cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA SDM KONSTRUKSI Ainanur, Irda
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.4443

Abstract

Leadership in construction services company is important in an age of modern organization there is want to democratization in the implementation of the human resource construction work and leadership in the construction company . there is possibelities cause of bad leadership style is a decrease in the performance of human resources will impact at the performance of the human resource construction
TINJAUAN KEKUATAN BETON PADA USIA MUDA DENGAN PENAMBAHAN POLYPROPYLENE FIBRE Irawan, Dedi; Yusuf, M.; Samsurizal, Eddy
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.15391

Abstract

Dewasa ini pemakaian beton sangat berkembang pesat pada kegiatan kontruksi, dikarenakan beton memiliki kelebihan mudah dibentuk sesuai keinginan, memiliki kuat tekan yang baik dan lain – lain. Tetapi beton memiliki kelemahan pada sifat yang getas dan kuat tarik yang rendah, sehingga kontruksi beton diberi tulangan untuk mengatasi pada bagian tarik. Maka diperlukan beton khusus untuk meningkatkan kuat tarik maupun kuat lentur yaitu beton serat. Beton serat adalah beton dengan bahan tambah serat. Dalam penelitian ini campuran beton menggunakan bahan tambah polypropylene fibre, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas beton pada umumnya dan khususnya pada kuat tarik belah dan kuat lentur. Polypropylene fibre menggunakan produk dari Sika dengan diameter 18 mikron dan panjang 12 mm. Pengujian ini meliputi pada kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur. Untuk pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah menggunakan benda uji silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm, sedangkan kuat lentur menggunakan benda uji balok dengan panjang 60 cm, lebar 15 cm dan tinggi 15 cm. Benda uji terdiri dari tiga buah silinder dan tiga buah balok untuk masing - masing pengujian. Dari pengujian slump dapat disimpulkan tidak ada perubahan berarti dalam penggunanan polypropylene fibre. Dan dari pengujian kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur di dapatkan nilai optimum pada beton normal ditambah polypropylene fibre. Pada kuat tekan terjadi peningkatan sebesar 4,44 % dibandingkan beton normal (N), sedangkan pada kuat tarik belah terjadi peningkatan sebesar 16,96% dibandingkan beton normal (N), dan pada kuat lentur terjadi peningkatan sebesar 16,47 % dibandingkan beton normal (N).   Kata kunci : Polypropylene fibre, Kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur
Uji Beban Lateral Pada Tiang Spunpile Pada Pembangunan PLTU II Tanjung Gundul Hidayat, Efan; Alwi, Abubakar; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.6640

Abstract

Suatu perencanaan pondasi dikatakan benar apabila beban yang diteruskan oleh pondasi ke tanah tidak melampaui kekuatan tanah yang bersangkutan. Dalam skripsi ini akan dibahas tentang analisa daya dukung tiang spunpile dengan metode lateral loading test. Daya dukung yang akan dipelajari adalah daya dukung lateral pondasi tiang pancang spunpile untuk kondisi tiang tunggal. Dalam penelitian ini akan ditentukan defleksi lateral pondasi tiang pancang spunpile dengan analisis perhitungan menggunakan metode broms. Kemudian mengetahui defleksi lateral pondasi tiang pancang spunpile dari hasil analisis daya dukung tiang uji pembebanan statik (loading test). Dari hasil analisis kemudian membandingkan daya dukung yang didapat terhadap hasil analisis daya dukung tiang uji pembebanan statik (loading test). Lokasi tempat pengujian dalam hal ini akan dilaksanakan di PLTU II Tanjung Gundul Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat, lokasi yang akan dilakukan pengujian yaitu Boiler, Turbin, dan Chimney.   Penelitian ini juga dapat digolongkan sebagai penelitian studi literatur karena dalam pembahasannya digunakan literatur-literatur yang berisikan teori-teori yang mendukung penelitian dan bahasan tentang analisa daya dukung tiang spunpile dengan metode Broms dan metode lateral loading test yang digunakan pada proyek PLTU II Tanjung Gundul Kalimantan Barat.   Penelitian ini dilakukan pada tiga lokasi di proyek pembangunan PLTU 2 x 27,5 MW yaitu lokasi Boiler, Turbine, dan Chimney. Berdasarkan hasil analisis LPILE Plus didapat defleksi ijin (yo) pada lokasi Boiler sebesar 0.1659 m, lokasi Turbine sebesar 0.1259 m nilai defleksi ini didapat ketika pembebanan 200% sedangkan lokasi chimney sebesar 0.048 m nilai defleksi ini didapat ketika pembebanan 75%. Sedangkan menurut hasil analisis lapangan loading test setelah pembebanan 200% didapat yo pada lokasi Boiler sebesar 0,014 m, lokasi Turbine sebesar 0,019. Sedangkan untuk lokasi Chimney mengalami keruntuhan sebesar 0.027 m pada pembebanan 75%, jadi pada lokasi Chimney dianggap tidak baik. Perbandingan nilai defleksi ijin menggunakan LPILE Plus dan rumus metode broms terhadap defleksi dari static loading test menghasilkan perkiraan nilai defleksi lateral yang lebih besar dari kenyataan yang dapat dipikul oleh tiang. Untuk besar perpindahan tiang terjadi pada setiap lokasi berdasarkan hasil analisis LPILE Plus dan metode broms, secara keseluruhan perpindahan yang didapat tidak masuk dalam kondisi yang di ijinkan kecuali pada hasil analisis uji lapangan (Loading Test) masih dalam toleransi yang wajar terkecuali untuk lokasi chimney yang mengalami keruntuhan karena factor sifat fisik tanah yang kurang mendukung.
PERHITUNGAN STRUKTUR BETON BERTULANG GEDUNG SEKOLAH SMP BRUDER 6 LANTAI Egy Berathayoga, Ida Bagus; Aryanto, -; Lestyowati, Yoke
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan bangunan dengan hasil yang dapat di pertanggung jawabkan . Tak hanya di pertanggung jawabkan racangan kita harus berdaya guna tinggi,berestetika, dan efisien. Salah satu yang harus dipertimbangkan saat merancang suatu bangunan adalah beban. Beban terdiri dari beban hidup,mati dan beban gempa. Pengaruh beban gempa sangat penting karena efek yang ditimbulkan terhadap bangunan dapat membahayakan manusia. Maka dari itu kita harus memperhitungkan dan merancangnya dengan sangat baik. Makalah ini. Bangunan yang ditinjau adalah Sekolah SMP Bruder Pontianak yang berlokasi di jalan Arif Rahman Darat Sekip, Pontianak, Kalimantan Barat. Bangunan ini adalah banguunan 6 lantai. Standar dalam mendesain dan menghitung bangunan mengacu pada SNI 2847-2013, Standar ini tentang karakteristik Beton. SNI 1726-2012 adalah Standar National Indonesia untuk setiap perencana untuk mendesain bangunan agar tidak runtuh terhadap dampak dari gempa dan SNI 1727-1989 adalah salah satu standar untuk setiap perencana mendesain pembebanan. Perencana menghitung beban mati,beban hidup dan gempa. Plat Lantai, balok, kolom, dan pondasi dihitung menggunakan SAP2000. SAP2000 adalah salah satu aplikasi untuk menghitung dan mendesain bangunan. SAP 2000 adalah salah satu perangkat yang sangat membantu bagi semua insinyur. Makalah ini gambar arsitek sudah di siapkan menggunakan Autocad. Auto cad adalah salah satu aplikasi yang sangat membantu untuk insinyur.Kata kunci : SNI 1726-2012, Dampak dari beban Gempa, banguna  6 lantai.
ANALISA PERHITUNGAN REHAB JALAN M.SOHOR MENGGUNAKAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) Simamora, Herberto Yeremia; Widodo, Slamet; ., Said
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.16158

Abstract

Perkembangan lalu lintas dan pertumbuhan penduduk di Kota Pontianak sangatlah pesat . Dari data Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat laju pertumbuhan kendaraan bermotor di Kota Pontianak sebesar 16,93 % per tahun.  Hal itu pun berpengaruh terhadap Kua litas  dan Kuantitas jalan di Kota Pontianak, sehingga perlu diadakan peningkatan kualitas jalan salah satunya menggunakan Perkerasan Kaku atau dikenal dengan Rigid Pavement. Landasan teori dalam penelitian ini menggunakan metoda Bina Marga 2003. Adapun cara pengumpulan data primer yaitu pengambilan data CBR menggunakan metoda DCP, sedangkan pengumpulan data sekunder diambil dari Dinas Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga Kota Pontianak dalam hal ini proyek perehaban jalan M.Sohor dan Direktorat Samsat Polda Kalbar dalam hal ini Data pertumbuhan kendaraan bermotor. Dalam penelitian ini untuk perkerasan kaku umur rencana 20 tahun dengan laju pertumbuhan lalu lintas di Kota Pontianak sebesar 16,93 % terdapat 74.433 truk 2 as/tahun dengan berat 13 ton yang akan melewati Jalan M.Sohor,dan didapat   ketebalan pelat 16 cm dengan mutu beton K-350. Untuk perkerasan kaku umur rencana 30 tahun dengan laju pertumbuhan lalu lintas di Kota Pontianak sebesar 16,93 % terdapat 368.126 truk 2 as/tahun dengan berat total 13 ton yang akan melewati Jalan M.Sohor,dan  didapat ketebalan pelat sebesar 17 cm dengan mutu beton K-350. Untuk perkerasan kaku umur rencana 40 tahun dengan laju pertumbuhan lalu lintas di Kota Pontianak sebesar 16,93% terdapat 1.773.121 truk 2as/tahun dengan berat total 13 ton yang akan melewati Jalan M.Sohor,dan  didapat ketebalan pelat sebesar 18 cm dengan mutu beton K-350. Untuk perencanaan sambungan melintang umur rencana 20,30,dan 40 tahun digunakan dowel dengan diameter 20 mm, panjang 450 mm dan jarak 450 mm.Peneltian ini diharapkan dapat memberikan gambaran untuk perencanaan perkerasan kaku untuk dilaksanakan pada daerah Kota Pontianak.
PENENTUAN LOKASI DERMAGA FERI PENYEBERANGAN DI NIPAH KUNING, JERUJU DAN SUNGAI RENGAS Hardiyanto, Satya; ., Akhmadali; Azwansyah, Heri
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.7315

Abstract

West borneo province is one of place have rivers, so transportation of water very needed. For support transportation of water then the place must have a dock. One of part from port is a dock. This research purpose is determine a dock location from third alternative location that have in. In the  research, to get a location from third location that with use AHP methods (Analitycal Hierarchy Process). First step of methods is determine criteria that used as comparison, the make hierarchy structures from the first step. Then, the data be treated with use couple matriks. From the result derive weight value from the third location. The highest of weight value from the third location is Nipah Kuning, so Nipah Kuning is a location that will build a cross dock. The conclusion, AHP methods (Analitycal Hierarchy Process) is fit to use to determine a decision that have two or comparison value.   Keywords: dock, Analitycal Hierarchy Process, matrix of comparsion
IDENTIFIKASI TITIK KEMACETAN DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA, PONTIANAK BARAT DAN PONTIANAK KOTA Darmawan, Edo; Mayuni, Siti; Sulandari, Eti
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Growth and development issues impact on the city traffic system. The impact is related to the effect of road capacity and traffic volume, which can cause traffic congestion problem. Of the three sub-districts that were examined, namely North Pontianak, West Pontianak and Pontianak City and there are eight points of congestion, and 3 of them are experiencing congestion are Khatulistiwa Road, the intersection of  Suwignyo Road-  Husein Hamzah Road - Martadinata Road - H. Rais. A. Rahman Road and the intersection of Putri Candramidi Road - Sultan Syarif Abdurrahman Road - Sultan Syahrir Road. The purpose of this paper is to identify and analyze the traffic problems in the form of the factors that cause congestion in the District of North Pontianak, West and City so as to propose treatment plans and actions that can be done to address the problem of traffic congestion. In this study, data were obtained by conducting a survey of traffic volume at peak hours only in 06:00 - 09:00 am for the morning, at 11:00 to 02:00 pm to noon and 04:00 to 06:00 pm for the afternoon. From the results of the survey will be calculated and analyzed so that it will acquire the capacity and degree of saturation. The degree of saturation can be used as an indicator of the performance of a road segment. Where the degree of saturation can directly determine the performance of a road. Under Indonesian Highway Capacity Manual for urban roads in 1997, requires the degree of saturation is not exceeded 0.85. Based on the results obtained penilitian the degree of saturation at the Khatulistiwa Road segment that is the intersection of 0.929 and Suwignyo  Road is 0.441 ,  Husein Hamzah Road is 0546, Martadinata Road is 0.564, H. Rais. A. Rahman Road is 0.726, and the intersection of Putri Candramidi Road is 0.512, Sultan Syarif Abdurrahman Road is 0.749, Sultan Syahrir is 0.625. For Sultan Syarif Abdurrahman Road with the degree of saturation 0.749 at rush hour in a stalemate but at certain hours of traffic flow on these roads smoothly. So to overcome gived one alternative solution, adding the width of road segments and intersections that are experiencing congestion and curb all obstacles aside so reduce conflicts that can lead to congestion.    Keywords : Capacity, degree of saturation, level of performance, congestion, traffic
ANALISA DAMPAK ANGKUTAN PETI KEMAS TERHADAP ARUS LALU LINTAS DI KOTA PONTIANAK ., Kurniawati; Erwan, Komala; ., Said
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan ketetapan Peraturan Walikota Pontianak Nomor 36 Tahun 2013 Tentang Ketentuan pengoperasian kendaraan Bermotor dalam wilayah Kota Pontianak menetapkan Lintasan dapat diketahui daftar jalan yang diperbolehkan /diizinkan dilewati jenis kendaraan angkutan barang truk head dengan kereta gandengan panjang 40 feet, yang memiliki muatan sumbu terberat (MST) maksimal 8 ( Delapan) Ton . Penelitian ini menyajikan pengaruh angkutan peti kemas terhadap arus lalu lintas pada ruas jalan Pak Kasih – Tanjungpura – Imam Bonjol – Adisucipto dan dilakukan selama empat hari  dari jam 06.00 – 18.00 WIB. Parameter yang dianalisa berupa data volume lalu lintas, hambatan samping serta geometrik jalan pada ruas jalan yang diteliti. Kemudian dari data tersebut dilakukan analisa pengaruh angkutan peti kemas terhadap derajat kejenuhannya dalam dua periode yaitu periode 1 jam dan 15 menit. Hasil penelitian tersebut yaitu 1) Tingkat pelayanan kinerja jalan sebagai akibat  pengaruh angkutan peti kemas yang melintas tidak mengalami penurunan secara signifikan terhadap tingkat pelayanan jalan tersebut dimana jalan Pak Kasih yaitu Tingkat A, jalan Tanjungpura yaitu Tingkatan B, jalan Imam Bonjol yaitu Tingkat A dan jalan Adisucipto yaitu tingkat A. 2) Berdasarkan analisa data tentang pengaruh volume angkutan peti kemas terhadap arus lalu lintas untuk periode 1 jam di Kota Pontianak tidak terlalu besar,hal ini dapat terlihat yaitu Derajat kejenuhan pada jalan Pak kasih dari adanya angkutan peti kemas sebesar 0,319 dan tidak adanya angkutan peti kemas menjadi 0.316, Derajat kejenuhan pada jalan Tanjungpura dari adanya angkutan peti kemas sebesar 0,564 dan tidak adanya angkutan peti kemas menjadi 0,559, Derajat kejenuhan pada jalan Imam Bonjol dari adanya angkutan peti kemas sebesar 0,370 dan tidak adanya angkutan peti kemas menjadi 0,366, Derajat kejenuhan pada jalan Adisucipto dari adanya angkutan peti kemas sebesar 0,350 dan tidak adanya angkutan peti kemas menjadi 0,347 sedangkan dari hasil perhitungan analisa derajat kejenuhan jalan dalam periode 15 menit di kota Pontianak maka dapat diketahui pengaruh angkutan peti kemas yaitu derajat kejenuhan  pada jalan Pak kasih dari kondisi tanpa 0,24078 serta kondisi maksimal angkutan peti kemas sebesar 0,24972, derajat kejenuhan  pada jalan Pak Tanjungpura dari kondisi tanpa angkutan peti kemas 0,52990 serta kondisi maksimal angkutan peti kemas sebesar 0,37992. Derajat kejenuhan  pada jalan Imam Bonjol dari kondisi tanpa angkutan peti kemas sebesar 0,33432 serta kondisi maksimal angkutan peti kemas sebesar 447 smp/15menit dan 0,30302. Penyebab DS yang tidak signifikan menunjukkan pengaruh truk peti kemas terhadap arus lalu lintas yang tidak berpengaruh besar tehadap kinerja jalan yang ditinjau.   Kata Kunci : Angkutan Peti kemas, Pengaruh, Derajat kejenuhan, Tingkat Pelayanan
PENGARUH AKTIVITAS PEMANCANGAN TIANG PONDASI TERHADAP BANGUNAN DI SEKITARNYA Sutrisno, -; Priadi, Eka; Faisal, Ahmad
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.19226

Abstract

Dalam merencanakan suatu konstruksi bangunan, perlu dilakukan penyelidikan khusus tentang tanah di kawasan tersebut. Hal ini sangat penting diketahui mengingat tanah merupakan pondasi awal dari suatu konstruksi. Dalam pengembangan bangunan Hotel SwissBell, dilakukan pekerjaan pemancangan pondasi tiang Spun Pile dengan menggunakan alat pancang HSPD (Hydraulic Static Pile Driver) tipe 250 T. Pergeseran alat HSPD dan proses pemancangan tiang menimbulkan masalah gerakan tanah yang mempengaruhi bangunan yang ada di sekitar lokasi pembangunan. Untuk menentukan kerusakan bangunan dapat menggunakan skala intensitas kerusakan Modified Mercalli dimana tingkat intensitasnya dinyatakan dengan angka romawi antara I di tingkat rendah hingga XII pada tingkat tertinggi. Dalam menyelesaikan masalah gerakan tanah dan penangganan kerusakan bangunan terdapat beberapa cara untuk mengurangi kerusakan bangunan dengan cara membuat galian, dinding penahan tanah serta pemancangan cerucuk di sekitar bangunan.
PENGUJIAN SIFAT MEKANIS BATAKO PEJAL MENGGUNAKAN GABUS KELAPA DENGAN VARIASI VOLUME GABUS 10%, 15%, 20% DAN 50% ., Arfan; ., Herwani; Supriyadi, Asep
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.10504

Abstract

Concrete brick is one infill material made from a mixture of cement, sand, with or without added ingredients and a little water. The amount of waste oil cork unprocessed as possible in the area of Pontianak in West Kalimantan have spawned an idea to use it as an ingredient added in a mixture of solid brick, with the consideration that it will produce a lighter brick and relative quality equivalent to regular brick. So the research must be done to achieve that purpose. The composition of the mixture used in this study were 1 pc : 6 ps with the use of cork coconut variation of 10%, 15%, 20% and 50% of the volume of concrete brick. Stirring is done manually and printing using solid brick mold dimension of 10 cm x 20 cm x 40 cm. compressive strength test performed at the test specimen was 3, 7, 14 and 28 days. The test results showed that the use of cork coconut as an ingredient added in a mixture of brick causes decreased reach 2,127 MPa; 1,302 MPa; 0.901 MPa and 0.109 MPa. While heavy concrete bricks also decreased reached ,3 kg/m3; 1473,7 kg/m3; 1411,4 kg/m3 dan 832 kg/m3. Mean while, according to SK SNI 03-0349-1989 compressive strength of solid brick average of 2.5 MPa, under of 2.5 MPa, the brick does not meet the standards. Keywords: solid brick, Materials Cork Add coconut, and Compressive Strength.

Page 54 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue