cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,284 Documents
Rivalitas Teknologi AS - Tiongkok dan dampaknya terhadap sektor Semikonduktor dan Elektronik Di Indonesia: US-China Tech Rivalry and Its impact on Indonesian’s Semiconductor and Electronics Sector Djoesept Tarigan; Dedy Saputro
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8892

Abstract

Tulisan ini membahas rivalias teknologi AS-Tiongkok dan dampaknya terhadap sektor semikonduktor dan elektronik di Indonesia. Persaingan antara dua kekuatan besar ini telah menyebabkan gangguan rantai pasok global yang berdampak pada negara berkembang seperti Indonesia. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. penelitian ini menganalisis bagaimana ketegangan geopolitik memengaruhi kerja sama teknologi, kebijakan perdagangan, dan investasi asing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia menghadapi tantangan sekaligus peluang. Di satu sisi, Indonesia perlu beradaptasi dengan perubahan rantai pasok dan standar teknologi; di sisi lain, terdapat peluang untuk memperkuat kemampuan domestik melalui strategi diversifikasi rantai pasok global.
Karakteristik Sosiodemografi dan Klinis Pasien Stroke Iskemik di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng Periode Januari – Juni Tahun 2025: Sociodemographic and Clinical Characteristics of Ischemic Stroke Patients at Buleleng Regency General Hospital in the Period January – June 2025 Gede Wahyu Siddhi Artha; Made Suadnyani Pasek; Luh Putu Lina Kamelia
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8898

Abstract

Stroke iskemik merupakan salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia, termasuk di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosiodemografi dan klinis pasien stroke iskemik yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng selama periode Januari hingga Juni 2025. Penelitian ini menggunakan desain retrospektif deskriptif dengan pengambilan data rekam medis pasien stroke iskemik yang memenuhi kriteria. Variabel yang meliputi jenis kelamin, usia, asal kecamatan, komorbid, lama rawat inap, dan status akhir pasien. Sebanyak 351 pasien stroke iskemik dianalisis. Mayoritas pasien berusia 60 - 79 tahun (52,1%), laki-laki (53,8%), dan berasal dari Kecamatan Buleleng (24,5%). Komorbid utama adalah penyakit jantung (27,1%) dan hipertensi (19,7%). Mayoritas pasien dapat dipulangkan (84%), namun terdapat juga kasus kematian (16%). Penanganan cepat dan pengendalian faktor risiko seperti penyakit jantung dan hipertensi sangat penting untuk meningkatkan hasil klinis pasien.
Hubungan Pengetahuan dengan Kepatuhan Penggunaan APD Pada Pekerja Pabrik Di Bagian Pengolahan PTPN IV Tinjowan: The Relationship Between Knowledge and Compliance with the Use of Personal Protective Equipment (PPE) Among Factory Workers in the Processing Section of PTPN IV Tinjowan Akmal Fiqhi Ranu Mahendra; Nurhayati
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8901

Abstract

Penggunaan APD merupakan langkah terakhir dalam pengendalian kecelakaan kerja, dan menjadi sangat penting ketika terdapat risiko kecelakaan. Namun, meskipun banyak pekerja sudah menyadari manfaatnya, faktanya masih banyak yang tidak memanfaatkan APD tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan mengenai penggunaan APD pada pekerja pabrik di bagian pengolahan PTPN IV Tinjowan. Metode dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel dalam penelitian berjumlah 53 responden. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan APD dengan nilai P-Value 0,001 < 0,05 dan nilai Prevalence Ratio (PR) sebesar 3,956 dengan interval kepercayaan 95% (1,842 – 8,495) menunjukkan bahwa responden dengan pengetahuan buruk memiliki risiko 3,96 kali lebih besar untuk tidak patuh dibandingkan dengan mereka yang memiliki pengetahuan baik. Hal ini mengindikasikan bahwa pengetahuan yang baik berkontribusi positif terhadap tingkat kepatuhan. Disarankan kepada pekerja agar meningkatkan pengetahuan mengenai kepatuhan penggunaan APD agar mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Eksplorasi Tanaman Obat Indonesia sebagai Kandidat Antikanker payudara melalui Pendekatan Kimia Medisinal: Exploration of Indonesian Medicinal Plants as Breast Cancer Candidates through Medicinal Chemistry Approach Saeful Amin; Alya Nisrina Fauziyyah
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8903

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita di seluruh dunia, dengan lebih dari 2,3 juta kasus baru setiap tahunnya. Terapi konvensional seperti pembedahan, kemoterapi, dan radioterapi sering kali menimbulkan efek samping serta resistensi terhadap obat, sehingga diperlukan alternatif pengobatan yang lebih aman dan efektif. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati tinggi dengan berbagai tanaman obat yang mengandung senyawa bioaktif berpotensi sebagai agen antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi senyawa bioaktif dari tanaman obat Indonesia sebagai kandidat antikanker payudara melalui pendekatan kimia medisinal dan metode in silico. Metode yang digunakan adalah literature review deskriptif dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah dari basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa senyawa bioaktif seperti moringin isothiocyanate (daun kelor), andrographolide (sambiloto), quercetin (kencana ungu), galangin (lengkuas), zingiberenol (jahe), 3-O-cis-caffeoylquercetin (centella asiatica), dan sesamin (babandotan) memiliki aktivitas antikanker payudara yang kuat melalui berbagai mekanisme, seperti penghambatan proliferasi, induksi apoptosis, dan penekanan metastasis sel kanker. Pendekatan kimia medisinal dan in silico berperan penting dalam mengidentifikasi interaksi molekuler antara senyawa alami dan target biologis, serta mempercepat proses penemuan kandidat obat baru berbasis bahan alam.
Inovasi Pengelolaan Limbah Pangan dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Pangan: Systematic Literatur Review : Food Waste Management Innovations and Implications for Food Security: A Systematic Literature Review Elya Antariksana Bachmida; Nur Afni
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8963

Abstract

Limbah pangan merupakan tantangan besar dalam sistem pangan global karena berdampak terhadap ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan. Kajian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis berbagai pendekatan inovatif dalam pengelolaan limbah pangan dan implikasinya terhadap ketahanan pangan di Indonesia pada periode 2016–2025. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mengacu pada pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Literatur diperoleh melalui basis data Google Scholar, SINTA, dan Scopus, dengan 14 artikel ilmiah terpilih yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan inovatif dalam pengelolaan limbah pangan di Indonesia meliputi inovasi bioteknologi melalui fermentasi, biokonversi, dan produksi pangan fungsional dari bahan sisa seperti okara, limbah udang, limbah cangkang rajungan, , ikan patin, kulit pisang, dan umbi lokal, inovasi rekayasa teknologi dan material seperti bioplastik, edible film, dan teknologi pengolahan rendah emisi. Inovasi ini mampu menekan limbah sekaligus menghasilkan produk bergizi tinggi dan memperkuat sistem pangan yang bersih, aman, dan ramah lingkungan. Kajian ini menegaskan bahwa inovasi pengelolaan limbah pangan memiliki peran strategis dalam membangun sistem pangan berkelanjutan yang mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat Indonesia
Implementasi Latihan Batuk Efektif Pada Tn. S Penderita Tubekulosis Paru Dengan Diagnosa Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Di Ruangan Dahlia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tenggah: Implementation Of Effective Cough Exercise in Mr. S A Pulmonary Tuberculosis Patient Diagnosed with Ineffective Airway Clearance in the Dahlia Ward, Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province Nurafni S. DG. Kader; Indri Iriani; Rabiah
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8969

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi menular yang menyerang paru-paru dan berdampak pada gangguan pernapasan, salah satunya adalah penumpukan sekret yang menyebabkan bersihan jalan napas tidak efektif. Latihan batuk efektif merupakan salah satu intervensi mandiri keperawatan yang bertujuan untuk membantu mengeluarkan sekret dan meningkatkan oksigenasi pasien. Tujuan: Mengimplementasikan latihan batuk efektif pada pasien tuberkulosis paru dengan diagnosa keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif yang dilakukan pada salah satu pasien tuberkulosis paru di ruangan Dahlia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi menggunakan format pengkajian asuhan keperawatan. Intervensi berupa latihan batuk efektif dilaksanakan dan di evaluasi berdasarkan perubahan klinis pasien. Hasil: Setelah dilakukan intervensi latihan batuk efektif pada pasien menunjukkan peningkatan dalam pengeluaran sputum, penurunan bunyi napas tambahan (ronkhi), perbaikan pola napas, dan peningkatan saturasi oksigen dari 89% menjadi nilai yang lebih baik. Pasien juga melaporkan rasa sesak berkurang dan kemampuan bernapas membaik. Kesimpulan: Latihan batuk efektif terbukti mampu memperbaiki kondisi bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien tuberkulosis paru. Intervensi ini dapat menjadi Tindakan mandiri yang efektif dalam meningkatkan kualitas pernapasan pasien.
Pentingnya Tata Letak Fasilitas dan Pengelolaan Limbah pada Agroindustri Tahu untuk Keberlanjutan UMKM Pangan: Kajian Literatur Sistematis: The Importance of Facility Layout and Waste Management in the Tofu Agroindustry for the Sustainability of Food SMEs: A Systematic Literature Review Nur Afni; Elya Antariksana Bachmida
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8973

Abstract

Industri tahu memiliki peran strategis dalam penyediaan protein nabati, namun efisiensi tata letak fasilitas dan pengelolaan limbahnya masih rendah. Kajian ini bertujuan menganalisis keterkaitan keduanya dalam mendukung keberlanjutan UMKM pangan melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 25 publikasi (2016–2025) dari Scopus, MDPI, ScienceDirect, dan SINTA. Hasil menunjukkan bahwa penerapan Systematic Layout Planning (SLP) dan hygienic zoning menurunkan jarak perpindahan bahan hingga 50% dan meningkatkan efisiensi kerja hingga 40%, sementara pengolahan limbah tahu melalui fermentasi, pengeringan, dan ekstraksi superkritis menghasilkan produk bernilai tambah seperti tempeh okara, minuman probiotik, dan pakan tinggi protein. Integrasi efisiensi layout dan waste valorization membentuk model Circular Agroindustry agar meningkatkan efisiensi sumber daya lebih dari 40%. Penelitian ini menegaskan bahwa tata letak efisien dan pengelolaan limbah terintegrasi merupakan strategi utama menuju industri tahu berkelanjutan. Keterbatasan penelitian ini mencakup minimnya studi empiris khusus UMKM tahu dan belum adanya validasi lapangan, sehingga riset lanjutan perlu menguji model integratif ini secara praktis.
Kualitas Pelayanan Pemerintah Kelurahan (Studi Kasus Pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu): Performance of Village Apparatus in Maku Village, Dolo District, Sigi Regency Nirmala Apsari
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelayanan pemerintah kelurahan dalam pembuatan surat keterangan tidak mampu di Kelurahan Baiya Kecamatan Tawaeli Kota Palu. Dasar penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif, yang merupakan merupakan suatu upaya peneliti untuk mengumpulkan data yang didasarkan pada latar alamiah. Sedangkan tipe penelitian yang digunakan yaitu deskriptif, yang mana berupaya mengungkapkan suatu masalah dan keadaan sebagaimana adanya, untuk itu peneliti dibatasi hanya mengungkapkan fakta-fakta dan tidak menggunakan hipotesa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu Lurah Baiya, Sekretaris Lurah Baiya, Staf Kelurahan Baiya serta masyarakat. Sedangkan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dimensi kualitas pelayanan yang dikemukakan oleh Taliziduhu Ndraha (2003), antara lain: kecepatan, ketepatan, kemudahan dan keadilan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelayanan pembuatan surat keterangan tidak mampu di Kelurahan Baiya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Pada indikator kecepatan, terlihat bahwa pemerintah kelurahan baiya memberikan pelayanan yang sangat cepat dan hal ini dibuktikan dari respon masyarakat yang mengapresiasi kerja aparat pemerintah kelurahan dari segi kecepatan dalam memberikan pelayanan. Pada indikator kemudahan terlihat bahwa adanya kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus surat keterangan tidak mampu di Kelurahan Baiya. Sedangkan pada indikator keadilan terlihat bahwa adanya respon positif yang diperlihatkan masyarakat terkait pelayanan yang diberikan oleh pihak kelurahan baiya karena pihak kelurahan memperlihatkan sikap yang adil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun pada indikator ketepatan terlihat bahwa masih ada Sebagian masyarakat yang sebenarnya tidak layak dibuatkan surat keterangan tidak mampu tetapi menerima surat keterangan tersebut karena berdasarkan data kependudukan ia masuk dalam kartu keluarga kerabatnya yang masuk dalam kategori kurang mampu..
Kandungan Bahan Organik, Ekstra Tanpa Nitrogen, dan Tanin Buah Semu Jambu Mete Sebagai Pakan Ternak Babi di Kabupaten Flores Timur: Organic Matter Content, Nitrogen-Free Extract, and Tannin of Cashew Apple as Feed for Pigs in East Flores Regency Maria Sunarti Djue; Bernadete Barek Koten; Redempta Wea; Yustus Serani No Mbeong
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8994

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kandungan bahan organik, BETN, dan tanin buah semu jambu mete sebagai pakan ternak babi dan telah dilakukan pada bulan Desember 2024 hingga April 2025 di Desa Ratulodong dan Laboratorium Universitas Hasanuddin menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan pola faktorial 3x2, terdiri dari faktor dusun (dusun 2, 4, dan 5) dan warna (kuning dan merah), serta uji lanjut dengan uji Duncan dan bantuan SAS University. Hasil analisis varians menunjukkan bahwa interaksi antara dusun dan warna berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan bahan organik dan BETN namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap tanin. Interaksi terbaik terdapat pada buah semu jambu mete berwarna kuning yang ditanam di Dusun 2. Kandungan bahan organik dan BETN pada dusun yang berbeda juga berpengaruh sangat nyata (P<0,01), dengan rata-rata tertinggi pada Dusun 2. Kadar tanin antar dusun berbeda nyata (P<0,05), dengan rata-rata lebih rendah pada Dusun 5 Warna buah semu jambu mete juga berpengaruh sangat nyata (P<0,01), dengan kandungan bahan organik dan BETN tertinggi pada buah berwarna kuning. Disimpulkan bahwa interaksi terbaik antara loaksi dusun 2 dengan buah berwarna kuning menghasilkan kadar bahan organik dan BETN terbaik dan perlu pengolahan lebih lanjut untuk menurunkan kadar tanin sebelum digunakan sebagai pakan ternak babi.
Optimalisasi Proses Permintaan Layanan Teknologi Informasi Melalui Aplikasi MYSSC di Pt Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Field Adera: Optimization of Information Technology Service Request Process Through MYSSC Application at PT Pertamina Hulu Rokan Zone 4 Field Adera Irmalia; Gusmelia Testiana
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan proses permintaan layanan teknologi informasi (TI) melalui aplikasi MySSC di PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Field Adera. Aplikasi ini berfungsi sebagai sistem utama dalam pengelolaan permintaan layanan TI, namun masih ditemukan sejumlah kendala, terutama dari sisi pengguna dan sistem. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara selama kegiatan kerja praktik, diketahui bahwa sebagian besar pengguna belum memahami prosedur permintaan yang benar dan cenderung menggunakan jalur informal, sehingga menghambat proses dokumentasi dan evaluasi. Selain itu, antarmuka aplikasi yang masih bersifat teknis membuat pengguna non-teknis kesulitan dalam mengisi form permintaan dengan tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi sistem dan perilaku pengguna. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas layanan MySSC dapat dilakukan melalui edukasi pengguna, penegakan prosedur permintaan resmi, penyederhanaan tampilan antarmuka berbasis user-centered design, serta evaluasi layanan berbasis data secara berkala. Dengan langkah-langkah tersebut, sistem MySSC diharapkan dapat mendukung peningkatan efisiensi, akurasi, dan profesionalitas layanan TI di lingkungan kerja hulu migas.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue