Umar, Umar
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.95897

Abstract

Pontianak Utara berada di dataran rendah dan dilintasi dua Sungai besar, yaitu Sungai Kapuas dan Sungai Landak, sehingga sangat rentan terjadi banjir atau genangan yang disebabkan oleh pasang surut, tingginya curah hujan, maupun kombinasi keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber, penyebab banjir serta karakteristik banjir yang terjadi. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan analisis hidrologi berdasarkan data curah hujan maksimum dari stasiun Ptk-11. Hasil analisis menunjukkan bahwa intensitas curah hujan dan periode ulang memiliki pengaruh terhadap terjadinya genangan. Penelitian ini menggunakan data primer berupa dokumentasi wilayah genangan banjir dan koordinat titik genangan. Data sekunder mencakup informasi curah hujan, pasang surut, peta wilayah Pontianak Utara, serta data DEM. Penyebab genangan di Pontianak Utara dipengaruhi oleh perbedaan elevasi, pasang surut, dan tingginya curah hujan. Penelitian ini menghasilkan peta genangan yang dilengkapi dengan detail sumber penyebabnya. Genangan yang terjadi bersifat sementara dengan durasi hingga 4 jam. Fluktuasi muka air sungai turut memengaruhi aliran saluran, sehingga mengakibatkan hambatan dalam pembuangan air ke sungai utama. Kata kunci : curah hujan, genangan, karakteristik genangan, pasang surut
PENGENDALIAN RISIKO K3 PADA AREA GUDANG HANDAK DENGAN METODE HIRARC DI PT. GILGAL BATU ALAM LESTARI KABUPATEN MEMPAWAH, PROVINSI KALIMANTAN BARAT Halim, Hamdanu; Nirmala, Azwa; Setiawati, Septami
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.96539

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam industri pertambangan yang memiliki risiko tinggi. PT. Gilgal Batu Alam Lestari menghadapi beberapa masalah K3 di area gudang bahan peledak seperti pekerja tidak menggunakan APD saat bongkar muat, kondisi lantai dan langit-langit gudang yang rusak, dan masih banyak kondisi potensi bahaya yang lain. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menilai, dan memberikan rekomendasi pengendalian risiko K3 di area gudang bahan peledak (detonator, ANFO, dan dinamit). Metode penelitian menggunakan HIRARC dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tahapan persiapan, pengambilan data, pengolahan dan analisis data menggunakan matriks risiko AS/NZS 4360:2004, serta penarikan kesimpulan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan kuesioner terhadap 12 responden. Hasil penelitian mengidentifikasi 22 potensi bahaya dan 22 risiko dari dua aktivitas utama: pemasukan dan pengeluaran bahan peledak, pemeriksaan dan/atau pemeliharaan area gudang bahan peledak. Klasifikasi risiko menunjukkan 19 risiko sedang (86,36%) dan 3 risiko tinggi (13,64%). Upaya pengendalian disusun berdasarkan hierarki pengendalian risiko dengan rekomendasi pengendalian yang mencakup 2 eliminasi, 3 substitusi, 15 rekayasa teknik, dan 1 tindakan administratif untuk mengatasi kategori risiko sedang, sedangkan untuk risiko tinggi mencakup 1 eliminasi, 1 substitusi, dan 1 rekayasa teknik.
KAJIAN TEKNIS PENJADWALAN PEMELIHARAAN KOLAM PENGENDAPAN (TAILING POND) PT. MEKKO METAL MINING KABUPATEN LANDAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT Pontiraba, Christian; MS, Murad; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.94826

Abstract

PT. Mekko Metal Mining adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan bauksit. Sesuai dengan Permen ESDM no.25 tahun 2018, perusahaan tambang wajib untuk melakukan peningkatan kadar bauksit yang akan dijual melalui proses pencucian.PT.MMM membuat tailing pond sebagai sarana sumber air serta pengelolaan limbah. Pada penelitian ini bertujuan untuk menentukan penjadwalan dan biaya pemeliharaan pada kolam pengendapan.Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah Metode Analisis Kuantitatif. Tahapan awal dimulai dengan inventarisasi data primer dan sekunder. pengolahan data yang diperlukan adalah Curah Hujan Rencana, Intensitas Curah Hujan, Debit Air Limpasan, Debit Air Hujan, Persen Solid, Kecepatan Pergerakan Partikel Tailing, Kecepatan Pengendapan, Persentase Pengendapan, Volume Total Pengendapan, Produktivitas Alat Gali, Perhitungan Waktu dan Biaya Pemeliharaan Kolam.Kolam dilakukan pengerukan pada saat volume kolam terisi setengah didapat waktu perawatan kolam pengendapan pada kolam 1 adalah 641 hari, kolam 2 1729 hari, kolam 3 4027 hari, kolam 4 4999 hari, kolam 5 5000 hari. Waktu pengerukan apabila menggunakan 1 Long Arm membutuhkan waktu untuk kolam 1 33,5 jam, kolam 2 73,5 jam, kolam 3 44,4 jam, kolam 4 38 jam, kolam 5 48 jam.Untuk biaya operasional kolam 1 Rp.17.001,250, kolam 2 Rp.36.692,250, kolam 3 Rp.22.533,000, kolam 4 Rp.19.285,000, kolam 5 Rp.24.360,000. Kata Kunci: Bauksit, Kolam Pengendapan, Waktu Pemeliharaan, Biaya pemeliharaan
ANALISA PENGGUNAAN AIR PERUMDAM DI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK Aji, Panji Septi; Umar, Umar; Gunarto, Danang
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.96547

Abstract

Kebutuhan air bersih di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak meningkat seiring bertambahnya jumlah civitas akademika dan aktivitas harian. Meskipun pasokan air dari Perumdam cukup memadai, pengelolaan dan distribusi air masih belum optimal, yang berpotensi menyebabkan pemborosan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air bersih, volume bak penampung, dan debit aliran air dari sumber Perumdam, serta mengevaluasi efisiensi penggunaan air di fakultas. Penelitian dilakukan dengan menghitung kebutuhan air berdasarkan jumlah pengguna (4.720 orang) dan zona/sektor, serta mengukur debit aliran air melalui data meteran air. Hasil analisis menunjukkan kebutuhan air teoritis berdasarkan jumlah pengguna sebesar 566,4 m ³/bulan, mendekati konsumsi aktual rata "“ rata yaitu 561,4 m3/bulan, sedangkan berdasarkan zona/sektor hanya 225 m ³/bulan, sehingga kurang tepat digunakan sebagai perencanaan. Volume total bak penampung adalah 89,569 m ³, cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, dengan sumber air dari Perumdam dan air hujan. Debit aliran air bervariasi, misalnya 27,68 m ³/hari dari Tangki Air 1 ke Tangki Air 4, yang menunjukkan distribusi air yang cukup efisien. Secara keseluruhan, sistem pengelolaan air dinilai cukup efisien berdasarkan jumlah pengguna, tetapi kurang efisien berdasarkan zona/sektor. Penelitian ini merekomendasikan perencanaan kebutuhan air berbasis jumlah pengguna dan pemantauan rutin untuk mendeteksi pemborosan sebagai dasar pengelolaan air yang optimal di lingkungan pendidikan. Kata Kunci: debit aliran air, kebutuhan air bersih, volume bak penampung
ANALISIS ANGKUTAN SEDIMEN MELAYANG PADA SUNGAI SEKADAU MENGGUNAKAN METODE SESAAT Ramadandi, Wilson; Nurhayati, Nurhayati; Umar, Umar
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.93337

Abstract

Sedimentasi adalah suatu kendala yang terjadi pada berbagai sungai di Indonesia, begitu juga dengan sungai di Kalimantan Barat, yaitu Sungai Sekadau. Sungai Sekadau sangat dipengaruhi oleh pemanfaatan ruang dan aktivitas penduduk yang berdampak pada pendangkalan sungai. Maksud penelitian ini yaitu untuk mengukur jumlah angkutan sedimen tersuspensi di Sungai Sekadau. Data yang diambil, yaitu lebar, kedalaman, kecepatan, dan sampel air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angkutan sedimen tersuspensi tertinggi terjadi di bagian hilir pada segmen tengah sebesar 11,957 kg/detik dan terendah terjadi di bagian tengah pada segmen tepi kanan yaitu 0,025 kg/detik. Kata Kunci: Sedimen Melayang, Sungai Sekadau, Metode Sesaat
ANALISIS EVAPOTRANSPIRASI MENGGUNAKAN METODE HARGREAVES MODIFIKASI DI KAWASAN GAMBUT DESA LIMBUNG Nasriyatin, Mustaful; Nurhayati, Nurhayati; Umar, Umar
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.96520

Abstract

Lahan gambut merupakan ekosistem unik yang memiliki kapasitas tinggi dalam menyimpan air, namun sangat sensitif terhadap perubahan iklim dan aktivitas hidrologis, terutama melalui proses evapotranspirasi. Pengelolaan air yang tepat di lahan gambut sangat penting, khususnya untuk mendukung pertanian hortikultura yang bergantung pada ketersediaan air di zona perakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai evapotranspirasi harian menggunakan metode Hargreaves Modifikasi di lahan gambut Desa Limbung, serta membandingkan nilai evapotranspirasi antara musim kemarau dan musim hujan. Data yang digunakan meliputi suhu udara, curah hujan, dan posisi lintang lokasi yang dikumpulkan selama tujuh hari pada masing-masing musim. Perhitungan evapotranspirasi dilakukan dengan menggunakan rumus Hargreaves Modifikasi berdasarkan suhu maksimum, minimum, rata-rata harian, curah hujan, dan radiasi matahari luar atmosfer. Hasil dari penelitian menunjukkan nilai evapotranspirasi harian tertinggi pada musim kemarau mencapai 2,446 mm/hari, sedangkan pada musim hujan sebesar 1,906 mm/hari. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kondisi iklim lokal, seperti suhu, curah hujan, dan tingkat radiasi matahari, yang berdampak langsung terhadap kebutuhan air tanaman dan strategi pengelolaan air di lahan gambut.
ANALISIS SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PERUMDA AIR MINUM TIRTA KHATULISTIWA DI KECAMATAN PONTIANAK SELATAN MENGGUNAKAN APLIKASI EPANET 2.0 Amanda, Jessi; Yulianto, Eko; Gunarto, Danang
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.95896

Abstract

Sistem distribusi air bersih di Kecamatan Pontianak Selatan dilayani oleh Booster Pramuka terkhusus untuk Zona C dan I yang meliputi Kelurahan Akcaya, Kelurahan Kota Baru, dan Kelurahan Parit Tokaya.. Kebutuhan air pada jam puncak pada tahun 2025 adalah sebesar 186,813 liter/detik sedangkan untuk tahun 2045 adalah sebesar 248,322 liter/detik. Berdasarkan kapasitas pemompaan Booster Pramuka sebesar 100 liter/detik dan head pompa sebesar 45 m, maka belum mampu mendistribusikan air secara optimal. Kurangnya kapasitas tersebut dapat dioptimalkan dengan analisis menggunakan program Epanet. Dilakukan simulasi kondisi eksisting dan kondisi tahun proyeksi 2045 untuk pengembangan jaringan distribusi air dan diperoleh hasil output pada Epanet berupa pressure, velocity, dan unit headloss. Pipa yang memiliki nilai pressure 10 m/km artinya tidak memenuhi standar dan diperbaiki dengan cara memperbesar diameter pipa. Berdasarkan hasil simulasi menggunakan Epanet telah diperoleh perencanaan jaringan distribusi air yang paling optimal untuk memenuhi kebutuhan air tahun 2045 dengan meningkatkan kapasitas pemompaan yang semulanya 100 liter/detik menjadi 250 liter/detik. Kata kunci: Epanet, Jaringan Distribusi Air, Kebutuhan Air
ESTIMASI PERHITUNGAN CADANGAN TERSISA BATU GRANIT MENGGUNAKAN METODE PENAMPANG MENDATAR (CONTOUR) DI PT. HANSINDO MINERAL PERSADA KAB. MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Akbar, Reezieq Syifaoel; Syahrudin, Syahrudin; Mukhtar, Wahdaniah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.96623

Abstract

PT. Hansindo Mineral Persada merupakan entitas bisnis yang aktif dalam industri pertambangan batuan, dengan spesialisasi pada penambangan granit. Perusahaan ini telah beroperasi selama kurang lebih 4,5 tahun, mendekati batas maksimal izin usaha pertambangan batuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020, yaitu 5 tahun. Tujuan dari penelitian ini yaitu menghitung cadangan tersisa sebagai persyaratan untuk perpanjangan izin penambangan yang ditetapkan oleh pemerintah dan dapat menentukan sisa umur tambang. Dalam perhitungan cadangan tersisa metode yang digunakan ialah metode penampang mendatar (contour). Untuk memperoleh data topografi eksisting di area pertambangan PT. Hansindo Mineral Persada, dilakukan pemetaan udara menggunakan wahana tanpa awak (drone), kemudian setiap elevasi kontur pada hasil topografi dihitung dengan menggunakan aplikasi AutoCAD 2007. Pengambilan data ketebalan overburden pada singkapan pada 5 titik pengukuran di lokasi penelitian. Hasil perhitungan volume overburden adalah sebesar 26.520,68 m3 dan volume cadangan dihitung berdasarkan batas elevasi kontur, yaitu dari puncak tertinggi 138 mdpl hingga titik terendah 32 mdpl dengan metode contour adalah sebesar 1.142.749,6 m3. Pada perhitungan volume cadangan tersisa batu granit dengan metode kontur akan dikurangi dengan volume overburden, maka diperoleh volume cadangan tersisa batu granit pada daerah penelitian sebesar 1.116.228,92 m3. Berdasarkan proyeksi produksi tahunan PT. Hansindo Mineral Persada sebesar 108.000 m3, umur operasional tambang batu granit diperkirakan akan berlangsung selama 10 tahun 4 bulan. Kata Kunci: Granit, Metode Contour, Overburden, Umur Tambang, Volume Cadangan
KAJIAN TEKNIS PENCUCIAN BAUKSIT PADA WASHING PLANT PT. QUATRA ALGIS MINING KECAMATAN MELIAU KABUPATEN SANGGAU Jeani, Pebrian Rugok; Nirmala, Azwa; Setiawati, Septami
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.96843

Abstract

PT. Quatra Algis Mining merupakan perusahaan pertambangan bauksit di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat dengan sistem penambangan terbuka. Perusahaan menetapkan target kualitas kadar Al₂O₃ 46-48% dan SiO₂ 6-8%, serta target produksi 3.500 ton/hari. Namun, produksi aktual pada April 2025 hanya mencapai 801,21 ton/hari akibat rendahnya efektifitas kerja unit pencucian dan berbagai faktor penghambat operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja washing plant dan memberikan rekomendasi peningkatan produktivitas melalui pendekatan kuantitatif. Pengambilan data primer meliputi cycle time, waktu hambatan, dan efisiensi kerja unit pencucian selama 30 hari kerja. Data sekunder diperoleh dari spesifikasi alat, target produksi, dan hasil uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi kerja unit pencucian sebesar73,89% dengan faktor konkresi 41%. Analisis kualitas menunjukkan beberapa hasil uji kadar Al₂O₃ tidak memenuhi target dan seluruh hasil SiO₂ melebihi batas yang ditetapkan. Tiga alternatif peningkatan produksi diusulkan: pengurangan waktu hambatan (1.074 ton/hari), penambahan ore feeding 810 ton (2.531,71 ton/hari), dan penambahan waktu lembur 2 jam (3.518,73 ton/hari). Alternatif ketiga berhasil mencapai target dengan peningkatan produktivitas 339,18%.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue