cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,284 Documents
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Kognitif Materi Perubahan Iklim pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar: The Influence of the Problem Based Learning Model on Cognitive Learning Outcomes of Climate Change Material in Fourth Grade Elementary School Students Adi Candra Wijaya; Ghefira Alya Mukhbita; Indri Masti; Salvia Nasywa Prabawa; Try Rahmawati; Vanska Lidia; Yuki Wulan Azzahwa; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9659

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan sebagai respon terhadap rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap isu perubahan iklim yang semakin berdampak nyata dalam kehidupan sehari-hari, sementara pembelajaran IPAS di kelas masih didominasi metode ceramah sehingga siswa cenderung pasif. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pemahaman perubahan iklim pada siswa kelas IV. Desain pra-eksperimen one-group pretest-posttest dengan 26 siswa di SD Purwakarta. Instrumen: tes pilihan ganda 10 soal (validasi ahli 4,2/5,0; Cronbach's Alpha 0,78). Data dianalisis menggunakan PASW Statistics 18 dengan uji Shapiro-Wilk dan Wilcoxon Signed Rank Test. Data tidak berdistribusi normal (pretest p = 0,003; posttest p = 0,000). Uji Wilcoxon menunjukkan Z = ?4,058, p = 0,000 (p < 0,001) dengan peningkatan signifikan: mean pretest 70,00 ? posttest 89,62 (kenaikan 19,62 poin). N-Gain 0,60 (kategori sedang). Analisis per indikator menunjukkan C3 (analisis) mencapai N-Gain tertinggi 0,72 (kategori tinggi), sedangkan indikator lainnya berada pada kategori sedang. Standar deviasi menurun 37,8% (17,89 ? 11,13), sehingga kesenjangan pemahaman berkurang. Sebanyak 80,8% siswa mengalami peningkatan dan 0% mengalami penurunan. Hasil ini menunjukkan bahwa PBL tidak hanya efektif meningkatkan hasil belajar kognitif materi perubahan iklim, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pembelajaran IPAS yang menuntut keterampilan berpikir tingkat tinggi di era Kurikulum Merdeka.
Evaluasi Faktor-Faktor Penentu Kinerja PDAM: Studi pada Efektivitas Produksi, Distribusi, Waktu Pelayanan, dan Tekanan Air di Wilayah 1 (2021-2023): Evaluation of PDAM Performance Determinants: A Study on Production Effectiveness, Distribution, Service Time, and Water Pressure in Region 1 (2021-2023) Adelia Apriyanti; Adilah Afiyah; Bela Cikita Zahwa; Carrisa Irka Ametzaluna; Femilia Zahra; Erwinsyah
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor operasional yang memengaruhi kinerja PDAM di Wilayah 1 selama tahun 2021–2023, meliputi efektivitas produksi, efisiensi distribusi air (NRW), durasi pelayanan, dan kualitas tekanan air. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan jumlah populasi sebanyak 111 PDAM dan menggunakan data 2021, 2022 dan 2023. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda melalui software SPSS . Teknik analisis dalam pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji simultan (F) dan uji parsial (t). Namun sebelum melakukan uji F dan uji t, terlebih dahulu dilakukan pengujian asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, serta uji autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas produksi, durasi pelayanan, dan kualitas tekanan air secara simultan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja operasional PDAM. Berdasarkan uji partial (t) distribusi air memiliki pengaruh negatif dan signifikan Terhadap kinerja. Hasil Uji Koefisien determinasi (Adjusted R²) menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan sebagian besar variasi kinerja operasional. Implikasi dari penelitian ini yaitu pentingnya pengendalian NRW, peningkatan kontinuitas layanan, serta manajemen tekanan sebagai prioritas strategis dalam upaya meningkatkan kinerja PDAM.
Peranan Manuskrip Melayu Dalam Pembentukan Filsafat Ilmu Islam Di Nusantara Telaah Ontologis Epistemologis Dan Aksiologis: The Role of Malay Manuscripts in the Formation of Islamic Philosophy in the Archipelago: Ontological, Epistemological, and Axiological Studies Katijah; M. Rizal Akbar
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9661

Abstract

Artikel ini mengkaji peranan manuskrip Melayu dalam pembentukan filsafat ilmu Islam di Nusantara dengan menempatkan manuskrip sebagai sumber epistemik yang merekam cara pandang keilmuan Islam dalam konteks lokal. Kajian ini berangkat dari kenyataan bahwa studi filsafat ilmu Islam selama ini masih didominasi oleh perspektif Timur Tengah sehingga kontribusi intelektual Islam Nusantara sering kali diposisikan sebagai periferal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manuskrip Melayu membangun pemahaman tentang hakikat ilmu sumber pengetahuan serta tujuan penggunaan ilmu dalam kehidupan individu dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis konseptual filosofis terhadap manuskrip Melayu Islam dan literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manuskrip Melayu merepresentasikan filsafat ilmu Islam yang bersifat integratif antara wahyu akal dan pengalaman batin serta berorientasi pada adab dan tanggung jawab moral. Dari sisi ontologi ilmu dipahami sebagai realitas bernilai yang bersumber dari Tuhan. Secara epistemologis pengetahuan diperoleh melalui keterpaduan rasionalitas dan spiritualitas. Dari sisi aksiologi ilmu diarahkan pada pembentukan insan beradab dan pemeliharaan keteraturan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa manuskrip Melayu memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan filsafat ilmu Islam Nusantara yang kontekstual dan relevan bagi diskursus keilmuan Islam kontemporer.
Legitimasi Kebijakan Publik Di Era Disinformasi Studi Sosiologis Tentang Respons Masyarakat Terhadap Program Makan Bergizi Gratis Di Indonesia: Legitimacy of Public Policy in the Age of Disinformation A Sociological Study of Public Response to Free Nutritious Meal Programs in Indonesia Prayudha Satya Bhakti; Didin Syarifuddin
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9662

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan publik di Indonesia yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak usia sekolah serta mendukung keberlanjutan pendidikan. Namun, di era digital, program ini menghadapi tantangan terkait legitimasi akibat maraknya disinformasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis bentuk disinformasi, persepsi masyarakat, dan dampaknya terhadap legitimasi kebijakan MBG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disinformasi muncul dalam bentuk narasi politisasi program, isu kualitas makanan, dan persepsi negatif terkait anggaran, yang memengaruhi sikap masyarakat; sebagian mendukung karena manfaat langsung, sementara sebagian lain bersikap skeptis terhadap niat pemerintah. Rendahnya literasi digital dan komunikasi publik yang bersifat top-down memperkuat penyebaran informasi tidak akurat sehingga mengurangi partisipasi dan kepercayaan masyarakat. Legitimasi kebijakan publik dalam konteks ini tidak hanya ditentukan oleh efektivitas program, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah membangun interaksi sosial dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan legitimasi MBG memerlukan strategi komunikasi yang transparan, edukasi literasi digital, pelibatan aktif masyarakat, serta sistem klarifikasi cepat terhadap informasi palsu. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pembuat kebijakan untuk merancang program publik yang lebih efektif dan mampu mempertahankan legitimasi di tengah tantangan disinformasi.
Penerapan Strategi Digital Marketing pada UMKM Pempek Vegetarian Bunga Mas: Implementation of Digital Marketing Strategies in Family Car Wash MSMEs Ervin Setyawan Al Wen Jun; Edy Yulianto Putra
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9663

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian, namun masih banyak yang menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital, khususnya pada aspek pemasaran. UMKM Pempek Vegetarian Bunga Mas merupakan usaha kuliner yang memiliki keunikan produk, tetapi belum memiliki kehadiran digital yang memadai. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi tidak terdaftarnya lokasi usaha pada Google Maps, belum optimalnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, serta belum digunakannya WhatsApp Business sebagai media komunikasi dan pemesanan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan strategi digital marketing guna meningkatkan visibilitas usaha, jangkauan pemasaran, dan profesionalitas komunikasi dengan pelanggan. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data primer melalui wawancara dan observasi langsung terhadap aktivitas usaha mitra. Implementasi kegiatan meliputi pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps, pembuatan dan pengelolaan akun media sosial Instagram dan penerapan WhatsApp Business. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan strategi digital marketing mampu meningkatkan kemudahan konsumen dalam menemukan lokasi usaha, memperluas jangkauan promosi, serta mempermudah proses komunikasi dan pemesanan. Selain itu, pemilik UMKM memperoleh pemahaman dan keterampilan dalam mengelola pemasaran digital secara mandiri. Dengan demikian, penerapan strategi digital marketing memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan dan keberlanjutan UMKM Pempek Vegetarian Bunga.
Penerapan Isak 335 Dalam Laporan Keuangan Pada Salah Satu Masjid Di Sulawesi Tengah : Implementation of Isak 335 in Financial Reports at a Mosque in Central Sulawesi Andi Bayu Hamid; Fauzy Nugraha Pribadi; Najwa Putri Nabiilah; Mohammad Faiz Zacky; Betty; Muhammad Din
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9664

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan akuntansi pengelolaan keuangan pada lembaga masjid berdasarkan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) Nomor 335 tentang Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana laporan keuangan masjid disusun serta sejauh mana kesesuaiannya dengan ketentuan ISAK 335, yang menekankan pada penyajian laporan keuangan yang transparan, akuntabel, dan relevan bagi entitas nirlaba seperti masjid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengurus masjid. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Analisis difokuskan pada proses pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan transaksi keuangan masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan masjid masih bersifat sederhana, umumnya hanya berupa pencatatan kas masuk dan kas keluar tanpa mengikuti struktur laporan keuangan yang diatur dalam ISAK 335. Berdasarkan hasil rekonstruksi, laporan keuangan masjid seharusnya disajikan dalam bentuk laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan sebagaimana ketentuan ISAK 335. Penerapan standar ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kepercayaan jamaah terhadap pengelolaan dana masjid.
Penerapan Strategi Digital Marketing pada UMKM Family Car Wash: Implementation of Digital Marketing Strategies in Family Car Wash MSMEs Christella; Lily Purwianti
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9665

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, namun masih banyak yang belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Family Car Wash merupakan salah satu UMKM jasa cuci kendaraan di Kota Batam yang menghadapi permasalahan berupa rendahnya visibilitas digital, keterbatasan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, serta belum tersedianya sistem pemesanan layanan secara online. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menerapkan strategi digital marketing guna meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional UMKM Family Car Wash. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data primer melalui wawancara dan observasi langsung terhadap aktivitas usaha mitra. Implementasi kegiatan meliputi pembuatan dan optimalisasi profil bisnis pada Google Maps, pengelolaan media sosial Instagram sebagai media promosi, serta penerapan sistem pemesanan online menggunakan Google Forms. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan strategi digital marketing mampu meningkatkan kemudahan akses informasi lokasi usaha, meningkatkan brand awareness, memperluas jangkauan promosi, serta meningkatkan efisiensi pelayanan melalui pengurangan antrean. Selain itu, pemilik UMKM memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola pemasaran digital secara mandiri. Dengan demikian, penerapan strategi digital marketing memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan dan pengembangan usaha Family Car Wash.
Hubungan Aktivitas Fisik Dan Jenis Kelamin Dengan Derajat Keparahan Osteoarthritis Lutut: Kajian Literatur: Relation of Physical Activity and Gender to the Severity of Knee Osteoarthritis: A Literature Review Bryant Nathanael Kuncoro; Ketut Indra Purnomo; Ekanova Dharmapala
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9667

Abstract

Osteoarthritis (OA) lutut merupakan penyakit degeneratif dengan prevalensi global yang terus meningkat. Jenis kelamin dan aktivitas fisik diketahui sebagai faktor risiko utama, namun interaksinya terhadap derajat keparahan penyakit masih perlu diperjelas. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat aktivitas fisik dan jenis kelamin dengan derajat keparahan OA lutut berdasarkan bukti terkini. Penelitian ini menggunakan metode literature review melalui pencarian sistematis pada database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Artikel yang dipilih adalah studi observasional analitik yang dipublikasikan antara tahun 2015–2025 dengan fokus pada korelasi jenis kelamin, aktivitas fisik, dan derajat keparahan OA lutut. Sintesis literatur menunjukkan perempuan, khususnya fase pasca-menopause, memiliki prevalensi dan derajat keparahan Kellgren-Lawrence yang lebih tinggi serta persepsi nyeri yang lebih berat dibandingkan laki-laki akibat faktor hormonal. Aktivitas fisik memiliki peran ganda, intensitas moderat memberikan efek protektif dengan menurunkan risiko penyempitan celah sendi sebesar 34%, sedangkan aktivitas beban berat atau perilaku sedentari justru mempercepat degradasi sendi. Derajat keparahan OA lutut dipengaruhi secara signifikan oleh interaksi jenis kelamin dan pola aktivitas fisik. Manajemen klinis harus bersifat personal dengan mempertimbangkan aspek gender dan modifikasi aktivitas fisik yang terukur.
Urgensi Regulasi Syariah Dalam Layanan Fintech Syariah Berbasis Artificial Intelligence Di Indonesia: The Urgency of Sharia Regulation in Artificial Intelligence-Based Sharia Fintech Services in Indonesia Nadzif Ali Asyari; Amsari Damanik; Muhammad Umar Kelibia; Daffa Maulana Adha Herdatama; Zulkadrin
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9668

Abstract

Perkembangan teknologi finansial di Indonesia mengalami akselerasi signifikan dengan hadirnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam berbagai layanan digital. Inovasi ini turut memengaruhi ekspansi fintech syariah yang menawarkan produk keuangan berbasis prinsip-prinsip Islam. Integrasi AI dalam ekosistem fintech syariah menghadirkan peluang untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses analisis risiko, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif. Namun demikian, kemajuan tersebut belum sepenuhnya diimbangi oleh kehadiran regulasi syariah yang mampu menjawab tantangan teknologi modern secara komprehensif. Ketiadaan pedoman yang jelas mengenai penerapan AI dalam mekanisme akad, penanganan data, dan validasi algoritma menimbulkan potensi ketidaksesuaian terhadap prinsip syariah. Risiko seperti bias algoritmik, kesalahan otomatisasi dalam menentukan kelayakan nasabah, serta kemungkinan terjadinya praktik yang bertentangan dengan nilai keadilan dan kejujuran menjadi isu penting yang memerlukan perhatian regulator. Selain itu, penggunaan big data oleh sistem AI juga mengundang kekhawatiran mengenai keamanan, kerahasiaan, dan integritas data, yang dalam perspektif syariah termasuk bagian dari perlindungan hak-hak pengguna. Artikel ini bertujuan mengkaji urgensi penyusunan regulasi syariah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi AI di sektor fintech syariah. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis literatur, penelitian ini menegaskan perlunya kerangka hukum yang integratif dan responsif, yang tidak hanya memastikan kepatuhan syariah, tetapi juga menjamin transparansi, akuntabilitas, dan etika pemanfaatan AI. Dengan demikian, fintech syariah berbasis AI diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan dan tetap berada dalam koridor prinsip-prinsip syariat Islam.
Tanggung Jawab Perdata Dalam Kegagalan Sistem Pembayaran Digital: Analisis Pasal 1365 KUHPerdata: Civil Liability in Digital Payment System Failures: An Analysis of Article 1365 of the Civil Code Anindya Bidasari; Natasya Yunita Sugiastuti; Markus Suryoutomo; Purwanto; Bambang Teguh Handoyo
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9669

Abstract

Perkembangan sistem pembayaran digital seperti e-wallet, mobile banking, dan platform QRIS telah meningkatkan efisiensi transaksi masyarakat. Namun, di balik kemudahan tersebut terdapat potensi kegagalan sistem seperti gangguan jaringan, error pada pemrosesan transaksi, keterlambatan settlement, hingga double transfer yang dapat menimbulkan kerugian finansial bagi konsumen maupun merchant. Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai dasar tanggung jawab perdata yang dapat digunakan untuk menuntut pemulihan kerugian. Artikel ini menganalisis penerapan Pasal 1365 KUHPerdata dalam konteks kegagalan sistem pembayaran digital, dengan fokus pada unsur-unsur esensial perbuatan melawan hukum, yaitu adanya perbuatan melanggar hukum, kesalahan atau kelalaian, kerugian, dan hubungan kausal. Analisis juga meninjau bagaimana prinsip tanggung jawab konvensional berdasarkan kesalahan (fault liability) berinteraksi dengan rezim teknologi yang semakin kompleks, yang dalam beberapa literatur mendorong pemberlakuan tanggung jawab objektif pada penyelenggara sistem elektronik. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan mengkaji regulasi sektor pembayaran, doktrin hukum perdata, literatur ilmiah nasional, serta ketentuan penyelenggaraan sistem elektronik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Pasal 1365 tetap relevan, tetapi harus diperkuat dengan standar teknis yang diatur dalam regulasi sektoral sebagai parameter untuk menilai ada tidaknya kelalaian. Selain itu, diperlukan mekanisme pemulihan yang lebih responsif dan transparan guna memastikan perlindungan hukum yang optimal bagi konsumen.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue