cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,321 Documents
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita Tentang MP-ASI Isi Piringku Dengan Tindakan Pencegahan Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo : The Relationship Between the Level of Knowledge and Attitude of Toddler Mothers About Complementary Foods (MP-ASI) "Isi Piringku" (My Plate) and Stunting Prevention Measures in Toddlers in the Limboto Community Health Center Work Area, Gorontalo Regency Fajar Oktavian Hulukati; Nasrun Pakaya; Cindy Puspita Sari Haji Jafar; Nur Fitriah Jumatrin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8321

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang belum mampu diatasi secara tuntas oleh pemerintah, angka stunting di Indonesia masih tergolong tinggi yaitu sebesar 24,4% pada tahun 2023. Pengetahuan ibu tentang pola gizi anaknya dapat menentukan sikap ibu dalam pemenuhan gizi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang MP-ASI dalam pencegahan stunting. Desain penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu 97 responden dengan menggunakan teknik cluster sampling. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji rank spearman. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan cukup 51 responden (52,6%), baik 31 responden (32,0%), dan kurang 15 responden (15,5%). Sikap positif 58 responden (59,8%), dan sikap negatif 39 responden (40,2%). Pencegahan stunting baik 51 responden (52,6%), cukup 39 responden (40,2%), dan kurang 7 responden (7,2%). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang MP-ASI Isi Piringku Dengan Tindakan Pencegahan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto (nilai p = 0,000). Diharapkan para tenaga kesehatan mampu melaksanakan pemberian promosi kesehatan tentang pemberian MP-ASI Isi Piringku kepada ibu sebagai pencegahan stunting.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Diabetes Melitus Disertai Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabila: The Relationship Between Family Support and Medication Compliance in Diabetes Mellitus Patients with Hypertension in the Kabila Community Health Center Work Area Riska Daud; Siti Rahma; Sitti Fatimah M. Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8322

Abstract

Diabetes Melitus disertai hipertensi merupakan kombinasi penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan tinggi untuk mencegah komplikasi serius. Dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan motivasi dan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus disertai hipertensi di wilayah kerja puskesmas kabila. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 72 orang dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat (MMAS-8). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yang memiliki dukungan keluarga baik menunjukan kepatuhan tinggi dalam minum obat. Hasil statistik uji menggunakan uji Fisher’ exact test diperoleh nilai sig sebesar 0,000 < ? (? = 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus disertai hipertensi. Dengan adanya penelitian ini diharapkan keluarga lebih aktif dalam memberikan dukungan emosional dan instrumental guna meningkatkan kepatuhan pasien terhadap terapi.
Gambaran Pemilihan Makanan Dengan Menggunakan Toys Food Pada Anak TK Beringin 2 Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo: An Overview of Food Selection Using Toy Food for Children at Beringin 2 Kindergarten, Tilango District, Gorontalo Regency Sartika Nusi; Sunarto Kadir; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8323

Abstract

Penelitian ini berfokus pada anak-anak di Taman Kanak-Kanak (TK) Beringin 2, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, yang sering mengonsumsi jajanan tidak sehat di lingkungan sekolah. Jajanan tersebut umumnya rendah gizi dan mengandung bahan berbahaya, yang berisiko memengaruhi kesehatan anak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan edukatif, seperti penggunaan Toys Food, untuk membantu anak-anak memahami dan memilih makanan sehat sejak dini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: "Bagaimana gambaran pemilihan makanan oleh anak-anak di TK Beringin 2, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, dengan menggunakan media Toys Food?. Bertujuan untuk mengkaji gambaran penggunaan Toys Food dalam membentuk perilaku pemilihan makanan pada anak-anak usia dini di Taman Kanak-Kanak (TK) Beringin 2. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan melibatkan 30 anak usia 4 hingga 6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan yang paling banyak dipilih adalah buah (30%), diikuti oleh camilan asin dan manis (masing-masing 23,3%), serta sayuran (23,3%). Sebanyak 53,3% anak lebih sering memilih makanan sehat, sementara 46,7% memilih makanan tidak sehat. Faktor utama yang mempengaruhi pemilihan makanan adalah daya tarik visual dari mainan makanan, dengan 50% anak memilih makanan berdasarkan warna yang menarik, dan 30% memilih makanan yang sudah dikenalnya. Simpulan Penggunaan Toys Food sebagai alat edukasi memperoleh respons positif, dengan 50% anak sangat menikmati proses pemilihan makanan menggunakan mainan tersebut. Saran dengan menggunakan Toys Food sebagai alat edukasi yang efektif dalam memperkenalkan pilihan makanan sehat kepada anak-anak dan membentuk kebiasaan makan yang lebih baik sejak dini.
Gambaran Telur Cacing Trichulis trichiura Pada Kuku Dan Feses Anak-Anak Di TPAS Antang Menggunakan Metode Sedimentasi: Description Of Trichulis trichiura Worm Eggs In Children’s Nails And Feces At Antang TPAS Using Sedimentasi Method Dewi Arisanti; Tuty Widyanti; Muh Rifo Rianto; Marwah Syafa; Wa Ode Rustiah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8347

Abstract

Kecacingan merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing dalam tubuh manusia yang ditularkan melalui tanah. Salah satu jenis cacing penyebab infeksi adalah Trichuris trichiura. Cacing jenis ini banyak menyerang anak-anak yang memiliki kondisi kebersihan pribadi yang tidak higienis dan juga bertempat tinggal di lingkungan yang memiliki sanitasi kurang baik seperti di tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran telur cacing Trichuris trichiura pada kuku dan feses anak-anak di TPAS Antang menggunakan metode sedimentasi. Jenis penelitian adalah observasi laboratorik dengan teknik pengambilan sampel yaitu purpossive sampling. Metode pemeriksan menggunakan metode sedimentasi dengan jenis sampel yaitu feses dan kuku masing-masing sebanyak 20. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil dari 20 sampel feses, terdapat 11 sampel positif dan 9 sampel negatif, sedangkan untuk sampel kuku, 20 sampel hasilnya negatif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa beberapa anak-anak di TPAS Antang terinfeksi trichuriasis karena ditemukan telur cacing Trichuris trichiura di fesesnya. Namun resiko untuk menyebabkan penularan trichuriasis dapat berkurang karena tidak ditemukan adanya telur cacing Trichuris trichiura di kuku.
Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Indonesia: Optimizing Maternal and Child Health Services to Reduce Maternal and Infant Mortality Rates in Indonesia Faridha Nasir; Irmawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8361

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) merupakan salah satu pilar utama dalam upaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia. Meskipun berbagai program telah dijalankan, tantangan seperti keterbatasan akses layanan kesehatan, rendahnya kualitas tenaga medis, dan kurangnya kesadaran masyarakat masih menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi pelayanan KIA melalui peningkatan akses, mutu, dan cakupan layanan berbasis kebijakan kesehatan nasional. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dan analisis kebijakan yang mengacu pada data resmi Kementerian Kesehatan dan WHO. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi berupa peningkatan jumlah fasilitas kesehatan yang terjangkau, pelatihan tenaga kesehatan yang berkesinambungan, penguatan program edukasi kesehatan bagi masyarakat, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak dapat secara signifikan berkontribusi menurunkan AKI dan AKB. Kesimpulannya, optimalisasi pelayanan KIA memerlukan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam kerangka pelayanan yang komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Peran Faktor Internal dan Eksternal dalam Meningkatkan Efektivitas Kepemimpinan Fasilitas Kesehatan : The Role of Internal and External Factors in Improving the Effectiveness of Healthcare Facility Leadership Dewi Agustina; Nasution, Fiola Syfa Azura; Br Ginting, Hutri Agustina; Marsha Aulia Syaputri; Nasution, Nursanita; Hutagalung , Nurasiyah Dera Marcela; Guru Singa, Rizka Azura Efsa; Br Purba, Saskia Khairunnisa; Suci Ramahdani; Hasibuan, Wulan; Yulfani Larasati; Zahratul Ulya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 10: Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8884

Abstract

Kepemimpinan yang efektif merupakan komponen fundamental dalam menentukan keberhasilan pengelolaan fasilitas kesehatan, baik dalam aspek pelayanan, manajemen sumber daya manusia, maupun peningkatan mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran faktor internal dan eksternal yang memengaruhi efektivitas kepemimpinan di fasilitas kesehatan. Faktor internal mencakup karakteristik pribadi pemimpin, kompetensi manajerial, motivasi, serta budaya organisasi. Sedangkan faktor eksternal meliputi dukungan kebijakan, dinamika lingkungan kerja, serta partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-analitis dengan penelusuran literatur terkini dari jurnal nasional terakreditasi dan referensi ilmiah internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas kepemimpinan tidak hanya bergantung pada kemampuan individual, tetapi juga pada kemampuan adaptif pemimpin dalam merespons faktor eksternal yang dinamis. Integrasi antara faktor internal yang kuat dan dukungan eksternal yang kondusif menghasilkan kepemimpinan transformatif yang mampu meningkatkan kinerja fasilitas kesehatan secara menyeluruh Dengan demikian, penguatan kapasitas pemimpin melalui pengembangan kompetensi dan kolaborasi lintas sektor menjadi strategi utama dalam menciptakan kepemimpinan yang berdaya saing di era transformasi sistem kesehatan.
Hubungan Tingkat Literasi Hukum Pertanahan Dan Risiko Sengketa Lahan Di Kawasan Perdesaan: The Relationship Between Land Law Literacy Levels and the Risk of Land Disputes in Rural Areas Elsarina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 4: April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i4.9167

Abstract

Sengketa lahan di kawasan perdesaan Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dengan salah satu faktor utama yang diduga berpengaruh adalah rendahnya tingkat literasi hukum pertanahan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat literasi hukum pertanahan dengan risiko sengketa lahan di kawasan perdesaan melalui pendekatan yuridis normatif. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, dan putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan kausal yang signifikan antara rendahnya literasi hukum pertanahan dengan meningkatnya risiko sengketa lahan. Ketidakpahaman masyarakat terhadap Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960, prosedur pendaftaran tanah, dan mekanisme peralihan hak atas tanah menjadi faktor determinan yang memicu konflik pertanahan. Karakteristik sengketa lahan perdesaan didominasi oleh konflik kepemilikan akibat ketidakjelasan dokumentasi, konflik waris yang tidak diselesaikan secara hukum, dan praktik transaksi tanah yang tidak sesuai prosedur. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya literasi hukum meliputi tingkat pendidikan formal yang rendah, keterbatasan akses informasi, kesenjangan digital, dan ketergantungan pada sistem kepemilikan tradisional. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan strategi komprehensif peningkatan literasi hukum melalui pendidikan kontekstual, penguatan kapasitas kelembagaan desa, dan pemanfaatan teknologi informasi sebagai upaya preventif meminimalkan risiko sengketa lahan di kawasan perdesaan.
Peran Media Video Animasi dalam Pembelajaran Anak Usia Dini: The Role of Animated Video Media in Early Childhood Learning Rulik Endrawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 9: September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.9205

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran media video animasi dalam pembelajaran anak usia dini di TK Al Basyiroh Ponorogo. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan pembelajaran yang mampu menarik perhatian anak usia dini yang memiliki rentang konsentrasi singkat dan memerlukan media visual yang menarik, interaktif, dan sesuai perkembangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi secara signifikan meningkatkan atensi dan fokus anak selama proses pembelajaran. Animasi juga berperan penting dalam pengembangan bahasa anak, terutama dalam memperkaya kosakata, memperbaiki pengucapan, dan meningkatkan keberanian anak dalam berkomunikasi. Selain itu, video animasi memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar dan keterlibatan emosional anak. Anak terlihat lebih antusias, ekspresif, dan responsif ketika pembelajaran menggunakan animasi.Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah hambatan, seperti keterbatasan perangkat teknologi, literasi digital guru yang belum merata, serta kesulitan dalam menyeleksi konten animasi yang benar-benar edukatif. Guru memerlukan strategi pedagogis yang tepat agar penggunaan animasi tidak sekadar menjadi media tontonan, tetapi mampu diintegrasikan dengan kegiatan bermain dan aktivitas belajar lainnya. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa video animasi merupakan media pembelajaran yang efektif, relevan, dan potensial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini apabila digunakan secara terarah dan proporsional
Rumput Laut Sebagai Detoksifikasi Kromium di Area Pesisir: The Seaweed as a Chromium Detoxification in Coastal Community Shalihat Afifah Dhaningtyas; Safira Ahlina; Maya Sari Aprilina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.7402

Abstract

Toksisitas logam berat secara signifikan mempengaruhi kelangsungan hidup organisme, termasuk manusia, menyebabkan kerusakan jaringan, terutama dalam proses detoksifikasi organ. Banyak penelitian telah mengeksplorasi berbagai pendekatan untuk mengurangi masalah ini, termasuk penggunaan tanaman sebagai detoksifikasi logam berat potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat rumput laut sebagai agen detoksifikasi khusus untuk kromium logam berat dalam tubuh manusia. Penelitian ini mengadopsi desain pra-eksperimental, menerapkan kerangka kerja pra-test-posttest satu kelompok. Sampel abu rambut dikumpulkan baik sebelum dan setelah intervensi. Para peserta dipilih dari komunitas pesisir Kartini Jepara, Jawa Tengah. Massa rambut berkurang setelah proses pengabuan. Dari 3 kg Eucheuma sp. menghasilkan sekitar 300 gram bubuk ekstraksi. Penelitian ini memberikan bukti penurunan substansial dalam tingkat kromium rata-rata dalam sampel setelah intervensi. Hasil ini mendukung potensi bubuk ekstraksi Eucheuma sp. selama berendam sebagai sarana detoksifikasi kromium.
Implementasi Prinsip Kepastian Hukum dalam Penyelesaian Perkara Kepailitan Melalui Persidangan Elektronik: Implementation of the Principle of Legal Certainty in the Resolution of Bankruptcy Cases Through Electronic Litigation Siddiq, Nakzim Khalid; Prandy Arthayoga Louk Fanggi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.7449

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong terjadinya transformasi dalam sistem peradilan Indonesia, khususnya melalui implementasi persidangan elektronik (e-litigasi) yang diatur dalam PERMA No. 8 Tahun 2022. Inovasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan peradilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana prinsip kepastian hukum diimplementasikan dalam penyelesaian perkara kepailitan melalui persidangan elektronik. Metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun e-litigasi memberikan kemudahan administratif dan percepatan proses, masih terdapat sejumlah permasalahan seperti otentikasi dokumen elektronik, perbedaan standar teknis antar pengadilan, serta rendahnya literasi digital para pihak. Selain itu, sistem belum sepenuhnya menjamin hak atas fair trial dan menimbulkan potensi ketidakpastian hukum. Oleh karena itu, diperlukan reformasi regulasi, peningkatan infrastruktur dan pengawasan, serta pelatihan teknis untuk menjamin implementasi prinsip kepastian hukum dalam sistem peradilan elektronik. Keberhasilan penguatan sistem e-litigasi akan berkontribusi secara signifikan terhadap terciptanya iklim hukum yang kondusif bagi investasi dan pembangunan ekonomi nasional.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - In Progress Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue