cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,449 Documents
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN MATERIAL UNTUK MEMINIMALISASI SISA MATERIAL PADA PROYEK PEMBANGUNAN POS PAMTAS TEMAJUK Nova, -; Syahrudin, Syahrudin; Pratiwi, Riyanny
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52341

Abstract

Pekerjaan konstruksi merupakan suatu pekerjaan yang membangun sarana dan prasarana yang meliputi gedung dan bangunan lainnya. Dalam proyek konstruksi material merupakan komponen biaya terbesar, oleh karena itu dibutuhkan suatu manajemen material untuk mengendalikan arus material proyek agar tidak terjadi kerugian. Pengendalian sisa material merupakan suatu kegiatan mengawasi dan melakukan penilaian yang terus menerus terhadap fungsi material pada kegiatan proyek khususnya material yang menimbulkan sisa agar selalu diarahkan dan diatur pelaksanaannya dengan maksud agar material yang digunakan pada proyek konstruksi dapat digunakan secara efisien dan efektif. Dengan hal itu, pengendalian sisa material perlu dilakukan agar material pada pekerjaan dapat digunakan secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sisa material dan biaya yang diakibatkan dari sisa material serta untuk mengendalikan sisa material yang terjadi pada proyek pembangunan pos pamtas Temajuk termasuk juga faktor penyebab terjadinya sisa material dan cara menanggulanginya. Data penelitian diperoleh dari observasi lapangan yaitu pada proyek pembangunan pos pamtas Temajuk dan diperoleh dari data-data proyek seperti RAB (Rencana Anggaran Biaya), DED (Detail Engineering Design), laporan harian proyek, dan data yang mendukung lainnya.Kata Kunci: Manajemen Material, Pengendalian sisa material, Waste Level.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PERIKANAN DESA SUNGAI KAKAP KECAMATAN SUNGAI KAKAP Setiawan, Bobby Feri; Hernovianty, Firsta Rekayasa; Yuniarti, Erni
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52352

Abstract

 Desa Sungai Kakap memiliki potensi yang besar di sektor perikanan dengan hasil laut yang melimpah. Sektor perikanan merupakan sektor yang memiliki peran penting pada perekonomian di Desa Sungai Kakap karena melimpahnya jumlah ikan tangkap, salah satunya cumi. Namun, terbatasnya fasilitas kegiatan perikanan menjadi permasalahan pemasukan ekonomi nelayan lokal itu sendiri. Sehingga peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengangkat nilai perekonomiannya dalam hal mengembangkan potensi perikanan. Tujuan penelitian ini ialah merumuskan strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan potensi perikanan di Desa Sungai Kakap. Sasaran penelitian ini ada 2 yaitu mengidentifikasi gambaran umum wilayah Desa Sungai Kakap, dan menganalisis kebijakan pengembangan perikanan di Desa Sungai Kakap berdasarkan potensi dan permasalahan. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif fenomenologi yang menjelaskan secara deskriptif gambaran potensi dan permasalahan upaya pengembangan perikanan  di Desa Sungai Kakap. Fenomenologi merupakan pendekatan yang mengarah pada gambaran hidup suatu individu berupa cerita, perilaku, dan perubahan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dibutuhkan untuk memberdayakan masyarakat dalam pengembangan potensi perikanan Desa Sungai Kakap yaitu perbaikan sistem akses pemasaran dan penyediaan sarana perikanan, pengembangan teknologi penangkapan ikan, pengembangan minat masyarakat dalam pembudidayaan ikan, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya perikanan, pelatihan pengolahan hasil olahan ikan serta peningkatan kelembagaan sektor perikanan. Kata kunci: kebijakan, pemberdayaan masyarakat, perikanan
Analisis Stabilitas Lereng Studi Kasus Longsor pada Ruas Jalan Nasional Batas Kota Pontianak – Simpang Ampar Tayan Karo-Karo, Ilham; Priadi, Eka; Rustamaji, R M
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.102207

Abstract

Terjadinya keruntuhan tanah atau longsor sebagaimana disebutkan di atas, mengindikasikan bahwa stabilitas tanah terganggu. Dengan kata lain, gaya-gaya yang bekerja pada tanah, baik gaya luar maupun gaya gravitasi akibat berat tanah itu sendiri, tidak lagi mampu mempertahankan stabilitas tanah, sehingga mengakibatkan keruntuhan lereng. Ampar Tayan sendiri merupakan jalan yang dibangun di daerah rawa/gambut, di samping dataran tinggi dan perbukitan. Oleh karena itu, kemungkinan terjadinya keruntuhan lereng dapat terjadi sewaktu-waktu. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan analisis stabilitas lereng untuk mendapatkan faktor keamanan dan solusi yang tepat untuk mengatasi keruntuhan lereng. Salah satu tantangannya adalah metode yang digunakan untuk analisis stabilitas lereng berbeda-beda, sehingga menghasilkan nilai faktor keamanan yang bervariasi, yang mungkin tidak selalu konsisten. Pengaruh intensitas curah hujan pada lereng ruas jalan Bts. Kota Pontianak - Sp. Ampar Tayan STA 92+500 terhadap faktor keamanan yang diperoleh tidak terlalu terasa. Namun, secara umum, curah hujan yang tinggi dapat meningkatkan tekanan air tanah, membuat lereng menjadi lebih tidak stabil, dan infiltrasi air hujan dapat meningkatkan kepadatan tanah sekaligus mengurangi kekuatan gesernya. Jika kekuatan geser tidak mampu menahan tekanan air yang tinggi, hal ini dapat menyebabkan potensi keruntuhan lereng. Kata kunci: stabilitas lereng; air tanah; kekuatan geser
PENGARUH PRASARANA JEMBATAN KAPUAS II TERHADAP PERKEMBANGAN AKTIVITAS PERDAGANGAN DAN JASA DI KORIDOR JALAN TRANS KALIMANTAN KECAMATAN SUNGAI RAYA Khairunnisa, Nurul Amirah; Wulandari, Agustiah; Chairunnisa, Chairunnisa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52356

Abstract

Pembangunan infrastruktur pada suatu wilayah dan kota akan memberi pengaruh pada wilayah tersebut maupun wilayah sekitarnya. Sejak penggunaan Jembatan Kapuas II diresmikan (2007), penggunaan lahan berkembang dari lahan kosong menjadi lahan perdagangan dan jasa di Koridor Jalan Trans Kalimantan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh prasarana Jembatan Kapuas II terhadap perkembangan aktivitas perdagangan dan jasa di Koridor Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Raya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa jumlah bangunan perdagangan dan jasa di wilayah penelitian adalah 129 bangunan (92 bangunan perdagangan dan 37 bangunan jasa). Usaha perdagangan yang mendominasi yaitu 19 usaha rumah/warung makan, 19 usaha rumah minum/kafe dan 19 usaha perdagangan eceran pakaian serta usaha jasa yaitu 12 usaha reparasi mobil. Tahun perkembangan jembatan berpengaruh positif terhadap jumlah perkembangan aktivitas perdagangan dan jasa dengan total pengaruhnya 88,3%. Pengaruh positif tersebut bermakna bahwa adanya prasarana Jembatan Kapuas II memberikan pengaruh terhadap perkembangan aktivitas perdagangan dan jasa di Koridor Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.Kata Kunci: pengaruh, perdagangan dan jasa, Jembatan Kapuas II, Jalan Trans Kalimantan
DAMPAK SOSIAL EKONOMI PENGEMBANGAN PARIWISATA CAGAR BUDAYA DI KECAMATAN PONTIANAK TIMUR Pratiwi, Ade Yuniar; Yuniarti, Erni; Hernovianty, Firsta Rekayasa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52347

Abstract

Kawasan Pariwisata Cagar Budaya Pontianak Timur merupakan salah satu kawasan strategis sosial budaya dan pariwisata dengan prioritas sebagai kawasan konservasi cagar budaya yang terdiri dari Keraton Kadriah, Masjid Jami"™ Sultan Syarif Abdurrahman dan Masjid Baitannur. Namun terjadi penurunan kualitas lingkungan dan citra kawasan yang negatif mendorong pemerintah melakukan pengembangan. Pengembangan kawasan dilakukan dengan upaya untuk memperbaiki kualitas lingkungan, citra kawasan dan memberikan nilai tambah terhadap cagar budaya dan perekonomian masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak sosial ekonomi pengembangan pariwisata di Kawasan Cagar Budaya Pontianak Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif kualitatif guna memberikan gambaran historis pengembangan yang dilakukan di Kawasan Cagar Budaya Pontianak Timur dan analisis isi untuk menganalisis dampak sosial dan ekonomi terhadap pengembangan pariwisata di wilayah penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, Istana Kadriah, Masjid Jami"™ dan Masjid Baitannur merupakan kawasan lindung cagar budaya yang memiliki daya tarik dalam pengembangan wisata sejarah dan religius.   Dampak sosial yang ditimbulkan yakni, terjadinya peningkatan kepedulian lokal terhadap kawasan cagar budaya (74%). Selain itu terdapat pula dampak negatif berupa perilaku konsumtif (26%) masyarakat di pengembangan kawasan cagar budaya. Pada aspek ekonomi pengembangan kawasan cagar budaya berdampak positif kepada pekerjaan (57%) dan peningkatan pendapatan (43%).
POTENSI DAYA TARIK WISATA DANAU BELIBIS, KECAMATAN TAYAN HILIR, KABUPATEN SANGGAU Winata, William Candra; Yuniarti, Erni; Azmi, Hafzhi Nur
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.99132

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Kecamatan Pariwisata merupakan salah satu sektor yang berperan penting sebagai penggerak perekonomian suatu daerah. Kecamatan Tayan Hilir memiliki potensi wisata alam yang signifikan, salah satunya adalah Danau Belibis. Danau ini dikenal karena hamparan pasir putihnya, air danau yang jernih, pepohonan gaharu yang rindang dan area bersantai menikmati suasana danau. Permasalahan utama yang dihadapi dalam pengembangan Danau Belibis adalah aksesibilitas dan kurangnya kualitas amenitas pendukung wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kelayakan potensi daya tarik Wisata Danau Belibis di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan pihak terkait, wawancara dengan wisatawan, serta studi literatur. Berdasarkan hasil identifikasi karakteristik kawasan wisata, Danau Belibis memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan mengingat lokasinya yang cukup dekat dari pusat Kecamatan Tayan Hilir dan Kota Pontianak. Melalui hasil analisis skoring menggunakan pedoman penilaian Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) dari Direktorat Jenderal tahun 2003, Danau Belibis memperoleh skor 73,31%. Skor ini menunjukkan bahwa Danau Belibis tergolong dalam klasifikasi kelas kelayakan tinggi, sehingga sangat layak untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan.
PERENCANAAN PENGENDALIAN SIMPANG TAK BERSINYAL DENGAN METODE PKJI 2023 DAN PTV VISSIM (STUDI KASUS JALAN PARIT HAJI HUSIN II – JALAN PADAT KARYA, KOTA PONTIANAK) Cahyani, Nanda Gita; Mayuni, Siti; Kadarini, S Nurlaily
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i4.101728

Abstract

Simpang tak bersinyal merupakan area pertemuan beberapa ruas jalan yang tidak dilengkapi dengan perangkat pengatur lalu lintas, sehingga pergerakan kendaraan diatur berdasarkan urutan prioritas serta kemampuan pengemudi dalam memanfaatkan celah (gap acceptance). Salah satu simpang tak bersinyal di Kota Pontianak adalah Simpang Jalan Parit Haji Husin II – Jalan Padat Karya yang berada di kawasan dengan tingkat aktivitas tinggi seperti permukiman, pertokoan, dan fasilitas pendidikan. Kondisi tersebut menyebabkan volume lalu lintas yang cukup tinggi dan sering menimbulkan antrian serta peningkatan tundaan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinerja simpang pada kondisi eksisting dan proyeksi lima tahun mendatang dengan menggunakan metode PKJI 2023 dan simulasi PTV Vissim Student Version 2025. Hasil analisis eksisting menunjukkan derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,93 dan tundaan rata-rata 16,40 detik/kendaraan dengan tingkat pelayanan (LOS) C, sedangkan hasil simulasi menghasilkan tundaan sebesar 31,76 detik/kendaraan dengan tingkat pelayanan (LOS) D dan panjang antrian mencapai 42,79 meter. Pada proyeksi lima tahun nilai derajat kejenuhan (DJ) meningkat menjadi 1,23 dengan tundaan 48,60 detik/kendaraan berada pada tingkat pelayanan (LOS) E, sedangkan hasil simulasi menghasilkan tundaan 38,12 detik/kendaraan dengan tingkat pelayanan (LOS) E dan panjang antrian 53,18 meter. Dari hasil berbagai penanganan, pelebaran jalan mayor serta kombinasi pelebaran pendekat minor dan mayor direkomendasikan sebagai solusi paling efektif untuk meningkatkan kinerja simpang. Kata Kunci: PKJI 2023, PTV VISSIM, Simpang
EVALUASI KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL DENGAN METODE PKJI 2023 DAN SOFTWARE PTV VISSIM (STUDI KASUS: JALAN KARET – JALAN TABRANI AHMAD KOTA PONTIANAK) Qadarola, Destri; Mayuni, Siti; Said, Said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i4.102226

Abstract

Persimpangan merupakan suatu ruang/tempat pertemuan antara 2 atau lebih ruas jalan yang bertemu atau bersilangan, bervariasi dari persimpangan yang sangat sederhana yang terdiri dari ruang/tempat pertemuan antara 2 (dua) ruas jalan sampai dengan persimpangan yang sangat kompleks berupa ruang/tempat pertemuan dari beberapa (>2) ruas jalan. Persimpangan pada Jalan Karet – Jalan Tabrani Ahmad merupakan simpang tak bersinyal dengan permasalahan lalu lintas yang memengaruhi kapasitas persimpangan akibatnya kinerja lalu lintas di suatu daerah akan menimbulkan kerugian biaya dan waktu. Simpang ini banyak dilewati oleh pengguna jalan yang akan kembali dari pusat kota yang mengakibatkan kemacetan. Terdapat beberapa aktivitas tepi jalan yang mempengaruhi kinerja simpang, seperti kendaraan yang berhenti dan adanya kendaraan yang masuk dari Jalan Tabrani Ahmad yang menyebabkan bertambahnya titik konflik pada simpang Jalan Karet – Jalan Tabrani Ahmad. Analisis simpang pada Jalan Karet – Jalan Tabrani Ahmad dilakukan menggunakan PKJI 2023 untuk memperoleh nilai kapasitas dan kinerja simpang secara teoritis, sedangkan PTV Vissim digunakan untuk melakukan simulasi kondisi lalu lintas secara visual dan real time sehingga dapat menggambarkan perilaku kendaraan di lapangan dengan lebih nyata. Pada penelitian ini dilakukan analisis kinerja simpang menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan Software Vissim. Dengan melakukan pengambilan data berupa geometrik simpang, data kecepatan kendaraan dan data volume lalu lintas. Survei lalu lintas dilakukan selama 3 hari yaitu hari Sabtu, Minggu dan Senin dengan menggunakan survei pencacahan langsung pada pukul 06.00 – 18.00 WIB. Volume lalu lintas tertinggi tercatat pada hari Sabtu, 9 November 2024 pukul 16.00 – 17.00 WIB. Hasil analisis PKJI menunjukkan derajat kejenuhan kondisi eksisting sebesar 0,52 dengan tundaan 10,64 detik/smp dengan LOS B, meningkat menjadi 0,71 dengan tundaan 12,48 dengan LOS B dalam 5 tahun, sedangkan untuk kondisi proyeksi 10 tahun memiliki nilai derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,99 yang memiliki tundaan sebesar 18,55 dengan LOS C. Sedangkan untuk analisis kinerja simpang menggunakan Software Vissim menghasilkan tundaan 16,56 detik/smp dengan LOS C pada kondisi eksisting, 28,32 detik/smp dengan LOS D pada kondisi proyeksi 5 tahun dan sedangkan untuk kondisi proyeksi 10 tahun memiliki tundaan sebesar 41,86 detik/smp dengan LOS E. Untuk mengatasi penurunan kinerja simpang, dilakukan tiga alternatif perbaikan, yaitu pelebaran pendekat jalan mayor, pelebaran jalan minor, serta kombinasi keduanya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa alternatif terbaik untuk proyeksi sepuluh tahun ke depan adalah kombinasi pelebaran pendekat Jalan Tabrani Ahmad menjadi 10,4 meter dan Jalan Karet menjadi 8 meter. Dengan perbaikan tersebut, simulasi Vissim menghasilkan tundaan sebesar 26,93 detik/smp dengan LOS D.
Perencanaan Bundaran pada Persimpangan Jalan Gusti Situt Mahmud - Jalan 28 Oktober - Jalan Selat Panjang - Jalan Sultan Hamid II Pontianak Utara Rahmini, Feby Dwi; Basalim, Said; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i4.102239

Abstract

Peningkatan aktivitas pada sistem transportasi berdampak pada bertambahnya permasalahan lalu lintas, salah satunya kemacetan pada simpang bersinyal. Salah satu lokasi yang mengalami permasalahan tersebut adalah simpang Jl Gusti Situt Mahmud – 28 Oktober – Selat Panjang – Sultan Hamid II Pontianak Utara. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kinerja simpang kondisi eksisting dan apakah perubahan tipe simpang dari bersinyal menjadi bundaran dapat meningkatkan kinerja lalu lintas pada kondisi sekarang dan proyeksi lima tahun mendatang. Metode analisis menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan pemodelan mikrosimulasi menggunakan software PTV VISSIM. Data yang dikumpulkan meliputi geometrik simpang, volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan waktu siklus sinyal yang direkam pada 3–4 Maret 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada jam puncak (4 Maret 2024, pukul 16.00–17.00 WIB), simpang bersinyal memiliki derajat kejenuhan tertinggi 1,41 pada lengan Jl. Gusti Situt Mahmud dengan tingkat pelayanan (LOS) F, dan meningkat menjadi 1,96 pada proyeksi lima tahun. Sementara itu, alternatif bundaran menunjukkan derajat kejenuhan 0,785 pada kondisi eksisting dan 0,960 pada proyeksi lima tahun dengan LOS A. Kesimpulannya, konversi simpang bersinyal menjadi bundaran terbukti mampu meningkatkan kinerja lalu lintas secara signifikan pada kondisi saat ini maupun masa mendatang. Kata Kunci: bundaran, PKJI 2023, PTV VISSIM, simpang APILL

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue