cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,863 Documents
KAJIAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR TERHADAP KESUBURAN TANAH PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DAN JENIS TANAH DI DESA MAYAK KABUPATEN BENGKAYANG Akbar, Syahirul; Umran, Ismahan; Riduansyah, Riduansyah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.65232

Abstract

Mikoriza merupakan hubungan simbiosis antara jamur dan akar tanaman yang saling menguntungkan. Mikoriza dapat ditemukan di hampir semua jenis tanah dan umumnya tidak memiliki inang yang spesifik, namun faktor-faktor tertentu mempengaruhi tingkat populasi dan komposisi jenis Fungi Mikoriza Arbuskular, seperti karakteristik tanaman dan sifat kimia tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah populasi spora dan keragaman Fungi Mikoriza Arbuskular dan kesuburan tanah pada beberapa penggunaan lahan dan jenis tanah di Desa Mayak Kabupaten Bengkayang. Penelitian dilakukan mulai dari bulan September sampai November 2022. Pengambilan sampel dilakukan secara komposit dengan sistem acak berpola diagonal. Hasil penelitian menggunakan uji-t menunjukan perbedaan yang nyata antara populasi   FMA pada jenis tanah Oxisol 1.926 spora/900 gram tanah (214 spora/100 gram tanah) dan Inceptisol 1.160 spora/900 gram tanah (128 spora/100 gram tanah) yang ditanami tanaman lada sedangkan pada tanaman kelapa sawit di jenis tanah Oxisol 1.420 spora/900 gram tanah (157 spora/100 gram tanah) dan Inceptisol 1.488 spora/900 gram tanah (165 spora/100 gram tanah), menunjukan perbedaan yang tidak nyata, Jenis FMA yang terdapat pada jenis tanah Oxisol dan Inceptisol yang ditanami kelapa sawit dan lada yaitu Glomus sp, Gigaspora sp, Acaulospora sp, dan Scutellospora sp, indeks keragaman FMA menunjukkan pada kelapa sawit Inceptisol yaitu 2,07 (tinggi), kelapa sawit Oxisol yaitu 1,93 (sedang), lada Inceptisol yaitu 1,71 (sedang), dan lada Oxisol yaitu 1,92 (sedang)
PENGARUH BOKASI PAITAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Meningai, Meningai; Listiawati, Agustina; Sulistyowati, Henny
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.99273

Abstract

Tanaman lobak (Rhaphanus sativus L.) adalah sayuran berumbi asal Asia Barat dan Eropa, dengan varietas putih paling umum dikonsumsi. Umbinya kaya zat dan vitamin, sehingga dibudidayakan sebagai sayuran dan obat. Tanah podsolik merah kuning (PMK) memiliki kendala seperti struktur menggumpal, agregat tidak stabil, permeabilitas rendah, miskin unsur hara makro (N, P, K, Ca, Mg) dan mikro (Zn, Mo, Cu, B), serta bahan organik. Bokasi paitan digunakan untuk memperbaiki kerusakan tanah akibat pupuk anorganik dan meningkatkan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah PMK. Penelitian bertujuan menentukan dosis terbaik bokasi paitan dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan lobak di tanah PMK. Lokasi penelitian di Jalan W.R. Supratman Pontianak selama ±4 bulan, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor: bokasi paitan (30, 40, 50 ton/ha) dan pupuk NPK (300, 400, 500 kg/ha). Setiap kombinasi diulang 3 kali dengan 4 sampel tanaman, total 108 tanaman. Variabel yang diamati meliputi jumlah daun, berat segar dan kering umbi, diameter, serta panjang umbi. Hasil menunjukkan interaksi signifikan antara bokasi paitan dan pupuk NPK terhadap berat kering tanaman. Kombinasi bokasi 40 ton/ha dan NPK 500 kg/ha menghasilkan berat kering tertinggi, serta efisien pada variabel umbi lainnya.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA IKAN NILA DENGAN KERAMBA JARING APUNG (KJA) DI KABUPATEN KUBU RAYA Andriyani, Safira Pamela; Yurisinthae, Erlinda; Nugraha, Aditya
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.100847

Abstract

Kuburaya memiliki Daerah yang dilintasi oleh cukup banyak aliran sungai membuat Kuburaya cocok untuk usaha budidaya ikan dengan sistem keramba jaring apung. Namun,selama ini pembudidaya hanya mengetahui jumlah modal yang dikeluarkan dengan jumlah pendapatan yang diterima secara umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan usaha budidaya ikan nila dengan sistem Keramba Jaring Apung di tepian Sungai Kapuas Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini dilakukan di Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya dengan jumlah populasi sebanyak 10 responden yang memiliki usaha budidaya ikan nila dengan keramba jaring apung. Penelitian ini menggunakan metode analisis data dengan melihat total biaya dan pendapatan usaha serta nilai R/C dan B/C ratio untuk mengetahui kelayakan usaha. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa rata-rata biaya tetap sebesar Rp. 1.204.819.100, total biaya penyusutan rata- rata sebesar Rp.114.839.410. biaya variabel rata- rata usaha sebesar Rp. 93.744.400. dan rata-rata total pendapatan sebesar Rp. 134.216.190. sedangkan untuk analisis kelayakan usaha budidaya ikan nila dengan KJA secara keseluruhan Usaha Budidaya ikan nila memperoleh nilai 1,75 yang menunjukkkan bahwa setiap Rp. 1 memperoleh keuntungan sebesar Rp. 1,75.
SIFAT FISIKA TANAH ENTISOL PADA PENGGUNAAN PERTANIAN PADI SAWAH DI DESA KUALA DUA KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Wina, Teresia; Nusantara, Rossie Wiedya; Manurung, Rinto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.91839

Abstract

Padi merupakan komoditas utama pertanian yang menghasilkan produk berupa beras sebagai sumber karbohidrat utama yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Penelitian bertujuan menganalisis sifat fisika tanah Entisol pada penggunaan pertanian padi sawah di Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Penelitian dilakukan dari bulan Juni-September 2024. Penelitian menggunakan metode survei lapangan dengan melakukan pengamatan, pengambilan sampel tanah dan dokumentasi lapangan. Titik pengamatan terdiri lahan T dan W yang diambil masing-masing 5 titik sampel yang ditentukan dengan sistem diagonal. Data yang diperoleh dari hasil analisis Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah dan Laboratorium Fisika dan Konservasi Tanah akan disajikan dalam bentuk grafik dan tabel kemudian dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bobot isi pada lahan T nilai 0,88 g/cm3 (rendah) dan lahan W nilai 1,05 g/cm3 (sedang), porositas total pada lahan T nilai 63,90% (porous) dan lahan W nilai 58,63% (baik), Nilai kadar air kapasitas lapangan pada kedua lahan tergolong dalam kriteria tinggi dengan nilai yang berbeda lahan T nilai (59,64%) dan lahan W (52,78%), permeabilitas pada lahan T nilai 5,86 cm/jam (sedang) dan lahan W nilai 6,93 cm/jam (agak cepat), C-organik pada lahan T nilai 3,52% (tinggi) dan lahan W nilai 2,22% (sedang).
PERANAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP SERAPAN HARA N, P, K DAN HASIL TANAMAN EDAMAME (GLYCINE MAX L. MERRILL) DI TANAH ALUVIAL Kurnia, Dikha Putra; Suswati, Denah; Krisnohadi, Ari
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.99840

Abstract

Edamame berasal dari bahasa jepang yaitu Eda yang berarti cabang dan mame berarti kacang dan juga dapat diartikan sebaai buah yang tumbuh dibawah cabang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang sapi terhadap serapan hara N, P, K dan hasil tanaman edamame (Glycine max (L) Merrill di Tanah Aluvial. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 taraf perlakuan, yaitu S0 (kontrol), S1 (600 g/polybag), S2 (1200 g/polybag), S3 (1800 g/polybag), S4 (2400 g/polybag), dan S5 (3000g/polybag), masing-masing dengan 4 ulangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi berpengaruh nyata terhadap berat kering tanaman, serapan hara nitrogen, fosfor, jumlah polong dan berat polong tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap serapan hara kalium. Perlakuan S4 dengan dosis pemberian pupuk kandang sapi sebesar 2400 gram (ton/ha) dapat meningkatkan berat kering tanaman sebesar 16,27 %, serapan hara N, P dan K sebesar 21,81%-93,10% serta jumlah polong dan berat polong sebesar 97,85%-119%. Hasil penelitian kadar hara tanaman edamame pada perlakuan S4 sebesar N(1,98-3,74), P(2,12-2,93)% dan K (2,88-3,09)% untuk hara N tidak memenuhi nilai kecukupan hara.
KARAKTERISTIK PERMEN JELLY BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) PADA BERBAGAI FORMULASI PEMANIS (SUKROSA, MADU KELULUT DAN STEVIA) Anggraeni, Wanda Putri; Lestari, Oke Anandika; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.99090

Abstract

Permen jelly merupakan kembang gula bertekstur lunak, yang di proses dengan penambahan komponen hidrokoloid seperti gum, pektin, pati, karagenan, gelatin dan lain-lain untuk modifikasi tekstur sehingga menghasilkan produk yang kenyal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi pemanis sukrosa, madu kelulut dan stevia yang memiliki karakteristik fisikokimia dan sensori permen jelly terbaik. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Parameter yang dianalisis meliputi kadar air, kadar abu, gula reduksi, aktivitas antioksidan, warna (L*, a*, b*), serta uji deskriptif sensori. Formulasi terbaik terdapat pada perlakuan 50% sukrosa: 37,5% madu kelulut: 12,5% stevia dengan karakteristik fisikokimia kadar air 15,47%, abu 0,35%, gula reduksi 33,63%, antioksidan 11,07%, warna L* 15,37, a* 0,70, b* -0,29, dan deskripsi sensori menunjukkan penampakan lebih mengkilap, warna lebih ungu, ada aroma bayam merah, rasa manis, tekstur lebih kenyal dan kesukaan keseluruhan lebih suka.
Pengaruh Crude Ekstrak Streptomyces GBSR1 Pada Susut Bobot Buah Tomat (Solanum lycopersicum L.) Pascapanen Terserang Colletotrichum acutatum Astuti, Riska Frida; Maherawati, Maherawati; Simamora, Cico Jhon Karunia
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.98891

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum L.) adalah salah satu yang mudah terserang oleh penyakit pascapanen salah satunya oleh jamur patogen yaitu Colletotrichum acutatum. Serangan jamur patogen ini dapat menyebabkan berbagai kerusakan, termasuk kerusakan fisik (Ansiska et al., 2023). Kerusakan fisik yang terbentuk akibat serangan jamur patogen ini dapat berhubungan dengan susut bobot pada buah tomat yang akan berpengaruh seiring dengan lama penyimpanan dan pengaplikasian crude ekstrak Streptomyces. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan dan mengkaji konsentrasi crude ekstrak Streptomyces GBSR1 yang menghasilkan susut bobot terbaik pada buah tomat pascapanen terserang Colletotrichum acutatum. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan konsentrasi yaitu 0 ppm (kontrol), 500 ppm, 1000 ppm, 1500 ppm dan 2000 ppm. Hasil penelitian menunjukkan crude ekstrak Streptomyces GBSR1 dapat memberikan pengaruh terhadap susut bobot buah tomat. Perlakuan terbaik terdapat pada konsentrasi 500 ppm dengan susut bobot dengan persamaan y= 0,5168x-0,4952 dan nilai R2 sebesar 0,9471. Kontribusi dari penelitian ini adalah menambah pengetahuan mengenai pemanfaatan mikroba antagonis untuk menggantikan bahan kimia berbahaya yang dapat menimbulkan residu.
PENDUGAAN STOK IKAN MANYUNG (ARIUS THALASSINUS) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI SUNGAI RENGAS Putri Ananta, Marzela; Soetignya, FX Widadi Padmarsari; Anzani, Yunita Magrima
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.99919

Abstract

Ikan manyung (Arius thalassinus) merupakan salah satu komoditas perikanan demersal bernilai ekonomis penting yang banyak didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sungai Rengas, Kalimantan Barat. Produksi ikan manyung menunjukkan fluktuasi setiap tahunnya sehingga diperlukan kajian stok untuk mendukung pengelolaan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi stok ikan manyung melalui perhitungan hasil tangkapan per satuan upaya (Catch Per Unit Effort/CPUE), potensi maksimum lestari (Maximum Sustainable Yield/MSY), tingkat pemanfaatan (TPc), serta jumlah tangkapan yang diperbolehkan (Total Allowable Catch/TAC). Data yang digunakan berupa data sekunder produksi tangkapan dan upaya penangkapan dengan jaring insang selama periode 2015–2024. Analisis dilakukan menggunakan model surplus produksi Schaefer. Hasil penelitian menunjukkan nilai MSY sebesar 15.338 kg/tahun dengan upaya optimum sebesar 88 unit/tahun. Tingkat pemanfaatan ikan manyung rata-rata sebesar 89,18% yang tergolong padat tangkap, sedangkan TAC ditetapkan sebesar 12.270 kg/tahun (80% dari MSY). Beberapa tahun menunjukkan kondisi pemanfaatan melebihi TAC, yaitu tahun 2017, 2020, 2022, dan 2024, sehingga berpotensi mengalami overfishing. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya pengendalian upaya dan penerapan kuota tangkapan berbasis TAC guna menjaga keberlanjutan stok ikan manyung di PPP Sungai Rengas.
PREFERENSI PELAJAR TERHADAP MAKANAN TRADISIONAL KHAS KABUPATEN MEMPAWAH Febrianti, Auliadini; Maherawati, Maherawati; Lestari, Oke Anandika
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.98933

Abstract

Indonesia memiliki keragaman pangan lokal yang melahirkan berbagai makanan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya dan kearifan lokal, salah satunya di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Kekayaan kuliner tradisional Mempawah tidak hanya mencerminkan potensi sumber daya alam, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi masyarakat multietnis. Namun, perilaku konsumsi makanan bersifat subjektif dan dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, maupun psikologis, khususnya pada kelompok remaja yang masih rentan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi pelajar terhadap makanan tradisional khas Kabupaten Mempawah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan instrumen kuesioner online yang disebarkan kepada 90 responden pelajar sekolah menengah atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patlau merupakan makanan tradisional yang paling disukai (54 tanggapan), diikuti bontong (26 tanggapan) dan udang sambal serai (21 tanggapan). Alasan utama pelajar memilih makanan tradisional adalah karena rasa yang khas (52 responden), diikuti alasan keterkaitan dengan budaya (16 responden), kemudahan diperoleh (10 responden), dan sebagian kecil tanpa alasan khusus. Kesimpulannya, rasa khas menjadi faktor dominan dalam membentuk preferensi pelajar terhadap makanan tradisional Mempawah. Penelitian ini bertujuan mengetahui preferensi pelajar terhadap jenis-jenis makanan tradisional khas kabupaten Mempawah.
PENGARUH ARANG SEKAM PADI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAKCOY PADA TANAH GAMBUT Nugroho, Muhammad Fikri; Palupi, Tantri; Rianto, Fadjar
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.99885

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan kombinasi dosis arang sekam padi dan pupuk NPK yang menyebabkan pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy terbaik di tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini berlangsung dari 14 Mei sampai dengan 10 Juni 2025. Penelitian ini merupakan eksperimen lapangan dengan pola Faktorial RAL. Faktor utama yaitu arang sekam padi (A) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan, sedangkan faktor kedua yaitu pupuk NPK (P) dengan 3 taraf perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 27 satuan unit percobaan yang masing-masing terdapat 4 sampel tanaman. Total seluruh tanaman adalah 108 tanaman. Faktor pertama arang sekam padi (A) yang terdiri dari 3 taraf yaitu a1 : 5 ton/ha setara dengan 62,5 g/polybag, a2 : 10 ton/ha setara dengan 125 g/polybag dan a3 : 15 ton/ha setara dengan 187,5 g/polybag. Faktor kedua pupuk NPK (P) yang terdiri dari 3 taraf yaitu p1 : 150 kg/ha setara dengan 0,75 g/tanaman, p2 : 300 kg/ha setara dengan 1,25 g/tanaman dan p3 : 450 kg/ha setara dengan 2,25 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian arang sekam padi 10 ton/ha dan pupuk NPK 300 kg/ha merupakan dosis efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy pada tanah gambut.